ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BUMN SEBELUM DAN SETELAH PRIVATISASI
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Periode sebelum privatisasi menunjukan rataan rasio sebesar 95,1% yang berarti setiap Rp100 hutang lancar dijamin dengan kas senilai Rp 95.1, maka dapat dilihat
1) Logisnya privatisasi dilakukan untuk memperbaiki kinerja BUMN yang jelek, sehingga BUhlN yang terkategorikan sehat dan bagus tentu tidak harus diprivatisasi
Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan uji peringkat tanda Wilcoxon dapat disimpulkan bahwa untuk satu tahun sebelum dan setelah merger, kinerja keuangan
Hasil uji beda mean kinerja perusahaan yang melakukan privatisasi menunjukkan bahwa setelah melakukan privatisasi kinerja keuangan perusahaan menunjukkan tidak ada
Hasil Penelitian: Hasil analisis uji wilcoxon signed rank test didapatkan bahwa p value = 0,003 (p value < ) maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti
Nilai rata-rata Operating Profit Margin (OPM) yang dilakukan menggunakan uji beda wilcoxon signed rank dengan tingkat signifikan sebesar 0,05 dapat diketahui bahwa
privatisasi pada rasio keuangan perusahaan yang bergerak dalam industri perbankan. menggunakan dua metode yaitu wilcoxon signed rank
Tidak terdapat perbedaan rata-rata Perputaran Persediaan di seputar periode tahun sebelum dan sesudah dilakukan kebijakan privatisasi BUMN periode 2009-2018, untuk empat perusahaan