7
|
M a n aj em en O p e ra s i d an K u a li ta s u n tu k M e n g h as il ka n B a ra n g d an Ja saApa Arti Operasi Saat Ini?
PENERBIT ERLANGGA
• Operasi (produksi): Seluruh kegiatan dalam pembuatan produk—barang dan jasa—bagi pelanggan.
Apa Arti Operasi Saat Ini?
PENERBIT ERLANGGA
• Dalam masyarakat modern, banyak
kebutuhan atau keinginan yang dihasilkan oleh operasi jasa.
– Keberhasilan atau kegagalannya bergantung pada kontak antara penyedia jasa dan pelanggan.
Apa Arti Operasi Saat Ini?
PENERBIT ERLANGGA
• Lapangan kerja telah jauh meningkat di sektor jasa, selama satu dekade terakhir. • Tapi, 11 persen dari angkatan kerja AS
yang bekerja di sektor produksi barang dapat menghasilkan 32 persen
Apa Arti Operasi Saat Ini?
PENERBIT ERLANGGA
• Produksi atau operasi menambah nilai pelanggan dengan menyediakan
utilitas/kegunaan—kemampuan suatu
produk untuk memenuhi suatu keinginan atau kebutuhan.
1. Kegunaan bentuk 2. Kegunaan waktu 3. Kegunaan tempat
Apa Arti Operasi Saat Ini?
PENERBIT ERLANGGA
1. Kegunaan bentuk: Dengan mengubah bahan baku dan keterampilan manusia menjadi barang jadi dan jasa, nilai
pelanggan meningkat karena suatu produk menjadi tersedia.
2. Kegunaan waktu: Nilai pelanggan
bertambah karena produk tersedia ketika dibutuhkan.
3. Kegunaan tempat: Nilai pelanggan
bertambah karena produk tersedia di tempat yang mudah dijangkau.
Apa Arti Operasi Saat Ini?
PENERBIT ERLANGGA
• Proses operasi: Penggunaan sumber
daya—yang meliputi pengetahuan, bahan baku fisik, informasi, peralatan,
pelanggan, dan keterampilan manusia.
• Manajemen operasi: Arahan dan kendali sistematis dalam kegiatan mengubah
sumber daya menjadi barang jadi dan jasa yang menciptakan nilai serta
Menciptakan Nilai
Melalui Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Meski barang dan jasa melibatkan sumber daya, pengubahan, dan produk jadi, operasi jasa berbeda adanya:
– Bahan baku berupa orang-orang, sehingga biasanya dilaksanakan ketimbang diproduksi.
– Cenderung tak berwujud.
– Sulit sekali disimpan—jika tidak
Menciptakan Nilai
Melalui Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Karena tak berwujud, nilai pelanggan dari jasa mengambil bentuk:
– kesenangan – kepuasan
Menciptakan Nilai
Melalui Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Jasa juga sering berfokus pada proses
pengubahan/transformasi.
– Tepatnya, pada kontak pelanggan-penyedia jasa.
• Ini mengharuskan pekerja jasa
memiliki keterampilan yang berbeda, ketimbang pekerja barang fisik.
Menciptakan Nilai
Melalui Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Produksi dapat dikategorikan ke dalam: – Operasi dibuat-untuk-dipesan:
Merespons pesanan tertentu dari pelanggan.
– Operasi dibuat-untuk-disimpan: Menghasilkan barang standar untuk konsumsi massal.
Menciptakan Nilai
Melalui Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Kategori operasi jasa menurut kontak
pelanggan:
– Sistem kontak rendah, kehadiran pelanggan hanya terbatas saat jasa dihantarkan.
Contoh: Pengiriman surat/paket.
– Sistem kontak tinggi, pelanggan terus hadir selama jasa dilakukan.
Strategi Bisnis sebagai
Penggerak Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Ketika beragam strategi diterapkan demi
meraih pelanggan di berbagai pasar sasaran, kapabilitas operasi—apa yang bisa
diproduksi paling baik—juga harus diatur
agar cocok dengan strategi yang dipilih.
