KATA PENGANTAR
Puji syukur Kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya sehingga Penyusunan Laporan Kinerja Tahun 2016 dapat tersusun sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ini adalah merupakan media pertanggungjawaban Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan kepada Walikota Tangerang Selatan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan sesuai dengan urusan wajib, yang didalamnya berisi informasi tentang uraian pertanggungjawaban mengenai analisis kinerja, analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya dan analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian penetapan/perjanjian kinerja dalam mencapai tujuan dan sasaran strategis Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan. Pelaksanaan program dan kegiatan pada Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan sebagaimana telah diketahui merupakan bagian yang integral dari program dan kegiatan Pemerintah Kota Tangerang Selatan secara keseluruhan, yang secara hirarkis berpedoman dan terkait dengan kebijakan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemerintah Kota Tangerang Selatan tahun 2016, oleh karena itu keberhasilan maupun kegagalan dalam pencapaian tujuan dan sasaran strategis pada Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan sangat ditentukan pula oleh konsistennya pelaksanaan program dan kegiatan serta keharmonisan koordinasi yang dilaksanakan berkaitan dengan dukungan anggaran.
Dengan tersusunnya laporan kinerja ini, maka diharapkan dapat memberikan informasi yang nyata terhadap capaian kinerja yang telah diwujudkan oleh Kantor Pemadam Kerbakaran Kota Tangerang Selatan selama tahun 2016 dan melalui laporan ini pula para pihak yang berkepentingan dapat memperoleh informasi secara transparan.
Demikian, kiranya Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan dapat memberikan manfaat yang baik bagi seluruh jajaran pimpinan dan pegawai sebagai informasi maupun bahan evaluasi capaian kinerja Kantor Pemadam Kebakaran yang dapat menjadi umpan balik perbaikan serta peningkatan kinerja di waktu yang akan datang.
Tangerang Selatan, Februari 2017 Kepala
Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan
Drs. AGUS BUDI DARMAWAN, M.Si Pembina Tk. I (IV/b)
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR 1
DAFTAR ISI 3
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang ... I-1 B. Landasan hukum ... I-4 C. Maksud dan tujuan ... I-6 D. Gambaran umum SKPD ... I-6 E. Susunan organisasi ... I-8 F. Sistematika penulisan ... I-8 BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA
A. Rencana strategik ... II-1 B. Rencana kinerja tahunan (RKT) tahun 2016 ... II-4 C. Perjanjian kinerja tahun 2016 ... II-6 BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
A. Capaian kinerja organisasi ... III-1 B. Realisasi anggaran ... III-4 C. Evaluasi dan analisa kinerja ... III-4 BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan ... IV-1 B. Saran ... IV-3 LAMPIRAN
1. Perjanjian Kinerja Tahun 2016 2. Pengukuran Kinerja tahun 2016 3. Indikator Kinerja Utama tahun 2016 4. Matriks RENSTRA SKPD 2011-2016
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG
Terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean government) merupakan prasyarat bagi setiap instansi pemerintah untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan tuntutan masyarakat dalam rangka mencapai tujuan serta cita cita berbangsa dan bernegara. Dalam rangka itu diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat jelas, terukur, dan legitimate, sehingga penyelenggaraan pelayanan dapat berlangsung secara berdayaguna, berhasilguna, bersih dan bertanggungjawab serta bebas dari kurupsi, kolusi dan nepotisme.
Sejalan dengan hal tersebut diatas, telah ditetapkan TAP MPR RI Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, dan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, kemudian dijabarkan kedalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, selanjutnya dituangkan kedalam petunjuk teknis Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas laporan Kinerja.
Dengan dilantiknya Hj. Airin Rachmi Diany, SH, MH dan Drs. H. Benyamin Davnie sebagai Walikota dan Wakil walikota Tangerang Selatan terpilih periode 2011 – 2016 merupakan titik awal perencanaan pembangunan di Kota Tangerang Selatan yang dituangkan dalam bentuk dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan tahun 2016-2021, dimana RPJMD
tersebut menjadi acuan OPD dalam menyusun dokumen Rencana Strategis OPD tahun 2016-2021.
