PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PECAHAN DENGAN MEDIA PAPAN FLANEL MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN
TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) PADA SISWA KELAS 3 SDN KLAMPOK 02 SINGOSARI
SKRIPSI
OLEH : FENI IMADATARI NIM : 201210430311312
PRODI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
✁✂✁✄☎ ✆✝✁✆✂ ✁✞
Syukur alhamdulilah peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT, karena hanya
atas ijin dan ridho serta Rahmat-Nya peneliti dapat menyelesaikan dengan baik
skripsi dengan judul Peningkatan Kemampuan Berhitung Pecahan dengan
Media Papan Flanel menggunakan Model Pembelajaran TGT (Teams Games
Tournament) Pada Siswa Kelas 3 SDN Klampok 02 Singosari .
Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat diselesaikan berkat
bimbingan bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Maka dari itu dengan
segala kerendahan hati penulis banyak mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada yang terhormat:
1. Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes, selaku Dekan Fakultas Ilmu Keguruan dan
Ilmu Pendidikan yang telah memberi ijin dalam proses peneltian.
2. Dr. Ichsan Ansory AM, M.Pd, selaku Ketua Jurusan Pendidikan Guru
Sekolah Dasar yang telah membantu dalam proses penyelesaian segala urusan
administrasi yang diperlukan penliti dalam menyusun skripsi.
3. Dr. Yuni Pantiwati, M.M, M.Pd, selaku pembimbing I yang telah
memberikan bimbingan, motivasidan kesabaran dalam membimbing penulis.
4. Bustanol Arifin, M.Pd, selaku pembimbing II yang telah sabar memberikan
masukan, arahan dan bimbingan dalam membimbing penulis.
5. Erna Yayuk, M.Pd, selaku Dosen Wali yang selama ini membimbing dan
memberikan arahan penulis.
6. Bapak Abu Bakar, S.Pd, M.M, selaku Kepala Sekolah SDN Klampok 02
Singosari yang memberikan ijin untuk melakukan penelitian.
7. Ibu Lilik Sulistiningsih, S.Pd, selaku wali kelas III SDN Klampok 02
Singosari yang telah memberikan ijin untuk melakukan penelitian.
8. Ayahanda Moch. Sudarto dan Ibunda Tikamah serta kekasihku Ragil Aryo
Wibisono yang senantiasa memberikan motivasi dan mendo akan penulit
9. Mahasiswa Angkatan 2012 terutama sahabat-sahabatku yang selalu
memberikan semangat dan motivasi sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.
10. Semua pihak yang terkait yang tidak mungkin disebutkan satu per satu.
Semoga apa yang telah diberikan kepada peneliti, senantiasa mendapatkan
balasan yang setimpal dari Allah SWT. Peneliti menyadari bahwa skripsi ini
masih belum sempurna maka dari itu peneliti sangat mengharapkan adanya kritik,
saran dan masukan yang sifatnya membangun kesempurnaan skripsi ini dan
penelitian selanjutnya. Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat
bagi peneliti lain maupun bagi orang lain yang membacanya saat ini ataupun di
kemudian hari.
