• Tidak ada hasil yang ditemukan

Neraca Publikasi Maret 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Neraca Publikasi Maret 2013"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

: Sitti Maryam Dalle

DIREKTUR : Diana Liza Mustaqim

DIREKSI KOMISARIS

KOMISARIS

: Hans Kindangen, BSc. Ssos. : Amiluddin Haludin

*/ Efektif setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia 21899031.14 16294553.52

PENGURUS BANK KOMISARIS

PEMILIK SAHAM

Pemda Provinsi Sulawesi Tengah Pemda Kabupaten Poso Pemda Kabupaten Banggai Pemda Kabupaten Tolitoli Pemda Kabupaten Donggala Pemda Kota Palu Pemda Kabupaten Parigi Pemda Kabupaten Buol Pemda Kabupaten Tojo Unauna Pemda Kabupaten Bangkep Pemda Kabupaten Morowali

53.28% 6.25% 5.73% 5.69% 7.07% 0.82% 1 Penempatan pada Bank lain - - - - - 2,563 6,050

-2 Tagihan spot dan derivatif - - - -

-4.66% 4.75% 5.33% 1.26% 5.16%

-

-Kolektif Umum Khusus

- -

-

- - -

KOMISARIS UTAMA

-7 Kredit - 34,440 8,454 34,118 - 38,285 6,135 41,768

8 Penyertaan - - - Penyertaan modal sementara

PPA WAJIB DIBENTUK

Individual Kolektif Umum Khusus Individual

C Lainnya

-1 Forward - - - - -2 Option

- - -3

9

4 Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) -

-

-3 Future - - - - -4 Swap - - - - a. Jual - - - - b. Beli -

-Catatan : 6

10 Transaksi rekening administratif - - -

Tagihan akseptasi

Surat berharga - -

- - -5 Tagihan atas surat berharga yang dibeli dgn janji dijual kembali (Reverse repo) - - -

- - -6 Lainnya - - - - -B Terkait dgn Suku Bunga

3 Option - - - - a. Jual - - - - b. Beli - - - - -4 Future - - - -

-5 Swap

-A Terkait dgn Nilai Tukar

1 Spot - - - - -2 Forward - - - -

-LAPORAN TRANSAKSI SPOT DAN DERIVATIF

Posisi 31 Maret 2013

(Dalam jutaan rupiah)

NO TRANSAKSI NotionalNilai Trading Tujuan Hedging Tagihan dan Liabilitas DerivatifTagihan Liabilitas PPA WAJIB DIBENTUK

c. Aset produktif dihapus buku yang dipulihkan/berhasil ditagih 584

8 Lainnya

a. Penerusan kredit

a. GWM utama Rupiah 8.97% 10.96%

b. GWM valuta asing 0.00% 0.00%

24,047

117

2

6 Persentase jumlah debitur UMKM terhadap total debitur 19.90% 24.44%

7 Persentase jumlah debitur UMK terhadap total debitur 19.83%

3 Total PPA yang wajib dibentuk atas aset produktif 42,573 53,953

24.24%

4 Persentase kredit kepada UMKM terhadap total kredit 10.51% 14.04%

5 Persentase kredit kepada Usaha Mikro Kecil (UMK) terhadap total kredit b. Pada Bank lain

2 Total CKPN aset keuangan atas aset produktif 34,440 40,848

a. Pada Bank Indonesia

1,458

10 Komitmen dan Kontinjensi - - - - - -11 Aset yang diambil alih - - - - - -8 Penyertaan - - - - - -9 Penyertaan modal sementara - - - - - c. Kredit yang direstrukturisasi - - - - - d. Kredit properti - - - - - a. Debitur Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) 102 - - - 25 127 - - - b. Bukan debitur UMKM 5,241 - - - - 5,241 4,947 - - - - 4,947 6 Tagihan akseptasi - - - - - -7 Kredit 5,343 - - - 25 5,368 4,947 - - - - 4,947 4 Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) - - - - - -5 Surat berharga yang dibelil dengan janji djual kembali (reverse repo) - - - - - -2 Tagihan spot dan derivatif - - - - - -3 Surat berharga - - - - - -I PIHAK TERKAIT

