Mengingat
KESATU
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
ji. Pahlawen No.118 Telp. (031) 35T7N1 • 3517U2 Fu. (031) S517W WeNlfW : httQ://o2t.l1llmR«lY,QO.ld Email : P2t@jatimprov.go.id
s u
RA.BAVA 80174KEPUTUSAN
KEPALA DINAS PENANAIIAN IIOOAL DAN PELAY A.NAN TERPADU SATU P1NTU
PROVINSt JAWA TIIUR NOIIOR : 15.01/57nlll2020
TENTANG
IZIN USAHA PERTAIIBANGAN (IUP) EKSPLORASI DITO REYNALDI DWI HARDONO
1. Sura Saudera DITO REYNAL.01 DWI HARDON() 1.-'IPI 10 FtlJNert 2020 perihal : Permohonan lzln Uuhe Pef1arnbengan (1UP) Eklplcnll;
2. Keputusan Kepa&a Dina Penanaman Modal dan Pelayanan P.p•..itzilbw•""• T ~ S.tu Pinhl Promsl Jawa Timur Nomor : 15.1w.37nl/2020 Tanggal 3 Februari 2020 tantang Penetapan Wlayah lzin UAha Pertambangan (WIUP) an. DITO REYNALOI DWI HARDONO;
3. Rekomendul Teknla lzln Uuhe Pertambangan (1UP) Eklplo,aai Oinaa Energl dan Surnber Daya Mineral PfO'llnsl Jawe Timur, Nomor: 545/ 804112A.2.2/2020, tanggal 5 Mam 2020.
a. Bahwa berdalatkan Undang-Undang Nomor : 4 Tahun 200Q tentang Pertambangan Mineral dan Batubafa;
b. Bahwa berdaaarbn ~ Nomor : 23 tatVt 2014 tentang
Pe.tai..., Dwah, paaal 14 ayat (1);
c. Bahwa benialafbn Paraluran Pemer'•ltah Republilt lncb,alia Nomor : 23 Tahun 2010 tentang Pelakaanun Keglatan Uuhe Pertambangan Mineral din Batubara, paal 20 ayat (1) huruf b dan ayal (2) hurufb dan Paul 21 ayat (1). (2) dan (3);
d. Bahwa berdaaarun heal evaluaal pemoholian dlmakaud lalatt mame11Uhi ayarat untuk diberikan peraetujuan pemberian lzin Uaaha Pertambangan (IUP) Eklplo,aal Kepada DfTO REYNALDI DWI HARDON().
1. Undang-,Undang Nomor : 4 Tahun 2008 tarang Pertambangan Mineral dan Batubara (lN Tahun 2008 Nomor : 4. llN 3838);
2. Undang-Undang Nomor : 23 1atul 2014 tent.ang Peme.iltiltwl Dwah (lN Tahun 2014 Nomor: 244);
3. Perallnn Pemerintah Nomor : 23 Tahun 2010 tantang Pelakaanun Kegillan UAha Pwtambangan Mineral dan Batubara:
5. Peratursi P9mer'•rtah Nomor : 55 Tahun 2010 terang ~ dan Pembinun Pertambangan Mlnenll dan BatulMn;
8. ~ Peme,iah Nomor : 78 Tahun 2010 tantang ~ den Paca
Tambang; •
7. Peraturan Menllrt Energl dan Swnber Daya Mnral Nomor 12 tatu. 2011, tantang: Tatacara Penetapan Wlayah UAha Pertambangan dan Sinlln lnformaal Wllayah Pe,tambaugan Mineral dan Batubara;
8. Penlt1.nn Gubemur Jawa
rimur
Nomor 49 Tahun 2018, T ~ Pedoman Pemberian lzln Bidang Energi den Swnbar Daya Mineral cl JNa Tll'IIU'.9. Peraturan Gubemur Jewa Timur Nomor 137 Tahun 2016 llf,t.ang P ~ n Pelayanan Perizlnan Terpadu yang telah diubah bebetapa k.1111, larakhlr diubah dengan Peralulan Gubemur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2017 tenta,g Pen.ibahan Kedua Pe,aturan Gubemur Jawa Timur No. 137 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pelayanan PeriJnan Terpadu .
