1 BAB I PENDAHULUAN
1.1 Gambaran Umum Alam Indah 1.1.1 Gambaran Umum Alam Indah I
UKM Alam Indah I Pasteur Bandung adalah salah satu perusahaan yeng bergerak dibidang jasa pemasangan batu alam untuk rumah-rumah. Alam Indah I Pasteur Bandung didirikan pada tahun 1988. Perusahaan tersebut beralamat di Jalan Dr. Junjunan 142 A Pasteur Bandung. Didirikan oleh H.
Uja Sudjana sekaligus sebagai pemiliknya. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pemilik usaha, Alam Indah I mencoba memberikan layanan yang ramah dengan harga yang relatif lebih murah dibanding dengan para pesaing. Berdasarkan pertimbangan H. Uja Sudjana sebelum mendirikan perusahaan Alam Indah I, lokasi yang sangat strategis merupakan salah satu faktor yang menunjang usaha, dengan memperhatikan kondisi pasar atau para pesaing dengan jenis usaha yang sama yang berada didaerah sekitar tempat didirikan usaha tersebut. Dengan jumlah pesaing yang masih sedikit, demikian pula segmentasi pasar yang secara umum rata-rata tingkat ekonomi menengah ke atas sangat memungkinkan dijadikan peluang pasar yang menjanjikan untuk membuka bisnis tersebut. Gambar 1.1 ini merupakan hasil dokumentasi yang dilakukan peneliti pada Alam Indah I yang menunjukan beberapa persediaan jenis batu alam di antaranya batu alur, batu ares, andesit padalarang, andesit cirebon, andesit telungagung, batu hitam, batu sukabumi, batu cisanggarung templex, batu subang, dan batu purwakarta templex, dan lain-lain. Dari hasil survey tersebut bahwa terlihat kondisi batu alam di Alam Indah I cukup terawat dengan baik, pemilik Alam Indah I menyebutkan bahwa perawatan terhadap batu alam juga merupakan salah satu hal penting agar kualitas batu alam tetap terjaga. Salah satu bentuk perawatan yang dilakukan oleh pemilik Alam Indah I dengan menyiram batu alam dengan air agar warna batu alam tetap terjaga.
Gambar 1.1 Alam Indah I
Sumber: Dokumentasi Peneliti (2013)
2 1.1.2 Sekilas Mengenai Bisnis Batu Alam Indah II
Selama kurun waktu 26 (dua puluh enam tahun), perusahaan Alam Indah Pusat telah berkembang dan memiliki tiga cabang di Bandung. Saat ini masing-masing perusahaan diurus dan dipercayakan kepada para putra H. Uja Sudjana. Selain Alam Indah yang berada di Jalan Dr. Junjunan 142 A Pasteur Bandung, kini telah didirikan Alam Indah II yang berada di Jalan Raya Sukamiskin No 13 RT01/RW 05 Kel. Pasir Impun Kec. Mandalajati Kota Bandung yang dipercayakan kepada Ian Supriatna. Sedangkan Alam Indah 3 Jalan Raya Percobaan–Cileunyi Kabupaten Bandung, yang dipercayakan kepada Udin Saepudin, dan cabang ke empat adalah Putra Alam Indah, Jl. Sukarno–
Hatta dipercayakan kepada Mulyana.
Bisnis awal batu alam ini merupakan bisnis keluarga turun temurun dari orang tua diturunkan pada anak-anaknya dan Ian Supriatna anak ke 8 dari 9 bersaudara.Bisnis keluarga ini pertama kali dijalankan sekitar dari tahun 1988 dan yang pertama menjalankan bisnis adalah orang tua dari Ian Supriatna. Gambar 1.2 ini merupakan hasil dokumentasi yang dilakukan peneliti pada Alam Indah II yang menunjukan beberapa persediaan jenis batu alam diantaranya batu alur, batu ares, andesit padalarang, andesit cirebon, andesit telungagung, batu hitam, batu sukabumi, batu cisanggarung templex, batu subang, dan batu purwakarta templex, dll. Dari hasil survey tersebut bahwa terlihat kondisi batu alam di Alam Indah II cukup terawat dengan baik, pemilik Alam Indah II menyebutkan bahwa perawatan terhadap batu alam juga merupakan salah satu hal penting agar kualitas batu alam tetap terjaga. Salah satu bentuk perawatan yang dilakukan oleh pemilik Alam Indah II dengan menyiram batu alam dengan air agar warna batu alam tetap terjaga. Pada gambar kondisi penataan batu alam terlihat lebih rapih dibandingkan dengan Alam Indah I. Selain itu pada Alam Indah II, lahan untuk berjualan batu lebih luas dan memisahkan antara batu alam yang memiliki kualitas tinggi tersimpan terpisah dan ditutup dengan kanopi untuk melindungi dari hujan dan sinar matahari.
