• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

8

LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Program A. Program

Program merupakan salah satu bagian penting pada komputer yang mengatur komputer agar melakukan tindakan yang sesuai dengan yang dikehendaki, orang yang membuat program biasa disebut dengan programmer.

Menurut Binanto (2009:1), kata program dan pemrograman dapat diartikan sebagai berikut:

1. Mendeskripsikan intruksi-intruksi tersendiri yang biasanya disebut source code yang dibuat oleh programmer.

2. Mendeskripsikan suatu keseluruhan bagian dari software yang executeable. 3. Program merupakan himpunan atau kumpulan intruksi tertulis yang dibuat

oleh programmer atau suatu bagian executable dari suatu software. 4. Pemrograman berarti membuat program komputer.

5. Pemrograman merupakan suatu kumpulan urutan perintah ke komputer untuk mengerjakan sesuatu. Perintah-perintah ini membutuhkan suatu bahasa tersendiri yang dapat dimengerti oleh komputer.

Sedangkan menurut Sutarman (2009:3), “Program adalah barisan perintah/intruksi yang disusun sehingga dapat dipahami oleh komputer dan kemudian dijalankan sebagai barisan perhitungan numerik, dimana barisan tersebut berhingga, berakhir, dan menghasilkan output.

(2)

Menurut Indrajani (2007:22), “ Bahasa program adalah perangkat lunak atau software yang dapat digunakan dalam proses pembuatan program yang melalui beberapa tahapan-tahapan penyelesaian masalah.”

Program komputer bukan saja sekedar menulis suatu urutan instruksi yang harus dikerjakan oleh komputer, akan tetapi bertujuan untuk memecahkan suatu masalah serta membuat mudah pekerjaan pengguna komputer (user). Di dalam pembuatan sebuah program komputer, tentu tidak terlepas dari sifat individu program (programmer).

Karakteristik seorang program yang mutlak dimiliki yaitu: 1. Memiliki pola pikir yang logis.

2. Memiliki ketekunan dan ketelitian yang tinggi.

3. Memiliki penguasaan bahasa pemrograman yang baik. 4. Memiliki pengetahuan teknik pemrograman yang baik.

Untuk membuat suatu program yang kompleks tahapan-tahapan yang harus dilakukan programmer adalah:

1. Definisi Masalah

Programmer harus memahami permasalahan yang timbul kemudian

mengidentifikasi permasalahan yang ada sehingga dapat menentukan batasan masalah.

2. Analisa Kebutuhan

Programmer harus menentukan kebutuhan data untuk masukan dan keluaran yang diminta, bahasa pemrograman yang digunakan serta tipe komputer yang sesuai dengan peralatan pendukungnya.

(3)

3. Desain Algoritma

Algoritma yang didesain harus memiliki kebenaran secara logika sebelum siap diimplementasikan ke dalam bentuk program.

4. Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman adalah media untuk membuat program. 5. Testing dan debugging

Testing untuk menguji program sampai terbebas dari keselahan. Sedangkan

debugging untuk mengkoreksi kesalahan yang terdeteksi. Ada tiga macam kesalahan yang bisa terjadi:

a. Syntax Error

Bentuk kesalahan program yang terjadi karena kesalahan dalam hal penulisan intruksi dalam program.

b. Run Time Error

Bentuk kesalahan program yang terjadi karena adanya proses aritmatik yang tidak dapat diproses.

c. Logical Error

Bentuk kesalahan yang terjadi karena kesalahan logika pemrograman yang dibuat oleh programmer.

6. Dokumentasi

Dokumentasi digunakan untuk file cadangan (backup).

7. Dalam upaya menghindari kerusakan atau hilangnya suatu program baik dari faktor software (virus program) ataupun dari faktor brainware (Human Error).

