• Tidak ada hasil yang ditemukan

Proposal Persiapan Proyek Infrastruk tur

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Proposal Persiapan Proyek Infrastruk tur"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

1

PROYEK PENGADAAN JARINGAN KOMPUTER

DI PT. AYOE INDOTAMA TEXTILE

NAMA : RISKI BUDI PRASTYO KELAS : 2SIP

NRP : 3314080

POLITEKNIK KOMPUTER NIAGA LPKIA

KONSENTRASI MANAJEMEN

INFORMATIKA

BANDUNG

(2)

i

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ... i

DAFTAR GAMBAR ... iii

DAFTAR TABEL ... v

BAB I PENDAHULUAN ... 1

I.1 Pendahuluan ... 1

I.2 Rasional ... 1

I.3 Tujuan ... 1

I.4 Manfaat ... 1

I.5 Dampak ... 2

I.6 Profil Implementasi ... 3

I.7 Dasar Hukum ... 4

BAB II PERENCANAAN ... 6

II.1 Rancangan ... 6

II.1.1 Hardware ... 6

II.1.2 Software ... 13

II.1.3 Brainware ... 13

II.1.4 Pagudana ... 16

II.1.5 Durasi ... 19

II.2 Desain Sistem ... 20

II.2.1 Desain Metodologi ... 20

II.2.2 Desain ... 20

II.2.3 Sub Menu ... 23

BAB III PROTOTYPE DAN MESSAGES ... 25

III.1 Prototype Jaringan ... 25

III.2 Messages ... 25

BAB IV IMPLEMENTASI ... 29

IV.1 Perangkat Keras ... 29

IV.1.1 Server ... 29

(3)

ii

IV.2 Perangkat Lunak ... 30

IV.3 Tampilan ... 30

IV.3.1 Implementasi Tampilan Server ... 30

IV.3.2 Implementasi Tampilan Client ... 32

IV.3.3 Kondisi Lapangan ... 34

BAB V EVALUASI ... 37

(4)

iii

DAFTAR GAMBAR

1

Gambar 1. 1 Server HP HP ProLiant ML310eG8... 6

Gambar 1. 2 Intel Processor core i3 ... 7

Gambar 1. 3 Motherboard Gigabyte GA-H55M-S2 ... 7

Gambar 1. 4 Hardisk 500GB ... 8

Gambar 1. 5 Memory 2GB ... 8

Gambar 1. 6 DVR RW Drive ... 9

Gambar 1. 7 Monitor LED 16” ... 9

Gambar 1. 8 Router Microtik ... 10

Gambar 1. 9 Swich ... 10

Gambar 1. 10 Wirreless Router ... 11

Gambar 1. 11 RJ45 ... 11

Gambar 1. 12 Modem ADSL ... 12

Gambar 1. 13 Kabel UTP ... 12

Gambar 1. 14 Jadwal dan Durasi ... 19

Gambar 1. 15 Desain Lantai 1... 21

Gambar 1. 16 Desain Lantai 2... 22

Gambar 1. 17 Desain Lantai 3... 23

Gambar 1. 18 Sub Menu ... 24

Gambar 3. 1 Prototype ... 25

Gambar 3. 2 Messages Connected ... 26

Gambar 3. 3 Messages Connected ... 26

Gambar 3. 4 Messages Dialog Box Login User Active Directory ... 27

Gambar 3. 5 Messages Not Connected ... 27

Gambar 3. 6 Messages Error Active Directory Not Connected ... 28

(5)

iv

Gambar 4.1. 1 Tampilan Awal ... 30

Gambar 4.1. 2 Tampilan Dialog Login ... 31

Gambar 4.1. 3 Tampilan Awal Server ... 31

Gambar 4.1. 4 Tampilan Administrative Tools ... 32

Gambar 4.2. 1 Tampilan Login Client ... 32

Gambar 4.2. 2 Tampilan Popup Messages Connected ... 33

Gambar 4.2. 3 Tampilan Drive Active Directory ... 33

Gambar 4.3. 1 Implementasi Server ... 34

Gambar 4.3. 2 PC User ... 34

Gambar 4.3. 3 Switch ... 35

Gambar 4.3. 4 Ruang Accounting ... 35

Gambar 4.3. 5 Ruang Follow-up ... 36

(6)

v

DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1 Tabel Brainware ... 13

Tabel 2. 2 Tabel Pagudana Brainware ... 16

Tabel 2. 3 Pagudana hardware dan Software ... 17

Tabel 1. 4 Peggunaan Barang ... 24

Tabel 4. 1 Interaksi Pengguna dengan Sistem Aplikasi ... 41

Tabel 4. 2 Kecepatan/Kemudahan Akses Informasi ... 41

Tabel 4. 3 Keakuratan Informasi ... 42

Tabel 4. 4 Keamanan Informasi ... 42

Tabel 4. 5 IT Trouble Shooting ... 42

Tabel 4. 6 Rata - rata Score ... 43

(7)

