LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
1
Kepemerintahan yang akuntabel harus dilaksanakan dalam usaha mewujudkan visi misi pembangunan nasional sekaligus aspirasi serta cita-cita masyarakat dalam mencapai masa depan yang lebih baik. Berkaitan dengan hal itu, diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas dan terukur, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung efektif dan efisien untuk mencerminkan kinerja lembaga secara optimal.Publik saat ini menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan sekaligus kinerja negara.Dalam hal ini tata kelola kepemerintahan yang baik (good governance) harus terselenggara sehingga memberikan dampak (impact) serta manfaat (benefit) dari hasil (outcome) yang diperoleh.Oleh karena sudah seharusnya setiap instansipemerintahan menyampaikan informasi kinerjanya kepada publik yang dalam hal ini dilakukan secara internal yaitu disampaikan kepada kepala daerah.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mojokerto merupakan perwujudan pertanggungjawaban atas kinerja Dishubkominfo Tahun 2015 sebagai salah satu unit eselon II Pemerintah Kota Mojokerto. LKJIP Dishubkominfo disusun dalam rangka memenuhi ketentuan Inpres Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Inpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan pemberantasan korupsi serta dengan berpedoman dengan Peraturan Menteri Pendayagunaaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) nomor 53 Tahun 2014, tentang petunjuk teknis perjanjian kinerja, pelaporan kinerja dan tata cara reviu atas laporan kinerja instansi pemerintah.
1.1 LATAR BELAKANG
BAB I
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
2
Dengan diterapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741). Maka terjadi peleburan dari tiga SKPD Pemerintah Kota Mojokerto yakni Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dinas Informasi dan Komunikasi serta Kantor Pengolahan Data Elektronik Kota Mojokerto menjadi Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika. Dan berdasarkan Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 21 Tahun 2008 tentang Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto, struktur organisasi susunan Dishubkominfo adalah sebagai berikut:a. Kepala;
b. Sekretariat yang terdiri atas;
1) Sub Bagian Penyusunan Program 2) Sub Bagian Keuangan
3) Sub Bagian Kepegawaian dan Umum
c. Bidang Lalu Lintas yang terdiri atas; 1) Seksi Manajemen Lalu Lintas 2) Seksi rekayasa Lalu lintas 3) Seksi Bimbingan dan Ketertiban
d. Bidang Angkutan, Sarana dan Prasarana yang terdiri atas; 1) Seksi Pengujian Kendaraan Bermotor dan Perbengkelan 2) Seksi Terminal dan Perparkiran
3) Seksi Angkutan
e. Bidang Bidang Media Cetak dan Modern yang terdiri atas; 1) Seksi media Tradisional, Promosi dan Pameran
2) Seksi Perfilman, Radio, Televisi, Media Baru, Teknologi Informasi dan Komunikasi
1.2 GAMBARAN UMUM SKPD
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
3
f. Bidang Pelayanan Informasi dan komunikasi1) Seksi Pemberdayaan Kelompok komunikasi Sosial 2) Seksi informasi mobile, ceramah dan dialog
g. Bidang Data Elektronik terdiri atas;
1) Seksi Data Masukan dan pelayana Data
2) Seksi Jaringan dan Perangkat Keras Komputer
h. Kelompok jabatan fungsional;
i. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Terminal.
Secara skematis struktur organisasi Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto dalam gambar dibawah ini :
Gambar 1.1 Struktur Organisasi Dinas Perhubungan Komunikasi daInformatika Kota Mojokerto
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
4
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Mojokerto No. 4 Tahun 2008 tentang Organisasi Dinas-Dinas Kota Mojokerto, tugas pokok Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika adalah melaksanakan sebagian urusan daerah di bidang perhubungan, komunikasi dan informasi yang meliputi perencanaan, dan pengawasan dalam perhubungan darat, komunikasi dan informasi sesuai dengan kebijakan Walikota. Untuk melaksanakan tugas tersebut Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika mempunyai fungsi :a. Perumusan kebijakan teknis lingkup Perhubungan, Komunikasi dan Informatika;
b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai dengan lingkup tugas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika;
c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugas Perhubungan Darat, Komunikasi dan Informatika;
d. Pengelolaan urusan ketatausahaan dinas;
e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Menurut Peraturan Walikota Mojokerto Nomor : 21 Tahun 2008 tentang Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto, Tupoksi Dishubkominfo dijabarkan sebagai berikut:
Sekretariat mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan penyusunan perencanaan dan program, urusan keuangan, kepegawaian, umum dan mengkoordinasikan secara teknis dan administratif pelaksanaan kegiatan dinas serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Sekretariat mempunyai fungsi sebagai berikut:
1. Penyusunan rencana kegiatan dan program kerja Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika;
2. Penyiapan bahan dalam rangka penyusunan anggaran dan pelaporan pertanggungjawaban keuangan;
3. Pelaksanaan pembinaan organisasi dan tata laksana;
4. Pengelolaan administrasi kepegawaian, keuangan dan perlengkapan; 5. Pengelolaan urusan rumah tangga, surat menyurat dan kearsipan;
1.2.2 Tugas Pokok dan Fungsi
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
5
6. Penyiapan data informasi, kepustakaan, hubungan masyarakat daninventarisasi;
7. Pelaksanaan koordinasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan dinas;
8. Pengelolaan administrasi retribusi daerah kota yang diselenggarakan oleh dinas.
Dalam menjalankan tugasnya Sekretariat didukung oleh beberapa Sub Bagian sebagai berikut:
1. Sub Bagian Penyusunan Program; 2. Sub Bagian Keuangan;
3. Sub Bagian Kepegawaian dan Umum;
Bidang Lalu Lintas mempunyai tugas menyiapkan pembinaan dan rekayasa lalu lintas di jalan kota di jalan Propinsi dan Nasional yang berada di dalam wilayah kota serta bimbingan keselamatan dan penertiban di bidang lalu lintas, analisis daerah rawan kecelakaan lalu lintas dan penyusunan program penanggulangan kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Bidang Lalu Lintas mempunyai fungsi sebagai berikut:
1. Penyusunan perencanaan, pengaturan, pengawasan dan pengendalian lalu lintas di jalan kota, Propinsi dan Nasional di wilayah kota;
2. Penyusunan perencanaan kebutuhan, pengadaan, penempatan dan pemeliharaan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan dan alat pemberi isyarat lalu lintas serta alat pengendali dan pengaman pemakai jalan di jalan kota, jalan Propinsi dan Nasional di wilayah kota;
3. Persiapan pemberian bimbingan keselamatan dan penertiban di bidang lalu lintas, analisis daerah rawan kecelakaan lalu lintas serta melaksanakan penyidikan pelanggaran lalu lintas dan angkutan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
Dalam menjalankan tugasnya Bidang Lalu Lintas didukung oleh beberapa Seksi sebagai berikut:
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
6
1. Seksi Manajemen Lalu Lintas;2. Seksi Rekayasa Lalu Lintas;
3. Seksi Bimbingan Keselamatan dan Ketertiban.
Bidang Angkutan, sarana dan Prasarana mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan manajemen angkutan yang berada di wilayah kota, pembinaan inventarisasi, perbengkelan umum, pengelolaan pengujian kendaraan bermotor, penataan izin pendirian bengkel umum, penunjukan, pengelolaan, pemeliharaan dan pengembangan terminal, halte, tempat parkir dan jembatan penyeberangan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.
Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Bidang Angkutan, sarana dan Prasarana mempunyai fungsi sebagai berikut:
1. Penyusunan bahan pemberian bimbingan, izin angkutan orang, barang dan barang yang bersifat khusus dan pengawasan penyelenggaraan pengangkutannya;
2. Penyusunan bahan bimbingan, perizinan bengkel umum serta peraturan dan pengendalian susunan alat tambahan pada kendaraan penumpang umum;
3. Penyusunan perencanaan penunjukan lokasi, pembentukan dan pengembangan, pengawasan, serta pengendaliam terminal, halte, dan jembatan penyeberangan;
4. Penyusunan perencanaan, penunjukan lokasi, pembentukan, pengembangan, pengelolaan, pemeliharaan fisik dan pengendalian ketertiban tempat pengujian kendaraan bermotor dan tempat parkir.
Dalam menjalankan tugasnya Bidang Lalu Lintas didukung oleh beberapa Seksi sebagai berikut:
1. Seksi Pengujian Kendaraan Bermotor dan Perbengkelan; 2. Seksi Terminal dan Perparkiran;
3. Seksi Angkutan.
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
7
Bidang Media Cetak dan Modern mempunyai tugas melaksanakan penyelenggaraan komunikasi dan kegiatan penyebaran informasi melalui media penerbitan, interaksi, tradisional, radio, televisi, film, pers dan media bantu lainnya serta melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Bidang Media Cetak dan Modern mempunyai fungsi sebagai berikut:1. Penyusunan program dan penyelenggaraan kegiatan informasi melalui media penerbitan;
2. Penyusunan program dan penyelenggaraan kegiatan informasi melalui media tradisional, promosi dan pameran;
3. Penyusunan program dan penyelenggaraan kegiatan informasi melalui media film, radio, televisi, media baru dan teknologi informasi dan komunikasi;
4. Penyusunan program penyelenggaraan komunikasi yang berkaitan dengan pos, telekomunikasi, spektrum frekuensi radio dan orbit satelit (orsat).
Dalam menjalankan tugasnya Bidang Media Cetak dan Modern didukung oleh beberapa Seksi berikut:
1. Seksi Media Tradisional, Promosi dan Pameran;
2. Seksi Perfilman, Radio, Televisi, Media Baru, Teknologi Informasi dan Komunikasi;
Bidang Pelayanan Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Informasi dan Komunikasi di bidang pelayanan informasi dan mengupayakan pemberdayaan partisipasi masyarakat, kelompok komunikasi sosial dan menyelenggarakan informasi langsung melalui informasi mobile, ceramah dan dialog serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas; Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Bidang Media Cetak dan Modern mempunyai fungsi sebagai berikut:
1. Pelaksanaan, penghimpunan dan pengelolaan informasi yang ada di masyarakat;
2. Pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pemberdayaan komunikasi sosial;
BIDANG MEDIA CETAK DAN MODERN
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
8
3. Pelaksanaan upaya-upaya pemberdayaan partisipasi masyarakatdalam pembangunan;
4. Pelaksanaan upaya-upaya peningkatan interaksi positif antara pemerintah dengan masyarakat;
5. Penyusunan program dan penyelenggaraan kegiatan informasi tatap muka;
6. Penyusunan program dan penyelenggaraan kegiatan informasi mobile.
Dalam menjalankan tugasnya Bidang Pelayanan Informasi dan Komunikasi didukung oleh beberapa Seksi berikut:
1. Seksi Pemberdayaan Kelompok Komunikasi Sosial; 2. Seksi Informasi Mobile, Ceramah dan Dialog.
Bidang Data Elektronik mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika dibidang pengolahan data elektronik dan pengembangan sistem informasi dan telematika serta melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Bidang Data Elektronik mempunyai fungsi sebagai berikut:
1. Penyusunan program dan penyelenggaraan kegiatan dibidang pengolahan data elektronik untuk mewujudkan sistem informasi dan komunikasi;
2. Pelaksanaan pengembangan jaringan sistem informasi dan telematika dalam rangka pengolahan data elektronik;
3. Pelaksanaan pengumpulan dan pengolahan data elektronik serta pendayagunaan sistem informasi;
4. Pelaksanaan fasilitasi bantuan teknis dibidang pengolahan data elektronik
5. Pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dibidang pengolahan data elektronik;
6. Pelaksanaan evaluasi, pengendalian dan penyusunan laporan hasil kegiatan.
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
9
Dalam menjalankan tugasnya Bidang Data Elektronik didukung oleh beberapa Seksi sebagai berikut:1. Seksi Data Masukan dan Pelayanan Data; 2. Seksi Jaringan dan Perangkat Keras Komputer;
Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas sesuai dengan keahlian dan kebutuhan kegiatan teknis dibidang keahlian masing-masing.