1 Penempatan pada Bank lain - - - - -

-Posisi 31 Maret 2013 Posisi 31 Maret 2012

L DPK KL D M JUMLAH L DPK KL D M JUMLAH

9.73% 13.00%

d. Kredit properti

a. Debitur Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) b. Bukan debitur UMKM

2012

31.64% 2.71%

2.08% 5

6 7 8 9

Biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) 68.22% 65.68%

2.01%

3.84% 22.92% 1.92% 4.57%

14.56% 6.22%

2.54% 2.36% 7.63%

Return On Equity (ROE)

Net Interest Margin (NIM) 5.56%

1.38% 2.66%

0.00% 0.00%

DIREKTUR UTAMA : Rahmat Abdul Haris */

CADANGAN PENYISIHAN KERUGIAN

Posisi 31 Maret 2013 dan 2012

(Dalam jutaan rupiah)

NO POS - POS

31 Maret 2013 31 Maret 2012

CKPN

Posisi Devisa Netto (PDN) secara keseluruhan 0.00% 0.00%

3

ii. Pihak tidak terkait 0.00% 0.00%

Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah KEPATUHAN (COMPLIANCE)

-

-1 a. Persentase pelanggaran BMPK

i. Pihak terkait 0.00% 0.00%

ii. Pihak tidak terkait 0.00% 0.00%

b. Persentase pelampauan BMPK

i. Pihak terkait

DAN RISIKO OPERASIONAL (II : (IV+V)

VIII RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM UNTUK RISIKO KREDIT, 29.84% 31.64% RISIKO OPERASIONAL DAN RISIKO PASAR (III : (IV+V+VI)

50.03% 2013

29.84% 2.17%

LAPORAN RASIO KEUANGAN

Posisi 31 Maret 2013 dan 2012

1 2

34.69% RASIO

3 4

10 11

produktif dan aset non produktif

YANG DIALOKASIKAN UNTUK MENGANTISIPASI RISIKO PASAR (A+B-C+E)

IV ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (ATMR) UNTUK RISIKO KREDIT 613,883 456,103 V ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (ATMR) UNTUK RISIKO OPERASIONAL 213,291 212,745 VI ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (ATMR) UNTUK RISIKO PASAR - -VII RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM UNTUK RISIKO KREDIT, 29.84% 31.64% 8,510

11,750

C. Faktor Pengurang Modal Inti dan Modal Pelengkap Eksposur sekuritisasi

D. Modal Pelengkap Tambahan yang memenuhi persyaratan (Tier 3) E. Modal Pelengkap Tambahan yang dialokasikan untuk mengantisipasi 1.8 Cadangan umum aset produktif (maks. 1.25% ATMR)

1.9 Pendapatan komprehensif lain : Keuntungan dari peningkatan nilai wajar atas penyertaan dlm katagori tersedia utk dijual (45%)

2. Level Bawah (Lower Tier 2) Maksimum 50% Modal Inti. 2.1 Redeemable preference shares

8,510

11,750

-8,510 11,750

7,674

7,674

7,674 Laba yang dapat diatribusikan kepada :

PEMILIK

KEPENTINGAN NON PENGENDALI

TOTAL LABA TAHUN BERJALAN Total laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada : PEMILIK

KEPENTINGAN NON PENGENDALI

TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN

47,385

41,533

5,852

59,017

50,507

8,510

251,563

251,563

1,946,227

47,385

41,533

5,852

34,257

14,018

20,239

226,529

226,529

1,358,581 Selisih kuasi reorganisasi

Selisih restrukturisasi entitas sepengendali Ekuitas lainnya

Cadangan a. Cadangan umum b. Cadangan tujuan 18

19 20 21

22 Laba / rugi a. Tahun lalu b. Tahun berjalan

TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK Kepentingan non pengendali

