• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROFIL PASIEN TUBERKULOSIS PARU DEWASA DI RSU Dr. SAIFUL ANWAR MALANG PERIODE JANUARI 2010 - DESEMBER 2010

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PROFIL PASIEN TUBERKULOSIS PARU DEWASA DI RSU Dr. SAIFUL ANWAR MALANG PERIODE JANUARI 2010 - DESEMBER 2010"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

KARYA TULIS AKHIR

PROFIL PASIEN TUBERKULOSIS PARU DEWASA DI RSU Dr. SAIFUL ANWAR MALANG PERIODE JANUARI 2010 – DESEMBER 2010

Oleh :

VINA SATYA DILAGA SUGIARTO

06020087

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG FAKULTAS KEDOKTERAN

(2)

ii

HASIL PENELITIAN

PROFIL PASIEN TUBERKULOSIS PARU DEWASA DI RSU Dr. SAIFUL ANWAR MALANG PERIODE JANUARI 2010 – DESEMBER 2010

KARYA TULIS AKHIR Diajukan kepada

Universitas Muhammadiyah Malang

untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan

dalan Menyelesaikan Program Sarjana

Fakultas Kedokteran

Oleh :

VINA SATYA DILAGA SUGIARTO

06020087

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG FAKULTAS KEDOKTERAN

(3)
(4)
(5)

v

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan karunia, taufik dan

hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan Usulan

Penelitian dengan judul “Profil Pasien Tuberkulosis Paru Dewasa Di RSU Dr.

Saiful Anwar Malang Periode Januari 2010 –Desember 2010”.

Usulan Penelitian ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk

menyelesaikan pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas

Muhammadiyah Malang.

Penyusunan Usulan Penelitian ini tidak dapat terselesaikan dengan baik

tanpa bantuan dukungan, dan bimbingan dari berbagai pihak.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa Usulan Penelitian ini masih jauh

dari kesempurnaan seperti peribahasa “Tak Ada Gading Yang Tak Retak”. Begitu

pula dengan usulan penelitian ini. Oleh karena itu, penulis sangat mengharap

kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan usulan penelitian ini

kedepannya. Penulis berharap semoga usulan penelitian ini dapat bermanfaat bagi

penulis pada khususnya dan pembeca pada umumnya.

Demikian kata pengantar ini penulis buat, mohon maaf apabila apabila

terdapat kekurangan dan kami ucapkan terima kasih.

Malang, Maret 2011

(6)

vi

UCAPAN TERIMA KASIH

Assalamu’allaikum Wr. Wb

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat

dan hidayah- Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis akhir dengan

judul “Profil Pasien Tuberkulosis Paru Dewasa Di RSU Dr. Saiful Anwar Malang

Periode Januari 2010 –Desember 2010”.

Dengan terwujudnya karya tulis akhir ini, penulis ingin menyampaikan

ucapan terima kasih kepada:

1. dr. Irma Suswati, M.Kes, selaku dekan Fakultas Kedokteran Universitas

Muhammadiyah Malang.

2. dr. Meddy Setiawan, Sp.PD selaku pembantu dekan I Fakultas Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Malang.

3. dr. Fathiyah Safitri, M.Kes, selaku pembantu dekan II Fakultas Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Malang.

4. dr. Thontowi Jauhari, NS, M.Kes, selaku pembantu dekan III Fakultas

Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang

5. dr. Isbandiyah, Sp. PD, selaku dosen pembimbing I yang selalu memberi

dorongan motivasi, bantuan dan kesediaan waktunya untuk selalu

membimbing penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir

ini dengan baik.

6. dr. Dian Yuliartha Lestari, selaku dosen pembimbing II yang telah

memberi bimbingan dengan baik dan penuh kesabaran dalam mambantu

(7)

vii

7. dr. Fathiyah Safitri, M.Kes , selaku dosen penguji yang telah memberikan

petunjuk, saran dan kritik yang membangun saat ujian maupun di luar

ujian demi kesempurnaan karya tulis akhir ini. Penulis sadar tugas akhir

ini sangat jauh dari kesempurnaan.

8. Papa mama tercinta H. Sugiarto dan Hj. Inawati terima kasih atas segala

doa, kasih sayang, kesabaran, dukungan, selalu ada saat suka dan duka dan

selalu mendengar keluh kesah ananda dan segalanya yang telah diberikan

kepada ananda.

