• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH ELEKTRONIKA INDUSTRI.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MAKALAH ELEKTRONIKA INDUSTRI.docx"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH ELEKTRONIKA INDUSTRI

MAKALAH ELEKTRONIKA INDUSTRI

ELE

ELEKTRO

KTRONIK

NIKA DA

A DAY

YA

A

DISUSUN OLEH DISUSUN OLEH KELOMPOK 2: KELOMPOK 2:

1

1.

. F

FA

AH

HM

MI

I A

AS

SY

YR

RI

I H

HA

AS

SIIB

BU

UA

AN

N

5

51

15

53

31

13

31

10

01

11

1

2

2.

.

F

FE

EL

LIIX

X

J

JE

EF

FR

RII

5

51

15

53

31

13

31

10

01

14

4

3

3.

. IIK

KA

A E

EL

LF

FR

RIIA

AD

DE

E M

MA

AN

NU

UR

RU

UN

NG

G

5

51

15

53

31

13

31

10

01

16

6

4

4..M

M N

NA

AU

UF

FA

AL

L

F

FE

EB

BR

RIIA

AN

NT

TO

O

5

51

15

53

31

13

31

10

02

20

0

5

5..M

M B

BA

AY

YU

U Y

YO

OS

SE

ER

RIIA

AN

NS

SY

YA

AH

H

5

51

15

53

31

13

31

10

02

22

2

6

6.

.

N

NU

UR

RA

A

A

AF

FIIF

FA

AH

H

5

51

15

53

31

13

31

10

02

24

4

.

. R

RII!

!O

O F

FA

AU

UL

L Y

YO

OH

HA

AN

NN

NE

ES

S S

SIIN

NA

AG

GA

A

5

51

15

53

31

13

31

10

02

26

6

"

".

. R

RIID

D#

#A

AN

N H

HA

AR

RD

DY

YA

AN

NT

TO

O P

P

5

51

15

53

31

13

31

10

02

2

$

$.

. S

SIIL

L%

%I

I H

HA

AR

RY

YA

AN

NI

I M

ME

EN

ND

DR

RO

OF

FA

A

5

51

15

53

31

13

31

10

03

30

0

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

UNI%ERSITAS NEGERI MEDAN

UNI%ERSITAS NEGERI MEDAN

T.

(2)

KAT

KATA PENG

A PENGANTAR 

ANTAR 

Pu

Puji

ji sy

syuk

ukur

ur ka

kami

mi pa

panj

njat

atka

kan

n Ke

Kepa

pada

daTu

Tuha

han

n ya

yang

ng Ma

Maha

ha Es

Esa

a ya

yang

ng te

tela

lah

h

me

memb

mberi

erika

kan

n ra

rahm

hmat

at se

sert

rta

a ka

karu

runi

nia-N

a-Nya

ya ke

kepa

pada

da sa

saya

ya seh

sehin

ingg

gga

a sa

saya

ya be

berh

rhas

asil

il

me

meny

nyel

eles

esai

aika

kan

n T

Tu

uga

gas

s Ma

Maka

kala

lah

h in

ini

i

te

tepa

pat

t pa

pada

da wa

wakt

ktun

unya

ya ya

yang

ng be

berj

rjud

udul

ul

“ELEKTRONK! "!#!$

“ELEKTRONK! "!#!$

"iha

"iharapkan Tugas Makalah ini

rapkan Tugas Makalah ini dapa

dapat

t membe

memberikan in%&rmasi kepada

rikan in%&rmasi kepada kita

kita

semua tentang ELEKTRONK! "!#!' (aya menyadari bahwa Tugas Makalah ini

semua tentang ELEKTRONK! "!#!' (aya menyadari bahwa Tugas Makalah ini

masih jauh dari sempurna) &leh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang

masih jauh dari sempurna) &leh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang

 bersi%at membangun selalu kami

 bersi%at membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaa

harapkan demi kesempurnaan Tu

n Tugas Makalah ini

gas Makalah ini

!khir kata) (aya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah

!khir kata) (aya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah

 berperan

 berperan serta

serta dalam

dalam penyusunan

penyusunan Tugas

Tugas Makalah

Makalah ini

ini dari

dari awal

awal sampai

sampai akhir'

akhir'

(em&ga Tuhan yang Maha Esa senantiasa meridhai

(em&ga Tuhan yang Maha Esa senantiasa meridhai segala usaha kita' !min'

segala usaha kita' !min'

Penyusun

Penyusun

* +

(3)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 L'(') B*+','- M'/'+'

Pengertian elektr&nika daya adalah salah satu ,abang dari ilmu elektr&nika yang memiliki kaitan dengan ,ara meng&lah dan mengatur daya listrik se,ara elektr&nis' Keterkaitan elektr&nika daya terhadap ,ara meng&lah dan mempr&ses energy listrik) yaitu penggunaan piranti elektr&nik untuk  mengubah sebuah daya listrik dengan pengendalian maupun m&di%ikasi bentuk tegangan atau arus sehingga terjadilah bentuk satu kebentuk-bentuk lainnya' ila dilihat dari ruang lingkupnya maka elektr&nika daya tersebut meliputi. K&mp&nen (emik&ndukt&r dan K&mputer/ Elektr&nika/ (istem Tenaga Listrik/ Te&ri Rangkaian Listrik/ Mesin-Mesin Listrik/ (istem K&ntr&l/ dan