. MEMUTUSKAN :
KEPUTUSAN KEPALA DIMAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPAOU SATU PINTU PROVINS! JAWA TIMUR TENTANG IZIN USAHA PERTAMBANGAN (IUP) EKSPLORASI a .. n. DITO REYNALOI DWI HAROONO
Membarikan lzln Uuhe Pertambangan (IUP) Eklplofnl ~ :
Nama Alamat
: DITO REYNALDI DWI HARDONO
: Puri Widya Kencana K1/ 27 RT.004
KEDUA
KETIGA
KEEMPAT
KEUMA
KEENAM
KETUJUH
KEDELAPAN
T,rnbuyn;
NPWP Perusahun No.~Fax NIK
Komodlta Tambalg , Lokal WIUP 11n1t1k di Wllylh 0...
Kec:amatM Kabupaten Provins!
Lua
: ee.11 ◄ .668.~ .ooo
: 3578261S08970002 :Sirtu
:Solo : Ganduaari :Blur :JawaTlmur
: 10,92 (aepuluh .koma sembilanpuulh Dua) Ha
Peta dan koordil lat aebagaimana tercanun dalam Penetapan Wileyah 1zin Uaaha Pertambangan (WIUP) tanggal 3 Februari 2020 Nomor : 15.19137/11/2020 a.n. DITO REYNALDI DWI HARDONO Lamplran I den II Keputuun 1ni yang merupakan bagilln tldak terpiuhkan deli penetujuan lzin Uuhll Pertambangln ( IUP) Ekaploruilni.
Pemegang IUP Ekpiotni mempunyai hale '"1.!k melakuun kegiltan penyelldbn
umum, ekaplorali, ltudi kelayakan dallm WIUP unluk jangb waktu 3 (tip) tatu, (aesual dengan k.omodltaa tambang berdasalUn UU (Nomor : ◄ tahun 2009) temitung mulai tanggal diletapkannya KepuluUn lni.
Apablla dalam jangka waktu wsebut Pemegaug IUP Ebpknli tidak mengajukan peningkatan menjadi IUP ()peraai Produkli, maka yang berAngkutan dianggap mengundurbn clrl den wllayah IUP Ebpioral menjadi wilayah te,tQa_
IUP Ekaplorasl lnl dilarang dipindahlangankan kepada pihak lain tanpa paraetujuan Kepala Dinal Penanaman Modal dan Pela~•aan Terpadu Satu Pinlu Promai Jawa Timur.
Surat P8118Cujuan lzin Uaaha Per1ambMgan (IUP) Eklplcnli in1 digunakan aebagai aalah utu Iv-at W11uk mengajwca, penlngkatan pennohonan lzin Uuha Pertambaog111 (IUP) ()peraai Produkli. .
Tanpa mengu,angl ketentuan pa,llhnn perudang-w,dangan, make IUP Eksplorali lni dapat dlhentikan eementera, dleabut eta,...,,, apabila pemegang IUP Ekaplorall
tidlk mematwll kewll~bM dan lnogan llblgaifflana dlrnauud dlllffl dlk!Um ktdue, ketlga den keempa dalam keputuun lnl.
Keputuaan .... nama Kepala Dinal Penanaman Modal clan Pelayanan Terpedu Slllu Plntu Provinll Jawa Tinu lnl mulai ber1alw . . tanggal dltetapkan.
Apabila dlkemudian hall temyata terdapal keulruen clan ..., pe,ubahan-parub dalam Peraturan Perundangan cl 8idang Pertambangan yang beriaku, maka __, diadakan pembetulan clan mu pe,ubehan Nblgaimana
melti,,..
Ditetapkancl&nbeya Pede tanggal 10 Maret 2020
~iji;iA..,;S;.;PENANAMAN MODAL DAN
II TERPADU SATU P1NTU
~ -RIIIOYSNSI JAWA TIMUR
1. Gubemur Jawa Tmur; embina Tingkat I
2. Dlrjen Mineral den Batubara; NIP. 19680625 199903 1 005 3. Bupati Blitar.
~ ~ ~
e:I :,1 f11if ill!~f"'!i iS i- l! • ~ 5 iJ ( i'tl ii i ' · ,. ;c !J IH111: f 11:P'idll U f! Ji ~ n~1 I h nl ! Ii ! l! i;I f i H I !IJ!fHI 1 1 I ! t lj j f iHf 11 - -
1~ e h i i 1 Ii I ~ I i I 11 I ' h
Irf - f i IP . § l ~
,<~
lt !I ~, l! ; I I I I! ~ f 1 I 111 I
!I 1- ~ ..
