Makalah Tactical Decision Making

23 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

Dem

Demi i memenjanjaga ga kelkelanangsugsungangan n hihidup dup perperusausahaahaan, n, visvisi i memempmpertertahaahankankan n dandan meningkatkan prestasi dan prestise sangat dibutuhkan. Untuk itu setiap perusahaan akan meningkatkan prestasi dan prestise sangat dibutuhkan. Untuk itu setiap perusahaan akan  berorientasi

 berorientasi pada pada peningkatpeningkatan an perolehan perolehan laba laba yang yang optimal optimal sebagai sebagai visi visi pengembapengembanganngan usahanya. Iklim kompetitif mengharuskan perusahaan untuk mampu bersaing. Untuk  usahanya. Iklim kompetitif mengharuskan perusahaan untuk mampu bersaing. Untuk  dapat bersaing dalam pasar

dapat bersaing dalam pasar bebas, maka manajemen perusahaan harus mampu mengelolabebas, maka manajemen perusahaan harus mampu mengelola seluruh potensi yang ada pada perusahaan secara efektif dan efisien.

seluruh potensi yang ada pada perusahaan secara efektif dan efisien. Untuk mencapaiUntuk mencapai ha

hal l tertersesebutbut, , mamaka ka perperusausahahaan an ditdituntuntut ut untuntuk uk bisbisa a menmenjajalalanknkanan ma

mananajemjemen en perperusausahahaannannya ya agagar ar memenjanjadi di efefsiesien n dadan n kkompompetetitiiti.. Semakin tinggi tingkat persaingan perusahaan yang bergerak dalam Semakin tinggi tingkat persaingan perusahaan yang bergerak dalam bida

bidang ng induindustri stri yanyang g samsama, a, makmaka a tingtingkakat t perspersaingaingan an akakan an semasemakinkin tinggi. Oleh karena itu diperlukan strategi-strategi perusahaan yang tinggi. Oleh karena itu diperlukan strategi-strategi perusahaan yang bisa memenangkan perusahaan dalam persaingan.

bisa memenangkan perusahaan dalam persaingan.

Salah satu usaha yang mungkin dapat ditempuh oleh perusahaan adalah dengan Salah satu usaha yang mungkin dapat ditempuh oleh perusahaan adalah dengan mengendalikan faktor-faktor dalam perusahaan, seperti mengurangi dan mengendalikan mengendalikan faktor-faktor dalam perusahaan, seperti mengurangi dan mengendalikan  biaya,

 biaya, tanpa tanpa harus harus mengurangi mengurangi kualitas kualitas dan dan kuantitas kuantitas produk produk yang yang telah telah ditetapkan.ditetapkan. Pengendalian biaya akan lebih efektif bila biaya-biaya diklasifikasikan dan dialokasikan Pengendalian biaya akan lebih efektif bila biaya-biaya diklasifikasikan dan dialokasikan dengan tepat.

dengan tepat.

1 1

(2)

Perusahaan seringkali dihadapkan pada berbagai alternatif guna penekanan Perusahaan seringkali dihadapkan pada berbagai alternatif guna penekanan  biaya

 biaya tapi tapi dengan dengan hasil yang hasil yang maksimal agmaksimal agar ar memperoleh memperoleh keuntungan keuntungan jangka jangka pendek pendek  tanpa mengabaikan keuntungan jangka panjang. Perusahaan harus mampu mengambil tanpa mengabaikan keuntungan jangka panjang. Perusahaan harus mampu mengambil keputusan dari alternatif-alternatif yang dihadapkan. eputusan seperti ini dinamakan keputusan dari alternatif-alternatif yang dihadapkan. eputusan seperti ini dinamakan eputusan !aktis. Dalam eputusan !aktis ini mencakup "iaya #elevan yaitu biaya eputusan !aktis. Dalam eputusan !aktis ini mencakup "iaya #elevan yaitu biaya  biaya

 biaya masa masa depan depan yang yang berbeda berbeda pada pada setiap alternatif. setiap alternatif. $ontoh $ontoh aplikasi biaya aplikasi biaya relevanrelevan ini

