Jika anda ingin membuat perubahan nyata

20 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Jika anda ingin membuat perubahan nyata dalam hidup anda, anda harus terlebih dahulu memulai dengan belajar bagaimana secara efisien mengelola waktu anda. Siapa pun yang mengetahui bagaimana mengelola waktu, akan juga mengetahui bagaimana mengelola hidup. Manajemen waktu yang baik adalah tentang prioritas yang tepat, baru setelah itu tercipta manajemen yang tepat untuk hidup anda. Kualitas hidup anda tergantung pada manajemen yang cerdas dari waktu anda dan bukan oleh jumlah energi yang anda konsumsi pada apa yang anda lakukan.

Apakah anda selalu merasa kehabisan waktu dan anda tidak dapat melakukan apa yang dijadwalkan?

Apakah anda selalu merasa bahwa anda tidak memiliki cukup waktu untuk diri sendiri?

Apakah anda merasa bahwa anda hidup dan bekerja di lingkungan yang penuh tekanan tanpa hasil positif?

Jika jawaban untuk salah satu pertanyaan di atas adalah YA, maka sudah saatnya untuk mengubah hidup anda dan mulai menghabiskan waktu anda dengan bijaksana dan efisien. Anda harus berjanji pada diri anda sendiri bahwa anda akan menjadi lebih terorganisasi dan fokus pada tujuan anda dan bahwa anda akan menggunakan waktu untuk kebaikan anda sendiri.

1. Menguasai daftar hal-hal yang harus anda lakukan (to-do lists)

(2)

Anda tidak boleh meremehkan pentingnya perencanaan tugas-tugas anda. Sebuah rencana yang baik dan akurat dapat memberikan anda kontrol yang besar dari waktu anda. Anda harus menyadari apa yang terpenting bagi anda dan menempatkannya pada urutan atas di daftar anda.

2. Buat rencana SMART (Specific-Measureable-Achievable-Reasonable-Timeline)

Rencanakan tugas yang paling sulit di awal setiap minggu sehingga anda akan lebih santai menjelang akhir minggu dan sebelum akhir pekan. Tugas yang sulit lebih baik dijadwalkan di awal minggu (Senin atau Selasa), sementara tugas-tugas yang lebih mekanis atau rutin di sekitar pertengahan minggu, dan

mendekati akhir minggu (Kamis dan Jumat) waktu anda bisa sedikit lebih bebas dan santai karena di kedua hari ini telah menumpuk kelelahan dan stres sebagai akibat dari pekerjaan di hari-hari sebelumnya.

3. Belajarlah untuk mengatur prioritas anda

Anda harus belajar bagaimana secara efisien mengatur prioritas-prioritas anda. Tugas yang paling penting harus berada di peringkat lebih tinggi dalam daftar. Cobalah untuk menerapkan prinsip Pareto di mana 80 % dari prestasi anda dihasilkan dengan melakukan 20 % usaha anda. Dengan kata lain, cobalah untuk bekerja cerdas dan sederhana. Jangan mengabaikan tugas-tugas penting anda untuk mencapai hasil yang tidak signifikan.

4. Kunci manajemen waktu yang sukses adalah delegasi

Kunci sukses manajemen waktu adalah delegasi. Jangan mencoba untuk menyelesaikan semua tugas sendirian. Kenali mana tugas yang dapat

(3)

mengulang pekerjaan anda akan lebih banyak dihabiskan dibanding waktu yang anda perlukan untuk mengerjakan pekerjaan secara benar dari awal. Delegasi adalah seni yang dapat memberikan banyak manfaat bagi orang-orang yang harus melakukan banyak kegiatan.

5. Jangan takut untuk mengatakan ‘TIDAK’

Anda harus belajar untuk sekali-sekali mengatakan TIDAK dan menolak tugas-tugas yang tidak dapat anda lakukan. Jika anda kehabisan waktu dan merasa stres, maka lebih baik untuk menolak undangan pergi makan siang atau makan malam keluarga. Anda harus menyadari bahwa anda tidak dalam kewajiban untuk mempersingkat segalanya dalam sekejap. Anda harus belajar untuk memilih tugas yang anda benar-benar ingin lakukan atau yang perlu diselesaikan.