Malang, 15 April 2016
DAFTAR ISI
Halaman Judul . i
Lembar Persetujuan . ii
Lembar Pengesahan ... iii
Surat Pernyataan Keaslian ... iv
Halaman Persembahan ... v
Halaman Motto ... vi
Abstrak ... vii
Kata Pengantar ... x
Daftar Isi .. xii
Daftar Tabel ... vv
Daftar Gambar . xvi Daftar Grafik ... xvii
Daftar Lampiran ... xviii
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1
B. Rumusan Masalah ... 5
C. Tujuan Penelitian . ... 6
D. Hipotesis Tindakan ... 6
E. Manfaat Penelitian ... 6
F. Ruang Lingkup dan Batasan Masalah ... 7
G. Definisi Istilah ... .... 8
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori ... 9
1. Matematika SD... 9
a. Pengertian Matematika ... 9
b. Tujuan Pembelajaran Matematika di SD ... 10
c. Ruang Lingkup Pembelajaran Matematika di SD ... 11
2. Model Pembelajaran TGT(✟✠✡ ☛☞✌✡☛✠☞ ✟✍✎ ✏✑✡ ☛✠✑ ✒)... 13
a. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif... 13
b. TGT(✟✠✡☛☞✌✡ ☛✠☞✟✍✎✏✑✡ ☛✠✑✒)... 14
c. Kelebihan dan Kelemahan Model Pembelajaran TGT (✟✠✡☛☞✌✡ ☛✠☞ ✟✍✎✏✑✡ ☛✠✑✒)... 15
d. Langkah-Langkah Pembelajaran TGT(✟✠✡ ☛☞✌✡ ☛✠☞ ✟✍✎✏✑ ✡☛✠✑ ✒)... 16
3. Media Pembelajaran ... 18
a. Pengertian Media Pembelajaran ... 18
b. Ciri-Ciri Media Pembelajaran ... 19
c. Manfaat Media Pembelajaran ... 20
d. Media Grafis ... 21
e. Media Papan Flanel ... 22
f. Langkah-Langkah Penggunaan Media Papan Flanel dengan Model Pembelajaran TGT pada Materi Pecahan Sederhana ... 24
4. Materi Pecahan ... 27
a. Penanaman Konsep Pecahan ... 27
b. Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan ... 28
c. Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan dengan Penyebut Sama ... 29
5. Kemampuan Berhitung ... 30
a. Pengertian Berhitung ... 30
b. Fase Perkembangan Berhitung di SD ... 32
c. Penilaian Berhitung di SD ... 34
B. Penelitian yang Relevan ... 35
C. Kerangka Pikir ... 38
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian ... ... . 39
D. Subjek Penelitian ... . 41
E. Teknik Pengumpulan Data .... 41
F. Instrumen Penelitian ... 42
G. Teknik Analisa Data ... 42
H. Prosedur Penelitian .... 45
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ... 54
1. Hasil Penelitian Siklus I ... 54
a. Perencanaan Sikuls I ... 54
b. Pelaksanaa Sikuls I ... 56
c. Pengamatan Siklus I ... 78
d. Refleksi Siklus I ... 79
2. Hasil Penelitian Siklus II ... 80
a. Perencanaan Siklus II ... 80
b. Pelaksanaan Siklus II ... 81
c. Pengamatan Siklus II ... 104
d. Refleksi Siklus II ... 104
B. Pembahasan . ... 106
1. Penerapan Model Pembelajaran TGT(✓✔✕✖✗✘ ✕✖ ✔✗ ✓✙✚ ✛✜ ✕✖ ✔✜ ✢)dengan Media Papan Flanel ... 106
2. Peningkatan Kemampuan Berhitung Materi Pecahan melalui Penerapan Model Pembelajaran TGT(✓✔✕✖✗ ✘ ✕✖ ✔✗ ✓✙✚✛✜✕✖ ✔✜✢)dengan Media Papan Flanel ... 112
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 124
B. Saran ... 125
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Langkah-Langkah Model Pembelajaran TGT dengan Media
Papan Flanel ... 24 Tabel 4.1 Hasil Belajar Kemampuan Berhitung Menyelesaikan Soal
Tertulis(✣ ✤✥ ✦ ✦✧✥ ✦I)... 68 Tabel 4.2 Hasil Belajar kemampuan Berhitung dalam Kegiatan Turnamen
I... 70 Tabel 4.3 Hasil Refleksi Siklus I... 79 Tabel 4.4 Hasil Belajar Kemampuan Berhitung Menyelesaikan Soal
Tertulis(post test II)... 94 Tabel 4.5 Hasil Belajar Kemampuan Berhitung dalam Kegiatan Turnamen
II ... 96
Tabel 4.6 Hasil Refleksi Siklus II ... 105 Tabel 4.7 Perbandingan Kemampuan Menyelesaikan Soal Siklus I dan