1

BAB I PENDAHULUAN

I.1 Pendahuluan

Dunia persaingan di bidang industri saat ini menjadikan kebutuhan informasi seolah menjadi urat nadi kelangsungan proses bisnis perusahaan tersebut. Perusahaan dituntut dapat mengakses informasi yang cepat dan akurat, tanpa meninggalkan sisi efisiensi pengeluaran belanja perusahaan. Dengan adanya system komputerisasi dapat meningkatkan kecepatan akses data, penginputan dan keamanan tersimpannya data tanpa memakan banyak tempat dan mengurangi penggunaan kertas.

I.2 Rasional

Dengan menggunakan jaringan komputer dapat mempercepat proses pengolahan data, input data dan output data. Dan dari segi waktu dan biaya lebih efisien karena lebih hemat waktu dan hemat biaya belanja kertas untuk berlangsungnya proses pengolahan informasi untuk

terselenggaranya proses bisnis.

I.3 Tujuan

Tujuan proyek ini adalah membangun sebuah jaringan komputer yang dapat memberikan kemudahan teknologi dan informasi yang berkaitan dengan kebutuhan administrasi kantor, sentralisasi data, dokumentasi perusahaan dan sebagainya yang berkaitan dengan kemudahan pekerjaan. Dengan demikian dapat memberikan kemudahan dan keuntungan bagi pihak perusahaan. Proyek ini dimulai dengan menganalisis proses sistem yang ada, membuat perancangan arsitektur jaringan komputer yang akan digunakan, perancangan sistem, pengujian jaringan, sampai implementasi dan pemasangan komputer server maupun client.

I.4 Manfaat

Manfaat dari pembuatan jaringan komputer adalah sebagai berikut:

(8)

2

- Menyediakan akses informasi yang lebih luas dan cepat kepada karyawan.

- Meningkatan kualitas bekerja karyawan PT Ayoe Indotama textile.

I.5 Dampak

Jaringan komputer dalam kehidupan sehari – hari khususnya internet memberi dampak yang sangat besar sekali dalam cara berkomunikasi. Proses komunikasi yang dulunya dengan mendatangi langsung seseorang untuk berkomunikasi, sekarang dengan adanya jaringan komputer hal tesebut tidak perlu kita lakukan lagi. jaringan komputer khususnya internet sudah menjadi bagian yang sulit di pisahkan dalam kehidupan sehari - hari. Beberapa perangkat komunikasi seperi smartphone yang pada umumnya menggunakan internet turut mempercepat mobilitas masyarakat.

Beberapa dampak positif yang ditimbulkan dengan adanya jaringan komputer antara lain:

- Percepatan era globalisasi sehingga masyarakat yang berjauhan dan memiliki budaya berbeda baik negara satu atau negara lain menjadi seolah-olah sama dan tidak ada batas.

- Sumber referensi lebih banyak dan arus informasi menjadi cepat - Jarak dan tempat sudah tidak menjadi penghalang untuk melakukan

hubungan komunikasi baik di bidang bisnis, pendidikan, pemerintahan dengan cepat.

(9)

3

I.6 Profil Implementasi

Net Extreme Connectivity adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang IT dengan memfokuskan pada jasa instalasi jaringan computer dan pengadaan komputer.

