• Tidak ada hasil yang ditemukan

Budidaya Lada.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Budidaya Lada.pdf"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

BALAI PENELITIAN

TANAMAN REMPAH

DAN OBAT (BALITTRO)

bekerja sama dengan

AGFOR SULAW ESI

2013

PEDOMAN

(2)
(3)

PEDO MA N

Budidaya Mer ica

Penulis:

Dyah Manohara (Peneliti Balittro) Dono Wahyuno (Peneliti Balittro)

Buku saku ini merupakan kumpulan hasil penelitian Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) yang berkantor di Bogor. Buku ini disusun dalam rangka kegiatan Sekolah Lapang AgFor yang diadakan pada bulan April–Mei 2013 di lokasi-lokasi AgFor Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, dengan ibu Dyah Manohar a dan pak Dono Wahyuno sebagai nar asumber nya.

(4)

PEN DA H U LUA N

Merica atau lada merupakan nama/sebutan daerah untuk tanaman yang bernama latin Piper nigrum L. yang berasal dari India. Sebutan merica digunakan di daerah Sumatra Barat dan Sulawesi, di Jawa Tengah dan Timur disebut merico, di Jawa Barat disebut pedes, sedangkan di Bangka-Belitung dan Kalimantan dikenal dengan sebutan sahang.

Buah merica Indonesia sudah dikenal dunia sejak sebelum Perang Dunia Kedua. Saat itu daerah penghasil utama merica adalah Lampung yang memproduksi merica hitam yang dikenal dunia dengan sebutan 'Lampung black pepper', dan Bangka-Belitung yang memproduksi merica putih yang dikenal dengan sebutan 'Muntok white pepper'.

Saat ini tanaman merica telah tersebar di Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi.

Serangan hama dan patogen penyakit menyebabkan produktivitas tanaman merica menjadi rendah. Kehilangan hasil akibat serangan hama dan patogen penyakit da-pat ditekan dengan melakukan budidaya anjuran yang bersifat ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan benar dan tepat.

(5)

KESESUA IA N T U MBU H TA N A MA N MERICA :

• Tumbuh pada ketinggian 0–1000 meter di atas permukaan laut

• Butuh naungan atau cahaya 50–75% intensitas matahari • Butuh rambatan dengan menggunakan tiang hidup atau tajar

Pohon yang bisa digu-nakan untuk tiang hidup atau tajar

Ambas/Gamal Ka’ne/Dadap Kapok

Jati, dll

Syarat pohon tajar : • Tahan pangkas • Tumbuh cepat • Akar lekat dapat

melekat dengan baik

Tajar hidup disarankan dan harus ada tanaman penutup tanah

Tajar mati atau semen dengan tanpa tanaman penutup tanah tidak disarankan

(6)

MACA M-MACA M

SU LU R MERICA

Jika sulur panjat tidak diikat akan menjadi:

Sulur panjat Sulur gantung

Sulur tanah/cacing Sulur cabang/buah

(7)

SU LU R PA N JAT SEBAGA I BA H A N TA N A M MERICA

• Sulur panjat diambil dari tanaman merica yang sehat

(bebas hama dan penyakit)

• Pilih sulur panjat yang tidak terlalu tua tetapi sudah berkayu

Bekas pangkasan ditutup lilin, vaselin, insektisida atau ter

Stek panjang

Stek pendek (1 buku berdaun tunggal)

(8)

A . ST EK PA N JA N G (5–7 BU KU )

Sulur panjang dipotong menjadi 5–7 buku, daun-daunnya dipotong sebagian kemudian diakarkan terlebih dahulu dengan membenamkan dalam tanah dan ditutup dengan daun atau bahan lain dengan tujuan membuat kelembapan optimal selama 10–14 hari (akar keluar).

(9)

B. ST EK PEN DEK

(1 buku ber daun t unggal)

Potongan stek satu buku diren-dam dalam air gula (1–2%) atau 1 sendok makan untuk 5 liter air, selama ± 1 jam

Siapkan polybag berisi

Tanah : pupuk kandang : pasir ( 2 : 1 : 1 atau 1 : 1 : 1), dibiarkan sampai tumbuh rumput (tanda siap ditanami)

Tanam stek satu buku

1

2

(10)

Sungkup dengan plas-tik sampai bertunas, kemudian sungkup setiap pagi (±1 jam)

Bibit hasil stek pen-dek siap tanam (telah tumbuh menjadi 5–7 buku)

Apabila stek pendek sudah tumbuh 2–3 daun, hasil stek diikatkan pada tongkat bambu

(11)

Dua macam sumber benih untuk merica perdu:

1) Sulur atau cabang buah 2) Sulur panjat bertapak yang titik tumbuhnya dibuang

(12)

1) ST EK MERICA PERDU

DA RI SU LU R BUA H

Perlu diberikan keratan melingkar di bagian cabang untuk merangsang perakaran.