Gambar 1.2 Alam Indah II
Sumber: Dokumentasi peneliti (2013)
Alam indah II berdiri pada tahun 2006 dengan pemiliknya bernama Ian Supriatna, usaha tersebut bergerak dibidang batu alam. Batu alam tergolong kedalam usaha industri kecil, maka usaha produksi Alam Indah 2 memiliki cara tersendiri dalam pemasarannya. Sebelum menajalankan usaha batu alam
3
ini dilakukan penyediaan berbagai kebutuhan produksi seperti modal, tenaga kerja, bahan baku, peralatan pengolahan dan tempat usaha. Sedangkan dalam kegiatan pemasaran, mutu produk dan penetapan harga merupakan salah satu cara dalam menumbuhkan minta beli konsumen. Usaha batu alam akan sangat menjanjikan apabila mampu dikelola dengan maskimal, baik dalam hal mutu atau kualitas produk tersebut.
Produksi batu alam Alam Indah 2 dipergunakan untuk hiasan rumah atau gedung baik interioi maupun eksterior, dan kebanyakan para pembeli batu alam di Alam Indah 2 merupakan konsumen tetap, dikarenakan dalam usaha tersebut Ian Supriatna sebagai pemilik mengutamakan kualitas dari produknya dengan harga yang terjangkau sehingga menumbuhkan loyalitas konsumen.
Gambar 1.3 Lokasi Alam Indah II
Sumber: Google Map
Alamat batu Alam Indah II berada di Jalan Raya Sukamiskin No 13 RT01/RW 05 Kel.Pasir Impun Kec. Mandalajati Kota Bandung. Alam Indah II buka tiap hari mulai dari pukul 09.00 hingga 17.00. Tempat yang sangat strategis dan mudah dijangkau karena tepat pinggir jalan sehingga mempermudah konsumen untuk melakukan transaksi penjualan.
1.1.3 Konsep Alam indah II
Konsep usaha yang dijalankan oleh Alam Indah II cukup menarik karena semua jenis batu alam dikumpulkan diareal toko dan dikerjakan oleh pengrajin yang melibatkan masyarakat sekitar, sehingga Alam Indah II dapat meminimalisir biaya produksi dan membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.
Konsep kepercayaan dan kualitas yang terjamin menjadi pokok utama dalam menjalankan bisnis tersebut, karena menurut Ian Supriatna sebagai pemilik usaha tersebut berpendapat jika suatu produk yang dijual memiliki kualitas dan harga yang terjangkau maka akan mudah dalam mendapatkan konsumen di pasaran.
Berikut ini adalah contoh jenis batu alam yang banyak diminati konsumen yaitu ada 3 jenis ; Andesit Padalarang, Andesit Cirebon, Andesit Telungagung. Berdasarkan hasil dokumentasi yang
Alam indah2
4
diambil peneliti menunjukan gambar pada saat pemasangan batu alam di rumah salah konsumen UKM Alam Indah II. Pada Gambar 1.4 terlihat ada tiga jenis batu alam yang digunakan diantaranya batu alam andesit padalarang, andesit cirebon, dan templex.