Unit Pelaksana Teknis Dinas Terminal memiliki tugas teknis operasional, yakni tugas untuk melaksanakan kegiatan teknis yang secara langsung berhubungan dengan masyarakat. UPTD Terminal mempunyai tugas melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan jasa dan pemungutan retribusi di lingkungan terminal; Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, UPTD Terminal mempunyai fungsi:
1. Pengelolaan tata usaha UPTD
2. Pelaksanaan, Pengelolaan dan pemantauan retribusi terminal dan sumber pendapatan terminal yang berasal dari penerimaan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
3. Pelaksanaan Pengelolaan, pemeliharaan fisik dan ketertiban terminal;
4. Pelaksanaan pemantauan kedatangan atau pemberangkatan dan mengajukan daftar atau jadwal perjalanan mobil bus dan mobil penumpang lainnya;
5. Pelaksanaan pengamanan dan penertiban dilingkungan terminal untuk mencegah kemungkinan timbulnya ganguan keamanan dan ketertiban
KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
10
Aspek Strategis Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto dapat dijabarkan seperti berikutini :1. Meningkatnya Aksesbilitas Perhubungan;
2. Meningkatnya aksesbilitas layanan informasi terkini;
3. Meningkatnya kualitas pelayanan, kenyamanan dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ);
4. Meningkatnya kualitas pelayanan diseminasi informasi kepada masyarakat.
Permasalahan Utama (Strategic Issued) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika adalah sebagai berikut :
1. Meningkatnya kebutuhan akses informasi oleh masyarakat;
2. Kebutuhan akan alat transportasi yang nyaman dan mengutamakan keselamatan;
3. Pendistribusian informasi terkini kepada masyarakat secara cepat.
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
11
Dasar penyusunan LKJIP Tahun 2015 adalah dokumen Rencana Strategis Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Tahun 2014-2019. Adapun isi dari Rencana Strategis (Renstra) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika dapat dijabarkan seperti berikut ini.Visi Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto adalah:
“ Terwujudnya Penyelenggaraan Pelayanan Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika Yang Maju, Bermutu Dan Terpadu ”
Misi yang merupakan penjabaran visi Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, diantaranya :
1. Meningkatkan Infrastruktur, Sarana dan Prasarana di Bidang Perhubungan, Komunikasi dan Informatika
2. Meningkatkan Kualitas Pelayanan di Bidang Perhubungan, Komunikasi dan Informatika
Berdasarkan Visi dan Misi Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika yang telah ditetapkan kemudian diderivasikan menjadi tujuan dan sasaran Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika.
Untuk melaksanakan Misi 1, maka dirumuskan Tujuan dan Sasaran sebagai berikut :
Tujuan 1 : Menyediakan infrastruktur, sarana dan prasarana di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika yang memadai
Sasaran 1 : Meningkatnya aksesbilitas perhubungan
Sasaran 2 Meningkatnya aksesbilitas layanan informasi terkini
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
2.1 RENCANA STRATEGIS
2.1.1 Visi dan Misi
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
12
Untuk melaksanakan Misi 2, maka dirumuskan Tujuan dan Sasaran sebagai berikut :Tujuan 1 : Meningkatkan kualitas pelayanan di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika
Sasaran 1 : Meningkatnya kualitas pelayanan, kenyamanan dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ)
Sasaran 2 Meningkatnya kualitas pelayanan diseminasi dan penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat
Perjanjian Kinerja Tahun 2015 disusun berdasarkan Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Utama yang ada dalam Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 58 Tahun 2015 tentang Penetapan Indikator Utama (IKU) di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto. Dalam Penetapan Kinerja tersebut, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto telah dirumuskan 4 (empat) Sasaran Strategis (SS) dan 9 (sembilan) Indikator Kinerja Utama (IKU). Adapun penjabarannya dijelaskan sebagai berikut.
Sasaran Strategis 1 (SS1), yaitu Meningkatnya aksesbilitas perhubungan. SS1 mempunyai Indikator Kinerja Utama (IKU) sebanyak 1 IKU, dengan target sebagai berikut :
1 Rata-Rata V/C Ratio, dengan target 0.58.
Sasaran Strategis 2 (SS2), yaitu Meningkatnya aksesbilitas layanan informasi terkini. SS2 mempunyai Indikator Kinerja Utama (IKU) sebanyak 3 IKU, dengan target sebagai berikut :
1 Rata-rata kecepatan untuk mengakses informasi terkini di setiap website SKPD, dengan target 5 Mbps;
2 Prosentase Luas area bebas Blank Spot, dengan target 59%;
3 Prosentase diseminasi dan pendistribusian informasi nasional kepada masyarakat sesuai SPM, dengan target 100%.
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
13
Sasaran Strategis 3 (SS3), yaitu Meningkatnya kualitas pelayanan, kenyamanan dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ). SS3 mempunyai Indikator Kinerja Utama (IKU) sebanyak 3 IKU, dengan target sebagai berikut :1 Prosentase penurunan angka kecelakaan lalu lintas, dengan target 20%;
2 Prosentase responden yang puas dengan layanan angkutan umum, dengan target 60%;
3 Prosentase kendaraan angkutan orang dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR), dengan target 100%;
Sasaran Strategis 4 (SS4), yaitu Meningkatnya kualitas pelayanan diseminasi informasi kepada masyarakat. SS4 mempunyai Indikator Kinerja Utama (IKU) sebanyak 2 IKU, dengan target sebagai berikut :
1 Persentase KIM Kota Mojokerto yang aktif, dengan target 60%;
2 Persentase responden yang puas dengan pelayanan informasi pembangunan pemerintah kota yang terkini, dengan target 80%;
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
14
Pertanggungjawaban kinerja yang tepat, jelas dan terukur sebagai media untuk mengetahui keberhasilan/kegagalan kinerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika sesuai Rencana Kinerja dan Perjanjian Kinerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Tahun 2015 disajikan dengan membandingkan realisasi kinerja dengan kinerja yang diharapkan atau target kinerja sesuai dalam ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014, yang menitikberatkan pada pengukuran pencapaian indikator kinerja utama (IKU).Laporan Kinerja ini ditujukan untuk memberikan informasi kinerja yang terukur kepada pemberi mandat atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai. Selain itu laporan ini dimaksudkan sebagai upaya perbaikan berkesinambungan bagi Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto untuk meningkatkan kinerjanya.
Pengukuran capaian kinerja sasaran strategis meliputi identifikasi atas realisasi IKU dan membandingkannya dengan target yang sudah ditetapkan. Analisis lebih mendalam dilakukan terutama terhadap capaian yang di bawah target untuk mengenali faktor penyebab sebagai bahan penetapan strategi peningkatan kinerja di Tahun 2016 dan atau tahun-tahun selanjutnya (performance improvement).