9. Umi dan Aba terima kasih atas segala kasih sayang dan dukungannya

selama ini yang diberikan kepada ananda.

10. Mas Hendro calon suamiku tersayang yang selalu mendukung dan selalu

ada dalam suka dan duka, terima kasih atas kasih sayangnya, waktu dan

tenaga yang diberikan kepada saya, selalu bersabar atas sikap saya yang

selalu merepotkan dan selalu mengingatkan atas kesalahan dan kelalaian

saya.

11. Mbah putri, mbah buk, kakakku mbak Mega, adikku Bintang, Sinta, tante

Sundari, Eva, Lia, ning Im, cak Ndel terima kasih atas dukungannya dan

kasih sayangnya yang diberikan kepada saya.

12. Cumi, mbak Nia, mbak Hilda, dan bu kos teman satu kosan terima kasih

atas segala dukungan dan batuan yang diberikan kepada saya selama ini.

13. Angelina, Churin, Dewi, Dinda,Fera, Inggrit, Kokom, Nazwa terima kasih

atas segala dukungan, motifasi, nasehat dan bantuannya yang selama ini

(8)

viii

14. Teman-teman angkatan 2006 yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Terima kasih atas segala bantuan, dukungan, motifasi, perjuangan dan rasa

persaudaraan kita selama ini.

15. Staf TU FK UMM (Bu Rom, Pak Yok, Mas Jamil) terima kasih atas

bantuannya selama ini pada saya.

16. Smua pihak yang turut membantu dalam memyelesaikan Karya Tulis ini

dan juga mendoakan demi kesuksesan Karya Tulis ini yang tidak bisa

(9)

ix ABSTRAK

Sugiarto, Vina .S. D. 2011. Profil Pasien Tuberkulosis Paru Dewasa Di RSU Dr. Saiful Anwar Malang Periode Januari 2010 – Desember 2010. Tugas Akhir, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang. Pembimbing: (1) Isbandiyah (2) Dian Yuliartha Lestari

Latar Belakang. Tuberkulosis adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Indonesia menurun ke posisi lima dengan jumlah penderita TBC sebesar 429 ribu orang. Berdasarkan data yang diperoleh dari RSU Dr. Saiful Anwar Malang periode Januari 2010-Desember 2010 untuk pasien TBC paru dewasa pada rawat inap sebanyak 85 orang dan rawat jalan sebanyak 97 orang.

Tujuan. Mengetahui profil pasien TBC paru dewasa di RSU Dr. Saiful Anwar Malang periode Januari 2010 - Desember 2010.

Metodologi Penelitian. Penelitian deskriptif dengan desain cross sectional pada pasien TBC paru dewasa di RSU Dr. Saiful Awar Malang periode Januari 2010 – Desember 2010. Data dikelompokkan dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi distribusi.

Hasil.. Hasil penelitian menunjukkan kelompok usia terbanyak pada rawat inap adalah 46-55 tahun (24,7%)dan rawat jalan adalah 26-35 tahun (34%), jenis kelamin terbanyak pasien TB paru dewasa adalah laki-laki (75,8%), gambaran foto radiologi terbanyak adalah far advance (65,4%), hasil pemeriksaan BTA adalah positif (79,1%), jenis pengobatan OAT terbanyak diberikan adalah kategori I (67%), lama pengobatan OAT terbanyak selama 12 bulan (53,8%), komplikasi TB paru terbanyak adalah efusi pleura (6,6%), daerah asal terbayak adalah kota Malang (Kedung Kandang) (50%), pekerjaan pasien TB paru dewasa terbanyak adalah swasta (72,5%).

(10)

x

ABSCTRACT

Sugiarto, Vina. S. D. 2011. Profile of Adult Patients with Pulmonary Tuberculosis in Dr. Saiful Anwar Malang General Hospital Period January 2010 - December 2010. Final Project, Faculty of Medicine, University of Malang. Advisors: (1) Isbandiyah (2) Dian Yuliartha Lestari

Background. Tuberculosis is an infectious disease caused by the Mycobacterium tuberculosis bacteria. Indonesia dropped to fifth position with total 429 thousand TBC patients. Based on data obtained from Dr. Saiful Anwar Malang General Hospital period January 2010 - December 2010, adult pulmonary TB patients are 85 inpatients and 97 people are outpatients.