Net Extreme Connectivity didirikan pada 25 September 2011 di Bandung – Jawa Barat. Pada awalnya pelayanan yang diberikan kepada pelanggan adalah seputar Warnet dan Game Online. Sejelan dengan permitaan dunia industri di Bandung tentang meningkatnya permintaan Industri dan kecepatan media Informasi, maka Net Extreme Connectivity mengembangkan pelayanan dengan terbentuknya bagian network engineer. Net Extreme Connectivity tetap dibenahi dan kemungkinan terjadinya pengembangan potensi dari visi dan misinya terhadap dunia informasi yang terus berproduksi dengan mensikapinya secara profesional dan bertanggung jawab. Selama perjalanannya, Net Extreme Connectivity akan terus bersifat inklusif terhadap informasi yang membangun dan kerjasama saling menguntungkan dari pelaku Teknologi Informasi di dunia.

Visi Net Extreme Connectivity :

Kebersamaan dalam perjuangan untuk menghasilkan karya-karya nyata yang profesional, good cooprate, inofatif dan interaktif yang tiada henti.

Misi Net Extreme Connectivity :

- Menjadikan Net Extreme Connectivity sebagai perusahaan IT yang profesional dan acountable bagi masyarakat indonesia

- Menjadikan Net Extreme Connectivity sebagai mitra masyarakat dunia.

(10)

4

Hardware dan Software Hosting Kelas Enterprise

Seluruh server menggunakan Intel Xeon Double Processor dengan RAID-10 disk yang menjalankan sistem operasi Windows Server.

Memakai Server di Produsen Terbaik

Mempercayakan penempatan server-server kami di supplier terbaik yakni HP yang telah berpengalaman dibidang Komputer Server yang merupakan salah satu Perusahaan Komputer terbaik di dunia. Kecepatan, stabilitas, dan jaminan garansi merupakan alasan utama mempercayakan server-server pada perusahaan tersebut.

Supporting

Saat ini banyak perusahaan IT yang muncul, semuanya tentu dapat dipilih untuk usaha anda, namun hanya sedikit yang dapat memberikan layanan jangka panjang dan menjadikan pelanggan yang utama. Ada banyak penyebab mengapa pelanggan menjadi nomer 2, namun 1 hal yang menjadi penyebab adalah semakin banyaknya pelanggan perusahaan IT tersebut. Bila perusahaan memiliki ratusan bahkan ribuan pelanggan, maka dapat dipastikan salah satu pelanggan mungkin menjadi tidak terlalu penting bagi perusahaan tersebut.

I.7 Dasar Hukum

 Undang–undang Dasar 1945 (Amandemen ke dua UUD 1945 pada pasal 28 f)

 Garis–Garis Besar Haluan Negara (BAB IV Arah Kebijakan huruf C Politik angka 4)

 Undang–undang Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (Propenas) Tahun 2000 – 2004 (Lembaran Negara Indonesia Tahun 2000 Nomor 206)

(11)

5

 Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2001 tentang Aplikasi Komputer Berbahasa Indonesia

 Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2001 tentang Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia

 Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah

 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 1984 tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

 Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No: 13/KEP/M.PAN/1/2003 Tentang Pedoman Umum Perkantoran Elektronis Lingkup Intranet di Lingkungan Instansi Pemerintah

(12)

6

BAB II PERENCANAAN

II.1 Rancangan

II.1.1 Hardware

Dari hasil analisis kebutuhan Kampus dan penggunaan komputer, dibutuhkan suatu sistem jaringan LAN (Local Area Network). Berikut ini adalah daftar kebutuhan fungsional sistem yang dibutuhkan kampus dan juga penggunanya (komputer server, komputer client).

1. Komputer Server

Untuk mengelola semua kegiatan yang dilakukan oleh admin, dimana data yang dimasukan maupun dikeluarkan akan disimpan dan dikelola di komputer server.

2. Komputer Client

Untuk digunakan oleh pengguna sebagai sarana penyampaian informasi, dan proses produksi. Spesifikasi koputer sendiri disesuikan dengan kebutuhan dari User itu sendiri. Spesifikasinya sebagai berikut:

a. Processor core i3 3220

Processor keluaran Intel ini memiliki keunggulan lebih hemat energy, dapat diandalkan dalam melakukan pekerjaan multi tasking dan kemampuan visual yang cukup baik dibandingkan dengan processor lain di kelasnya.

(13)

7 Gambar 1. 2 Intel Processor core i3

b. Motherboard Gigabyte GA-H55M-S2

Motherboard Gigabyte GA-H55M-S2 telah include dengan VGA dan network card onboard jadi user tidak perlu lagi memasang network card dan VGA card untuk dapat memakainya. Selain itu socket processornya support hingga intel core i5. Jadi jika user ingin upgrade spesifikasi computer tidak perlu mengganti Motherboard.