23

26,552

b. Aset produktif yang dihapus buku

d. Aset produktif yang dihapus tagih TOTAL EKUITAS

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS

675,846

18,331

734,849

48,396

8 9 10 11 II 1 2 3

Penyertaan modal sementara

246,849

246,849

Komitmen dan Kontinjensi Aset yang diambil alih PIHAK TIDAK TERKAIT Penempatan pada Bank lain Tagihan spot dan derivatif Surat berharga

Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) Surat berharga yang dibelil dengan janji djual kembali (reverse repo) Tagihan akseptasi

Kredit

c. Kredit yang direstrukturisasi

Penyertaan

722,944

5,701

211,609

211,609

5,701

5,701

16,185

(8,133)

Risiko Pasar

TOTAL MODAL INTI DAN MODAL PELENGKAP (A+B-C)

TOTAL MODAL INTI, MODAL PELENGKAP, DAN MODAL PELENGKAP TAMBAHAN

239,175

126,562

112,613

120,746

275

41,533

5,852

50,507

4,255

18,324

(8,133)

1.2 Surat berharga subordinasi (perpetual kumulatif) 1.3 Pinjaman subordinasi (perpetual kumulatif) 1.4 Mandatory convertible bond

1.5 Modal inovatif yang tidak diperhitungkan sebagai Modal inti 1.6 Instrumen modal pelengkap level atas (Upper Tier 2) lainnya 1.7 Revaluasi aset tetap

2.2 Pinjaman atau obligasi subordinasi yang dapat diperhitungkan 2.3 Instrumen modal pelengkap level bawah (Lower Tier 2) lainnya 3. Faktor Pengurang Modal Pelengkap

3.1 Penyertaan (50%)

3.2 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi (50%)

g. Penyisihan penghapusan aset atas aset non produktif yang wajib dihitung h. Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading book

3. Modal Inovatif

3.1 Surat berharga subordinasi (perpetual non kumulatif) 3.2 Pinjaman subordinasi (perpetual non kumulatif) 3.3 Instrumen Modal Inovatif lainnya 4. Faktor Pengurang Modal Inti 4.1 Goodwill

4.2 Aset tidak berwujud lainnya 4.3 Penyertaan (50%)

4.4 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi (50%) 5. Kepentingan Non Pengendali

B. MODAL PELENGKAP 1. Level Atas (Upper Tier 2) 1.1 Saham preferen (perpetual kumulatif)

II III

KOMPONEN MODAL A. MODAL INTI 1. Modal Disetor 2. Cadangan Tambahan Modal 2.1 Faktor penambah a. Agio b. Modal Sumbangan c. Cadangan umum d. Cadangan Tujuan

e. Laba tahun-tahun lalu yang dapat diperhitungkan (100%) f. Laba tahun berjalan yang dapat diperhitungkan (50%) g. Selisih lebih karena panjabaran laporan keuangan h. Dana setoran modal

i. Waran yang diterbitkan (50%)

j. Opsi saham yang diterbitkan dalam rangka program konpensasi berbasis saham (50%)

2.2 Faktor pengurang a. Disagio

b. Rugi tahun-tahun lalu yang dapat diperhitungkan (100%) c. Rugi tahun berjalan yang dapat diperhitungkan (100%) d. Selisih kurang karena panjabaran laporan keuangan.

e. Pendapatan komprehensif lain : Kerugian dari penurunan nilai wajar atas penyertaan dalam katagori tersedia untuk dijual.

f. Selisih kurang antara PPA dan cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif.