6. Membagi tugas yang panjang dalam kegiatan yang lebih kecil

Teknik lain yang akan membantu anda dalam manajemen waktu adalah dengan memecah tugas-tugas panjang yang biasanya anda tidak ingin melakukannya atau terlalu sulit menjadi beberapa kegiatan yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Ini akan mengelola baik stres maupun waktu anda. Anda misalnya, dapat meluangkan waktu 10 menit setiap hari untuk bekerja pada tugas yang tidak menyenangkan atau panjang. Dengan menggunakan pendekatan ini, secara bertahap anda akan memiliki beberapa kemajuan, anda akan merasa lebih baik dan pada akhirnya anda akan dapat menyelesaikan aktifitas dengan cepat daripada terus menerus menunda hal tersebut.

7. Perfeksionisme membutuhkan waktu

Anda harus mencoba menghindari kesempurnaan. Berkutat tanpa akhir dalam mencari kesempurnaan untuk hal-hal sepele adalah buang-buang waktu dan tidak akan memberikan anda cukup waktu untuk menangani tugas-tugas yang lebih berguna dan mungkin lebih menyenangkan.

(4)

Adalah normal bahwa kinerja Anda tidak sama sepanjang waktu. Ada saat-saat dimana anda lebih produktif sementara di saat lain produktivitas anda menurun karena berbagai alasan. Fase ini dapat terjadi pada hari yang sama. Dengan asumsi bahwa anda bekerja 8 jam sehari, ini memberi anda sekitar 1.800 jam kerja per tahun. Temukan periode waktu dimana anda lebih produktif dan di saat tersebut cobalah untuk menangani tugas yang paling sulit.

9. Cobalah untuk tidak menunda hal-hal untuk nanti

Anda perlu belajar untuk mengatasi setiap tugas dan masalah ketika perlu ditangani. Cobalah untuk tidak menunda kegiatan untuk lain waktu, karena di bawah tekanan waktu anda lebih mungkin untuk melakukan kekeliruan dan mengambil keputusan yang salah.

10. Hindari hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian anda

Selama jam kerja, cobalah untuk menemukan saat-saat di mana tidak ada yang bisa mengganggu anda melakukan aktivitas. Jika anda memiliki kebijakan pintu terbuka, anda mungkin harus menutupnya sesekali. Jika seseorang datang ke kantor anda ketika anda memiliki tugas yang harus diselesaikan, tolaklah secara lembut permintaannya dan jadwalkan waktu lain untuk bertemu dengan mereka.

12. Jangan lupa diri anda sendiri

Ketika anda membuat rencana, jangan lupa menyertakan kegiatan yang berkaitan dengan kesenangan dan waktu istirahat untuk anda sendiri. Selama waktu ini, pastikan bahwa anda benar-benar berhenti dari pekerjaan anda, santailah dan isi ulang baterai anda. Jika diperlukan cobalah untuk tidur selama setengah jam dan selama waktu itu lakukan sesuatu yang anda sukai dan

membuat anda tenang. Setengah jam memang tidak membuat perbedaan dalam tidur anda, tetapi dapat memberikan kepuasan dan mempersiapkan anda lebih baik di hari berikutnya. Beri penghargaan untuk diri anda sendiri ketika anda berhasil menyelesaikan pekerjaan yang melelahkan.

(5)

Untuk dapat mengoptimalkan waktu anda lebih baik, anda harus terlebih dahulu memahami di mana anda menghabiskan waktu anda. Untuk melakukan itu, anda dapat menggunakan log (catatan rekaman) untuk merekam aktivitas anda. Anda harus melakukan itu selama 2-3 minggu. Dalam log, anda harus mencatat semua yang anda lakukan per jam ketika anda terjaga, berapa banyak waktu yang anda alokasikan untuk setiap tugas, aktivitas, pertemuan dan berapa banyak waktu yang anda alokasikan untuk istirahat dan tidur. Setelah anda memiliki informasi ini di log, anda dapat mulai menganalisa di mana anda menghabiskan waktu anda dan buatlah perubahan yang diperlukan untuk mengoptimalkan waktu anda. Anda harus fokus pada kegiatan yang paling penting untuk diselesaikan. Hindari kegiatan atau tugas yang tidak memberikan nilai tambah. Sebagai contoh, setelah dilihat pada log anda, anda melakukan pengecekan email sebanyak 10 kali dalam sehari; anda harus meminimalkan menjadi hanya beberapa kali per hari.