Elektr&magnetika'

(istem elektr&nika adalah pangkal utama bagi aplikasi elektr&nika daya' (istem elektr&nika  bermaksud mempertunjukkan mengenai peralatan elektr&nika yang diantaranya ialah

semik&ndukt&r serta k&mp&nen lain didalam sebuah rangkaian elektr&nika' uat mendalami elektr&nika daya dibutuhkan pemahaman kepada materi rangkaian elektr&nika baik itu berupa digital ataupun anal&g'

(istem Tenaga Listrik) juga merupkan sasara utama pada apliksasi elektr&nika daya yang mana  peralatan serta sistem mempunyai daya 0arus dan tegangan1 listrik ,ukup besar' Oleh sebab itulah

guna lebih mengerti elektr&nika daya perlulah lebih memahami apa itu sistem tenagalistrik dengan lebih baik pula'

(istem K&ntr&l) iasanya aplikasi elektr&nika daya digunakan u ntuk melakukan k&ntr&l aplikasi didalam industri' Oleh sebab itu dibutuhkan pengetahuan yang ,ukup berkenaan tekhnik serta sistem k&ntr&l berma,am-ma,am peralatan yang dipakai dalam industri' 2&nt&h pengaturan yang lebih banyak dipakai ialah pengaturan akti3itas alat-alat di industri) pengaturan ke,epatan r&tasi dari m&t&r listrik) pengaturan ke,epatan k&n3ey&r) pengaturan t&rsi m&t&r listrik) pengaturan tekanan) pengaturan %l&w atau ke,epatan minyak gas) pengaturan suhu dan pengaturan

 parameter-parameter lainnya'

(4)

(istem k&mputer dalam aplikasi industri masa ini banyak yang telah terpadu bersama sistem k&mputer' 5ntuk mengerjakan pengaturan berma,am-ma,am instrumen di industri dikerjakan memakai rem&te yang alhasil bisa dim&nit&r memakai tampilan yang terpadu dengan data base yang diterjemahkan &leh k&mputer'

1.2

R/'- M'/'+'

erdasar latar belakang masalah yang ada di atas maka rumusan masalah sebagai berikut.

• !pa sajakah instrumen pengujian elektr&nis6

• agaimana ,ara menggunakan multimeter) &sil&sk&p) dan Rangkaian pengukuran

 jembatan6

1.3

T'-

P*''/'-Tujuan dari pembahasan ini adalah .

• Menjeleaskan spesi%ikasi multimeter dan keistimewaan nya

• Meng&perasikan &sil&sk&p untuk mengamati dan mengukur sinyal • Menyebutkan met&de pengukuran dengan jembatan wheatst&ne • Mendiskusikan berbagai aplikasi praktis tentang di&de

• Menjelaskan peng&perasian dan aplikasi dari berbag ai jenis transist&r  • Menjelaskan &perasi (2R dan tria, sebagai alat peng&ntr&l arus

• Membandingkan peng&perasian rangkaian terpadu 021 digital dan anal&g

(5)

B' II

PEMBAHASAN

2.1 I-/()*- *-'- E+*,()7-/

2.1.1 M+(*(*)

Multimeter adalah k&mbinasi 3&ltmeter) ammeter) dan &hmmeter pada sebuah instrumen' Teknisi lebih senang dengan multimeter digital dibandingkan multimeter anal&g) sebab jenis digital lebih mudah memba,anya dan lebih akurat'

Multimeter digital 0digital multimeter 8 "MM1' "igital yang terba,a adalah &utput p&k&k meter) yang menunjukkan harga numerik pengukuran' K&mp&nen kun,i untuk peng&perasian multimeter adalah susunan penghubungan panel-depannya' (aklar %ungsi memilih jenis pada ukuran / tegangan) arus) dan tahanan' (aklar rentang 0range swit,h1 memilih range skala-penuh pengukuran' 9,k 0st&p-k&ntak1 menerima ujung-ujung  pengujian untuk pengujian untuk dimasukkan kedalamnya' "engan de mikian)

memungkinkan untuk memilih dengan tepat rangkaian-dalam untuk meyakinkan bahwa hanya rentang 0range1 dari satu jenis pengukuran yang dipilih pada suatu saat' Oleh karena multimeter-digital menggunakan rangkaian elektr&nis untuk menghasilkan  pengukurannya) maka multimeter tersebut membutuhkan baterai-internal untuk

menyuplai daya untuk semua pengukuran' (aklar daya ON:O;; menghubungkan suplai daya dengan rangkaian elektr&nis'

ANDA DAPAT MENGINGAT BAH#A :

 <&ltmeter mempunyai tahanan tinggi dan dihubungkan paralel) dianatara beban atau

rangkaian

 !mmeter mempunyai tahanan rendah dan dihubungkan seri dengan beban atau

rangkaian

 Ohmmeter diberi daya sendiri dan rusak apabila dihubungkan dengan rangkaian

 beraliran

"alam pemilihan multimeter) perlu dipastikan bahwa kemampuan akan men,akup  jenis pr&sedur tes yang biasa anda kerjakan' erikut ini beberapa spesi%ikasi dan

keistimewaan penting untuk pertimbangan'