Seiring dengan ditetapkannya RPJMD Kota Tangerang Selatan Tahun 2016 – 2021 berdampak kepada kebijakan masing-masing OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam melaksanakan amanat RPJMD yang disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi dan kewenangan seperti tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 06 Tahun 2010 tentang Organisasi Perengkat Daerah dan Peraturan Walikota Tangerang Selatan nomor 7 tahun 2011 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan. Oleh karena itu setiap OPD dituntut menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah. Hal itu juga diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 53 Tahun 2014 tentang petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas laporan Kinerja.
Laporan kinerja merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah atas penggunaan anggaran dengan tujuan memberikan informasi kinerja yang terukur kepada pemberi mandat atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai, serta sebagai upaya perbaikan yang berkesinambungan bagi instansi pemerintah untuk meningkatkan kinerjanya. Penyusunan laporan kinerja OPD sebagai bahan evaluasi atau umpan balik bagi pihak yang membutuhkan, penyempurnaan dokumen perencanaan, pelaksanaan program dan kegiatan periode yang akan datang serta penyempurnaan berbagai kebijakan yang diperlukan. Laporan kinerja menyajikan informasi pencapaian tujuan dan sasaran organisasi, realisasi pencapaian indikator kinerja utama organisasi, penjelasan yang memadai atas pencapaian kinerja dan pembandingan capaian indikator kinerja sampai dengan tahun berjalan dengan target 5 (lima) tahun yang direncanakan.
Sistem pengendalian ini merupakan infrastruktur bagi manajemen pemerintahan untuk memastikan bahwa visi, misi dan tujuan stratejik pemerintah dapat dipenuhi melalui implementasi strategi pencapaiannya (program dan kegiatan) yang selaras. Atas dasar hal tersebut, siklus SAKIP diawali dengan penyusunan Rencana Stratejik yang mendefinisikan visi, misi dan tujuan/sasaran stratejik OPD Kota Tangerang Selatan. Setiap tahunnya direncanakan program dan kegiatan yang dituangkan kedalam Rencana Kerja dan Anggaran selanjutnya ditetapkan dalam Dokumen Perlaksanaan Anggaran untuk dilaksanakan dalam rangka pemenuhan visi, misi dan tujuan/sasaran tersebut, yang selanjutnya diukur melalui sistem pengukuran kinerja yang dibangun dan dikembangkan untuk menilai sejauh mana capaian kinerja OPD tercapai. Akhirnya, pada setiap akhir periode pelaksanaan program/kegiatan, capaian kinerja itu dikomunikasikan kepada para
stakeholder dalam wujud Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Laporan kinerja memiliki dua fungsi utama sekaligus yaitu Pertama, laporan kinerja merupakan sarana bagi OPD Kota Tangerang Selatan untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja kepada yang memberi mandat yaitu stakeholders (Walikota, DPRD dan Masyarakat). Kedua, laporan kinerja merupakan sarana evaluasi atas pencapaian kinerja OPD Kota Tangerang Selatan sebagai upaya untuk perbaikan kinerja berkesinambungan untuk meningkatkan kinerjanya. Dua fungsi utama laporan kinerja tersebut merupakan cerminan dari tujuan penyusunan dan penyampaian laporan kinerja oleh setiap instansi pemerintah.
Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan yang merupakan salah satu OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dengan tugasnya sebagai unsur staff / pembantu Walikota dalam merencanakan, melaksanakan, mengarahkan, mengawasi dan mengendalikan di bidang pelayanan pencegahan dan pemadaman kebakaran, pencarian dan penyelamatan korban bencana sesuai kebijakan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Akhirnya untuk memenuhi asas akuntabilitas dan transparansi kepada stakeholders dan kepentingan manajemen pemerintah Kota Tangerang Selatan bagi evaluasi kinerja maka disusunlah Laporan Kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota
Tangerang Selatan Tahun 2016 sebagai laporan
pertanggungjawaban tahun kelima periode Renstra 2016-2021. B. LANDASAN HUKUM
Landasan hukum penyusunan Laporan Kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan Tahun 2016 adalah sebagai berikut :
1. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Kolusi, Korupsi dan Nepotisme; 2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Pengelolaan
Keuangan Negara;
3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
4. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;
5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
6. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;
7. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah;
8. Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten;
9. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
10. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal;
11. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;
12. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Laporan Keuangan dan Laporan Kinerja Instansi;
13. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan; 14. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian
Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota;
15. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah;
16. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;
17. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
18. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
19. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;
20. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
21. Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 06 Tahun 2010 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kota Tangerang Selatan
(Lembaran Daerah Kota Tangerang Selatan Tahun 2010 Nomor 06, Tambahan Lembaran Daerah Kota Tanerang Selatan Nomor 0610)
22. Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 8 Tahun 2011 tentang Urusan Pemerintahan Daerah Kota Tangerang Selatan; (Lembaran Daerah Kota Tangerang Selatan Tahun 2011 Nomor 8, Tambahan Lembaran Daerah Kota Tanerang Selatan Nomor 0811) 23. Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 25 Tahun 2011 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan.
C. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dari Penyusunan Laporan Kinerja ini adalah untuk memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan manajemen dalam upaya peningkatan kinerja (performance improvement) baik dalam bentuk regulasi, distribusi dan alokasi sumberdaya yang dimiliki Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan sekaligus sarana pertanggungjawaban kepada publik atas pengelolaan anggaran pelaksanaan program/kegiatan dalam rangka mencapai visi dan misi Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan.
Tujuan penyusunan Laporan Kinerja adalah untuk menilai dan mengevaluasi pencapaian kinerja kegiatan dan sasaran (rencana kerja). Dari hasil evaluasi yang dilakukan kemudian dirumuskan untuk menjadi masukan dalam menetapkan kebijakan dan strategi yang akan datang sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan.
D. GAMBARAN UMUM OPD
Sebagai implementasi Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 06 Tahun 2010 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kota Tangerang Selatan telah ditetapkan Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 25 Tahun 2011 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan. Sebagaimana diuraikan dalam Pasal-pasal di Peraturan Walikota
bahwa Kantor Pemadam Kebakaran terdiri dari 1 (satu) Sub bagian Tata Usaha dan 3 Seksi dengan jumlah pegawai sebanyak 199 Personil yang terbagi menjadi 9 (sembilan) orang PNS/Pegawai Negeri Sipil, 26 (dua puluh enam) orang Pelaksana Non PNS, dan 164 (seratus enam puluh empat) orang Tenaga Lapangan Non PNS memiliki tugas pokok merencanakan, melaksanakan, mengarahkan, mengawasi dan mengendalikan dibidang pelayanan pencegahan dan pemadaman kebakaran, pencarian dan penyelamatan korban bencana sesuai kebijakan pemerintah daerah.
Berdasarkan tugas pokok tersebut, Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :
a. Perencanaan dan perumusan kebijakan teknis dibidang penanggulangan kebakaran serta pertolongan dan penyelamatan terhadap bencana kebakaran, bencana alam dan bencana lainnya;
b. Pelaksanaan kegiatan oprasional penanggulangan kebakaran, bencana alam dan bencana lain;
c. Pertolongan pertama akibat kebakaran dan bencana lain termasuk evakuasi dan pelayanan angkutan ambulan;
d. Pengusahaan pengadaan sumber sumber air dan bahan bahan lain dalam rangka menanggulangi kebakaran, bencana alam dan bencana lain, pengadaan sarana dan prasarana pencegahan, penanggulangan, pencarian dan penyelamatan bencana;
e. Pembinaan peran serta masyarakat dibidang usaha pencegahan dan penanggulangan kebakaran, bencana alam dan bencana lain;
f. Pemberian pengawasan dan pertimbangan teknis terhadap jenis alat pemadam kebakaran yang beredar;
g. Pemberian pengawasan dan bimbingan teknis terhadap kelompok SAR di masyarakat di wilayah Kota Tanggerang Selatan;
h. Pelaksanaan kegiatan penelitian bahan bahan lain yang berhubungan dengan masalah penanggulangan kebakaran di laboratorium;
i. Pelaksanaan kordinasi dan bimbingan teknis terhadap instansi pemerintah, swasta dan masyarakat;
j. Mengevaluasi seluruh kegiatan seksi sebagai bahan pengukuran kinerja kantor.
E. SUSUNAN ORGANISASI
STRUKTUR ORGANSASI DAN TATA KERJA KANTOR PEMADAM KEBAKARAN DAERAH
(sesuai Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 24 tahun 2011)
F. SISTEMATIKA PENULISAN
Laporan kinerja mengkomunikasikan pencapaian kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan selama tahun 2016. Capaian kinerja tahun 2016 tersebut merupakan perbandingan antara penetapan kinerja/ perjanjian kinerja tahun 2016 dengan realisasi sebagai tolok ukur keberhasilan tahunan instansi pemerintah. Analisis atas capaian kinerja terhadap penetapan kinerja ini akan memungkinkan diidentifikasikannya sejumlah celah kinerja (performance gap) bagi perbaikan kinerja di masa datang.