13. Selalu rencanakan waktu untuk kegiatan tak terduga

Masukkan dalam rencana anda waktu ekstra untuk tugas-tugas dan kegiatan tak terduga. Revisi rencana anda secara teratur dan alokasikan waktu untuk

kegiatan tak terduga. Hal-hal yang beresiko akan memakan waktu anda misalnya masalah dengan PC anda, dan miliki solusi alternatif yang untuk mengatasinya.

Manajemen waktu adalah suatu keterampilan yang memerlukan waktu untuk menguasainya sehingga mulailah bekerja dengannya! Pada akhirnya,

manajemen waktu akan memberi anda waktu tambahan yang anda butuhkan untuk dapat menikmati apa yang paling penting bagi anda dan mengubah hidup anda menjadi lebih baik.

30 comments

(6)

penuh dengan inspirasi… terima kasih kawan..

2Alfredo { 04.07.14 at 10:50 pm }

wah, anak kualitas ya gan,, menggunakan metode SMART dan diagram pareto. tambahan gan, kadang kita juga perlu mengetahui apa halangan2 yg timbul dalam memanajemen waktu, bs menggunakan fishbone atau SWOT.

atau menerapkan TQM(Total Quality Management) menjadi TQP(Total Quality Person)

3

anonim { 06.14.14 at 1:34 pm }

hmmm… lumayan untuk mengatur hidup yg sedang berantakan ini.

4arif { 06.27.14 at 3:13 am }

sangat bermanfaat..dan mudah2an bisa menjadi inspirasi

5

Handi { 07.27.14 at 4:33 pm }

Terima kasih postingan yang sangat bermanfaat, memang waktu

menentukan banyak hal. Karena waktu adalah anugerah yang tidak bisa diputar ulang. Salam

6

fadli { 08.11.14 at 11:22 am }

wah ini mirip dengan training ISO 9001:2008 tentang quality

management system yang saya ikuti, terimakasih sudah sharing dan mengingatkan :)

(7)

Saya sangat terkesan dg posting yg anda buat… Semoga bisa merubah hidup saya..

Gooood…. trima kasih kawan…

8adi { 09.09.14 at 9:41 pm }

postingan yang membuat saya berfikir kalau waktu benar benar perlu di organisasi. terimakasih atas postingannya. good

9lusi { 09.17.14 at 12:16 pm }

coool , gw mw coba smg berhasil

thanx y

10tohir t { 09.25.14 at 9:44 pm }

akan aku coba, semoga ada perubahan dlm hidupku

11sandra { 10.03.14 at 1:14 pm }

sy tertarik dengan materi2 nya

12rempil { 10.17.14 at 6:46 am }

Terimaksih gan, sangt bermanfaat, :) semoga bisa dilaksanakn, trutama diri saya sndiri,

13

Nadia { 10.24.14 at 7:09 pm }

Artikel yang menarik dan bermanfaat semoga setelah membaca artikel diatas, kedepannya kita menjadi lebih baik dalam memanajemen waktu.

14Jamal { 10.31.14 at 7:45 pm }

(8)

15sujadi kusdyantoro { 11.11.14 at 4:21 pm }

Sungguh ilmu yg baik dan hrs diaplikasikan jika mau berubah

16

baju { 12.05.14 at 5:07 pm }

terima kasih atas sarannya, saat ini saya emang merasa tidak maksimal memanajemen waktu.. sangat menginspirasi saya..

Salam sukses

sandyarya.blogdetik.com

17indra { 01.16.15 at 6:01 am }

tnks,,atas dorongan motipasi nya

18No name { 02.06.15 at 7:11 pm }

insyaallah bermanfaat untuk uprak saya

19

duduul { 03.16.15 at 11:43 am }

terima kasih atas sarannya, sangat menginspirasi saya, inshaAllah sangat bermanfaat sekali

20sirajuddin { 03.21.15 at 4:16 pm }

Terimakasih informasinya sangat bermanfaat. teruslah berkarya.