Gambar 1. 3 Motherboard Gigabyte GA-H55M-S2

c. Hardisk Sata 500GB

(14)

8 Gambar 1. 4 Hardisk 500GB

d. Memory 2GB DDR3

Memory atau biasa disebut Random Access Memory (RAM). Berguna untuk menunjang kinerja computer.

Gambar 1. 5 Memory 2GB

e. DVD RW

(15)

9 Gambar 1. 6 DVR RW Drive

f. Monitor LG LED 16”

Monitor berfungsi memberikan output kepada user. Dengan ukuran

16” adalah ukuran yang ideal untuk perkantoran. Tidak terlalu besar

atau kecil.

Gambar 1. 7Monitor LED 16”

3. Router

(16)

10 Gambar 1. 8 Router Microtik

4. Switch

Perangkat jaringan komputer yang bekerja di OSI Layer 2, Data Link Layer. Switch kerjanya sebagai penyambung atau concentrator dalam Jaringan computer.

Gambar 1. 9 Swich

5. Wirreless Router

(17)

11 Gambar 1. 10 Wirreless Router

6. RJ45

Connector RJ 45 adalah penghubung atau konektor kabel ethernet (bagian jejaring komputer) yang digunakan dalam jaringan. Connector RJ 45 sebagai peralatan dalam jaringan yang demikian populer bisa digunakan untuk jaringan telekomunikasi maupun jaringan internet.

Gambar 1. 11 RJ45

7. Modem ADSL

(18)

12 Gambar 1. 12 Modem ADSL

8. Kabel UTP

Suatu jenis kabel yang dapat dipakai untuk membuat jaringan komputer, berupa kabel yang pada bagian dalamnya berisikan 4 pasang kabel. Kabel Twisted Pair Cable ini terbagi kedalam 2 jenis diantaranya, Shielded dan Unshielded. Shielded adalah jenis dari kabel UTP yang memiliki selubung pembungkus, sedangkan unshielded adalah jenis yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini memakai konektor RJ-45 atau RJ-11.

(19)

13

II.1.2 Software

- Windows server 2012 - Windows 10 professional - Microsoft office 2013 - Cisco Packet Tracer - Winbox

- Microsoft SQL Server 2014

II.1.3 Brainware

Direktori tim proyek untuk semua komunikasi sebagai berikut: Tabel 2. 1 Tabel Brainware

Nama Posisi Tugas Telepon rencana kerja dan anggaran

(20)

14 Security untuk Server

1)Instalasi kabel jaringan

2)Instalasi ducting kabel

083876537755

Asep Erwin Installasi Wiring

Network 93 titik

1)Instalasi kabel jaringan

1)Instalasi kabel jaringan

(21)

15

Network 93 titik

2)Instalasi ducting kabel

Noval Installasi Wiring

Network 93 titik

1)Instalasi kabel jaringan

2)Instalasi ducting kabel

089876355345

Rifki Installasi Wiring Network 93 titik

1)Instalasi kabel jaringan server hingga dapat

digunakan 2) Instalasi

Client hingga dapat

Lutfi Setting router, switch dan hub

(22)

16

3)Setting security router

4)Memastikan router bekerja dengan baik

Hari Training Operator

1)Melatih

operator cara mengoperasika n computer dan menggunakan active directory dengan baik

089966722727

II.1.4 Pagudana

Tabel 2. 2 Tabel Pagudana Brainware

(23)

17

Training Operator 100% Work Rp. 50.000/hr Standart

Tabel 2. 3 Pagudana hardware dan Software

Nama

Barang

Spesifikasi Harga Jumlah Harga

Total

UNIT PC Core i3 3220 3.3GHz, 2GB

DDR3, 500GB SATA,

DVDRW, Gigabit LAN, Intel

HD, K/B + Mouse, DOS,

Rackmount Switch, 19" Steel

Case

Wireless G Broadband

Router, 802.11b/g, 54Mbps, with

Linux, WEP, Wi-Fi Protected

Access® (WPA-

PSK, WPA2-PSK),

Wireless MAC Filtering

Rp 679.000 1 Unit Rp 679.000

HP ProLiant

ML310eG8

Server

Xeon E3-1240v2, 8GB (1x

8GB) PC3-12800E DDR3 ECC,

16x DVDROM, VGA Matrox Rp

17.660.500

1 Unit Rp 17.660.500

G200 16MB, GbE NIC, Tower

Case, HDD 500GB SATA

RAID

Wireless Modem, 1 PORT

LAN, 1 PORT WAN

(24)

18

OS Server Windows Server 2012 standart Rp.