Ringkasan Capaian Kinerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Tahun 2015 adalah sebagai berikut :
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
15
Tabel 3.1 Ringkasan Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2015No Tujuan Sasaran IKU Target Realisasi Capaian
1. Menyediakan infrastruktur, sarana dan prasarana di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika yang memadai Meningkatnya aksesbilitas perhubungan Rata-Rata V/C Ratio 0,58 0,55 105% 2 Meningkatnya aksesbilitas layanan informasi terkini Rata-rata kecepatan untuk mengakses informasi terkini di setiap website SKPD 5 Mbps 5 Mbps 100% 3 Prosentase Luas area bebas Blank Spot 59% 70,47% 119% 4 Prosentase diseminasi dan pendistribusian informasi nasional kepada masyarakat sesuai SPM 100% 100% 100% 5 Meningkatkan kualitas pelayanan di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika Meningkatnya kualitas pelayanan, kenyamanan dan kesela-matan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) Prosentase penurunan angka kecelakaan lalu lintas 20% 27% 135%
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
16
No Tujuan Sasaran IKU Target Realisasi Capaian
6 Prosentase responden yang puas dengan layanan angkutan umum 60% 58% 97% 7 Prosentase kendaraan angkutan orang dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR)
100% 98% 98% 8 Meningkatnya kualitas pelayanan diseminasi informasi kepada masyarakat Persentase KIM Kota Mojokerto yang aktif 60% 70% 117% 9 Persentase responden yang puas dengan pelayanan informasi pembangunan pemerintah kota yang terkini 80% 85% 106%
Analisis capaian kinerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Tahun 2015 dilakukan dengan menganalisis capaian kinerja sasaran strategis yaitu terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) pada tiap-tiap sasaran strategis. Terkait dengan masa Renstra 2014-2019, maka Tahun 2015 merupakan tahun pertama pencapaian Renstra.
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
17
Analisis tentang capaian 2 (dua) tujuan strategis dan 4 (empat) sasaran strategis yang ditetapkan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto sampai akhir masa Renstra diuraikan sebagai berikut.Tujuan Strategis 1 (satu) terdiri dari 2 (dua) Sasaran Strategis, dan 4 (empat) Indikator Kinerja Utama (IKU), seperti Tabel berikut ini :
Tabel 3.2 Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2015 pada Tujuan Strategis 1
No Tujuan Sasaran IKU Target Realisasi Capaian
1. Menyediakan infrastruktur, sarana dan prasarana di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika yang memadai Meningkatnya aksesbilitas perhubungan Rata-Rata V/C Ratio 0,58 0,55 105% 2 Meningkatnya aksesbilitas layanan informasi terkini Rata-rata kecepatan untuk mengakses informasi terkini di setiap website SKPD 5 Mbps 5 Mbps 100% 3 Prosentase Luas area bebas Blank Spot 59% 70,47% 119% Tujuan Strategis 1 :
Menyediakan Infrastruktur, Sarana dan Prasarana di Bidang Perhubungan, Komunikasi dan Informatika yang Memadai
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
18
No Tujuan Sasaran IKU Target Realisasi Capaian
4 Prosentase diseminasi dan pendistribusian informasi nasional kepada masyarakat sesuai SPM 100% 100% 100%
Sesuai tabel 3.2 dapat dilihat bahwa seluruh capaian kinerja pada Tujuan Strategis 1 sesuai dengan target yang sudah ditetapkan, bahkan ada dua indikator yang melebihi target yaitu rata-rata V/C Ratio dan Prosentase Luas area bebas balnkspot yang capaiannya 105% dan 119%. Adapun penjabaran dari tiap-tiap indikator adalah sebagai berikut :
1. Rata-rata V/C Ratio
IKU Rata-rata V/C Ratio pada awal Renstra (Tahun 2015) ditargetkan 0.58. Sedangkan pada akhir Tahun 2015 hasilnya adalah 0.55. Dari hasil tersebut maka capaian kinerja IKU Rata-rata V/C Ratio adalah 105%.
V/C Ratio (Volume demand to Capacity Ratio) adalah jumlah kendaraan pada satu segmen/ruas jalan dalam satu waktu dibandingkan dengan kapasitas jalan tersebut. nilai V/C ratio ditentukan dalam desimal, jika nilai V/C ratio kurang dari 1 berarti jalan tersebut lalu lintasnya lancar , jika sama dengan 1 berarti lalu lintas pada jalan tersebut sesuai dengan kapasitasnya ,dan jika lebih dari 1 berarti lalu lintasnya padat atau macet. Nilai V/C ratio juga menentukan Level of Service (LoS) atau tingkat layanan jalan tersebut yang dinotasikan dengan huruf A sampai dengan F, dimana A (Kendaraan Lancar) dan F (Sangat Macet).
V/C Ratio ruas jalan di Wilayah Kota Mojokerto dapat digambarkan seperti tabel berikut ini :
Tabel 3.3 V/C Ratio Ruas jalan di Wilayah Kota Mojokerto
No. Ruas Jalan
TAHUN 2015 Volume Kapasitas V/C Ratio LOS (smp/jam) (smp/jam) 1 Jl. Benteng Pancasila 1 1374,69 4563,20 0,30 B 2 Jl. Benteng Pancasila 2 1161,55 2491,90 0,47 C
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
19
No. Ruas Jalan
TAHUN 2015 Volume Kapasitas V/C Ratio LOS (smp/jam) (smp/jam) 3 Jl. Prapanca 1 560,07 1735,72 0,32 B 4 Jl. Prapanca 2 644,21 1735,72 0,37 B
