• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUKU PANDUAN PRAKTIKUM OSEANOGRAFI FISIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BUKU PANDUAN PRAKTIKUM OSEANOGRAFI FISIK"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

OSEANOGRAFI FISIKA

Program Studi Ilmu Kelautan

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Universitas Brawijaya

Malang

(2)

2

TATA TERTIB PRAKTIKUM

OSEANOGRAFI FISIKA

1. Praktikum dilaksanakan pada Sabtu, tanggal 30 November, 7 dan 14 Desember

2. Shift 1 (kelompok 1 - 10) pukul 07.00 – 09.00

Shift 2 (kelompok 11 - 20) pukul 10.00 – 12.00

Shift 3 (kelompok 21 - 30) pukul 13.00 – 15.00

3. Tidak boleh pindah shift

4. Datang minimal 10 menit sebelum praktikum dimulai

5. Membawa buku panduan yang sudah dijilid terusan biru dan mengerjakan tiket

masuk yaitu soal-soal pada buku panduan sesuai materi praktikum hari itu

(Praktikum 1: Pasang surut, Praktikum 2: Gelombang, Praktikum 3: Arus)

6. Soal tiket masuk dikerjakan di buku panduan dengan menggunakan bolpoin biru

7. Literatur hanya boleh dari buku dan jurnal (1 soal 2 literatur)

8. Membawa laptop, minimal 2 orang 1 laptop

9. Tidak boleh meng-install software saat praktikum berlangsung (software harus

(3)

3

1. PASANG SURUT

Pasang-surut (pasut) merupakan salah satu gejala alam yang tampak nyata di

laut, yakni suatu gerakan vertikal (naik turunnya air laut secara teratur dan

berulang-ulang) dari seluruh partikel massa air laut dari permukaan sampai bagian terdalam dari

dasar laut. Gerakan tersebut disebabkan oleh pengaruh gravitasi (gaya tarik menarik)

antara bumi dan bulan, bumi dan matahari, atau bumi dengan bulan dan matahari.

Pengaruh benda angkasa lainnya dapat diabaikan karena jaraknya lebih jauh dan

ukurannya lebih kecil. Faktor non astronomi yang mempengaruhi pasang surut

terutama di perairan semi tertutup seperti teluk adalah bentuk garis pantai dan

topografi dasar perairan.

Tipe pasang surut ditentukan oleh frekuensi air pasang dengan surut setiap

harinya. Suatu perairan mengalami satu kali pasang dan satu kali surut dalam satu

hari, kawasan tersebut dikatakan bertipe pasang surut harian tunggal (diurnal tides),

namun jika terjadi dua kali pasang dan dua kali surut dalam sehari, maka tipe pasang

surutnya disebut tipe harian ganda (semi diurnal tides). Tipe pasang surut lainnya

merupakan peralihan antara tipe tunggal dan ganda disebut dengan tipe campuran

(mixed tides) dan tipe pasang surut ini digolongkan menjadi dua bagian yaitu tipe

campuran dominasi ganda dan tipe campuran dominasi tunggal.

Pasang-surut (pasut) di suatu tempat tidak hanya bergantung pada posisi bulan

dan matahari saja, tetapi dipengaruhi juga oleh keadaan geografi, arah angin, gesekan

dengan dasar laut, kedalaman, relief dasar laut dan viskositas air di lokasi tersebut.

Semua faktor ini dapat mempercepat atau memperlambat datangnya air pasang.

Pasang purnama (spring tide) terjadi ketika bumi, bulan dan matahari berada

dalam suatu garis lurus. Pada saat itu akan dihasilkan pasang tinggi yang sangat tinggi

dan pasang rendah yang sangat rendah. Pasang surut purnama ini terjadi pada saat

bulan baru dan bulan purnama.

Pasang perbani (neap tide) terjadi ketika bumi, bulan dan matahari membentuk

sudut tegak lurus. Pada saat itu akan dihasilkan pasang tinggi yang rendah dan

pasang rendah yang tinggi. Pasang surut perbani ini terjadi pada saat bulan 1/4 dan

(4)

4 Soal:

1. Jelaskan apa saja macam pasut berdasarkan waktu terjadinya!

2. Jelaskan apa saja tipe pasut dan bagaimana ketentuan bilangan Formzahl dari

ke-empat tipe tersebut!