Setelah dipotong, segera dimasukkan ke dalam larutan gula 1 sendok makan untuk 5 liter air selama ½–1 jam.

Benih asal cabang buah yang siap tanam di polybag

(13)

2) ST EK MERICA PERDU DA RI

SU LU R PA N JAT YA N G

DIBUA N G T IT IK T U MBU H N YA

Setelah dipotong, segera di-masukan ke larutan gula 1 sen-dok makan untuk 5 liter air selama ½–1 jam.

1

2

3

(14)

Tanam benih merica perdu dalam polybag berisi media tanah dicampur dengan pupuk kandang

Benih merica perdu yang siap ditanam di lapangan (minimal telah mempunyai 10 daun) Tutup rapat persemaian

7 6

(15)

PEMBU KA A N LA H A N

PEN GA JIRA N DA N PEN A N A MA N TA JA R

• Lahan sebaiknya bukan bekas kebun karet atau tanaman merica sakit. • Pada lahan yang miring, dibuat terasiring dan ditanami penutup tanah. • Buat saluran drainase (dalam 30 cm x lebar 20 cm). Parit keliling

(dalam 30 cm x lebar 40 cm) untuk menghindari terjadinya genangan air.

Tajar : Ambas/Gamal (Glyricidia spp.), Dadap Cangkring atau tanaman lain.

Panjangnya stek tajar 2 m, diameter batang 5 cm. Tajar ditanam se-belum penanaman merica, ± 10 cm sebelah barat lubang tanam, sedalam 30 cm. Jarak tanam: 2,5 x 2,5 m atau 3 x 3 m Ujung yang akan ditanam dibentuk runcing

(16)

PEN GO LA H A N TA N A H :

PEMBUATA N LU BA N G

• Ukuran lubang tanam 45 x 45 x 45 cm sampai 60 x 60 x 60 cm (panjang x lebar x dalam)

• Tanah galian dibiarkan terbuka sekurang-kurangnya 40 hari sebelum penanaman • Tanah yang berasal dari bagian atas dicampur pupuk organik/pupuk kandang dan

infestasi Trichoderma harzianum

• Dolomite dapat ditambahkan bila diperlukan

Lubang tanam Membuat guludan

(pan-jang 90 cm, lebar 60 cm, tinggi 25–30 cm)

Mencampur bahan or-ganik dan Trichoderma

(17)

CA RA PEN A N A MA N ST EK PA N JA N G (5–7 BU KU )

YA N G T ELA H DIA KA RKA N

Membuat lubang di at as gu-ludan/bedeng. Benamkan 3–4 buku

Menut up lubang dan tanah sekitar lubang dipadatkan

Membuat naungan

(18)

CA RA PEN A N A MA N MERICA A SA L DA RI Po l yb aG

Buka plastik polybag Benam 3–4 buku Tutup lubang

Buat naungan untuk melindungi bibit

Padatkan tanahnya 1 5 2 3 6 4

(19)

CA RA PEN A N A MA N MERICA PERDU

Menanam merica perdu dan kelapa

1

4

(20)

PEMA N GKA SA N AW A L TA N A MA N MERICA

Pangkas ke-1 (umur 5–6 bulan)

Pangkas ke-2 (umur 13–14 bulan)

Pangkas ke-1 (umur 5–6 bulan) Pangkas ke-2 (umur 13–14 bulan) Pangkas ke-3 (umur 21–22 bulan)

(21)

PEMELIH A RA A N TA N A MA N MERICA

Tanaman merica dengan penutup tanah Arachis pintoii atau kacang-kacangan dan penyiangan terbatas

Rumput gajah Jarak pagar

• Tanam penutup tanah (contoh: Arachis pintoii) dan lakukan penyiangan hanya pada sekeliling tanaman merica

