• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fadli Kaloka Hardian 21020110120057 BAB V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Fadli Kaloka Hardian 21020110120057 BAB V"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 5.1. Program Dasar Perencanaan

5.1.1. Tapak Terpilih

Berdasarkan komposisi nilai masing masing alternatif tapak, maka tapak terpilih adalah tapak 3.

(2)

Gambar 5.2 Kondisi danViewTapak Sumber : Dokumentasi Pribadi

Lokasi Tapak : Dekat Ketep Pass Batas Batas Tapak

• Sebelah Utara : Jalan utama Sawangan, lahan kosong dan pertanian

(3)

• Sebelah Barat : Lahan kosong

Sedangkan ketentuan bangunannya adalah sebagai berikut : Jenis : Lahan pertanian

KDB : 60%

KDH : min. 30 % Tinggi pagar : 1,5 meter Luas Tapak : ± 33.213 m²

Gambar 5.3 Pencitraan Udara Lokasi Tapak dengan Ketep Pass Sumber:Google Earthdiakses 5 September 2014

Jarak dengan Ketep Pass : ± 713 m panjang jalan Potensi Tapak :

- Sesuai dengan rencana tata guna lahan sebagai wilayah pusat pengembangan pariwisata dan aktivitas pendukung pariwisata. - Memiliki pemandangan yang indah ke arah gunung Merapi dan

Merbabu, ke arah Ketep Pass, dan lain sebagainya. - Dekat dengan tempat wisata Ketep Pass.

- Memiliki jaringan jalan yang baik, jalan 2 (dua) arah dengan 2 (dua) jalur.

- Memenuhi sistem utilitas dan infrastruktur. - Topografi yang datar bergelombang.

- Berdasarkan hasil wawancara, daerah sekitar tapak pernah dijadikan wacana untuk pembangunan proyek serupa.

Berdasarkan peraturan KDB yang ada, maka didapat luas tapak yang boleh terbangun pada tapak terpilih adalah60 % x 33.213 m² = 19.927,8 m²

(4)

5.1.2. Program Ruang

No. Ruang Luas No. Ruang Luas

KELOMPOK RUANG KEGIATAN PRIVAT KELOMPOK RUANG KEGIATAN PUBLIK Kegiatan Pertemuan

1. Deluxe Room 878,8 m²

1. Function Room 1.296,23 m²

2. Suite Room 202,8 m²

3. Deluxe Villa 281,4 m² 4. Suite Villa 282,24 m²

2. Meeting Room 162,24 m² 5. Family Villa 463,72 m²

TOTAL RUANG KEGIATAN

PRIVAT 2.108,96 m² Total 1.458,47 m²

No. Ruang Luas No. Ruang Luas

KELOMPOK RUANG KEGIATAN SERVIS

Kegiatan Makan dan Minum Kegiatan Pelyanan Restoran

1. Dapur Utama 785,01 m²

1. Restaurant 382,85 m²

2. Café 123,83 m²

3. Bar & Cocktail 167,31 m²

Sirkulasi 30 % 235,51 m²

Total 673,99 m²

Total 1.020,52 m²

No. Ruang Luas No. Ruang Luas

Kegitan Pengelolaan Hotel Kegiatan Rekreasi dan Olahraga

1. Ruang Kerja 296,4 m²

1. Park 11.123 m²

2. Lobby 9 m²

3. Ruang Tamu/Ruang Tunggu 10 m²

2. Night Club/Diskotik 333,39 m²

4. Ruang Rapat 45 m²

5. Pantry 12 m² 3. Fitness Center 176,41 m²

6. Ruang Makan 50 m² 4. Spa & Sauna 419,51 m²

7. Toilet 12 m² 5. Swimming Pool 555,1 m²

Jumlah 434,3 m²

Total 12.607,41 m²

Sirkulasi 30 % 130,32 m²

Total 564,72 m²

No. Ruang Luas No. Ruang Luas

KegiatanHousekeeping KegiatanCheck-indanCheck-out

1. Ruang Uniform 4,5 m²

1. Lobby 171,95 m²

2. Ruang Laundry 22,68 m²

3. Room boy 18 m²

4. Linen 16,56 m²

5. Ruang Jahit 12 m²

6. Lost and Found room 3,6 m²

Jumlah 77,34 m² Sirkulasi 30 % 51,59 m²

Sirkulasi 30 % 23,21 m²

Total 223,54 m²

Total 100,55 m²

No. Ruang Luas No. Ruang Luas

Kegiatan Operasional Hotel Kegiatan Pelayanan Khusus

(5)