3. Mengapa terjadi perbedaan tipe pasang dan ketinggiannya di berbagai bagian laut?

4. Apa yang dimaksud dengan gaya sentrifugal?

5. Apa yang dimaksud dengan Apogee dan Perigee? Jelaskan hubungannya dengan

pasut!

(5)

5 Pengolahan Data Pasang Surut

a. MATLAB dan TMD

 Inputan prediksi menggunakan matlab

(6)

6  Kemudian pilih TMD_toolbox

(7)

7  Add folder

(8)

8  Ketik “TMD”pada Command Window

(9)
(10)

10  Pilih semua komponen dengan cara di tandai, kemudian “Input from file” sesuai

dengan nama pada file serta mengubah nama “output” yang akan di keluarkan hasilnya

 Pilih “predict tide” untuk memprediksi pasang surut kemudian akan muncul

(11)

11  Pilih “Extract tidal constants” dan tekan “GO”, maka akan muncul 9 komponen

pasut

(12)

12

 Komponen pasut yang telah muncul kemudian dihitung menggunakan rumus:

F = (O1+K1)/(M2+S2)

Kemudian akan menghasilkan nilai dimana nilai tersebut akan dijadikan

sebagai perbandingan dengan data dari hasil pengamatan menggunakan

ADCP Aquadop Nortex.

 Masuk ke NAOtide dan pilih input

 Pada input ubah koordinat dengan yang telah dikonversi pada excel, kemudian

sesuaikan tanggal (tahun, bulan, hari, jam, dan menit) sesuai pengamatan

pasut yang dilakukan. Untuk prediksi harus sehari sebelum pengambilan data

(13)
(14)

14  Hasil running akan muncul dalam bentuk “notepad”

(15)

15  Hasil inputan berupa prediksi pasang surut sesuai tanggal yang telah ditentukan

 Langkan selanjutnya adalah konversi waktu dimana zona untuk wilayah

Indonesia bagian barat waktunya lebih cepat 7 jam bila dihitung dari posisi GMT

(Greenwich Mean Time) yang merupakan rujukan waktu pembagian zona waktu Bumi, serta mengubah nilai pasang surut yang satuannya centimeter

(16)
(17)

17

2. GELOMBANG

Gelombang air laut terjadi karena adanya alih energi dari angin ke permukaan

laut, atau pada saat-saat tertentu disebabkan oleh gempa di dasar laut. Gelombang

merambat ke segala arah membawa energinya yang kemudian dilepaskan ke pantai

dalam bentuk hempasan ombak. Rambatan geombang dapat mencapai rubuan

kilometer sampai mencapai pantai. Gelombang yang mencapai pantai akan mengalami

pembiasan (refraction) dan akan memusat (convergence) jika mendekati

semenanjung, atau menyebar (divergence) jika menemui cekungan. Gelombang yang

menuju perairan dangkal akan mengalami spilling, plunging, collapsing atau surging.

Semua fenomena yang terjadi pada gelombang pada dasarnya disebabkan oleh

topografi dasar laut.

Pada dasarnya gelombang adalah gerakan naik turunnya permukaan air secara

bergantian. Faktor yang dapat menimbulkan terjadinya gelombang di antaranya adalah

angin, adanya gerakan kapal, dan gempa bawah laut.

Sifat-sifat gelombang setidaknya dipengaruhi oleh 3 bentuk angin, yaitu

kecepatan angin, waktu dimana angin sedang bertiup, dan jarak tanpa rintangan

dimana angin sedang bertiup atau dikenal sebagai fetch.

Gelombang merupakan faktor penting di dalam perencanaan pelabuhan,

rekayasa pantai dan lepas pantai. Gelombang di laut bisa dibangkitkan oleh angin

(gelombang angin), gaya tarik matahari dan bulan (pasang surut) letusan gunung

berapi atau gempa di laut (tsunami), kapal bergerak dan sebagainya.

Gelombang-gelombang ini akan menimbulkan gaya-gaya yang bekerja pada bangunan pantai

maupun lepas pantai. Selain itu gelombang juga akan bisa menimbulkan arus dan

transportasi sedimen di daerah pantai.

Soal:

1. Jelaskan pengertian gelombang!

2. Jelaskan mengenai macam-macam gelombang!

3. Apakah perbedaan gelombang dengan arus?

(18)
(19)

19 Pengolahan Data Gelombang (WRPLOT View)

 Menyusun Data angin dengan urutan seperti gambar di bawah pada Ms.Excel.