Purpose. Knowing the profile of adult pulmonary TB patients in Dr. Saiful Anwar Malang General Hospital period January 2010 - December 2010.

Research Methodology. Descriptive study with cross sectional design in adult pulmonary tuberculosis patients in Dr. Saiful Awar Malang General Hospital period January 2010 - December 2010. Data are grouped and presented in the frequency distribution tables.

Results. The results showed the highest age for inpatients groups was 46-55 years (24.7%) and outpatients were 26-35 years (34%), most of adult pulmonary TB patients sex were male (75.8%), most radiological images were far advanced (65.4%), results of smear examination was positive (79.1%), type of the highest ATD treatment given was category I (67%), most duration of ATD treatment was 12 months (53, 8%), most complication of pulmonary TB was pleural effusion (6.6%), most origin area was the city of Malang (Kedung Kandang) (50%), and most of adult patients with pulmonary tuberculosis’ job was private (72.5%).

(11)

xi DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... v

UCAPAN TERIMAKASIH ... vi

ABSTRAK ... ix

ABSTRACT ... x

DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR GAMBAR ... xvi

DAFTAR SINGKATAN ... xvii

DAFTAR LAMPIRAN ... xix

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 2

1.3 Tujuan Penelitian ... 2

1.3.1 Tujuan umum ... 2

1.3.2 Tujuan khusus ... 3

1.4 Manfaat Penelitian ... 4

1.4.1 Bagi klinis ... 4

1.4.2 Bagi akademis ... 4

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 5

(12)

xii

2.1.1 Definisi dan epidemilogi tuberkulosis ... 5

2.1.2 Etiologi tuberkulosis ... 6

2.1.3 Cara penularan ... 7

2.1.4 Resiko penularan ... 8

2.1.5 Patogenesis tuberculosis ... 9

2.1.5.1Infeksi primer ... 9

2.1.5.2Tuberkulosis pasca primer ... 10

2.1.6 Gejala tuberculosis ... 10

2.1.7 Diagnosis tuberculosis ... 10

2.1.7.1 Diagnosis klinis ... 11

2.1.7.2 Pemeriksaan fisik ... 11

2.1.7.3 Pemeriksaan radiologis ... 12

2.1.7.4 Pemeriksaan bakteriologis ... 14

2.1.8 Komplikasi Tuberculosis ... 20

2.1.9 Tipe Penderita Tuberculosis ... 22

2. 2Pengobatan Tuberkulosis Paru ... 24

2.1.1 Tujuan pengobatan ... 24

2.1.2 Prinsip pengobatan ... 24

2.1.3 Obat anti tuberkulosis (OAT) ... 25

2.1.4 Regimen pengobatan (metode DOTS) ... 26

2.1.5 Dosis obat ... 28

2.1.6 Kombinasi obat ... 28

(13)

xiii

2.1.8 Hasil pengobatan tuberkulosis ... 32

2.1.9 Monitoring dan evaluasi pengobatan ... 33

2. 3Kerangka Teori ... 35

2.1.1 Penjelasan kerangka teori ... 36

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN ... 37

3.1 Rancangan Penelitian ... 37

3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 37

3.3 Populasi dan Sampel ... 37

3.3.1 Populasi ... 37

3.3.2 Sampel ... 37

3.3.3 Tehnik pengambilan sampel ... 37

3.3.4 Karakteristik sampel penelitian ... 38

3.4 Definisi Operasional ... 39

3.5 Instrumen Penelitian ... 40

3.6 Prosedur Penelitian ... 41

3.7 Prosedur Pengambilan dan Pengumpulan Data ... 41

3.8 Pengolahan Data ... 41

BAB 4 HASIL PENELITIAN ... 43

4.1 Karakteristik Responden Secara Keseluruhan Pasien Tb Paru Dewasa ... 43

4.2 Deskripsi Pasien TB Paru Dewasa Berdasarkan Foto Radiologi ... 44

(14)

xiv

4.4 Deskripsi Pasien TB Paru Dewasa Berdasarkan Jenis Dan Lama

Pengobatan OAT ... 45

4.5 Deskripsi Pasien TB Paru Dewasa Berdasarkan Komplikasi ... 45

BAB 5 PEMBAHASAN ... 46

BAB 6 PENUTUP ... 52

6.1 Kesimpulan ... 52

6.2 Saran ... 53

(15)

xv

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Jenis dan Sifat OAT ... 22

Tabel 2.2 Berbagai Paduan Alternatif Untuk Setiap Kategori Pengobatan . 23 Tabel 2.3 Dosis Obat yang Dipakai di Indonesia ... 25