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Ilustrasi Penggunaan Media Papan Flanel ... 26
Gambar 4.1 Guru memeriksa kehadiran siswa ... 56
Gambar 4.2 Guru menerangkan materi pecahan menggunakan media Papan Flanel... 58
Gambar 4.3 Guru membagikan★✩ ✪✫ ✬✭ ✮dan lembar soal ... 60
Gambar 4.4 Guru membagikan kain flanel dan lingkaran ... 62
Gambar 4.5 Perwakilan salah satu kelompok menempelkan jawaban ... 63
Gambar 4.6 Perwakilan setiap kelompok berebut menempelkan jawaban. 64 Gambar 4.7 Guru menuliskan skor yang didapatkan pada setiap tim ... 65
Gambar 4.8 Guru memberikan reward pada tim yang memiliki skor tertinggi ... 66
Gambar 4.9 Siswa mengerjakan soal✯ ✬✰ ✮✮✱✰ ✮I ... 67
Gambar 4.10 Guru memeriksa kehadian siswa ... 82
Gambar 4.11 Guru memberikan penjelasan materi pecahan dengan menggunakan media Papan Flanel ... 83
Gambar 4.12 Guru membagikan★✩ ✪✫ ✬✭ ✮dan lembar soal kepada siswa serta membimbing siswa ... 84
Gambar 4.13 Setiap siswa kembali pada kelompok masing-masing ... 85
Gambar 4.14 Guru membagikan kain flanel dan lingkaran... 88
Gambar 4.15 Guru meminta perwakilan kelompok untuk mengambil soal... 89
Gambar 4.16 Siswa membacakan soal yang sudah diambil ... 90
Gambar 4.17 Perwakilan salah satu kelompok menempelkan jawabannya.. 90
Gambar 4.18 Guru mencatat skor yang diperoleh masing-masing kelompok... 91
DAFTAR GRAFIK
Grafik 4.1 Hasil Belajar Kemampuan Berhitung dalam Kegiatan
Turnamen I... 72 Grafik 4.2 Hasil Belajar Kemampuan Berhitung dalam Kegiatan
Turnamen II... 103 Grafik 4.3 Perbandingan Hasil Belajar Kemampuan Berhitung dalam
Kegiatan Turnamen I dan II ... 122 Grafik 4.4 Perbandingan Peningkatan Hasil Belajar Kemamuan Berhitung
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Pedoman Wawancara ... 128
Lampiran 2 Instrumen Penilaian Kemampuan Berhitung ... 131
Lampiran 3 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus I ... 134
Lampiran 4 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus II ... 144
Lampiran 5 Kisi-Kisi Soal Siklus I ... 154
Lampiran 6 Soal Siklus I... 162
Lampiran 7 Kisi-Kisi Soal Siklus II... 165
Lampiran 8 Soal Siklus II ... 172
Lampiran 9 Hasil Pekerjaan Siswa Kelas III pada Siklus 1 dan Siklus II.. 173
Lampiran 10 Berita Acara Seminar Proposal Skripsi / Tugas Akhir ... 175
Lampiran 11 Daftar Hadir Peserta Seminar Proposal ... 176
Lampiran 12 Surat Permohonan Ijin Penelitian Skripsi ... 178
✲ ✳✴
✵✶✷✸ ✶✹✺✻✼✸✶✽ ✶
✾r✿❀❁ ❂❃❄ ❅ ❆❁ ❇❈r❉ ✿❊ ✿❋ ✳● ●✴ ❋ ❍■ ❏❑ ▲▼ ◆■ ▲ ❖▲p lPP◗ ❖t ❑ ◆◗ ❘u tP ❖▼◗ ❙◗ ❖ ❚■ ◗❙Ptk ❋ ❯❈ ❀❈rt❈❱ ❲ ✿❂❳❀❈❨✿❩❃❈
✾❈❬❅rsy ✾zhar. 2010. ❭ ▲▼P◗❍▲m❪▲l◗❫◗ ■ ◗ ❖ . Jakarta: Raja Grafindo Persada
Ashari, Dhamar S. 2012. ❍▲ ❖P ❖❴❙◗❘◗❖ Hasil Belajar Matematika Materi Perkalian dalam Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT menggunakan Media Kartu Soal pada Siswa Kelas IV SDN Merjosari III Malang Semester I Tahun Pelajaran 2012 / 2013. Skripsi Tidak Diterbitkan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Malang. Aqib, Zainal. 2006. Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru. Bandung: Yrama
Widya
Buletin RINGAN (Riset dan Pengembangan) Edisi 18, 2011. Tahap-tahap Perkembangan Kemampuan Berhitung Awal Pada Anak. (Online), ( https://blogringan.files.wordpress.com/2011/03/ringan-edisi-18-maret-20114.pdf), diakses pada 25 November 2015.
