• Tidak ada hasil yang ditemukan

: Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si. CRITICAL REVIEW

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan ": Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si. CRITICAL REVIEW"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Nama

: Putri Yuko N W

NIM

: 19/438815/GE/08950

Mata Kuliah

: Geografi Permukiman

Dosen Pengampu

: Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si.

CRITICAL REVIEW

TUJUAN PENELITIAN

Membandingkan pola persebaran permukiman di daerah Pariwisata dan Non pariwisata di

Kecamatan Prambanan sekaligus untuk dapat mengetahui faktor faktor penunjang lainnya

seperti sosial, ekonomi, infrastruktur yang mempengaruhi pola persebaran permukiman

Kecamatan Prambanan.

Judul

Analisis Pola Permukiman Menggunakan Pendekatan

​Nearest

Neighbour

​ Untuk Kajian Manfaat Objek Wisata Di Kecamatan

Prambanan Kabupaten Klaten

Jurnal

Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL)

Volume

​dan Halaman

Vol. 2 (2), Hal 111-120

ISSN

P: 2579 – 8499; E: 2579 – 8510

Website

http://journal.uhamka.ac.id/index.php/jgel

Tahun

2018

Penulis

Farida Nurul Yusrina, Meylinda Intan Sari, Golda Chomsa Asil

Hudaya Pratiwi, Danang Wahyu Hidayat, Edgar Jordan, Dwi

Febriyanti

Reviewer

Putri Yuko N W

(2)

METODE PENELITIAN

Metode yang dipakai dalam penilaian ini yaitu metode penilaian deskriptif kualitatif

menggunakan teknik analisis

​nearest neighbour analysis yaitu metode yang menghitung

besarnya parameter tetangga terdekat dan teknik

​analisis editing. Teknik ​coding

​dan

tabulating digunakan untuk mengetahui faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap

pola permukiman.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil analisis dari pola permukiman Kecamatan Prambanan dianalisis dengan Nearest

Neighbor diperoleh nilai tertinggi terdapat di desa Tlogo sebesar 0,787967 dan diikuti Desa

Kebundalem Kidul sebesar 0,674737 dan Bugisan sebesar 0,629918, nilai NNR terendah

berada di Desa Sangon 0,458900.

KESIMPULAN

Desa yang berada di dekat obyek wisata menunjukkan pola permukiman

menyebar, dan desa yang terletak jauh dari tempat wisata memiliki pola permukiman

mengelompok desa yang memiliki pola permukiman menyebar pendapatan yang

didapatkan cenderung tinggi dengan memanfaat nilai pengetahuan dengan adanya obyek

wisata. Desa yang mengelompok rata rata memiliki pendapat yang cenderung rendah

dengan nilai manfaat dari organisasi berupa infrastruktur, pengetahuan, dan pendapatan.

Faktor penyebab terjadinya konversi lahan sawah antara lain rendahnya

produktivitas padi, kualitas sawah yang rendah, sawah yang tercemar oleh air laut dan nilai

udang yang lebih tinggi. Rata – Rata produktivitas padi milik petani lebih rendah dari

produktivitas rata rata pada tingkat desa. Nilai terendah NRR berada di desa Sangon yang

berarti desa sangon memiliki pola pemukiman yang mengelompok serta memiliki indeks

bervariasi, letak wilayah yang berada di pusat juga mendorong penduduk di Desa Sangon

mengelompok.

Desa Tlogo memiliki nilai NRR tertinggi yaitu 0,787967 yang mencerminkan

pola permukiman ini tipe menyebar. Desa Tlogo memiliki berbagai macam objek wisata

(3)

seperti Candi Prambanan, Tirtonirmolo Galuh

​waterpark yang berdampak pada desa ini

ramai dikunjungi wisatawan. Pola permukiman yang menyebar ini menjadikan tersedianya

ruang untuk dibangun berbagai tempat wisata, jalan raya, jalur kereta api, dan beberapa

industri yang dibangun di desa Tlogo ini..