Gambar 1. Data yang diperlukan untuk dirunning di WRPLOT View

Perlu diingat bahwa format Ms.Excel yang bisa terbaca di WRPLOT View

adalah Ms.Excel 1997-2003. Jika tidak memakai format tersebut, sistem tidak dapat

membaca file kita, sehingga perlu dilakukan pengubahan format data ke Ms.Excel

1997-2003.

 Kemudian membuka program WRPLOT View yang telah terinstal di laptop.

Tampilan awal WRPLOT View seperti pada Gambar 2 di bawah ini.

Gambar 2. Tampilan awal WRPLOT View

(20)

20

 Pada bagian atas kotak dialog ada 4 menu utama yaitu File, Edit, Tools dan Help

seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar 3. Tampilan pertama WRPLOT View

Pilih “Tools Import from Excel” lalu masukkan data Ms.Excel yang telah diatur

seperti Gambar 1 lalu klik “Open”.

(21)

21  Lalu diatur “Excel Column Name” menyesuaikan dengan “Excel File” yang ada di

bawahnya, misalnya Year diisi B, Month diisi C dan seterusnya, diatur juga

waktunya yaitu pukul 00 sampai 23 sesuai data, pada bagian “First Row to Import” pilih “2”.

Gambar 5. Output Ms.Excel dalam WRPLOT View

Kemudian mengisi pada bagian yang lain yaitu “Station Information” seperti pada

gambar di bawah ini.

(22)

22 Pada pengaturan “Station Information” seperti pada Gambar 6 diisi sesuai koordinat lokasi kemudian klik “Import” dan muncul kotak dialog, klik “No” lalu “Close”

dan kembali lagi ke tampilan awal WRPLOT seperti pada Gambar 3.

Kemudian klik “Add File” lalu dipilih file dengan format “.sam” yang berarti

SAMSON file seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar 7. Import data .sam

 Kemudian gambar mawar angin akan keluar seperti Gambar 8 di bawah ini.

(23)

23

 Untuk range kecepatan angin bisa diatur dengan menggunakan menu “Wind

Classes [7]” seperti pada Gambar 9 di bawah ini. Diatur satuan kecepatan angin yaitu dalam “knots” kemudian baru mengatur range sesuai yang diinginkan, kemudian klik “OK”.

Gambar 9. Pengaturan range kecepatan angin (Wind Classes)

 Warna wind classes dapat diatur sesuai keinginan juga dengan dipilih menu

“Options…” yang ada di sisi kanan gambar, hingga muncul tampilan seperti Gambar 10. Dipilih warna sesuai yang diinginkan, lalu klik “Apply” dan “OK”.

(24)

24  Proses running WRPLOT View selesai sehingga keluar hasil akhir seperti gambar

di bawah ini:

Gambar 11. Met Data Information

(25)

25 Gambar 13. Frequency distribution

(26)
(27)

27

3. ARUS

Arus laut merupakan pergerakan air laut yang dipengaruhi oleh angin. Massa

air yang berada dibawahnya akan ikut terbawa dan akan semakin melemah seiring

dengan bertambahnya kedalaman laut. Perputaran bumi pada porosnya juga

mempengaruhi pergerakan air. Bumi yang berputar pada porosnya akan menimbulkan

kekuatan untuk menggerakan air mengikuti arah putaran bumi, gaya yang diakibatkan

oleh perputaran bumi pada porosnya ini disebut dengan gaya coriolis.

Gaya coriolis akan mengakibatkan arus bagian permukaan air laut berbelok ke

kanan dari arah angin di atas permukaan pada bumi bagian utara dan sebaliknya pada

bumi bagian selatan. Pembelokkan arus air laut oleh gaya coriolis ini semakin

melemah dengan seiring kedalaman dan akan menimbulkan spiral ekman. Sehingga

arus yang mengalir di permukaan lautan merupakan hasil kerja gabungan dari

beberapa faktor yang memengaruhinya. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah

bentuk topografi dasar lautan dan pulau yang ada di sekitarnya, gaya coriolis, dan juga

arus ekman.

Menurut letaknya, arus dibedakan menjadi dua yaitu arus atas dan arus bawah.