21

fajar yuga { 03.25.15 at 3:47 pm }

Banyak ilmu disini nih, terutama tulisan manajemen waktu ini.. Terimakasih ya untuk artikelnya

22

rahmat { 04.22.15 at 8:52 pm }

(9)

23

qolbun hadi { 08.02.15 at 2:37 pm }

makasih banget mas atas artikelnya :)

24darmarusmanata { 08.03.15 at 9:40 am }

Bagus min postingannya lumayan untuk mengatur waktu hari hari saya

25nayasuksesmulia { 09.09.15 at 8:23 pm }

Alhamdulillah, ini sngt brmanfaat trmksh artikelnya smg makin sukses;-) aamiin

26arief setiawan { 11.27.15 at 9:21 pm }

Alkhmdulillah…

Thanks yaach gan..bnr” manfaat… watt hidup aq yg lg berantakan gini…

27Amar lekir { 01.11.16 at 9:27 am }

Bagus sgt dan sgt2 brfaedah pda siapa yg xpndai mguruskan waktu atau masa..

Tankiu so much frend..

28

Rusman { 01.15.16 at 3:32 am }

Alhamdulillah.. terimakasih pencerahannya. Memenej waktu memang sulit dan perlu prjuangan. Sya kdang sering dbuat stres karena merasa kehabisan waktu dalam satu hari, sehingga tidak sempat mngerjakan hal yg telah dijadwalkan. Semoga bisa berubah lebih baik.

29agung aji { 01.20.16 at 9:25 pm }

(10)

semoga bisa merubah hidup saya :) thank’s

30

Taufiq { 02.04.16 at 12:43 pm }

Thanks gan buat artikelnya… benar – benar mencerahkan…

Leave a Comment

Name E-mail Website

N AV I G A T I O N

o Home

o About

o Arsip

 Waktu adalah hal yang sangat penting dan membahayakan. Mengapa

membahayakan? Karena bila kita tidak mengatur dan memanfaatkannya dengan

baik maka kita bisa tergilas oleh waktu itu sendiri. Oleh karena itu, kita harus

bisa mengaturnya dengan benar dan efektif.

Perlu kita ketahui, dalam 1 hari hanya ada 24 jam dan kita harus benar-benar

pandai membaginya. Terlebih lagi, sebagai seorang pelajar, harus pandai-pandai

dalam mengatur waktu antara belajar, bermain, istirahat, dan membantu orang

tua. Bila seandainya kita tidak bisa memanfaatkan waktu, maka akan dapat

(11)

menyusahkan kita sendiri. Seperti :

1. Waktu terbuang sia-sia tanpa menghasilkan atau mendapatkan hal yang

bermanfaat.

2. Pekerjaan banyak yang menumpuk dan belum selesai.

3. Kegiatan-kegiatan atau rencana kita jadi berantakan

4. Kita tidak dapat beristirahat atau belajar dengan cukup karena waktu untuk

kegiatan kita tidak terkontrol dengan baik.

Gimana kita membagi waktu dengan benar?

Agar waktu yang kita miliki tidak terbuang sia-sia, berikut ini beberapa tips

dalam membagi waktu agar efektif.

1. Jadikan waktu belajar di kelas adalah waktu terbaik untuk belajar.

Siapkan materi sebelum pelajaran dimulai. Kalau hanya punya waktu sedikit buat

membaca seluruh bahan materi, banyaklah bertanya. Ulang sekilas materi

terakhir supaya nggak banyak bengong waktu guru menerangkan materi baru.

Disiplinlah pada jadwal yang telah kita buat. Jangan sampai ada kegiatan yang

tertinggal 7. Kerjakan sebisa mungkin.

Kalau ada perlengkapan belajar yang tidak dimiliki, bisa dicari cara lain yang

(12)

sesuai kemampuan, tidak perlu sempurna 100%, yang penting coba dulu.

8. Konsentrasi dan fokus.

Pada setiap kegiatan, usahakan tetap fokus dan konsentrasi pada materi yang

sedang diikuti, misal dengan bersikap aktif. Supaya aliran darah tetap berjalan

lancar, istirahatlah selama 5 – 10 menit setia

 webcache.googleusercontent.co

10 cara efektif mengatur waktu - cara efektif mengatur waktu

1. Bekerja di waktu-waktu produktif

Waktu-waktu di saat badanmu masih segar, pikiran masih jernih adalah saat yang tepat untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Pastikan Anda melakukan pekerjaan yang sulit atau memerlukan pemikiran lebih di waktu produktifmu. Jangan mengerjakan sesuatu yang sulit di saat tubuh lelah dan pikiran yang penat karena akan sulit berkonsentrasi dan pekerjaan pun tidak akan maksimal.