(6)

I*8'-/ I( mpedansi nput menunjuk pada tahanan yang dik&mbinasikan pada arus yang dibangkitkan &leh tahanan) kapasitansi) dan indukstansi tersebut dari rangkaian tegangan'Meter dengan impedansi rendah dapat menarik arus ,ukup untuk menyebabkan tidak ,ermatnya pengukuran penurunan tegangan' Meter dengan impendansi tinggi akan menarik sedikit arus) menjamin pemba,aan yang akurat'

A,)'/ 8'- R*/7+/ (pesi%ikasi akurasi sederhana yang diberikan sebagai plus:minus  presentase skala penuh' Res&lusi menunjuk pada harga angka terke,il yang dapat diba,a  pada tampilan meter digital' ;akt&r yang menentukan res&lusi adalah jumlah digit yang

ditunjukkan dan jumlah range0rentang1 yang ada untuk masing-masing %ungsi'

(7)

U) B'(*)' Kapan saja multimeter anal&g menarik daya dari rangkaian yang sedang diukur untuk pengukuran arus dan tegangan)multimeter digital memerlukan baterai untuk   peng&perasian'

P*)+-8-'- Rangkaian perlindungan alat ukur mem,egah kerusakan alat ukur dalam hal pembebanan yang tidak diharapkan' Rangkaian pengukuran tahanan dan arus

 biasanya dilindungi dengan sekering yang dihubungkan seri dengan ujung pemasukan'

K7-'/ D/+' D('+ 8'- A-'+7 !lat ukur anal&g ,&,&k untuk ke,endrungan &bser3asi karena lambatnya perubahan le3el tegangan'

A(7 R'-- Keistimewaan pemilihan rang sendiri mengatur rangkaian pengukuran alat ukur se,ara &t&matis pada range0rentang1 tegangan) arus) atau tahanan yang benar'

A(7 P7+')(9 "engan keistimewaan p&laritas &t&matis) plus atau minus diakti%kan pada displai digital) menunjukkan p&laritas pengukuran d, dan tidak perlu khawatir ujung-ujungnya terbalik'

H7+8 F*'() ebrapa multimeter digital mempunyai t&mb&l penahanan 0?OL"1 yang menangkap pemba,aan dan tampilan dari mem&ri meskipun ,&l&k sudah dilepas dari rangkaian' ?al ini berman%aat) khususnya apabila mengukur pada tempat tertentu dimana anda tidak dapat memba,a alat ukur dengan jelas'

R*/7-/* T* @aktu resp&n adalah jumlah detik multimeter-digital yang diperlukan rangkaian elektr&nis untuk menentukan keakuratan kerja seperti yang sudah diran,ang'

D78' T*/("igunakan untuk menge,ek bias maju dan mundur dari sambungan semi-k&ndukt&r' 5mumnya apabila di&da dihubungkan dengan bias-maju meter akan

menampilkan penurunan tegangan maju dan berbunyi sebentar' !pabila dihubungkan A + P a g e

(8)

 pada bias-mundur atau hubung singkat) alat ukur menampilkan OL' 9ika di&da dihubung singkat) alat ukur menunjukkan n&l dan meman,arkan suara yang terus menerus'

A*)'- '(' T)* RMS Meter dapat meresp&n harga pemanasan e%ekti% dari bentuk gel&mbang a,' Meter yang mempunyai skala yang dikalibrasi dalam harga rms untuk  pengukuran a,) tetapi alat ukur tersebut sebenarnya mengukur harga rata-rata dari

tegangan input dan tergantung pada gel&mbang tegangan sinusnya'

M*(*) D('+ M+(;-/ Re3&lusi ,hip integrated-,ir,uits 021 telah men&l&ng mengk&mbinasikan kemampuan instrument 2 yang lain menjadi alat ukur digital multi%ungsi' Tegangan) arus) amper adalah %ungsi yang paling sering digunakan/

meskipun demikian) alat ukur digital multi%ungsi memungkinkan pemba,aan %rekuensi dalam dm 0desible diatas Bm@1) pengukuran kapasitansi) le3el l&gi,) dan pengukuran suhu'

(9)

2.1.2 O/+7/,7

Osil&sk&p adalah perlengkapan uji lengkap) terutama digunakan untuk mengukur dan menampilkan penunjukkan tegangan' (ebagai tambahan) &sil&sk&p dapat

memberikan in%&rmasi mengenai bentuk) peri&de waktu) dan %rekuensi bentuk gel&mbang 3&ltasenya' Man%aat utama &sil&sk&p adalah kemampuannya untuk menghentikan sinyal input yang mengis&lasi se,ara ,epat untuk menguji bentuk gel&mbang atau bentuknya'

nti Osil&sk&p adalah tabung sinar kat&da 02RT1 yang merupakan tipe khusus tabung elektr&n' Elektr&n yang dipan,arkan &leh kat&da panas dari katub di%&kuskan dan diakselerasikan' !rah diaman tiang itu berjalan kemudian dik&ntr&l) dan dibiarkan

mem,apai layar pijar' (inar yang dipan,arkan pada tempat ini mempengaruhi layar dan menghasilkan indikasi 3isual mengenai p&sisi tiang elektr&n'

