• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Penerapan e-Faktur dan e-SPT PPN Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Penerapan e-Faktur dan e-SPT PPN Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan)"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. 1 Perbedaan Faktur Pajak Kertas & e-Faktur
Gambar 2.1 Faktur Pajak Sumber : www.pajak.go.id
Gambar 2.2 Faktur Pajak Elektronik
Gambar 2. 3 Tata Cara Pembuatan dan Pelaporan e-Faktur
+7

Referensi

Dokumen terkait

Ekspor Jasa Kena Pajak Oleh Pengusaha Kena Pajak.Termasuk dalam pengertian ekspor jasa kena pajak adalah penyerahan jasa kena pajak dari dalam daerah pabean keluar daerah pabean

ekspor jasa kena pajak adalah penyerahan jasa kena pajak dari dalam daerah pabean keluar daerah pabean oleh pengusaha kena pajak yang menghasilkan dan melakukan ekspor barang

dipungut oleh Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan Barang Kena. Pajak, penyerahan Jasa Kena Pajak, ekspor Barang Kena Pajak Berwujud,

Muljono (2008:73) mengatakan bahwa pajak keluaran adalah pajak pertambahan nilai terutang yang wajib dipungut oleh pengusaha kena pajak yang melakukan penyerahan

Berdasarkan hasil analisis secara parsial dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara variabel Penerapan e-Faktur (X1) terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak

“Pengaruh Penerapan e-Faktur dan e-SPT PPN Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan)”.. 1.2

Menurut Gustian dan Lubis (2011:101), Pajak Keluaran adalah Pajak Pertambahan Nilai terutang yang wajib dipunggut oleh Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan Barang Kena

Sedangkan pajak keluaran adalah Pajak Pertambahan Nilai yang terutang yang wajib dipungut oleh pengusaha kena pajak yang melakukan barang kena pajak atau jasa kena pajak