• Dengan kata lain, tiap pasar sasaran memiliki
harapan atau keinginan yang berbeda atas
produk—baik barang ataupun jasa—yang pelanggan cari.
Strategi Bisnis sebagai
Penggerak Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Produksi bersifat fleksibel, dapat dimodifikasi bentuknya demi
menghasilkan berbagai kapabilitas
operasi (kapabilitas produksi) dan tujuan.
• Rancangan produksi paling baik didorong oleh strategi bisnis yang lebih besar dari perusahaan.
Strategi Bisnis sebagai
Penggerak Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Manajer operasi harus memperjelas dan memahami karakteristik produk yang
diinginkan pasar sasaran.
– Apakah pelanggan menginginkan: • produk berharga murah?
• produk berkualitas tinggi? • keandalan kinerja produk? • beragam jenis produk?
Strategi Bisnis sebagai
Penggerak Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Demi memenuhi strategi terpilih, manajer menerapkan kapabilitas operasi yang
akan memenuhi kebutuhan pelanggan sasaran.
• Kapabilitas operasi yang sesuai untuk strategi biaya murah, misalnya, berbeda dengan kompetensi untuk mencapai
Strategi Bisnis sebagai
Penggerak Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Karakteristik operasi berbeda satu sama lain sehingga menghasilkan kapabilitas
operasi yang juga berbeda, sesuai tiap tujuan yang ingin dikejar.
– Contoh: Jumlah dan ukuran fasilitas produksi, keterampilan karyawan, jenis peralatan, kegiatan operasi.
PENERBIT ERLANGGA
• Perencanaan operasi mencakup lima pertimbangan utama:
1. Perencanaan kapasitas 2. Perencanaan lokasi
3. Perencanaan tata letak 4. Perencanaan kualitas 5. Perencanaan metode
PENERBIT ERLANGGA
1. Perencanaan kapasitas: Menghitung
kapasitas kebutuhan saat ini dan masa mendatang demi antisipasi permintaan.
– Jumlah produk yang dapat dihasilkan perusahaan dalam kondisi normal
(kapasitas) bergantung pada:
• jumlah karyawan yang bekerja
• jumlah dan ukuran fasilitas produksi
PENERBIT ERLANGGA
2. Perencanaan lokasi penting karena
mempengaruhi: – biaya produksi
– kemudahan transportasi
– akses ke tenaga kerja terampil
– kemudahan akses bagi pelanggan
PENERBIT ERLANGGA
3. Perencanaan tata letak: Lokasi, efisiensi. – Tata letak proses: Produksi
dibuat-untuk-dipesan, jasa atau barang khusus. – Tata letak produk: Produksi jasa/barang
volume tinggi, dibuat-untuk-disimpan.
– Tata letak posisi: Saat jasa tidak dapat dialihkan fasilitas produksinya maka
peralatan, bahan baku, dan keterampilan manusia yang dialihkan.
PENERBIT ERLANGGA
4. Perencanaan kualitas: Dimulai dari
perancangan hingga produksi, demi
memastikan kinerja dan konsistensi yang diinginkan bisa ditanam ke produk.
– Kualitas: Perpaduan “karakteristik
produk/jasa yang mampu memuaskan kebutuhan tersurat/tersirat.”
– Melibatkan penetapan sasaran bagi kinerja dan konsistensi.
PENERBIT ERLANGGA
5. Perencanaan metode: Menghitung tiap
langkah produksi dan metode menjalankannya.
– Bertujuan mengurangi pemborosan dan inefisiensi melalui prosedur
perbaikan metode.
Penjadwalan Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Penjadwalan operasi: Identifikasi waktu akan terjadinya kegiatan operasi tertentu. • Dengan mengidentifikasi kebutuhan
sumber daya di masa mendatang,
manajer dapat mengembangkan rencana perolehan sumber daya secara tepat
Penjadwalan Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Jadwal induk: Jadwal tingkat puncak untuk produksi di masa mendatang.
– Menunjukkan jumlah jasa/barang yang akan diproduksi dalam tiap periode
waktu (minggu atau bulan mendatang) demi memenuhi permintaan.
