PEMERINTAH KABUPATEN CILACAP DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
Jalan Dr. Soetomo Nomor 2 Telepon (0282) 544197- 542909 Faksimile (0282) 542909
CILACAP
Kode Pos 53212
KEPUTUSAN
KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN CILACAP
NOMOR : 503/0155.3/25/TAHUN 2017
TENTANG
KODE ETIK PEGAWAI PADA
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN CILACAP
KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN CILACAP
Menimbang : a. bahwa untuk pelaksanaan Pasal 13 ayat (1) huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil;
b. bahwa dalam rangka mewujudkan aparat pemerintah yang bersih, berwibawa, transparan dan akuntabel serta menerapkan prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik, diperlukan standar perilaku pegawai untuk meningkatkan kompetensi, transparasi, integritas pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cilacap;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b perlu menetapkan Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu;
Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara RI Nomor 5038);
2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara(ASN) (Lembaran Negara RI Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran RI Nomor 5494);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 142, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4450);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5135);
5. Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Cilacap.
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
BAB 1
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan:
1. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu selanjutnya disingkat DPMPTSP adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cilacap.
2. Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cilacap yang selanjutnya disebut Pegawai adalah Calon Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Negeri Sipil, Tenaga Honorer dan Tenaga Lain di Lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Cilacap.
3. Kode Etik Pegawai DPMPTSP Kabupaten Cilacap yang selanjtnya disebut Kode Etik adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan Pegawai di dalam melaksanakan tugasnya dan pergaulan hidup sehari-hari.
4. Majelis Kehormatan Kode Etik DPMPTSP Kabupaten Cilacap yang selanjutnya disebut Majelis Kode Etik adalah unit non struktural di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Cilacap yang bertugas melakukan penegakan pelaksanaan serta menyelesaikan pelanggaran Kode Etik yang dilakukan Pegawai.
5. Pelanggaran Kode Etik adalah segala bentuk ucapan, tulisan atau perbuatan Pegawai yang bertentangan dengan Kode Etik.
6. Pejabat yang berwenang adalah Pejabat Pembinaan Kepegawaian, Pejabat yang berwenang menghukum atau pejabat lain yang ditunjuk.
7. Sanksi moral yang selanjutnya disebut Sanksi adalah pernyataan pejabat yang berwenang tentang adanya pelanggaran Kode Etik.
BAB II TUJUAN
Pasal 2 Pembentukan Kode Etik pegawai bertujuan:
1. Membina karakter/watak, memelihara rasa persatuan dan kesatuan secara kekeluargaan guna mewujudkan kerja sama dan semangat pengabdian kepada masyarakat serta meningkatkan kemampuan dan keteladanan pegawai;
2. Mendorong etos kerja untuk mewujudkan Pegawai yang bermutu tinggi dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara dan abdi masyarakat; dan 3. Menjaga martabat, kehormatan, citra dan kredibilitas Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cilacap.
BAB III
NILAI-NILAI DASAR PEGAWAI Pasal 3
Nilai-nilai dasar yang harus di junjung tinggi oleh Pegawai, meliputi 1. Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2. Ketaatan terhadap hukum dan ketentuan peraturan terhadap hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
3. Tidak diskriminatif
4. Profesional, netralitas, bermoral tinggi; dan 5. Integritas, inovatif dan transparan.
BAB IV
KODE ETIK PEGAWAI Pasal 4
Setiap pegawai wajib mematuhi Kode Etik Pegawai sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini.
BAB V
PENEGAKAN KODE ETIK PEGAWAI Pasal 5
1. Setiap Pegawai yang melakukan pelanggraan Kode Etik Pegawai akan dikenakan sanksi moral.
2. Sanksi moral sebagaimana berikut pada ayat (1), dibuat secara tertulis oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Cilacap.
3. Sanksi moral sebagaimana dimaksud pada ayat (2), berupa:
a. Pernyataan secara tertutup; atau b. Pernyataan secara terbuka.
4. Dalam pemberian sanksi moral sebagaimana yang dimaksud pad ayat (3), harus disebutkan jenis pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Pegawai.
5. Pejabat sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2), dapat mendelegasikan wewenang sebagaimana yang dimaksud ayat (3) kepada Pejabat lain di lingkungannya sekurang-kurangnya Pejabat Struktural Eselon III.
