PENGARUH JENIS DAN TINGKAT KERAPATAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max [L.] Merr)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
(4) Terdapat interaksi antara jenis dan populasi gulma dalam mempengaruhi persentase penutupan gulma 4, 8, dan 12 MST, bobot kering gulma pada 12 MST, jumlah daun tanaman karet pada
Naungan memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap persen tumbuh benih, tinggi kedelai kecuali pada umur 4 dan 5 MST, jumlah daun trifoleat umur 5 − 7 MST, bobot basah
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jenis gulma mempengaruhi pertumbuhan dan komponen hasil yang meliputi tinggi tanaman dan diameter batang 3 MST, bobot 100 butir pada
Jenis gulma mampu menekan bobot basah dan bobot kering polong, tetapi tidak mampu menekan tinggi tanaman pada 2, 4, dan 8 MST, tingkat kehijauan daun, bobot basah dan
Pada analisis vegetasi 4 MST, perlakuan mulsa teki kering memiliki keragaman spesies gulma daun lebar yang paling banyak yaitu 10 jenis, kemudian teki kering
Gulma yang tumbuh setelah dilakukan penyiangan apabila tanaman kedelai sudah berumur lebih dari 6 MST tidak akan memiliki dampak yang serius lagi terhadap hasil
Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa hubungan antara periode bergulma dengan periode bebas gulma pada komponen bobot kering biji tanaman kedelai menunjukkan
Aplikasi pupuk bokashi berbeda nyata terhadap tinggi tanaman 3-6 MST, umur berbunga, jumlah polong berisi, bobot kering tajuk, dan bobot biji per