KEPALA KANTOR
Seksi Peralatan dan Laboratorium Seksi Penyelamatan Korban Seksi Pencegahan dan Pemadaman KASUBAG TATA USAHA JABATAN FUNGSIONAL
Dengan pola pikir seperti itu, sistematika penyajian Laporan Kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan tahun 2016 dapat diilustrasikan dalam gambar berikut ini:
Gambar I.2
SISTEMATIKA PENYAJIAN LAPORAN KINERJA TAHUN 2016
URAIAN SINGKAT MASING-MASING BAB ADALAH SEBAGAI BERIKUT:
Bab I – Pendahuluan
A. Latar belakang B. Landasan Hukum C. Maksud dan Tujuan D. Gambaran Umum OPD E. Susunan organisasi F. Sistematika Penulisan Rencana Strategis Rencana Kerja 2016 Tapkin/Perkin 2016 Analisis Capaian Kinerja 2016 Penutup (Kesimpulan dan Saran) Bab 3 Bab 4 Referensi Bab Bab 2
Bab II – Perencanaan dan Perjanjian Kinerja A. Rencana Strategik
B. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2016 C. Perjanjian Kinerja Tahun 2016
Bab III – Akuntabilitas Kinerja
A. Capaian Kinerja Organisasi B. Realisasi Anggaran
C. Evaluasi dan Analisa Kinerja Bab IV – Penutup
A. Kesimpulan B. Saran
Lampiran – Lampiran: Perjanjian Kinerja dan lain-lain yang dianggap perlu.
BAB II
PERENCANAAN KINERJA A. RENCANA STRATEGI
Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan telah mempunyai rencana strategis yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (lima) tahun yang dituangkan dalam dokumen Rencana Strategis Tahun 2011-2016. Rencana Strategis tersebut telah direview kembali dan digunakan untuk menyusun dokumen Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicators) selanjutnya IKU 2016 digunakan untuk menyusun dokumen Rencana Kerja tahun 2016 kemudian Rencana Kinerja tersebut dipergunakan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran tahun 2016 dan setelah disetujui oleh DPRD Kota Tangerang Selatan menjadi Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2016, selanjutnya DPA tersebut dituangkan ke dalam dokumen Penetapan Kinerja/Perjanjian Kinerja tahun 2016 sebagai janji kerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan dalam melaksanakan program dan kegiatan tahun 2016.
Rencana strategis merupakan serangkaian rencana mendasar yang dibuat secara bersama-sama antara pimpinan dan seluruh komponen organisasi untuk diimplementasikan dalam rangka pencapaian misi dan visi organisasi. Sebaiknya, Rencana Strategis yang dibuat suatu organisasi mengacu dan selaras dengan Rencana Strategis Unit Organisasi yang lebih tinggi atau yang menjadi atasan unit organisasi yang bersangkutan. Oleh karena itu Rencana Strategis Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan tahun 2011-2016 telah diupayakan untuk mengacu dan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kota Tangerang Selatan tahun 2011-2016.
1. Visi
Pernyataan Visi Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan yaitu:
2. Misi
a. Pengelolaan Layanan Opersaional Dukungan Yang Menunjang Kinerja Kantor;
b. Memberikan Pelayanan Prima Dalam Pencegahan Dan Pemadaman Kebakaran Serta Penyelamatan Korban.
3. Tujuan dan Sasaran Tujuan :
a. Meningkatkan kualitas layanan perencanaan, kepegawaian, keuangan dan umum perkantoran;
b. Meningkatkan pelayanan prima dalam pencegahan dan pemadaman bencana kebakaran yang efektif.
