• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP. ditarik dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Model Discovery Learning

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB V PENUTUP. ditarik dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Model Discovery Learning"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Model Discovery Learning Efektif Dalam Proses Pembelajaran Biologi Pada Materi Pokok Sistem Ekskresi Pada Manusia kelas VIII Di SMPK.St. Familia Kupang Tahun Ajaran 2014/2015. Hal ini dibuktikan oleh:

1. Meningkatnya hasil belajar siswa sesudah diterapkannya model Discovery Learning dari rata-rata tes awal44,09 naik menjadi 89,09, begitupula secara klasikal kelas tersebut dikatakan tuntas dengan pencapaian ketuntasannya 100% .

2. Ketuntasan indikator hasil belajar (IHB), dalam penerapan model pembelajaran Discovery Learning dengan materi pokok Sistem Ekskresi pada Manusia , menunjukkan proporsi ketuntasannya lebih besar dari 0,75% dalam hal ini proporsi indikatornya adalah 0,90. Sedangkan sensivitasnya lebih besar dari 0,30 yaitu 0,45.

3. Aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran dengan menerapkan model Discovery Learning lebih berpusat pada siswa hal ini dapat dilihat dari keterlibatan peran aktif siswa secara langsung dalam memproses sendiri pengetahuan tentang materi pokok sistem ekskresi pada manusia. Hal ini dapat dibuktikan dengan perhitungan rata – rata aktivitas siswa untuk RPP 01 dan RPP 02 yang berada pada kisaran antara 13,58% sampai 18,86%.

(2)

2

Sedangkan untuk rata – rata reliabilitas instrument aktivitas siswa pada RPP 01 dan 02 adalah 97,81% berkategori baik.

4. Kemampuan Guru dalam mengelola pembelajaran sistem ekskresi pada manusia di SMPK. St. Familia kupang dengan menggunakan model Discovery Learningadalah baik. Guru mengelola pembelajaran sesuai dengan RPP yang disiapkan. Skor rata – rata keterlaksanaan RPP dalam modelDiscovery Learning untuk RPP 01 dan RPP 02 berada 3,91 berkategori baik. Sedangkan rata – rata reliabilitas instrumen pengelolaan pembelajaran berada pada kisaran 99,91% dengan berkategori baik.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, maka penelitimenyarankan beberapa hal kepada para pembaca sebagai berikut:

1. Bagi guru biologi atau calon guru yang ingin mengimplementasikan model Discovery Learning untuk:

a. Menguasai teknik maupun taktik mengajar sehingga siswa benar-benar fokus dalam pembelajaran.

b. Memperhatikan kesesuaian model ini dengan materi pokok yang ingin diajarkan dan kondisi kelas dan subjek belajar yang bersangkutan. c. Pengelolaan waktu yang tepat sehingga sesuai dengan alokasi waktu

yang telah ditentukan dalam setiap kali pertemuan.

2. Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan materi pokok yang berbeda untuk melihat keefektivitasan dari model Discovery Learning.

(3)

3

DAFTAR PUSTAKA

Arsyad Bahri, Syamsiah, dkk, 2011. Pengaruh Pendekatan Inquiry dan

Discovery Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Walenrang Depdiknas. 2002. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Puskur, Balitbang, Jakarta

Depdiknas…….2013.Buku Guru IPA SMPkelas VIII. KEMENDIKBUD,Jakarta: Depdiknas, 1999. Kamus Besar Bahasa Indonesia DepartemenPendidikan dan Kebudayaan.Jakarta

http://biologipedia.blogspot.com/2013/05/sistem-ekskresi manusia.html. diakses tanggal 18 februari 2015. Eduk, 2013. Dasar-dasar Pembelajaran Biologi Bahan Ajar. UNWIRA :

Kupang.

Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, 2013 model pembelajaran penemuan (Discovery Learning) Jakarta.

Rohani. 2004. Penerapan Metode Discovery. Online: http://www.riyantoyosapat. com/ search.

Sardiman, n.d. 2005 Pendekatan Inkuiri DalamPembelajaran.Jurnal.n.d. Sugiyono, 2009. Metode Penelitian Administrasi dan Metode R & D. Penerbit Alfabeta: Bandung

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidik-an. PT.Alfabeta,Bandung Sukardi. 2009. Metodologi Penelitian Pendi-dikan.: Bumi Aksara.Jakarta Sukardi, 2003. Metodologi Penelitian Pendidikankompetensi dan Praktiknya.

Bumi Aksara: Jakarta.

Suryobroto, 2000.Macam-Macam Metode Pembelajaran. Online: http:// yastaki 56.spaces. live. com/ Blog/cns!669E85C7CBD2F075!946.entry. 2002. 2010. Metode Discovery, Online: http://nilaieka.blogspot.com/ 2010/01/ metode discovery.html, 2010

Syaiful Bahri Djamarah. 2002. Macam-Macam Metode Pembelajaran. (http://researchengines. com/art05-65.html).

Suyitno, Amin, 2004. Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran, FMIPA Universitas Negeri Semarang.Semarang

(4)

4

L

A

M

P

I

R

A

N

(5)

65

LAMPIRAN 1

SILABUS

ILMU PENGETAHUAN ALAM

Satuan Pendidikan : SMP/MTs

Kelas/ semester : VIII (Delapan) / II Materi Pokok : Sistem Ekskresi Kompetensi Inti :

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur,disiplin,tanggung jawab,peduli (toleransi,gotong-royong),santun,percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural )berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budayaterkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret( menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar,dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Kompetensi Dasar Materi pembelajaran

Kegiatan pembelajaran Penilaian Alokasi waktu

Sumber belajar 3.9 Menjelaskan struktur

dan fungsi sistem eksresi pada manusia dan penerapannya dalam menjaga kesehatan diri 4.9 Membuat peta Sistem ekskresi manusia Mengamati :

 Peragaan lari di tempat hingga mengeluarkan keringat.

Menanya :

 Tanya jawab tentang kandungan keringat.

Sikap:

Observasi terhadap sikap objektif, jujur, kritis, dan tanggung jawab.

Pengetahuan: Tes tertulis bentuk

10 JP Buku paket,  Lembar kerja Praktikum  Buku atau sumber belajar yang

(6)

66

pikiran (mapping mind) tentang struktur dan fungsi sistem eksresi pada manusia dan penerapanya dalam menjaga kesehatan diri Misalnya: Apakah semua permukaan tubuh mengeluarkan keringat dalam jumlah yang sama ? Mengumpulkan Informasi:  Melakukan percobaan untuk mengetahui kandungan keringat menggunakan kertas kobalt. Menalar/Mengasosiasi :  Mengolah data percobaan ke dalam tabel.  Diskusi kelompok untuk membahas hasil percobaan.

 Menyimpulkan zat yang diekskresikan kulit berdasarkan data yang diperoleh dari hasil percobaan. Mengomunikasikan:  Menyampaikan hasil percobaan dalam bentuk laporan praktek.  Menginformasikan lebih lanjut tentang

uraian dan/atau pilihan ganda Keterampilan: Tugas:  Kunjungilah suatu pusat kesehatan (klinik/ puskesmas/ rumah sakit). Carilah informasi tentang kelainan dan penyakit sistem ekskresi pada manusia dan cara mengatasinya.  Membuat mind mapping struktur dan fungsi sistem ekskresi manusia.  Unjuk kerja Ceklist lembar pengamatan kegiatan eksperimen  Portofolio Laporan tertulis relevan.  Media elektronik

(7)

67

kulit sebagai sistem ekskresi.

Mengamati :

 Mengamati model ginjal .

Menanya :

 Tanya jawab tentang struktur ginjal beserta fungsinya.

Mengumpulkan Informasi:

 Melakukan praktikum mengamati struktur dalam ginjal pada hewan, seperti kambing.

 Eksplorasi ginjal hewan untuk menemukan bagian-bagian ginjal seperti korteks, medula hingga pelvis. Menalar/Mengasosiasi:  Menggambar hasil praktikum struktur ginjal .  Melengkapi gambar dengan menuliskan bagian-bagian ginjal berserta fungsinya. Fungsi bagian-bagian kelompok

(8)

68

ginjal dapat diketahui melalui studi literatur dari berbagai sumber.

