RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Madrasah : MSI 12 PABEAN Mata Pelajaran : Aqidah Akhlak
Bab : 8
Tema : Belajar dari Kisah Teladan
Subtema : Kisah Nabi Ayyub As.
Pertemuan : 1
Kelas/Semester : 6/2
Alokasi Waktu : 1 x Pertemuan (2 x 35 Menit )
A. Kompetensi Inti (KI)
KI-1 Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama Islam.
KI-2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya. KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba
berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar (KD)
1.3. Menghayati sifat sabar .
2.3. Memiliki sifat sabar dalam kehidupan sehari-hari
3.3 Memahami sifat sabar dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi meneladani kisah Nabi Ayub As.
4.3 Menceritakan kisah Nabi Ayub As. sebagai rujukan dalam meneladani sifat sabar dalam kehidupan sehari-hari.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar (IPKD)
1.3.1. Meyakini bahwa Allah menyukai sifat sabar
1.3.2. Meyakini bahwa Allah lebih menyayangi orang yang sabar. 2.3.1. Berprilaku sabar dalam kehidupan sehari-hari
2.3.2. Mengajak orang lain untuk mau bersikap sabar dalam kehidupan sehari-hari 3.3.1. Mengidentifikasikan sifat sabar yang terdapat pada kisah Nabi Ayyub. 3.3.2. Menyebutkan kesabaran Nabi Ayyub dalam menghadapi ujian dari Allah 3.3.3. Menjelaskan makna sifat sabar dalam kehidupan sehari-hari.
3.3.4. Menunjukkan sifat sabar dalam kehidupan sehari-hari.
3.3.5. Menyebutkan manfaat bersifat sabar dalam kehidupan sehari-hari. 4.3.1. Menceritakan kisah Nabi Ayyub As.
4.3.2. Menyimpulkan kisah Nabi Ayyub As. D. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan metode pembelajaran online yang tetap mencakup diskusi, tanya jawab, analisis, penugasan, dan presentasi dengan pendekatan saintific dan revolusi 4.0 peserta didik dapat :
1. Mendefinisikan pengertian perilaku sabar dengan baik dan benar. 2. Menceritakan kisah Nabi Ayyub dengan bahasa yang jelas dan benar 3. Memberikan contoh teladan perilaku sabar dalam kisah Nabi Ayyub As. 4. Menampilkan perilaku sabar dalam kehidupan sehari-hari dengan baik. 5. Menyebutkan manfaat sabar dalam perilaku kehidupan sehari-hari.
Sehingga peserta didik dapat menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya melalui belajar mengembangkan sikap/karakter jujur, peduli, dan bertanggungjawab serta dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, berkreasi dan berliterasi.
E. Materi Pembelajaran 1. Faktual
2.Konseptual
Pengertian sabar
a. Sabar menurut bahasa
Sabar berasal dari bahasa arab yaitu shobaro yang artinya menahan. b. Sabar menurut istilah
Sabar menurut istilah yaitu menahan diri agar tidak mudah marah, berkeluh kesah, benci, dendam, tidak mudah putus asa, melatih diri dalam ketaatan dan membentengi diri agar tidak melakukan perbuatan keji dan maksiat.
Macam-macam sabar
Tiga macam sabar yang harus dilakukan oleh umat islam : a. Sabar dalam menghadapi musibah
b. Sabar dalam mematuhi perintah Allah c. Sabar meninggalkan perbuatan maksiat
3. Prosedural
Hikmah dari kisah Nabi Ayyub
a. Kita hendaklah beriman kepada Allah SWT, dengan iman yang benar. Yaitu yakin terhadap ketentuan takdir dari Allah SWT karena semua manusia adalah milik Allah SWT. Semua yang terjadi pasti dating dari Allah dan semua pasti akan membawa manfaat yang terbaik. Semua manusia tidak terlepas dari ujian atau cobaan dari Allah SWT.
b. Hendaklah bersabar dalam menghadapi segala cobaan dari Allah SWT. Karena Allah SWT akan senantiasa bersama hamba-Nya yang beriman dan bertaqwa. c. Ingat dan sadarilah bahwa setiap ada kesusahan pasti ada kegembiraan.
d. Setiap penyakit pasti ada obatnya
e. Istri yang salehah akan senantiasa bersama suaminya dalam keadaan suka dan duka.
