KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penyusunan Laporan Monitoring dan Evaluasi Internal ini dapat diselesaikan sesuai jadwal yang direncanakan.
Poltekkes Kemenkes Palembang telah melakukan upaya-upaya perbaikan untuk meningkatkan kualitas, meliputi perbaikan input dan proses agar mendapatkan output lulusan yang baik. Upaya-upaya tersebut antara lain meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (dosen dan tenaga kependidikan), jumlah dan jenis alat peraga praktikum laboratorium, pengembangan Sistem Informasi Akademik, peningkatan kualitas pelayanan mahasiswa, peningkatan kuantitas dan kualitas ketersediaan modul dan buku ajar, penelitian dan pengabdian pada masyarakat oleh dosen, pengadaan literatur (buku dan jurnal), peningkatan sarana dan prasarana praktik profesi di rumah sakit dan komunitas. Selain upaya-upaya peningkatan di atas, peningkatan juga dilakukan pada sistem dan metode pembelajaran, seperti dilaksanakannya perbaikan metode pembelajaran, peningkatan sarana pembelajaran, seperti penggunaan fasilitas multimedia di ruang kuliah
dan e-learning serta meningkatkan jalinan kerjasama dengan institusi baik dalam maupun
luar negeri
Melalui upaya-upaya peningkatan tersebut diharapkan Poltekkes Kemenkes Palembang dapat meningkatkan mutu di segala aspek terutama bidang yang menjadi pokok monitoring dan evaluasi internal.
LAPORAN MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL
POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG SEMESTER GANJIL
TAHUN AKADEMIK 2015/2016
A. PENGANTAR
Mutu Pendidikan Tinggi merupakan kegiatan sistemik untuk meningkatkan mutu Pendidikan Tinggi secara berencana dan berkelanjutan, dalam Undang Undang Republik Indonesia. Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi pasal 53.
Monitoring dan evaluasi internal (MONEVIN) merupakan salah satu bentuk evaluasi diri yang ditinjau secara berkala, disesuaikan dengan kondisi-kondisi internal Poltekkes Kemenkes Palembang. Data MONEVIN adalah data dari, oleh, dan untuk Poltekkes Kemenks Palembang. Oleh karena itu, data yang diperoleh dapat menjadi penuntun program studi melakukan evaluasi diri, menetapkan rencana tindak lanjut, perencanaan, menetapkan pelaksanaan, monitoring-evaluasi, serta perbaikan terus-menerus untuk mencapai standar dan kriteria yang ditetapkan.
Melalui MONEVIN Penjaminan Mutu Poltekkes Kemenkes Palembang dapat mengetahui apakah mereka telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Oleh karena itu, Poltekkes Kemenkes Palembang melakukan MONEVIN setiap semester, sehingga Poltekkes Kemenkes Palembang dapat mempergunakan informasi yang dikumpulkan untuk mengarahkan perencanaan menuju peningkatan mutu berkelanjutan.
Pada tahun 2015/2016 Unit Penjaminan Mutu (UPM) Poltekkes Palembang telah melaksanakan monitoring dan evaluasi internal (Monevin) terhadap mutu perkuliahan dan praktikum. Monevin dilakukan di semua Prodi ( 11) Prodi dan unit terkait yang mendukung pelaksanaan setiap bidang tersebut.
B. TUJUAN
1. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan standar 2. Menjadi dasar dilaksanakannya pengendalian standar 3. Menjadi dasar dilaksanakannya perbaikan berkelanjutan
kebutuhan organisasi, bukan hanya sekedar untuk memenuhi kewajiban. Kegiatan tersebut seyogyanya dilaksanakan secara terprogram dengan prosedur yang jelas dan didukung oleh sumber daya yang kompeten.
Khususnya menyangkut mutu Perkuliahan dan Praktikum, kegiatan monitoring dan evaluasi internal merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban perguruan tinggi dalam menjamin bahwa proses pembelajaran yang diperoleh telah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan mencapai sasaran yang telah ditargetkan. Melalui kegiatan monitoring ini juga, persoalan dan kendala yang dihadapi dalam implementasi dapat ditengarai, diantisipasi dan ditanggulangi.