(Dalam jutaan rupiah)

NO KOMPONEN MODAL 2013 2012

I

205,908

112,878

93,030

93,030

275

35,746

5,852

29,097

5,875

18,358

18,358

18,358

11,212

11,212

LAPORAN PERHITUNGAN KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM

Tanggal 31 Maret 2013 dan 2012

14,125

14,125

14,125

11,414

11,414 ii. Uncommited

3. Irrevocable L/C yang masih berjalan

5,456

5,456

5,456

5,456

a. L/C Luar negeri b. L/C Dalam negeri

4. Posisi penjualan spot dan derivatif yang masih berjalan 5. Lainnya

TAGIHAN KONTINJENSI 1. Garansi yang diterima 2. Pendapatan bunga dalam penyelesaian a. Bunga kredit yang diberikan b. Bunga lainnya KEWAJIBAN KONTINJESI 1. Garansi yang diberikan 2. Lainnya

6,917

6,917

6,917

6,917

1. Fasilitas pinjaman yang belum ditarik

2. Posisi pembelian spot dan derivatif yang masih berjalan 3. Lainnya

KEWAJIBAN KOMITMEN

1. Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik a. BUMN

i. Commited ii. Uncommited b. Lainnya i. Commited ii. Uncommited

2. Fasilitas kredit kepada Bank lain yang belum ditarik a. BUMN

i. Commited ii. Uncommited b. Lainnya i. Commited

III

IV

11,750

113

11,750

LAPORAN KOMITMENT DAN KONTINJENSI

Tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012

(Dalam jutaan rupiah)

NO POS - POS 31-Maret-13 31-Des-12

I TAGIHAN KOMITMEN -

-II

1,601

15,666

(3,916)

1,601

1,500

14,811

113

159

7,020

6,184

257

8,257

(6,132)

14,065

32,297

12,100

20,197

8,679

8,510

8,510

6,226

257

7,878

(13,464)

11,022

325

325

11,347

(2,837)

1,289

1,289

220

1,966

15,650

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK BERSIH

PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN

a. Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing b. Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual

c. Bagian efektif dari lindung nilai arus kas d. Keuntungan revaluasi aset tetap

e. Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi f. Keuntungan (kerugian) aktuarial program manfaat pasti g. Pajak penghasilan terkait dengan laba komprehensif lain h. Lainnya

Pendapatan komprehensif lain tahun berjalan - net pajak penghasilan terkait TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN j. Beban tenaga kerja

k. Beban promosi l. Beban lainnya

Pendapatan (beban) Operasional Selain Bunga Bersih

LABA (RUGI) OPERASIONAL

PENDAPATAN DAN BEBAN NON OPERASIONAL Keuntungan (kerugian) penjualan aset tetap dan inventaris Keuntungan (kerugian) penjabaran transaksi valuta asing Pendapatan (beban) non operasional lainnya LABA (RUGI) NON OPERASIONAL

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN SEBELUM PAJAK a. Taksiran pajak tahun berjalan

b. Pendapatan (beban) pajak tangguhan ii. Kredit

iii. Spot dan derivatif iv. Aset keuangan lainnya b. Peningkatan nilai wajar liabilitas keuangan c. Kerugian penjualan aset keuangan i. Surat berharga ii. Kredit iii. Aset keuangan lainnya

d. Kerugian transaksi spot dan derivatif (realised) e. Kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) i. Surat berharga

ii. Kredit iii. Aset keuangan lainnya f. Kerugian terkait risiko operasional g. Kerugian dari penyertaan dengan equity method h. Komisi/provisi/fee dan administrasi

i. Kerugian penurunan nilai aset aset lainnya (non keuangan) iii. Spot dan derivatif

iv. Aset keuangan lainnya b. Penurunan nilai wajar liabilitas keuangan c. Keuntungan penjualan aset keuangan i. Surat berharga

ii. Kredit iii. Aset keuangan lainnya

d. Keuntungan transaksi spot dan derivatif (realised) e. Keuntungan dari penyertaan dengan equity method f. Dividen

g. Komisi/provisi/fee dan administrasi h. Pemulihan atas cadangan penurunan nilai i. Pendapatan lainnya.