2. Rencanakan kegiatanmu

Anda harus memiliki rencana jangka pendek dan panjang apa yang akan dilakukan. Buatlah catatan to-do-list (daftar pekerjaan yang harus dikerjakan) sebagai panduan dalam kegiatan sehari-hari. Pastikan rencanamu realistis. Ketahuilah kemampuanmu sendiri dan jangan membuat rencana yang muluk-muluk yang di masa depan akan membuatmu kewalahan.

MANAJEMEN WAKTU PRIBADI | TIPS BEKERJA EFEKTIF &

EFISIEN

(13)

Setelah membaca buku

7 Habbits of Highly Effective People

saya

menyadari bahwa saya adalah orang yang menyia-nyiakan waktu dan salah

menenentukan prioritas hidup. Kok bisa pak ?

Sharing

dong !

PRIORITAS DAN PRIORITAS

Inti dari manajemen waktu adalah prioritas ! Kegiatan mana yang harus

didahulukan, dikerjakan pertama kali supaya bisa melakukan pekerjaan

lainnya, dan berapa lama prosesnya. Dalam bahasa inggrisnya dikenal

dengan

first thing first.

Dari gambar di atas kita membagi kegiatan menjadi dua bagian,

yaitu

penting

serta

mendesak.

Penting berbeda dengan mendesak. Sesuatu

yang mendesak tidak selalu penting. Begitu juga sesuatu yang penting tidak

selalu genting. Penting dan genting tidak sama. Dan sesungguhnya

kesuksesan kita tergantung dari kata yang hanya berbeda satu huruf saja.

Memang benar bahwa keberhasilan dan kegagalan hanya beda sedikit saja

seperti beda antara huruf "p" dan "g".

Semua orang tahu tentang prioritas. Bahkan semua orang seringkali

(14)

EMPAT TINGKAT MANAJEMAN WAKTU

Steven Covey membagi manajeman waktu pribadi kita menjadi empat

tingkat.

Pertama

, yang termudah, adalah mencatat semua kegiatan yang

akan kita lakukan. Misalnya : beli susu, servis mobil, mampir ke apotik,

telepon supplier, isi pulsa, dan seterusnya. Setelah selesai melakukan salah

satu dari kegiatan tadi, kita segera mencoretnya dari TO-DO LIST. Tidak

ada yang salah dari manajemen waktu jenis ini, malahan menyenangkan

karena memberikan fleksibilitas dan kebebasan. Paling - paling resikonya

adalah kegiatan kita tidak terarah dan kelihatan tak bertujuan.

Generasi kedua manajeman

waktu kita

sedikit rumit karena

melibatkan

deadline

dan prioritas.

Setiap kegiatan memiliki tenggat

waktu dan diatur berdasarkan

tingkat kepentingannya.

Berdasarkan daftar kegiatan di

atas, kita merubahnya menjadi :

beli susu - senin

servis mobil - selasa

mampir ke apotik -

rabu

telepon supplier -

kamis

isi pulsa - jumat

makan malam

(15)

19.00

Kebanyakan dari kita berhenti sampai di sini. Satu-satunya kelemahan dari

pengaturan jenis ini adalah tidak berorientasi jangka panjang. Prioritasnya

tetap

genting

, bukan penting. Apa yang sebenarnya akan kita capai dengan

melakukan kegiatan - kegiatan tadi ? Urutan manajeman waktu generasi

kedua ini dimulai dari mengumpulkan semua kegiatan yang akan dikerjakan

kemudian membaginya berdasarkan urutan waktu dan prioritas.

Maka dari itu muncullah generasi berikutnya manajeman waktu yang lebih

efektif dan efisien. Sekaligus juga lebih rumit. Langkah pertama yang harus

dilakukan adalah menentukan tujuan jangka panjang. Berikutnya kita

mengumpulkan semua kegiatan yang perlu dilakukan untuk mencapainya.

Langkah terakhirnya adalah menyusun rangkaian kegiatan tersebut

berdasarkan urutan waktu, hubungan dan prioritasnya.

Saya yakin sedikit orang yang menerapkan sistem manajemen waktu

generasi ketiga ini karena tingkat kerumitannya. Padahal langkah pertama

untuk mencapai kesuksesan personal adalah pengaturan waktu yang efektif

dan efisien. Karena itu jangan heran melihat jumlah orang sukses yang

sangat sedikit. Inilah salah satu alasannya. Sukses itu memerlukan disiplin,

perencanaan, dan pengorbanan.