Pola permukiman di Desa prambanan menunjukkan pola permukiman yang

berbeda – beda dilihat dari nilai NRR nya. Perbedaan nilai NRR di daerah masing masing

disebabkan oleh objek wisata pada beberapa desa, fasilitas umum, keadaan topografi,

geografis, serta demografis. Nilai Rata – rata NRR setiap desa di kecamatan Prambanan

yaitu 0,5555040 hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar kecamatan di prambanan

memiliki pola permukiman yang mengelompok.

Setelah data dimasukkan ke dalam peta, terdapat tiga pembagian kelas warna

yaitu merah yang menunjukkan nilai NRR tertinggi, Kuning berada di nilai NRR rata – rata

dan biru berada di nilai terendah. Peta pola permukiman memiliki warna yang bervariasi

yang menunjukkan bahwa pola permukiman nya juga bervariasi. Hal ini sesuai dengan

penelitian yang dilakukan oleh Saraswati dan Diann ayu (2016) bahwa perbedaan pola

persebaran permukiman diakibatkan oleh kondisi topografi serta aksesibilitas yang berbeda

di masing – masing daerah akan berdampak pada kondisi sosial ekonomi.

Hasil wawancara dengan penduduk sekitar 90 – 100 % warga yang tinggal di pola

permukiman menyebar menyadari adanya wisata di prambanan. Namun pada penduduk di

pola permukiman yang mengelompok tidak menyadar 5 tempat wisata yang diajukan oleh

peneliti. Didorong oleh Nilai NRR yang bervariasi yang mencerminkan pola permukiman

yang bervariasi menunjukkan bahwa pola permukiman tidak dipengaruhi oleh ada nya

wisata di Kecamatan Prambanan.

Banyak manfaat yang dirasakan masyarakat terkait adanya obyek wisata di daerah

Kecamatan prambanan contohnya masyarakat Kebondalem yang merasakan manfaat

pendapatan yang mempunyai tipe pola permukiman menyebar, manfaat infrastruktur

dirasakan oleh desa Joho yang merasa bahwa terjadi perbaikan infrastruktur dengan tipe

pola permukiman mengelompok, Manfaat pada bidang lapangan pekerjaan dirasakan oleh

Desa Kebondalem Lor dengan pola permukiman mengelompok, manfaat peningkatan

dalam bidang pengetahuan dirasakan oleh desa Brajan yang memiliki tipe pola

permukiman mengelompok. Hal ini senda dengan penelitian yang dilakukan Arianti pada

(4)

tahun 2014 yang menunjukkan sektor pariwisata akan berdampak besar pada seluruh sektor

sehingga dapat menghasilkan output yang besar.

KELEBIHAN

1. Bahasa yang digunakan mudah dipahami.

2. Terdapat penjelasan berupa

​table

​dan diagram batang yang memudahkan pembaca

dalam memahami hasil penelitian. peneliti.

KEKURANGAN

1. Peneliti tidak menjelaskan secara mendetail mengenai pembagian sistem nilai NNR

2. Tidak menjelaskan dasar penentuan nilai NNR terhadap persebaran pola

permukiman

3. Penjelasan mengenai hasil wawancara yang tidak diketahui pertanyaan apa yang

diajukan dan berdampak kepada masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

1. Giyarsih S.R. (2010). Pola Spasial Transformasi Wilayah di Koridor Yogyakarta-Surakarta. ​Forum Geografi ​24 (1) : 28-38

2. Giyarsih S.R., Abdi. Z., Ma’mun. S., Hasanati. S., Sitohang. L.L., & Junaidi, I.A.( 2011). Analisis Karakteristik Sosial Ekonomi dan Sinergisme Kelembagaan Sebagai Bentuk Pengelolaan DAS Terpadu. ​Potensi dan Permasalahan Lingkungan di Daerah Aliran

Sungai (DAS) dan Wilayah Pesisir

. Badan Penerbit Fakultas Geografi UGM,

Yogyakarta

3. Giyarsih S.R., & Dalimunthe. S.A. (2012). Surviving the Bantul Earthquake: Perspective from Livelihood Aspecte. ​Community Approach to Disaster​ . Gadjah Mada University Press.