Chikmawati, Dyah Nur Ida. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas IV SD Negeri 02 Brujul Kecamatan Jaten Tahun 2012/2013. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta, (Online), (http://eprints.ums.ac.id/22671/21/NASKAH_PUBLIKASI.pdf), diakses 14 Februari 2016.
Dimyanti, dkk. 2006.Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Haryono, Dwi A, dkk. 2014. Matematika Dasar untuk PGSD. Malang: Aditya Media Publishing
Haryono, Dwi A. 2014. Metode Praktis Pengembangan Sumber dan Media Pembelajaran. Malang: Genius Media
Heruman. 2013. Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung: Remaja Rosda Karya
Huda, Miftahul. 2013. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Lapono, Nabisi,dkk. 2008. Belajar dan Pembelajaran SD. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.
❵ ❛❜
❝❞❡ ❢t❣❤✐ ❥ ❦❧ ♠ur , dkk. 2009. ♥♦m♣q r ♦l♣s♣q t ♣✉♦m♣ ✉✈k♣ ✇ untuk ①② ③ ♣④ tI . Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Nugroho, Fathul Afif Adi. 2010. Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Pengurangan melalui Penggunaan Media Benda Kongkrit dalam Pembelajaran Matematika Pada Siswa Kelas I SD Negeri 2 Ngrandu Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2009/2010. Surakarta. Universitas Sebelas Maret. (Online), ( http://eprints.uns.ac.id/4655/1/Skrupsi-Fathul_Afif_Adi_Nugroho.pdf), diakses pada 17 Februari 2016.
Runtukahu, T. 2014. Pembelajaran Matematika Dasar bagi Anak Berkesulitan Belajar. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Pertiwi, Purnama Sari E. P. D. 2012. Peningkatan Keterampilan Operasi Perkalian melalui Model Pembelajaran Kooperatif TPS dengan Media Kartu Domino pada Siswa Kelas IV SD Muhammadiyah 8 Dau Semester I Tahun Pelajaran 2012 / 2013. Skripsi Tidak Diterbitkan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Malang. Sadiman, Arief S, dkk. 2010.Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan
Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers
Shoihimin, Aris. 2014. Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruz Media
Sukmadinata, Nana S. 2007. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Salah satu bidang ilmu yang berpengaruh terhadap pendidikan yaitu
matematika. Matematika memiliki peranan penting dalam memajukan daya pikir
manusia karena matematika merupakan salah satu bidang ilmu universal yang
mendasari perkembangan teknologi modern. Matematika juga mempengaruhi
segala aktivitas manusia karena segala aktivitas tersebut selalu berkaitan dengan
matematika. Oleh karena itu, untuk menguasai dan menciptakan teknologi di masa
depan serta meningkatkan mutu pendidikan diperlukan penguasaan matematika
yang harus diterapkan dalam dunia pendidikan (Depdiknas, 2008 : 134).
Hal ini dapat dilihat dari pelaksanaan pelajaran matematika yang diberikan
kepada semua jenjang pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai
perguruan tinggi. Selain itu, mata pelajaran Matematika menjadi salah satu mata
pelajaran wajib yang menjadi ukuran kelulusan Ujian Nasional dan dijadikan
tolak ukur ⑤⑥ ⑦⑧⑨⑨⑧⑩⑦❶❷ ⑨ Quotient (IQ) seseorang. Matematika khususnya pada
sekolah dasar menekankan pada aritmatika dengan mengembangkan nalar dan
kemampuan berhitung.