Sekilas, sistem ini kelihatan sempurna dan tanpa cacat. Memang demikian

adanya ! Yang hilang adalah fleksibilitas, hubungan, dan spontanitas. Sebab

semuanya sudah "direncanakan, dijadwalkan, dan ditargetkan." Hampir

tidak ada ruang untuk kesalahan dan toleransi. Kita seakan - akan diprogram

untuk menjadi robot atau mesin. Tidak ada yang namanya perasaan ataupun

hubungan yang kaya. Padahal kebutuhan aktualisasi diri menduduki tingkat

tertinggi dari hierarki Maslow. Mungkin inilah salah satu alasan mengapa

orang mulai meninggalkan sistem yang nyaris sempurna ini.

(16)

Manajemen waktu generasi ketiga tidak dapat menjawab pertanyaan "

Apa

untungnya bagi saya jika melakukan semua yang dibebankan kepada

saya ?

"

Generasi keempat dari manajemen waktu bertujuan untuk menutupi

kelemahan generasi ketiga. Seperti halnya generasi ketiga memperbaiki

kekurangan generasi kedua. Jadi seperti apakah manajemen waktu yang

konon membuat kita bertindak lebih efektif dan efisien ini ?

Secara singkat, generasi keempat mengeser peran utamanya dari benda ke

orang, dari jadwal kepada manusia. Kita lebih penting dari jadwal !

Hubungan lebih penting daripada deadline, dan spontanitas lebih berharga

daripada rutinitas. Hanya saja, tidak semua orang bisa menerapkan sistem

ini bagi dirinya maupun organisasinya. Sistem ini hanya akan berhasil jika

dipenuhi dengan kumpulan pemimpin yang juga dipimpin oleh seorang

pemimpin.

Manajemen waktu generasi pertama bisa diterapkan oleh siapa saja.

Generasi kedua membutuhkan seorang pemimpin dengan beberapa

pengikut. Generasi ketiga manajemen waktu membutuhkan beberapa

pemimpin dengan banyak pengikut. Sedangkan generasi keempat adalah

manajemen waktu bagi pemimpin dengan banyak pemimpin lainnya. Situasi

dan kondisilah yang mementukan sistem mana yang bekerja paling efektif

dan efisien. Pahami hal ini baik-baik. Jangan pernah menembakkan rudal

untuk membunuh seekor tikus !

(17)

DUA MACAM SISTEM PENDELEGASIAN

Saya ikuti saja istilah Om Stephen untuk pendelegasian ini :

1. Gofer delegation

2. Stewardship delegation

Pendelegasian suruhan atau

gofer delegation

berarti "Kejar ini, kejar itu,

kerjakan ini, kerjakan itu, dan beritahu saya ketika sudah selesai."

Cara ini bukan cara yang salah. Kita harus memahami bahwa segala sesuatu

itu diciptakan baik. Tidak ada yang jelek. Yang ada hanyalah waktu yang

tidak tepat atau kondisi yang salah. Seorang karyawan baru lebih efektif

dengan pendelegasi suruhan karena dia belum mengerti budaya perusahaan,

tugas-tugasnya, dan aturan-aturannya. Semakin lama dia bekerja, akan

semakin efektif dan efisien cara kerjanya. Dan sudah saatnya kita beralih ke

cara pendelegasian lainnya.

Stewardship delegation

atau

pendelegasian pengurusan

berfokus pada

hasil dan bukan pada metode. Pendelegasian ini memberikan pilihan "cara

mengejakan sesuatu" kepada orang dan membuat mereka bertanggungjawab

atas hasil. Ini adalah saat dimana anda mulai mencetak pemimpin baru

dalam bimbingan anda. Hasil adalah tujuan yang ingin dicapai sementara

metode adalah alatnya.

DIMANAKAH KITA BERADA ?

(18)

Sementara hal yang sangat penting namun tidak mendesak adalah kemajuan

dan prospek masa depan perusahaan anda tidak pernah diutak-atik sama

sekali. Mana sempat ! Udah terlalu banyak hal yang harus dikerjakan yang

harus diselesaikan saat ini juga ! Memikirkan pengembangan perusahaan

memang penting, sekaligus juga tidak genting ! (Coba pikirkan dalam -

dalam, benarkah masa depan perusahaan anda itu penting namun tidak

genting!)