4. Giyarsih S.R. (2012). Sinergisme Spasial dan Sinergisme Fungsional Sebagai Bagian Penting Untuk Kerjasama Antar Daerah di Koridor Antar Kota. ​Prosiding Seminar Nasional Informasi Geospasial Untuk Kajian Kebencanaan Dalam Pelaksanaan

Pembangunan Berkelanjutan dan Pengembangan Kecerdasan Spasial Masyarakat di

Surakarta 22 Maret 2012 : 222-232.

5. Giyarsih S.R. (2012). Pola Spasial Kepadatan Unit Aktivitas Sektor Informal di Ruang Publik Perkotaan di Kota Yogyakart. ​Prosiding Seminar Nasional Informasi Geospasial

(5)

Untuk Kajian Kebencanaan Dalam Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan dan

Pengembangan Kecerdasan Spasial Masyarakat di Surakarta 22 Maret 2012

: 233-239.

6. Giyarsih S.R. (2012). Koridor Antar Kota Sebagai Penentu Sinergisme Spasial, Kajian Geografi Yang Semakin Penting. ​Jurnal Tata Loka ​14 (2): 90-97​.

7. Giyarsih S.R. (2012). Dampak Transformasi Wilayah Terhadap Kondisi Kultural Penduduk,Tinjauan Perspektif Geografis​. Forum Geografi ​26 (2) :120-131

8. Giyarsih S.R. (2012). Strategi Penghidupan Korban Bencana Merapi di Tempat Hunian Sementara di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman. ​Merapi Dalam Kajian

Multidisiplin, Badan Penerbit Sekolah Pascasarjana UGM

: 155-168

9. Arsanti. V.A., & Giyarsih S.R. (2012). Pengelolaan Sampah oleh Masyarakat Perkotaan di Kota Yogyakarta. ​Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan ​4 (1): 55-66.

10. Akuntomo. P., Suprodjo. S.W., & Giyarsih S.R. (2012). Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Sosial Budaya Berbasis Konsep Tri Hita Karana di Lingkungan Permukiman Perkotaan di Perumnas Monang Maning Kota Denpasar. ​Jurnal

Pembangunan Wilayah dan Kota

8 (1): 95-104.

11. Ridwan. U.H., & Giyarsih S.R. (2012). Kualitas Lingkungan Permukiman Masyarakat Suku Bajo di Daerah Yang Berkarakter Pinggiran Kota dan Daerah Berkarakter Perdesaan di Kabupaten Muna. ​Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota ​8 (2):118-125 12. Purwaningsih. E., & Giyarsih S.R. (2012). Penyesuaian Diri Penghuni Rumah Susun

Terhadap Lingkungan Tempat Tinggal, Kasus Penghuni Rumah Susun Cokrodirjan Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional tentang Green Urban Policy, di Semarang 4 September 2012: 227-239

13. Akuntomo. P., Suratman., & Giyarsih S.R. (2012). The Application of Tri Hita Karana Concept in the Environment of Perumnas (Public Settlement) Monang Maning in Denpasar Bali Based on the Cultural Component of Environment. ​Proceeding of

International Conference on Sustainable Built Environment di Yogyakarta tanggal 10-12

Juli 2012

: 393-400

14. Ma’mun S., Giyarsih S.R.,, & Marfai. M.A. (2012). Participation of Coastal Communities in Mangrove Forests Conservation in Pasekan Sub District Indramayu District. ​Prceeding of International Conference on Sustainable Built Environment di

Yogyakarta tanggal 10-12 Juli 2012

: 546-554​.

15. Akuntomo P., Suratman, & Giyarsih. S.R. (2012). Persepsi Masyarakat Terhadap Konsep Tri Hita Karana di Lingkungan Perumnas Monag Maning Kota Denpasar Provinsi Bali. ​Prosiding Seminar Nasional Informasi Geospasial Untuk Kajian Kebencanaan Dalam Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan dan Pengembangan

(6)

16. Giyarsih S.R. (2012). Sinergisme Spasial dan Sinergisme Fungsional Sebagai Bagian Penting Untuk Kerjasama Antar Daerah di Koridor Antar Kota. ​Prosiding Seminar Nasional Informasi Geospasial Untuk Kajian Kebencanaan Dalam Pelaksanaan

Pembangunan Berkelanjutan dan Pengembangan Kecerdasan Spasial Masyarakat di

Surakarta 22 Maret 2012

: 222-232.

