Aktivitas Enzim Peroksidase (POD) Lateks dan Analisis Fisiologi Kulit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Klon PB 260 dan RRIM 921 Dengan Pemberian Antidepresan Pada Musim Gugur Daun
Teks penuh
Dokumen terkait
Perlakuan klon terhadap sifat aliran lateks (indeks produksi, indeks penyumbatan, kecepatan aliran lateks) menunjukkan pengaruh yang nyata dengan ketiga klon pembanding kecuali
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah stum mata tidur karet klon PB 260 sebagai objek yang akan diamati, air kelapa sebagai zat pengatur tumbuh,
Pemberian stimulan pada keenam klon tanaman karet menurunkan KKK pada semua klon dengan tingkat penurunan nilai yang berbeda (Gambar 2).. Secara umum klon IRR 406 memiliki
Hal ini diduga pemberian sludge 150 g/tanaman dan zeolit 100 g/tanaman telah mampu menyediakan unsur hara yang dibutuhkan bibit tanaman karet stum mini
Perlakuan klon terhadap sifat aliran lateks (indeks produksi, indeks penyumbatan, kecepatan aliran lateks) menunjukkan pengaruh yang nyata dengan ketiga klon pembanding kecuali
Kadar sukrosa, fosfat anorganik dan produksi karet klon IRR 42 lebih rendah dibandingkan klon PB 260 yang menggambarkan aktivitas metabolisme kedua klon
Berdasarkan hasil pengamatan ke-1 dan ke-2 terhadap peubah amatan thiol, diketahui bahwa klon berpengaruh nyata terhadap klon metabolisme tinggi (K1=PB260) berbeda
Jumlah Tangkai Daun dan Helaian Daun Penanaman stum okulasi mata tidur dari beberapa klon entres tanaman karet pada batang bawah PB 260 menunjukkan pengaruh yang