 Diskusi kelompok untuk membahas hasil pengamatan. Mengomunikasikan:  Menyampaikan hasil percobaan dalam bentuk laporan praktek.  Menyampaikan lebih jauh tentang sistem ekskresi manusia beserta cara merawat diri untuk mencegah penyakit pada sistem ekskresi manusia.

(9)

69

LAMPIRAN 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 01

Satuan Pendidikan : SMPK Santa Familia Kupang Mata Pelajaran : IPA- Biologi

Kelas/Semester : VIII/II

Topik : Sistem Ekskresi

Sub Topik : Sistem Ekskresi Pada Manusia, Ginjal Pertemuan : I (Pertama)

Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

A. Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual,konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranahkonkret (menggunakan, mengurai, merangkai,memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak(menulis, membaca, menghitung, menggambar, danmengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar Dan Indikator Pencapaian

No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

1. 1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengenalan ajaran agama yang dianutnya.

1.1.1 mengenali dan mengagumi berbagai organ tumbuhan beserta fungsinya sebagai makhluk ciptaan Tuhan.

2. 2.1 Menunjukan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif; dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari

2.1.1 Mengembangkan pribadi ilmiah, jujur, teliti dan bertanggung jawab dalam melakukan pengamatan dan diskusi tentang system ekskresi pada manusia.

(10)

70

sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan diskusi.

2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagaiwujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan

kelompok dalam melaksanakan setiap pengamatan dan juga dalam melaporkan setiap hasil pengamatan

3. 3.9 Menjelaskan struktur dan fungsi sistem eksresi pada manusia dan penerapannya dalam menjaga kesehatan diri.

3.9.1 Menyebutkan organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia

3.9.2 Mendeskripsikan fungsi sistem ekskresi.

3.9.3 Menjelaskan hubungan struktur dan fungsi pada organ ginjal 3.9.4 Menjelaskan hubungan struktur

dan fungsi pada organ paru-paru

3.9.5 Menjelaskan hubungan struktur dan fungsi pada organ hati 3.9.6 Menjelaskan hubungan struktur

dan fungsi pada organ kulit 3.9.7 Mengidentifikasi kelainan dan

penyakit yang terjadi pada system ekskresi

3.9.8 Menyebutkan berbagai pola hidup untuk menjaga kesehatan system ekskresi

4.

4.9 Membuat peta pikiran (mapping mind) tentang struktur dan fungsi sistem eksresi pada manusia dan penerapanya dalam menjaga kesehatan diri.

4.9.1 Membuat peta pikiran yang menunjukkan hubungan struktur dan fungsi sistem ekskresi pada manusia

4.9.2 Menyusun rencana pola hidup yang harus kita lakukan untuk menjaga sistem ekskresi

C. Tujuan Pembelajaran

1. Melalui kajian pustaka Peserta didik dapat menjelaskan pengertian sistem ekskresi pada manusia.

2. Melalui kajian pustaka Peserta didik dapat menjelaskan fungsi sistem ekskresi pada manusia.

3. Melalui kajian pustaka peserta didik dapat menjelaskan mkanisme pengeluaran urine

4. Melalui kajian pustaka peserta didik dapat membuat peta konsep mengenai struktur dan fungsi organ dalam sistem ekskresi.

(11)

71

D. Materi

1. Pengertian sistem ekskresi

Sistem ekskresi merupakan salah satu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme, zat sisa metabolisme ini bersifat racun bagi tubuh jika tidak dikeluarkan secara terus menerus akan merusak berbagai organ dalam tubuh.

Jadi Ekskresi merupakan proses pengeluaran zat sisa metabolisme tubuh, seperti CO2, H2O, NH3, zat warna empedu dan asam urat.

2. Fungsi Sistem Ekskresi

a) Membuang limbah yang tidak berguna dan beracun dari dalam tubuh b) Mengatur konsentrasi dan volume cairan tubuh (osmoregulasi)

c) Mempertahankan temperatur tubuh dalam kisaran normal (termoregulasi) d) Keseimbangan hormone (Homeostasis)

3. Organ – organ ekskresi dalam tubuh manusia berupa organ paru – paru yang megeluarkan zat sisa CO2, ginjal yang mengelurakan urine, kulit

mengeluarkan keringat, dan hati akan mengeluarkan bilirubin yang merupakan bahan sisa dari pemecahan sel darah merah yang sudah tua. 4. Ginjal merupakan organ ekskresi yang utama, berjumlah sepasang, dan

terdapat dalam rongga perut di dekat tulang-tulang pinggang. Berbentuk seperti kacang ercis dengan panjangnya lebih kurang 10 cm. Fungsi ginjal yang utama adalah menyaring darah sehingga menghasilkan urine. Di dalam urine terdapat zat sisa/zat berlebih yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh, misalnya:

(12)

72

 protein-protein asing yang masuk ke dalam tubuh.

 zat-zat hasil katabolisme seperti urea, asam urat

 bermacam-macam garam

 gula darah yang melebihi batas normal

Selain itu ginjal juga berfungsi sebagai organ homeostasis, yaitu organ yang berfungsi menjaga keseimbangan berlangsungnya proses fisiologi dalam tubuh, misalkan dengan cara mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraselular dan mempertahankan keseimbangan asam dan basa.

5. Proses pembentukan urine

Proses pembentukan urin di dalam ginjal melalui tiga tahap yaitu 1) Filtrasi atau penyaringan yang terjadi di dalam glomerolus, sehingga terbentuk urin primer yang mengandung urea, glukosa, air, ion-ion anorganik seperti Na, K, Ca, dan Cl. Pada proses ini darah dan protein akan tetap tertinggal pada glomerolus. 2) Reabsobsi atau penyerapan kembali yang terjadi di dalam Tubulus Kontortus Proksimal. Pada proses ini terjadi penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh , zat yang diserap kembali adalah glukosa, air, asam amino, dan ion-ion organik. Sedangkan urea hanya sedikit diserap kembali. 3) Augmentasi terjadi di tubulus kontortus distal dan juga disaluran pengumpul. Pada bagian ini juga masih ada proses penyerapan ion natrium, clor serta urea. Cairan yang dihasilkan sudah keluar berupa urin sesungguhnya yang kemudian disalurkan ke rongga ginjal.Urin yang terbentuk dan terkumpul akan dibuang melalui ureter, kandung kemih dan uretra. Urin akan masuk kedalam kandung

(13)

73

kemih yang merupakan tempat menyimpan urin sementara. Kemudian urin dikeluarkan melewati uretra yang kemudian dikeluarkan.

6. Peta konsep mengenai struktur dan fungsi organ dalam system ekskresi.

E. Pendekatan/Strategi/Metode Pembelajaran

Pendekatan : Scientific

Metode : Diskusi dan pengamatan Model : Discovery learning

F. Media, Alat Dan Sumber Belajar

1. Buku ,bollpoint 3. Buku Pedoman IPA Biologi Kelas VIII 2. Lembar Penilaian 4. Lembar Kerja SiswaBuku

G. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan I (2 x40 menit)

Kegiatan Langkah-langkah

Metode Discovery

Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu

Pendahuluan Menciptakan situasi  Pemusatan perhatian

 Guru menyampaikan salam menanyakan kehadiran peserta didik

 Guru menunjuk salah seorang peserta didik

(14)

74

untuk memimpin doa Menanya:

 Guru mengajukan pertanyaan “ coba bayangkan apa yang akan terjadi jika kamu tidak mengeluarkan urin atau tidak berkeringat?  Guru menyampaikan tujuan dan topik

pembelajaran hari ini.

Kegiatan inti Pembahasan

tugas dan

identifikasi masalah

 Guru menyampaikan informasi tentang system ekskresi manusia

 Guru membagi siswa dalam 5 kelompok  Guru membagikan LKS pada tiap kelompok  Secara berkelompok peserta didik melakukan

kegiatan menganalisis berbagai kegiatan yang biasa kita lakukan yang mengeluarkan zat sisa pada kegiatan ‘ Ayo Kita Diskusikan’  Peserta didik melakukan diskusi kelompok

untuk mengolah dan menganalisis data.  Guru membimbing peserta didik melakukan

kegiatan menganalisis kegiatan pada ‘Ayo Kita Coba’

90 menit

Observasi  Menganlisis berbagai kegiatan yang biasa kita lakukan yang mengeluarkan zat sisa.

