• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MODEL ROUND TABLE DENGAN MEDIA BUKU ZIG ZAG PADA SISWA KELAS IVA SDN PUDAKPAYUNG 01

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MODEL ROUND TABLE DENGAN MEDIA BUKU ZIG ZAG PADA SISWA KELAS IVA SDN PUDAKPAYUNG 01"

Copied!
159
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Istiqomah
  • Pengajar:
    • Dra. Hartati, M.Pd.
    • Nugraheti Sismulyasih Sb, S.Pd., M.Pd.
  • Sekolah: Universitas Negeri Semarang
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Guru Sekolah Dasar
  • Topik: Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Melalui Model Round Table Dengan Media Buku Zig Zag Pada Siswa Kelas IVA SDN Pudakpayung 01
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 2015
  • Kota: Semarang

I. PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan tentang latar belakang pentingnya keterampilan menulis karangan narasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD. Ditemukan bahwa banyak siswa di kelas IVA SDN Pudakpayung 01 yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dalam menulis karangan narasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui penerapan model pembelajaran round table dan media buku zig-zag. Melalui pendekatan ini, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan antusias dalam belajar menulis.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang penelitian ini menjelaskan kondisi keterampilan menulis siswa yang masih rendah. Sebanyak 72,5% siswa tidak mencapai KKM dalam menulis karangan narasi. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi dalam pembelajaran menulis. Penerapan model round table dan media buku zig-zag diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan minat siswa dalam menulis.

1.2 Rumusan dan Pemecahan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa. Pemecahan masalah dilakukan dengan menerapkan model round table, di mana siswa bekerja dalam kelompok untuk saling membantu dalam proses menulis. Langkah-langkah yang diambil meliputi pengelompokan siswa, penentuan topik, dan penggunaan media buku zig-zag.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa. Tujuan khususnya adalah mendeskripsikan peningkatan keterampilan dan perubahan perilaku siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan model round table dan media buku zig-zag.

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat teoretis dari penelitian ini adalah memberikan dukungan bagi teori pembelajaran Bahasa Indonesia. Manfaat praktis mencakup peningkatan keterampilan menulis siswa, memberikan wawasan baru bagi guru, dan kontribusi terhadap perbaikan mutu pembelajaran di sekolah.

II. KAJIAN PUSTAKA

Bab ini membahas teori-teori yang mendasari penelitian ini, termasuk keterampilan berbahasa, keterampilan menulis, dan model pembelajaran yang digunakan. Keterampilan menulis merupakan bagian penting dalam berbahasa yang memerlukan latihan dan proses yang berkelanjutan. Model round table sebagai metode pembelajaran kooperatif diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa.

2.1 Keterampilan Berbahasa

Keterampilan berbahasa terdiri dari empat komponen: mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Pembelajaran bahasa yang efektif memerlukan penguasaan keempat keterampilan ini secara berurutan. Keterampilan menulis, yang merupakan keterampilan paling sulit dikuasai, memerlukan latihan dan praktik yang konsisten.

2.2 Keterampilan Menulis

Menulis adalah proses komunikasi yang memerlukan tahapan mulai dari pengumpulan ide hingga memproduksi tulisan. Keterampilan menulis yang baik tidak hanya bergantung pada teknik tetapi juga pada kemampuan penulis dalam menyampaikan ide dengan jelas dan terstruktur.

2.3 Menulis Karangan Narasi

Karangan narasi adalah jenis tulisan yang mengisahkan kejadian secara kronologis. Dalam pembelajaran, siswa perlu memahami struktur narasi, termasuk alur, penokohan, dan setting untuk dapat menulis karangan narasi yang baik. Penelitian ini berfokus pada peningkatan keterampilan menulis karangan narasi siswa.

2.4 Model Round Table

Model round table adalah metode pembelajaran kooperatif yang mengharuskan siswa untuk bergiliran memberikan kontribusi dalam kelompok. Metode ini mendorong partisipasi aktif dan kerja sama antar siswa, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis mereka.

III. METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan nontes untuk mengukur keterampilan menulis siswa.

3.1 Subjek Penelitian

Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN Pudakpayung 01 yang berjumlah 40 siswa. Penelitian ini berfokus pada peningkatan keterampilan menulis karangan narasi melalui penerapan model round table dan media buku zig-zag.

3.2 Variabel Penelitian

Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu model pembelajaran round table dan media buku zig-zag, serta variabel terikat yaitu keterampilan menulis karangan narasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model dan media terhadap keterampilan menulis.

3.3 Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian ini menggunakan desain PTK yang dilakukan dalam tiga siklus. Setiap siklus meliputi langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa secara berkelanjutan.

IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Bab ini menyajikan hasil penelitian yang menunjukkan peningkatan keterampilan menulis karangan narasi siswa dari siklus I hingga siklus III. Hasil menunjukkan bahwa penerapan model round table dengan media buku zig-zag berhasil meningkatkan keterampilan menulis dan perilaku siswa dalam pembelajaran.

4.1 Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis karangan narasi siswa meningkat secara signifikan dari siklus I ke siklus III. Pada siklus I, ketuntasan klasikal hanya 45%, sedangkan pada siklus III meningkat menjadi 82,5%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model dan media yang digunakan efektif.

4.2 Pembahasan

Pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa model round table mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar menulis. Diskusi dalam kelompok membantu siswa mengembangkan ide dan meningkatkan minat mereka dalam menulis. Media buku zig-zag juga membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif.

V. PENUTUP

Bab penutup ini menyimpulkan bahwa penerapan model round table dengan media buku zig-zag dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas IVA SDN Pudakpayung 01. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk penggunaan model pembelajaran inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

5.1 Simpulan

Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model round table dengan media buku zig-zag efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa. Penerapan metode ini dapat meningkatkan partisipasi dan motivasi siswa dalam belajar.

5.2 Saran

Saran untuk guru adalah agar menerapkan model pembelajaran kooperatif lainnya dan media yang menarik untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengkaji efektivitas metode lain dalam pembelajaran menulis.

Gambar

Gambar 2.1 Gambar kedua sisi media buku zig-zag
Gambar 3.1 Bagan Alur Penelitian Tindakan Kelas
Tabel 3.1 Kriteria Tingkat Keberhasilan Siswa dalam %
Tabel 3.2 Kriteria Ketuntasan Belajar
+4

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan pada hasil tersebut, penerapan metode mind mapping pada pembelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa.. Maka

keterampilan menulis karangan narasi melalui teknik meneruskan cerita. Subjek yang dipergunakan adalah siswa kelas V SDN

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka alternatif tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi yaitu dengan melakukan

Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan strategi Estafet Writing dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Picture and picture dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi

Keterampilan Menulis Karangan Narasi Melalui Pengalaman Pribadi dengan Metode Kontruktivisme Pada Siswa Kelas X 2 SMA Negeri 01 Pulokulon Grobogan Tahun Ajaran

Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi melalui Pendekatan Keterampilan Proses dan Model Example non Example Siswa Kelas IIIA SDN Ajung 03 Jember; Galih

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis karangan narasi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelompok kontrol dengan