C. SASARAN
Monevin dilaksanakan pada proses perkuliahan dan praktikum, meliputi perencanaan pembelajaran dan praktikum, pelaksanaan, sarana dan prasarana, pengendalian pelaksanaan, dan penyempurnaan pelaksanaan.
D. PELAKSANAAN
MONEVIN dilaksanakan oleh Unit Penjaminan Mutu dilaksanakan di akhir proses perkuliahan. Untuk MONEVIN kali ini dilakukan di bulan Juli 2016.
E. HASIL MONEVIN PERKULIAHAN
Rekapitulasi nilai rata-rata terbobot terhadap proses perkuliahan dan praktikum monev dari nilai capaian per standar pada 11 program studi di Lingkungan Poltekkes Palembang, adalah sebagai berikut :
KONVERSI ANGKA MUTU
KUALIFIKASI
1.00 - 1.49 Perbaikan menyeluruh dan mendesak 1.50 - 1.99 Perbaikan Mayor
2.00 - 2.49 Perbaikan minor 2.50 - 2.99 Cukup
3.00 - 3.49 Baik
REKAP NILAI RATA-RATA TERBOBOT MONEV PERKULIAHAN
perencanaan pembelajaran
Berdasarkan tabel hasil rekapitulasi rata-rata nilai terbobot di atas , maka indeks nilai rata-rata standar mutu perkuliahan yang ada di 11 prodi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang adalah dengan kualifikasi sangat baik 90,91% dan 9, 0ZZ1% dengan kualifikasi baik.
Adapun Hasil Monitoring untuk masing-masing item didalam standar perkuliahan adalah
1. MONITORING DAN EVALUASI PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Berdasarkan diagram batang diatas dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran di masing-masing prodi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang 90, 91% (10 Prodi) telah berjalan dengan sangat baik, dan 9,01% baik.
Berdasarkan diagram batang diatas dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan perkuliahan di masing-masing prodi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang 100% telah berjalan dengan sangat baik.
3. MONITORING DAN EVALUASI SARANA DAN PRASARANA PERKULIAHAN
4. MONITORING DAN EVALUASI PENGENDALIAN PELAKSANAAN PERKULIAHAN
Berdasarkan diagram batang diatas dapat disimpulkan bahwa upaya pengendalian pelaksanaan perkuliahan di masing-masing prodi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang 90, 91% telah berjalan dengan sangat baik, dan 9,01% (yaitu Prodi D3 Keperawatan Lubuklinggau) memerlukan perbaikan minor. Hal tersebut disebabkan prodi pada saat dosen ybs berhalangan hadir dalam perkuliahan tidak diisi dengan dosen pengganti serta tidak ada kuliah pengganti bila jadwal perkuliahan terkena libur nasional.
Berdasarkan diagram batang diatas dapat disimpulkan bahwa upaya penyempurnaan pelaksanaan perkuliahan di masing-masing prodi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang 63,6% sangat baik(7 Prodi) , 18,8% (2 Prodi) baik dan 18,8% (2 Prodi yaitu DIII Keperawatan Lb.Linggau dan DIII Farmasi) cukup. Hal tersebut dikarenakan di ke-2 Prodi tersebut dalam penyerahan laporan pelaksanaan perkuliahan setelah UAS ke bagian akademik memerlukan waktu 2 minggu dan tidak sesuai dengan standar isi. Selain itu evaluasi proses pelaksanaan perkuliahan selama satu semester belum menggunakan analisis membandingkan antara perencanaan dan pelaksanaan.
F. HASIL MONEVIN PRAKTIKUM
Berdasarkan tabel hasil rekapitulasi rata-rata nilai terbobot di atas , maka indeks nilai rata-rata standar mutu praktikum yang ada di 11 prodi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang adalah dengan kualifikasi sangat baik 72,73% (8 Prodi) dan 27,27% dengan kualifikasi baik.