Menanya  Masing-masing peserta didik merumuskan

pertanyaan berkaitan dengan hal yang akan didiskusikan.

Pengumpulan data  Melakukan penyelidikan tentang apa yang ditemukan dalam menganalisis kegiatan tersebut.

 Pencatatan data hasil penyelidikan

Pengolahan data  Melakukan diskusi kelompok untuk mengkaji buku dan LKS yang harus dikuasai peserta didik dan mendapatkan konsep baik melalui kajian maupun penyelidikan

Verifikasi  Melakukan diskusi kelas untuk memverifikasi tentang hasil diskusi kelompok

 Peserta didik mengembangkan hasil diskusi dengan menggunakan sumber pembelajaran. Generalisasi  Membuat kesimpulan tentang topik

pembelajaran

Penutup  Siswa dan guru mereview hasil kegiatan

pembelajaran.

 Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan lainnya yang relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik.

 Siswa menjawab kuis tentang system ekskresi manusia

 Melakukan refleksi tentang materisystem ekskresi manusia

(15)

75

 Pemberian tugas rumah tentang struktur dan fungsi pada organ ginjal

 Mengumpulkan hasil pengamatan sebagai tugas portofolio.

 Meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa.

H. Penilaian

1. Metode dan Bentuk Instrumen

Metode Bentuk Instrumen

1) Sikap social Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik

2) Keterampilan Lembar Pengamatan Keterampilan

3) Tes Tertulis Tes Pilihan Ganda

2. Lembar penilaian sikap social 1) Lembar penilaian sikap sosial

Petunjuk : Lakukan penilaian sikap social siswa dalam hal kejujuran, komunikasi dan tanggung jawab dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pada lembar penilaian berikut!

No. Sikap Skor

1. Kejujuran 1 2 3

2. Komunikasi

3. Tanggung Jawab Jumlah Skor yang diperoleh

2) Lembar penilaian sikap spiritual

No Sikap Skor

1 2 3

1. Mengawali dan mengakhiri sesuatu dengan Doa 2. Mengawali presentase dengan doa

3. Mengagumi keanekaragaman makhluk hidup

 Rubrik Penilaian Perilaku

No. Aspek yang

dinilai

Rubrik

1. Kejujuran 3 = Jujur dalam hal melakukan pengamatan, mencatat data atau mendeskripsikan hasil pengamatan, dan menyusun laporan. 2 = Jujur dalam hal melakukan pengamatan dan mencatat data atau

mendeskripsikan hasil pengamatan, tidak menyusun laporan. 1 = Jujur dalam hal melakukan pengamatan, mencatat data tapi tidak

mendeskripsikan hasil

2. Komunikasi 3 = Membangun komunikasi dengan anggota kelompok dalam melakukan pengamatan, mencatat data atau mendeskripsikan hasil pengamatan, dan menyusun laporan.

(16)

76

melakukan pengamatan dan mencatat lapran data atau mendeskripsikan hasil pengamatan, tidak menyusun laporan. 1 = Tidak membangun komunikasi dalam melakukan pengamatan,

mencatat data, tapi tidak mendeskripsikan hasil pengamatan. 3. Tanggung Jawab 3 = Bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas dengan hasil

terbaik, berupaya tepat waktu.

2 = Berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas namun belum menunjukan upaya terbaiknya.

1 = Tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas dan tugasnya selesai.

Skor =

3) Lembar pengamatan penilaiaan keterampilan

No. Keterampilan yang dinilai Ya Tidak

1. Kejelasan dalam menyampaikan hasil diskusi 2. Keteramppilan dalam menjawab LKS

3. Ketepatan menyelesaikan LKS sesuai waktu yang ditentukan 4. Kejelasan dalam menyampaikan pertanyaan atau jawaban

Skor =

Instrumen soal pengetahuan

Soal Isian

1. Jelaskan pengertian dari ekskresi!(2)

2. Sebutkan fungsi dari system ekskresi manusia!(5)

3. Sebutkan organ – organ yang termasuk dalam system eksresi!(3) Jawaban :

1. Ekskresi merupakan proses pengeluaran zat sisa metabolisme tubuh, seperti CO2, H2O, NH3, zat warna empedu dan asam urat

2. Fungsi system eksresi pada manusia adalah:

 Membuang limbah yang tidak berguna dan beracun dari dalam tubuh

 Mengatur konsentrasi dan volume cairan tubuh (osmoregulasi)

 Mempertahankan temperatur tubuh dalam kisaran normal (termoregulasi)

 Homeostasis

3. Organ – organ yang termasuk dalam sistem ekskresi yaitu: ginjal, hati, paru – paru, dan kulit.

(17)

77

LEMBAR KERJA SISWA LKS (I)

Sistem Ekskresi pada Manusia

1. Apakah tubuh kita mengeluarkan sampah? Coba identifikasilah sampah- sampah apakah yang dikeluarkan oleh tubuhmu. Tulislah sampah yangdikeluarkan oleh tubuh?

2. Mengapa sampah-sampah dalam tubuhmu harus dikeluarkan? 3. Bagaimana jika sampah-sampah dalam tubumu tidak dikeluarkan?

4. Bagaimana pengeluaran urin dari kandung kemih? Jelaskan mekanisme yang terjadi di dalam kandung kemih kita, sehingga kita ingin membuang urin, atau tidak ingin mengeluarkan urin!

(18)

78

JAWABAN LKS (I)

1. Sampah yang dikeluarkan oleh tubuh berupa, keringat, urin, empedu (berupapewarna urin dan feses) dan udara CO2 dan H2O

2. Sampah dari dalam tubuh harus dikeluarkan, jika tidak dikeluarkan zat-zat sisa ini akan beracun bagi tubuh, secara terus-menerus akan merusak berbagai organ dalam tubuh

3. Akan menyebabkan kerusakan berbagai organ tubuh dan bisa juga menyebabkan kematian.

4. Proses Miksi/Mikturisi (proses berkemih) ialah proses di mana kandung kencing akan mengosongkan urin yang terdapat didalamnya sudah penuh. Mikturisi Proses ini merupakan gerak refleks yang dapat dikendalikan (dirangsang/ dihambat) oleh sistem persarafan dimana gerakannya dilakukan oleh kontraksi otot perut yang menambah tekanan intra abdominalis, dan organ organ lain yang menekan kandung kencing sehigga membantu mengosongkan urine. Tekanan pada kandung kemih selain disebabkan oleh pengaruh saraf juga disebabkan oleh adanya kontraksi otot perut dan organ-organ yang menekan kandung kemih, sehingga urin bisa keluar dari tubuh kita.

(19)

79

LAMPIRAN 3

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 02

Satuan Pendidikan : SMPK Santa Familia Kupang Mata Pelajaran : IPA- Biologi

Kelas/Semester : VIII/II

Topik : Sistem Ekskresi

Sub Topik : Kulit, Paru – Paru, Hati, dan gangguan pada sistem ekskresi

Pertemuan : II (dua) Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

A. Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual,konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranahkonkret (menggunakan, mengurai, merangkai,memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak(menulis, membaca, menghitung, menggambar, danmengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar Dan Indikator Pencapaian

No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

1. 1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengenalan ajaran agama yang dianutnya.

1.1.1 mengenali dan mengagumi berbagai organ tumbuhan beserta fungsinya sebagai makhluk ciptaan Tuhan.

(20)

80

2. 2.1 Menunjukan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif; dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan diskusi.

2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagaiwujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan

2.1.1 Mengembangkan pribadi ilmiah, jujur, teliti dan bertanggung jawab dalam melakukan pengamatan dan diskusi tentang system ekskresi pada manusia.

2.1.2 Saling menghargai kerja individu dan kelompok dalam melaksanakan setiap pengamatan dan juga dalam melaporkan setiap hasil pengamatan

3.

3.10Menjelaskan struktur dan fungsi sistem eksresi pada manusia dan penerapannya dalam menjaga kesehatan diri.

