• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kualitas Hidup Lansia dengan Penyakit Kronis di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kualitas Hidup Lansia dengan Penyakit Kronis di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Kualitas Hidup Lansia dengan Penyakit Kronis di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan

Aini Diana

Skripsi

(2)

Judul : Kualitas Hidup Lansia dengan Penyakit Kronis di Rumah Sakit Umum H. Adam Malik Medan

Peneliti : Aini Diana

Nim : 041101001

Jurusan : Program Studi Ilmu Keperawatan Tahun Akademik : 2008/2009

Pembimbing Penguji

... ... ( Penguji I ) Iwan Rusdi, S.Kp,. MNS. Iwan Rusdi, S.Kp,. MNS.

NIP. 132 258 272

... ( Penguji II ) Evi Karota Bukit, S.Kp,. MNS.

NIP.

... ( Penguji III ) Jenny M. Purba, S.Kp, MNS.

NIP.

Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara telah menyetujui Skripsi ini sebagai bagian dari persyaratan untuk kelulusan Sarjana Keperawatan.

... ... Erniyati, S.Kp., MNS Prof. Dr. Guslihan Dasa Tjipta, Sp. A (K)

NIP. 132 238 510 NIP. 140 105 363

Ketua Pelaksana PSIK FKUSU Pembantu Dekan I FK USU

(3)

Judul : Kualitas Hidup Lansia dengan Penyakit Kronis di RSUP. H. Adam Malik Medan.

Peneliti : Aini Diana

Nim : 041101001

Jurusan : Program Studi Ilmu Keperawatan Tahun Akademik : 2008/2009

ABSTRAK

Masalah penyakit kronis sangat mempengaruhi lansia sepanjang hidupnya. Terdapat banyak perubahan pada lansia yang menderita penyakit kronis yaitu perubahan fisik, dan mental yang mempengaruhi kualitas hidup lansia yang dilihat dari delapan subvariabel yang meliputi fungsi fisik, keterbatasan fisik, nyeri tubuh, kesehatan secara umum, vitalitas, fungsi sosial, keterbatasan emosional dan kesehatan mental.Dalam penelitian ini, desain penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas hidup lansia dengan penyakit kronis di RSUP. H. Adam Malik Medan. Jumlah sampel sebanyak 54 responden dengan menggunakan teknik convinience sampling. Wawancara terpimpin dilakukan berdasarkan instrumen; data demografi dan kuesioner kualitas hidup yang diadopsi dari SF-36 Health Survey.

Dari data demografi, mayoritas responden berusia antara 60-69 tahun (64.8%). Responden pria lebih banyak dari wanita. Mayoritas responden beragama Islam dan bersuku Jawa. Sebagian besar berpendidikan SMU, dan pekerjaan Wiraswata. Penghasilan keluarga Rp.700.00 – 1.000.000, kebanyakan responden menderita penyakit DM, lama menderita penyakit satu sampai tiga tahun. Terapi yang pernah dijalani responden paling sering dengan minum obat, dan lama terapi tersebut lebih dari satu tahun. Rentang kualitas hidup dari delapan subvariabel adalah 0 – 100. Dari hasil penelitian ini mean kualitas hidup untuk fungsi fisik = 47.21, keterbatasan fisik = 36.11, nyeri tubuh = 50.69, kesehatan secara umum = 31.77, vitalitas = 47.39, fungsi sosial = 50.28, keterbatasan emosional = 74.69, dan kesehatan mental = 63.11. Kesimpulan dari penelitian ini adalah. Keterbatasan emosional merupakan subvariabel dengan mean tertinggi, terutama didukung oleh apakah lansia mengalami beberapa masalah emosi seperti merasa sedih/tertekan (90.7%) mengatakan tidak. Sedangkan kesehatah secara umum merupakan mean terendah terutama didukung oleh apakah lansia mudah menderita sakit dan apakah kesehatan lansia semakin memburuk, (35.2%) mengatakan benar.

Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat dilanjutkan terutama kualitas hidup lansia dengan penyakit kronis yang lebih spesifik.

(4)

UCAPAN TERIMA KASIH

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Kualitas Hidup Lansia dengan Penyakit Kronis di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan”.