Gambar 1.4 Contoh Hasil Pemasangan Batu Andesit
Sumber: Dokumentasi Peneliti (2013)
1.1.4 Struktur Organisasi Alam Indah II
Semenjak berdiri pada tahun 2006 Alam Indah 2 dari dulu hingga sekarang table struktur organisasi tidak pernah berubah yaitu sebagai berikut :
Gambar 1.5 Struktur Organisasi Alam Indah II
PENDIRI ALAM INDAH H.Uja
PENERUS 2 Mulyana PENERUS 1
Iwan
PENERUS 3 Epul/udin
PENERUS 4 Ian Supriatna
Alam Indah 2 Ian supriatna
Penjaga toko (3 orang)
Operasional (4 orang)
Produksi (5 orang)
Pemasangan batu (10 orang)
5
Tabel 1.1 Pekerjaan dan Nama Karyawan
Pekerjaan Nama
Penjaga Toko 1. Fuji Ayu (Keluarga/Keponakan)
2. Maya susanti (Keluarga/Istri) 3. Agus
Operasional 1. Ade (Keluarga/Sepupu)
2. Dadang 3. Kusnadi 4. Kiki
Produsi 1. Ipal (Keluarga/Paman)
2. Asep 3. Aji 4. Jujun 5. Rahmat
Pemasangan Batu 1. Hafiz ( Keluarga/Adik Ipar)
2. Engkus 3. Tarman 4. Didin 5. Jiji 6. Untung 7. Slamet 8. Karyadi 9. Rana 10. Yayat
1.1.5 Aspek-Aspek yang Terdapat Pada Alam Indah II a. Aspek Produksi
Proses produksi dilakukan Alam Indah II dengan memperoses batu yang diambil dari Gunung Cisanggarung, Desa Cikadut Kec. Cimenyan, Kab. Bandung Barat tersebut kemudian dibelah oleh para pengrajin di daerah tempat batu itu berada, dibentuk menjadi beberapa model yang memiliki nilai seni sehingga memiliki nilai ekonomi. Kemudian batu yang telah melalui proses produksi tersebut dikelompokan sesuai jenis dan model batunya, sesudah itu diangkut ke tempat pengumpul untuk siap dikirim ke toko untuk dipasarkan.
b. Aspek Keuangan
Seperti pada umumnya, Segala hal yang menyangkut pemasukan dan pengeluaran kas dari Alam Indah II diatur oleh Ian Supriatna sebagai pemiliknya sendiri. Sumber dana dalam usaha ini bersumber dari modal sendiri (pemilik usaha). Sedangkan penghasilan Alam Indah II
6
bersumber hasil penjualan batu alam, serta pemasangan batu alam diperumahan dan gedung perkantoran.
c. Aspek Pemasaran
Bentuk pemasaran yang dilakukan oleh Alam Indah II adalah Word of mouth. Hal ini senjata ampuh bagi Alam Indah II untuk menarik konsumen karena Ian Supriatna dapat memanfaatkan para pelanggan potensialnya untuk memberikan kontribusi yang dapat mempengaruhi konsumen lainnya sehingga tidak ada istilah menjemput bola tapi bola datang sendiri, bola ini diibaratkan konsumen.
d. Aspek Sumber Daya Manusia
Berdasarkan struktur organisasi, berikut ini tabel mengenai sumber daya yang dimiliki oleh Alam Indah II, sebagai berikut :
Tabel 1.2 Karyawan
Bidang Pekerjaan Jumlah Karyawan Fasilitas Gaji
Penjaga Toko 3 orang Telepon 1.200.000/Orang/Bulan
Operasional 4 orang Mobil pick up 1.200.000/Orang/Bulan Produksi 5 orang Alat-alat perkakas 1.500.000/Orang/bulan Pemasangan Batu 10 orang Alat-alat bangunan Tidak tetap Sumber : Data diolah
Berdasarkan tabel di atas menunjukan bahwa untuk bagian penjaga toko terdiri dari 3 karyawan dan bagian operasional terdiri dari 4 karyawan dengn gaji perbulan Rp.1.200.000,- /orang. Untuk bagian produksi atau pengrajin terdiri dari 5 karyawan dengan gaji perbulan Rp.1.500.000,-/orang. Sedangkan untuk bagian pemasangan batu terdiri dari 10 karyawan dengan gaji tidak menentu tergantung dari banyaknya pemesanan dari konsumen untuk pemasangan batu, dan pembayaran untuk bagian pemasangan batu diberikan perhari sesuai dengan banyaknya jumlah pemasangan batu per m3.
