• Tidak ada hasil yang ditemukan

Demokrasi dan Hak Asasi Manusia Review S

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Demokrasi dan Hak Asasi Manusia Review S"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Nama: Muhammad Suprani NPM: 1316071051

Mata kuliah: Demokrasi

“ Review film Sometimes in April dan menganalisa keterkaitan film ini dengan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia yang terjadi di Republik Rwanda”

“I have a dream that one day this nation will rise up and live out the true meaning of its creed: We hold these truths to be self-evident, that all men

are created equal” – Sometimes in April

Sebuah quote diatas adalah menceritakan bagaimana inti dari film ini,

dimana sebuah mimpi untuk melihat bangkitnya negeri Rwanda dan harapan untuk memandang perbedaan yang ada menjadi sama.

(2)

terjadi merupakan lanjutan dari konflik yang terjadi diantara kedua suku tersebut. Korban jiwa yang dihasilkan oleh Genosida ini hampir menebus 1.000.000 jiwa.

Film ini merupakan film dokumenter, yang mengangkat kehidupan seorang mantan anggota militer Rwanda, bernama Augustin. Di awal mula film ini akan diperlihatkan bagaimana tragedi genosida ini adalah kudeta yang dilakukan oleh petinggi militer, karena presiden dianggap tidak tegas dalam menyelesaikan konflik etnis yang terjadi. Keadaan semakin diperparah oleh sebuah siaran radio yang sangat jelas memercikkan api permusuhan

diantara Suku Hutu dan Tutsi. Genosida dimulai setelah pesawat

kepresidenan di bom jatuh oleh pihak militer, para Militan Hutu mengadakan genosida massal untuk membantai para "Cockroaches" atau suku Tutsi, dan menyamakan mereka dengan tidak lebih dari derajat seekor kecoa untuk dibantai. Dengan kata sandi "LETS CUT THE TALL TREES!!" mereka memulai pembantaian itu. Akhirnya Pecahlah perang genosida tersebut

Suku Hutu turun ke jalan, membawa parang dan senjata, atau apa saja yang bisa dipakai untuk membunuh kaum Tutsi. Dengan memakai seragam

kebanggaan mereka, mereka membantai siapa saja kaum Tutsi yg ada. Operasi mereka dimulai dengan sweeping masal KTP warga negara Rwanda yang dimana di KTP tsb ada cap besar untuk membedakan antara Hutu dan Tutsi. Pembantaian ini dilakukan dengan cara mengunjungi rumah ke rumah, jalanan, tempat ibadah, dan sekolah-sekolah yang ada di Rwanda.

Melihat hal tersebut, Keluarga Augustin yang juga masuk kedalam list nama-nama yang akan dibunuh, padahal Augustin merupakan suku Hutu. Mengapa

Pasal 2 tentang definisi "genocide" “… any of the following acts committed with intent to destroy, in whole or in part, a national, ethnical, racial or religious group, as such:

(a) Killing members of the group;

(b) Causing serious bodily or mental harm to members of the group;

(c) Deliberately inflicting on the group conditions of life calculated to bring about its physical destruction in whole or in part;

(3)

demikian ? Karena, Augustin memiliki seorang istri yang mempunyai darah tutsi, sehingga anggota keluarganya terancam untuk dibunuh.

Dillihat secara sekilas, kasus ini merupakan krisis internal dalam negeri Rwanda, tetapi yang diceritakan oleh film ini lain, terdapat keikutsertaan pihak asing dalam kasus yang terjadi. Senjata – senjata yang digunakan untuk membantai Suku Tutsi adalah sumbangan dari pihak asing seperti Perancis, Israel, China, Mesir.

Secara sederhana, "genocide" adalah upaya-upaya untuk menghancurkan

sekelompok atau sebagian orang karena kebangsaannya, etnik, ras atau agamanya. Genosida merupakan salah satu pelanggaran berat dalam Hukum Humaniter Internasional, bersama – sama dengan pelanggaran terhadap hukum dan kebiasaan perang, kejahatan terhadap perdamaian, dan kejahatan terhadap perikemanusiaan.

Diatas semua itu, pelanggaran terberat yang terjadi adalah genosida. Pembantaian yang terjadi selamanya akan menjadi sejarah hitam bangsa Rwanda. Kesakitan dan trauma yang diakibatan oleh kejadian itu akan selamanya membekas dalam pikiran rakyat Rwanda, terutama para korban selamat yang mengalami langsung kejadian itu, ataupun mereka yang kehilangan anggota keluarganya.

Lalu, keterkaitan Demokrasi dan HAM didalam film Sometimes in April ini sendiri adalah:

(4)

Hubungan dengan Hak Asasi Manusia, sangat jelas bahwa dalam film ini terlihat pembunuhan manusia secara keji dan brutal yang telah melanggar hak asasi manusia seseorang untuk hidup.

REFERENSI

Referensi

Dokumen terkait

yang secara mekanistik memberikan kebaikan kepada seluruh elemen masyarakat."Hal ini mengakibatkan bahwa demokrasi merupaftan system pemerintahan yang

Supremasi hukum yang merupakan ciri utama dari negara hukum merupakan suatu rumusan yang perlu dioperasionalkan agar dapat dilakukan pada proses penegakkan hukum

Perkembangan konsepsi yang terakhir ini dapat disebut sebagai perkembangan konsepsi hak asasi manusia generasi kelima dengan ciri pokok yang terletak dalam pemahaman

HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerahnya yang wajib dihormati,

Demikian pula masalah rule of law, erat kaitannya dengan penegakan hukum. Penegakan hukum merupakan bagian dari kekuasaan suatu negara. Kekuasaan negara yang bersifat

Berbeda dengan sistem hukum yang lain, hukum islam tidak hanya merupakam hasil pemikiran yang dipengaruhi oleh kebudayaan manusia di suatu tempat pada suatu

1 Magna Charta sering keliru dianggap sebagai cikal bakal kebebasan warga negara Inggris, padahal sesungguhnya Piagam ini hanya berisi kompromi pembagian kekuasaan antara raja

Demikian pula pengakuan dan perlindungan hak asasi manusia atau hak sipil dalam pembukaan dan inti UUD 1945 adalah desakan negara Indonesia untuk menjadi negara yang sah dan demokratis,