2. Beban operasional selain Bunga a. Penurunan nilai wajar aset keuangan i. Surat berharga

32,497

8,011

24,486

B

Pendapatan dan Beban Bunga 1. Pendapatan Bunga 2. Beban Bunga

Pendapatan (Beban) bunga bersih

Pendapatan dan Beban Operasional selain Bunga 1. Pendapatan Operasional selain Bunga a. Peningkatan nilai wajar aset keuangan i. Surat berharga

ii. Kredit

2,186

tersedia untuk dijual

c. Bagian efektif lindung nilai arus kas d. Selisih penilaian kembali aset tetap

e. Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi f. Keuntungan (kerugian) aktuarial program manfaat pasti g. Pajak penghasilan terkait dengan laba komprehensif lain

18,324

b. Modal yang belum disetor

/

490,542

(363,979)

18,324 16

b. Disagio c. Modal sumbangan d. Dana setoran modal e. Lainnya

Pendapatan (kerugian) komprehensif lainnya

a. Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing b. Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam kelompok

h. Lainnya

275

18,324

Tabungan

Simpanan Berjangka

1,946,227

126,562

6,196

6,196

1,862

17

490,542

(363,980)

18,599

a. Agio

c. Saham yang dibeli kembali (Treasury stock) Tambahan modal disetor

11 12

Pinjaman dari Bank Indonesia Pinjaman dari Bank lain Liabilitas spot dan derivatif

146

50,842

1,132,052 300

11,675

1,694,664 TOTAL ASET

1,414,021

117,193

43,407

100,010

b. Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia Liabilitas pajak tangguhan

Liabilitas lainnya TOTAL LIABILITAS Pinjaman yang diterima

a. Pinjaman yang dapat diperhitungkan sebagai modal b. Pinjaman yang diterima lainnya

Giro

365,010

Utang atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)

Utang akseptasi Surat berharga yang diterbitkan

6,196

6,196

6,807

15 126,563

EKUITAS Modal disetor 13

a. Modal dasar

1,358,581 LIABILITAS

26,466 17

c. Rekening tunda

14 7 8 9 10 1 2 3 4 5 6

Setoran jaminan Liabilitas antar kantor

a. Melakukan kegiatan operasional di Indonesia

493,745

165,894

43,412

Aset tetap dan inventaris

Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris Aset non produktif

a. Properti terbengkalai

15 16

d. Aset antar kantor

i. Melakukan kegiatan operasional di Indonesia ii. Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia Cadangan kerugian penurunan nilai dari aset non keuangan Aset pajak tangguhan

Aset lainnya

2,997

(2,997)

13,592 2,997

(2,997)

(39,144)

48,384

(19,205) (34,440)

49,590

(20,230)

2,997

12

13

14 2,997

b. Aset yang diambil alih

b. Kredit c. Lainnya Aset tidak berwujud

Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud

/ 754,178

(39,144)

a. Surat berharga

754,178

(34,440)

787,757

787,757

Cadangan penurunan nilai aset keuangan

-/-11 9

10

b. Tersedia untuk dijual c. Dimiliki hingga jatuh tempo d. Pinjaman yang diberikan dan piutang

48,396

100,389

261,222

170,866

68,299

68,299

NO POS - POS 2013 2012

PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

7 8

c. Dimiliki hingga jatuh tempo d. Pinjaman yang diberikan dan piutang Penyertaan

Kredit

a. Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba/rugi b. Tersedia untuk dijual

40,249

313,590

734,849

48,396

Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)

Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) Tagihan akseptasi

Kas

Penempatan pada Bank Indonesia Penempatan pada Bank Lain Tagihan spot dan derivatif Surat berharga

a. Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba/rugi

LAPORAN POSISI KEUANGAN

Tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012

(Dalam jutaan Rupah)

31-Des-12 31-Maret-13 NO

1 2 3 4 5

POS - POS ASET

LAPORAN KEUANGAN

BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI TENGAH

LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF

Periode 01 Januari sd 31 Maret 2013 dan 2012

(Dalam jutaan rupiah)