17. Giyarsih S.R. (2012). Pola Spasial Kepadatan Unit Aktivitas Sektor Informal di Ruang Publik Perkotaan di Kota Yogyakart. ​Prosiding Seminar Nasional Informasi Geospasial Untuk Kajian Kebencanaan Dalam Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan dan

Pengembangan Kecerdasan Spasial Masyarakat di Surakarta 22 Maret 2012

: 233-239.

18. Giyarsih S.R. (2012). Koridor Antar Kota Sebagai Penentu Sinergisme Spasial, Kajian Geografi Yang Semakin Penting. ​Jurnal Tata Loka ​14 (2) : 90-97.

19. Giyarsih S.R. (2012). Dampak Transformasi Wilayah Terhadap Kondisi Kultural Penduduk,Tinjauan Perspektif Geografis​. Forum Geografi ​26 (2) :120-131

20. Giyarsih S.R. (2012). Strategi Penghidupan Korban Bencana Merapi di Tempat Hunian Sementara di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman. ​Merapi Dalam

Kajian Multidisiplin, Badan Penerbit Sekolah Pascasarjana UGM

: 155-168

21. Giyarsih S.R. & Alfana M.A.F. (2013). The Role of Urban Area as the Determinant Factor of Population Growth. ​Indonesian Journal of Geography ​45(1): 25-36

22. Giyarsih S.R., & Alfana. M.A. F. (2013). Livelihood Strategies of Informal Sector in Urban Area (Particular Reference from Angkringan Merchant in Yogyakarta City. Proceeding of Internatonal Seminar, Utilizaion of Geospatial Information to Raise

Environmental Awareness in Realizing the Nation Character, di Surakarta 3

th-4

th

November 2012 :

321-327

23. Giyarsih S.R., & Dalimunthe S.A. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Permukiman Pasca Gempa Bumi di Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. ​Jurnal

Tataloka

15 (1) : 28-38

24. Giyarsih S.R.,Listyaningsih U., & Sarmita. I.M. (2013). Pedagang Angkringan Sebagai Entitas Ekonomi di Kota Yogyakarta : Pelarian atau Menjanjikan?. ​Jurnal Patrawidya

14 (2) : 211-230

25. Giyarsih S.R., U.Listyaningsih., & S.R. Budiani. 2013. ​Aspek Sosial Banjir Lahar​., Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

26. Tuloli. Y., Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2013). Proses Perubahan Spasial Kota Gorontalo, Konversi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Terbangun.​Prosiding Pertemuan

Ilmiah Tahunan XVI Ikatan Geograf Indonesia, Banjarmasin 2-3 November 2013 :

(7)

27. Sarwadi A., Giyarsih S.R., & Pramono R.W.D. (2013). Kajian Perluasan Sifat Fisik Kekotaan Kota Yogyakarta di Kawasan Hinterland, Studi Kasus Kawasan Sekitar Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.​Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan

XVI Ikatan Geograf Indonesia, Banjarmasin 2-3 November 2013

: 503-514

28. Christiawan P.I., Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2014). The Spatial Patterns of the Carrying Capacity of Road in Singaraja City, Bali. ​KKU International Journal of

Humanities and Social Sciences :

15-23

29. Saputra I.A., Giyarsih S.R., & Marwasta D. (2014). Faktor Pengaruh Transformasi Wilayah di Kabupaten Klaten. ​Prosiding Mega Seminar Nasional, Geografi Untukmu

Negeri, di Yogyakarta 5 Mei 2014

: 91-102

30. Harini R., Giyarsih S.R., Ariani R.D., & Darusasi R. (2014). Community Adaptation Model of Food Security Due to Global Warming in Kulon Progo. ​Proceeding of The 6​ th

International Graduate Students and Scholars’ Conference in Indonesia, Yogyakarta

November 19-20, 2014:

305-320.