3.10.1 Menyebutkan organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia

3.10.2 Mendeskripsikan fungsi sistem ekskresi.

3.10.3 Menjelaskan hubungan struktur dan fungsi pada organ ginjal 3.10.4 Menjelaskan hubungan struktur

dan fungsi pada organ paru-paru

3.10.5 Menjelaskan hubungan struktur dan fungsi pada organ hati 3.10.6 Menjelaskan hubungan struktur

dan fungsi pada organ kulit 3.10.7 Mengidentifikasi kelainan dan

penyakit yang terjadi pada system ekskresi

3.10.8 Menyebutkan berbagai pola hidup untuk menjaga kesehatan system ekskresi

4.

4.9 Membuat peta pikiran (mapping mind) tentang struktur dan fungsi sistem eksresi pada manusia dan penerapanya dalam menjaga kesehatan diri.

4.9.3 Membuat peta pikiran yang menunjukkan hubungan struktur dan fungsi sistem ekskresi pada manusia

4.9.4 Menyusun rencana pola hidup yang harus kita lakukan untuk menjaga sistem ekskresi

C. Tujuan Pembelajaran

1. Melalui kajian pustaka Peserta didik dapat menjelaskan hubungan struktur dan fungsi pada organ paru-paru

2. Melalui kajian pustaka Peserta didik dapat menjelaskan hubungan struktur dan fungsi pada organ hati

3. Melalui kajian pustaka Peserta didik dapat menjelaskan hubungan struktur dan fungsi pada organ kulit

(21)

81

4. Melalui kajian pustaka Peserta didik dapat mengidentifikasi kelainan dan penyakit yang terjadi pada sistem ekskresi

D. Materi

Pertukaran gas terjadi di dalam alveolusparu-paru, oksigen di udarayang memasuki alveoli akan berdifusi dengan cepat melintasi epithelium kedalam kumpulan kapiler yang mengelilingi alveoli, karbondioksidaakan berdifusi dengan arah yang sebaliknya. Darah pada alveolusakan mengikat oksigen dan mengangkutnya ke sel-sel jaringan. Dalamjaringan, darah mengikat karbondioksida (CO2) untuk dikeluarkanbersama H2O yang dikeluarkan dalam bentuk uap air.

Hati berperan dalam merombak sel darah merah yang telah tua dan rusak, perombakan dilakukan oleh sel-sel hati yang disebut dengan sel histosit yang dipecah menjadi zat besi, globin dan hemin. Zat besi diambil dan di simpan dalam hati untuk dikembalikan ke sumsum tulang. Globin digunakan untuk metabolisme protein yang nantinya dipakai untuk membentuk Hb baru, sedangkan hemin diubah menjadi zat warna empedu berwarna hijau kebiruan yang disebut dengan bilirubin dan biliverdin. Zat warna empedu dikeluarkan ke usus dua belas jari dan dioksidasi menjadi urobilin. Urobilin berwarna kuning cokelat yang berperan memberi warna pada feses dan urin. Hati juga berfungsi menguraikan asam amino dan dari penguraiannya akan menghasilkan zat sisa urea yang bersifat racun bagi tubuh kita, urea dari dalam hati akan dikeluarkan dan diangkut ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urin.

(22)

82

Kulit terdiri atas lapisan epidermis (kulit ari), epidermis tersusun oleh sejumlah lapisan sel. Lapisan atas yang disebut dengan lapisan tanduk tidak terdapat pembuluh darah, serabut saraf dan lapisan malpihi. Pada lapisan

Dermis terdapat otot penggerak rambut, pembuluh darah dan limfa, indera, kelenjar minyak dan kelenjar keringat. Kelenjar keringat terdapat pada kulit, berbentuk pembuluh yang panjang dari lapisan malpighi masuk ke bagian dermis. Kapiler darah, kelenjar keringat akan menyerap air dengan larutan NaCl dan sedikit urea. Air beserta larutannya akan dikeluarkan menuju pori-pori kulit.

Kelainan Dan Penyakit Pada Sistem Ekskresi

Kelainan dan penyakit yang menyerang sistem ekskresi dapat disebabkan oleh banyak hal.Misalnya virus, bakteri, jamur.Efek samping obat atau pola makan yang tidak sehat. Beberapa penyakit pada sistem ekskresi antara lain sebagai berikut.

1. Albuminuria

Albuminuria adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan urine penderita mengandung albumin.Albumin merupakan protein yang bermanfaat bagi manusia karena berfungsi untuk mencegah agar cairan tidak terlalu banyak keluar dari darah.Penyakit ini rnenyebabkan terlalu banyak albumin yang lolos dari saringan ginjal dan terbuang bersama urine. Penyakit ini antara lain disebabkan oleh kekurangan protein. penyakit ginjal. dan penyakit hati.

(23)

83 2. Hematuria

Hematuria (kencing darah) adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan urine penderita mengandung darah. Penyakit ini antara lain disebabkan oleh peradangan ginjal, batu ginjal,dan kanker kandung kemih.

3. Nefrolitiasis

Nefrolitiasis (batu ginjal) adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan adanya batu pada ginjal. saluran ginjal, atau kandung kemih. Batu ginjal pada umumnya mengandung garam kalsium ( zat kapur) antara lain kalsium oksalat, kalsium fosfat, atau campurannya. Batu ginjal terbentuk karena konsentrasi unsur-unsur tersebut dalam urine tinggi. yang dipercepat dengan infeksi dan penyumbatan pada ureter. Penyakit ini diobati dengan cara mengeluarkan batu ginjal. Apabila batu ginjal masih berukuran kecil, dapat dihancurkan dengan obat-obatan. Apabila batu ginjal sudah berukuran besar, harus dikeluarkan dengan tindakan operasi. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi, batu ginjal dapat dihancurkan dengan gelombang suara yang berintensitas tinggi tanpa perlu tindakan operasi.

4. Nefritis

Nefritis adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan peradangan ginjal. khususnya nefron. Proses peradangan biasanya berasal dari glomerulus, kemudian menyebar ke jaringan sekitarnya. Penyakit ini harus segera ditangani dokter.

(24)

84 5. Gagal Ginjal

Gagal ginjal adalah ketidakmampuan, ginjal menjalankan fungsinya, akibatnya zat-zat yang seharusnya dapat dikeluarkan rnelalui ginjal menjadi tertumpuk di dalam darah. Salah satu contohnya adalah timbulnya uremia, yaitu peningkatan kadar urea di dalam darah. Kadar urea darah yang tinggi dapat menimbulkan keracunan dan mengakibatkan kematian. Gagal ginjal antara lain disebabkan oleh nefritis. Penyakit ini dapat diatasi dengan dua alternatif. Pertama melakukan dialisis ginjal (cuci darah) yang diIakukan secara rutin. Kedua dengan transplantasi (cangkok) ginjal dari donor. Cangkok ginjal dapat dilakukan jika ada kecocokan antara organ donor dan jaringan penderita sehingga tidak terjadi penolakan.

6. Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan meningkatnya jumlah urine sampai 20-30 kali lipat karena kekurangan hormon antidiuretika (ADFI). Penyakit ini dapat diatasi dengan pemberian ADH sintetik.

7. Diabetes Melitus

Diabetes melitus (kencing manis) adalah penyakit pada sistem ekskresi yang ditandai dengan kadar glukosa darah melebihi normal karena kekurangean hormon insulin. Kelebihan glukosa darah akan dikeluarkan bersama urine. Diabetes melitus pada anak diatasi dengan penyuntikan insulin secara rutin. Diabetes melitus pada orang dewasa dapat diatasi dengan mengatur diet, olahlaga. dan pemberian obat-obatan penurun kadar glukosa darah.

(25)

85 8. Hepatitis

Hepatitis adalah radang hati yang umumnya disebabkan oleh virus. Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksin hepatitis, menjaga kebersihan lingkungan. menghindari kontak langsung dengan penderita hepatitis dan tidak menggunakan jarum suntik untuk pemakaian lebih baik satu kali. Beberapa hepatitis. antara lain hepatitis A dan B. Penderita hepatitis mengalami perubahan warna kulit dan putih mata menjadi berwarna kuning. Urine penderita pun berwarna kuning. bahkan kecokelatan seperti teh.