5 Jl. Tribuana Tungga Dewi 1258,27 3624,02 0,35 B 6 Jl. Yos Sudarso 850,01 1735,70 0,49 C 7 Jl. Kedungsari 458,45 2281,60 0,20 A 8 Jl. KH. Wahid Hasyim 1004,17 2161,08 0,46 C 9 Jl. Pekayon 773,44 1921,92 0,40 B 10 Jl. Raden Wijaya 2 1458,06 2675,25 0,55 C 11 Jl. Sekar Putih 902,77 2161,08 0,42 B 12 Jl. Randugede 467,47 1966,50 0,24 B 13 Jl. Raya Pulorejo 476,81 2281,60 0,21 A 14 Jl. Bhayangkara 1 2009,98 2479,50 0,81 D 15 Jl. Bhayangkara 2 2035,83 2479,50 0,82 D 16 Jl. Bhayangkara 3 1802,78 2479,50 0,73 C 17 Jl. KH. Nawawi 1 597,86 2202,58 0,27 B 18 Jl. Gajah Mada 2 3110,35 4790,02 0,65 C 19 Jl. Gajah Mada 3 3284,84 4790,02 0,69 C 20 Jl. Gajah Mada 4 2992,61 4790,02 0,62 C 21 Jl. Gajah Mada 5 3041,88 4790,02 0,64 C 22 Jl. Gajah Mada 6 3098,21 4790,02 0,65 C 23 Jl. Taman Siswa 1 1571,42 2379,80 0,66 C 24 Jl. Empunala 2 1709,10 2712,97 0,63 C 25 Jl. Empunala 3 1505,14 2089,00 0,72 C 26 Jl. Residen Pamuji 1 1755,73 1835,63 0,96 E 27 Jl. Residen Pamuji 2 1148,19 2023,27 0,57 C 28 Jl. Cokroaminoto 1 919,64 1921,01 0,48 C 29 Jl. Cokroaminoto 2 530,13 1812,01 0,29 B 30 Jl. Semeru 1 1591,99 2066,34 0,77 C 31 Jl. Pemuda 1273,38 1994,65 0,64 C 32 Jl. Sawunggaling 1061,54 2531,70 0,42 B 33 Jl. Mojopahit Utara 1 1224,80 2886,14 0,42 B 34 Jl. Mojopahit Utara 5 2227,60 2673,00 0,83 D 35 Jl. Mojopahit Utara 6 1930,80 2673,00 0,72 C 36 Jl. Mojopahit Utara 7 2186,91 2934,36 0,75 C 37 Jl. Mojopahit Selatan 1 2517,76 3027,02 0,83 D 38 Jl. Mojopahit Selatan 2 1604,09 2675,25 0,60 C 39 Jl. Mojopahit Selatan 3 1703,15 2675,25 0,64 C 40 Jl. Hayam Wuruk 1 1146,30 3207,60 0,36 B 41 Jl. Hayam Wuruk 2 1026,87 2167,50 0,47 B 42 Jl. Letkol Sumarjo 2 1471,80 2070,42 0,71 C 43 Jl. Letkol Sumarjo 3 1960,00 2531,70 0,77 D 44 Jl. Letkol Sumarjo 4 1259,10 2531,70 0,50 C 45 Jl. Ahmad Yani 1 2008,51 2158,60 0,93 E 46 Jl. Ahmad Yani 2 1999,00 2886,84 0,69 C 47 Jl. Brawijaya 3 1863,60 2880,90 0,65 C
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
20
No. Ruas Jalan
TAHUN 2015 Volume Kapasitas V/C Ratio LOS (smp/jam) (smp/jam) 48 Jl. Brawijaya 4 1956,00 2880,90 0,68 C 49 Jl. Brawijaya 5 1268,90 2880,90 0,44 C 50 Jl. Brawijaya 6 1532,90 2970,00 0,52 C 51 Jl. Brawijaya 7 1414,70 2970,00 0,48 C 52 Jl. Ahmad Dahlan 1 468,00 2650,43 0,18 A 53 Jl. Ahmad Dahlan 2 537,00 2650,43 0,20 A 54 Jl. PB.Sudirman 1 999,40 2880,90 0,35 B 55 Jl. PB. Sudirman 3 1594,60 2673,00 0,60 C 56 Jl. PB. Sudirman 4 1602,00 2673,00 0,60 C 57 Jl. Trunojoyo 889,00 1468,39 0,61 C 58 Jl. Meri 1 940,70 1468,39 0,64 C 59 Jl. Meri 2 948,50 1468,39 0,65 C 60 Jl. Mayjen Sungkono 1 1096,00 2975,40 0,37 B RATA-RATA 1463,48 2648,04 0,55 C
Keterangan : Data Survey Tahun 2015
Dari data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa ruas-ruas jalan di wilayah Kota Mojokerto masih dalam kondisi lancar. Pencapaian ini membuktikan bahwa rekayasa lalu lintas di wilayah Kota Mojokerto berhasil. Akan tetapi perlu diwaspadai bahwa jumlah kendaraan setiap tahun meningkat, sehingga lebar jalan juga harus ditingkatkan. Oleh karena itu selain penerapan rekayasa lalu lintas maka perlu adanya koordinasi antara Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika dengan Dinas Pekerjaan Umum agar tidak terjadi kemacetan di tahun-tahun selanjutnya.
Pada Tahun 2015 IKU Rata-rata V/C Ratio ini menggunakan dana sebesar Rp. 1.588.102.500,00 yang berasal dari APBD Kota Mojokerto Tahun Anggaran 2015.
2. Rata-rata kecepatan untuk mengakses informasi terkini di setiap website SKPD
IKU Rata-rata kecepatan untuk mengakses informasi terkini di setiap website SKPD pada awal Renstra (Tahun 2015) ditargetkan 5 Mbps, dan pada akhir Tahun 2015 terealisasi 5 Mbps, sehingga capaian IKU Rata-rata kecepatan untuk mengakses informasi terkini di setiap website SKPD adalah 100%.
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
21
Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika menyediakan internet untuk digunakan oleh masyarakat (berupa hotspot) dan aparatur (akses SIMDA dan Website). Adapun pembagian bandwithnya adalah sebagai berikut:Tabel 3.4 Layanan bandwith jaringan internet
Layanan Kuota Batasan Keterangan
Website Kota 5 Mbps 5 Mbps -
SKPD 35 Mbps 5 Mbps 50 SKPD
PDE dan SIMDA Kel 5 Mbps 5 Mbps -
Hotspot 20 Gbps 20 Mbps -
Pada Tahun 2015 IKU Rata-rata kecepatan untuk mengakses informasi terkini di setiap website SKPD ini menggunakan dana sebesar Rp. 1.873.886.840,00 yang berasal dari APBD Kota Mojokerto Tahun Anggaran 2015.
3. Prosentase luas area bebas blank spot
IKU Prosentase luas area bebas blankspot pada awal Renstra (Tahun 2015) ditargetkan 59%, dan setelah dihitung pada akhir Tahun 2015 terealisasi 70,47%. Capaian kinerja dari IKU Prosentase luas area bebas blankspot adalah 119%. Cara menghitung IKU Prosentase luas area bebas blankspot adalah sebagai berikut :
Luas Area Bebas Blankspot = x 100%
= x 100%
= 70,47%
Luas Coverage Area
Luas Kota Mojokerto
11.60 Km²
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
22
Luas area Bebas blankspot dapat digambarkan sebagai berikut :Gambar 3.1 Zona Bebas Blankspot (3G) Kota Mojokerto Tahun 2015
Dari gambar tersebut menjelaskan bahwa Luas Wilayah Kota Mojokerto adalah 16,46 Km² yang terdiri dari 2 (dua) Kecamatan dan 18 (delapan belas) kelurahan. Zona yang berwarna merah merupakan Luas Coverage Area yang bisa mengakses 3G, sedangkan zona yang berwarna putih merupakan daerah blankspot dan tidak bisa mengakses 3G.
Pada Tahun 2015 IKU Prosentase luas area bebas blankspot ini menggunakan dana sebesar Rp. 55.079.000,00 yang berasal dari APBD Kota Mojokerto Tahun Anggaran 2015.