Tabel 2.4 Dosis Paduan OAT KDT Kategori I ... 26

Tabel 2.5 Dosis Paduan OAT KDT Kategori II ... 26

Tabel 2.6 Dosis OAT Untuk Sisipan... 27

Tabel 4.1 Usia, Jenis Kelamin, Pekerjaan dan Daerah Asal Pasien TB Paru Dewasa... 43

Tabel 4.2 Distribusi Pasien TB Paru Dewasa Berdasarkan Foto Radiologi .. 44

Tabel 4.3 Distribusi Pasien TB Paru Dewasa Berdasarkan Hasil Pemeriksaan BTA ... 44

Tabel 4.4 Distribusi TB Paru Dewasa Berdasarkan jenis pengobatan OAT .. 45

(16)

xvi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Mycobacterium tuberculosis Pada Pewarnaan Tahan ... 6

Gambar 2.2 Penularan Infeksi Mycobacterium tuberculosis ... 7

Gambar 2.3 Tuberkulosis Yang Sudah Lanjut Pada Foto Rontgen Dada . 13

Gambar 2.4 Alur Diagnosis TB Paru ... 16

(17)

xvii

DAFTAR SINGKATAN ARTI : Annual Risk of Tuberculosis Infection

ARDS : Acute Respiratory Distress Syndrom

BTA : Bakteri Tahan Asam

DEPKES RI : Departemen Kesehatan Republik Indonesia

DOTS : Directly Observed Treatment Short-course

E : Etambutol

HB : Hemoglobin

HIV : Human Immunodeficiency Virus

H : Isoniazid

KDT : Kombinasi Dosis Tetap

LED : Laju Endap Darah

M. TB : Mycobacterium tuberculosis

MDR-TB : Multi Drug Resisten Tuberculosis

OAT : Obat Anti Tuberkulosis

P.P.D : Purified Protein Derivative

R : Rifampisin

RSU : Rumah Sakit Umum

S : Streptomisin

SPS : Sewaktu Pagi Sewaktu

TB : Tuberkulosis

UPK : Unit Pelayanan Kesehatan

(18)

xviii Z : Pirazinamid

P : Perempuan

(19)

xix

DAFTAR PUSTAKA

Antariksa, Budi, 2009, Penyakit Paru Obstruktif Kronik, Diakses tnggal 2Maret 2011, <http://repository.ui.ac.id>.

Bahar, A., 2007, Tuberkulosis Paru dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, Edisi IV, BPFKUI, Jakarta, 988-994.

Bahar A, Zulkifli Amin, 2007, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, Edisi IV, BPFKUI, Jakarta, 995-1000.

Bayupurnama, Putut, 2007, Hepatoksisitas karena Obat dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I, Edisi IV, BPFKUI, Jakarta, 471-474.

Crofton SJ, Horne N, Miller F, 2002, Tuberkulosis Klinis, Widya Medika, Jakarta, 158-167.

Daniel, Thomas, 1999, Harrison: Prinsip-Prinsip Ilmu Penyakit Dalam Edisi 13, Volume 2, EGC, Jakarta, 799-808.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2002, Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis, Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, Jakarta, 9-55.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2006, Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis, Edisi 2, Cetakan Pertama, Jakarta.

Dinas Kesehatan Kota Malang, 2009, Jumlah Data Penyakit Per Bulan, Dinas Kesehatan Kota Malang, Malang.

Harun, S, 2006, Buku Ajar Ilmu Penyakit DalamJilid III, Edisi IV, BPFKUI, Jakarta, 1695-1696.

Mukhsin, K, Mahendrdhata, Y, Ahmad, R, A, 2006, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keteraturan Minum Obat Pada Penderita Tbc Paru Yang Mengalami Konversi Di Kota Jambi, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Palmer, P, E, S, dkk, 1995, Petunjuk Membaca Foto Untuk Dokter Umum, EGC, Jakarta.

(20)

xx

PDPI, 2009, Penyakit Paru Obstruksi Kronis, Diakses tanggal 27 Februari 2011 <http://www.klikpdpi.com>.