(4)

B. Bahasa Pemrograman

1. Pengertian Bahasa Pemrograman

Seperti halnya manusia yang menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, komputer pun juga memiliki bahasa tersendiri. Supaya manusia dapat berkomunikasi dengan komputer, pemrograman perlu menuliskan program dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer. Bahasa inilah yang disebut bahasa pemrograman atau bahasa komputer. Menurut Munir (2011:16), berdasarkan tujuan aplikasinya, bahasa pemrograman dapat digolongkan menjadi dua kelompok:

a. Bahasa pemrograman bertujuan khusus

Yang termasuk kelompok ini adalah cobol (untuk terapan bisnis dan administrasi), Fotran (aplikasi komputasi ilmiah), bahasa assembly

(aplikasi pemrograman mesin), prolog (aplikasi kecerdasan buatan), bahasa-bahasa simulasi (simcript), dan sebagainya.

b. Bahasa pemrograman bertujuan umum

Yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi. Yang termasuk kelompok ini adalah bahasa pascal, basic, dan C, C++.

Sedangkan berdasarkan kedekatan bahasa pemrograman apakah lebih condong ke bahasa mesin atau ke bahasa manusia, maka bahasa pemrograman juga dapat dikelompokan ata dua macam:

(5)

a. Bahasa tingkat rendah

Bahasa ini dirancang agar setiap instruksinya langsung dikerjakan oleh komputer, tanpa harus melalui penerjemah (translator). Contohnya adalah bahasa mesin (machine language). Bahasa mesin adalah sekumpulan kode biner (0 dan 1). Setiap perintah dalam bahasa mesin langsung dimengerti oleh mesin dan langsung dikerjakan. Bahasa tingkat rendah bersifat primitif, sangat sederhana, dan relatif sulit dipahami manusia. Bahasa

assembly dimasukkan ke dalam kelompok ini karena notasi yang dipakai dalam bahasa ini merupakan bentuk manusiawi dari bahasa mesin, dan untuk melaksanakan instruksinya masih diperlukan penerjemah (oleh

assembler) ke dalam bahasa mesin. Bahasa tingkat rendah merupakan bahasa pemrograman generasi pertama yang pernah ditulis orang.

b. Bahasa tingkat tinggi

Bahasa jenis ini membuat program menjadi lebih mudah dipahami, lebih manusiawi, dan lebih dekat ke bahasa manusia (bahasa inggris terutama). Kelemahannya, program dalam bahasa tingkat tinggi tidak dapat langsung dilaksanakan oleh komputer. Ia perlu diterjemahkan terlebih dahulu oleh sebuah translator bahasa (yang disebut kompilator atau compiler) ke dalam bahasa mesin sebelum akhirnya dieksekusi oleh CPU. Contoh bahasa tingkat tinggi adalah pascal, PL/I, Ada, Cobol, Basic, Fotran, C,C++, dan sebagainya.

Sebenarnya batasan penggolongan bahasa pemrograman itu tidak selalu jelas. Pengertian tentang apa yang dimaksud dengan bahasa tingkat tinggi seringkali berbeda pada berberapa penulis. Ada penulis yang mendefinisikan bahasa tingkat

(6)

tinggi dari sudut pandang kemudahan pemakainya serta orientasinya yang lebih dekat ke bahasa manusia. Les Goldchlager menuliskan spektrum bahasa mulai dari bahasa tingkat tinggi (Pascal, Ada, PL/I, Cobol), bahasa tingkat menengah (Bahasa Assembly, Basic, Fotran), sampai bahasa tingkat rendah (bahasa mesin 2. Microsof Visual Basic 2012

Program Microsoft Visual Basic merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi (High Level Language). Microsoft Visual Basic juga merupakan bahasa pemrograman Object Oriented Programming (OOP), yaitu pemrograman berorientasi objek. Microsoft Visual Basic memiliki beberapa vers yaitu Microsoft Visual Basic 3.0, Microsoft Visual Basic 5.0, Microsoft Visual Basic 6.0, VB.Net. Dan mungkin akan berkembang lagi dengan berbagai versi dan semakin sempurna dalam penggunaannya.

Microsoft Visual Basic 2012 merupakan perkembangan dari Microsoft Visual Basic 2010 dan merupakan salah satu fitur yang berada dalam paket Microsoft Visual Studio 2012 serta merupakan perkembangan dari versi VB.Net.