perlengkapan

2. Gudang barang bekas 10,8 m² 3. Gudang botol kosong 7,2 m²

2. Butik 44,98 m²

4. Gudang ME 280,8 m²

5. Loading dock/receiving

area 96 m² 3. Money changer 11,31 m²

6. Gudang penerimaan 10,8 m² 4. Klinik 43,68 m²

7. Ruang karyawan 268,52 m² 5. Drugstore 16,51 m²

Jumlah 713,72 m²

Total 96,59 m²

Sirkulasi 30 % 214,12 m²

Total 927,84 m²

No. Ruang Luas No. Ruang Luas

Kegiatan Keamanan Hotel Parkir Kendaraan

1. Ruang kontrol keamanan 50 m²

1. Ruang parkir tamu

menginap 949 m²

2. Ruang parkir tamu tidak

menginap 2.348 m²

2. Security Posts 12 m² 3. Ruang parkir pekerja 776 m²

Jumlah 62 m² 4. Parking posts 11,7 m²

Sirkulasi 30 % 18,6 m²

Total 4.084,7 m²

Total 80,6 m²

TOTAL RUANG KEGIATAN SERVIS 2.694,23 m² TOTAL RUANG KEGIATAN PUBLIK 19.144,7 m²

TOTAL SELURUH RUANG KEGIATAN

23.947,89 m²

Tabel 5.1 Rekapitulasi Program Ruang Hotel Resort Sumber : Analisa Pribadi

• Kebutuhan luas seluruh ruang : ± 23.947,89 m² • Kebutuhan luas lantai bangunan : ± 8.740,19 m² • Kebutuhan luas ruang luar : ± 15.207,7 m² • Bangunan direncanakan 2 lantai dengan rincian :

- Lantai 1 untuk ruang kegiatan privat, kegiatan publik (kecuali makan dan minum,spa&sauna), dan kegiatan servis.

- Lantai 2 untuk ruang kegiatan privat (10unit deluxe roomdan 3 unit suite room), kegiatan makan dan minum, dan kegiatanspa&sauna. Sehingga luas lantai dasar :

8.740,19 540,8 (kamar) 673,99 (makan dan minum) 419,51 (spa& sauna) = ± 7.105,89 m²

5.2. Program Dasar Perancangan 5.2.1. Aspek Kinerja

1. Sistem Penghawaan

(6)

b. Orientasi bangunan menghindari panas berlebih matahari (Timur Barat), jika tidak dapat dihindari dapat menggunakan fasad ataupun vegetasi untuk menguranginya. Kriteria :

c. Pada ruang yang menuntut kualitas udara yang lebih baik menggunakan AC, AC dapat berupa AC split dan ACcentral.

2. Sistem Pencahayaan

a. Menggunakan sistem pencahayaan alami pada siang hari yaitu terang langit bukan sinar matahari secara langsung. Dan menghindari efek radiasi dari sinar matahari dalam pencahayaan.

b. Pemanfaatan cahaya pada kegiatan atau ruangan tertentu untuk menghasilkan suasana berbeda.

c. Pemanfaatan pencahayaan buatan untuk malam hari ataupun siang hari untuk ruang yang membutuhkan pencahayaan buatan.

3. Jaringan Listrik

a. Listrik dari PLN yang disalurkan ke gardu utama yang akan disalurkan ke hotel resort menggunakan SDP.

b. Menggunakan tenaga cadangan untuk keadaan tertentu berupa genset. c. Pemanfaatan energi alternatif seperti pembangkit listrik tenaga angin,

atau sebagainya. 4. Jaringan Air Bersih

a. Sumber air bersih menggunakan air bersih dari pengelolaan setempat (PAM atau mata air), pengolahan sendiri air bersih (sumur, daur ulang). Menggunakan sistem distribusi pompa ke fasilitas yang membutuhkan air bersih dan menggunakan system tamping reservoir dan memanfaatkan system gravitasi bumi.

5. Jaringan Drainase (Pembuangan Air Kotor/Limbah)

a. Rainwater (limbah air hujan) dan greywater (limbah rumah tangga) dialirkan ke saluran drainase setempat.

b. Diolah kembali menjadi air bersih (yang memungkinkan saja). 6. Jaringan Penangkal Petir

a. Menggunakan system faraday, dengan prinsip kerja baja galvanus yang dipasang pada puncak atap dengan jarak yang terukur dan dihubungkan dengan kawat menujuground.