ini dapdapat at berberupaupa, , kepkeputuutusan san memmembuat buat ataatau u memmembelbeli, i, kepukeputustusan an menmenerueruskaskan n ataatauu menghentikan, keputusan pesanan khusus, keputusan menjual atau memproses lebih menghentikan, keputusan pesanan khusus, keputusan menjual atau memproses lebih la

lanjnjut ut dan dan kekepupututusasan n babaururan an prprododuk. uk. UnUntutuk k ititu, u, pepenunulilis s memerarasa sa peperlrlu u ununtutuk k  memba

membahas has mengenmengenai ai matemateri ri terstersebut ebut dalam malakah dalam malakah yang yang berjudberjudul ul %Pengam%Pengambilanbilan eputusan

eputusan !a!aktis&.ktis&.

2 2

(3)

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Definisi Keputusan Taktis

'enurut (ansen dan 'o)en *+ /01 eputusan !aktis merupakan suatu tindakan berskala kecil yang bermanfaat untuk tujuan jangka panjang. Pengambilan keputusan taktis terdiri atas pemilihan diantara berbagai alternatif dengan hasil yang langsung atau terbatas. 'enerima pesanan khusus dengan harga yang lebih rendah dari harga jual normal untuk memanfaatkan kapasitas menganggur dan meningkatkan laba tahun ini merupakan suatu contoh eputusan !aktis. 2adi, beberapa keputusan taktis cenderung bersifat jangka pendek. 3amun, hal yang harus diperhatikan adalah keputusan jangka pendek kerap mengandung konsekuensi jangka panjang. 'ari kita  pertimbangkan contoh kedua. 'isalkan suatu perusaahaan sedang mempertimbangkan untuk memproduksi suatu komponen daripada membelinya dari  para pemasok. !ujuannya adalah untuk menekan biaya pembuatan produk utama

dengan segera. 3amun keputusan taktis ini merupakan sebagian kecil dari keseluruhan strategi perusahaan dalam meraih keunggunlan biaya. 2adi, keputusan

(4)

taktis seringkali berupa tindakan berskalakecil yang bermanfaat untuk tujuan jangka  panjang.

2.1.1 Tujuan Pengami!an Keputusan Taktis

!ujuan keseluruhan dari pengambilan keputusan strategis adalah memilih strategi alternatif sehingga keunggulan bersaing jangka panjang dapat tercapai. Pengambilan keputusan taktis harus mendukung tujuan keseluruhan ini meskipun tujuan langsung nya berjangka pendek *menerima satu pesanan khusus untuk  meningkatkan laba1 atau berskala kecil *memproduksi sendiri dari pada membeli komponen1. Pertimbangan contoh, dimisalkan suatu perusahaan sedang mempertimbangkan untuk memproduksi suatu komponen dari pada membelinya kepada pemasok. !ujuannya adalah menekan biaya pembuatan produk utama dengan segera. 3amun, keputusan taktis ini mungkin merupakan sebagian kecil dari keseluruhan strategi perusahaan dalam meraih keunggulan biaya. 2adi, keputusan taktis kerap berupa tindakan berskala kecil yang bermanfaat untuk tujuan jangka  panjang.

2.1.2 M"#e! Pengami!an Keputusan Taktis

4nam langkah yang mendeskripsikan proses pengambilan keputusan yang direkomendasikan adalah sebagai berikut 

(5)

. enali dan definisikan masalah.

+. Identifikasi setiap alternatif sebagai solusi yang layak atau masalah tersebut5 eliminasi alternatif yang secara nyata tidak layak.

6. Identifikasi biaya dan manfaat yang berkaitan dengan setiap alternatif yang layak. lasifikasikanlah biaya dan manfaat sebagai relevan atau tidak relevan serta eliminasilah biaya dan manfaat yang tidak relevan dari pertimbangan. 0. (itunglah total biaya dan manfaat yang relevan dari masing-masing alternatif. 7. 3ilailah faktor-faktor kualitatif.

/. Pilihlah alternatif yang mena)arkan manfaat terbesar secara keseluruhan. eenam langkah ini mendefinisikan model pengambilan keputusan sederhana. 'odel keputusan *decision model1 adalah serangkaian prosedur yang jika diikuti, akan mengarah ke suatu keputusan.

