25
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Menurut Bogdan, (1998:54) “Studi kasus adalah suatu kajian yang rinci tentang satu latar, subjek tunggal, atau satu tempat penyimpanan dokumen, atau suatu peristiwa tertentu”. Mengenai penjelasani tentang definisi di atas maka penulis memilih untuk melakukan penelitian studi kasus. Hal tersebut dikarenakan penulis dapat melakukani penelitian secara terperinci terhadap obyek yang diamatii yaitu tentang sistem informasi akuntansi penerimaani dan pengeluaran kasi serta melakukan rancangan serta mendesain program penerimaan dan pengeluaran kas pada klinik PRANAWA Banjarmasin.
B. Variabel Penelitian
Agar lebih memperjelas suatu penelitian dan tidak terjadi kesalahan dalam mengartikan suatu istilah pokok, maka diperlukani adanya defenisi operasional variabel. Adapun definisi tersebut adalah sebagai berikut :
1. Penerimaan Kas
Penerimaan kas pada klinik PRANAWA Banjarmasin dengan melakukan pembayaran pada saat periksa ke dokter dengan tindakan medis sesuai dengan penyakit yang dideritai pasien dengan daftar harga yang sudah terdaftar, setelah mendapatkan tindakan medis dan melakukani pembayaran, pasien mendapatkan kwitansi pembayaran.
2. Pengeluaran Kas
Pengeluaran kas pada klinik PRANAWA Banjarmasin yaitu pembayaran biaya listrik, air, telepon, dan gajii serta keuangan di atur pada bagian aadmin.
3. Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas merupakan bagian darii sistem informasi akuntansi yang bertujuan untuk menggambarkan suatu aluri kas masuki dan keluar pada suatu perusahaan. Sistem informasi akuntansi penerimaan kas merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang, yang dimulaii dari transaksii atas layanan jasa kepada pasien kemudian menginputkan data transaksi sehingga terjadinya pembayaran oleh pasien dan menghasilkan output berupa buku penerimaan kas. Sedangkan sistem informasi pengeluaran kas dimulai dari pencatatan data dan transaksi dari pembelian perlengkapan pada klinik dan biaya operasional yang menghasilkan output berupa buku pengeluaran kas.
4. Program Aplikasi Penerimaan dan Pengeluaran Kas menggunakan PHP
Program Aplikasi penerimaan dan pengeluaran kas menggunakan PHP merupakan sebuah program aplikasi komputer yang dirancang untuk proses penerimaan kas dari pembayaran administrasi pasien dan pengeluaran kas untuk pembelian perlengkapan, pembayaran listrik, air dan gajii karyawan dengani menggunakan PHP dalam hal Penerimaan dan Pengeluaran kas.
C. Jenis dan Sumber Data
Jenis dan sumber data yang dikumpulkan oleh penulis adalah sebagai berikut:
1. Jenis Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
a. Data Kuantitatif
“Data kuantitatif adalah data yang berbentuk dari angka atau datai kualitatiff yang di angkakan” berdasarkan (Sugiyono,2013:14).
Data kuantitatif dalam penelitian ini adalah berupa bukti pembayaran, data pribadi pasien data kas masuk dan kas keluar.
b. Data Kualitatif
“Data kualitatif adalahi data yang berbentuk kata, kalimat, skema dan gambar” berdasarkan (Sugiyono,2011:14). Data kualitatiff dalam penelitian ini adalah sejarah singkat perusahaan, struktur organisasi perusahaan dan Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP).
2. Sumber Data a. Data Primer
Menurut Umar (2011:42) data primer merupakan data yang didapatt dari sumber pertama baik dari individui atau perseorangan seperti hasil dari wawancara atau hasil pengisian kuisioner yang biasal dilakukanl oleh peneliti. Data primer dalam penelitian ini adalah struktur organisasi, prosedur yangi digunakan dan fungsi- fungsi yang terkait. Semua data, tersebut diperoleh oleh penulis langsung dari pemilik usaha yang ditemui secara langsung oleh penulisi dari hasil interview (wawancara) dengan melakukan observasii dan wawancara langsung tentang hal yang berhubungan dengan penerimaan dan pengeluaran kas pada klinik PRANAWA Banjarmasin.
b. Data Sekunder
Menurut Umar (2011:42) data sekunder merupakan data primer yang telah diolah lebih lanjuti dan disajikan, baik oleh pengumpul datai primer atau pihak lain misalnya dalam bentuk tabel-tabel atau diagram-diagram. Data yang dikumpulkani oleh penulis adalah data tanda pembayaran, data pasien data kas masuk dan kas keluar.
D. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis untuk memperoleh dan mengumpulkan data adalah sebagai berikut :
1. Teknik Wawancara (Interview)
“Wawancara merupakan teknik pengumpulan data dimana pewawancara (peneliti atau yang diberi tugas melakukan pengumpulan data) dalam mengumpulkan data mengajukan suatu pertanyaan kepada yang diwawancarai”. Sugiyono (2016:188)
Teknik wawancara yang dilakukan penulis adalah dengan cara tanya jawab langsung dengan pemilik klinik PRANAWA mengenai sejarah, kegiatan operasi dan transaksi- transaksi yang dilakukan dalam menjalankan usaha setiap harinya padai toko tersebut yang berkaitan dengani permasalahani pada penelitian.