6. Apabila Pegawai sebgaaimana dimaksud pad ayat (1) tetap melakukan pelanggaran, maka akan dikenakan sanksi atau hukuman sesuai dengan tingkat pelanggaran berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
7. Atasan langsung Pegawai yang melakukan pelanggaran Kode Etik Pegawai namun tidak mengambil tindakan atau membantu Pegawai melakukan pelanggaran Kode Etik Pegawai, dikenakan sanksi atau hukuman sesuai dengan tingkat pelanggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (3).
Pasal 6
1. Dalam rangka penegakkan Kode Etik Pegawai , dibentuk Majelis Kode Etik Pegawai di Lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cilacap.
2. Susunan Majelis Kode Etik sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ditetapkan dengan Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cilacap.
BAB VI
PEMBERIAN PENGHARGAAN DAN SANKSI PEGAWAI Pasal 7
1. Dalam rangka meningkatkan pelayanan perizinan kepada masyarakat dan sebagai media apresiasi terhadap prestasi luar biasa bagi pegawai yang telah menjalankan kewajibannya secara konsisten, maka diberikan penghargaan kepada pegawai.
2. Sebagai media pembinaan terhadap bentuk pelanggaran yang dilakukan pegawai dalam menjalankan tugas dan kewajibannya diberikan sanksi kepada pegawai.
3. Penetapan Penghargaan dan Sanksi Pegawai di Lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cilacap diatur dalam Surat Keputusan Kepala Dinas.
BAB VII PENUTUP
Pasal 8
Dengan berlakunya Keputusan ini, maka segala ketentuan yang tidak sejalan dengan Keputusan ini dinyatakan tidak berlaku.
Pasal 9
Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : Cilacap
Pada tanggal : 20 Maret 2017
LAMPIRAN
KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN CILACAP
NOMOR : 503/0155.3/25/TAHUN 2017 TENTANG : KODE ETIK PEGAWAI
TANGGAL : 20 Maret 2017
KODE ETIK PEGAWAI
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN CILACAP
A. ETIKA
1. Etika Bernegara
a) Melaksanakan sepenuhnya Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 b) Mengangkat harkat dan martabat bangsa dan Negara
c) Menjadi perekat dan pemersatu bngsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia
d) Menaati semua peraturan perundnag-undnagan yang berlaku dalam melaksanakan tugas
e) Akuntabel dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan
f) Tanggap, terbuka, jujur, dan akurat, serta tepat waktu dalam melaksanakan setiap kebijakan program pemerintah
g) Menggunakan atau memanfaatkan semua sumber daya negara secara efisien dan efektif
h) Tidak memberikan kesaksian palsu atau keterangan yang tidak benar 2. Etika Dalam Berorganisasi
a) Melakukan tugas dan wewenang sesuai ketentuan yang berlaku;
b) Menjaga informasi yang bersikap rahasia;
c) Melaksanakan setiap kebijakan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang;
d) Membangun etos kerja dan meningkatkan kinerja organisasi;
e) Menjalin kerjasama secra kooperatif dengan unit kerja lain yang terkait dalam rangka pencapaian tujuan;
f) Memiliki kompetensi dalam pelaksanaan tugas;
g) Patut dan taat terhadap Standar Operasional Prosedur dan tata kerja;
h) Mengembangkan pemikiran secara kreatif dan inovatif dalam rangka peningkatan kinerja organisasi
i) Berorientasi pada upaya peningkatan kualitas kerja 3. Etika Dalam Bermasyarakat
a) Mewujudkan pola hidup sederhana;
b) Memberikan pelayanan dengan empati, hormat, ramah, dan santun tanpa pamrih serta tanpa unsure pemaksaan; (Dengan prinsip 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun)
c) Memberikan pelayanan secara cepat, mudah, tepat, terbuka, dan adil serta tidak diskriminatif
d) Tanggap terhadap keadaan lingkunan sekitar
e) Berorientasi kepada peningkatan kualitas pelayanan dlam melaksanakan tugas.