31. Giyarsih S.R. (2014). The Role of Yogyakarta and Surakarta Cities in the Intensity of the Regional Transformation of Two Villages Located in the Yogyakarta-Surakarta Corridor. ​Romanian Review of Regional Studies ​X (1): 15-22.

32. Giyarsih S.R. (2015). Kegiatan Digitalisasi Data Kependudukan Berdasarkan Registrasi Penduduk di Desa Sentolo Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulonprog. ​Jurnal

Pengabdian Kepada Masyarakat

1(1) : 63-66

33. Ramdani D., Giyarsih S.R., & Ariani I. (2015). Peran Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP-3) Terhadap Kemandirian Wirausaha Pemuda Dalam Mendukung Ketahanan Ekonomi Wilayah di Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul. Pengembangan Iptek Berbasis Multikultural dan Kearifan Lokal Sebagai Fondasi

Kemandirian dan Kedaulatan Bangsa. Badan Penerbit Sekolah Pascasarjana UGM

:

1-20.

34. Tajuddin, L., Rijanta R., Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2015). Migrasi Internasional : Perilaku Pekerja Migran di Malaysia dan Perempuan Ditinggal Migrasi di Lombok Timur. ​Jurnal Kawistara ​5 (3) : 310-321​.

35. Sriartha, I.P., Suratman., & Giyarsih S.R. (2015). Spatial Zonation Model of Local Irrigation System Sustainability (A Case of Subak System in Bali). ​Indonesian Journal of

Geography

47(2): 142-150

36. Sriartha, I.P., & Giyarsih S.R. (2015). The Effect of Regional Development on The Sustainability of Local Irrigation System (A Case of Subak System in Badung Regency, Bali Province). ​Forum Geografi ​29 : 31-40​.

(8)

37. Giyarsih S.R., & Fauzi N. (2016). Factors That Affect Urban Sprawl Symptoms in Sub Urban Areas of Yogyakarta. ​Proceeding of ​The 8​ thInternational Graduate Students and

Scholars’ Conference in Indonesia (IGSSCI, Yogyakarta 26-27 October 2016:

314-329.

38. Anjarsariningtyas, R., Laksmiasri W., Pratiwi A.A., & Giyarsih S.R. (2016). Food Security in Urban Sprwal Effected Area : Case Study in Sub Districts on The Outskirts of Yogyakarta City.​Proceeding of The 13​ thInternational Asian Urbanization Conference,

di Yogyakarta, January 6-8, 2016

: 713-718

39. Harini, R., Rahayu E., Sarastika T., & Giyarsih S.R. (2016). Adaptation Strategy of Communities Facing Coastal Hazard in Demak Coastal Area. ​Proceeding of The 8​ th

International Graduate Students and Scholars’ Conference in Indonesia (IGSSCI,

26-27

October 2016: 314-329

40. Alviawati, E., Rijanta R., & Giyarsih S.R. (2016). Household Livelihood Strategies of Dairy Cattle Farmers in Kepuharjo Village, Pre and Post 2010 Merapi Volcano Eruption.

Romanian Review of Regional Studies

XI (1): 91-98​.

41. Abadi, R., Ritohardoyo S., & Giyarsih S.R. (2016). Persepsi dan Motivasi Masyarakat Lokal Terhadap Program Transmigrasi Pasca Konflik di Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh. ​Jurnal Kawistara ​6 (2) : 188-197

42. Shofa. M A., Riyono B., & Giyarsih S.R. (2016). Peran Pemuda Dalam Pendampingan Mahasiswa Difabel dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi Pemuda (Studi di Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). ​Jurnal Ketahanan

Nasional

22 (2) : 199-216

43. Hatam, R., Rijanta R, Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2016). Transformation of Land Use in Kota Utara Subdistrict Kotamobagu City From 2000-2013. ​International

Multidisciplinary e-Journal (An International Peer Reviewed, Refereed Journal)

5(9):

31-38

44. Setyono, J.S. Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2016). Spatial Pattern of Urbanization and Small Cities Development in Central Java : A Case Study of Semarang-Yogyakarta-Surakarta Region. ​Journal of Geomatic and Planning.