A

6

LAPORAN KUALITAS ASET PRODUKTIF DAN INFORMASI LAINNYA

Posisi 31 Maret 2013 dan 2012

(Dalam jutaan rupiah)

NO

1,360 637

821

506,502

43,361

463,141

40,599

26,365 4

5 6 7

47,098

23,432

14,638

8,794

534

1,904

33,195

19,624

13,571

82,823

699,566

18,331

826

782,389

604,953

34,082

48,396

734,849

8,880

11,531

291

1,160

10,820

III

1

INFORMASI LAIN Total aset yang dijaminkan :

1,451

20,411

14,234

80,827

490,040

10,820

Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan terhadap aset produktif NPL Gross

NPL Netto Return On Asset (ROA) 1,061

KOMISARIS

: Drs. H. Abdul Karim Hanggi. : H. Drs. Said Awad, MH. 604,953

843

RASIO KINERJA

Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)

Aset produktif bermasalah dan aset non produktif bermasalah terhadap total aset

34,082

Loan to Deposit Ratio (LDR)

570,867

5 Lainnya -

-Palu, 14 Mei 2013 DIREKSI

SITTI MARYAM DALLE DIANA LIZA MUSTAQIM Direktur Operasional Direktur Kredit dan Marketing

JUMLAH - - - -

DIREKTUR 1. Informasi Laporan Keuangan posisi 31 Maret 2013 unaudit dan Informasi Laporan posisi Keuangan tanggal 31 Desember 2012 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik

"Drs. Supriadi Laupe" penanggung jawab Drs. Supriadi Laupe, Msi, Ak.) dalam laporannya tanggal 01 April 2013 menyatakan pendapat wajar tanpa pengecualian. 2. Informasi Keuangan ini disajikan sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No.3/22/PBI/2001, tanggal 13 Desember 2001 tentang "Transparansi kondisi keuangan Bank" dan disajikan sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No.3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001 tentang "Laporan keuangan publikasi Triwulanan dan

Bulanan Bank Umum serta Laporan tertentu yang disampaikan kepada Bank Indonesia" sebagaimana telah diubah oleh Peraturan Bank Indonesia No.7/50/PBI/2005. tanggal 29 November 2005 tentang "Transparansi kondisi keuangan Bank" dan Surat Edaran Bank Indonesia No.7/10/DPNP tanggal 31 Maret 2005, Surat Edaran Bank Indonesia No.12/11/DPNP tanggal 31 Maret 2010 tentang "Perubahan ketiga atas Surat Edaran Bank Indonesia No.3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001 dan Peraturan Bank Indonesia No.14/14/PBI/2012 tanggal 18 Oktober 2012 tentang "Transparansi dan Publikasi Laporan Bank".

3. Sesuai dengan Surat Bank Indonesia No.13/658/DPNP/IDPnP tanggal 23 September 2011 , Bank tidak diwajibkan lagi untuk membentuk cadangan kerugian penurunan nilai atas aset non produktif dan transaksi rekening administratif, namun Bank tetap harus menghitung cadangan kerugian penurunan nilai mengacu pada standar akuntansi yang berlaku.

CKPN

Referensi

Dokumen terkait

Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual. c Bagian

Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk

PENDAPATAN DAN BEBAN NON OPERASI ONAL Keuntungan (kerugian) penjualan aset tetap dan inventaris Keuntungan (kerugian) penjabaran transaksi valuta asing Pendapatan (beban)

PENDAPATAN DAN BEBAN NON OPERASI ONAL Keuntungan (kerugian) penjualan aset tetap dan inventaris Keuntungan (kerugian) penjabaran transaksi valuta asing Pendapatan (beban)

Sesuai dengan Surat Bank Indonesia No.13/658/DPNP/IDPnP tgl 23 September 2011, Bank tidak diwajibkan lagi untuk membentuk cadangan kerugian penurunan nilai atas aset non

Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual. Pajak

Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam

Pendapatan (kerugian) komprehensif lainnya a. Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata      uang asing