Pada Microsoft Visual Basic 2012 menggunaan .Net Framework 4.5 dan sebagai database default (bawaan dari sistem) adalah SQL Server 2012.

Adapun alasan penulis menggunakan pemrograman Visual Basic 2012 yaitu:

a. Bahasa pemrograman ini berbasis windows sehingga programmer dapat membuat tapmpilan yang menarik.

b. Program ini sangat User Friendly atau mudah digunakan.

(7)

d. Cara penggunaan progam ini cukup mudah bagi seorang programmer

permula. C. Basis Data

1. Basis Data (Database)

Basis data terdiri atas 2 kata, yaitu Basis dan Data. Basis kurang lebih dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang / berkumpul. Sedangkan data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya, yang diwujudkan dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.

Menurut Fathansyah (2015a:2) Sebagai satu kesatuan istilah, Basis Data (Database) sendiri dapat didefinisikan dalam sejumlah sudut pandang seperti:

a. Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.

b. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi bebagai kebutuhan.

c. Kumpulan file / tabel /arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media elektronis.

Satu hal yang juga harus diperhatikan, bahwa basis data bukan hanya sekedar penyimpanan data secara elektronis (dengan bantuan komputer). Artinya, tidak semua bentuk penyimpanan data secara elektronis bisa disebut basis data. Kita dapat menyimpan dokumen berisi data dalam file teks (dengan program pengolah

(8)

kata), file spread sheet, dan lain-lain, tetapi tidak bisa disebut basis data. Hal ini, karena di dalamnya tidak ada pemilihan dan pengelompokan data sesuai jenis data. Yang sangat ditonjolkan dalam basis data adalah pengaturan, pemilihan, pengelompokkan, pengorganisasian data yang akan kita simpan sesuai fungsi/jenisnya. Pemilihan, pengelompokkan, pengorganisasian ini dapat berbentuk sejumlah tabel terpisah atau dalam bentuk pendefinisian kolom-kolom (field) data dalam setiap tabel.

2. MySql dan PhpMyAdmin

Menurut Kadir (2010:10), “MySql tergolong sebagai DBMS (Database Management System)”.Perangkat lunak ini bermanfaat untuk mengelola data

dengan cara yang singkat dan fleksibel.

Sedangkan menurut Sadeli (2013:10), “MySql adalah database yang menghubungkan script php menggunakan perintah query dan escaps character

yang sama dengan php”.

Berikut adalah sejumlah aktifitas yang terkait dengan data yang didukung oleh perangkat lunak tersebut:

a. Menyimpan data ke dalam tabel b. Menghapus data dalam tabel c. Mengubah data dalam tabel

d. Mengambil data yang tersimpan dalam tabel.

e. Memungkinkan untuk memilih data tertentu yang diambil

f. Memungkinkan untuk melakukan pengaturan hak akses terhadap data. MySql banyak dipakai untuk kepentingan penanganan database karena selain handal juga bersifat open source. Konsekuensi dari open source, perangkat lunak

(9)

ini dapat dipakai oleh siapa saja tanpa membayar dan source code-nya bisa diunduh oleh siapa saja. Salah satu cara mengakses database MySql adalah menggunakan phpMyAdmin. PhpMyAdmin adalah sebuah software yang berbentuk seperti halaman situs yang terdapat pada halaman web server.

Fungsi dari halaman ini adalah sebagai pengendali database MySql sehingga pengguna MySql tidak perlu kesulitan untuk menggunakan perintah-perintah SQL. Karena dengan adanya halaman ini semua hal tersebut dapat dilakukan hanya dengan meng-klik menu fungsi yang ada pada halaman phpMyAdmin. D. Model Pengembangan Perangkat Lunak

Wartefall adalah salah satu model pengembangan perangkat lunak, model

wartefall menurut Rosa dan Shalahudin (2013:26)” Model pengembangan

prangakat lunak air terjun (wartefall) sering disebut juga sekuensial linier atau alur hidup klasik mengambil kegiatan dasar seperti analisis, desain, pengkodean, pengujian dan tahap pendukung”.