Kemampuan berhitung merupakan aspek yang sangat penting dalam
pembelajaran matematika bahkan sebelum disebut matematika, pembelajaran ini
dinamakan pelajaran berhitung. Kemampuan berhitung dibutuhkan setiap aspek
kehidupan sehari-harinya. Selama ini pelajaran matematika masih dianggap
2
menyenangkan, membosankan, menakutkan dan sebagainya. Hal ini
dimungkinkan karena banyak guru matematika yang melaksanakan proses
pembelajaran secara monoton, mereka menggunakan waktu pelajaran dengan
kegiatan membahas tugas-tugas lalu memberi pelajaran baru dengan ceramah dan
memberi tugas siswa. Proses pembelajaran ini dilakukan hampir setiap hari yang
dapat dikatakan sebagai pembelajaran yang membosankan.
Pada observasi awal peneliti melihat bahwa dalam proses pembelajaran yang
terjadi di SDN Klampok 02 Singosari masih kurang berjalan dengan efektif. Jika
dilihat dari metode pembelajaran yang digunakan guru, guru sudah menerapkan
metode ceramah dan tanya jawab dalam menyampaikan materi pembelajaran
matematika namun karena metode tersebut sudah sering digunakan oleh guru
sehingga dalam hal pemahaman materi siswa masih belum jelas dan suasana
pembelajaran belum bisa dikatakan kondusif. Guru sebenarnya juga sudah
menggunakan media gambar dalam pembelajaran matematika materi pecahan,
tetapi dalam penggunaan media gambar ini guru melaksanakannya kurang optimal
dan siswa juga sudah mulai bosan dengan media gambar yang diberikan oleh
guru. Hal ini juga dapat dilihat dari kegiatan siswa yang tidak mau
memperhatikan guru saat menerangkan materi sehingga juga berpengaruh pada
hasil belajar siswa yang masih rendah terutama dalam mata pelajaran matematika.
Pada mata pelajaran matematika siswa masih banyak mengalami kesulitan dalam
memahami konsep matematika. Hal ini berakibat pada nilai ulangan harian siswa
kelas III SDN Klampok 02 Singosari dari 40 orang siswa di kelas III sekitar 52 %
siswa yang mendapatkan nilai sesuai dengan KKM yaitu 65 yang sudah
3
KKM. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa materi yang menbutuhkan
penalaran seperti materi pecahan dan kemampuan berhitung siswa hasil yang
diperoleh masih kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan suatu pemecahan
alternatif yang dapat memberikan perubahan yang lebih baik dalam menguasai
materi pecahan dan kemampuan berhitung.
Salah satu cara yang dapat dilakukan guru agar suasana dalam pembelajaran
menyenangkan, kegiatan yang dilakukan tidak monoton dan hasil belajar bisa
memuaskan yaitu guru dapat menggunakan media pembelajaran yang bervariasi
dan menarik siswa juga dapat memahamkan siswa tentang materi yang diajarkan.
Selain itu guru juga dapat menggunakan model atau metode pembelajaran yang
bervariasi sesuai materi agar proses pembelajaran tidak membuat siswa jenuh dan
bosan. Pada penelitian ini media pembelajaran yang dapat digunakan untuk
meningkatkan kemampuan berhitung siswa salah satunya adalah media
pembelajaran papan flanel. Media papan flanel ini sangat menarik respon siswa
dalam pembelajaran jika dilihat pada kreasi warna yang digunakan dalam
membuat papan flanel ini. Papan flanel ini merupakan media yang dapat
memahamkan siswa tentang materi pecahan. Media papan flanel ini berguna
untuk menanamkam konsep pecahan sederhana, penambahan dan pengurangan
pecahan sederhana dan pecahan seniali. Sehingga pada saat siswa menemui soal
pecahan, siswa tidak merasa kesulitan bingung dalam penyelesaiannya juga dapat
mengerjakan dengan benar dan tepat. Kelebihan dari media papan flanel ini yaitu
Gambar-gambar dengan mudah ditempelkan, efisiensi waktu dan tenaga, menarik