7. Jaringan Penanggulangan Kebakaran

(7)

c. Pelawanan menggunakan fire extinguisher, sprinkler, hydrant box and pillar, dansiamese.

d. Penyelamatan menggunakan signage, warning system, dan exhaust fan.

8. Jaringan Transportasi dalam Bangunan

a. Menggunakan tangga untuk transportasi vertikal.

b. Menggunakan stepping stone untuk transportasi horizontal ruang luar, seperti taman.

9. Jaringan Komunikasi

a. Sistem telekomunikasi pada hotel resort menggunakan jaringan telepon dan faksimili melalui jaringan Telkom untuk keperluan pengelolaan hotel (keluar) dan PABX atau alat komunikasi khsus untuk kemudahan komunikasi antar ruang di hotel resort.

10. Jaringan Sampah

a. Menggunakan cara konvensional yaitu karyawan kebersihan (cleaning service) yang mengambil sampah dari tempat sampah di seluruh hotel resort kemudian dimasukkan ke penampungan sampah sementara, 11. Jaringan Keamanan

a. Menggunakan sistem CCTV di ruang ruang yang membutuhkan dengan dikontol melalui ruang kontrol keamanan.

b. Tamu menginap dan pekerja diberikan card access control (seperti kartu kunci kamar sistemRadio Frequency Identification).

5.2.2. Aspek Teknis

1. Sistem Modul

Modul horizontal ditentukan dengan memperhitungkan modul ruang efektif, dan modul vertical ditentukan oleh perhitungan efektif utilitas bangunan dan sistem ventilasi.

2. Sistem Struktur

Struktur disini menggunakan standar struktur bangunan 1 2 lantai dan struktur tanah pegunungan (talud).

3. Bahan Bangunan

(8)

5.2.3. Aspek Arsitektural

Konsep desain berupa arsitektur organik. Karakter yang ingin ditunjukan adalah dinamis, unik, dan berharmonisasi dengan alam.

Ciri ciri arstitektur organik yang akan diperlihatkan pada bangunan ini adalah : • Konsep lansekap yang berharmonisasi dengan bangunan dan bentuk

tapak (alam).

• Konsep bangunan yang eye catching dan unik selaras dengan tata lansekap dengan menggunakan unsur living music konsep dasar arsitektur organik.

• Harmonisasi terhadap alam dengan lebih banyak menggunakan material alam.

Gambar

Gambar 5.1 Pencitraan Udara Tapak
Gambar 5.2 Kondisi dan View Tapak
Gambar 5.3 Pencitraan Udara Lokasi Tapak dengan Ketep PassSumber : Google Earth diakses 5 September 2014
Tabel 5.1 Rekapitulasi Program Ruang Hotel ResortSumber : Analisa Pribadi

Referensi

Dokumen terkait

Pakan yang baik mengandung unsur nutrien yang dibutuhkan ternak dalam jumlah yang cukup dan sesuai dengan status fisiologi ternak, pakan harus mengandung protein, mineral,

Ketujuh sektor jasa-jasa dengan pertumbuhan perekonomian tahun 2009 adalah 6,56 persen, kontribusi sektor ini mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya,

Pemanfaatan sensor getaran untuk mengukur kinerja sistem kardiorespirasi telah dilakukan dengan akurasi hasil pencatatan yang tinggi khususnya untuk pengukuran laju pernafasan

Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian yang dilakukan, maka perlu menambah pengetahuan tentang pemilihan jajanan sehat dan aman untuk di konsumsi bagi siswa-siswi

Dari hasil analisis terhadap pengukuran kecepatan aliran dan konsentrasi sedimen suspensi yang dilakukan pada tiga lokasi dengan sudut dan jari-jari belokan yang bervariasi,

Kondiloma akuminata atau infeksi HPV sering terjadi pada orang yang mempunyai aktivitas seksual yang aktif dan mempunyai pasangan seksual lebih dari 1 orang (multiple)..

Dari latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah Hari Besar Islam berpengaruh Terhadap Komoditas Utama

ditangani secara lanjut, akan menjadi momok sebuah pneumonia yang menyerang anak kecil dan balita apabila terdapat zat gizi yang kurang dan ditambah dengan keadaan