!pabila &sil&sk&p ini digunakan untuk menguji rangkaian yang mempunyai satu sisi yang ditanahkan dan yang lain tidak ditanahkan) harus berhati-hati untuk memastikan  bahwa k&ndukt&r yang ditanahkan dari ,&l&k dihubungkan p ada sisi yang ditanahkan dari

(10)

rangkaian'9ika penghantar yang ditanahkan dari ,&l&k dihubungkan pada sisi yang tidak ditanahkan dari rangkaian) terjadi hubung singkat langsung ke tanah melalui ujung ,&l&k dan akan timbul masalah &sil&sk&p'

K7-()7+ 8'- ;-/<;-/ 7/+7/,7

P7=*) O- 8 Peng&ntr&l ON:O;; tegangan suplai utama instrumen

I-(*-/(9 8 Mengatur ke,erahan bentuk gel&mbang

F7>/ 8 Mengatur ketajaman atau pembatasan jejak 

Y SHIFT 8Mengatur p&sisi displai bentuk gel&mbang se,ara 3ertikal

X SHIFT 8Mengatur p&sisi bentuk gel&mbang se,ara h&ri&ntal

%7+(/&D 8 Mengatur magnitud& anatara setting yang dikalibrasi

T*&D 8 Mengatur lebar displai anatara setting waktu yang dikalibrasi

I-( 8 (inyal input ditampilkan pada layar jika dimasukkan pada st&p k&ntak0ja,k1

A!&D! 8 Pada p&sisi "2 baik k&mp&nen d, maupun a, dari bentuk gel&mbang akan ditampilkan' Pada p&sisi !2 kapasit&r membl&k arus "2) sehingga hanya bentuk gel&mbang k&mp&nen !2 yang akan ditampilkan'

T)*) !7-()7+/ 8 membuat tampilan yang stabil

A(7 N7)'+ S=(> 8 Menentukan apakah basis waktu akan ditriger se,ara &t&matis atau apakah akan di&perasikan dengan m&de %ree-running'

T)*) L**+ K-7 8 mengatur saat permulaan displai bentuk gel&mbang'

S+7* !7-()7+ 8 memungkinkan &sil&sk&p mentrigger pada setengah bentuk gel&mbang  p&siti% atau negati% 

I-(<L-*<E?(<S=(> 8 Memilih sumber sinyal trigger yang digunakan &sil&sk&p ini  biasanya di&perasikan pada m&de internal dimana sinyal trigger disediakan &leh

&sil&sk&p' Pada m&de line) sinyal trigger disediakan dari sampel garis' M&de eksternal memungkinkan dipakainya sinyal trigger eksternal'

A(7/*( @ %itur aut& set meletakkan bentuk gel&mbang yang berarti tampil pada sentuhan t&mb&l tunggal) aut&set se,ara &t&matis menyetel tegangan waktu) pemberian trigger dan  p&sisi'

(11)

S(* /**->*@memungkin kan susunan yang berbeda dilaksanakan pada urutan tertentu dengan menekan satu t&mb&l

!)/7)/ @ pengukuran dan pemba,aan langsung dari parameter bentuk gel&mbang dasar dapat dibuat tanpa menghitung de3isi display dan perkalian %a,t&r skala'

!7-(*)&T*) @ %itur menambah %rekuensi) peri&de dan perhitungan e3en pada &sil&sk&p'

DMM%itur "mm menambah pengukuran multimeter digital menjadi &sil&sk&p andwidth) waktu kenaikan dan sensiti3itas adalah spesi%ikasi dasar untuk suatu &sil&sk&p menentukan apa yang dapat di tampilkan pada layar' 0bandwidth1 adalah rentang %rekuensi &sil&sk&p yang dapat di tampilkan' @aktu kenaikan menentukan kemampuan instrument menghadapi e3en yang singkat misalnya waktu kenaika dari “glit,hes$' Kepekaan adalah jumlah amplitude sinyal 03&lt per di3isi1 dari &sil&sk&p yang dapat di tampilkan'

(12)

2.2

R'-,''- P*-,)'-

J*'('-Rangkaian jembatan terdiri dari empat bagian yang dihubungkan) membentuk dua rangkaian yang paralel' Pengukuran dengan met&de jembatan setimbang adalah sangat ,ermat dan berman%aat) dan sering digunakan pada rangkaian ,&ntr&l dan perlengkapan uji untuk pengukuran resistansi) kapasitansi) dan indukstansi yang akurat'

Karakteristik tahanan dan tegangan dari rangkaian jembatan setimbang adalah sebagai  berikut.  R 1  R 2=  R 3  R 4 <B8<4 <*8<7 <!8< <!8F

Rangkaian jembatan wheatst&ne seperti diperlihatkan pada gambar dapat di

 pergunakan untuk mengukur tahanan' Rangkaian memerlukan harga tahanan yang sudah di ketahui se,ara pasti untuk RB dan R* serta tahanan <ariabel R4'