3(1): 53-66

45. Putri, R.F., Wibirama S., Sukamdi., & Giyarsih S.R. (2017). Sand Dune Conservation Assessment in Coastal Area Usng Alos Palsar DlnSAR Technique ​. Journal of Urban

and Environmental Engineering

11(1) : 9-29

46. Sriartha, I.P., & Giyarsih S.R. (2017). Subak Edurance in Facing External Development in South Bali, Indonesia. ​International Research Journal of Management,

IT & Social Sciences (IRJMIS)

4 (4) : 20-30, http://ijcu.us/online/journal/index.php/irjmis,

(9)

47. Setyono, J.S., Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2017). Pengelolaan Kota-Kota Kecil di Jawa Tengah : Studi Kasus Pada Empat Kota Kecil di Wilayah Joglosemar. ​Jurrnal

Tataloka

19 (2): 142-162.​ ​http://www.ejournal2.undip.ac.id/index.php/tataloka

48. Murwani, P., Rijanta R., Giyarsih S.R., & Khakim N. (2017). Circular Mobility of Migrants in Small Islands: A Case Study of Migrantsin Lease Islands to Ambon City. International Multidisciplinary e-Journal (An International Peer Reviewed, Refereed

Journal

), 6 (7) : 37-45; ISSN: 2277-4262,

http://www.shreeprakashan.com/Documents/20170726093943437.5.%20Prapti%20Mur wani.pdf

49. Arif, D.A., Mardiatno D., & Giyarsih S.R. (2017). Kerentanan Masyarakat Perkotaan Terhadap Bahaya Banjir Di Kelurahan Legok Kecamatan Telanipura Kota Jambi.

Majalah Geografi Indonesa

31 (1) : 1-11

50. Giyarsih S.R.,& Marfai, M.A. (2017). Regional Transformation in Semarang City, Indonesia. ​Journal of Urban and Regional Analysis ​IX (2) : 129-139

51. Giyarsih S.R. (2017). Regional Management of Areas with Indications of Urban Sprawl in the Surrounding Areas of Universitas Muhamadiyah Yogyakarta, Indonesia.

Indonesian Journal of Geography 49 (1) : 35-41, DOI

https://dx.doi.org/10.22146/ijg2323

52. Putra M., Giyarsih S.R., & Kurniawan A. (2017). Sektor Unggulan dan Interaksi Antar Wilayah Pada Kawasan Strategis Nasional Perkotaan MEBIDANGRO. ​Jurnal Wilayah

dan Lingkungan

5 (3) : 181-187

53. Giyarsih S.R., & Marfai M.A. (2018). The Perception of Stakeholders on Regional Transformation on the Outskirts of Yogyakarta City, Indonesia. ​Geojournal ​83 : 983-991 54. Putri R.F., Wibirama S., Sukamdi., & Giyarsih S.R. (2018). Population Condition Analysis of Jakarta Land Deformation Area. ​IOP Conf. Series : Earth and

Environmental Science 148 (2018)012007 doi : 10.1088/1755-1315/148/1/012007.

ICERM 2017 IOP Publishing.

55. Putri R.F., Wibirama S., Giyarsih S.R., Pradana A., & Kusmiati Y. (2018). Landuse Change Monitoring and Population Density Analysisi of Penjaringan, Cengkareng, and Cakung Urban Area in Jakarta Province. ​Paper Presented in the International

Conference on Science and Technology (ICST 2018) held on 7-8 August 2018 in

Yogyakarta, Indonesia, organied by Universitas Gadjah Mada

56. Kaho H.E.D.P.R., & Giyarsih S.R. (2018). Kualitas Permukiman di Basin Wonosari dan Perbukitan Karst Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul. ​Majalah Geografi Indonesia 32 (1) :68-76

(10)