2.2 K!asifikasi Bia$a Sesuai #engan Tujuan Pengami!an Keputusan

Untuk tujuan pengambilan keputusan manajemen, data biaya dikelompokkan ke dalam 

. "iaya #elevan

"iaya relevan adalah biaya masa depan yang berbeda pada berbagai macam alternatif. "iaya relevan berpengaruh dalam pengambilan keputusan, sehingga harus dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.

+. "iaya !idak #elevan

(6)

"iaya tidak relevan adalah biaya yang tidak mempengaruhi pengambilan keputusan.

2.2.1 K"nsep Bia$a %e!e&an #a!am Pengami!an Keputusan

Semua bentuk pengambilan keputusan oleh manajemen harus mempertimbangkan semua faktor yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan, salah satu faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan adalah faktor biaya yang disebut dengan biaya relevan. 'enurut 'ulyadi *88+1 biaya relevan adalah  biaya masa yang akan datang yang diperkirakan akan berbeda atau terpengaruh oleh suatu pengambilan keputusan pemilihan diantara berbagai macam alternatif. 9leh karena itu, biaya tersebut adalah relevan dengan analisis yang dilakukan dalam  pengambilan keputusan tersebut.

"iaya relevan menurut Supriyono *88+1 meliputi semua biaya yang akan terpengaruh oleh suatu pengambilan keputusan, karena itu biaya tersebut harus dipertimbangkan di dalam pengambilan keputusan tertentu tersebut. Selain itu,

"iaya relevan menurut (ansen : 'o)en *+81 merupakan biaya masa depan yang berbeda pada setiap alternatif. Semua keputusan berhubungan dengan masa depan sehingga hanya biaya masa depan yang dapat menjadi relevan dengan keputusan. 3amun, untuk menjadi relevan, suatu biaya tidak hanya harus merupakan  biaya masa depan, tetapi juga harus berbeda dari satu alternatif dengan alternatif 

lainnya. ;pabila biaya masa depan terdapat pada lebih dari satu alternatif maka biaya tersebut tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan. "iaya demikian disebut biaya

(7)

tidak relevan. emampuan untuk mengidentifikasi biaya relevan dan tak relevan merupakan suatu keterampilan pengambilan keputusan yang penting.

"iaya relevan untuk pengambilan keputusan didasarkan kepada konsep %different analysis for different purposes&, yang berarti bah)a untuk tujuan yang  berbeda diperlukan analisa yang berbeda pula. 9leh karena itu, terdapat beberapa

konsep biaya relevan untuk berbagai pengambilan keputusan, yaitu

. "iaya Diferensial * Differntial Cost 1 adalah biaya yang berbeda pada berbagai alternatif pengambilan keputusan yang mungkin untuk dipilih. Dalam  pengambilan keputusan, biaya diferensial dibandingkan dengan penghasilan

diferensial untuk menentukan besarnya laba diferensial.

+. "iaya !receabel *Treceable Cost 1 adalah yang dapat diakui jejaknya pada  produk, pesanan, pusat biaya, departemen, atau divisi tertentu di dalam suatu  perusahaan.

6. "iaya esempatan *Opportunity Cost 1 adalah penghasilan atau penghematan  biaya yang dikorbankan karena dipilihnya satu alternative tertentu, sehingga  penghasilan atau penghematan biaya tersebut perlu diperhitungkan sebagai  biaya pada alternatif tertentu.

0. "iaya Incremental * Incremental Cost 1 adalah biaya-biaya yang ditambahkan atau biaya-biaya yang tidak akan dikorbankan apabila suatu alternatif *proyek1 tertentu tidak dipilih untuk dilaksanakan.

