i
RUMAH SAKIT KANKER
PANGKAL PINANG
LAPORAN TUGAS AKHIR DESAIN INTERIOR / DI 40Z0 SEBAGAI SYARAT UNTUK MEMPEROLEH GELAR SARJANA
DARI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
Oleh :
Aditya Rizki Pradana NIM : 17303022
Dosen Pembimbing : Drs. Andriyanto Wibisono, MSn
Koordinator Tugas Akhir / Skripsi : Drs. Andriyanto Wibisono, MSn
Program Studi Desain Interior Fakultas Senirupa dan Desain
Institut Teknologi Bandung 2008
ii
LEMBAR PENGESAHAN
RUMAH SAKIT KANKER PANGKAL PINANG
LAPORAN TUGAS AKHIR DESAIN INTERIOR / DI 40Z0 SEBAGAI SYARAT UNTUK MEMPEROLEH GELAR SARJANA
DARI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
Oleh :
Aditya Rizki Pradana NIM : 17303022
Disetujui dan disahkan oleh :
Drs. Andriyanto Wibisono, MSn Tanggal :_______________ Dosen Pembimbing
Drs. Andriyanto Wibisono, MSn Tanggal :_______________ Dosen Koordinator Tugas Akhir / Skripsi
iii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas berkah, rahmat dan karunia-Nya maka Penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir Perancangan Desain Interior dengan judul “Rumah Sakit Kanker Pangkal Pinang”. Adapun mata kuliah ini merupakan syarat untuk menyelesaikan studi Strata 1 (S1) Program Studi Desain Interior, Institut Teknologi Bandung.
Pada kesempatan ini, Penulis ingin mengucapkan terimakasih dan hormat kepada banyak pihak yang telah memberikan dukungan, masukan dan semangat, sehingga Penulis bisa menyelesaikan Tugas Akhir ini, antara lain :
Ayahanda dan Ibunda tercinta, yang tiada henti memberikan cinta, Perhatian, dan doa yang tulus kepada penulis selama ini, semoga dengan ini Adit bisa membuat Ayah dan Ibu semakin bangga.
Drs. Andriyanto Wibisono, MSn, selaku Koordinator, sekaligus Dosen Pembimbing Mata Kuliah Tugas Akhir.
Diah Paramitha, atas segala kasih sayang, pengertian, pengorbanan kesabaran dan keiklasannya. Tantangan dan kesibukan lain kita menunggu Di.
Emak, Engkong (Alm), Mak Cak, An Budi, Oje, Tante Ester, Tante Rossy, Oom Temmy, atas semangat dan doa tulusnya
Kakak yang tidak pernah rela membiarkan perutku kosong
Saudara – saudaraku, Devara, Azwan, Azwin, Empik, Abang, Aca, Lisa, Pamela, Myra, Tobi, Ferrel, yang terus membawa tawa
Interiots 2003, Wulan, Feri, Listy, Ina, Adjeng, Junet, Athia, Arsa, Fifa, Gari, Iklas, Ucil, Cimot, Wina, Dalo, Kukuh, Tika, Agnes, Muti, Jemi, Ipin, Hendro, Aji, Bibir, Keke. Tanpa kalian tidak ada TA gua.
Seluruh teman-teman FSRD ITB, khususnya angkatan 2003; Isal, Manda, Ogi, Felis, Dimas, Leo, Petris, Denis, Juan Vito, Maman, Beby, Irin, Peo, Atse, Rully, dan lainnya. Seangkatan TPB bersama kalian adalah yang terbaik.
Seluruh Dosen dan Staff Program Studi Desain Interior serta seluruh Dosen yang telah berbagi ilmu kepada Penulis selama empat tahun ini di ITB
Anak – anak Interior 2004, 2005, 2006 dan TPB. Terima kasih sudah berbagi peluh buat menyelesaikan TA kami. Kapan main bola lagi?
iv Oom Bani, makasih om, uda repot-repot dari Bogor ke Dharmais.
Obi, Oging, Tomi yang terus memberikan dukungan dan semangat Anak – anak Teknik Industri ITB 2003
Gengnya Devara; Nia, Sandra, Ardo, Jerry, Bima, Dheve, Aileen, ditunggu inspeksi ke Bandungnya lagi.
Anak – Anak WOW, Indro, Cumi,(selesaikan TA kalian!!) Benk-Benk, Ega, Martin, Handy, Rey. Berhentilah bermain, sesungguhnya itu merugikan.
Kiddo yang selalu merepotkan.
Serta pihak lain yang tak dapat disebutkan satu persatu.
Akhir kata, semoga laporan ini dapat bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Penulis menyadari, ‘tiada gading yang tak retak’, bahwa masih banyak kekurangan dalam tulisan ini. Untuk itu, masukan berupa kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan untuk menyempurnakan tulisan ini.
Bandung, 20 Januari 2008
v
ABSTRAK
Kesehatan merupakan harta yang tak ternilai bagi manusia. Karena dengan kesehatan manusia dapat melakukan berbagai aktifitasnya dengan efektif. Dengan kesehatan pula, kebahagian seseorang dapat tercapai. Dengan alasan tersebut, seseorang rela berkorban untuk mendapatkan kesehatan yang baik dengan melakukan berbagai cara, misalnya dengan berolahraga, menjaga pola makan, menjalankan pola hidup sehat dan lain-lain. Tetapi, terkadang manusia tidak dapat memenuhi semua itu, dengan berbagai alasan seperti kesibukan atau kondisi ekonomi dan lain-lain. Orang seringkali mengabaikan ini, juga karena biasanya mereka kurang kesadaran akan penting kesehatan.