Selama proses penelitian dan penulisan skripsi ini, penulis banyak mendapatkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Iwan Rusdi, S.Kp, MNS selaku dosen pembimbing skripsi yang telah banyak menyediakan waktu, masukan dan saran yang berharga dalam penyusunan skripsi ini.

Terima kasih juga diucapkan kepada Bapak Prof. dr. Gontar A. Siregar, Sp.PD-KEGH selaku Dekan Fakultas Kedokteran, Bapak Prof. dr. Guslihan Dasa Tjipta, Sp.A(K) selaku Pembantu Dekan I, serta kepada Ibu Erniyati, S.Kp, MNS selaku Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan. Selain itu penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Achmad Fathi, S. Kep, Ns dan Ibu Anna Kasfi, S. Kep, Ns selaku Penasehat Akademik, Ibu Evi Karota Bukit, S.Kp, MNS selaku dosen penguji II dan Ibu Jenny M. Purba S.Kp, MNS selaku dosen penguji III skripsi, yang senantiasa meluangkan waktu, masukan dan saran yang berharga bagi saya dalam penulisan skripsi ini dan juga kepada seluruh staf pengajar beserta staf administrasi di Program Studi Ilmu Keperawatan.

Terima kasih juga diucapkan kepada semua pihak Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan yang telah memberikan izin penelitian kepada peneliti

(5)

5 iv

Terima kasih yang tak terhingga diucapkan kepada keluarga saya Ayahanda Rumsyah dan Ibunda Zulaiha yang telah memberikan kasih sayang, semangat, do’a dan selalu memberikan motivasi kepada saya. Juga untuk Kakanda Ilmina , Abangda Hamdan, Adik-adiku Rudi, Efi, Keponakanku tersayang Fahri, dan Arkan. Serta seluruh keluarga besar Sadin yang telah memberikan dukungan moril maupun material kepada saya. Dan penulis juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-temanku, Nina, Evi, Juli, Kiki, Eka, Endang Mifta, Chinta, Jawad, Sherly, Lisbet, Mika, Amri, Kak Nita, Kak Rahmi dan adik-adikku Melan, Adek, Elis, Sari, Iwan dan juga yang lainnya yang tidak bisa disebutkan namanya satu-persatu yang telah memberikan semangat dan dukunganya dalam menyelesaikan skripsi ini.

Terkhusus untuk Bang Walidan Firnanda dan anak Kos 33, Kak Lela, De’Qora, Nuri, Grace, Nini, Lia, Sarah, yang telah memberikan dukungan dan semangatnya dalam menyelesaikan skrisi ini.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih belum sempurna. Untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari semua pihak sehingga skripsi ini menjadi lebih baik bagi perkembangan ilmu pengetahuan keperawatan.

Akhirnya penulis mengharapkan semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat memberikan informasi di dunia kesehatan terutama keperawatan.

Medan, Juni 2009

(6)

DAFTAR ISI

Halaman

Lembar Persetujuan……….. i

Abstrak ………. ii

Ucapan Terima Kasih ……….. iii

Daftar Isi ……….. iv Daftar Skema……… v Daftar Tabel ………. vi BAB 1 : PENDAHULUAN ………. 1 1. Latar Belakang ……… 1 2. Tujuan Penelitian ……….. 3 3. Pertanyaan Penelitian ……….. 4 4. Manfaat Penelitian ……….. BAB 2 : TINJAUAN PUSTAKA ……… 5

1. Lansia ……….. 6

1.1. Defenisi Lansia ………. 6

1.2. Batasan-batasan Penelitian ……….. 6

1.3. Teori-teori Penuaan ……….. 7

1.4. Perubahan-perubahan yang terjadi pada lansia ……… 10

1.5. Masalah Kesehatan Lansia ……… 13

1.6. Status Kesehatan Pada Lansia Indonesia……… 14

1.7. Sifat-sifat Penyakit Pada Lansia ……….. 14

(7)