2.2.2 Langka'(!angka' Ana!isis Bia$a )e!e&an $

(8)

Proses pengambilan keputusan memerlukan data yang dapat diukur, dianalisa dengan tepat dan memungkinkan untuk dilaksanakan. Dalam pengambilan keputusan tidak  ada aturan umum yang membedakan biaya ke dalam biaya relevanatau tidak relevan, maka dari itu untuk mengetahui mana yang merupakan biaya relevan diperlukan analisis biaya yang meliputi langkah-langkah

sebagai berikut

. 'enghimpun seluruh biaya yangg berkaitan dengan masing-masing alternatif  yang dipertimbangkan.

+. 'engeliminasi sunk cost, yaitu biaya yang tidak mempengaruhi pengambilan keputusan, misalnya  biaya penyusutan

6. 'engeliminasi biaya yang tidak berbeda diantara alternatif yang dipertimbangkan.

0. 'engambil kesimpulan berdasarkan data biaya lain yang tersisa, yang merupakan biaya yang berbeda. "iaya tersebut merupakan biaya yang relevan dengan pengambilan keputusan.

2.2.* Pene%apan Bia$a )e!e&an untuk Pengami!an Keputusan

Penerapan analisa biaya relevan dapat bermanfaat bagi manajemen dalam  pengambilan keputusan. "erikut adalah jenis-jenis keputusan dalam analisis biaya

relevan menurut 'ulyadi *88<1  1. Make or Buy decisions

(9)

eputusan atau membuat sendiri dihadapi oleh manajemen terutama dalam  perusahaan yang produknya terdiri dari bebrbagai komponen dan yang memproduksi  berbagai jenis produk. !idak selamanya komponen yang membentuk suatu produk 

harus diproduksi sendiri oleh perusahaan, jika memang pemasok luar dapat memasok  komponen tersebut dengan harga yang lebih murah daripada biaya untuk  memproduksi sendiri komponen tersebut.

2. Keep or drop decisions

Dalam perusahaan yang menghasilkan lebih dari satu macam keluarga produk atau  product line atau yang memiliki berbagai department penghasil laba, ada kalanya manajemen puncak menghadapi salah satu keluarga produknya salah satu departemennya mengalami kerugian usaha yang diperkirakan ajkan berlangsung terus. Dalam menghadapi kondisi ini manajemen perlu mempertimbangkan keputusan menghentikan atau tetap melanjutkan produksi produk atau kegiatan usaha departemen yang mengalami kerugian tersebut.

3. pecial order decisions

Pada umumnya perusahaan membangun pabriknya dengan kapasitas yang mampu memenuhi permintaan pasar tertinggi beberapa tahuin yang akan datang. 2ika  perusahaan membangun pabriknya dengan kapasitas yang hanya mampu memenuhi  permintaan pasar sekarang, hal ini akan berakibat dilakukannya ekspansi pabrik 

secara terus-menerus. Dengan demikian, umumnya perusahaan memiliki kapasitas yang menganggur, yang sering sekali mendorong manajemen puncak untuk  mempertimbangakan penetapan harga jual diba)ah harga jual normal. !entu saja

(10)

 penetapan harga jual yang demikian hanya diterapkan pada pesanan khusus yang tidak berdampak terhadap penjualan yang reguler.

!. Decisions to sell process furt"er 

;dakalanya manajemen puncak dihadapkan pada pilihan menjual produk tertentu  pada kondisinya sekarang atau memprosesnya lebih lanjut menjadi produk lain yang

lebih tinggi harga jualnya. Dalam pengambilan keputusan semacam ini, informasi akuntansi diferensial yang diperlukan oleh manajemen adalah pendapatan diferensial dengan biaya diferensial jika alternatif memproses lebih lanjut dipilih.

2.* Ana!isis Pengami!an Keputusan

Salah satu fungsi manajemen yang penting adalah proses pengambilan keputusan. Didalam kegiatan sehari-hari keputusan manajemen dapat digolongkan kedalam dua kelompok besar yaitu

a.Keputusan )utin, yaitu keputusan manajemen yang terjadi secara berulang-ulang dengan kondisi yang sama. eputusan demikian biasanya dibuat secara ter-pola dengan kondisi %jika-maka *if-then1 % . eputusan rutin juga dapat dilakukan oleh manajer terkait atau yang berkompeten pada unit kerja tertentu. $ontoh  Pembuatan order pembelian *Purchase order1 Pemeliharaan Penggajian bulanan Penghitungan "iaya lembur 

(11)

. Keputusan k'usus, ialah keputusan manajemen yang tidak rutin terjadi, keputusan ini menyangkut masalah yang spesifik *khusus1 sehingga untuk  memutuskannya diperlukan informasi analisis yang seksama.