9. Sirosis Hati

Sirosis hati adalah kelainan pada hati yang ditandai dengan timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel normal hati. Sirosis hati sering terjadi pada peminum alkohol, keracunan obat-obatan, infeksi bakteri. atau komplikasi hepatitis. Karena hati merupakan organ yang mempunyai banyak fungsi vital, sirosis hati akan menimbulkan beberapa akibat, antara lain gangguan kesadaran, koma, dan kematian. Pengobatan sirosis hati ditujukan pada penyebab utamanya, pemulihan fungsi hati. sampai transplantasi hati.

E. Pendekatan/Strategi/Metode Pembelajaran

Pendekatan : Scientific

Metode : Diskusi dan pengamatan Model : Discovery learning

F. Media, Alat Dan Sumber Belajar

1. Buku ,bollpoint 2. Lembar Kerja Siswa

3. Buku Pedoman IPA Biologi Kelas VIII 4. Lembar Penilaian

(26)

86 G. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan II (2 x40 menit) Kegiatan Langkah-langkah Metode Discovery

Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu

Pendahuluan Menciptakan

situasi

 Pemusatan perhatian

 Guru menyampaikan salam menanyakan kehadiran peserta didik

 Guru menunjuk salah seorang peserta didik untuk memimpin doa

Menanya :

 Guru melakukan apersepsi dengan Mengaitkan materi pada pertemuan I, mengapa ketika dimusim dingin kita akan sering buang air kecil, sangat berbeda dengan ketika kamu pada musim panas, kamu akan lebih banyak mengeluarkan keringat dari pada biasanya? Apakah mekanisme ini mempengaruhi produksi urin dalam tubuh?

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

15 menit

Kegiatan inti Pembahasan tugas dan identifikasi masalah

 Guru menyampaikan informasi tentang hubungan struktur dan fungsi pada organ paru – paru, kulit dan hati.

 Guru membagi siswa dalam 5 kelompok.  Guru membagikan LKS pada tiap

kelompok

 Secara berkelompok peserta didik melakukan kegiatan menganalisis mekanisme pengeluaran keringat, pada saat tubuh mengeluarkan urine dan mengeluarkan keringat.

 Guru membimbing peserta didik melakukan kegiatan pengeturan

pengeluaran urin dan keringat pada kolom Ayo Kita Diskusikan.

90 menit

Observasi  Menganalisis mekanisme pengeluaran keringat, pada saat tubuh mengeluarkan urine dan mengeluarkan keringat.

Menanya  Masing-masing peserta didik merumuskan

pertanyaan berkaitan dengan hal yang akan didiskusikan.

(27)

87 Pengumpulan

data

 Melakukan penyelidikan tentang apa yang ditemukan dalam menganalisis kegiatan tersebut.

 Pencatatan data hasil penyelidikan

Pengolahan data  Melakukan diskusi kelompok untuk mengkaji buku dan LKS yang harus dikuasai peserta didik dan mendapatkan konsep baik melalui kajian maupun penyelidikan

Verifikasi  Melakukan diskusi kelas untuk memverifikasi tentang hasil diskusi kelompok

 Peserta didik mengembangkan hasil diskusi dengan menggunakan sumber pembelajaran. Generalisasi  Membuat kesimpulan tentang topik

pembelajaran

Penutup  Siswa dan guru mereview hasil kegiatan

pembelajaran.

 Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan lainnya yang relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik.

 Siswa menjawab kuis tentang hubungan struktur dan fungsi organ pada paru – paru, hati dan kulit.

 Siswa menjawab kuis tentang hubungan struktur dan fungsi organ pada paru – paru, hati dan kulit

 Melakukan refleksi tentang materihubungan struktur dan fungsi organ pada paru – paru, hati dan kulit

 Pemberian tugas rumah tentang kelainan pada system ekskresi

 Mengumpulkan hasil pengamatan sebagai tugas portofolio.

 Meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa.

15 menit

H. Penilaian

1. Metode dan Bentuk Instrumen

Metode Bentuk Instrumen

4) Sikap social Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik

5) Keterampilan Lembar Pengamatan Keterampilan

6) Tes Tertulis Tes Pilihan Ganda

2. Lembar penilaian sikap social 1) Lembar penilaian sikap sosial

Petunjuk : Lakukan penilaian sikap social siswa dalam hal kejujuran, komunikasi dan tanggung jawab dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pada lembar penilaian berikut!

(28)

88

No. Sikap Skor

1. Kejujuran 1 2 3

2. Komunikasi

3. Tanggung Jawab Jumlah Skor yang diperoleh

2) Lembar penilaian sikap spiritual

No Sikap Skor

1 2 3

1. Mengawali dan mengakhiri sesuatu dengan Doa 2. Mengawali presentase dengan doa

3. Mengagumi keanekaragaman makhluk hidup  Rubrik Penilaian Perilaku

No. Aspek yang

dinilai

Rubrik

1. Kejujuran 3 = Jujur dalam hal melakukan pengamatan, mencatat data atau mendeskripsikan hasil pengamatan, dan menyusun laporan. 2 = Jujur dalam hal melakukan pengamatan dan mencatat data atau

mendeskripsikan hasil pengamatan, tidak menyusun laporan. 1 = Jujur dalam hal melakukan pengamatan, mencatat data tapi tidak

mendeskripsikan hasil

2. Komunikasi 3 = Membangun komunikasi dengan anggota kelompok dalam melakukan pengamatan, mencatat data atau mendeskripsikan hasil pengamatan, dan menyusun laporan.

2 =Membangun komunikasi dengan anggota kelmpok dalam melakukan pengamatan dan mencatat lapran data atau mendeskripsikan hasil pengamatan, tidak menyusun laporan. 1 = Tidak membangun komunikasi dalam melakukan pengamatan,

mencatat data, tapi tidak mendeskripsikan hasil pengamatan. 3. Tanggung Jawab 3 = Bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas dengan hasil

terbaik, berupaya tepat waktu.

2 = Berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas namun belum menunjukan upaya terbaiknya.

1 = Tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas dan tugasnya selesai.

Skor =

3) Lembar pengamatan penilaiaan keterampilan

No. Keterampilan yang dinilai Ya Tidak

1. Kejelasan dalam menyampaikan hasil diskusi 2. Keteramppilan dalam menjawab LKS

3. Ketepatan menyelesaikan LKS sesuai waktu yang ditentukan 4. Kejelasan dalam menyampaikan pertanyaan atau jawaban

Skor =

Instrumen soal pengetahuan

Soal isian

(29)

89 2. Sebutkan fungsi dari organ kulit !(2) 3. Sebutkan fungsi dari organ hati !(5)

Jawaban Kuis

1. Fungsi paru – paru yaitu: sebagai alat pernapasn, dan juga berfungsi sebagai alat pengeluaran seperti CO2.

2. Fungsi kulit ysitu : berfungsi sebagai alat pengeluaran keringat. 3. Fungsi hati :

 Menyimpan kelebihan gula dalam bentuk glikogen (gula otot)

 Merombak kelebihan asam amino (deaminasi)

 Menawarkan racun

 Membentuk protombin dan fibrinogen

 Membentuk albumin dan globulin

 Mengubah provitamin a menjadi vitamin a

 Tempat pembentukan urea

 Menghasilkan empedu

(30)

90

LEMBAR KERJA SISWA LKS II

A.Ketika siang hari tubuh diterpa oleh sinar matahari, kita akan mengeluarkan banyak keringat. Berbeda ketika pada musim hujan, jarang sekali kamu mengeluarkan keringat. Kamu akan lebih sering mengeluarkan urin. Mengapa hal itu terjadi? Siapa yang mengatur pengeluaran air dalam tubuh kita?

B.Setelah kamu membahas mengenai proses pengeluaran zat sisa di dalam tubuh dan sudah mengetahui berbagai macam penyakit yang muncul di dalam sistem ekskresi, rancanglah pola hidup sehat apakah yang bisa kamu lakukan untuk menjaga sistem ekskresi.

(31)

91

JAWABAN LKS II

A. Pada otak dibagian hipotalamus, akan mengatur jumlah air di dalam darah. Ketika otak mendeteksi bahwa di dalam darah terlalu banyak air, maka hipotalamus akan melepaskan sejumlah hormon yang mendorong ginjal untuk mengurangi jumlah air yang ada didalam darah sehingga ginjal akan meningkatkan jumlah urin yang dikeluarkan. Begitu pula ketika pada suhu udara panas di siang hari, ketika jumalah cairan didalam darah tinggi hipotalamus akan mengeluarkan hormon, dan memberikan signal pada kelenjar keringat yang ada didalam kulit untuk memproduksi keringat yang lebih banyak.