1.2 Latar Belakang Penelitian
Seiring dengan perkembangan dunia perekonomian pada Era globlal ini, berimbas pada persaingan dunia bisnis di Indonesia saat ini semakin ketat. Sulitnya mencari lapangan pekerjaan menjadi salah satu kendala yang dihadapi pada umumnya. Hal tersebut menuntut setiap orang untuk mampu berkembang, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan peluang bisnis untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang banyak.
Pemilik usaha dalam hal ini harus mampu juga dalam mengembangkan bisnisnya. Beberapa ekspansi yang dilakukan oleh pemilik usaha dalam mengembangkan usahanya agar tetap berjalan salah satunya dengan strategi family business enterprise yaitu melalu tahapan-tahapan perkembangan family business yang terdiri dari struggle, initial growth, fast growing, stabilizer, rejuvenate. Family business adalah suatu perusahaan dinamakan perusahaan keluarga apabila terdiri dari dua atau lebih anggota keluarga yang mengawasi keuangan perusahaan (Susanto, 2009:2).
7
Fenomena yang terjadi, berdasarkan survei yang dilakukan The Jakarta Consulting Group pada tahun 2004 pada buku Susanto (2009:12) yang meneliti 87 perusahaan keluarga berskala menengah ke atas yang tersebar di berbagai kota di Indonesia diantaranya Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Medan. Responden dalam survei ini mewakili perusahaan- perusahaan keluarga yang didirikan sejak tahun 1932-2003, komposisi perusahaan keluarga lebih didominasi oleh perusahaan yang umurnya relatif muda (tidak lebih dari tiga dekade). Secara positif terlihat adanya kegairahan bagi tumbuhnya perusahaan keluarga di Indonesia, terutama sekali untuk satu dekade terakhir. Pada sisi yang lain, minimnya perusahaan keluarga yang mempunyai akar sejarah yang panjang menyiratkan dua hal yang sama-sama tidak bagus. Pertama, betapa pendek rata- rata daur hidup perusahaan keluarga di Indonesia, sayangnya survei ini belum didesain untuk menggali informasi yang lebih dalam mengenai hal ini, sehingga berapa rata-rata umur perusahaan keluarga di Indonesia belum diketahui secara pasti angkanya. Kedua, betapa susahnya perusahaan keluarga di Indonesia untuk mentranformasi menjadi perusahaan keluarga yang lebih profesional dan tumbuh menjadi perusahaan dengan skala yang lebih besar.
Bisnis batu alam merupakan salah satu bisnis yang menjual berbagai jenis batu alam untuk hiasan dinding atau kearamik baik untuk ruang terbuka atau tertutup. Salah satu bisnis batu alam yang mengalami perkembangan pesat adalah Alam Indah dengan format bisnis keluarga. Hasil survey dan wawancara yang dilakukan peneliti mengenai Alam Indah di Kota Bandung pertama kali berdiri pada tahun 1960, namun mulai efektif berjalan pada tahun 1988. Hal ini didapatkan penulis dari narasumber Ian Supriatna sebagai pemilik Alam Indah II dan H.Uja selaku orang tua Ian Supriatna yang pertama kali menjalankan bisnis batu alam dan hal ini ditegaskan pula oleh para penjualan batu alam di daerah Sukamiskin Kota Bandung. Berdasarkan hasil penelusuran peneliti kebanyakan para pembisnis batu alam di Kota Bandung memiliki tanah di Gunung Cisanggarung Desa Cikadut Kec. Cimenyan Kab.
Bandung Barat dan juga memiliki supplier batu alam dari masing-masing daerah seperti daerah Cirebon, Padalarang, Telungagung, Sukabumi, Purwakarta.
Alam Indah merupakan salah satu supplier untuk produk batu alam di daerah Kota Bandung.