Secara umum keputusan khusus dapat dikelompokkan menjadi5 *1 'embeli atau 'embuat sendiri

*+1 'engganti ;ktiva tetap

*61 'enerima =menolak pesanan khusus *01 'elanjutkan proses produksi

*71 'enutup segmen usaha

*/1 'enentukan alokasi sumberdaya ekonomi yang terbatas.

Untuk dapat menghasilkan keputusan yang baik, biasanya dilakukan tahapan-tahapan sebagai berikut

o 'eneliti dan merumuskan inti masalah yang dihadapi

o 'engumpulkan semua alternatif yang mungkin dapat menyelesaikan masalah

o 'enganalisis dan meng-eliminasi alternatif yang tidak mungkin dilakukan

o 'engumpulkan "iaya dan 'anfaat darisetiap alternatif 

o 'enganalisis dan meng-eliminasi biaya-dan manfaat yang tidak relevan

o 'embuat resume "iaya='anfaat dari setiap alternatif 

o 'elakukkan pemilihan alternatif 

 #ika "asil netto nya Biaya akan dipili" yan$ palin$ renda"  #ika "asil netto nya Manfat akan dipili" yan$ p lin$ besar 

(12)

2.*.1 Bentuk !ap"%an ana!isis ia$a a!e%natif 

'enyajikan laporan analisis biaya relevan didalam pengambilan suatu keptusan dapat dilakukan dengan dua pendekatan yaitu

a. Pen#ekatan T"ta! +T"ta!

app%"a,'-Didalam pendekatan total akan disajikan pembandingan secara menyeluruh dari biaya yang terjadi diantaa kedua alternatif yang tersedia. ;nalisis biaya total dapat diterapkan pada keputusan yang bersifat berubahan bersifat pertumbuhan *gro)th1 dan pada perubahan yang bersifat perembangan *integrasi dan diversifikasi1

ebaikan pendekatan total - 'udah dilakukan

- !idak mengandung resiko kesalahan elemahan pendekatan !otal

- >aporan menjadi lebih panjang terkesan tidak informatif  - Perlu )aktu yang lebih panjang untuk mempersiapkannya . Pen#ekatan Dife%ensia! (Differential approach)

Didalam pendekatan diferensial akan disajikan nilai-biaya netto yang berubah, untuk  membuat laporan dengan pendekatan diferensial dibutuhkan kehati-hatian karena  perhitungan dapat menjadi bias *keliru1 tanpa disadari oleh sipembuatnya.

ebaikan pendekatan Diferensial - Singkat dan mudah dipahami - $epat

(13)

elemahan pendekatan Diferensial - Perlu kehati-hatian yang tinggi

- Perlu penguasaan teknis biaya yang baik 

$ontoh

Saat ini perusahaan dapat menjual produk sebanyak +. unit dengan harga #p. +. per unit dan biaya variabel #p. <. per unit nya. "iaya tetap yang ditanggung setiap bulan berjumlah #p.0+... Untuk meningkatkan penjualan sebesar + ? dari semula manajemen merencanakan hal berikut

 Diberikan potongan harga 7 ?

 Diberikan hadiah langsung terhadap setiap unit penjualan dengan biaya #p. 6 per unit

 Dilakukan biaya promosi tetap sebesar #p. 07... ;pakah rencana ini layak dilaksanakan@

Ana!isis Pen#ekatan t"ta! Sebelum Promosi !otal Penjualan  +. A +. B .00.. "iata Cariabel  +. A <. B 0.. >aba ontribusi  /.. "iaya tetap  0+.. >aba Usaha  1/.///./// 1

(14)

Setelah Promosi

!otal Penjualan  *+. A +. 1 E *+0A ,87A+1 B .<6./. "iata Cariabel  *+. A <. 1 E *+0.A <.6 1 B .7.+.