I= ' fl i; 1 - t u ff 1e t I 11 I 1 , 1 ~ ~
16. Kelalaian etu ~ terlebut pada butir 15, ~ IUP Ekaploraal berakhir menurut hukum dan aegala uuha pertambangan cllhentlkan. OUm jlngke waktu paling lama 6 (enam) bulan aejak bel'aktimya ~ l l n lnl pemegang IUP Ekaplcnsi hlrul mengangklt kelulr Mglla sesuatu yang menjedi mliknya. kecuali ben~:>enc:SalblnOunlll'H>llnOl,.lf\arl yang dlpergunakan l.nuk kepentingan umum;
17. Pemegang Ekaplorasi wajb mempermudah kepada pemohon WIUP mineral yang berbeda peda wilayah tersebu;
18. Menenlpkan kaidah pe,ta,mngan yang balk;
19. Mengelo&a keuangan sesual dengan listem lkuntanli llldoliesia;
20. Melapo,un pelakaanaan pengemblngan dan pemberdayw, maya,akat aetempat sec.a berbla;
21. Melapo,kan dan menjaga kelettlrian fungll dan daya cliung sunber daya air yang btl'aanglaAan sesual dengan ketentuan pe,aturan p e r u n d a ~;
22. Mengutamakan pemanfutan tenaga kerja setempat. barang, dan jasa dalarn neger1 HSuai deogan
kttentuan peraturw, ponnSang-undangan;
23. Mengik~ sertakan seoptimal mungkin pengusaha lokal yang ada di daerah tersebut ;
24. Mengutamakan penggunaan perusahaan jasa pertambangan lokal dan/atau nasional Hrta menyampaikan data dan pelakaanaan penggunaan usaha jasa penunjang secara ber1tala alau
sewaktu-waktu apabla ~
25. Oilarang melibatkan anak peruuhaan dan/alau afiliasinya dalam bidang uaaha jasa pettambei igan
ell WIUP yang diuuhakannya. ketuali dengan lzin Mentert;
26. Menyerahkan H I~ data yang diperoleh dart hull keglatan IUP Eklploraal kepada Gubemur Up.
Dina ESDM Prov. Jatim dengan tembusan kepada Bupall dan Mentert ;
27. Melapo,1<an pelaksanaan pengembangan dan pembetdayun n.syarakat setempat sebagal baglan laporan berkala ;
28. Memberikan genii rugi kepeda pemegang hak atas tanah dan tegakan yang terganggu akibat kegiatan IUP Eklplorasi;
29. Mengajukan pennohonan ""J>91"",gh""ier-ntian kegiatan IUP Ekapo,8li dan pengembalian WIUP;
30. Melapo,1<an mineral atau balubara yang tergali pada sut pelakaanaan kegiatan IUP El<lplo,asi;
31. Menyampaikan llporan akhlr kegiatan IUP Eklplo,ai yang berupa laporan llkhir kegiatan
penyelidikan umum • lapcnn ekhir kegiatan ekaplorMl,lapcnn akhir itudi kelayakan tennasuk laporan pemetun unluk seuuh WIUP yang antara lain metlputi :
a. peta-peta yang menunjukkan Nmua tempat dalam wilayah kegiatan eksplOrai di.mane pemegang IUP lelat'I rnengad8kan pembcnn au meuggali amur-sumur
b. salinan d8ftlr dari lubeng-lubang bor (drtlling log) dan amur~sumur tersetM serta hasil pemerlkaaan dari contoh yang telah dlambll dan cllanaliu
c. aalinan dari aetiap peta geologi dengan lkala 1 : 50.000 dan geo fisika serta geokimla dari wilayah keglltan,__ekaplorasi_
d. peta topograll deogan uala 1: 50.000
32. Menyampaikan lapofan studl kela)'lkan. menc:akup :
a. Suatu penyelidikan geologl yang mendalam dan pembuktlan endapan-endapan blJh dalam WIUP tennalUk ~ blJhlbatubata yang teruklw, t.runjuk dan tef1dra sepanjang diperlu6tan bagi kelayaka,'I ekonomia danpada__..penguuhaan_ unluk dipectlmbangkan dan
pengu~Jan
aerta pengambilan contoh endapalMtldapef, yang bemilal teraebut sesual dengan rencane kerja yang Ullah diaetujuib. Suatu pengamatan dan lnfonnaal yang terinci mengenal lokaal untuk kegiatan ope,aal yang termasuk da&em penguuhaan berikut penyiapan peta-peta dan gambar1J8fflbar yang berhubungan dengan malg8nai loka-lokall terHtQ