Sasaran :
a. Meningkatnya kualitas dan kuantitas pengelolaan keuangan dan umum perkantoran;
b. Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya aparatur;
c. Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana perkantoran;
d. Meningkatnya pelayanan prima dalam pencegahan dan pemadaman kebakaran;
e. Meningkatnya penyelamatan korban bencana bahaya kebakaran;
f. Meningkatnya kesiapsiagaan sarana dan prasarana pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran. Terwujudnya Manajemen Pengendalian Bahaya Kebakaran
Hubungan antara Tujuan dan Sasaran Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerng Selatan ditampilkan pada tabel berikut :
Tabel II.1
Hubungan Misi, Tujuan dan Sasaran
NO MISI TUJUAN SASARAN
1 Pengelolaan Layanan Opersaional Dukungan Yang Menunjang Kinerja Perkantoran Meningkatkan kualitas layanan perencanaan, kepegawaian, keuangan dan umum perkantoran
1 Meningkatnya kualitas dan kuantitas pengelolaan keuangan dan umum perkantoran
2 Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya aparatur
3 Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana perkantoran 2 Memberikan Pelayanan Prima Dalam Pencegahan Dan Pemadaman Kebakaran Serta Penyelamatan Korban Meningkatkan pelayanan prima dalam pencegahan dan pemadaman bencana kebakaran yang efektif
1 Meningkatnya pelayanan prima dalam pencegahan dan pemadaman
kebakaran
2 Meningkatnya penyelamatan korban bencana
3 Meningkatnya kesiapsiagaan sarana dan prasarana pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran 4. Strategi Dan Kebijakan
Strategi merupakan suatu cara untuk merespon isu strategis yang dihadapi dan atau untuk mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai.
Berdasarkan visi dan misi yang telah ditetapkan maka diperlukan strategi sebagai suatu cara atau pola untuk mewujudkan tujuan dan sasaran yang ditetapkan.
Strategi yang harus dan perlu diterapkan oleh Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan untuk jangka waktu lima tahun kedepan adalah sebagai berikut :
1. Strategi 1: Pengembangan kualitas layanan keuangan dan umum perkantoran, dengan arah kebijakan:
a. Pemenuhan anggaran berbasis kinerja dan pengelolaan keuangan yang akuntabel;
b. Pengembangan SDM sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan;
c. Pemenuhan kualitas barang milik daerah untuk menunjang operasional kantor.
2. Strategi 2: Peningkatan pelayanan dari mulai tahap pencegahan sampai dengan tahap penanggulangan serta peningkatan pemenuhan standar sarana dan prasarana pemadam kebakaran, dengan arah kebijakan:
a. Peningkatan tahap pencegahan dini ke masyarakat dan peningkatan pemahaman dalam mencegah kebakaran;
b. Penyediaan kebutuhan operasional penanggulangan kebakaran;
c. Penyebaran informasi pencegahan dan
penanggulangan bahaya kebakaran melalui jaringan msyarakat (relawan);
d. Pemenuhan standar sarana dan prasarana pencegahan bahaya kebakaran.
B. RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2016
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Derah (RPJMD) berisikan perencanaan global dengan penjabaran hanya sampai kepada program hingga perlu dioperasionalkan dengan perencanaan yang lebih mikro sampai penjabaran terakhir pada kegiatan-kegiatan, namun masih dalam satu rangkuman dari seluruh perencanaan pembangunan.
Adapun Rencana Kinerja Tahun 2016 Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan adalah sebagai berikut :
Tabel II.2
Rencana Kerja & Pagu Anggaran Tahun Anggaran 2016
No PROGRAN DAN KEGIATAN CAPAIAN TARGET KINERJA
BELANJA LANGSUNG
PROGRAM NON URUSAN SETIAP SKPD
1 Penyediaan dan Pemeliharaan Barang dan Jasa Perkantoran 2.415.175.000 2 Penyusunan Laporan Kinerja Keuangan dan Neraca Aset 56.000.000
3 Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Kinerja Program dan Kegiatan 300.000.000 PROGRAM PENINGKATAN KESIAGAAN DAN
PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN
4 Peningkatan pelayanan dan penanggulangan bahaya kebakaran 4.841.175.000 5 Penyuluhan pencegahan bahaya kebakaran 280.000.000 6 Rekruitmen tenaga sukarela pencegahan bahaya kebakaran 55.000.000 7 Pengadaan sarana dan prasarana pencegahan bahaya kebakaran 395.000.000 8 Pemeliharaan sarana dan prasarana pencegahan bahaya kebakaran 1.377.650.000 9 Pendidikan dan pelatihan pertolongan dan pencagahan bahaya kebakaran 80.000.000 10 Penyusunan norma, standar, pedoman, dan manual pencegahan bahaya kebakaran 400.000.000
Tabel II.2
Target Indikator Kinerja
NO SASARAN STARTEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET
1 Meningkatnya pelayanan prima dalam pencegahan dan
pemadaman kebakaran
4.1 Jumlah penyuluhan pencegahan
bahaya kebakaran 18 lokasi 4.2 Jumlah dokumen SOP
penanggulangan kebakaran 2 dokumen 4.3 Jumlah Raperda pencegahan dan
penanggulangan bahaya kebakaran 0 dokumen 4.4 Jumlah penanggulangan kebakaran 70 kejadian
4.5 Jumlah kegiatan peningkatan kemampuan dan keterampilan pegawai
10 kegiatan
2 Meningkatnya penyelamatan
korban bencana 5.1 Jumlah balakar 120 orang
3 Meningkatnya kesiapsiagaan sarana dan prasarana
pencegahan dan
penanggulangan bahaya kebakaran
6.1 Jumlah pengadaan sarana dan
prasarana pemadam kebakaran 9 paket
6.2 Jumlah pemeliharaan saran dan prasarana pemadam kebakaran
12 unit
Bahwa telah dilakukan perubahan indikator utama pada Renstra SKPD untuk menunjang target dan capaian terhadap RPJMD Kota Tangerang Selatan.
C. PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016
Penetapan kinerja tahun 2016 masih berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 29 tahun 2010 tentang Pedoman penyusunan penetapan kinerja dan pelaporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dan telah diperbaharui dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja, peraturan tersebut mulai diterapkan untuk penyusunan Pelaporan Kinerja pada Tahun 2015, sedang untuk penyusunan Perjanjian Kinerja pada Tahun 2017.
Dengan telah adanya peraturan tersebut maka Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan harus membuat dokumen Penetapan Kinerja Tahun 2016 setelah DPA Tahun 2016 diterima, dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 29 tahun 2010, hal ini sebagai komitmen kepala Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan untuk melaksanakan program dan kegiatan selama satu tahun ke depan yang pada akhir tahun (per 31 Desember 2016) akan diukur capaian kinerjanya.
Rincian lebih lengkap mengenai penetapan kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan dapat dilihat dalam dokumen Penetapan Kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan tahun 2016.
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
Bab ini menguraikan hal-hal yang berkaitan dengan kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan, termasuk di dalamnya menguraikan secara sistematis hasil-hasil yang telah dicapai, hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi. Bab ini juga memberikan gambaran keterkaitan antara kegiatan yang telah dilaksanakan dalam lingkup masing-masing program dengan sasaran maupun tujuan yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan tahun 2011-2016.
Akuntabilitas kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan mencakup capaian atas Indikator Kinerja Utama yang meliputi Indikator Kinerja Kunci (Key Performance Indicators) dan indikator kinerja sasaran lainnya sesuai dengan tupoksi organisasi serta akuntabilitas keuangan. Indikator Kinerja Utama merupakan ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi. Indikator ini merupakan perwujudan menyeluruh dari upaya Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan yang dipengaruhi oleh variabel yang saling terkait antara lain Kantor Pemadam Kebakaranan, swasta, dan partisipasi masyarakat.
A. CAPAIAN KINERJA ORGANISASI
Capaian kinerja Biro administrasi Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur dari segi pengukuran kinerja kegiatan yang dituangkan dalam laporan Kinerja dibawah ini merupakan hasil kinerja Biro administrasi Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur dalam Tahun Anggaran 2015 yang mana capaian kinerja masing-masing proses penyusunan capaian kinerja melalui pembobotan bertingkat pada setiap tahapan proses evaluasi dengan menggunakan 4 formulir pengukuran kinerja.