Tahapan-tahapan pengembangan model wartefall menurut Rosa dan Shalahudin adalah sebagai berikut :

1. Anilisis

Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara intersif untuk mengspesifikasikan kebutuhan perangakat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan user, Spesifikasi kebutuhan lunak pada tahap ini perlu didokumentasikan.

2. Desain

Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur

(10)

perangkat lunak, representasi antarmuka, dan prosedur . Mentransformasikan kebutuhan detail menjadi kebutuhan yang sudah lengkap, dokumen desain sistem fokus pada bagaimana dapat memenuhi fungsi-fungsi yang dibutuhkan. 3. Pengkodean

Desain ditransalasikan ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap sebelumnya.

4. Pengujian

Mendemonstrasikan program perangkat lunak apakah telah memenuhi kebutuhan yang dispesifikasi pada dokumen kebutuhan fungsional atau belum. Pengujian fokus pada perangkat lunak logic dan fungsional serta memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

2.2. Tools Program

Menurut alat yang digunakan untuk menggambarkan bentuk logis

(logical) model dari suatu sistem dengan mengunakan simbol-simbol,

lambang-lambang, diagram-diagram yang menunjukan secara tepat arti dan fungsinya. Fungsinya sendiri adalah untuk menjelaskan kepada pengguna (user)

bagaimana fungsi dari sistem informasi dapat bekerja dengan bentuk (logical)

model dan fisik (physical) model.

Peralatan pendukung yang tertulis digunakan dalam pembuatan perancangan program ini meliputi ERD (Entity Relationship Diagram).

(11)

Pengkodean HIPO (Hierarky Input Proses Output), dan Diagram Alir Program (Flowchart) yang membantu penulis dalam pembuatan perancangan program.

A. Entity Relationship Diagram (ERD)

1. Pengertian ERD

Menurut Pohan dan Kusnassriyanto Saiful Bahri dalam supardi (2015:22) bahwa ”ERD adalah model konseptual yang mendeskripsikan hubungan antar penyimpanan (dalam DFD)”.

2. Komponen ERD

Notasi-notasi simbolik di dalam ERD menurut Fathansyah (2015:81) sebagai berikut:

a. Persegi panjang, menyatakan himpunan entitas.

b. Lingkaran / elips, menyatakan atribut (sebagai key / kunci digaris-bawahi). c. Belah ketupat, menyatakan himpunan relasi.

d. Garis, sebagai penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan enttitas, dan himpunan entitas dengan atributnya.

e. Kardinalitas Relasi dapat dinyatakan dengan banyaknya garis cabang atau pemakaian angka (1 dan 1 untuk satu ke satu, 1 dan N untuk relasi satu -ke-banyak, atau N dan N utuk relasi banyak-ke-banyak).

(12)

E

a

R

Himpunan Entitas E

Atribut a sebagai key

Himpunan Relasi R

Link

Sumber: Fathansyah (2015:82)

Gambar II.1

Notasi-notasi Simbolik ERD 3. LRS (Logical Record Structure)

LRS merupakan representasi dari struktur record-record pada table-table yang terbentuk dari hasil antar himpunan entitas. Menentukan kardinalitas, jumlah table

dan foreign key. Beberapa tipe record digambarkan oleh kotak persegi panjang dan dengan nama yang unik. Perbedaan LRS dan ERD adalah nama dan tipe

record berada di luar field tipe record ditempatkan. LRS terdiri dari link-link

diantara record. Link ini menunjukan arah dari satu tipe record. Penggambaran LRS mulai dengan menggunakan model yang dimengerti. Dua metode yang digunakan, dimulai dengan hubungan kedua model yang dapat dikonversikan ke LRS.

B. Pengkodean

Menurut Kurniadi (2011:226) “kode program adalah instruksi-instruksi yang ditulis oleh programer yang memerintah aplikasi untuk melakukan tugas tertentu”. Kode digunakan untuk mengklasifikasikan data, memasukan data kedalam

(13)

komputer dan untuk mengambil bermacam-macam informasi yang berhubungan dengannya. Kode dapat berupa angka, huruf dan karakter khusus. Manfaat pengkodean antara lain:

1. Mempercepat atau mempersingkat proses penulisan baik dari elemen data, proses penyajian maupun peng-entry-an data pada komputer.