– Menunjukkan jumlah unit dari tiap
Penjadwalan Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Jadwal terinci (bersifat jangka pendek): Penetapan tugas harian, dengan jam
mulai/ berakhirnya tugas-tugas di tiap stasiun kerja.
– Memungkinkan penyesuaian dadakan oleh manajer dan karyawan lain, agar sumber daya bisa tersedia dan cocok, demi segera memenuhi permintaan.
Penjadwalan Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Jadwal staf: Identifikasi siapa dan berapa karyawan yang akan bekerja, dengan alokasi waktu kerja
masing-masing, untuk setiap giliran kerja di bulan-bulan mendatang.
– Mempertimbangkan kebutuhan karyawan, sekaligus tujuan
perusahaan, demi (1) memaksimalkan efisiensi dan (2) mengendalikan biaya.
Penjadwalan Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Jadwal proyek menyediakan informasi penyelesaian proyek besar.
1. Bagan Gantt: Pembagian proyek besar menjadi urutan langkah pelaksanaan, dan penetapan waktu penyelesaiannya.
• Membantu penilaian manajer tentang penyelesaian pekerjaan terhadap
jadwal, sehingga penyesuaian dapat dilakukan.
Penjadwalan Operasi
PENERBIT ERLANGGA
2. Bagan PERT menunjukkan urutan yang diperlukan di berbagai kegiatan, dan
mengidentifikasi jalur kritis.
• Jalur kritis: Rangkaian kegiatan yang
paling memakan waktu dalam
penyelesaian proyek yang sedang dijalankan.
Pengendalian Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Pengendalian operasi mengharuskan
manajer untuk memantau kinerja, dengan membandingkan hasil terhadap rencana dan jadwal.
– Jika jadwal atau standar kualitas tidak terpenuhi, manajer mengambil tindakan korektif.
• Tindak lanjut: Memastikan bahwa keputusan telah dijalankan.
Pengendalian Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Manajemen bahan baku: Proses di mana manajer merencanakan, mengorganisasi, dan mengendalikan aliran bahan baku dan jasa (sumber pasokan) hingga
pendistribusian produk jadi (pelanggan). – Mencakup: Seleksi pemasok,
pembelian, transportasi, pergudangan, pengendalian persediaan.
Pengendalian Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Untuk produksi dan pengiriman barang fisik, perusahaan dapat menggunakan sistem
produksi ramping (seperti operasi JIT) agar: – produksi mengalir lebih lancar dan
menghindari inefisiensi – berjalan sesuai jadwal
– menghilangkan persediaan yang tidak perlu
Pengendalian Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Untuk jasa kontak tinggi, seperti jasa
pariwisata dan liburan, persediaan hadir dalam bentuk:
– informasi mengenai tawaran produk – pemesanan fasilitas
– klien
– minat klien
– jadwal kegiatan
Pengendalian Operasi
PENERBIT ERLANGGA
• Pengendalian kualitas: Mengambil
tindakan yang memastikan bahwa operasi menghasilkan barang/jasa sesuai standar kualitas tertentu.
– mendeteksi kesalahan
– mengamati potensi kegagalan kualitas – mengoreksi demi mencegah penurunan
Perbaikan Kualitas dan
Manajemen Kualitas Total
PENERBIT ERLANGGA
• Perusahaan yang sukses selalu berfokus pada produktivitas:
– Mengukur kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkan atau dihantarkan.
– Membandingkan tingkat produksi dengan jumlah sumber daya yang digunakan untuk memproduksinya.
Perbaikan Kualitas dan
Manajemen Kualitas Total
PENERBIT ERLANGGA
• Manajemen kualitas total (TQM): Budaya berorientasi pelanggan dalam menawarkan produk sesuai keinginan pelanggan.
– Segala kegiatan yang diperlukan demi
barang/jasa yang memuaskan pelanggan. – Secara internal, setiap pekerjaan lebih
melayani pelanggan internal (departemen lain) di dalam organisasi.