2. Teknik Dokumentasi
Dokumentasi dilaksanakan dengan mengumpulkanl data-data skunder dari pihak perusahaan. Dalami metode ini menggunakan catatan- catatan akuntansi (seperti nota) serta dokumen-dokumen yang digunakan perusahaani dalam pelaksanaan penerimaan dan peengeluaran kas pembelian. Metode dokumentasi dilakukan untuk mengetahui bagaimana
bentuk maupun isi dari dokumen atau catatan yang digunakan serta bagaimana alur prosedurnya.
E. Teknik Analisa Data
Adapun tahapan-tahapan dalam penganalisisan data yang dilakukan penulis dalam penelitian ini yaitu :
1. Analisa Sistem yang Berjalan
Sistem iinformasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang berjalani akan dianalisis kelemahan dan efektivitasnya dengan cara mengumpulkan berbagai data yang dapat dianilisis seperti struktur organisasi, fungsi-fungsi yang terkait, dokumen-dokumen yang digunakan, catatan akuntansii yang digunakan, jaringan prosedur yang membentuk sistem, sistem pengendalian intern yang melekat pada SIAl penerimaan dan pengeluaran kas tersebut, bagan alir sistemnya, dan lain-lain yang dianggap perlu untuk membantu penulis dalam menganalisis sistem penerimaan dan pengeluaran kas pada klinik PRANAWA Banjarmasin.
2. Desain yang Disarankan
Pada tahap ini maka penulis akan merancang sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas dari penjualan tunai yang disarankan dengan berdasarkan idei rancangan yang didapatkan pada tahap analisis sistem, literature/teori sistem informasii akuntansi, penelitian terdahulu, dan kondisi/keperluan perusahaan, adapun sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaranl yang disarankan dapat dilihati dari penjelasan berikut ini yaitu:
a. Kegiatan pokok penerimaan dan pengeluaran kas, penulis merancang sistem informasi penerimaan dan pengeluaran kas yang sesuai dengan kegiatan pokok pada objek penelitian,
yaitu dimulai dengan input pendaftaran pasien, setelah input pendaftaran pasien maka selanjutnya memberikan resep obat serta transaksi pada program aplikasi dengan mengisi tanda pembayaran pada transaksii penjualan tunai.
b. Informasi yang diperlukan menajemen perusahaan, penulis merancang sistem informasi penerimaan dan pengeluarani kas berdasarkan informasi yang dibutuhkan oleh pihak manajemen perusahaan, untuk mengetahui informasi tentang penerimaan dan lpengeluaran kas.
c. Fungsi yang terkait, penulis merancang, sistem berdasarkan fungsi-fungsii terkait pada perusahaan untuk menggunakan aplikasi penerimaan dan pengeluaran kas.
d. Jaringan prosedur yang membentuk sistem, penulis merancang sistem berdasarkan jaringan prosedur yang telah ada tanpa mengubahi jaringani prosedur yang telah ada sebelumnya e. Dokumen yang digunakan, penulis merancang sistem
berdasarkan dokumen-dokumeni yang berkaitan dengan sistem informasi penerimaan dan pengeluaran kas yang menghasilkan print out lembar transaksi pasien serta berbagai dokumen lainnya.
f. Catatan akuntansii yang digunakan, penulis merancang sistem yang berguna untuk pencatatan akuntansi, misalnyal catatan akuntansi tentang laporan penerimaan dan pengeluaran kas keseluruhan dan berbagai catatan akuntansi lainnya.
g. Sistem pengendalian intern, penulis merancang sistem berdasarkan sistem pengendalian intern yang telah ada, namun sedikit mengubah sistem yang telah ada dengan harapan akan dapat mengubah sisteml pengendalian intern menjadi lebih baik daril sebelumnya
h. Bagan alir dokumen, penulis merancang sistem berdasarkan bagan alir dokumen yangi dibuat oleh penulis yaitu dengan adanya pembuatan flowchart penerimaanl kas dari sistem transaksil pada klinik dan pengeluaran kas.
Berdasarkan sistem informasi akuntasi yang telah disarankan, maka penulis juga merancang program aplikasi yang sesuail dengan sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluara kas yang telah dirancang sebelumnya dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1) Desain Database a) Desain Tabel
Mendesain tabel-tabel yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan, meliputi tabel data dokter, table data pasien, tabel daftar tindakan dan tabel transaksi lainnya yang berhubungan dengan penerimaan dan pengeluaran kas pada Klinik PRANAWA Banjarmasin.
b) Relasi Antar Tabel
Membuat relasi antar tabel-tabel yang sudah dibuat sesuai dengan normal ketiga (3NF) agar tidak terjadi perulangan dalam sistem tersebut.
2) Desain Masukan
Membuat desain masukan yang terdiri dari desain data dokter, data pasien, data petugas, desain transaksi penerimaan dan pengeluaran kas.
3) Desain Keluaran
Membuat desain yang akan menjadi output meliputi laporan harian, laporan pasien, laporan penerimaan kas dan laporan pengeluaran kas.
3. Implementasi
Implementasi merupakani tahap pengembangan yang meliputi proses pembuatan, pengujian, dan pengoperasian program.
Dalam tahapl ini penulisi membuat program berdasarkan desain- desain yang telah dibuat dengan menggunakan PHP. Program yang telah dibuat selanjutnya akan dilakukan pengujian dan pengoperasian berdasarkan data yang telah didapat oleh Penulis.