Tahanan 3ariable R4 dipasang pada piringan putar yang di kalibrasikan yang menunjukkan harga tahanan R7 menyajikan harga tahanan yang di ukur' 5ntuk

(13)

menentukan R7) tahanan 3ariable R4 diatur sampai gal3an&meter menunjukkan arus n&l' Pemba,aan gal3an&meter n&l menunjukkan k&ndisi n&l) maka tegangan pada tiap sisi gal3an&meter sama' 9ika RB dan R* sama nilainya) maka pemba,aan piringan putar yang di kalibrasi R4 menunjukkan harga tahanan R7'

9ika harga RB dan R* berbeda) nilai tahanan yang tidak di ketahui untuk jembatan yang seimbang dapat di hitung' Persamaan yang digunakan adalah

R 7 8

 R 2  R 1 x R 3

Pengatur yang lebih akurat dapat di per&leh dengan rangkaian jembatan dibandingkan dengan hubungan seri atau parallel langsung' Misalnya sens&r sel ,ahaya %&t&k&ndukti% di tempatkan pada lengan jembatan) sehingga rangkaian dapat mendeteksi perubahan

,ahaya'arus jembatan kemudian di seimbangkan dengan pengaturan p&tensi&meter R4 tiap perubahan ,ahaya akan merubah tahanan sel %&t&k&ndukti%) dan jembatan menjadi tidak seimbang' "engan tidak seimbangnya jembatan) arus mengalir melalui

gal3an&meter yang bertindak sebgai dete,t&r ,ahaya yang sangant sensiti3e'

(14)

Gambar diatas menunjukkan rangkaian jembatan sens&r suhu yang berisi dua sens&r thermist&r' "isini digunakan dua thermist&r yang sangat ,&,&k untuk membentuk rangkaian pengukuran jembatan' Pada &perasi n&rmal) satu thermist&r dipasangkan dimana suhunya di pertahankan pada harga tertentu) dan thermist&r yang lain digunakan sebagai m&nit&r' 9embatan itu kemudian di seimbangkan dengan mengatur R4' !salkan dua thermist&r mempunyai suhu sama) nilai tahanan mereka akan sama dan rangkaian  jembatan akan tetap seimbang'meskipun demikian) apabila thermist&r yang mem&nit&r

mendeteksi kenaikan atau penurunan suhu) tahanannya akan berubah dan jembatan menjadi tidak seimbang dengan tidak seimbangnya jembatan) arus mengalir melalui gal3an&meter bertindak sbagai sens&r suhu yang sangat sensiti3e'

2.3

D78' S*,7-8,(7)

2.3.1 D78' P*-9*')'

"i&da Penyearah adalah pr&ses perubahan arus b&lak-balik menjadi arus searah' Oleh karena di&da memungkinkan arus mengalir hanya pada satu arah) di&da digunakan sebagai penyearah'

erikut ini beberapa jenis k&n%igurasi rangkaian di&da penyearah yang umum dipakai yaitu .

1. P*-9*')' S*(*-' G*+7'- H'+; #'* R*>(;*) !)>(C

!dalah penyearah yang hanya mengeluarkan setengah siklus gel&mbang sinus dengan menggunakan satu bl&k di&da penyearah saja' Penyearah setengah gel&mbang

(15)

mempunyai kelebihan yaitu simpel dan sederhana serta hemat biaya karena hanya menggunakan satu di&da dan satu %asa sinyal sinus'

Kelemahan dari penyearah setengah gel&mbang adalah keluarannya memiliki riak  0ripple1 yang sangat besar sehingga tidak halus dan membutuhkan kapasit&r besar pada aplikasi %rekuensi rendah seperti listrik PLN =F?' Kelemahan ini tidak b erlaku pada aplikasi p&wer supply %rekuensi tinggi seperti pada rangkaian (MP('

Kelemahan penyearah setengah gel&mbang lainnnya adalah kurang e%isien karena hanya mengambil satu siklus sinyal saja' !rtinya siklus yang lain tidak diambil alias dibuang' ni mengakibatkan keluaran dari penyearah setengah gel&mbang memiliki daya yang lebih ke,il'

2. P*-9*')' G*+7'- P*- F++ #'* R*>(;*) !)>(C

!dalah penyearah yang mengeluarkan semua siklus gel&mbang sinus dari sinyal !2' Peinsip kerja dari rangkaian penyearah gel&mbang penuh adalah membuat

 penyearah ganda dengan lebih dahulu membalik siklus negati% dari masukan' !rtinya  penyearah gel&mbang penuh membutuhkan dua %asa input) satu %asa mengikuti masukan

sinyal sinus dan satu %asa yang lain berbalikan dengan sinyal input'

Kelebihan penyearah gel&mbang penuh adalah lebih e%isien karena mengambil semua bagian dari siklus sinyal !2 yang disearahkan' ?al ini membuat keluaran dari  penyearah gel&mbang penuh memiliki riak 0ripple1 yang ke,il dan lebih halus' "aya yang

terserap juga lebih e%isien karena tidak ada siklus yang dibuang'

(16)