4. Etika Terhadap Diri Sendiri
a) Jujur dan terbuka serta tidak memberikan informasi yang tidak benar b) Berindak denagn penuh kesungguhan dan ketulusan;
c) Menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok nmaupun golongan;
d) Berinisiatif untuk meningkatkan kualitas pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan sikap;
e) Memiliki motivasi yang tinggi;
f) Memelihara kesehatan jasmani dan rohani;
g) Menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga h) Berpenampilan sederhana, rapi, dan sopan 5. Etika Terhadap Semua Pegawai
a) Saling menghormati sesame pemeluk agama/kepercayaan yang berlainan;
b) Memelihara rasa persatuan dan kesatuan sesame pegawai;
c) Saling menghormati antara sesame rekan kerja baik secara vertikal maupun horizontal di dalam maupun di luar lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cilacap;
d) Menghargai perbedaan pendapat;
e) Menjunjung tinggi harakat dan martabat pegawai;
f) Berhimpun dalam satu wadah Korps Pegawai Republik Indonesia yang menjamin terwujudnya solidaritas dan soliditas semua Pegawai dalam memperjuangkan hak-haknya;
g) Menjaga dan menjalin kerja sama yang kooperatif dengan sesame pegawai.
B. KEWAJIBAN PEGAWAI
a. Memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat menurut bidang tugasnya masing-masing;
b. Menghindari perbuatan atau tindakan yang dapat berakibat menghlangi atau mempersulit slah satu pihak yang dilayani;
c. Bersikap dan bertingkah laku sopan santun terhadap masyarakat namun tegas, responsive, transparan, dan professional sesuai ketentuan yang berlaku;
d. Melakukan kegiatan pelayanan sesuai dengan penugasan yang diberikan oelh penyelenggara;
e. Memberikan pertanggungjawaban atas pelaksanaan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
f. Menjunjung tinggi nilai-nilai akuntabilitas dan integritas institusi penyelenggara;
g. Memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan asas penyelenggaraan pelayanan publik;
h. Melaksanakan pelayanan sesuai dengan standard pelayanan;
i. Membantu masyarakat dalam memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai penerima pelayanan public;
j. Mematuhi peraturan perundang-undangan yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik;
k. Melaporkan harta kekayaan bagi yang wajib menyampaikn Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara(LHKPN);
l. Melaporkan gratifikasi pada Komisi Pemberantasan Korupsi selambat- lambatnya 30 hari setelah menerima;
m. Memberikan pelayanan kepada tamu dengan sebak-baiknya sesuai dengan Standar Oprasional Prosedur;
n. Berpenampilan dan berbusana sesuai dengan etika(bersih, sopan dan rapi) serta dilengkapi dengan atribut yang telah ditentukan(ID Card)
o. Bersikap sopan, ramah dan tidak diskriminatif dalam rangka memberikan pelayanan.
C. LARANGAN PEGAWAI
a. Melakukan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme(KKN);
b. Mempergunakan kewenangan untuk melakukan tindakan yang memihak atau bersikap diskriminatif dan pilih kasih (favoritisme) kepada kelompok tertentu/perorangan;
c. Melakukan pungutan tidak sah dalam bentuk apapun dalam melaksanakan tugas untuk kepentingan pribadi, golongan, atau pihak lain;
d. Meminta dan atau menerima pembayaran tidak resmi atau pembayaran di luar ketentuan yang berlaku, seperti pemberian komisi, dana ucapan terima kasih, imbalan(kickback), sumbangan dan sejenisnya yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi;
e. Membocorkan informasi atau dokumen yang wajib dirahasiakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
f. Menyalahgunakan kewenangan jabatan secara langsung dan atau tidak langsung;
g. Menghilangkan, memalsukan, dan atau merusak aset Negara atau dokumen milik Negara/organisasi yang berhubungan dengan pelayanan publik;
h. Melakukan kegiatan sendiri dan atau bersama dengan atasan, teman sejawat, bawahn atau orang lain dalam lingkup tugasnya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan Negara ;
i. Membantu, melindungi, bekerja sama, memerintahkan, menjanjikan atau member kesempatan pihak lain melakukan kecurangan;
j. Mengkonsumsi, mengedarkan dan/atau memproduksi minuman keras, narkotika dan psikotropika;
k. Melakukan kegiatan berjuadi dan perbuatan yang melanggar kesusilaan,
Ditetapkan di : Cilacap
Pada tanggal : 20 Maret 2017