>aba ontribusi  /8.0.

"iaya tetap  0+..E 07.. B 0/7..

>aba Usaha   2**.0//.///

Dari analisis ini terlihat bah)a laba naik dari .. menjadi +66.0.

Ana!isis Pen#ekatan #ife%ensia!

!ambahan nilai penjualan +0. A ,87 A +. B +<6./. !ambahan "iaya Cariabel +0. A *<.E61 B <7.+. !ambahan >aba kontribusi B 8.0. !ambahan "iaya tetap B 07..

!ambahan >aba *.0//.///

Dari analisis diferensial ini terlihat bah)a dengan kebijaksanaan manajemen laba usaha akan naik sebesar #p. 76.0.. 2ika dibandingkan dengan informasi  pendekatan biaya total, Informasi ini jelas lebih informatif dan mudah dipahami oleh  pengambil keputusan

2.*.1.1 Mene%ima atau men"!ak pesanan k'usus

(15)

Untuk memanfaatkan kapasitas pabrik yang menganggur, perusahaan dapat saja menerima atau mengerjakan pekerjaan lain diluar yang rutin *biasa1 dilakukan.

Pekerjaan deimikian dikenal sebagai pesanan khusus%pecial Order&

$iri Pesanan khusus 

- !idak secara rutin dikerjakan

- 'emiliki spesifikasi yang berbeda dengan produk regular  - (arga jualnya relatif lebih murah dari seharusnya

arena harga jual yang lebih murah dari seharusnya maka dibutuhkan sebuah analisis yang cermat. Pesanan khusus akan layak dilayani jika memenuhi persyaratan sbb

- 'empergunakan kapasitas yang menganggur *idle Capacity1

- 'emnghasilkan tambahan laba bagi perusahaan - !idak mengganggu pasaran produk reguler  $ontoh 

P! alamajaya memproduksi panel kayu untuk bahan lantai dengan ukuran 6A6 cm yang biaya dijual didalam negeri dengan harga #p. . per doos *setiap doos  berisi  lembar1 apasitas yang dimiliki adalah . lembar per bulan. 3amun  pada saat ini kapasitas yang terpakai hanya mencapai  ? saja. *B . lembar1 sesuai permintaan pasar >okal. Setelah mengikuti pameran dagang ;sia. Perusahaan mendapatkan pesanan dari seorang pengusaha di ;ustralia. Pesanan yang diminta adalah .+ doos per bulan dengan harga USD , *;sumsi kurs USD ,- B #p 8.71 . arena panel ini digunakan untuk 0 musim maka didalam pemrosesannya

(16)

dibutuhkan tamban bahan khusus #p.67 per lembar. Selain itu untuk melakukan  pemanasan ekstra perusahaan membutuhkan sebuah blo)er yang dise)a dengan  biaya #p. 67.. per bulan. "iaya pemasaran variabel tidakdiperlukan untuk   pesanan ini.

Pada kapasitas  ? telah terjadi biaya sbb

"ahan baku .. Upah langsung 7<.+. "iaya 9verhead Cariabel 6.. "iaya 9verhead !etap 6+.. "iaya Pemasaran Cariabel 7.. "iaya Pemasaran !etap +/0.. "iaya ;dministrasi Cariabel 7+.. "iaya ;dminstrasi !etap .. Diminta

a. "uatlah analisis apakah pesanan dari ;ustralia itu dapat dilayani , perhatikan  bah)a jika pesanan ini diterima maka kapasitas penjualan lokal akan

terganggu.

 b. 2ika dengan adanya pesanan dari ;ustralian itu perusahaan mengingnkan tambahan laba sebesar #p. 6.., tentukan lah berapa harga jual untuk   pesanan khusus.

;nalisis diferensial 

(17)

(arga jual pesanan khusus

(arga jual per unit 8.7

"iaya Cariabel yang dibebankan

"ahan "aku #p .+7 E 67 ./

Upah langsung /7

"iaya pemasaran variabel

-"iaya adm variabel /

"iaya variabel per unit pesanankhusus +.7 !ambahan penjualan  +. A 8.7 0.. !ambahan "iaya variabel  +. A +.7 60.+. !ambahan >aba ontribusi <8..