Kelemahan dari penyearah gel&mbang penuh adalah kebutuhan akan satu siklus pembalik  yang berarti harus menambah satu gulungan lilitan lagi pada trans%&rmat&r serta

 penggunaan dua buah di&da untuk pen yearahan' ni berakibat pada penambahan biaya yang harus ditanggung &leh rangkaian'

3. P*-9*')' S/(* J*'('- B)8* R*>(;*) !)>(C

!dalah penyearah dengan meman%aatkan t&p&l&gi di&da yang disusun dengan sistem jembatan' (istem ini mengambil semua siklus gel&mbang sinus masukan namun dengan input %asa tunggal' (istem lebih e%isien pada sistem p&wer supply dengan input %asa tunggal karena menghemat penggunaan lilitan'

Penyearah sistem jembatan meman%aatkan kerja %&rward se,ara bergantian pada masing-masing di&da yang diman%aatkan pada masing-masing siklus' Pada siklus p&siti%) di&da pertama dan kedua bekerja se,ara %&rward lalu pada siklus negati%) di&da ketiga dan keempat yang ganti bekerja se,ara %&rward' (istem ini dianggap paling baik dan p&puler untuk aplikasi penyearah tegangan tunggal pada sinyal sinus dengan %rekuensi rendah seperti pada listrik rumah tangga'

D78' ,+*

Rangakaian di&de klem adalah rangkaian yang dapat menahan tegangan atau arus  pada le3el tertentu' Pada rangkaian indukti% tertentu perlu untuk membatasi jumlah

tegangan pada rangkaian' Misal. apabila tegangan d, pada kumparan dimatikan aka nada  bunga api pada k&ntak saklar yang perlu mendapat perhatian.

D78' *-*)

"i&da Hener seperti pada di&de penyearah memungkinkan arus mengalir dengan arah maju' erbeda dengan di&de penyearah) pada di&de ener tegangan patah arah mundur jauh lebih rendah dibandingkan dengan yang ada pada di&de penyearah biasa' (elama pembuatan) di&de tersebut diberi bahan ,ampuran dengan berlebih' !rus ekstra

(17)

yang besar memungkinkan di&de ener dapat menghantarkan arus pada arah mundur !rus bias terbalik tersebut akan merusak di&de n&rmal) tetapi ener yang tertentu dari di&de ener menunjukkan tegangan pada di&de yang memulai menghantarkan apabila diberi bias mundur 0terbalik1'

"i&da ener sering digunakan sebagai bagian dari rangkaian pengatur tegangan' "i&da ener dapat digunakan untuk membuat bentuk atau k&ndisi sinyal dari sens&r untuk digunakan &leh ,&mputer digital' Misalnya ,lipper 0pem&t&ng1 gel&mbang dapat digunakan untuk merubah sinyal gel&mbang sinus yang masuk menjadi sinyal yang mendekati gel&mbang k&tak yang dapat digunakan &leh ,&mputer' Rangkaian tersebut mem&t&ng kedua tengahan dari gel&mbang input a, dengan sama ketika dua di&de ener dari ukuran kerja tegangan yang sama digunakan'

D78' 9'- *'->'),'- >''9'

"i&da pan,ar ,ahaya 0light-emitting di&de 8 LE"1 adalah di&de semi k&ndukt&r khusus yang diran,ang untuk meman,arkan ,ahaya apabila arus melaluinya' !pabila diberi bias maju) energy ele,tr&n yang mengalir melewati tahanan sambungan diubah langsung menjadi energy ,ahaya' LE" harus di&perasikan didalam ukuran kerja tegangan dan arus yang tertentu untuk men,egah kerusakan yang tidak dapat diubah lagi' (ebagian  besar LE" membutuhkan B)= sampai *)* < untuk memberi bias maju dan dapat

mengatasi dengan aman arus sebesar *F sampai 4Fm!'

D78' L'/*)

"i&da Laser adalah LE" yang dibuat khusus untuk dapat ber&perasi sebagai laser' Laser singkatan dari light ampli%i,ati&ns by stimulated emissi&n &% radiati&n 8

ampli%ikasi ,ahaya dengan emisi radiasi yang distimulasi' Tidak seperti LE") di&de laser mempunyai lubang &ptis yang diperlukan untuk pr&duksi laser' (eperti LE") di&de laser adalah di&de sambungan PN yang pada le3el arus tertentu akan meman,arkan ,ahaya'

F7(7878'

(emua di&de sambungan PN sensiti3e terhadap ,ahaya' ;&t&di&da adalah di&de sambungan PN yang se,ara khusus diran,ang untuk mendeteksi ,ahaya' ;&t&di&da

(18)

diran,ang lewat melalui lensa yang mengeksp&s sambungan' ;&t&di&da diran,ang  ber&perasi pada m&de bias-mundur' Pada alat ini arus b&,&r bias-mundur meningkat

dengan peningkatan le3el ,ahaya' ?arga arus umumnya adalah dalam rentang

mi,r&ampere' ;&t&di&da dan LE" sering digunakan shubungan dengan kabel %iber-&ptik untuk keperluan transmisi data'

2.4

T)'-//(7)

