• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi Koordinasi Fuse Dan Recloser Pada Jaringan Distribusi 20 Kv Yang Terhubung Dengan Distributed Generation (Studi Kasus: Penyulang PM. 6 Gardu Induk Pematangsiantar)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi Koordinasi Fuse Dan Recloser Pada Jaringan Distribusi 20 Kv Yang Terhubung Dengan Distributed Generation (Studi Kasus: Penyulang PM. 6 Gardu Induk Pematangsiantar)"

Copied!
220
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 4.4 Bus 240 Pada One Line Diagram
Tabel 4.3 Setelan Arus, Waktu dan Karakteristik Kurva Arus – Waktu dari
Gambar 4.5 (a) Urutan Waktu Operasi Koordinasi dan (b) Kurva Karakteristik Koordinasi Fuse 10, Fuse 12 dan Recloser 1 Eksisting Saat Terjadi Gangguan 1 Fasa ke Tanah di Bus 143 Pada Jaringan Distribusi Tanpa Terhubung Dengan Distributed Generation
Gambar 4.6 (a) Urutan Waktu Operasi Koordinasi dan (b) Kurva Karakteristik Koordinasi Fasa ke Tanah di Bus 143 Pada Jaringan Distribusi yang Terhubung Dengan Fuse 10, Fuse 12 dan Recloser 1 Eksisting Saat Terjadi Gangguan 1 PLTmH Tonduhan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Besaran yang dianalisis pada studi aliran daya adalah besar dan sudut fasa tegangan pada masing-masing bus, serta daya aktif dan daya reaktif yang mengalir pada

Adapun judul dari Laporan Akhir yang penulis buat adalah “Analisa Koordinasi Recloser dan OCR (Over Current Relay) Untuk Gangguan Hubung Singkat Penyulang Subaru Gardu

Tujuan dari penelitian ini adalah : Membuat analisis kinerja yang dapat meningkatkan kinerja dari koordinasi proteksi relai arus lebih (OCR) outgoing 20 KV dan recloser

Hasil simulasi yang ditunjukkan pada Gambar 4 dan Gambar 5 dapat dilihat bahwa koordinasi OCR dan recloser telah sesuai dengan syarat peralatan proteksi yaitu recloser bekerja terlebih