B.Pola hidup sehat yang bisa diterapkan dalam menjaga kesehatan system ekskresi yaitu menjaga pola makan dan minum, menghindari merokok, menghindari minum-minuman alkohol dan kafein dan berolahraga dengan rutin.

(32)

92

LAMPIRAN 4

KISI – KISI SOAL

Nama Sekolah : SMPKSanta Familia Kupang

Mata Pelajaran : IPA /Biologi

Kelas / Semester : VIII/ II

Materi Pokok : Sistem Ekskresi pada Manusia

Kompetensi Dasar Indikator

Pencapaian Kompetensi

Indikator Soal Nomor

Soal Soal Kunci Jawaba n Jenjang kognitif Skor Menjelaskanstruk tur dan fungsi sIstem eksresi pada manusia dan penerapannya dalam menjaga kesehatan diri.  Mendeskripsik an pengertian ekskresi Siswa dapat menjelaskan pengertian ekskresi dengan benar Siswa dapat menyebutkan yang bukan termasuk faktor yang menyebabkan pengeluaran keringat dengan benar Disajikan data berbagai macam fungsi dari 1. 5. 17.

Proses pengeluaran zat-zat dari dalam tubuh manusia yang tidak mengalami metabolisme disebut .... a. eliminasi

b. defekasi c. ekskresi d. sekresi

Pengeluaran keringat oleh tubuh kita dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tersebut di bawah ini, kecuali .... a. suhu lingkungan

b. goncangan emosi c. kegiatan tubuh

d. umur dan jenis kelamin

Perhatikan data berbagai macam fungsi organ ekskresi di bawah ini!

1. Mengekskresi zat – zat berlebihan 2. Mempertahankan Ho C D D C1 C1 C3 1 1 1

(33)

93  Menjelaskan hubugan struktur dan fungsi pada organ hati  Menjelaskan proses pembentukan urine organ ekskresi siswa dapat menetukkan yang bukan termasuk fungsi organ ginjal dengan benar Siswa dapat menejelaskan fungsi hati dengan benar Siswa dapat menyebutkan urutan proses pebentukkan urine dengan benar Siswa dapat menyebutkan tempat terjadinya reabsorbsi dengan benar Siswa dapat menyebutkan 10. 2. 6. 19.

3. Mempertahankan keseimbangan meostasis 4. Mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit

asam basa.

Dari data diatas yang merupakan fungsi dari organ ginjal kecuali……

a. 1 c. 3 b. 2 d. 4

Apabila ada gejala keracunan dalam tubuh, organ yang paling bertanggung jawab untuk menawarkannya adalah ...

a. Hati b. Jantung c. paru-paru d. ginjal

Urutan proses pembentukan urine adalah… a. Filtrasi – reabsorbsi – augmentasi b. Reabsorbsi – filtrasi – augmentasi c. Filtrasi – augmentasi – reabsorbsi d. Reabsorbsi – augmentasi - filtrasi

Reabsorbsi atau penyerapan kembali zat – zat yang masih berfungsi berlangsung di bagian…..

a. Glomerulus

b. Tubulus kontortus distal c. Tubulus kontortus proksimal d. Simpai Bowman

Zat yang tidak terdapat di dalam urine sehat adalah . . . .

A A C D C2 C1 C1 C1 1 1 1 1

(34)

94  Menjelaskan

hubungan

zat yang tidak terdapat dalam urine sehat dengan benar Siswa dapat menyebutkan contoh pristiwa ekskresi dengan benar Siswa dapat menjelaskan proses reabsorbsi dengan benar Disajikan data berbagai macam zat – zat, siswa dapat menentukan zat yang direabsorbsi tubulus distal dengan benar 16. 9. 4. a. Garam b. Urea

c. zat warna empedu d. glukosa

Di bawah ini yang termasuk peristiwa ekskresi adalah pengeluaran ....

a. air mata b. feses c. keringat

d. HCL pada lambung

Terbentuknya urine sekunder adalah hasil proses ....

a. Reabsorbsi b. Augmentasi c. Filtrasi d. Glomerolus

perhatikan beberapa zat – zat dibawah ini: 1. glukosa, air

2. asam lemak, asam amino 3. karbonat, asam amino, urea 4. disakarida, asam amino,

5. Asam amino dan ion – ion organic

Dari data diatas zat – zat yang direabsorbsi tubulus distal pada ginjal sehimgga mengasilkan urine skunder

adalah…. a. 1 dan 2 b. 1 dan 5 c. 3 dan 4 C A B C3 C2 C3 1 1 1

(35)

95 struktur dan fungsi pada organ kulit Siswa dapat menjelaskan stratum germinativum dengan benar Disajikan gambar, siswa dapat menentukan tubulus kontortus proksimal dengan benar Disajikan gambar, siswa dapat menentukan 11. 12. 13. d. 2 dan 5

Lapisan kulit yang jaringan nya selalu membentuk sel-sel baru adalah jaringan . . .

a. stratum lusidium b. stratum korneum c. stratum granulosum d. stratum germinativum

perhatikan gambar dibawah ini untuk soal no 12 dan 13 :

Tubulus kontortus proksimal ditunjukkan olehnomor……

a. 1 b. 3 c. 4 d. 5

Proses augmentasi berlangsung pada bagian benomor……. a. 2 b. 3 D B C C2 C3 C3 1 1 1

(36)

96  Mengidentifik asi kelainan dan penyakit yang terjadi pada system ekskresi proses berlangsungnya augmentasi dengan benar Siswa dapat menjelaskan tempat terjadinya kerusakan ginjal sehingga menyebabkan penyakit nefritis dengan benar Siswa dapat menjelaskan zat yang menyebabkan urine berwarna kekuningan dengan benar Disajikan data beberapa kulit manusia, siswa dapat menyebutkan bagian dari epidermis dengan benar 14. 20. 8. c. 4 d. 5

Gangguan penyakit nefritis akut disebabkan karena adanya kerusakan ginjal dalam bagian tertentu. Bagian yang dimaksud adalah . . . . a. ureter b. rongga ginjal c. nefron d. korteks ginjal

Yang menyebabkan urine berwarna kekuningan adalah zat . . . .

a. biliverdin b. bilirubin c. urobilin d. hemoglobin

Berikut adalah beberapa dari kulit manusia.

1. Stratum korneum 2. Akar rambut 3. Stratum lusidum 4. Kelenjar keringat 5. Stratum germinativum

Yang merupakan bagian dari epidermis adalah . . . . a. 1 - 3 – 5 C C A C2 C2 C1 1 1 1

(37)

97  Menyebutkan berbagai pola hidup sehat untuk menjaga system ekskresi Siswa dapat menjelaskan kelebihan protein dalam tubuh dengan benar Siswa dapat menyebutkan bagian ginjal yang mempunyai jutaan nefron dengan benar Siswa dapat menjelaskan fungsi garam bagi kesehatan dengan benar 3. 18. 7. 15. b. 2 - 3 – 4 c. 2 - 3 – 5 d. 1 - 4 – 5

Kelebihan protein dalam tubuh tidak dapat disimpan, tetapi ....

a. diekskresikan melalui organ ekskresi b. disintesis menjadi senyawa lemak untuk

disimpan

c. dirombak dalam usus menjadi senyawa lain yang mengandung unsur lain

d. dirombak dalam hati menjadi urea dan senyawa lain yang bermanfaat

Ginjal mempunyai jutaan nefron yang terletak di bagian ....

a. medulla b. Korteks

c. piramida ginjal d. badan Malpighi

Olahraga yang murah dan dapat dilakukan secara massal adalah gerak jalan dan lari jarak jauh. Untuk mencegah agar tidak

mudah pingsan dan kejang setelah berolahraga yaitu dianjurkan untuk minum minuman dengan kandungan garam dapur yang sedikit lebih tinggi. Fungsi garam dapur ini adalah untuk ...,,

a. menimbulkan energi b. menurunkan suhu badan

c. mencegah timbulnya keringat berlebihan d. mengganti garam dapur yang dikeluarkan

A B D B C2 C1 C2 C2 1 1 1 1

(38)

98 Siswa dapat menjelaskan albuminaria dengan benar melalui keringat

Penyakit ginjal yang ditandai adanya albumin dan protein dalam urin adalah ....

a. urenia b. albuminaria c. diabetes mellitus d. glukosuria

(39)

99

LAMPIRAN 5

TES HASIL BELAJAR THB Nama : ……... Kelas : …… Semester : …… Hari ⁄ Tanggal : ……... Waktu : 20 menit

A.Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar, dengan memberikan tanda silang (x) pada huruf a, b, c atau d!