Kemuliaan sifat sabar
a. Dapat menjadikan manusia dekat dengan Allah b. Dapat memperoleh berita yang menyenangkan
c. Dapat bertemu dengan Allah dalam keadaan tidak berdosa karena orang yang bersabar akan terhindar dari dosa
d. Memperoleh pahala yang berlipat ganda karena pada umumnya sulit menjadi orang yang sabar, sehingga apabila ada orang yang sabar akan mendapat pahala yang sangat besar.
e. Dapat memperoleh kesuksesan dunia akhirat.
F. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific e-learning
2. Metode : Observasi
G. Media Pembelajaran
Smartphone, Aplikasi Android, Whatsapp group, Camera Hp, youtube, email
H. Sumber Pembelajaran
Buku Guru dan Buku Siswa Aqidah Akhlak, Lingkungan alam sekitar.
Video Kisah Nabi Ayyub link youtube “ https://www.youtube.com/watch?v=IS0jSUR3uhw “
I. Langkah-langkah pembelajaran
No. Kegiatan Waktu
1. Kegiatan Pendahuluan
Menyapa peserta didik di grup whatsapp yang sudah dibuat. Menjelaskan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan hari ini Menjelaskan tujuan kegiatan pembelajaran
10 menit 2. Kegiatan Inti
• Mengamati
Peserta didik mengamati “video kisah Nabi Ayyub” • Menanya
Peserta didik dapat menanyakan hal apa saja yang belum mereka pahami
• Mengekplorasi/menalar.
1. Pada kegiatan “Buka Cakrawala”, peserta didik diminta untuk menyempurnakan jawaban dari beberapa pertanyaan yang diajukan peserta didik sendiri dengan membaca uraian materi tentang indahnya belajar dari kisah teladan Nabi Ayyub As.(Buku siswa halaman 105-108)
• Mengasosiasi/ mencoba
1. Untuk menyimpulkan dari hasil membaca peserta didik melalui
50 menit
kegiatan ”kembangkan wawasanmu” dipersilahkan untuk mendalami materi melalui materi melalui kegiatan diskusi bersama peserta didik lain yang berkaitan dengan indahnya belajar dari kisah teladan Nabi Ayyub As. (Buku siswa halaman 113 – 114)
• Komunikasi/demonstrasi/networking
1. Peserta didik melalui kegiatan ”Refleksi” untuk memberikan konfirmasi atau melakukan presentasi dari semua proses pembelajaran kepada peserta didik lain (direkam dalam bentuk video dan dikirim melalui whatsup/telegaram /email)
2. Peserta didik diberikan pertanyaan sebagai kegiatan pos tes tentang materi indahnya belajar dari kisah teladan Nabi Ayyub As
3. Guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk mengidentifikasi kisah tokoh yang sabar.
3. • Penutup (10 menit)
1. Guru memberikan penekanan kepada peserta didik agar senantiasa berperilaku sabar.
2. Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pelajaran yang akan datang.
3. Guru bersama siswa menutup proses pembelajaran dengan mengucap hamdalah bersama.
10 Menit
J. Penilaian Hasil Belajar
Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil penilaian digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran.
Pada proses kegiatan pembelajaran guru dapat memberikan penilaian melalui lembar observasi sebagai berikut:
I. Penilaian Pengetahuan (Kognitif)
A. Pilihan Ganda
1. Seorang Nabi dan utusan Allah Swt. yang sangat terkenal dengan sifat sabar adalah ....
a. Nabi Sulaiman As c. Nabi Adam As b. Nabi Ayyub As. d. Nabi Yunus As 2. Menurut sejarah Nabi Ayyub As. hidup pada tahun ....
a. 1500-1390 SM c. 1530-1410 SM b. 1510-1400 SM d. 1540-1420 SM
3. Ujian pertama kali yang diberikan oleh Allah Swt. kepada Nabi Ayyub As. adalah ....
a. Semua anaknya meninggal b. Sakit kulit menahun c. Sirnanya seluruh kekayaan d. Istri yang durhaka