57. Choirunnisa A.K., & Giyarsih S.R. (2018). The Socioeconomic Vulnerability of Coastal Communities to Abrasion in Samas, Bantul Regency, Indonesia. ​Quaestiones

Geographicae

37 (3) : 115-126

58. Setyawan A., Gunawan T.,Dibosaputra S,. & Giyarsih S.R. (2018). Jasa dan Etika Lingkungan Untuk Pengendalian Air dan Banjir Sebagai Dasar Pengelolaan DAS Serang. ​Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota ​Vol 14, No 4 : 241-251

59. Yetti A., Giyarsih S.R., & Pangaribowo E.H. (2018). Kajian Ketimpangan Wilayah di Kawasan Subosukowonosatren Tahun 2001-2016. ​Kawistara​ 8 (3) : 288-295

60. Pradika M.I., Giyarsih S.R., & Hartono. (2018). Peran Pemuda Dalam Pengurangan Risiko Bencana Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. ​Jurnal

Ketahanan Nasional

24 (2) :261-286

61. Nastiti F.N.,& Giyarsih S.R. (2019). Green Open Space in Urban Areas : A Case in the Government Office of Boyolali, Indonesia. ​Regional Science Inquiry, ​XI (2) : 19-28 62. Fauziyah, C., Priyambodo, T.K. & Giyarsih S.R. (2019). Kontribusi PT. Telkom dalam

Pengembangan UMKM Perkotaan di Kota Yogyakarta. ​Majalah Geografi Indonesia

33 (2) : 14-21

63. Shara, A. R. I. D., Listyaningsih. U.,& Giyarsih S.R. (2019). Analisis Sebaran Spasial Pengemis di Kawasan Sanglah Denpasar. ​Media Komunikasi Geografi

20 (2) : 150-160.

64. Putri, R.F., Giyarsih S.R., Naufal, M., Dwiputra, D.S., Wibirama, S., Sumantyo, J.T.S. (2019). The Impact of Population Pressure on Agricultural Land Toawrds Food Suffiency (Case in West Kalimantan Province, Indonesia. ​IOP Conference Series : arth and Environmental Science 256 (2019) 012050 doi 10.1088/1755-1315/256/1/012050 65. Saputra, W., Giyarsih S.R., & Pitoyo, A.J. (2019). Effects of Disruptive Innovation on

the Employment Status and Income of Migrants and Non Migrants Engaging in Online Transportation, the City of Palembang. ​Proceeding of the International Conferences on

Information System and Technology (CONRIST) :

261-265

66. Alabshar, N., & Giyarsih S.R. (2020). Factors Infuencing the Prosperity of Migrants in Indonesia. ​Solid State Technology ​63 (3) : 4358-4372.

67. Saputra, W., Giyarsih S.R., & Pitoyo, A.J. (2020). Employment Status Transformation of Online Transportation Workers at the City of Palembang in the Demographic Bonus Era. ​Solid State Technology ​63 (1) : 1390-1402

(11)

68. Saputra, W., Giyarsih S.R., & Pitoyo, A.J. (2020). Redefinition of the Employment Status and Income Transformation of Online Transportation Workers in Palembang, Indonesia. ​Solid State Technology ​63 (3) : 4419-4433

69. Giyarsih S.R., & Harini, R. (2020). The Social and Demographic Characteristics of Vulnerable Communities on the Outskirts of Yogyakarta City, Indonesia. ​Solid State

Technology

63 (3): 4373-4387

70. Giyarsih S.R., & Harini R. (2020). Roles of University Campuses in Building the Capacity of Vulnerable Communities in Urban Fringe of Yogyakarta, Indonesia. ​Solid

State Technology

63 (3) : 4388-4401

71. Rahmawati, S.S., Sudrajat.,& Giyarsih, S.R. (2020). Analysis of Settlements along Abandoned Railway Tracks in Majalaya Subdistric, Bandung Regency, Indonesia.