Arus atas adalah arus yang bergerak di permukaan laut. Sedangkan arus bawah

adalah arus yang bergerak di bawah permukaan laut. Faktor pembangkit arus

permukaan disebabkan oleh adanya angin yang bertiup di atasnya. Tenaga angin

memberikan pengaruh terhadap arus permukaan (atas) sekitar 2% dari kecepatan

angin itu sendiri. Kecepatan arus ini akan berkurang sesuai dengan makin

bertambahnya kedalaman perairan sampai pada akhirnya angin tidak berpengaruh

pada kedalaman 200 meter.

Soal:

1. Jelaskan macam-macam arus yang anda ketahui!

2. Jelaskan hubungan gaya coriolis dengan arus!

3. Faktor apa saja yang mempengaruhi arus?

4. Apakah yang dimaksud dengan upwelling dan downwelling? Jelaskan!

(28)
(29)

29 Pengolahan Data Arus (Surfer)

 Download data arus di: - www.oscar.noaa.gov

- www.aoml.noaa.gov

- Erddap  Pastikan mempunyai data base map

 Pengolahan surfer, dengan langkah sebagai berikut:

1). Diolah data hasil download di Ms. Excel untuk menentukan kecepatan

(30)

30 3). Klik Tools Grid > Data

(31)

31 5). Dibuat grid data untuk U, V dan Kecepatan dengan U, V dan Kecepatan

(32)

32 6). Dibuat peta kontur dengan menggunakan grid Kecepatan

(33)

33 7). Dibuat Grid Vector dengan menggunakan Grid U dan V

(34)

34 8). Dimasukkan Base Map wilayah penelitian, (contoh ini menggunakan selat

Madura)

(35)
(36)

36

DAFTAR ASISTEN OSEANOGRAFI FISIKA

NO NAMA NIM NO HP

1 Ahmad Bayhaqi 105080600111002 085781146048

2 Fakhrurijal Bangkit R. (CO) 105080600111015 085745646753 3 Jefri Hadi Sastriyo 105080600111017 082225203433 4 Shabrina Oktaviani 105080601111004 081214529977

5 Wiga Alif Violando 105080601111013 08563290592 6 Trio Budi Setyawan 105080613111003 085730569948 7 Caesar M. A. Dungga 105080613111005 083834575651

8 Ma'rufah 115080600111015 081949662155

9 Fajar Lukman H. 115080600111023 085655582803

10 Titus Aristian 115080601111010 085731558847

11 Zakiyatul Farida 115080601111019 085733163799

12 Arianto Choiron 115080601111066 085730883215

13 Putri Maharani Barbara 115080601111076 085642119369

14 Suci Alisafira 115080601111085 085785659616

Gambar

grafik pasang surut yang diinginkan setelah menekan “GO”
Gambar 1. Data yang diperlukan untuk dirunning di WRPLOT View
Gambar 3. Tampilan pertama WRPLOT View
gambar di bawah ini.
+6

Referensi

Dokumen terkait

Artinya adanya pengaruh positif antara perilaku family health seek behavior terhadap outcome pasien stroke dengan menggunakan nilai NIHSS di IGD RSUD Ulin Banjarmasin

Mengulang perbuatan pengunduran diri dari satu atau beberapa mata kuliah setelah lewat batas waktu perubahan KRS tanpa alasan yang dapat dibenarkan (misalnya,

Bagus Frase, frase-frase, kalimat atau kalimat-kalimat tidak mempunyai urutan yang logis dalam satu paragraph di karangan tersebut.. Cukup Frase, frase-frase, kalimat

nelitian memperlihatkan bahwa w:rnira hamil sering tidak melaporkan aclanya cacat lahir dalam keluarga atau salah melaporkannya. Karena itu jenis cacat arau penyakit

Selanjutnya, penelitian yang dilakukan oleh Rini, dkk (2013) dengan judul “Pengaruh Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Organizational

Grafik di atas menunjukkan bahwa responden dengan perlakuan infra red dengan penambahan mobilisasi saraf menunjukkan hasil bahwa pada fase baseline 1 (hari ke-1 sampai

4.2.1 Pelajar hendaklah membayar yuran dan mendaftar pada setiap semester dalam tempoh dua (2) minggu dari tarikh pendaftaran yang ditetapkan oleh Universiti.. 4.2.2 Pelajar tidak

Memilih Menu Perbandingan Kriteria pada sidebar website Menampilkan data kriteria yang selanjutnya akan dilakukan perbandingan kriteria √ 6 Perbandin gan Alternatif