!ambahan "iaya !etap 7..

  /0.. Dari analisis telihat ada kenaikkan pada laba #p. 00.. maka pesanan khusus tersebut dapat dilayani.

Untuk mendapatkan tambahan laba 6.. .

>aba B Penjualan F "iaya Cariabel F "iaya !etap Penjualan B >aba E "iaya Cariabel E "iaya tetap

B 6.. E 60.+. E 67.. B 88.+.

(arga jual per lembar produk khusus B 88.+.  +. B .+//,<

(18)

2.0 Dampak AB3 Da!am Penami!an Keptusan

;"$ merupakan sistem akuntansi biaya kontemporer yang terintegrasi dan komprehensif. emampuan ;"$ tidak hanya dapat mengukur kos produk secara tepat, namun dari informasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk berbagai kepentingan strategis lain dalam perusahaan. Implementasi ;"$ tidak hanya terfokus  pada aspek finansial, namun juga pada aspek non finansial lain yang merupakan

indikator keberhasilan=kinerja perusahaan. 3amun demikian, berbagai hasil riset masih menunjukkan temuan yang berbeda.

Implementasi ;"$ belum memberikan kontribusi yang optimal bagi  perusahaan dalam peningkatan kinerja. "ahkan di negara asalnya, minat untuk 

menggunakan sistem ini masih sangat kecil. ;rtinya masih ada alternatif sistem lain yang diyakini dapat membantu perusahaan dalam usaha untuk mencapai tujuan organisasi. Implementasi sistem ini selain membutuhkan SD' yang berkompeten  juga memerlukan dukungan teknologi dan semangat kerja tim. Selain itu, seperangkat alat untuk kepentingan mekanisme kontrol perlu disusun agar supaya sistem dapat  berjalan efektif dan efisien. Selain dapat mengevaluasi dan mengukur kinerja, alat kontrol ini dapat memberikan umpan balik untuk perbaikan rencana strategis  perusahaan.

"erbagai temuan riset tersebut memberikan implikasi adanya riset berikutnya antara lain  Perlunya dikembangkan pendekatan kontinjensi dalam penelitian terkait. Implementasi ;"$ yang memberikan pengaruh yang berbeda-beda terhadap kinerja

(19)

menunjukkan adanya faktor-faktor lain yang menunjang keberhasilan implementasi ;"$ *ennedy dan Graves +, 3arayanan dan Sarkar 8881. (al ini disebabkan adanya perbedaan lingkungan organisasi. Shield dan Houng *881 menyatakan  bah)a salah satu kendala terbesar akan suksesnya implementasi sistem manajemen

kos adalah resistensi *individual1 untuk berubah. Sistem tidak hanya akan merubah  perilaku dan sikap, namun juga ditentukan oleh kedua faktor tersebut *'c Go)an

8801. Dengan kata lain ada interaksi timbal balik antara implementasi sistem kos  baru dengan sikap dan perilaku. Pendekatan kontijensi ini dapat berpola interaktif,

yaitu dengan menguji berbagai alternatif variabel moderasi maupun dapat berpola kausalis, atau dengan kata lain pengaruh sistem akan dilihat dalam konteks hubungan tidak langsungnya terhadap kinerja. Salah satu faktor yang sering direkomendasikan adalah budaya organisasi. 'orakul dan u *+1 merekomendasikan perlunya modifikasi terhadap budaya organisasi agar sistem manajemen kos baru dapat  berjalan secara efektif. Jaktor lain yang dapat diteliti terkait dengan implementasi sistem baru adalah pemahaman terhadap struktur, pemahaman terhadap sistem dan komunikasi interpersonal *2ones +61. 'cGo)an dan lammer *88<1 juga merekomendasikan beberapa factor penting suksesnya implementasi sistem ;"$, yaitu dukungan manajemen puncak, kompensasi dan pelatihan pada karya)an. Perlunya diteliti faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi perusahaan mengimplementasikan ;"$ atau sebaliknya. (asil temuan yang berbeda terhadap minat perusahaan untuk mengadopsi ;"$ menunjukkan bah)a implementasi ;"$  bukan variabel yang berdiri sendiri, tetapi ditentukan oleh faktor-faktor *variabel1