2. Menghemat media penyimpanan data sepert harddisk, dan lain-lain.

3. Untuk mempermudah dan mempercepat proses pemasukan, pencarian serta pengolahan data guna memperoleh informasi yang akurat.

Ada beberapa macam Tipe Kode antara lain: 1. Kode Mnemonic (Mnemonic code)

Kode Mnemonic digunakan untuk tujuan supaya mudah diingat. Kode

Mnemonic dibuat dengan dasar singkatan atau mengambil sebagian karakter dari item yang akan diwakili dengan kode ini. Kebaikan kode ini adalah mudah diingat sedangkan kelemahannya adalah kode dapat menjadi panjang. Contoh: Kode L untuk mewakili Laki-laki

Kode P untuk mewakili Perempuan 2. Kode Urut (Sequential Code)

Kode urut, disebut juga kode seri merupakan kode yang nilainya urut antar satu kode dengan kode berikutnya. Kebaikan kode ini adalah mudah diingat sedangkan kelemahannya adalah penambahan kode hanya dapat ditambahkan pada akhir urutan, tidak fleksibel bila terjadi perubahan kode.

3. Kode Blok (Block Code)

Kode Blok mengklasifikasikan item kedalam kelompok blok tertentu yang mencerminkan satu klasifikasi tertentu atas dasar maksimum yang diharapkan.

(14)

Kebaikan kode ini adalah nilai dari kode mempunyai arti, kode dapat ditambah atau dibuang sebagian sedangkan kelemahannya adalah panjang kode tergantung dari jumlah bloknya.

4. Kode Grup (Group Code)

Kode grup merupakan kode yang berdasarkan field-field dan tiap-tiap field

kode mempunyai arti. Kebaikan kode ini adalah nilai dari kode mempunyai arti, mudah diperluas, dapat menunjukan jenjang dari data sedangkan kelemahannya kode dapat menjadi panjang.

Contoh: NIM 11121590

Kode 11 menunjukan jurusan yang diambil Kode 12 menunjukan tahun masuk

Kode 1590 menunjukan nomor urut siswa 5. Kode Desimal (Decimal Code)

Mengklasifikasikan kode atas dasar 10 unit angka desimal dimulai dari angka 0 sampai dengan angka 9 dari 00 sampai dengan 99 tergantung banyaknya kelompok.

Contoh: 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9

Sedangkan syarat-syarat yang harus diperhatikan dalam pembuatan kode adalah:

1. Harus mudah diingat.

2. Harus fleksibel, jika ada perubahan tidak akan merubah semuanya. 3. Harus efisien (singkat), karena kode yang pendek akan mudah diingat. 4. Harus unik (beda), berarti tidak ada kode yang sama.

(15)

6. Harus standarisasi, karena kode yang tidak standar akan mengakibatkan kebingungan,salah pengertian dan cenderung terjadi kesalahan pemakaian bagi yang menggunakan kode tersebut.

7. Hindari penggunaan karakter yang mirip. 8. Hindari penggunaan spasi.

9. Panjamg kode harus sama.

C. HIPO (Hierarky Input Proses Output) 1. Pengertian HIPO

Menurut Praptiningsih (2012:03), “HIPO (Hierarky Plus Input Proses Output) yaitu alat bantu yang digunakan untuk membuat spesifikasi program yang merupakan struktur yang berisi diagram dimana di dalam program ini berisi input yang diproses dan menghasilkan output”. HIPO adalah paket yang berisi sebuah set diagram secara grafis menjelaskan fungsi sebuah sistemdari tingkat umum ke tingkat khusus. Saat ini HIPO juga telah digunakan sebagai alat bantu untuk merancang dan mendokumentasikan siklus pengembangan sistem.