(22)

PEMA N GKA SA N RU T IN SU LU R DA N TA JA R

Pangkas sulur gantung

Pangkas tajar dilakukan sebelum pemupu-kan dengan tujuan:

• Mengurangi persaingan hara

• Membuat kondisi optimal untuk tanaman merica

(23)

PEMU PU KA N TA N A MA N MERICA YA N G MA SIH

MU DA DEN GA N PU PU K N PKMg (1 : 2 : 3 : 4)

Keterangan: 1 sendok makan (sdm) = 20–30 gram

Ket er angan Pem upuk an

per t am a Pem upuk ank edua Pem upuk ank et iga Pem upuk ank eem pat

W ak t u pem ber ian

Kondisi yang disar ank an D osis unt uk um ur t anam an K ur ang dar i 12 bulan Tajar dipangkas ringan 3 bulan dari pemupukan pertama 40 gram (2 sendok makan) 80 gram (4 sendok makan) Tajar disisakan 2–3 cabang 3 bulan dari pemupukan kedua 60 gram (3 sendok makan) 120 gram (6 sendok makan) Tajar dipangkas ringan 3 bulan dari pemupukan ketiga 80 gram (4 sendok makan) 160 gram (8 sendok makan) Awal musim hujan Tajar dipangkas semua 20 gram (1 sendok makan), disertai pupuk kandang 40 gram (2 sendok makan), disertai pupuk kandang 13–24 bulan

(24)

Pupuk 1600 gram NPKMg (12 : 12 : 17 : 2) per tahun per tanaman. Pemberian pupuk dibagi 3–4 kali per tahun

PEMU PU KA N TA N A MA N PRO DU KT IF

Keterangan: 1 sendok makan (sdm) = 20–30 gram

Ket er angan Pem upuk an

per t am a Pem upuk ank edua Pem upuk ank et iga Pem upuk ank eem pat (m usim k em ar au)

W ak t u pem ber ian

D osis Kondisi yang disar ank an 480 gram (24 sendok makan) 30–40 hari dari pemupukan pertama Tajar dipangkas ringan 320 gram (16 sendok makan) 30–40 hari dari pemupukan kedua Tajar dipangkas ringan 160 gram (8 sendok makan) Ditambah pupuk kandang 5–10 kg 30–40 hari dari pemupukan ketiga Tajar disisakan 2–3 cabang Awal musim hujan 640 gram (32 sendok makan) Tajar dipangkas semua

(25)

CA RA MEMU PU K TA N A MA N MERICA

Mengikis permukaan guludan, menaburkan pupuk, tutup kembali dengan tanah kikisan dan tanah sekitarnya

(26)

KEN DA LA PRO DU KSI (H A MA DA N PEN YA KIT )

Penggerek batang (Lophobaris piperis) Penghisap bunga (Diconocoris hewitti) Penghisap buah (Dasynus piperis)

Musuh alami hama penghisap buah (Anastatus dasyni)

(27)

H A MA PEN GGEREK BATA N G TA N A MA N MERICA

Gejala: 1) Pohon layu 2) Terdapat noda kehitaman di batang (Anastatus dasyni)

Musuh alam i Penggerek Bat ang Mer ica:

Jamur musuh penggerek: Beauveria bassiana

Serangga musuh penggerek: Spathius piperis

(28)

JEN IS PEN YA KIT U TA MA PA DA TA N A MA N MERICA

Busuk Pangkal Batang (Phytophthora capsici)

Kuning (R.similis, M. icognita, Fusarium oxysporum, tanah kurang subur)

Kerdil/keriting (virus)

(29)

1) PEN YA KIT BU SU K PA N GKA L BATA N G (BPB) MERICA

GEJA LA : Tanaman merica menguning dan layu; daun dan pangkal batang terserang jamur Phytophthora.