4. Nama istri Nabi Ayyub As. yang durhaka adalah ....
a. Aminah c. Zainab
b. Rohmah d. Hasanah
5. Nabi Ayyub As. adalah salah seorang Nabi yang ditugaskan oleh Allah Swt. untuk berdakwah kepada ...
a. Bani Israil c. Kaum Muhajirin b. Kaum Ansor d. Kaum Nabi Adam
6. Nabi Ayyub As. Diberikan cobaan kesusahan selama ... tahun
a. 5 c. 7
b. 6 d. 8
7. Salah satu kemuliaan manusia bersifat sabar yaitu, kecuali ... a. Dapat menjadikan manusia dekat dengan Allah
c. Dapat memperoleh kesuksesan dunia dan akherat d. Dapat menjadikan manusia sengsara
8. Allah akan …. Dosa hambaNya yang bertobat. a. Menghapuskan c. Mengurangi b. Menambah d. Mengabaikan
9. Iblis berusaha membujuk Nabi Ayub As agar berpaling dari menyembah .... a. berhala c. malaikat
b. Allah d. Syetan
10. Nabi Ayub As berhasil sembuh dari penyakitnya yang sangat parah karena .... a. bantuan para normal c. kebetulan saja
b. disembuhkan dokter d. pertolongan Allah
B. Essay (Uraian)
1. Siapakah Nabi Ayyub As.?
2. Bagaimana kekuatan iman Nabi Ayyub As.?
3. Sebutkan 3 manfaat dari mempelajari kisah Nabi Ayyub As.! 4. Sebutkan 3 macam sabar menurut Nabi Muhammad SAW! 5. Sebutkan 3 kemulian yang diperoleh jika berperilaku sabar!
Kunci Jawaban : a. Pilihan Ganda 1. B 2. D 3. A 4. B 5. A 6. C 7. D 8. A 9. B 10. D b. Essay (Uraian)
1. Nabi Ayyub As. adalah utusan Allah Swt. yang paling sabar dalam menerima ujian, cobaan dan musibah dari Allah Swt.
2. Iman nabi Ayyub As. sangat kuat, terbukti dengan berbagai bentuk ujian, cobaan dan musibah yang diberikan Allah Swt. secara bertubi-tubi, namun malah semakin takwa kepada Allah Swt.
3. 3 manfaat dari mempelajari kisah nabi Ayyub As.:
Agar di dalam beriman kepada Allah Swt. dengan iman yang benar. Agar kita bersabar ketika memperoleh ujian,cobaan dan musibah
dari Allah Swt.
Setiap ada kesulitan, pasti akan berakhir dengan kemudahan.
4. Menurut Nabi Muhammad Saw., sabar ada tiga macam yang harus dilakukan oleh umat Islam, yaitu:
Sabar dalam menghadapi musibah
Sabar dalam mematuhi perintah Allah Swt. Sabar meninggalkan perbuatan maksiat 5. Kemuliaan bersifat sabar :
Dapat bertemu dengan Allah dalam keadaan tidak berdosa karena orang yang bersabar dapat terhindar dari dosa.
Memperoleh pahala yang berlipat ganda karena pada umumnya sulit menjadi orang yang sabar, sehingga apabila ada orang yang sabar akan
memperoleh pahala yang besar.
Dapat memperoleh kesuksesan dunia dan akherat. Kriteria penilaian
Pada uji pengetahuan peserta didik diberikan soal pilihan ganda sejumlah 10 soal dan 5 soal essay dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Pada 10 soal pilihan ganda diambil dari materi tentang indahnya belajar dari kisah teladan Nabi Ayyub As.
Setiap item soal benar, skor: 1, sehingga apabila peserta didik dapat mengerjakan 10 soal dengan benar, maka memperoleh skor: 10.
2. Pada 5 soal essay, setiap peserta didik dapat menjawab setiap satu soal dengan benar, skor: 4. Sehingga apabila peserta didik dapat menjawab 5 soal dengan benar, skor: 20.
3. Skor tertinggi: 30
4. Jumlah skor yang diperoleh Skor akhir = --- x 100 Skor maksimal 5. Predikat; a. 81-100 = A (amat baik) b. 71-80 = B (baik) c. 61-70 = C (cukup) d. < dari 60 = D (kurang) II. Penilaian sikap (Afektif)
Pada penilaian sikap pada materi ini, peserta didik diminta untuk memberikan jawaban pada angket dengan jawaban “ ya” atau “ tidak” dari beberapa pernyataan yang sesuai dengan keadaan peserta didik yang sebenarnya, dengan ketentuan ;