1. Proses pengeluaran zat-zat dari dalam tubuh manusia yang tidak mengalami metabolisme disebut ....

a. eliminasi c. ekskresi b. defekasi d. sekresi 2. Urutan proses pembentukan urine adalah…

a. Filtrasi – reabsorbsi – augmentasi b. Reabsorbsi – filtrasi – augmentasi c. Filtrasi – augmentasi – reabsorbsi d. Reabsorbsi – augmentasi – filtrasi

3. Kelebihan protein dalam tubuh tidak dapat disimpan, tetapi .... a. diekskresikan melalui organ ekskresi

a. disintesis menjadi senyawa lemak untuk disimpan

b. dirombak dalam usus menjadi senyawa lain yang mengandung unsur lain

c. dirombak dalam hati menjadi urea dan senyawa lain yang bermanfaat

4. perhatikan beberapa zat – zat dibawah ini: 1. glukosa, air

2. asam lemak, asam amino 3. karbonat, asam amino, urea 4. disakarida, asam amino,

5. Asam amino dan ion – ion organic

Dari data zat – zat yang direabsorbsi tubulus distal pada ginjal sehimgga mengasilkan urine skunder adalah….

a. 1 dan 2 c. 3 dan 4 b. 1 dan 5 d. 2 dan 5

(40)

100

5. Pengeluaran keringat oleh tubuh kita dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tersebut di bawah ini, kecuali ....

a. suhu lingkungan b. goncangan emosi c. kegiatan tubuh

d. umur dan jenis kelamin

6. Reabsorbsi atau penyerapan kembali zat – zat yang masih berfungsi berlangsung di bagian…..

a. Glomerulus

b. Tubulus kontortus distal c. Tubulus kontortus proksimal d. Simpai Bowman

7. Olahraga yang murah dan dapat dilakukan secara massal adalah gerak jalan dan lari jarak jauh. Untuk mencegah agar tidak mudah pingsan dan kejang setelah berolahraga yaitu dianjurkan untuk minum minuman dengan kandungan garam dapur yang sedikit lebih tinggi. Fungsi garam dapur ini adalah untuk ...,,

a. menimbulkan energy

b. menurunkan suhu badan

c. mencegah timbulnya keringat berlebihan

d. mengganti garam dapur yang dikeluarkan melalui keringat 8. Berikut adalah beberapa dari kulit manusia.

1. Stratum korneum 2. Akar rambut

3. Stratum lusidum 4. Kelenjar keringat 5. Stratum germinativum

Yang merupakan bagian dari epidermis adalah . . . . a. 1 - 3 – 5 c. 2 – 3 – 5

b. 2 - 3 – 4 d. 1 – 4 – 5

9. Terbentuknya urine sekunder adalah hasil proses .... a. Reabsorbsi c. Filtrasi

b. Augmentasi d. Glomerolus

10. Apabila ada gejala keracunan dalam tubuh, organ yang paling bertanggung jawab untuk menawarkannya adalah ...

a. Hati c. paru - paru

(41)

101

11. Lapisan kulit yang jaringan nya selalu membentuk sel-sel baru adalah jaringan . . .

a. stratum lusidium

b. stratum korneum

c. stratum granulosum

d. stratum germinativum

12. perhatikan gambar dibawah ini untuk menjawab soal nomor 12 dan 13:

Tubulus kontortus proksimal ditunjukkan oleh nomor……

a. 1 b. 3 c. 4 d. 5

13. Proses augmentasi berlangsung pada bagiian benomor…….

a. 2 b. 3 c. 4 d. 5

14. Gangguan penyakit nefritis akut disebabkan karena adanya kerusakan ginjal dalam bagian tertentu. Bagian yang dimaksud adalah . . . .

a. ureter c. nefron

b. rongga ginjal d. korteks ginjal

15. penyakit ginjal yang ditandai adanya albumin dan protein dalam urine adalah…..

a. uremia

b. albuminaria c. diabetes militus d. glukosuria

16. Di bawah ini yang termasuk peristiwa ekskresi adalah pengeluaran .... a. air mata c. keringat

b. feses d. HCL pada lambung

17. perhatikan data berbagai macam fungsi organ ekskresi di bawah ini! 1. Mengekskresi zat – zat berlebihan

(42)

102

3. Mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit

4. Mempertahankan keseimbangan asam basa.

Dari data diatas yang merupakan fungsi dari organ ginjal kecuali…… a. 1 b. 2 c. 3 d. 4

18. Ginjal mempunyai jutaan nefron yang terletak di bagian ....

a. Medulla c. Piramida ginjal

b. Korteks d. Badan Malpighi

19. Zat yang tidak terdapat di dalam urine sehat adalah . . . . a. Garam c. zat warna empedu

b. Urea d. glukosa

20. Yang menyebabkan urine berwarna kekuningan adalah zat . . . .

a. Biliverdin c. Urobilin

(43)

103 JAWABAN THB Nomor Jawaban 1 C 2 A 3 A 4 B 5 D 6 C 7 D 8 A 9 A 10 A 11 D 12 B 13 C 14 C 15 B 16 C 17 D 18 B 19 D 20 C

(44)

104

LAMPIRAN 6

Lembar Pengamatan Kemampuan Guru

Dalam Mengelola Model Pembelajaran Discovery Learning

Nama Sekolah : SMPK Santa Familia Kupang

Mata Pelajaran : IPA BIOLOGI

Materi Pokok : Sistem Ekskresi Pada Manusia Kelas/Semester : VIIIB/II

Pertemuan Ke :

Waktu : 2 x 40 menit

Peneliti : Agustina Bria Witin

Petunjuk:

1. Berikut ini daftar pengelolaan pembelajaran Discovery Learning yang dilakukan guru di kelas

2. Memberikan penilaian dengan skala penilaian sebagai berikut: 1,00 – 1,99 : tidak baik

2,00 – 2,99 : kurang baik 3,00 – 3,49 : cukup baik 3,50 – 4,00 : baik

No Aspek Yang Diamati Penilaian

1 Pendahuluan

Menciptakan situasi

1. Pemusatan perhatian dan Memotivasi siswa 2. Menyampaikan tujuan pembelajaran II Kegiatan Inti

Pembahasan dan identifikasi masalah:

Menyampaikan informasi tentang matari - materi sebagai langkah awal pengetahuan siswa

Observasi :

Melakukan pengamatan

Menanya :

Peserta didik mampu Merumuskan pertanyaan berkaitan dengan hal yang akan didiskusikan

Pengumpulan data:

Melakukan penyelidikan dalam pengamatan dan pencatatan hasil pengamatan

Mengelolah data:

Melakukan diskusi kelompok untuk mengkaji buku dan LKS yang harus dikuasai peserta didik dan mendapatkan konsep baik melalui kajian maupun penyelidikan

(45)

105

Membimbing siswa Melakukan diskusi kelas untuk memverifikasi tentang hasil diskusi kelompok Peserta didik mengembangkan hasil diskusi dengan menggunakan sumber pembelajaran

Generalisasi:

Membimbing siswa Membuat kesimpulan tentang topik pembelajaran

.