Transist&r adalah k&mp&nen semi k&ndukt&r yang mempunyai tiga kaki atau lebih

sehingga daya dapat diper&leh %ungsi transist&r sebagai penguat atau ampli%ier dari sinyal listrik) tahanan 3ariable atau sebagai saklar 

2.4.1 T)'-//(7) /'-'- B7+')

anyak sistem elektr&nis yang sangat tergantung pada kemampuan transist&r untuk  bertindak sebagai saklar' Transist&r yang digunakan sebagai saklar mempunyai

keuntungan yang tidak mempunyai bagian yang berputar) yang dapat ber&perasi ON dan O;; pada ke,epatan yang sangat tinggi) memerlukan tegangan dan arus penggerak yang sangat rendah untuk memi,u aksi penghubungan'

2.4.2 T)'-//(7) F*+8<*;;*>(

9T adalah alat yang menggerakan arus' !rus yang mengalir masuk atau keluar   basis transist&r meng&ntr&l arus yang lebih besar yang mengalir antara emit&r dan

k&lekt&r' Transist&r e%ek-medan 0%ield-e%%e,t transist&r 8 ;ET1 praktis digunakan tanpa menggunakan arus tanpa input'(ebagai penggantinya) aliran arus &utput dikendalikan &leh perubahan “medan listrik$yg dibangkitan melalui aplikasi tegangan' ni adalah asal mula dari istilah e%ek-medan'

Transist&r e%ek-medan digunakan dengan ,ara yg sama spt transist&r bip&lar' Transist&r itu mempuyai tiga hubungan/ sumber) gerbang) drain' Terminal-terminal itu masing-masing sesuai dg emit&r) basis dan k&lekt&r dari transist&r dua kutub' Transist&r  e%%ek-medan adalah satu kutub 0unip&lar1' !rus kerja mengalir hanya pada satu jenis  bahan semi k&ndukt&r' ni berbeda dg transist&r dua kutub yg mempuyai aliran arus ) baik   pada daerah jenis N maupun jenis P ' Pada gambar =-B= Transist&r e%%ek-medan dapat

dibagi menjadi dua kel&mp&k. transist&r e%%ekImedan sambungan 0jun,ti&n %ield-e%%e,t BC + P a g e

(19)

transist&r 89;ET1 dan transist&r medan semi-k&ndukt&r metal-&ksida 0metal-&Jide semi ,&ndukt&r %eild-e%%e,t transist&r 8 MO(;ET1' menunjukan bagaimana arus dihantarkan  pada 9;T saluran N' (aluran N dari 9E;T bertidak sebagai tahanan silik&n yg

menghantarkan arus antara drain dan sumber'

P&laritas n&rmal untuk pemberian bias 9E;T saluran N spt diperlihatkan' Tegangan suplai p&siti% tertentu <"( dihubungkan antara sumber dan drain' ?al ini menimbulkan aliaran arus mengalir antara sumber dan drain' (uplai 3ariabel negati% <G( dihubungkan antara gerbang dan sumber' Tegangan negati% pada gerbang menambah tahanan saluran dan mengurangi jumlah aliran arus antara sumber dan drain' Kemudian tegangan gerbang meng&ntr&l jumlah arus drain) dan meng&ntr&l arus hampir tanpa membutuhkan daya. (ambungan transist&r e%ek-medan biasanya ON 0n&rmally ON1'ni  berarti 9E;T memungkinkan arus penuh mengalir melalui antara drain dan sumber 

apabila rangkaian gerbang tidak diaktifkan.

2.4.3 T)'-//(7) /'( /'-'- U-->(7- T)'-//(7)C

Transist&r 59T digunakan sebagai bagian dari rangkaian ramp) &silat&r) D rangkaian pemilih waktu 0timming1 dan rangkaian trigger'

S;'( D'/') UJT

5nijun,ti&n Transist&r 059T1 dikenal dengan nama “"i&da dua asis$' Transist&r ini dapat dipandang sebagai suatu pembagi tegangan yang terdiri dari dua buah tahanan yang berderet yaitu RB dan R*

!dapun pertemuan PN bekerja sebagai "i&da' "i&da akan menghantar : K&nduksi bila diberi tegangan bias maju 0;&rward ias1) sebaliknya di&da tidak akan menghantar bila diberi tegangan bias mundur 0Re3erse ias1'

P)-/ K*)' UJT

!pabila tegangan emit&r p&siti% men,apai nilai ambang tertentu 0beberapa 3&lt1) saklar 59T ON) dan arus yang tinggi mengalir pada basis B ke emit&r) maka tidak ada arus yang mengalir antara basis B dan emit&r di bawah tegangan ambang tersebut' 9adi

(20)

59T bekerja seperti saklar basis B ke emit&r yang mengubah dari O;; ke ON ketika le3el tegangan ambang di,apai'

2.4.4 T)'-//(7) B7+') *)'- (*)/7+'/

adalah jenis transist&r hybrid yang menawarkan kepadatan arus yang lebih tinggi di  bandingkan transist&r darlingt&n bip&lar lebih dari itu) transist&r tersebut mempunyai  persyaratan penggerak gerbang yang sederhana di bandingkan da ya MO(;ET' Transist&r

tersebut digunakan pada banyak aplikasi tegangan tinggi termasuk penggerak m&t&r) suplai daya tak terganggu 0uninterruptable p&wer supplies 8 5P(1) alat pengelas)  peng&ntr&l industry dan suplai daya'