Kuadran ketiga adalah tempat bagi orang - orang yang tidak

bertanggungjawab. Orang yang selalu mengecilkan hal - hal yang besar dan

memprioritaskan hal - hal yang tidak penting. Ah....cukup banyak dari kita

yang kadang-kadang mampir untuk beristirahat sejenak di kuadran ini.

Siapa sih yang tidak pernah membuka facebook pada jam-jam kantor ?

Ha...ha...ha....

Terakhir, kuadran keempat adalah tempat kaum MaDeSu alias Masa Depan

Suram. Karena mereka tidak tahu hal lainnya selain menyenangkan diri

sendiri. Tidak ada yang penting dan juga tidak ada yang genting ! Nikmati

saja, mengalir saja....boleh....asal jangan terbawa arus loh yaa...

Waktu adalah uang

. Sebenarnya kalimat ini agak salah. Waktu

bertentangan dengan uang. Mencari uang berarti mengurangi waktu pribadi.

Sebaliknya mencari waktu berarti kehilangan uang. Demikian pula dengan

masa depan kita. Masa depan ditentukan mulai dari sekarang. Jika kita

terbiasa mengatur waktu pribadi kita supaya efektif dan efisien maka masa

depan cerah menanti kita di depan. Dari keempat manajemen waktu di atas,

cara mana yang anda gunakan ? Demikian juga dari keem

3. Terapkan skala prioritas

Jika Anda memiliki pekerjaan yang sangat banyak untuk dilakukan, skala prioritas merupakan hal yang sangat penting. Fokuslah pada persoalan yang paling vital dan memiliki reward paling besar bukan mengerjakan pekerjaan yang mudah dan menyenangkan bagimu terlebih dahulu.

(19)

Buatlah juga daftar pekerjaan yang sudah selesai untuk mengetahui sudah seberapa jauh Anda menyelesaikan pekerjaan. Dengan demikian, Anda tidak perlu terus menerus mengecek ulang pekerjaan mana yang sudah selesai dan mana yang belum.

5. Atasi kebiasaan menunda

Kebiasaan ini adalah kebiasaan yang paling banyak menghalangi seseorang untuk bisa memanfaatkan waktunya dengan baik. Ingat, jika Anda mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang singkat, hasilnya cenderung tidak maksimal. Orang yang menunda pekerjaan umumnya takut stres saat mengerjakan pekerjaan yang tidak menyenangkan baginya. Padahal, saat sudah mendekati deadline, Anda justru akan jauh lebih stres.

6. Hindari sifat perfeksionis

Sifat perfeksionis tidak akan membuat pekerjaan lebih baik secara keseluruhan. Anda hanya berkonsentrasi pada satu hal saja, tanpa memikirkan hal lain yang mungkin tidak kalah pentingnya. Akan lebih baik jika Anda juga mengerjakan yang lain juga. Apabila masih ada waktu, Anda bisa memperbaiki kekurangan tersebut.

7. Istirahat cukup

Siapa bilang apabila kita tidur, kita sama saja membuang waktu? Beristirahat 6 sampai 8 jam sehari, memiliki efek yang sangat baik untuk mempertahankan produktivitas. Bayangkan apabila Anda kurang beristirahat lalu jatuh sakit. Hal itu justru akan menghabiskan banyak waktu untuk memulihkan kondisimu. Selain itu, terlalu sering sakit sangat tidak baik untuk tubuhmu dalam jangka panjang (dan keuanganmu tentunya).

8. Belajar menolak

Orang yang mengalami kesulitan untuk berkata "tidak" biasanya karena ia takut menyinggung orang lain, ingin dipuji, ingin dianggap sebagai orang baik dan tidak memiliki prioritas. Ketahuilah bahwa jika terlalu banyak menerima pekerjaan, Anda akan kesulitan membagi waktu untuk menyelesaikan pekerjaan. Anda akan dianggap orang yang tidak bertanggung jawab apabila tidak bisa menyelesaikannya.

9. Membagi tugas

(20)

Anda harus pandai memilih orang-orang yang tepat supaya bisa memenuhi target secara efektif.

10. Manfaatkan teknologi

Zaman ini, teknologi sudah sangat berkembang dengan pesat dan beberapa harganya sudah tidak semahal dulu. Anda bisa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menggunakan waktumu secara efektif, misalnya memanfaatkan video call untuk rapat dan menggunakan software untuk manajemen perusahaan.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects : 1.7. Membagi garis sama panjang