perhatian peserta didik, memudahkan guru menjelaskan materi pelajaran dan
4
Selain menggunakan media pembelajaran yang bervariasi guru juga dapat
menggunakan model atau metode pembelajaran yang bervariasi juga dan tentunya
model yang digunakan sesuai dengan materi yang diajarkan guru agar siswa tidak
merasa jenuh dalam pembelajaran. Salah satu model yang dapat digunakan guru
dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams
Games Tournament) yang dapat melatih siswa untuk bekerjasama dengan baik
dalam memecahkan suatu masalah bersama kelompoknya dan dapat melatih untuk
berpikir cepat. Alasan peneliti memilih model pembelajaran kooperatif tipe TGT
ini karena dalam pelaksanaan TGT siswa dapat berperan langsung dalam kegiatan
pembelajaran yaitu melalui belajar sambil bermain. Sedangkan alasan
menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam materi pecahan
kelas 3 ini yaitu untuk lebih memahamkan siswa tentang materi tersebut, sebab
dalam kegiatan turnamen yang ada pada langkah kegiatan TGT tersebut siswa
harus mampu memahami materi yang sudah diajarkan agar siswa mampu
mendapat poin kelompok yang tinggi. Pada kegiatan ini juga dilakukan perjanjian
pada kelompok yang memiliki poin tertinggi akan mendapatkan reward yang
sesuai dengan langkah pembelajaran TGT, sehingga siswa lebih bersemangat lagi
untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar yang nantinya diharapkan akan
berpengaruh pada peningkatan kemampuan berhitung siswa. Kelebihan lainnya
dari menggunakan model pembelajaran TGT yaitu mudah divariasikan dengan
berbagai media pembelajaran seperti komik, VCD, teka-teki silang, roda impian,
kartu ❸❹ ❺❻❼ ❽, ❾ ❿❹ ➀ ❸ ❸➁❽, kartu soal, kartu gambar, kartu angka dll; b) model TGT
tidak hanya membuat peserta didik yang cerdas (berkemampuan akademis tinggi)
5
akademisnya lebih rendah juga ikut aktif dalam pembelajaran dan mempunyai
peranan penting; c) menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling menghargai antar
sesama anggota kelompoknya; d) membuat peserta didik lebih bersemangat dalam
pembelajaran karena pada pembelajaran ini guru menjanjikan sebuah penghargaan
kepada kelompok terbaik; e) membuat peserta didik lebih senang karena ada
turnamen dalam model pembelajaran TGT.
Berdasarkan paparan di atas diketahui bahwa kegiatan pembelajaran pada
mata pelajaran matematika di SD Negeri Klampok 02 masih belum berjalan
optimal, maka atas dasar hal tersebut peneliti bermaksud melakukan penelitian
dengan judul Peningkatan Kemampuan Berhitung Pecahan dengan Media Papan
Flanel menggunakan Model Pembelajaran TGT (➂➃➄ ➅➆ ➇➄ ➅➃ ➆ ➂ ➈➉ ➊ ➋➄ ➅➃ ➋➌)
Pada Siswa Kelas 3 SDN Klampok 02 Singosari .
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, rumusan masalah
sebagai berikut :
1. Bagaimanakah pelaksanaan model pembelajaran TGT (➂➃➄➅➆ ➍➄ ➅➃ ➆
➂ ➈➉➊➋➄ ➅➃ ➋➌) dengan menggunakan media papan flanel untuk meningkatkan
kemampuan berhitung siswa pada kelas III SDN Klampok 02 Singosari?
2. Bagaimanakah peningkatan kemampuan berhitung materi pecahan melalui
penerapan model pembelajaran TGT (➂➃➄ ➅➆ ➇➄ ➅➃ ➆ ➂ ➈➉ ➊ ➋➄ ➅➃ ➋➌) dengan
6
C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan di atas, maka tujuan
penelitian sebagai berikut untuk :
1. Mengetahui pelaksanaan model pembelajaran TGT (➎➏➐➑➒ ➓ ➐➑ ➏➒
➎➔ →➣ ↔➐➑ ➏↔↕) dengan menggunakan media papan flanel untuk meningkatkan
kemampuan berhitung siswa pada kelas III SDN Klampok 02 Singosari.
2. Menjelaskan peningkatan kemampuan berhitung materi pecahan melalui
penerapan model pembelajaran TGT (➎ ➏➐➑➒ ➙ ➐➑ ➏➒ ➎➔→➣ ↔➐➑ ➏↔↕) dengan
media papan flanel pada siswa Kelas 3 SDN Klampok 02 Singosari.