2.4.5 F7(7()'-//(7)

Ph&t&transist&r adalah sebuah k&mp&nen semik&dukt&r yang %ungsi utamanya sebagai dete,t&r ,ahaya in%ra merah) %&t&transist&r yang paling sering dijumpai ad alah transist&r  bip&lar NPN dengan sambungan k&lekt&r-basis PN yang peka ,ahaya' !paila sambungan

tersebut dikenai ,ahaya melalui lensa yang membuka pada bungkus transist&r) maka timbul aliran arus ,&ntr&l yang menghidupkan transist&r ON' !ksi ini sama dengan yang terjadi pada arus basis emit&r dari transist&r NPN biasa' ;&t&transist&r dapat sebagai alat dengan dua kaki atau tiga kaki' Kaki basis dapat dibawa keluar sehingga alat dapat digunakan sebagai transist&r bip&lar k&n3ensi&nal) dengan atau tanpa tambahan

keistimewaan kepekaan ,ahaya' !pabila tidak ada ,ahaya yang masuk mengenai lensa yang membuka) hanya arus b&t&l yang sangat ke,il mengalir antara k&lekt&r dan emit&r' !rus ini disebut arus gelap' !pabila ,ahaya mengenai sambungan PN k&lekt&r-basis) arus  basis yang dihasilkan berbanding langsung dengan intensitas ,ahaya' !ksi tersebut

menghasilkan arus k&lekt&r yang dikuatkan' Ke,uali untuk arus basis dibangkitkan) transist&r%&t& bertindak seperti transist&r bip&lar k&n3ensi&nal'

2.4.6 P*-'( ()'-//(7)

Rangkaian penghubungan transist&r selalu di &perasikan pada saturasi ,ut&%%' Penguat transist&r di &perasikan pada daerah linear antara dua titik' Pada daerah sinyal ini &utput nya dapat berubah sebanding dengan sinyal input' !palagi di &perasikan sebagai  penguat) transist&r dapat bertindak seperti rhe&stat atau tahanan 3ariable maka 0dari pada

saklar ON dan O;;1 jumlah arus yang diberikan ke beban akan berubah' Transist&r mempunyai banyak keuntungan dibandingkan rhe&stat yang di gantikan nya' Transist&r

(21)

ini lebih ke,il)lebih ringan dan transist&r dapat meng&ntr&l arus jau h lebih e%isien dibandingkan rhe&stat'

2.4. O/+'(7) T)'-//(7)

Osilat&r transist&r adalah rangkaian penguat transist&r khusus yang merubah arus searah murni menjadi arus b&lak balik atau arus searah yang berpulsa pada dirinya tanpa

diberikan sinyal input eksternal yang mempunyai &utput gel&mbang k&tak'

2.5

T9)/(7)

Gambar

Gambar diatas menunjukkan rangkaian jembatan sens&amp;r suhu yang berisi dua sens&amp;r thermist&amp;r' &#34;isini digunakan dua thermist&amp;r yang sangat ,&amp;,&amp;k untuk membentuk rangkaian pengukuran jembatan' Pada &amp;perasi n&amp;rmal) satu therm

Referensi

Dokumen terkait

Dari percobaan diatas dapat disimpulkan bahwa semakin banyak oli atau minyak yang dituangkan ke dalam pipa U yang berisi air, maka semakin besar pula massa jenis yang dihasilkan

Dari rangkaian skematik Gambar 5 di atas, LM35 berfungsi untuk mengukur suhu baterai, dua sensor ACS712 yaitu U$2 digunakan untuk mengukur arus saat baterai mengalami proses

Berdasarkan data diatas diketahui bahwa kondisi proses yang terbaik untuk perolehan kembali seng dari seng dross adalah pada suhu 130 ºC, konsentrasi asam asetat

Berdasarkan prinsip kesetimbangan kondisi yang menguntungkan untuk  ketuntasan reaksi ke kanan $pembentukan &lt;8+% adalah suhu rendah dan tekanan tinggi. &amp;kan tetapi,

untu# mela#u#an pemeri#saan seara epat dan seder-ana pada pasien /ang baru masu# ,uma- !a#it dengan tujuan untu# mengidentifi#asi apa#a- pasien berisi#&#34; masala- gii atau

terse&#34; se&#34;ut ut dit ditemu emukan kan ole oleh h ilm ilmu'an u'an#il #ilmu' mu'an an non# non#Mus Muslim lim  Suat Suatu u &amp;ak &amp;akta ta men menunj

Dari penger#ian*penger#ian risiko di a#as dapa# ki#a sipu&#34;kan &amp;ah-a risiko Dari penger#ian*penger#ian risiko di a#as dapa# ki#a sipu&#34;kan &amp;ah-a risiko

5% melakukan pengesahan hasil u&#34;i &amp;erkala mo&amp;il penumpang umum' mo&amp;il &amp;arang tunggal' mo&amp;il &amp;us tunggal lantai tunggal' rangkaian mo&amp;il