PPTI, 2010, TB Di Indonesia Peringkat 5 Dunia, Diakses tanggal 26 Februari 2011, <http://www.ppti.info/index.php>.

Prasemesemara, 2009, Mengenal Tuberkulosis, Bukan Batuk Biasa (BBB), Diakses tanggal 26 Februari 2011, <http://www. pramareola14.wordpress.com>

Pratiwi, Y I, 2006, Beberapa Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesembuhan Pengobatan TB paru Di Kabupaten Kudus Tahun 2004, Diakses tanggal 8 Agustus 2010, <http://wwwdigilib.unnes.ac.id>.

Puspita, D A, 2007, Hubungan Antara Ketidaktaatan Berobat Dengan Kejadian Resistensi Obat anti TB di RS Paru Batu Periode Januari – Desember 2006, Universitas Muhammadiyah, Malang.

Rasad, S, 2005, Radiologi Diagnostik, Edisi II, Balai Penerbit FKUI, Jakarta.

Setiyaningsih, S, M, 2008, Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Motivasi Petugas TBC dengan Angka Penemuan Kasus TBC Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Boyolali, Diakses tanggal 20 Juli 2010,

<http://etd.eprints.ums.ac.id>.

Sitepu, M, Y, 2009, Karakteristik Penderita TB Paru Relapse Yang Berobat Di Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru (BP4) Medan Tahun 2000-2007, Universitas Sumatra Utara, Medan.

Soeparman & Waspadji, 1998, Ilmu Peyakit Dalam Jilid II, Balai penerbit FKUI, Jakarta.

Sub Direktorat TB Depkes RI, WHO, 2008, Lembar Fakta Tuberkulosis, Diakses

25 Agustus 2010,

<http://www.tbindonesia.or.id/pdf/Lembar_Fakta_TB.pdf>.

Tabrani, Rab Prof, 1996, Pedoman Pelaksanaan Tuberculosis Paru, EGC, Jakarta.

Todar, Kenneth, 2008, Tuberculosis, Todar's Online Textbook of Bacteriology,

Diakses 3 Agustus 2010,

<http://textbookofbacteriology.net/tuberculosis.html>.

(21)

xxi

(22)

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan bakteri

berbentuk batang (basil) yang dikenal dengan nama Mycobacterium tuberkulosis.

Penularan penyakit ini melalui perantaraan ludah atau dahak (droplet) dari

penderita TB kepada individu yang rentan (daya tahan tubuh rendah). Pada

umumnya TB menyerang jaringan paru, tetapi dapat juga menyerang organ

lainnya (Setiyaningsih, 2008).

Laporan WHO pada tahun 2009, mencatat peringkat Indonesia menurun ke

posisi lima dengan jumlah penderita TBC sebesar 429 ribu orang. Lima negara

dengan jumlah terbesar kasus insiden pada tahun 2009 adalah India, Cina, Afrika

Selatan, Nigeria dan Indonesia (PPTI, 2010).

Penderita TB paru BTA positif akan menjadi sumber penularan bagi

lingkungan disekitarnya. (Sub Direktorat TB Depkes RI dan WHO, 2008). Pada

Global Report WHO 2010, didapat data TB Indonesia total seluruh kasus TB

tahun 2009 sebanyak 294731 kasus, dimana 169213 adalah kasus TB baru BTA

positif, 108616 adalah kasus TB BTA negatif, 11215 adalah kasus TB Ekstra

Paru, 3709 adalah kasus TB kambuh, dan 1978 adalah kasus pengobatan ulang

diluar kasus kambuh (retreatment, relaps) (PPTI, 2010).

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinkes Kota Malang pada tahun 2009,

ditemukan 1166 kasus TB paru dengan BTA + dan 1277 kasus Suspect TB paru.

Berdasarkan data yang diperoleh dari RSU Dr. Saiful Anwar Malang periode

(23)

2

sebanyak 3289 dan rawat inap sebanyak 560. Keputusan Menteri Kesehatan RI

No. 51/Menkes/SK/II/1979 tanggal 22 Pebruari 1979, menetapkan RSU Dr.Saiful

Anwar sebagai rumah sakit rujukan.