12.300.000

1 Unit Rp 12.300.000

1

1

RJ 45 Connector Rp 35.000 5 Box Rp 175.000

(25)

19

II.1.5 Durasi

(26)

20

II.2 Desain Sistem

II.2.1 Desain Metodologi

Metode yang saya pakai adalah metode studi kasus. Metode Studi Kasus ialah metode yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan terhadap

suatu “kesatuan system”, baik itu berupa program, kegiatan, peristiwa, atau

sekelompok individu yang terikat oleh tempat ataupun waktu. Penelitian ini diarahkan untuk menghimpun data, mengambil makna,dan memperoleh pemahaman dari kasus tersebut. Suatu kasus tidak dapat mewakili populasi dan tidak dimaksudkan untuk memperoleh kesimpulan dari populasi.Keismpulan sudi kasus hanya berlaku bagi kasus yang diteliti. Karena tiap kasus bersifat unik dan memiliki karakteristik yang berbeda antara yang satu dengan yang lain.

II.2.2 Desain

(27)

21

Server

Ruang Server Ruang IT EDP

Ruang Accounting Holding Ruang Purchasing

Ruang HRD Ruang Meeting

(28)

22

Ruang Pantri Ruang PPIC

Ruang Accounting Pajak Ruang Marketing

Ruang Keuangan Ruang Makan

Ruang Admin Gudang dan Pengiriman

(29)

23

Ruang Direksi Ruang Makan Manager

dan Direksi

Gambar 1. 17 Desain Lantai 3

II.2.3 Sub Menu

(30)

24

Jumlah PC dalam Claster 1. Cluster 1 = 15 PC 2. Cluster 2 = 9 PC 3. Cluster 3 = 13 PC 4. Cluster 4 = 11 PC 5. Cluster 5 = 2 PC

Tabel 1. 1 Peggunaan Barang

NAMA BARANG

KETERANGAN

ROUTER 1 Unit

MODEM ADSL 1 Unit

WIRRELESS ROUTER 1 Unit

SERVER 1 Unit

SWITCH 5 Unit

WINDOWS SERVER 2012 Operating System yang diguankan di Server

WINDOWS 10 PRO Operating System yang digunakan di

(31)

25

BAB III PROTOTYPE DAN MESSAGES

III.1 Prototype Jaringan

Berikut adalah protype dari rancangan konfigurasi jaringan yang akan di implementasikan di PT Ayoe Indotama Textile. Sebagai gambaran topologi yang akan dipakai di perusahaan.

Gambar 3. 1 Prototype

III.2 Messages

(32)

26 Gambar 3. 2 Messages Connected

2. Messages yang menandakan bahwa jaringan telah terkoneksi ke DNS Active Directory.

Gambar 3. 3 Messages Connected

(33)

27 Gambar 3. 4 Messages Dialog Box Login User Active Directory

4. Messages yang muncul ketika terjadi putus koneksi ke server.

(34)

28

5. Messages yang muncul ketika tidak terkoneksi ke folder Active Directory.

Gambar 3. 6 Messages Error Active Directory Not Connected

6. Messages error yang muncul ketika masuk ke folder sharing server ketika putus jaringan.

(35)

29

BAB IV IMPLEMENTASI

Setelah sistem dianalisis dan didesain secara rinci, maka akan menuju tahap implementasi. Implementasi merupakan tahap meletakkan sistem sehingga siap untuk dioperasikan. Implementasi bertujuan untuk mengkonfirmasi modul-modul perancangan, sehinga pengguna dapat memberikan masukan kepada pembangun sistem.