4 formulir tersebut adalah : 1. Rencana Strategis (RS)
2. Rencana Kerja Tahunan (RKT) 3. Perjanjian Kinerja (PK)
4. Pengukuran Kinerja (PK)
Setelah dilakukan pengukuran kinerjanya, dengan mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Negara PAN dan RB nomor 20 Tahun 2013 tanggal 7 Mei 2013, maka untuk menggambarkan keberhasilan/kegagalan pencapaian sasaran ini, ditetapkan suatu skala pengukuran ordinal pencapaian kinerja dalam lima katagori sebagai berikut:
Klasifikasi nilai capaian kinerja Predikat
• > 85% : Memuaskan
• > 75% - 85% : Sangat Baik
• > 65% - 75% : Baik
• > 50% - 65% : Cukup Baik
• < 50% : Kurang
Dari hasil analisis tersebut secara umum, Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan telah dapat melaksanakan tugas utama yang menjadi tanggung jawabnya. Penetapan Kinerja tahun 2016 mencakup pencapaian 6 sasaran strategis dengan 15 indikator kinerja sasaran, dengan ringkasan ditunjukkan pada tabel III.1, sebagai berikut:
TABEL III.1
HUBUNGAN TUJUAN DENGAN SASARAN DAN CAPAIAN KINERJA TAHUN 2015
No TUJUAN Sasaran Capaian
rata-rata
Predikat
1.1 Meningkatkan kualitas layanan perencanaan, kepegawaian,
keuangan dan umum kantor
1.1.1 Meningkatnya kualitas dan kuantitas pengelolaan keuangan dan umum kantor
67,22% Baik
1.1.2 Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya aparatur
100,00% Memuaskan
1.1.3 Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana kantor
100,00% Memuaskan
2.1 Meningkatkan pelayanan prima dalam pencegahan dan pemadaman bencana kebakaran yang efektif
2.1.1 Meningkatnya pelayanan prima dalam pencegahan dan pemadaman kebakaran 70,42% Baik 2.1.2 Meningkatnya penyelamatan korban bencana kebakaran 43,34% Kurang 2.1.3 Meningkatnya
kesiapsiagaan sarana dan prasarana pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran
116,67% Memuaskan
Rata - rata 82,94% Sangat Baik
Total Rata-rata 82,94% Sangat Baik
Dari penilaian sendiri (self assesment) atas 6 sasaran dengan 15 indikator kinerja sasaran yang ditetapkan dan mengacu pada skala ordinal di atas, maka capaian kinerja sasaran dalam tahun 2016 dapat disimpulkan bahwa 15 indikator kerja sasaran tercapai rata-rata sebesar 82,94% sehingga capaian indikator kinerja sasaran secara keseluruhan masuk kategori ”Sangat Baik.
B. REALISASI ANGGARAN
Untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang tercermin dalam pelaksanaan berbagai program dan kegiatan dalam tahun 2016, Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan memiliki anggaran belanja sebagai berikut:
Tabel III.2
ANGGARAN DAN REALISASI KANTOR PEMADAM KEBAKARAN KOTA TANGERANG SELATAN
TAHUN 2016 (APBD PERUBAHAN)
No Uraian TA 2016 (Rp) Anggaran Realisasi % A Belanja Tidak Langsung 1.230.048.023 1.184.303.028 96,28 B Belanja Langsung 10.800.000.000 9.956.765.779 92,19 Jumlah 12.030.048.023 11.141.068.807 92,61
Program-program Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan adalah sbb:
Tabel III.3
CAPAIAN PROGRAM KANTOR PEMADAM KEBAKARAN KOTA TANGERANG SELATAN
TAHUN 2016 (APBD PERUBAHAN)
PROGRAM/KEGIATAN RENCANA REALISASI CAPAIAN
1 Program Non Urusan Setiap SKPD 2.821.175.000 2.644.195.738 94% 2 Program Peningkatan, Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran 7.978.825.000 7.312.570.041 92% TOTAL 10.800.000.000 9.956.765.779 92%
BAB IV P E N U T U P A. KESIMPULAN
Laporan kinerja tahun 2016 Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan ini disusun dengan tujuan agar terciptanya fungsi pelayanan publik, dimana pemerintah yang baik cenderung menciptakan terselenggaranya fungsi pelayanan publik dengan baik pula dan untuk memberikan informasi kinerja atas kinerja yang telah dicapai serta sebagai upaya perbaikan berkesinambungan untuk meningkatkan kinerja.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 53 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, bahwa Laporan Kinerja Instansi Pemerintah merupakan media pertanggungjawaban instansi pemerintah dalam pelaksanaan program dan kegiatan.
Penyusunan Laporan Kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan tahun 2016 didasarkan pada Renstra Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan tahun 2011-2016, Indikator Kinerja Utama Tahun 2016 dan Penetapan Kinerja Tahun 2016. Penetapan kinerja merupakan janji Kantor Pemadam Kebakaran untuk melaksanakan program dan kegiatan yang dituangkan kedalam sasaran strategis dengan indikator kinerja serta targetnya yang akan dicapai dalam tahun 2016. Dalam dokumen penetapan kinerja tahun 2016 ditetapkan sebanyak 6 sasaran strategis, dengan indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur keberhasilan kinerja sebanyak 15 indikator kinerja sasaran.