Dari sekian banyak penjual batu alam di Bandung, Alam Indah merupakan salah satu penjual batu alam yang berkembang cukup pesat di banding penjual batu alam lainnya terlihat dari beberapa cabang yang dimiliki dan dijalankan secara family business. Hal tersebut didasarkan atas survey yang dilakukan oleh peneliti dari beberapa penjual batu alam melalui observasi dan wawancara langsung dengan pemilik sebagai bentuk perbandingan dengan Alam Indah, diantaranya sebagai berikut:
1. Sukamiskin Raya
Sukamiskin Raya merupakan salah satu penjual batu alam yang bertempat di Jl.Sukamiskin Raya No.109, awal pertama berdirinya pada tahun 1970-an yang merupakan salah satu bisnis keluarga. Pemilik Sukamiskin Raya adalah Pak H.Umar.
Sukamiskin Raya terdiri dari 10 orang pekerja tetap, 10 orang pekerja lapangan bagia pemasangan, dan 10 orang pekerja lapangan bagian produksi berikut supir. Pendapatan
8
rata-rata perbulan Sukamiskin Raya berkisar 15-20 juta perbulan. Produk batu alam yang dijual oleh Sukamiskin Raya teridiri dari batu alur, batu ares, batu hitam, batu sukabumi, batu cisanggarung, batu subang, batu purwakarta. Sukamiskin Raya sampai saat ini belum memiliki cabang, sebagai bentuk ekspamnsi bisnis keluarga yang dilakukan.
2. Rasa Sejati
Rasa Sejati merupakan salah satu penjual batu alam yang bertempat di Jl.Pasir Impun No.53, awal pertama berdirinya pada tahun 1980-an yang merupakan salah satu bisnis keluarga. Pemilik Sukamiskin Raya adalah Pak Khmad. Rasa Sejati terdiri dari 10 orang pekerja tidak tetap. Pendapatan rata-rata perbulan Rasa Sejati berkisar 30 dan pendapatan bersihnya berkisar 5-10 juta perbulan. Produk batu alam yang dijual oleh Rasa Sejati hanya teridiri dari batutemplex dan batu anarsid. Rasa Sejati sampai saat ini belum memiliki cabang, sebagai bentuk ekspamnsi bisnis keluarga yang dilakukan.
Berdasarkan hasil survey di atas, Alam Indah masih dapat dikatakan lebih berkembang pesat jika dibandingkan dengan kedua penjual batu alam lain yaitu Sukamiskin Raya dan Rasa Sejati. Hal tersbut didasarkan atas hasil survey yang menunjukan bahwa Alam Indah sudah memiliki cabang- cabang sebagai bentuk ekspansi bisnis keluarga salah satunya Alam Indah II, sedangkan Sukamiskin Raya dan Rasa Sejati belum memiliki cabang-cabang. Bahkan pendapatan rata-rata pertahun Alam Indah II masih di atas Sukamiskin Raya dan Rasa Sejati. Jadi dapat disimpulkan bahwa Alam Indah merupakan salah penjual batu alam yang cukup berkembang pesat baik dari banyaknya cabang- cabang atau dari sisi pendapatan yang diperoleh.
Peningkatan pendapatan Alam Indah II dikarenakan loyalitas pelanggan yang merasa puas atas kualitas produk dan pelayanan yang diberikan oleh Alam Indah II. Hasil tersebut didapatkan dari wawancara dengan salah satu pelanggan setia Alam Indah II yaitu bapak Adi Riyana yang menyatakan bahwa salah satu alasan beliau loyal pada Alam Indah II yaitu produk yang berkualitas, jenis batu alam yang bervariasi, harga batu alam yang dijual juga relatif murah, serta pelayanan yang diberikan oleh Alam Indah II juga memberikan rasa nyaman terhadap konsumen. Selain itu bapak Adi juga mengungkapkan bahwa dia mulai menjadi konsumen Alam Indah II mulai dari tahun 2008 ketika beliau merenovasi rumahnya menggunakan produk batu alam dan jasa pemasangan dari Alam Indah II, hasilnya ternyata sangat memuaskan. Berawal dari itu, bapak Adi mulai percaya terhadap produk dan jasa yang diberikan Alam Indah II dan menjadi pelanggan setia ketika beliau membangun rumah baru pada tahun 2009 dan 2012.
Sedangkan alasan survey dilakukan di daerah Sukamiskin dikarenakan di daerah tersebut teradapat banyak penjual batu alam sehingga dapat dijadikan bahan perbandingan peneliti untuk mengetahui perkembangan bisnis keluarga batu alam yang mengalami perkembangan pesat. Hasil survey menunjukan bahwa Alam Indah II merupakan salah satu penjual batu alam yang berkembang pesat dari beberapa penjual batu alam lainnya. Hal tersebut menjadi salah satu alasan peneliti melakuakan penelitian terhadap Alam Indah khususnya Alam Indah II yang berada di daerah
9
Sukamiskin. Dari hasil wawancara dengan 3 narasumber sebagai pemilik toko batu alam yaitu Akhmad pemiliki toko Rasa Sejati di Pasir Impun, Ian Supriatna pemilik Alam Indah II di Sukamiskin Raya, dan Kudil mewakili H. Umar sebagai pemilik toko Sukamiskin Raya membenarkan bahwa rata- rata penjual batu di Kota Bandung melakukan family business dalam usaha yang dijalankannya karena sistem turun temurun kerap dilakukan untuk mengembangkan bisnis batu alam.
Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk meneiliti lebih jauh mengenai family business pada bisnis batu alam di Kota Bandung. Maka peneliti, mengajukan judul penelitian Identifikasi Tahapan-Tahapan Family Business dalam Mengembangkan Usaha Batu Alam pada Alam Indah II di Kota Bandung.
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di halaman sebelumnya, dapat dirumuskan bahwa permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah :
Bagaimana strategi tahapan-tahapan yang diterapkan oleh UKM Alam Indah II dalam mengembangkan family bussiness ?
1.4 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan permasalahan yang ada, maka tujuan dari penelitian ini adalah:
Untuk mengetahui bagaimana strategi tahapan-tahapan yang diterapkan oleh UKM Alam Indah II dalam mengembangkan family bussiness.
1.5 Kegunaan Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berguna bagi pihak-pihak yang membutuhkan, diantaranya, yaitu :
1. Bagi Penulis
Menambah pengetahuan dan wawasan bagi peneliti mengenail family business enterprise, dalam hal ini terhadap bisnis batu alam.
2. Bagi Peneliti Selanjutnya
Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi untuk pengembangan serta menjadi sumber informasi atau masukan bagi peneliti selanjutnya dalam bidang penelitian yang sama.
3. Bagi Pemilik Usaha
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan atau pertimbangan bagi pemilik usaha dalam menjalankan dan mengembangkan family business batu alam.
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan ini dibuat untuk memberikan gambaran umum tentang penelitian yang dilakukan oleh penulis.
10 BAB I PENDAHULUAN
Merupakan penjelasan secara umum, ringkas dan padat yang menggambarkan isi penelitian.
Isi bab ini meliputi tinjauan objek studi, latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian dan kegunaan penelitian serta sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LINGKUP PENELITIAN
Menjelaskan tentang hasil kajian kepustakaan yang terkait dengan topik dan variabel penelitian. Kajian kepustakaan tersebut berisi bahasan teori-teori Family Business dan kewirausahaan serta analisa yang berhubungan dengan kewirausahaan yang terkait dalam Family Business dan teori lain yang mendukung pemahaman mengenai penelitian ini. Bab ini berisi rangkuman teori, penelitian terdahulu, kerangka pemikiran, hipotesis penelitian, dan ruang lingkup penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN
Menegaskan pendekatan, metode dan teknik yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang dapat menjawab dan menjelaskan penelitian. Bab ini berisi jenis penelitian, variabel operasional, tahapan penelitian, populasi dan sampel, pengumpulan data, uji validitas dan reliabilitas serta teknik analisis data.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini berisi hasil dari penelitian dan pembahasan terhadap analisis data yang diperoleh selama penelitian berlangsung.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi kesimpulan dan hasil penelitian yang telah dilakukan, saran yang diberikan pada objek penelitian dan saran bagi penelitian selanjutnya.