4. Prosentase diseminasi dan pendistribusian informasi nasional kepada masyarakat sesuai SPM
IKU Prosentase diseminasi dan pendistribusian informasi nasional kepada masyarakat sesuai SPM pada awal Renstra (Tahun 2015) ditargetkan 100%. Pada akhir tahun 2015 IKU tersebut terealisasi 100%, sehingga capaian kinerjanya 100%.
SPM Kominfo dengan indikator diseminasi dan pendistribusian informasi nasional kepada masyarakat, sesuai dengan Peraturan Walikota Mojokerto
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
23
Nomor 38 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Komunikasi dan Informatika di Kota Mojokerto bisa melalui media-media berikut ini :Tabel 3.5 Data Indikator SPM Diseminasi dan Pendistribusian Informasi Nasional Kepada Masyarakat
No Pelayanan
Dasar Indikator SPM Target
Reali sasi Capa ian 1. Pelaksana an Diseminasi Informasi Nasional
Pelaksanaan diseminasi dan pendistribusian informasi nasional melalui :
a. Media massa seperti majalah, radio, dan televisi; > 12 kali > 12 kali (48 kali) 100%
b. Media baru seperti website (media online);
Tiap hari
Tiap
hari 100%
c. Media tradisional seperti pertunjukan rakyat; > 12 kali > 12 kali (19 kali) 100% d. Media interpersonal seperti sarasehan, ceramah/diskusi, dan lokakarya; > 4 kali > 4 kali (5 kali) 100%
e. Media luar ruang seperti media buletin, leaflet, booklet, brosur, spanduk, dan baliho > 12 kali > 12 kali (13 kali) 100%
Dari tabel tersebut terbukti bahwa Prosentase diseminasi dan pendistribusian informasi nasional kepada masyarakat sesuai SPM adalah 100% yang diambil dari rata-rata prosentase capaian SPM pada setiap media.
Pada Tahun 2015 IKU Prosentase diseminasi dan pendistribusian informasi nasional kepada masyarakat sesuai SPM ini menggunakan dana sebesar Rp. 1.145.063.500,00 yang berasal dari APBD Kota Mojokerto Tahun Anggaran 2015.
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
24
Tujuan Strategis 2 (dua) terdiri dari 2 (dua) Sasaran Strategis, dan 4 (empat) Indikator Kinerja Utama (IKU), seperti Tabel berikut ini :Tabel 3.6 Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2015 pada Tujuan Strategis 2
No Tujuan Sasaran IKU Target Realisasi Capaian
1. Memberikan pelayanan yang berkualitas di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika Meningkatnya kualitas pelayanan, kenyamanan dan keselama-tan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) Prosentase penurunan angka kecelakaan lalu lintas 20% 27% 135% 2 Prosentase responden yang puas dengan layanan angkutan umum 60% 58% 97% 3 Prosentase kendaraan angkutan orang dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR)
100% 98% 98% 4 Meningkatnya kualitas pelayanan diseminasi informasi kepada masyarakat Persentase KIM Kota Mojokerto yang aktif 60% 70% 117% Tujuan Strategis 2 :
Meningkatkan kualitas pelayanan di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
25
No Tujuan Sasaran IKU Target Realisasi Capaian
5 Persentase responden yang puas dengan pelayanan informasi pembangunan pemerintah kota yang terkini 80% 85% 106%
Sesuai Tabel 3.6 dapat dilihat bahwa seluruh capaian kinerja pada Tujuan Strategis 2 sesuai dengan target yang sudah ditetapkan, bahkan ada 3 indikator yang melebihi target yaitu Prosentase penurunan angka kecelakaan lalu lintas yang capaiannya 135%, Persentase KIM Kota Mojokerto yang aktif dengan capaian 117% dan Persentase responden yang puas dengan pelayanan informasi pembangunan pemerintah kota yang terkini denan capaian 106%. Adapun penjabaran dari tiap-tiap indikator adalah sebagai berikut :
1. Prosentase penurunan angka kecelakaan lalu lintas
IKU Prosentase penurunan angka kecelakaan lalu lintas pada awal Renstra (Tahun 2015) ditargetkan 20%. Sedangkan pada akhir Tahun 2015 dapat menurunkan sampai dengan 27%. Dari hasil tersebut maka capaian kinerja IKU Rata-rata V/C Ratio adalah 135%.
Adapun data kecelakaan lalu lintas di Wilayah Kota Mojokerto mulai Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2015 adalah sebagai berikut :
Tabel 3.7 Data Kecelakaan di Wilayah Kota Mojokerto
No Polsek Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015
JK MD JK MD JK MD
1 Magersari 124 16 113 18 72 8
2 Prajurit Kulon 63 2 52 4 48 4
Jumlah 187 18 165 22 120 12
Sumber : Polres Kota Mojokerto Tahun 2015
Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa penurunan angka kecelakaan lalu lintas pada Tahun 2014 adalah 11,8%, dengan jumlah kejadian Tahun 2013 sebanyak 187 kejadian dan tahun 2014 turun menjadi 165 kejadian, sehingga
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
26
mampu menurunkan 22 kejadian atau 11,8% dari tahun sebelumnya (Tahun 2013).Penurunan angka kecelakaan lalu lintas pada Tahun 2015 adalah 27%, dengan data kejadian tahun 2014 sebanyak 165 kejadian dan pada Tahun 2015 sebanyak 120 kejadian, sehingga terdapat selisih 45 kejadian atau turun 27% dari tahun sebelumnya.
Tahun 2015 merupakan pencapaian yang luar biasa dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, hal ini tidak lepas dari koordinasi seluruh instansi dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas di Wilayah Kota Mojokerto. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto menjadi acuan daerah-daerah lain dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas terutama di kalangan pelajar. Hal ini didukung oleh program pembinaan pelajar pelopor lalu lintas yang diikuti oleh seluruh pelajar se Kota Mojokerto, selain itu Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto sering kali mengadakan sosialisasi kebijakan di Bidang Perhubungan kepada para pelajar dan masyarakat. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika juga memberikan pelayanan pengendalian Lalu Lintas pada titik-titik sekolah yang rawan kecelakaan, sehingga lalu lintas berjalan dengan lancar dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Pada Tahun 2015 IKU Prosentase penurunan angka kecelakaan lalu lintas ini menggunakan dana sebesar Rp. 694.703.850,00 yang berasal dari APBD Kota Mojokerto Tahun 2015.
2. Prosentase responden yang puas dengan layanan angkutan umum
IKU Prosentase responden yang puas dengan layanan angkutan umum pada awal Renstra (Tahun 2015) ditargetkan 60%, sedangkan pada akhir anggaran tercapai 58%. Sehingga prosentase capaiannya adalah 97%.