Forum Geografi

34 (1) : 51-65

72. Saputra, W., Giyarsih, S.R., & Pitoyo, A. J. (2020). Online Transportation Workers in Palembang City : Context and Characteristics. ​IOP Conferences Earth and

Environmental Sciences 451 (2020) 012100, doi 10.1088/1755-1315/451/1/012100 :

1-8

73. Amri, I., & Giyarsih, S.R. (2020). Quantifying urban physical growth types in Banda Aceh City after the 2004 Indian Ocean Tsunami. ​The 1​st Geosciences and

Environmental Sciences Symposium (ICST 2020) E3S Web of Conferences

200 : 1-6.

74. Purwatiningsih, S.E., Sukamdi., & Giyarsih, S.R. (2020). Timor Leste Population on Internal Migration, in the Analysis of Direction, Flow, Pathways, Boundaries, and International Procedures. ​The 1​st Geosciences and Environmental Sciences

Symposium (ICST 2020) E3S Web of Conferences

200 : 1-9

75. Purwatiningsih, S.E., Sukamdi., & Giyarsih, S.R. (2020). The Comparative Analysis of TL-SDI Values, Within the Area of Administrative Posts in the Municipality of Oecusse.

The 1

stGeosciences and Environmental Sciences Symposium (ICST 2020) E3S Web of

Conferences

200 : 1-10

76. Nuranisa., Mei. E.T.W., Giyarsih, S.R., Sukmaniar., Saputra, W.,& Putri, M.K. (2020). Socioeconomic Vulnerability Level in the Demographic Bonus Era among Musi Riverbanks Community, the City of Palembang. ​TEST Enginnering A Management : 6493-6502

77. Shara, A. R I. D., Listyaningsih, U., & Giyarsih, S.R. (2020). Differences in the Spatial Distribution and Characteristics of Urban Beggars : The Case of the Sanglah District in Denpasar (Indonesia). ​Quaestiones Geographicae ​39 (4) : 109-119

78. Amri, I., & Giyarsih, S.R. (2020). Monitoring Urban Physical Growth in Tsunami Affected Areas : A Case Study of Banda Aceh City, Indonesia. ​Geojournal ​85 (6)

(12)

79. Satriawan D., Pitoyo A.J., Giyarsih S.R. (2020). Cakupan Kesehatan Universal (UHC) Pekerja Sektor Informal di Indonesia. ​Tata Loka ​22 (4) : 556-572

80. Jannah R., Giyarsih S.R., & Marwasta D. (2021). Feasibility of Determining Padukuhan Blotan As Slum Settlement in Sleman Regency : Perspective From Community and Local Government. ​Book Chapter Empowering Human Development Through Science

and Education

: 177-186

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil pendekatan perhitungan manual tersebut terlihat bahwa nilai defleksi jembatan terhadap beban kendaraan secara keseluruhan mengalami defleksi yang lebih besar sete-

Tampilan dibawah ini merupakan sebuah form dari STTKT berbasis VB.NET yang berfungsi untuk menampilkan identitas perancang sistem. Dimana sebuah identitas perlu

Apa kendala yang dihadapi hakim Pengadilan Negeri Surakarta dalam menerapkan asas Audi Et Alteram Partem pada tahap pembuktian dalam sengketa perdata dan bagaimana

Ada beberapa hal yang terkait dengan perencanaan proses yaitu: 1) batas produksi minimal, 2) persoalan beli atau buat komponen produk, 3)jika ada produk yang terus menerus rugi

Menica je torej diskretna nakaznica, ker iz nje ni razviden osnovni posel med trasantom in trasatom ter trasantom in remitentom; vse meni ne izjave in menica so celota, tako da

Sistem yang dibangun pada penelitian ini adalah sistem aplikasi kamus software yang dapat digunakan untuk mencari kata dengan struktur data trie dan struktur data

Penelitian ini menunjukkan bahwa dari enam variabel yang diteliti, variabel jenis pekerjaan, jumlah jam kerja, sosial ekonomi, paparan promosi susu formula dan

Adapun responden Ke-8 yang termasuk kategori Paham Sebagian malah tidak memberikan pendapat dan sikap atas kisah tersebut. Hal ini senada dengan responden ke-20 yang