Penyakit TB paru pada dewasa menyerang sebagian besar usia produktif (15

– 50 tahun) (Sub Direktorat TB Depkes RI dan WHO, 2008). Penyakit TB paru

yang tidak ditangani dengan benar akan menimbulkan komplikasi dini dan lanjut

bagi penderitanya. (Pramesemara, 2009). Pada saat ini TB paru bisa menyerang

siapa saja tak terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya, miskin dan dimana saja

(Pratiwi, 2006).

Dari permasalahan di atas maka penelitian ini dikembangkan untuk

menganalisis profil pasien TB paru dewasa rawat inap dan rawat jalan di RSU Dr.

Saiful Anwar Malang periode Januari 2010 - Desember 2010.

1.2 Rumusan Masalah

Bagaimanakah profil pasien TB paru dewasa di RSU Dr. Saiful Anwar

Malang periode Januari 2010 - Desember 2010?

1.3 Tujuan Penelitian

1.3.1 Tujuan Umum:

Untuk mengetahui profil pasien TB paru dewasa di RSU Dr. Saiful

Anwar Malang periode Januari 2010 - Desember 2010.

1.3.2 Tujuan Khusus:

Tujuan khusus pada penelitian ini adalah:

1. Mengetahui jumlah pasien TB paru dewasa di RSU Dr. Saiful

Anwar Malang periode Januari 2010 - Desember 2010.

(24)

3

RSU Dr. Saiful Anwar Malang periode Januari 2010 - Desember

2010.

3. Mengetahui distribusi jenis kelamin pada pasien TB paru

dewasa di RSU Dr. Saiful Anwar Malang periode Januari 2010 -

Desember 2010.

4. Mengetahui gambaran foto radiologi pada pasien TB paru

dewasa di RSU Dr. Saitul Anwar Malang periode Januari 2010 -

Desember 2010.

5. Mengetahui hasil pemeriksaan BTA pada pasien TB paru dewasa

di RSU Dr. Saitul Anwar Malang periode Januari 2010 -

Desember 2010.

6. Mengetahui jenis terapi dan lama pengobatan OAT pada pasien TB

paru dewasa di RSU Dr. Saiful Anwar Malang periode Januari

2010 - Desember 2010.

7. Mengetahui komplikasi pada pasien TB paru dewasa di RSU Dr.

Saiful Anwar Malang periode Januari 2010 - Desember 2010.

8. Mengetahui daerah asal pada pasien TB paru dewasa di RSU Dr.

Saiful Anwar Malang periode Januari 2010 - Desember 2010.

9. Mengetahui pekerjaan pada pasien TB paru dewasa di RSU Dr.

Saiful Anwar Malang periode Januari 2010 - Desember 2010.

1.4 Manfaat Penelitian

1.4.1 Manfaat

klinis

(25)

4

meningkatkan pelayanan kesehatan terutama dalam upaya

pencegahan dan pengendalian TB.

1.4.2 Manfaat akademis

1. Penelitian ini untuk mengetahui data epidemiologi terbaru

mengenai profil pasien TB paru.

2. Menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Profil Penderita Melasma Poli Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Umum dr.Saiful Anwar Malang Periode Januari 2008 sampai Desember 2010, Tugas Akhir, Fakultas

Stroke adalah gangguan peredaran darah diotak. Tekanan darah merupakan faktor yang sangat 

Isbandiyah, Sp.PD selaku dosen pembimbing satu yang telah meluangkan waktu untuk memberi bimbingan, memberikan inspirasi, semangat dan memberi masukan kepada penulis

Segenap puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat dan hidayah-Nya kepada penulis, sehingga dapat menyelesaikan tugas

Penelitian lain mengenai TB paru sebagai salah satu penyebab penyakit bronkiektasis yang dilakukan oleh Subdit TB Depkes RI dari tahun 2000-2010 didapatkan jumlah pasien

Maulida, 2007.Insidensi Penderita Akne vulgaris menurut Distribusi Umur, Jenis Kelamin dan Bulan Kunjungan di Poliklinik Kulit dan Kelamin BRSD Kepanjen Malang Periode

Pemeriksaan mikroskopis yang telah dilakukan oleh pasien TB Paru dengan hasil terbanyak antara lain pemeriksaan Zeihl Nelsen BTA, pengecetan Gram kuman batang Gram

sedangkan penelitian yang lainnya oleh Hastuti, (2016) menyatakan bahwa pada tahun 2015 sebaran kasus TB paru BTA positif cenderung mengikuti sebaran kepadatan penduduk