Perbaikan Kualitas dan
Manajemen Kualitas Total
PENERBIT ERLANGGA
• TQM dimulai dari kepemimpinan dan
keinginan untuk memperbaiki proses dan produksi secara terus-menerus.
• Budaya TQM mendorong sikap kepemilikan kualitas di antara karyawan dan pemasok.
– Kualitas berasal dari individu, yang menghasilkannya sembari bekerja.
Perbaikan Kualitas dan
Manajemen Kualitas Total
PENERBIT ERLANGGA
• TQM mengidentifikasikan kerugian akibat
kualitas buruk, termasuk segala bentuk
gangguan keuangan.
– Informasi kerugian kualitas buruk itu dipakai sebagai panduan dalam
memperbaiki proses, untuk mencegah kerugian serupa di masa mendatang.
Perbaikan Kualitas dan
Manajemen Kualitas Total
PENERBIT ERLANGGA
• Perangkat perbaikan proses dalam TQM: – analisis produk pesaing
– analisis nilai tambah – tim perbaikan kualitas
– rekayasa ulang proses bisnis
– “lebih erat dengan pelanggan”—
mendapatkan informasi valid mengenai keinginan pelanggan.
Perbaikan Kualitas dan
Manajemen Kualitas Total
PENERBIT ERLANGGA
• ISO 9000: Program sertifikasi bahwa suatu pabrik, laboratorium, atau kantor
telah memenuhi persyaratan manajemen kualitas yang ketat dari International
Organization for Standardization.
• ISO 14000: Sertifikasi perbaikan dalam kinerja lingkungan.
Perbaikan Kualitas dan
Manajemen Kualitas Total
PENERBIT ERLANGGA
• Rekayasa ulang proses bisnis:
Perancangan ulang radikal proses bisnis untuk mencapai perbaikan biaya, kualitas, layanan, dan kecepatan.
Menambah Nilai
Melalui Rantai Pasokan
PENERBIT ERLANGGA
• Rantai pasokan (untuk produk apapun,
jasa atau barang): Aliran informasi, bahan baku, dan jasa sejak dari pemasok bahan baku hingga produknya sampai ke
pelanggan akhir.
– Nilainya terus bertambah sepanjang tahapan di dalam jaringan ini.
Menambah Nilai
Melalui Rantai Pasokan
PENERBIT ERLANGGA
• Strategi tradisional: Perusahaan
dikelola sebagai satu entitas,
masing-masing mengejar kepentingannya sendiri. • Strategi rantai pasokan:
Anggota/bagian dari rantai pasokan bekerja sama mencapai keunggulan
Menambah Nilai
Melalui Rantai Pasokan
PENERBIT ERLANGGA
• Dengan mengelola rantai pasokan secara menyeluruh—manajemen rantai
pasokan—perusahaan dapat lebih cermat
mengoordinasikan kegiatan di sepanjang rantai itu.
Menambah Nilai
Melalui Rantai Pasokan
PENERBIT ERLANGGA
• Karena informasi akurat menyebar di antara perusahaan rantai pasokan, mereka dapat:
– Mengurangi bahan baku dan transportasi yang tidak perlu.
– Menghindari keterlambatan pengiriman. – Menambah pusat layanan dengan segera. – Memindahkan bahan baku lebih cepat.
Menambah Nilai
Melalui Rantai Pasokan
PENERBIT ERLANGGA
• Dengan berbagi informasi di rantai pasokan: – Biaya dan persediaan keseluruhan dapat
dikurangi.
– Kualitas bertambah.
– Aliran dalam sistem secara keseluruhan menjadi lebih lancar.
• Maka, nilai yang lebih tinggi diberikan bagi pelanggan (pengiriman yang lebih cepat dan biaya lebih murah).
Menambah Nilai
Melalui Rantai Pasokan
PENERBIT ERLANGGA
• Alih daya: Strategi membayar pemasok dan distributor untuk
– menjalankan proses bisnis tertentu – menyediakan bahan baku atau jasa • Alih daya telah:
– memperluas rantai pasokan
– menimbulkan pekerjaan operasi baru di dalam manajemen rantai pasokan