Siklus hidup Phytophothora capsici penyebab Busuk Pang-kal Batang pada tanaman merica H ujan H idup sebagai saproba pada bagian t anam an sakit Tanah yang t er kont am inasi Phyt opht hora t er percik pada daun di dekat per m ukaan t anah Spor angium

m elepaskan zoospor a

(30)

PEN GEN DA LIA N H AYAT I PEN YA KIT

BU SU K PA N GKA L BATA N G MERICA

Penyebaran penyakit busuk pangkal batang merica akan terhambat dengan adanya tanaman penutup tanah

Mencegah terjadinya infeksi P. capsici karena akarnya mengandung Trichoderma

Pemberian tepung atau minyak

cengkeh juga bisa mencegah infeksi BPB

Arachis pintoii

(31)

PEMBUATA N DRA IN A SE ATAU PA RIT DI SEKELILIN G KEBU N U N T U K MEN CEGA H MERICA T ERGEN A N G

A IR DA N MEN CEGA H IN FEKSI PEN YA KIT BU SU K PA N GKA L BATA N G PA DA TA N A MA N MERICA

(32)

2) PEN YA KIT KU N IN G PA DA MERICA

Penyebab: Nematoda atau cacing Radopholus similis, Meloidogyne incognita, jamur Fusarium oxysporum dan tanah tidak subur

Pencegahan: Tanah yang kurang subur diberi pupuk organik Pengendalian: Tanaman yang terserang dibakar di tempat

1) Akar bengkak Gejala:

2) Nematoda atau cacing halus dalam jaringan akar

(33)

3) PEN YA KIT KERDIL/KERIT IN G PA DA MERICA

Penyebab: Virus CMVPYMV

Gejala: Daun keriting dan mengerdil

Pencegahan: Tidak mengambil bahan tanam dari lokasi tempat penyakit kerdil ini ditemukan Pengendalian: Tanaman yang terserang dibakar di lokasi

(34)

Penyebar an penyakit ker dil/ker it ing m elalui: • Alat pertanian

• Bahan tanaman

• Serangga lainnya seperti kutu putih (Ferrisia virgata; Planococcus minor; Aphis sp.)

(35)

4) PEN YA KIT-PEN YA KIT LA IN N YA PA DA MERICA

Pengendaliannya: masih diteliti

Thre d b ight (Marasmius tenuisimus)

H rse H ir (Marasmius equicrinis) atau rambut setan

(36)

Penyakit Ganggang Pir ang at au Ve vet Dise se pada m er ica

Awalnya banyak di Malaysia, namun sekarang sudah banyak terdapat di Kalimantan

Pencegahan: memeriksa bagian belakang dari bibit merica yang akan ditanam

(37)

Jam ur Kupas (Pink Dise se) pada m er ica

Umumnya dijumpai pada tanaman merica yang ditanam di lahan bekas perkebunan karet

(38)

PEN GEN DA LIA N H A MA PEN YA KIT PA DA MERICA

1) Melakukan per baikan t eknik budidaya m er ica:

• Memilih jenis merica yang tahan penyakit busuk pangkal batang

(Natar 1 untuk menghasilkan merica hitam)

• Menanami penutup tanah dan hanya membersihkan rumput yang berada di sekitar tanaman merica

• Melakukan pemupukan tepat waktu, takaran dan cara memupuknya

• Memangkas tajar jika terlalu rimbun • Membuat saluran drainase dan parit keliling

• Membuat pagar keliling

• Memusnahkan tanaman atau bagian tanaman yang terserang hama dan penyakit

Tanaman sakit dan bagian yang terserang hama dibongkar dan dibakar

(39)

2) Pengendalian hayat i:

• Pasteuria penetrans (telah diformulasi) + bahan organik, mulsa alang-alang

• Jamur Trichoderma harzianum + bahan organik dibenamkan • Jamur Beauveria bassiana

• Insektisida nabati ekstrak biji bengkuang dan tepung cengkeh

3) Pengendalian secar a kim ia dilakukan secar a bijaksana:

• Populasi ham a di at as am bang kendali/t inggi

• Tanam an di sekeliling t anam an sakit (t er ser ang busuk pangkal bat ang)

Insekt isida kim ia

Berbahan aktif: Metidation, Dimethoate, Fention, Carbaryl. Atau in-sektisida butiran yang diaplikasikan ke tanah seperti Carbofuran

Fungisida kim ia

Berbahan aktif: Metalaxyl-Mancozeb, Copper oxychlorida, Potasium phosphonat, fosetyl-Al, Asam fosÀt, fungisida sistemik, bubur bordo

(40)

Bahan-bahan:

100 gram terusi (CuSO4) dilarutkan dalam 5 liter air

100 gram kapur tohor atau kapur tembok dilarutkan dalam 5 liter air

BA H A N DA N CA RA MEMBUAT

BU BU R BO RDO

Larutan terusi dituang ke dalam larutan kapur sambil diaduk.