(20)

 penyebab lain=variabel anteseden *(o dan id)ell +, Innes dan 'itchell 88<1. 'almi *8881 menyatakan bah)a adopsi sistem ;"$ bergantung pada beberapa faktor, yaitu ukuran perusahaan *firm siKe1, derajat sentralisasi, diversivitas produk  dan ratio kos tidak langsung terhadap kos langsung. ecenderungan perbedaaan minat terhadap penggunaan alat strategis menunjukkan bah)a alat-alat tersebut memberikan kontribusi yang berbeda-beda terhadap kinerja perusahaan *(o dan id)ell +, Innes dan 'itchell 88<1. Perlu dilakukan analisis komparatif lebih spesifik terhadap pengaruh implementasi suatu sistem dengan system yang lain terhadap kinerja. Dari riset tersebut dapat diperoleh gambaran alat strategis manakah yang paling efektif untuk diterapkan sehingga menghasilkan kinerja yang optimal  bagi perusahaan.

(21)

BAB III KESIMPULAN

Perusahaan seringkali dihadapkan pada berbagai alternatif guna penekanan  biaya tapi dengan hasil yang maksimal agar memperoleh keuntungan jangka pendek 

tanpa mengabaikan keuntungan jangka panjang. Perusahaan harus mampu mengambil keputusan dari alternatif-alternatif yang dihadapkan. eputusan seperti ini dinamakan eputusan !aktis. Dalam eputusan !aktis ini mencakup "iaya #elevan yaitu biaya  biaya masa depan yang berbeda pada setiap alternatif. $ontoh aplikasi biaya relevan ini dapat berupa, keputusan membuat atau membeli, keputusan meneruskan atau menghentikan, keputusan pesanan khusus, keputusan menjual atau memproses lebih lanjut dan keputusan bauran produk.

Dalam pengambilan keputusan menerima atau menilak pesanan khusus , informasi diferensial yang relevan adalah pendapatan diferensial dan biaya diferensial .  jika pendapatan diferensial *yaitu tambahan pendapatan dengan diterimanya pesana

(22)

khusus tersebut1 lebih tinggi dibandingkan dengan biaya diferensial *tambahan biaya karena memenuhi pesana khusus teresebut1, maka pesana khusus tersebut sebaiknya diterima. Dilain pihak, jika pendapatan diferensial lebih rendah dibandingkan dengan  biaya diferensial, maka pesana khusus tersebut sebaiknya ditolak. ;nalisis biaya

diferensial yang diperhitungkan dalam pemilihan alternatf menerima atau menolak   pesanan khusus adalah biaya variabel saja, sehingga dengan menggunakan analisis biaya

diferensial perusahaan akan memperoleh tambahan laba dari pesanan khusus

Dengan menggunakan metode 'cti(ity Based Costin$ ystem  perusahaan dapat mengendalikan biaya lebih baik karena metode 'cti(ity Based Costin$ ystem merupakan sistem analisis biaya berbasis aktivitas untuk memenuhi kebutuhan manajemen dalam pengambilan keputusan, baik yang bersifat strategik maupun operasional. !api, implementasi ;"$ belum memberikan kontribusi yang optimal  bagi perusahaan dalam peningkatan kinerja. "ahkan minat untuk menggunakan

sistem ini masih sangat kecil. ;rtinya masih ada alternatif sistem lain yang diyakini dapat membantu perusahaan dalam usaha untuk mencapai tujuan organisasi. Implementasi sistem ini selain membutuhkan SD' yang berkompeten juga memerlukan dukungan teknologi dan semangat kerja tim. Selain itu, seperangkat alat untuk kepentingan mekanisme kontrol perlu disusun agar supaya sistem dapat  berjalan efektif dan efisien. Selain dapat mengevaluasi dan mengukur kinerja, alat kontrol ini dapat memberikan umpan balik untuk perbaikan rencana strategis  perusahaan.

(23)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :