• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH JENIS DAN TINGKAT KERAPATAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max [L.] Merr)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH JENIS DAN TINGKAT KERAPATAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max [L.] Merr)"

Copied!
58
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar                                                                                                       Halaman
Gambar 1. Gulma Asystasia gangetica ; (a). gulma dewasa dan bibit
Gambar 2.  Gulma Rottboellia exaltata
Gambar 3.  Gulma Cyperus rotundus; (a).Umbi; (b). Gulma dewasa
+5

Referensi

Dokumen terkait

(4) Terdapat interaksi antara jenis dan populasi gulma dalam mempengaruhi persentase penutupan gulma 4, 8, dan 12 MST, bobot kering gulma pada 12 MST, jumlah daun tanaman karet pada

Naungan memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap persen tumbuh benih, tinggi kedelai kecuali pada umur 4 dan 5 MST, jumlah daun trifoleat umur 5 − 7 MST, bobot basah

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jenis gulma mempengaruhi pertumbuhan dan komponen hasil yang meliputi tinggi tanaman dan diameter batang 3 MST, bobot 100 butir pada

Jenis gulma mampu menekan bobot basah dan bobot kering polong, tetapi tidak mampu menekan tinggi tanaman pada 2, 4, dan 8 MST, tingkat kehijauan daun, bobot basah dan

Pada analisis vegetasi 4 MST, perlakuan mulsa teki kering memiliki keragaman spesies gulma daun lebar yang paling banyak yaitu 10 jenis, kemudian teki kering

Gulma yang tumbuh setelah dilakukan penyiangan apabila tanaman kedelai sudah berumur lebih dari 6 MST tidak akan memiliki dampak yang serius lagi terhadap hasil

Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa hubungan antara periode bergulma dengan periode bebas gulma pada komponen bobot kering biji tanaman kedelai menunjukkan

Aplikasi pupuk bokashi berbeda nyata terhadap tinggi tanaman 3-6 MST, umur berbunga, jumlah polong berisi, bobot kering tajuk, dan bobot biji per