Berbagai penyakit, seringkali muncul karena kurangnya kesadaran manusia akan kesehatan. Salah satu penyakit yang cukup menakutkan adalah penyakit kanker. Di Indonesia, kanker menjadi penyumbang kematian ketiga terbesar setelah penyakit jantung, dan menjadi momok yang menakutkan, karena ada anggapan bahwa penyakit kanker tidak dapat disembuhkan. Penyebab utama kanker di Indonesia adalah pola hidup yang tidak sehat, seperti kurang olahraga, merokok, dan pola makan yang tak sehat. Jumlah penderita kanker semakin meningkat menjelang awal tahun 1990-an.(Wikipedia). Kesadaran akan kesehatan sangat penting ditanamkan pada masyarakat untuk menghindari berbagai penyakit, sebagai tindakan preventif akan menurunnya tingkat kesehatan manusia.
vi
ABSTRACT
Being healthy is priceless. Human can do effective activity with a healthy body. Healthiness can makes a man reach their happiness. With all of that reason, man will sacrifice to get healthy,such as: do excercise, fixing their eating behavior, do healhty life pattern, and so on. But sometimes, many reason makes a man can’t reach all of that, such as economic condition and limited times. Sometimes human don’t realize the important matter of being healhty.
Many disease show up because sometimes human don’t realize the important matter of being healhty. One of the scarily disease that show up recently is cancer. Cancer becomes the biggest three desease that cause death after coronary desease, and become scarily issue because there is a theory that cancer can’t be healed.
The main cancer causes in Indonesia is the unhealthy life pattern, like lack of excercise, smoke, and bad eating behavior. The amount of cancer’s patient increase since the beginning of 1990. Human concerning about healthy life is important to avoid any disease, as a preventive action to the decreasing human healthiness.
vii
DAFTAR ISI
JUDUL i
LEMBAR PENGESAHAN ii
KATA PENGANTAR iii
ABSTRAK v
DAFTAR ISI vi
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1. Latar Belakang 1
1.2 Tujuan Dan Sasaran 2
1.2.1 Tujuan Umum 2 1.2.2 Tujuan Khusus 3 1.2.3 Sasaran Penelitian 3 1.3 Manfaat Penelitian 3 1.4 Identifikasi Masalah 3 1.5 Batasan Masalah 4 1.6 Metode Penelitian 4 1.7 Sistematika Penulisan 4
BAB II TINJAUAN TEORITIS 5
2.1 Definisi Umum 5
2.2 Tinjauan Umum Kanker 9
2.2.1 Sejarah Kanker 9 2.2.2 Tatanama Dan Klasifikasi Kanker 11
2.2.3 Pencegahan Kanker 13
2.2.4 Diagnosa Kanker 15
2.2.5 Riset Kanker 17
2.3 Tinjauan Umum Perawatan Kanker 17 2.3.1 Perawatan Konvensional 17
2.3.2 Perawatan Komplementer 21
2.4 Tinjauan Umum Rumah Sakit Spesilaisasi Kanker 22 2.4.1 Definisi 22
viii
2.4.2 Lingkup Kegiatan 22
2.5 Tinjauan Kegiatan 23
2.5.1 Standar Perancangan 23 2.5.2 Standar Organisasi Ruang 42 2.5.3 Standarisasi Teknis Interior Terhadap Ruangan Dalam Rumah Sakit 43
2.6 Studi Kasus 52
2.6.1 Rumah Sakit Kanker Dharmais 52
BAB III ANALISA MASALAH
3.1 Tinjauan Deskriptif 53
3.2 Analisa Aktivitas Pengguna 54 3.3 Analisa Karakteristik Pengguna 58 3.4 Analisa Kebutuhan Ruang 61
3.5 Analisa Arsitektural 62
BAB IV PERMASALAHAN DESAIN 63
4.1 Tujuan 63
4.2 Sasaran 63
4.3 Kepengurusan 63
4.4 Sasaran Pengunjung 64
4.5 Karakter Pengunjung Yang Mempengaruhi Perancangan 64
4.6 Waktu Operasional 64
4.7 Struktur Organisasi Rumah Sakit Kanker 65
4.8 Jumlah Pegawai 66
4.9 Program Ruang Fasilitas Dan Aktivitas 67 4.10 Alur Sirkulasi User 67
BAB V KONSEP DAN IMPLEMENTASI DESAIN 75
5.1 Konsep Fungsi 76
5.2 Aspek Kualitatif 77
5.2.1 Konsep Image / Citra 77
ix 5.2.3 Konsep Warna 79 5.2.4 Konsep Bentuk 81 5.2.5 Konsep Material 82 5.2.6 Konsep Furnitur 83 5.3 Aspek Kuantitatif 84 5.3.1 Konsep Pencahayaan 83 5.3.2 Konsep Akustik 85 5.3.3 Konsep Penghawaan 86
5.3.4 Konsep Ergonomi Dan Antopomerti 87
5.3.5 Konsep Psikologi 88
5.3.6 Konsep Pengamanan 88
DAFTAR PUSTAKA 91