• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi Kasus Dampak Kekerasan Seksual Pada Anak Di Kecamatan Batang Kuis Tahun 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi Kasus Dampak Kekerasan Seksual Pada Anak Di Kecamatan Batang Kuis Tahun 2016"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Kekerasan seksual seperti fenomena gunung es, hal ini disebabkan kebanyakan anak yang menjadi korban kekerasan seksual enggan melapor.Tujuan penelitian ini untuk mengungkap dampak yang terjadi pada anak korban kekerasan seksual di Kecamatan Batang Kuis Tahun 2016.

Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk menggali secara mendalam dampak yang terjadi pada anak korban kekerasan seksual. Informan penelitian ini adalah informan korban yaitu korban yang mengalami kekerasan seksual yang berumur dibawah 18 tahun dan informan non korban adalah mereka yang mengetahui secara langsung dan tidak langsung tentang kekerasan seksual yang terjadi pada anak.Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan informan korban mengalami kekerasan seksual dengan sentuhan melibatkan kontak fisik dengan pelaku, memaksa menyentuh dan memasukkan alat organ kelamin pelaku kepada korban.Dampak yang terjadi pada informan korban adalah dampak perilaku, dampak fisik dan dampak kognisi yaitu sering menghayal dan teringat-ingat kejadian.Dampak reproduksi kehamilan yang tidak diinginkan, keinginan aborsi.

Disarankan meningkatkan kerjasama kepada instansi-instansi lain untuk penanganan dampak yang terjadi serta peran serta keluarga dan masyarakat untuk mendampingi dan mengatasi dampak yang terjadi.

Kata Kunci :Dampak, Kekerasan Seksual Pada Anak

(2)

ABSTRACT

Sexual violence like an iceberg phenomenon because most children as the victim of sexual violence are reluctant to report it. The objective of the research was to reveal the effect of sexual violence on children in Batang Kuis Subdistrict.

The research used case study method which was aimed to dig up profoundly the effect if sexual violence on children. The informants were the victims of sexual harassment who were under 18 years old and informants of non-victims who knew directly and indirectly about sexual violence on children. The data were gathered by conducting in-depth interviews, participative observation, and documentary study.

The result of the research showed that the victims underwent sexual volence in touching physical with the perpetrators who also forced them to touch and insert their sex organs into the victims. The impacts on the victims were behavioral effect, physical effect, cognitive effect in which they liked to daydreamed and remember the incidence. The were also unwanted pregnant reproduction and desre to do abortion.

It is recommended that collaboration with other agencies to handle the impacts of the incidence and the participation of families and community to accompany and cope with its impacts.

Keywords: Impact, Sexual Violence on Children

Referensi

Dokumen terkait

Korban kekerasan seksual dapat mengalami beberapa gangguan pada alat genitalia seperti eritema (kemerahan) vestibulum atau jaringan sekitar anus, adesi labia (mungkin

(2) proses konseling dengan menggunakan teknik Reframing dalam komunikasi inklusi sebagai upaya penanganan anak korban kekerasan seksual di UPTD Dinas Sosial

Faktor yang menyebabkan kasus ini jarang terselesaikan sampai tuntas karena korban kekerasan seksual yang merupakan penyandang disabilitas enggan melaporkan masalahnya

Kekerasan anak secara seksual, dapat berupa perlakuan pra-kontak seksual antara anak dengan orang yang lebih besar (melalui kata, sentuhan, gambar visual), maupun

Monitoring data anak korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh Yayasan Pusaka Indonesia tahun 2011 menunjukkan dari 110 kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di

terhadap penanganan kasus tindak pidana kekerasan seksual pada anak yaitu melakukan advokasi hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual untuk memenuhi hak-haknya, selain itu

Hasil penelitian ini merumuskan bahwa dampak psikososial yang dirasakan oleh anak korban kekerasan seksual yaitu anak merasakan ketakutan, sikap tidak percaya pada orang dan cenderung

Setiap Orang yang melakukan perbuatan satu atau lebih Tindak Pidana Kekerasan Seksual dalam Undang-Undang ini dengan: memaksa Korban, Saksi, atau orang ketiga memberikan atau tidak