• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BUMN SEBELUM DAN SETELAH PRIVATISASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BUMN SEBELUM DAN SETELAH PRIVATISASI"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2 Daftar Perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Tabel 4. Indikator dan Penilaian Kinerja BUMN
Tabel 5 Hasil Analisis dengan alat uji
Tabel 5 bahwa dari 9 BUMN, 5 BUMN diantaranya negatif dan 3 bertanda positif dan tidak ada Dengan wilcoxonmenunjukkan mempunyai beda yang sama (ties)

Referensi

Dokumen terkait

Periode sebelum privatisasi menunjukan rataan rasio sebesar 95,1% yang berarti setiap Rp100 hutang lancar dijamin dengan kas senilai Rp 95.1, maka dapat dilihat

1) Logisnya privatisasi dilakukan untuk memperbaiki kinerja BUMN yang jelek, sehingga BUhlN yang terkategorikan sehat dan bagus tentu tidak harus diprivatisasi

Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan uji peringkat tanda Wilcoxon dapat disimpulkan bahwa untuk satu tahun sebelum dan setelah merger, kinerja keuangan

Hasil uji beda mean kinerja perusahaan yang melakukan privatisasi menunjukkan bahwa setelah melakukan privatisasi kinerja keuangan perusahaan menunjukkan tidak ada

Hasil Penelitian: Hasil analisis uji wilcoxon signed rank test didapatkan bahwa p value = 0,003 (p value <  ) maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti

Nilai rata-rata Operating Profit Margin (OPM) yang dilakukan menggunakan uji beda wilcoxon signed rank dengan tingkat signifikan sebesar 0,05 dapat diketahui bahwa

privatisasi pada rasio keuangan perusahaan yang bergerak dalam industri perbankan. menggunakan dua metode yaitu wilcoxon signed rank

Tidak terdapat perbedaan rata-rata Perputaran Persediaan di seputar periode tahun sebelum dan sesudah dilakukan kebijakan privatisasi BUMN periode 2009-2018, untuk empat perusahaan