vi

2. Kualitas Hidup………. 16

2.1. Defenisi Kualitas Hidup ……….. 16

2.2. Komponen Kualitas Hidup ……….. 17

3. Penyakit Kronis ……….. 23

3.1. Defenisi Penyakit Kronis ………. 23

3.2. Kategori Penyakit Kronis ………. 24

3.3. Implikasi Penyakit Kronis ……… 25

3.4. Fase-fase Penyakit Kronis ……… 27

BAB 3 : KERANGKA PENELITIAN………. 29

1. Kerangka Konseptual ……….. 29

2. Defenisi Konseptual ……… 29

3. Defenisi Operasional ……… 30

BAB 4 : METODOLOGI PENELITIAN………. 32

1. Desain Penelitian ………. 32

2. Populasi dan Sampel Penelitian……… 32

3. Lokasi dan Waktu Penelitian……… 33

4. Pertimbangan Etik ……….. 33 5. Instrumen Penelitian ……… 34 6. Uji Validitas ………. 35 7. Uji Reabilitas ……….. 35 8. Pengumpulan Data……… 36 9. Analisa Data ……… 37

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ……….. 39

(8)

vi i

1.1.Data demografi responden ……….. 39

1.2.Kualitas Hidup Lansia dengan penyakit kronis……… 42

2. Pembahasan ……… 50

2.1.Fungsi fisik ……….. 50

2.2.Keterbatasan fisik………. 51

2.3.Nyeri tubuh ……….. 51

2.4.Kesehatan secara umum ……….. 52

2.5.Vitalitas ……… 53

2.6.Fungsi sosial………. 53

2.7.Keterbatasan emosional ……….. 54

2.8.Kesehatan mental ……… 55

BAB 6 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI ……… 57

1. Kesimpulan ……….. 57

2. Rekomendasi ……… 58 DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN : 1. Lembar Persetujuan Menjadi Responden 2. Kuesioner Data Penelitian

3. Skor Kuesioner SF – 36 4. Curiculum vitae

(9)

9

DAFTAR SKEMA

Skema Halaman

(10)

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Distribusi frekuensi dan persentasi berdasarkan

data demografi………. 41 2. Mean dan Standar deviasi 8 subvariabel……….. 41 3. Distribusi frekuensi dan persentasi responden berdasarkan

Fungsi fisik ………. ……….. 44 4. Distribusi frekuensi dan persentasi responden berdasarkan

Keterbatasan fisik...……… 45 5. Distribusi frekuensi dan persentasi responden berdasarkan

Nyeri tubuh……….……….. 45 6. Distribusi frekuensi dan persentasi responden berdasarkan

Kesehatan secara umum………….……….. . 46 7. Distribusi frekuensi dan persentasi responden berdasarkan

Vitalitas...……….. 47 8. Distribusi frekuensi dan persentasi responden berdasarkan

Fungsi sosial………... 48 9. Distribusi frekuensi dan persentasi responden berdasarkan

Keterbatasan emosional………... 49 10.Distribusi frekuensi dan persentasi responden berdasarkan

Kesehatan mental………... 49

Referensi

Dokumen terkait

Dari gambaran elektrokardiogram dapat disimpulkan bahwa pemanjangan interval PR tidak selalu muncul pada fase akut, bergantung dari derajat akut penyakit tersebut.. Dan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara koping nyeri dengan intensitas nyeri pada pasien nyeri kronis di RSUP H.. Adam Malik Medan dengan desain

lanjut usia yang menderita penyakit kronis di UPT Pelayanan Sosial Lansia dan. Anak Balita Wilayah Binjai

Penyakit ini akan menyertai penderita seumur hidup penderita sehingga akan mempengaruhi terhadap kualitas hidup penderita baik dari keadaan kesehatan fisik,

Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) adalah suatu penyakit yang dikarakteristikkan oleh adanya hambatan aliran udara secara kronis dan perubahan-perubahan patologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Spiritual lanjut usia yang menderita penyakit kronis di UPT Pelayanan Sosial Lansia Anak Balita Wilayah Binjai dan Medan.

Stres Keluarga Merawat Anggota Keluarga yang Menderita Stroke Di Poli Stroke Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan.. Kuesioner

(10) Penelitian yang dilakukan di Amsterdam menunjukkan hasil yang tidak berbeda, lansia yang menderita penyakit kronik mengalami kualitas hidup yang menurun.. Penyakit kronik