Pengaruh Suhu dan Lama Pencelupan Benang Katun pada Pewarnaan Alami dengan Ekstrak Gambir (Uncaria gambir Roxb)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
OPTIMASI PROSES EKSTRAKSI GAMBIR (Uncaria gambir Roxb.) MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL 90% PADA BERBAGAI SUHU EKSTRAKSI YANG BERBEDA TERHADAP KADAR FENOLIK DAN AKTIVITAS
Air kelapa yang ditambahkan ekstrak gambir pada berbagai konsentrasi ekstrak etanol gambir (0 ppm, 1500 ppm dan 3000 ppm) (Tabel 1) dan disimpan selama 6 hari menunjukkan
Pewarnaan alam daun indigofera pada penelitian ini dilakukan menggunakan jenis mordan yaitu baking soda dan sitrun zuur, dengan frekuensi pencelupan 2 dan 4 kali
Berdasarkan paparan di atas maka perlu dilakukan penelitian untuk menentukan kandungan fenolik dan aktivitas antioksidan dari daun gambir yang dikeringkan pada suhu
Kegunaan penelitian ini adalah sebagai sumber informasi untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun gambir yang digunakan dan lama penyimpanan terhadap mutu tahu
Salah satu pengawet makanan yang aman dan mungkin dikembangkan pada produk tahu adalah ekstrak daun gambir karena mengandung senyawa katekin yang bersifat anti bakteri
Hasil analisis sidik ragam (Lampiran 9) memperlihatkan bahwa pengaruh interaksi konsentrasi ekstrak daun gambir dan lama penyimpanan pada suhu ruang memberikan pengaruh berbeda
Penelitian ini menjelaskan tentang efek pewarnaan kombinasi limbah cair gambir dan kayu secang dengan metoda dan jenis mordan yang berbeda terhadap arah warna dan