Data diatas diperoleh melalui Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sesuai dengan Keputusan Menteri PAN Nomor : 63/KEP/M.PAN/7/2003 yang kemudian dikembangkan menjadi 14 unsur yang relevan, valid dan reliable. Survey pelayanan angkutan di Wilayah Kota Mojokerto dilakukan di 18 kelurahan dan terdiri dari 180 orang responden.
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
27
Adapun data angkutan di Kota Mojokerto adalah sebagai berikut :Tabel 3.8 Jumlah angkutan umum Kota Mojokerto
Lyne Jumlah angkutan
Lyne A 29 unit
Lyne B 33 unit
Jumlah 62 Unit
Pada Tahun 2015 IKU Prosentase responden yang puas dengan layanan angkutan umum ini menggunakan dana sebesar Rp. 2.308.780.330,00 yang berasal dari APBD Kota Mojokerto Tahun 2015.
3. Prosentase kendaraan angkutan orang dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR)
Pada tahun 2015 (awal Renstra) Prosentase kendaraan angkutan orang dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR) di Kota Mojokerto ditargetkan 100% akan tetapi sampai akhir tahun anggaran 2015 capaiannya hanya 98%, sehingga capaian realisasi terhadap target adalah 98%. Capaian ini mengalami peningkatan dibandingkan Tahun 2014 yang hanya mencapai 97%.
Adapun data dari seluruh angkutan orang dan barang (KBWU) di Wilayah Kota Mojokerto adalah 2.914 unit. Dari jumlah tersebut terdapat 2.843 unit kendaraan angkutan dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR) dan 71 unit kendaraan yang tidak laik jalan. Rumus dari IKU Prosentase kendaraan angkutan orang dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR) adalah sebagai berikut :
Dari hasil perbandingan capaian IKU Prosentase kendaraan angkutan orang dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR) Tahun 2015 dengan tahun sebelumnya maka diperoleh kesimpulan bahwa system keselamatan transportasi darat di Wilayah Kota Mojokerto semakin membaik. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya angkutan orang dan barang yang melakukan pengujian kendaraan bermotor tepat waktu yaitu 6 bulan sekali.
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
28
Pada Tahun 2015 IKU Prosentase kendaraan angkutan orang dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR) ini menggunakan dana sebesar Rp. 242.767.700,00 yang berasal dari APBD Kota Mojokerto Tahun 2015.4. Prosentase KIM Kota Mojokerto yang aktif
IKU Prosentase KIM Kota Mojokerto yang aktif pada awal Renstra (Tahun 2015) ditargetkan 60%. KIM kepanjangan dari Kelompok Informasi Masyarakat, dimana kelompok ini merupakan kumpulan dari masyarakat yang peduli dengan informasi, sehingga informasi pembangunan bisa langsung sampai kepada masyarakat.
Pada akhir tahun 2015 capaian IKU Prosentase KIM Kota Mojokerto yang aktif adalah 70% padahal sebelumnya ditargetkan 60%. Dasar penilaian KIM Kota Mojokerto berdasarkan hasil Lomba KIM tingkat Kota Mojokerto dengan 8 kriteria penilaian diantaranya:
1. Tertib administrasi;
2. Melakukan pertemuan rutin anggota; 3. Mempunyai profil lembaga;
4. Mempunyai program kerja; 5. Aktif mengikuti kegiatan KIM; 6. Mempunyai blogger ter-update; 7. Aktif mengakses informasi; 8. Aktif menyebarluaskan informasi.
Dari 20 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Wilayah Kota Mojokerto setelah dilakukan penilaian terdapat 14 Kim yang aktif dan 6 KIM yang kurang aktif. Oleh karena itu capaian IKU Prosentase KIM Kota Mojokerto yang aktif adalah 70%, dengan perhitungan sebagai berikut :
% KIM Kota Mojokerto yang aktif =
Pada Tahun 2015 IKU Prosentase kendaraan angkutan orang dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR) ini menggunakan dana sebesar Rp. 125.083.750,00 yang berasal dari APBD Kota Mojokerto Tahun 2015.
∑ KIM Kota Mojokerto yang aktif
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
29
5. Persentase responden yang puas dengan pelayanan informasi pembangunan pemerintah kota yang terkini
IKU Prosentase responden yang puas dengan pelayanan informasi pembangunan pemerintah kota yang terkini pada awal Renstra (Tahun 2015) ditargetkan mencapai 80%, akan tetapi setelah dihitung pada akhir tahun anggaran capaiannya adalah 85% atau melebihi target yng ditetapkan.
Data IKU Prosentase responden yang puas dengan pelayanan informasi pembangunan pemerintah kota yang terkini diperoleh dengan melakukan survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang berdasarkan pada Keputusan Menteri PAN Nomor: 63/KEP/M.PAN/7/2003 yang dikembangkan dalam 14 unsur yang relevan, valid dan reliable sebagai unsur minimal yang harus ada untuk dasar pengukuran Indeks kepuasan masyarakat.
Survey dilakukan pada 200 responden acak yang mewakili 18 kelurahan di Wilayah Kota Mojokerto. Perhitungannya adalah sebagai berikut :
NRR (nilai rata-rata) per unsur => 48,2 : 14 = 3,4 IKM => 3.4 x 25 = 85
Sehingga diperoleh hasil IKU responden yang puas dengan pelayanan informasi pembangunan pemerintah kota yang terkini adalah 85%.
Pada Tahun 2015 IKU Prosentase kendaraan angkutan orang dan barang yang laik jalan (Lulus Uji KIR) ini menggunakan dana sebesar Rp. 514.318.352,00 yang berasal dari APBD Kota Mojokerto Tahun 2015.
Anggaran yang mendukung kinerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto berasal dari dana APBD Kota Mojokerto sesuai dengan Perjanjian Kinerja Tahun 2015 sebesar Rp. 9.658.942.900,00 (Sembilan Milyar Enam Ratus Lima Puluh Delapan Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Dua Ribu Sembilan Ratus Rupiah).