III Penutup

1. Membimbing siswa membuat kesimpulan 2. Memberikan kuis

3. Memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerjanya baik

IV Pengelolaan waktu

Kupang,………….2015

Pengamat I / II

(46)

106

(47)

107

(48)

108

(49)

109

(50)

110

(51)

111

(52)

112

(53)

113

(54)

114

LAMPIRAN 15

Lembar penilaian Sikap Sosial KELAS VIII B

NO NAMA SISWA ASPEK YANG DINILAI Jumla

h nilai Ket kejujuran Komunika si Tanggung jawab 1. Adela R. Ngao 2. Adriana R. Witak 3. Andrea T. Revo 4. Archangela bai Adu 5. Benedikta Un 6. Brigita fallo 7. Edison Sari 8. Elisabeth M. Sari 9. Ermelinda Wula 10. Eufrasi Tsu 11. Ferdiana Watun 12. Fidelis Melo 13. Francesko Lasa 14. Grasela Tahun 15. Hieronimus Ngama 16. Krisantus madu 17. Luciano fernandes 18. Maria Ndari 19. Marsela Tuan 20. Otolin pakei 21. Rocky Tuka 22. Saskia Radja Petunjuk:

Lakukan penilaian sikap sosial siswa dalam hal kejujuran, ketelitian dan tanggungjawab dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dengan rubrik penilaian sebagai berikut:

3 =Jika, jujur,, komunikasi dan bertanggungjawab dalam melakukan diskusi, mencatat data/mendeskripsikan hasil diskusi, dan menyusun laporan tentang system ekskresi pada manusia.

.2 =Jika jujur, komunikasi dan bertanggungjawab dalam melakukan diskusi, dan memcatat data/mendeskripsikan hasil diskusi tentang system ekskresi msnusia,

1 =Jika jujur, komunikasi dan bertanggungjawab dalam melakukan diskusi tentang system ekskresi manusia.

(55)

115 Sikap Spiritual

Kelas VIII B

NO NAMA SISWA ASPEK YANG DINILAI jumlah nilai Ket

a* b* c*

1. Adela R. Ngao

2. Adriana R. Witak 3. Andrea T. Revo 4. Archangela bai Adu

5. Benedikta Un 6. Brigita fallo 7. Edison Sari 8. Elisabeth M. Sari 9. Ermelinda Wula 10. Eufrasi Tsu 11. Ferdiana Watun 12. Fidelis Melo 13. Francesko Lasa 14. Grasela Tahun 15. Hieronimus Ngama 16. Krisantus madu 17. Luciano fernandes 18. Maria Ndari 19. Marsela Tuan 20. Otolin pakei 21. Rocky Tuka 22. Saskia Radja Petunjuk :

Berilah angka 1, 2 atau 3 pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan criteria berikut: 3= Apabila menunjukan ekspresi kekaguman pada keanekaragaman makluk hidup dan menunjukan rasa syukur pada Tuhan. 2= Apabila tidak menunjukan ekspresi kekaguman pada keanekaragaman makluk hidup tapi menunjukan rasa syukur pada

Tuhan.

1= Apabila tidak menunjukan ekspresi kekaguman terhadap keanekaragaman makluk hidup dan tidak menunjukan rasa syukur terhadap Tuhan.

Keterangan :

a * Mengagumi keanekaragaman makhluk hidup b* Mengagumi keanekaragaman makhluk hidup c* Mengagumi berbagai komunikasi

(56)

116 Sikap Keterampilan

Kelas VIIIB

NO NAMA SISWA ASPEK YANG DINILAI jumlah Nilai ket

1 2 3 4

1. Adela R. Ngao

2. Adriana R. Witak 3. Andrea T. Revo 4. Archangela bai Adu

5. Benedikta Un 6. Brigita fallo 7. Edison Sari 8. Elisabeth M. Sari 9. Ermelinda Wula 10. Eufrasi Tsu 11. Ferdiana Watun 12. Fidelis Melo 13. Francesko Lasa 14. Grasela Tahun 15. Hieronimus Ngama 16. Krisantus madu 17. Luciano fernandes 18. Maria Ndari 19. Marsela Tuan 20. Otolin pakei 21. Rocky Tuka 22. Saskia Radja keteangann

1) Kejelasan dalam menyampaikan hasil diskusi

2) Keterampalain dalam menjawab LKS

3) Ketepatan menyelesaikan LKS sesuai waktu yang ditentukan

4) Kejelasan dalam menyampaikan pertanyaan atau jawaban

(57)

117

LAMPIRAN 16

Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa Dalam Model Pembelajaran Discovery Learning

Nama Sekolah : SMPK Santa Familia Kupang Kelas/Semester : VIIIA/II

Pokok Bahasan : Sistem Ekskresi Pada Manusia Hari/Tanggal :

RPP Ke :

Pertemuan Ke :

Peneliti : Agustina Bria Witin Petunjuk Pengisian :

1. Amatilah aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung 2. Isilah lembar pengamatan dengan prosedur berikut:

a. Pengamat melakukan pengamatan, duduk ditempat yang memungkinkan untuk mengamati aktivitas siswa

b. Setiap 5 menit pengamat melakukan pengamatan aktivitas siswa yang dominan kemudian pengamat menuliskan kode kategori pengamatan aktivitas siswa yang dominan kemudian pengamat menuliskan kode kategori pengamatan

c. Hasil pengamatan berupa angka-angka yang sesuai dengan kategori yang diamati Kategori

Pengamatan

Aktivitas Siwa skor

1 2 3 4

1 Memperhatikan penjelasan guru

2 Membaca buku siswa/buku pelengkap bacaan lainnya

3 Mengerjakan LKS/berdiskusi dan menulis pokok-pokok materi pembelajaran

4 Mengajukan pertanyaan

5 Memberi respon/menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan

6 Menyimpulkan pelajaran

(58)

118

No Nama Siswa Rencana Pembelajaran Aktivitas Siswa Jumlah

1 2 3 4 5 6

P1 P2 P1 P2 P1 P2 P1 P2 P1 P2 P1 P2 P1 P2

1. Adela R. Ngao 2. Adriana R. Witak 3. Andrea T. Revo 4. Archangela bai Adu 5. Benedikta Un 6. Brigita fallo 7. Edison Sari 8. Elisabeth M. Sari 9. Ermelinda Wula 10. Eufrasi Tsu 11. Ferdiana Watun 12. Fidelis Melo 13. Francesko Lasa 14. Grasela Tahun 15. Hieronimus Ngama 16. Krisantus madu 17. Luciano fernandes 18. Maria Ndari 19. Marsela Tuan 20. Otolin pakei 21. Rocky Tuka 22. Saskia Radja Jumlah Rata-rata Presentase Realibilitas Rata-Rata Reabilitas

Keterangan: Setiap kali ada aktivitas siswa dalam aspek yang nampak, diberi satu tanda contreng (√) pada kolom yang tersedia, bila ada lagi maka dicontreng satu lagi (√√), dan seterusnya. Pada akhir kegiatan tanda contreng dijumlahkan untuk mendapat frekuensi aktivitas, yaitu jumlah seluruh tanda contreng yang nampak pada aspek kegiatan.

Kupang,………..2015 Pengamat I / II

(59)

119

LAMPIRAN 17

Dokumentasi

Siswa sedang mengerjakan pretest guru menjelaskan materi

Guru membimbing siswa dalam mengejakan LKS presentasi hasil diskusi

(60)

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Instrumen tes hasil belajar (THB) kognitif menggunakan soal tertulis dalam bentuk pilihan ganda dengan acuan bahwa setiap item yang dijawab dengan benar akan

10. Mengaplikasikan konsep perpindahan kalor untuk menyelesaikan.. Untuk menjelaskan pengertian kalor melalui percobaan sederhana 2. Untuk mengetahui peran kalor

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari penilaian pada ranah kognitif, afektif dan psikomotor yang akan digunakan pada saat proses pembelajaran

Uji validitas instrument dalam penelitian ini digunakan untuk menguji instrument tiap item soal pilihan ganda yang nantinya akan digunakan dalam tes individual pretest dan

6. Peserta didik dapat menyajikan hasil pengukuran besaran fisis dengan menggunakan peralatan dan teknik yang tepat untuk penyelidikan ilmiah. Kompetensi Dasar dan

Penelitian dianggap berhasil jika nilai rata- rata kognitif siswa pada materi bangun ruang mencapai ≥70 dengan persentase ketuntasan klasikal ≥75%, hasil belajar

Fungsi sistem pencernaan adalah untuk menerima makanan,mencernannya menjadi zat-zat dan energi,kemudian menyerap zat-zat gizike dalam aliran darah serta membuang bagian makanan

Kita menggunakan kilokalori untuk makanan karena kalori terlalu kecil untuk dipakai mengukur energi pada makanan yang kita makan (agar bilangan yang dikomunikasikan