SARI
Herdianti, Anggit. 2006. Chanoyu Bagian Dari Kebudayaan Jepang. Tugas Akhir Bahasa Jepang D3. Jurusan Bahasa dan Sastra Asing Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Dra. Rina Supriatnaningsih, M.Pd.
Kata Kunci : Chanoyu, Chashitsu, Chasen.
Beragamnya budaya Jepang, sangat menarik untuk dipelajari. Budaya Jepang tersebut diantaranya adalah huruf Jepang yang khas, pakaian yang unik, cara orang Jepang memberi salam, cara makan dan cara minum. Salah satu budaya Jepang yang sangat menarik yang tidak ada di Indonesia yaitu chanoyu atau upacara minum teh. Chanoyu sangat unik karena tidak bisa diselenggarakan disembarang tempat. Selain itu, alat dan cara minumnya harus sesuai dengan aturan yang sudah menjadi tradisi.
Tujuan penelitian dalam tugas akhir ini adalah untuk mengetahui sejarah chanoyu dan pelaksanaan chanoyu.
Tugas akhir ini disusun dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan chanoyu bagian dari kebudayaan Jepang. Pengumpulan data yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah studi pustaka. Studi pustaka dipergunakan untuk mendapatkan sumber acuan yang ada hubungannya dengan chanoyu sebagai salah satu bagian dari kebudayaan Jepang.
Sejarah chanoyu berasal dari budaya China yang dibawa ke Jepang oleh para pendeta Budha. Chanoyu pertama kali dilakukan oleh para pendeta Budha untuk membantu berkonsentrasi pada waktu melakukan meditasi. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan chanoyu adalah alat-alat perlengkapan chanoyu, tempat pelaksanaan chanoyu dan tata cara pelaksanaan chanoyu.