Soal penilaian afektif
No. Pertanyaan Ya Tidak
1. Jika ada temanmu yang berbuat salah, lalu dia meminta maaf kepadamu maka apakah kamu akan memaafkannya?
2. Saat ujian berlangsung, kamu mendapati soal ujian yang sangat sulit. Akankah kamu akan mencontek temanmu?
3. Ketika kamu meminta uang pada ibumu, tapi ibumu tidak memberikan uang kepadamu. Apakah kamu akan marah?
4. Saat kamu melihat temanmu tertimpa musibah, akankah kamu menolongnya?
5. Hasil nilai ulanganmu jelek, padahal kamu sudah berusaha dan belajar semalaman. Apakah kamu akan marah kepada gurumu?
Kunci jawaban : 1. Ya 2. Tidak 3. Tidak 4. Ya 5. Tidak
III. Penilaian ketrampilan (Psikomotoris)
Pada penilaian ini, peserta didik diminta untuk menceritakan kisah Nabi Ayyub yang direkam di dalam video lalu dikirim ke whatsup/telegram/email pribadi guru. Skor Penilaian :
Cerita jelas dan urut = A (80 – 100) Cerita kurang jelas = B (70 – 80) Cerita tidak jelas = C (60 – 70) K. Rangkuman
Pada kolom “Rangkuman” , guru meminta kepada peserta didik untuk memberikan rangkuman dari uraian materi dalam bentuk ringkasan materi penting yang harus dikuasi yang berkaitan dengan materi tentang indahnya belajar dari kisah teladan Nabi Ayyub As. Seberapapun dan bagaimanapun hasil rangkuman peserta didik, guru wajib memberikan reward dengan ucapan yang dapat menumbuhkan semangat. Apabila hasil dari rangkuman peserta didik, kurang sempurna, maka guru sesuai peran sebagai fasilitator, guru dapat memberikan penyempurnaan.
L. Mutiara Hikmah
Mutiara hikmah yang tertulis di dalam materi tentang Indahnya belajar dari kisah teladan dengan ungkapan ”sabar menjadikan seseorang subur, dan tergesa-gesa menjadikan seseorang binasa” dengan tujuan agar peserta didik membiasakan pola hidup sabar dalam kehidupan sehari-hari.
M. Pengayaan
Bagi peserta didik yang sudah menguasai materi pembelajaran, diminta untuk mengerjakan materi pengayaan yang sudah disiapkan oleh guru dan guru mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan. Bentuk pengayaan pada materi ini adalah agar peserta didik mencari jawaban dari pertanyaan, bagaimana peserta didik dapat membiasakan pola hidup sabar dalam kehidupan sehari-hari.
N. Remedial
Bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar, guru sebaiknya mengidentifikasi tujuan pembelajaran yang belum dikuasai oleh peserta didik. Berdasar dari identifikasi itu, apabila yang mencapai batas KKM kurang dari 75 %, maka dilakukan pembelajaran remedial secara kelompok. Tetapi kalau yang mencapai ketuntasan lebih dari 75%, maka dilakukan pembelajaran remedial secara individual. Sedangkan teknisnya, apabila dilakukan pembelajaran remedial secara berkelompok,
bagi peserta didik yang sudah tuntas, diberikan materi pengayaan. Sedangkan untuk pembelajaran remedial secara individual, dapat dilakukan pada waktu yang telah ditentukan oleh guru.
O. Interaksi Guru dan Orang Tua
Kegitan belajar peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebaiknya dikomunikasikan dengan orang tua/wali murid. Komunikasi ini bertujuan disamping untuk memberikan laporan kegiatan belajar yang telah dialami oleh peserta didik di madrasah, juga untuk menyambung tali silaturahmi antara madrasah dengan orang tua. Karena keberhasilan pendidikan hanya dapat dicapai dengan kolaborasi secara bersama-sama antara pihak madrasah dengan orang tua peserta didik.
Lebih khusus, ketika putra-putri sedang belajar, agar ditunggui dan diberikan semangat, dan setelah selesai dicek, terutama indahnya belajar dari kisah teladan Nabi Ayyub As, sehingga putra-putri senantiasa terbiasa meneladani para Nabi dan Rasul.
Bentuk komunikasi ini dapat dilakukan dengan cara dari pihak madrasah menyediakan buku penghubung. Peserta didik diminta memperlihatkan “komentar guru dan “ kesan orang tua” yang ada pada buku penghubung kepada orang tua/wali murid, dan orang tua/wali murid
diminta untuk memberikan komentar balik serta membubuhkan paraf sebagai tanda telah diketahui oleh orang tua/wali murid.
Mengetahui, Kepala Madrasah
MUKLISUN, S. Pd. I NIP.196405121991021001
Pekalongan, 15 April 2020
Guru Mata Pelajaran Aqidah Akhlak
NURUL MUTMAINAH, S. Pd. I NIP. -