Adapun Hasil Monitoring untuk masing-masing item didalam standar praktikum adalah
Berdasarkan diagram batang diatas dapat disimpulkan bahwa perencanaan praktikum di masing-masing prodi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang 81,82% (9 Prodi) telah berjalan dengan sangat baik, dan 18,18% baik.
2. MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN PRAKTIKUM
3. MONITORING DAN EVALUASI PENGENDALIAN PRAKTIKUM
Berdasarkan diagram batang diatas dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan praktikum di masing-masing prodi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang 72,73% (8 Prodi) telah berjalan dengan sangat baik, dan 27,27% (3 Prodi) perlu perbaikan minor, hal tersebut dikarenakan koordinasi dengan semua anggota tim pengajar (GPPB) dalam satu semester hanya dilakukan 1 kali dengan bukti lengkap
4. MONITORING DAN EVALUASI PENYEMPURNAAN PRAKTIKUM
Berdasarkan diagram batang dibawah ini dapat disimpulkan bahwa penyempurnaan praktikum di masing-masing prodi dilingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang 63,64% (7 Prodi) telah berjalan dengan sangat baik, dan 18,18% (2 Prodi) baik 9,09% (1 Prodi) cukup dan 9,09% (1 Prodi) perlu perbaikan minor, hal tersebut dikarenakan Penyerahan laporan pelaksanaan praktikum setelah pelaksanaan UAS ke jurusan /Prodi/Bag. Akademik dalam waktu 2 minggu dan belum sesuai format.
G. ANALISIS DAN RENCANA TINDAK LANJUT HASIL MONEVIN
No Bidang Hasil Monev Tindak Lanjut
1 Sarana dan Prasarana
Ruangan perkuliahan belum mendukung kenyamanan proses belajar mengajar yang meliputi kapasitas, AC, jumlah kursi,
1. Apabila dosen berhalangan hadir kuliah, tidak diisi oleh 2. Jurusan/Prodi belum
melakukan penjadwalan kuliah pengganti bila terkena waktu libur nasional
1. Penyerahan laporan pelaksanaan perkuliahan setelah pelaksanaan UAS ke bag. Akademik/Prodi memerlukan waktu 2 minggu dan tidak sesuai standar standar isi.
Masih ada Prodi yang belum menggunakan Analisis proses pelaksanaan perkuliahan selama satu semester dengan melihat unsur :
- membandingkan
perencanaan dan pelaksanaan,
- menemukan perbedaan diantara keduanya, - mencari penyebab
perbedaan, dan - merencanakan
penyelesaian masalah untuk diterapkan pada perkuliahan yang akan datang
No Bidang Hasil Monev Tindak Lanjut
1 Pelaksanaan Praktikum
1.Laporan praktikum yang dinilai masih 3 laporan dari 14 kali pertemuan praktikum
1.Melakukan koordinasi 2.Kegiatan Pretest dan postest
(bukti arsip soal) yang dilakukan selama satu semester masih kurang dari 3kali
3.Penentuan nilai akhir
praktikum (NAP) ditentukan hanya berdasarkan salah satu unsur penilaian (ujian, postest, laporan, dll.) saja
3.Melakukan sosialisasi terhadap semua dosen untuk penentuan nilai akhir harus mengacu pada standar yang telah ditetapkan
2 Pengendalian Praktikum
1.Koordinasi dengan semua anggota tim pengajar
(GBPP) dalam satu semester hanya dilakukan 1 kali dengan bukti lengkap
1.Berkoordinasi dengan bagian akademik dan penanggung jawab matakuliah untuk menjadwalkan
pertemuan secara rutin terhadap anggota tim pengajar
3 Penyempurnaan Praktikum
1.Penyerahan laporan pelaksanaan praktikum setelah pelaksanaan UAS ke jurusan /Prodi/Bag.
Akademik dalam waktu 2 minggu dan belum sesuai format.
1.Melakukan sosialisasi kepada semua dosen untuk pembuatan laporan pelaksanaan praktikum harus sesuai dengan format laporan pelaksanaan praktikum yang ada.
I. KESIMPULAN