1. Bagian-bagian HIPO adalah: a. Index Program

Merupakan nomor acuan yang menunjukan nomor layar dialog. b. Nama Program

Merupakan nama layar dialog atau nama suatu program. c. Escape Program

Merupakan nomor layar dialog sebelumnya yang akan dituju balik. 2. Sasaran HIPO:

(16)

b. Untuk lebih menekankan fungsi-fungsi yang harus diselesaikan oleh program.

c. Untuk menyediakan penjelasan yang jelas dari input dan output pada masing-masing tingkatan HIPO.

d. Untuk menyediakan output yang tepat sesuai dengan kebutuhan pemakai. 3. Tingkatan-tingkatan HIPO:

a. Visual Table Contents (VTOC)

Diagram ini menggambarkan hubungan dari fungsi-fungsi secara berjenjang.

b. Overview Diagram

Menunjukan secara garis besar hubungan dari input, proses dan output.

c. Details Diagram

Merupakan diagram tingkatan paling redah di diagram hipo. Berisi elemen-elemen dasar dari paket yang menggambarkan secara rinci kerja dari fungsi.

D. Diagram Alir Program (Flowchat)

1. Pengertian Diagram Alir Program (Flowchat)

Menurut Suarga (2012:9) “Flowchart adalah untaian simbol gambar (chart) yang menunjukkan aliran (flow) dari proses terhadap data”.

1. Bentuk Flowchart a. Program flowchart

Yaitu simbol-simbol flowchart yang digunakan untuk menggambarkan logik dari pemrosesan terhadap data.

(17)

Terminator Proses Input/output Seleksi/Pilihan

Mulai atau selesai Menyatakan proses terhadap data Menerima input atau menampilkan output Memilih aliran berdasarkan syarat

Predrfined-Data Predefined-Proses Connector Off-Page Connector

Definisi awal dari variabel atau data

Lambang fungsi

atau sub-program penghubung

Penghubung halaman pada halaman yang

berbeda Sumber : Suarga (2012:10)

Gambar II.2

Simbol-simbol program flowchart.

b. Sistem flowchart

Merupakan simbol-simbol peralatan sistem komputer yang digunakan untuk menyatakan proses pengolahan data.

keyboard Printer File/storage Display/monitor

Magnetic Disk Sorting Extract Merge

Sumber : Suarga (2012:10)

Gambar II.3

(18)

3. Teknik Pembuatan

Tehnik pembuatan flowchat terbagi menjadi dua bagian, yaitu: a. General Way

Teknik pembuatan flowchat yang digunakan dalam menyusun logika suatu progam, yang menggunkan proses secara tidak langsung (Non-Direct-Loop). b. Interation Way

Teknik pembuatan flowchat dengan cara ini biasanya dipakai untuk logika program yang cepat dan juga bentuk permasalahan yang komplek.

Gambar

Gambar II.1
Diagram  ini  menggambarkan  hubungan  dari  fungsi-fungsi  secara  berjenjang.
Gambar II.2

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan dari teori tersebut, penulis dapat menarik kesimpulan bahwa bahasa pemrograman adalah suatu perangkat lunak yang menggunakan bahasa pemrograman yang

Bagian pengkodean merupakan bagian para programmer untuk memasukan script kode pemrograman ke dalam sebuah software programming untuk menghasilkan aplikasi yang

Microsoft Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman yang memungkinkan para programmer untuk membuat aplikasi yang berbasi Windows dengan sangat mudah,

Panel actions merupakan sebuah panel yang berfungsi untuk membuat atau menyediakan kebutuhan untuk berinteraksi dengan bahasa pemrograman ActionScript dan pada Panel action juga

Apabila file website tersebut merupakan file statis (file yang memiliki ekstensi HTML) dan tidak mengandung bahasa pemrograman yang harus diolah disisi server

Keluaran Sistem adalah mengolah suatu energi dan di klasifikasikan menjadi suatu keluaran yang berguna, keluaran dapat merupakan masukan untuk

Kelas-kelas yang ada pada struktur sistem harus dapat melakukan fungsi- fungsi sesuai dengan kebutuhan sistem sehingga pembuat perangkat lunak atau programmer dapat membuat

Pemrograman paralel adalah teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah/operasi secara bersamaan (komputasi paralel), baik dalam komputer dengan satu