Berdasarkan pengukuran kinerja dari 15 indikator kinerja seluruhnya tercapai 82,94% dengan predikat “Sangat Baik”, dengan rincian sebagai berikut:
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja
Rata-rata
Capaian Predikat 1 Meningkatnya pelayanan prima dalam
pencegahan dan pemadaman kebakaran 5 70,42%
Baik
2 Meningkatnya penyelamatan korban
bencana 1 43,34%
Kurang
3 Meningkatnya kesiapsiagaan sarana dan prasarana pencegahan dan
penanggulangan bahaya kebakaran
2 116,67% Memuaskan
Jumlah 15 82,94% Sangat Baik
Pencapaian sasaran strategis tersebut dilakukan melalui 2 program, yaitu: Program Non Urusan Setiap SKPD dan Program Peningkatan Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran. Dua program tersebut didukung oleh 9 kegiatan yaitu sebanyak 3 kegiatan pada Program Non Urusan Setiap SKPD, sebanyak 7 kegiatan pada Program Peningkatan Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran.
Dari sisi penggunaan sumber daya, seluruh kegiatan yang mendukung sasaran strategis telah tercapai dengan efisien, dengan ringkasan sebagai berikut:
No Kegiatan Rata-rata Capaian Kinerja Rata-rata Capaian Keuangan Keterangan 1. Penyediaan dan Pemeliharaan Barang
dan Jasa Perkantoran
96,16% 93,42% Efisien 2. Penyusunan Laporan Kinerja Keuangan
dan Neraca Aset
100,00% 100,00% Efisien 3. Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi
dan Pelaporan Kinerja Program dan Kegiatan
100,00% 95,06% Efisien 4. Peningkatan pelayanan
penanggulangan bahaya kebakaran 100,00% 94,81% Efisien 5. Penyuluhan pencegahan bahaya
kebakaran 100,00% 99,23% Efisien
6. Rekruitmen tenaga sukarela pencegahan bahaya kebakaran
100,00% 99,81% Efisien 7. Pengadaan sarana dan prasarana
pencegahan bahaya kebakran
100,00% 95,75% Efisien 8. Pemeliharaan sarana dan prasarana
pencegahan bahaya kebakaran
100,00% 75,91% Efisien 9. Pendidikan dan pelatihan pertolongan
dan pencegahan bahaya kebakaran
100,00% 100,00% Efisien 10. Penyusunan Norma, Standar, Pedoman
dan Manual pencegahan Bahaya
No Kegiatan Rata-rata Capaian Kinerja Rata-rata Capaian Keuangan Keterangan Kebakaran Jumlah 98,30% 92,19%% Efisien
Rata-rata capaian kinerja Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan tahun 2016 sebesar 98,30%, lebih tinggi dari rata-rata capaian keuangan yang hanya sebesar 92,19% sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan sumber daya (dana) telah efisien. B. SARAN
Untuk mewujudkan pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran strategis, pada tahun berikutnya, Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan akan terus meningkatkan pelayanan prima bidang penanggulangan bencana kebakaran kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan. Infrastruktur Kantor pemadam Kebakaran akan terus dilakukan peningkatan baik kuantitas maupun kualitas sehingga akan memberikan perlindungan kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan dalam hal penaggulangan bencana kebakaran, dan pada akhirnya dapat meningkatkan keamanan aset yang dimiliki oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan.
Agar dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di bidang penanggulangan bencana kebakaran di atas harapan masyarakat, Kantor Pemadam Kebakaran akan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan memberikan pendidikan dan pelatihan serta bimbingan teknis dalam hal penanggulangan pemadam kebakaran. Disamping itu perlu meningkatkan koordinasi lintas sektoral dengan berbagai pihak-pihak yang terkait dalam hal kesiagaan dan pencegahan serta penanggulangan bahaya kebakaran agar terjadi keterpaduan dalam menanggulangi bencana kebakaran.
Laporan kinerja tahun 2016 Kantor Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan ini disusun bukan hanya sebagai suatu kewajiban akuntabilitas kinerja, namun lebih dari itu merupakan suatu
kebutuhan untuk mengevaluasi kinerja dan menganalisis hal-hal yang mendukung dan menghambat pencapaian kinerja. Semoga laporan kinerja ini dapat bermanfaat bagi seluruh jajaran pimpinan dan pegawai Kantor Pemadam Kebakaran serta stakeholders.