IV.1 Perangkat Keras IV.1.1 Server

Perangkat keras yang digunakan di Server untuk mengimplementasikan system adalah HP ProLiant ML310eG8 Server dengan spesifikasi sebagai berikut:

Procesor : Xeon E3-1240v2 (8M Cache, 3.40 GHz) Memory RAM : 8GB (1x 8GB) PC3-12800E DDR3 ECC

DVD Rom : 16x DVDROM

Graphic Card : VGA Matrox

SSD : 256 GB

Monitor : LG LED 16” Keyboard/Mouse : Logitech K120

UPS : APC Smart-UPS 2200

Mainframe : ACCA RACK 19” & 24” Racking System KVM : ATEN Master View max CS-1754

IV.1.2 Client

Perangkat keras yang digunakan di Client untuk mengimplementasikan system adalah sebagai berikut:

Procesor : Core i3 3220 3.3GHz Memory RAM : 2GB DDR3

(36)

30

Hardisk : 500GB SATA

Monitor : LG LED 16” Keyboard/Mouse : Logitech MK-210

IV.2 Perangkat Lunak

Perangkat lunak yang digunakan untuk mengimplementasikan sistem adalah sebagai berikut :

1. Windows Server 2008

2. Windows 7 Professional 64bit 3. Microsoft Office 2013

IV.3 Tampilan

IV.3.1 Implementasi Tampilan Server

1. Tampilan Pertama Menyalakan Server

(37)

31

2. Tampilan Dialog Login Server

3. Tampilan awal server

(38)

32

4. Tampilan Menu Administrative Tools

Gambar 4.1. 4 Tampilan Administrative Tools

IV.3.2 Implementasi Tampilan Client

1. Tampilan Dialog Login Client

(39)

33

2. Tampilan Messages Connected

3. Tampilan Drive Active Directory

Gambar 4.2. 2 Tampilan Popup Messages Connected

(40)

34

IV.3.3 Kondisi Lapangan

Gambar 4.3. 1 Implementasi Server

(41)

35 Gambar 4.3. 4 Ruang Accounting

(42)

36 Gambar 4.3. 5 Ruang Follow-up

(43)

37

BAB V EVALUASI

Evaluasi bertujuan untuk mengetahui keefektifan dan efisiensi suatu system baik yang menyangkut tentang tujuan, meteri, metode, media, lingkungan maupun system penilaian itu sendiri. Maka tujuan khususnya adalah penyesuain evaluasi system informasi dengan jenis evaluasi sistem itu sendiri, seperti evaluasi perencanaan dan pengembangan, evaluasi monitoring, evaluasi dampak, evaluasi efisiensi-ekonomis dan evaluasi program komprehensif.

Metode evaluasi yang digunakan adalah dengan metode pemagian kuesioner kepada 19 evaluator yang intens menggunakan system. Ada 5 kriteria pertanyaan yang masing-masing kriteria berjumlah 5 pertanyaan. Berikut adalah Kuesioner yang dibagikan:

Nyatakanlah penilaian anda se-subjektif dan secara terbuka, karena hal ini akan membantu kami dalam mengevaluasi kinerja kami dalam memperbaiki kinerja system.

Cara menjawab adalah dengan memberikan tanda checklist (√ ) pada salah satu jawaban, Sangat Setuju (SS), Setuju (SE), Kurang Setuju (KS), Tidak Setuju (TS), Sangat Tidak Setuju (ST).

A. Interaksi Pengguna dengan Sistem Aplikasi

No. Keterangan SS S KS TS STS

1 Kebutuhan untuk menggunakan sistem informasi tersebut sangat tinggi

2 Jika terjadi kerusakan pada sistem informasi, maka anda masih dapat meneruskan apa yang anda kerjakan

3 Anda sering memberikan masukan kepada bagian IT untuk membahas masalah kebutuhan/batasan sistem informasi

4 Apa yang anda lakukan sehari-hari sangat berhubungan dengan sistem informasi tersebut

5 Informasi yang dihasilkan oleh sistem sangat diperlukan untuk menunjang apa yang anda lakukan sehari-hari

(44)

38

B. Kecepatan/Kemudahan Akses Informasi

No Keterangan SS S KS TS STS

C. Keakuratan Informasi

No. Keterangan SS S KS TS STS

1 Sistem informasi menghasilkan informasi yang akurat 2 Sistem informasi menghasilkan informasi yang detil 3 Sistem informasi menghasilkan informasi yang terbaru 4 Data yang diakses dapat di akses dimanapun sesuai hak akses