Setelah dicampur, larutan bordo harus segera digunakan

• Disiramkan pada tanah bekas tanaman terserang busuk pangkal batang

• Rendam/cuci alat-alat dan sepatu bekas dipakai pada tanaman sakit

Penggunaan bubur bordo:

Cara m em buat bubur bordo:

(41)

BU DIDAYA A N JU RA N :

(42)

IN T EGRA SI TA N A MA N MERICA DEN GA N T ERN A K

Satu hektar tanaman merica dapat untuk memelihara 5 ekor kambing PE

Kotoran ternak sebagai bahan organik & substrat untuk Trichoderma Sebagai pakan ternak Sebagai pakan ternak Bahan organik Ter nak Konservasi musuh alami hama Menghambat penyebaran propagul P. capsici T anam an m er ica

Tajar (penegak hidup) yang dipangkas secara berkala Menciptakan kondisi yang optimum untuk pertumbuhan Penut up t anah (Arachis pintoii)

(43)

PA N EN DA N PEN GO LA H A N MERICA H ITA M

Peront ok T idak sehat Peront ok Penjem ur an 4–5 har i

{

Buah dipanen pada um ur 6–7 bulan

Blanching Penger ing

Sor t asi

Peront ok Tr adisional

(44)

PA N EN DA N PEN GO LA H A N MERICA PU T IH

Buah dipanen pada um ur 8–9 bulan Peront ok Pengupas Sor t asi

Mer ica put ih

Buah m er ica yang t elah diront okan

Dir endam dalam bak air

(3–5 har i)

Penger ingan dengan sinar

(45)
(46)

Sit asi

ManoharaD,Wahyuno D.2013.Pedoman budidaya merica.Pepper cultivation guide.Bogor, Indonesia:World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program.

D esain dan t at a let ak

Irawati Tjandra

Penyunt ing

Enggar Paramita, Endri Martini

I nf or m asi lebih lanjut

Enggar Paramita, Communications Of½cer [email protected]

(47)
(48)

W or ld A groforest r y Cent re (ICRA F) Sout heast A sia Regional O ffi ce

Jl. CIFOR, Situ Gede, Sindang Barang, Bogor 16115 PO Box 161, Bogor 16001, Indonesia

Tel: +62 251 8625415; fax: +62 251 8625416 email: [email protected]

http://www.worldagroforestry.org/regions/southeast_asia

Agroforest r y and Forest r y in Sulawesi (AgFor Sulawesi) adalah proyek lima tahun yang didanai oleh Canadian International Development Agency. Pelak-sanaan proyek yang mencakup provinsi Sulawesi Selat an, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo ini dipimpin oleh World Agroforestry Centre

Referensi

Dokumen terkait

Unsur P yang terkandung dalam abu vulkanik gunung Sinabung dapat membantu dalam proses pertumbuhan vegetatif bagi pertambahan tinggi bibit tanaman kelapa sawit

Otonomi pendidikan yang dicanangkan pemerintah baik dalam wujud manajemen berbasis sekolah maupun dalam wujud pembentukan dewan dan komite sekolah pada dasarnya

Sinopsis Kelab Pencinta Alam merupakan satu platform pendedahan bagi generasi muda untuk menghargai alam sekitar untuk dinikmati oleh generasi yang

Ragam tafsir bermunculan ke dalam tradisi keilmuan Islam -khususnya al-Qur’ān- sebenarnya berangkat dari asumsi bahwa mufassir atau si pembaca teks tidak diatur

Sejak edisi Oktober 2014 hingga sekarang, jurnal TAWARIKH dikelola oleh para Dosen dari Jurusan Sejarah FIB UNHAS (Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin) Makassar dan

Menurut Suparno dan Wardani (1994:55) program latihan PPLK menuntut mahasiswa calon guru untuk melaksanakan latihan di bawah bimbingan yang intensif dari para

Bagi Waka Hubungan Masyarakat SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Hubungan masyarakat sekolah adalah unit lembaga yang menjadi jembatan komunikasi sekolah yang menyampaikan informasi

Berkaitan dengan praktek yang terjadi di perusahaan Temuan hasil penelitian Penyusutan Berkaitan dengan penyusutan yang dilakukan pada aset tetap yang dimiliki