c. Suatu 1tudi kayakan 1llknil din ekonomll mengenai ptnambangan, pengangkutan. pemuatan dan pengapa&an blJhlbalubara. konsentral-konaentrat dan hall dalam bentuk lain dart WIUP tennauk penyelk.tik.w, teknil tentang kemungklnan lokaai pubuhab, jalan-jun pengtuu-.g dari tambang ke pelatdwl aungai dan cara pengangklDll laln yang cocok
d. Suatu penyelidbn tentang aetiap kemungkinan peogaruh pengangkutan dengan menggooakan tongkang atau kapal
e. Suatu penyelidikan teotang lokaai dan rancang bangu'I lapangan terbang dan termuuk faailitas
pelabuhan dan pendanD'I apabla dianggap pe,1u
f. Penyelidikan dan per.-.canun bagl pet igembel igan IUab.l yang berhubungan dengan kemungkinan tetap yang sesual, terrnaauk rancang bengun falllltaa perumahan dan faallitaa IOlial, kebudayun dan kemaayarakatan ~ dlpenukan untuk merMrUli lkebutuhan maayarakat yang mu,gkln bnembang akibat kegiatar -4cegiatan penJUhaan dalam waktu 5(1ima) tahun aetelat'I dinuainya periode operasl
g. &au studl tentang kebutuhan tenaga kerjll dbmudlan hart untuk penguuhun dengan mempe,kirakan Jeni• den lamanya pelatihan yang dlpenukan untuk menjamln penggantlan tenaga kerjll u lng oleh tenaga kerja lndonelia den penggunaan tenaga kerja aetempat Hffl8kllmal mungkln Hjalan dengan operul yang amen den eflaien da1 penguuhun
h. Studl damplk filik met lglllli pengaru'h ,yang lkar'I tlrnbul ttmadlp llngk~ hldup Hblgll aklbat keglatan pengusahaan, studl 'tersebut akan clakukan dengan beftu>nsultllll dengan konaultan lndependen yang memenuhl perayaratan;
I. &au penyelldlkan tentang jumlah clan jenia Ulaha aetempat yang mungkin dlperlukan untuk melayani kebutuhan pengusahaan dan pemuldnwl tetap yang mungkln betttembq dalam jangka waktu 5 (lime) tahun Htelah dlmulainya kegiatan operaal proclukll
j. Penelitian metalurgl den pemuaran untuk menenucan kemampuan hull ~pet""rolei'IIAhhan mineral den penjualannya aerta kontrak penjualannya
k. Penelitian pemaHrwi untuk rnenentukan qmampuan hull perolehan bn.lbara den kemungklnan penjualan batlA>lra yang telah dltingkatk.an mutunya Hfta pnyarmn kontrak yang HIU8l temadap procluk yang dapat dljual
I. Suatu penyelldlkan pendahyluan tentang kelayakan mendlrtkan fulllta peleburan den pemumian yang cukup untuk memeperklrakan modal den blaya operaal aerta kemungkinan aumber tenaga ll1trlk yang diperlukan dikemudlan hart
m. Suatu analiu keuangan yang menyeluruh, berdaarkan krtteria yang tepat untuk auall.l uuha pertambangan, etas alnn kal (cah flow) yang prolpek den tlngkat pengemballan (rate of reun) dart penguuhlln
n. Suatu penyelldlkan tentang faallltaa penyedlun air yang Hlual untuk keperluab uuha pe,tambangan, lnduatrt den pemuklman tetap
o. Studl den penyelldikan yang lengkap Mhubungan de,,gan hal-hal bertkut : 1) Kelayakan den blaya untuk membangun fulllta lelekomunlkaal yang Mlual;
2) Kelayakan den blaya pembangunan aert.a fuilitM pengope,ulw, untuk penyeclaan tenaga btrik yang dlpe,tukan bagl konstrubi, penambangan, lnduatrl, clan pemukiman tetap sehubungan dengan pengusahaan;
3) Kelayakan clan blaya LnUk pembanguman instalali air yang sesuai clengan kebutlmn pengusahaan;
33. Rencana pengolahan den pemurnian di dalam negeri;
34. Oapat mengajukan pennohonan penciutan WIUP HIUlli dengan ketentuan peraturan peruodang- undangan.
KEPALA DINAS PENANAIIAN IIOOAL DAN ADU SATU PINTU
WATIIIUR