D. Hipotesis Tindakan
Berdasarkan rumusan masalah, dapat dikemukakan jawaban sementara jika
pembelajaran matematika materi pecahan dilakukan dengan media papan flanel
menggunakan model pembelajaran TGT (➎ ➏➐➑➒ ➙ ➐➑ ➏➒ ➎➔→➣ ↔➐➑ ➏↔↕)maka akan
mengalami peningkatan dalam kemampuan berhitung siswa kelas 3 SDN
Klampok 02 Singosari.
E. Manfaat Penelitian
Penelitian yang dilaksanakan di SDN Klampok 02 ini memiliki beberapa
manfaat antara lain :
1. Secara Teoritis
a. Bagi Peneliti yaitu penelitian ini sebagai tambahan wawasan ilmu
pengetahuan mengenai pembelajaran Matematika dengan menggunakan
7
b. Bagi Sekolah yaitu penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan mutu
pembelajaran pecahan sederhana.
c. Bagi Pembaca yaitu penelitian ini bisa dijadikan referensi untuk penelitian
selanjutnya.
2. Secara Praktis
a. Bagi Guru dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk memperbaiki
dan menyempurnakan proses belajar mengajar, hasil penelitian dapat
digunakan untuk meningkatkan efektifitas dalam penggunaan media mengajar
dan juga hasil penelitian dapat digunakan untuk mengetahui keberhasilan
media dalam meningkatkan kemampuan berhitung.
b. Bagi Siswa penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan
kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pecahan sederhana.
F. Ruang Lingkup dan Batasan Masalah
Penelitian ini dilaksanakan di SDN Klampok 02 Singosari pada tahun ajaran
2016/2017 semester genap dengan subyek penelitian kelas III dengan jumlah
siswa 40 orang. Penelitian ini dilakukan pada Standar Kompetensi Memahami
Pecahan dan menggunakannya dalam Pemecahan Masalah , dan pada Kompetensi
Dasar Mengenal pecahan sederhana, Memecahkan masalah yang berkaitan
dengan pecahan sederhana . Penelitian ini menggunakan salah satu model
pembelajaran kooperatif tipe TGT(➛➜➝ ➞➟➝ ➞➜ ➠➛➡ ➢➤ ➥➝ ➞➜ ➥➦).
Adapun kemampuan berhitung dalam penelitian ini diukur dari penilaian
8
berupa kegiatan-kegiatan siswa. Pada pelaksanaan penelitian ini, batasan
masalahnya yaitu:
1. Penelitian ini difokuskan di kelas III SDN Klampok 02 Singosari pada
semester II tahun ajaran 2015/2016 berjumlah 40 siswa.
2. Mata pelajaran yang diteliti dalam penelitian ini adalah mata pelajaran
Matematika materi pecahan di kelas III.
3. Media papan flanel ini digunakan untuk memahamkan tentang konsep pecahan
sederhana yang dapat meningkatkan kemampuan berhitung siswa.
G. Definisi Istilah
Defini istilah ini dalam penelitian ini dimaksudkan untuk menyamakan
pandangan mengenai pandangan mengenai beberapa istilah utama yang digunakan
sebagai judul penelitian. Adapun definisi istilah yang dimaksud adalah :
1. Kemampuan berhitung pada penelitian ini adalah kemampuan siswa untuk
memecahkan suatu masalah Matematika dalam materi pecahan sederhana .
2. Media papan flanel merupakan media yang berfungsi sebagai perantara untuk
membantu siswa memahami konsep Matematika yang digunakan dalam
memecahkan masalah Matematika pada pecahan.
3. Pembelajaran Kooperatif tipe TGT (➧➨➩ ➫➭ ➯➩ ➫➨ ➭ ➧➲ ➳➵ ➸➩ ➫➨ ➸➺) merupakan
model pembelajaran kooperatif yang menempatkan siswa dalam kelompok
yang beranggotakan 5 sampai 6 orang, dimana setiap kelompok berbeda
kemampuan yang menggunakan sistem turnamen akademik yang diikuti oleh