Adapun rincian realisasi anggaran berdasarkan Program yang telah ditetapkan sesuai dengan Perjanjian Kinerja Tahun 2015 adalah sebagai berikut : 3.3 REALISASI ANGGARAN
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
30
Tabel 3.9 Realisasi Anggaran Tahun 2015No Kode Program Nama Program Pagu Anggaran Realisasi Anggaran % (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 1.07.1.07.01.15 Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan 305.400.000 303.014.950 99,22% 2 1.07.1.07.01.16 Program Rehabilitas dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ 1.152.127.800 1.136.419.450 98,64% 3 1.07.1.07.01.17 Pogram Peningkatan Pelayanan Angkutan 2.689.597.100 2.632.816.330 97,89% 4 1.07.1.07.01.19 Program Pengendalian Dan Pengamanan Lalu lintas 1.500.130.000 1.478.375.800 98,55% 5 1.20.1.07.01.23 Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi 45.680.000 43.769.700 95,82% 6 1.20.1.07.01.24 Program Mengintensifkan Penanganan Pengaduan Masyarakat 100.000.000 99.999.200 100% 7 1.25.1.07.01.15 Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa 2.094.507.000 1.971.785.542 94,14% 8 1.25.1.07.01.17 Program Fasilitas Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi 278.473.000 208.748.200 74,96%
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
31
No Kode Program Nama Program Pagu Anggaran Realisasi Anggaran % (1) (2) (3) (4) (5) (6) 9 1.25.1.07.01.18 Program Kerjasama Informasi Dengan Mass Media 1.493.028.000 1.432.898.500 95,97% TOTAL 9.574.023.750 9.151.401.121 95,59%
Selain dana diatas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika juga menerima anggaran rutin sebesar Rp. 5.365.329.700,00 (Lima Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Lima Ribu Tiga ratus Dua Puluh Sembilan Tujuh Ratus Rupiah) yang berasal dari APBD Kota Mojokertoi Tahun 2015 sebagai penunjang kinerja, sehingga total Pagu Angaran Belanja Langsung Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Tahun 2015 adalah Rp. 15.031.772.600,00 (Lima Belas Milyar Tiga Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Dua Ribu Enam Ratus Rupiah).
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
32
Capaian Kinerja yang tersaji dalam LKJIP Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika kota Mojokerto Tahun 2015 merupakan cerminan kinerja yang dilaksanakan selama tahun 2015, yang merupakan media dari upaya pencapaian visi misi dalam Rencana Strategis Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Tahun 2014-2019.Mekanisme pertanggungjawaban bagi terwujudnya tata kelola kepemerintahan yang baik transparan dan akuntabel tersebut, menggerakkan tiap-tiap komponen sebagai pelaksana tugas teknik untuk melakukan tugas dan kinerja seoptimal mungkin, melalui langkah-langkah tepat dan strategis serta berpedoman pada prioritas obyek kinerja yang dilaksanakan melalui indikator kinerja yang terukur, sebagai parameter untuk tercapaianya sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. Selanjutnya review , monitoring dan evaluasi terhadap kinerja yang dilakukan sesuai dengan sasaran-sasaran strategis yang diamanatkan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2015, untuk mengetahui dan memastikan bahwa hasil serta capaian indikator-indikator kinerja yang telah dilaksanakan telah berjalan optimal dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Hasil review terhadap capaian kinerja itulah yang akan memberikan gambaran kinerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika periode tahun 2015 secara keseluruhan.
Selama tahun 2015, dengan banyaknya target pembangunan di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika yang harus dicapai, peran serta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika sebagai penyelenggara di bidang-bidang tersebut telah melakukan eksekusi sasaran-sasaran strategis yang telah ditetapkan. Secara keseluruhan pencapaian kinerja yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika dapat tercapai sangat baik, dengan ditunjukkan jumlah rata-rata capaian sebesar 108,5%. Hal ini disebabkan dari sepuluh Indikator Kinerja Utama (IKU) terdapat Lima IKU yang capaiannya diatas 100%, oleh karenanya rata-rata capaian IKU secara keseluruhan mencapai 108,5%.
BAB IV
PENUTUP
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
33
Pencapaian yang sangat baik tersebut diperoleh dengan melalui proses dan mekanisme yang baik, dimulai dari proses perencanaan, pengukukuran kinerja hingga evaluasi mendalam dan menyeluruh terhadap seluruh hasil yang dicapai. Namun ada beberapa indikator sasaran yang belum mencapai target, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor baik internal maupun eksternal. Akan tetapi kebanyakan dari masalah tersebut adalah penentuan target awal yang terlalu rendah sehingga sangat mudah dicapai oleh SKPD, hal ini akan menjadi catatan tersendiri agar kedepan dalam menentukan target disesuaikan dengan kemampuan dan potensi SKPD.Agar dalam upaya pencapaian target kinerja dari sasaran strategis pada tahun-tahun selanjutnya bisa tercapai semua, maka diperlukan langkah-langkah perbaikan, antara lain:
1. Meningkatkan kualitas dokumen-dokumen yang terkait dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), mulai dokumen Rencana Strategis (Renstra), Pengukuran Indikator Kinerja Utama (IKU), hingga pedoman monitoring dan evaluasi agar antara dokumen-dokumen tersebut dapat berjalan sinergis, selaras dan terukur hingga dapat terlihat capaian keluaran (output), hasil (outcome), hingga manfaat (benefit) yang mencerminkan kinerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika yang optimal, efektif dan efisien.
2. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tiap indikator kinerja yang diamanatkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja (PK) dengan mekanisme per triwulan, dalam hal ini oleh masing-masing unit kerja yang menjadi pelaksana tugas teknis tiap indikator kinerja tersebut. Perubahan mekanisme ini dilakukan untuk mengetahui dan mengidentifikasi permasalahan yang muncul sejak dini pada saat pelaksanaan program dan kegiatan yang mengikutinya. Jika muncul suatu permasalahan dapat segera terkoreksi dan diberikan langkah solutif, agar dalam pelaksanaan selanjutnya dapat mencapai target kinerja yang telah ditetapkan;
3. Melakukan identifikasi terhadap lemahnya proses dan fungsi koordinasi dalam pencapaian sasaran strategis melalui pelaksanaan program dan kegiatan, baik koordinasi yang dilakukan dengan lingkup internal Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika ataupun SKPD lain yang terkait langsung dengan upaya dan proses pencapaian sasaran strategis yang dimaksud.
LKJIP DISHUBKOMINFO TAHUN 2015 |
34
Hal-hal tersebut diatas hendaknya dapat dipandang dan dimaknai secara positif, sebab fungsi SAKIP tidak hanya untuk meningkatkan kemajuan akuntabilitas kinerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, tetapi juga memberikan masukan yang strategis terhadap upaya pembangunan dan penerapan sistem manajemen kinerja yang berfokus pada hasil, dalam rangka mendorong dan mewujudkan agenda reformasi birokrasi di lingkup Dinas Perhubungan Komunikasi dan Infomatika secara integral dan menyeluruh.