5 Kesalahan pengambilan data hampir tidak pernah terjadi

D. Keamanan Sistem Informasi

No. Keterangan SS S KS TS STS

1 Data yang anda input aman dari orang yang tidak berhak mengakses

E. IT Trouble Shooting

No. Keterangan SS S KS TS STS

1 Pihak IT sangat membantu dalam menyelesaikan masalah system

2 Masalah-masalah dalam sistem dapat diselesaikan dengan cepat

3 Anda puas dengan tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah dalam sistem

4 Trouble hampir jarang terjadi

(45)
(46)
(47)

41

Berikut hasil kuesioner yang telah di olah menjadi suatu data statistic: Keterangan :

Nilai (score) untuk tiap pilihan jawabannya adalah sebagai berikut : 5 = Sangat Setuju 2 = Tidak setuju

4 = Setuju 1 = Sangat tidak setuju 3 = Kurang Setuju

A. Interaksi Pengguna dengan Sistem Aplikasi

B. Kecepatan/Kemudahan Akses Informasi

PERTANYAAN EVALUATOR

RATA-RATA

Tabel 4. 2 Kecepatan/Kemudahan Akses Informasi

PERTANYAAN EVALUATOR

RATA-RATA

(48)

42

C. Keakuratan Informasi

PERTANYAAN EVALUATOR

RATA-RATA

Tabel 4. 3 Keakuratan Informasi

D. Keamanan Sistem Informasi

PERTANYAAN EVALUATOR

RATA-RATA

Tabel 4. 4 Keamanan Informasi

E. IT Trouble Shooting

PERTANYAAN EVALUATOR

RATA-RATA

(49)

43

Didapat data rata – rata sebagai berikut:

KRITERIA Score Rata-rata

1 2 3 4 5

Interaksi Pengguna dengan Sistem

Aplikasi 4.21 4.21 4.16 4.16 4.16 4.18 perhatian khusus. Dan keamanan system informasi mendapat score tertinggi dengan 4.49 dan menjadi nilai plus dari system yang dibuat.

Dari data diatas dapat di presentasikan dengan rumus sebagai berikut:

Rumus Index % = Total Skor / Y x 100

Keterangan : Y = Skor tertinggi likert dari jumlah responden (Angka Tertinggi 5) Maka presentasenya adalah:

(1976 / 2375) * 100% = 83%

Table presentase nilai

Jawaban Keterangan

0% - 19.99% Sangat (Tidak Setuju, Buruk atau Kurang Sekali)

20% - 39.99% Tidak Setuju atau Kurang Baik

40% - 59.99% Cukup atau Netral

60% - 79.99% Setuju, Baik atau Suka

80% - 100% Sangat (Setuju, Baik, Suka)

Tabel 4. 7 Presentase Nilai

Gambar

Gambar 1. 1 Server HP HP ProLiant ML310eG8
Gambar 1. 2 Intel Processor core i3
Gambar 1. 4 Hardisk 500GB
Gambar 1. 10 Wirreless Router
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan latar masalah diatas dapat menghasilkan rumusan masalah yang berkaitan dengan jaringan komputer untuk membuat sebuah kota yang berbasis teknologi

Proyek sosial PF Muda Gacor Space merupakan konsep rumah ekspresi sebagai tempat berekspresi dan berkarya untuk pemuda desa, dengan pemanfaatan teknologi yakni

Proposal Proyek Sosial PFMuda dengan judul: Pencegahan Limbah Usaha Kopra Tradisional Masyarakat di Pesisir Hutan Mangrove Melalui Usaha Kopra Modern

Namun intranet bisa lebih besar dari sebuah jaringan lokal (LAN), apabila sebuah institusi (kantor) membangun jaringan antar kantor dalam satu wilayah (MAN atau WAN) dengan

Dari daftar kebutuhan yang telah ditentukan tersebut, dapat didefinisikan ruang lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan pada proyek pengembangan jaringan informasi

Dalam merumuskan perencanaan yang matang untuk sebuah pengadaan proyek, penyelenggara proyek harus mempersiapkan administrasi dan program teknik agar setiap

Dalam peenerapannya sebuah teknologi dalam perusahaan memerlukan perencanaan yang strategis khususnya penerapan teknologi pada manajemen proyek, agar penerapan dapat sesuai

Topologi Topologi jaringan komputer merupakan teknologi yang mempelajari suatu teknik untuk menghubungkan komputer dengan komputer lainnya, kemudian membentuk sebuah jaringan..