Risiko yang sudah terlihat dari sekarang adalah ke
munculan varian baru virus corona di berbagai belahan dunia. Kemudian volatilitas harga komoditas di pasar global, tekanan inflasi yang bisa berdampak pada ke
naikan suku bunga negara maju terutama Amerika Serikat, penyesuaian den
gan ekonomi China, hingga disrupsi rantai pasok dan di
namika geopolitik.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan, ber
bagai risiko baru itu harus dikelola agar tidak meng
ganggu laju pemulihan eko
nomi dan reformasi struk
tural.
“Pemulihan ekonomi 2022 dibarengi munculnya risiko baru yang harus dikelola,”
kata Sri Mulyani di Istana Negara, Jakarta, Senin (29/11/2021).
Menurutnya, pemuli
han ekonomi global dan
domestik pada 2022 juga masih tidak merata dan tak pasti. Penyebab utamanya adalah dinamika pan
demi COVID19 yang diwarnai varianvarian baru virus corona;
yang terbaru ada
lah varian B.1.1.529 (Omicron).
Ia berharap, pen
anganan penye
baran varian Delta yang terbukti efek
tif beberapa waktu lalu dapat menjadi bekal bagi In
d o n e s i a d a l a m m e
nangkal penyebaran varian
varian baru lainnya. Hal tersebut juga harus dibarengi dengan percepatan vaksi
nasi COV
ID19 ke masyarakat agar tercipta kekebalan komunitas sehingga kegiatan ekonomi dapat bergulir kembali.
“Keberhasilan pemerintah Indonesia kendalikan varian Delta dan terpeliharanya kewaspadaan, disip
lin protokol keseha
tan, diharapkan menjadi bekal kuat dalam
menghadapi a n c a m a n baru varian baru Omi
cron,” kata dia.Terkait ang
garan pendapa
tan dan belanja negara (APBN) 2022, Sri Mulyani menekankan ins
trumen fiskal pe
merintah masih ber
sifat ekspansif dan meng akomodir kebi
jakan kontrasiklus (countercyclical).
Namun tetap mem perhatikan
risiko dan me
ngedepankan s u s t a i n a
bilitas fiskal jangka me
nengah dan panjang.
Pemerintah menargetkan defisit APBN 2022 sebesar 4,85 persen dari produk domestik bruto (PDB) atau Rp868 triliun. Defisit itu menurun dari outlook 2021 yang sebesar 5,2 sampai 5,4 persen PDB.
Perhitungan defisit APBN itu karena pagu pendapatan negara sebesar Rp1.846,1 triliun dan belanja negara sebanyak Rp2.714,2 triliun.
Dengan postur fiskal itu, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi se
besar 5,2 persen pada 2022, dibanding outlook pada 2021 yang sebesar 3,54 persen.
Diwawancara kemarin, eko nom senior dari Institute Development of Economic and Finance (Indef), Didik J Rachbini, mengatakan, imp
likasi dari kenaikan perim
intaan akibat turunnya kasus COVID19 di Asia, Amerika dan beberapa kawasan lain
nya akan diikuti oleh inflasi.
“Inflasi akan berpengaruh langsung pada suku bunga, kan siklus biasa,” kata Didik kepada Info Indonesia.
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sunguhsungguh memerha
tikan arahan dari Mahkamah Konstitusi dalam revisi Un
dangUndang 11/2020 ten
tang Cipta Kerja. Dia men
jamin proses ini tidak akan mengganggu proses inves
tasi yang mulai berjalan.
“Saya pastikan kepada pelaku usaha dan investor dari dalam dan luar negeri bahwa investasi yang telah dilakukan, serta investasi yang sedang, dan akan berproses tetap aman dan terjamin. Sekali lagi, saya pastikan pemerintah men
jamin keamanan dan kepas
tian investasi di Indonesia,”
ujar Presiden Jokowi dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/11/2021).
Presiden Jokowi menegaskan, putu
san MK menyata
kan bahwa UU Cipta Kerja masih berlaku.
Maka seluruh materi dan substansi dalam UndangUndang Cipta Kerja, dan juga peraturan
nya, sepe
n u h n y a tetap ber
laku tan
pa ada s a t u
pasal pun yang batal.
Presiden menghormati putusan MK Nomor 91/
PUUXVIII/2020 dan akan melaksanakan putusan itu.
Maka itu, Presiden telah memerintahkan seluruh menteri koordinator untuk menindaklanjuti putusan MK secepatcepatnya.
“MK sudah menyatakan UU Cipta Kerja masih tetap berlaku, pemerintah dan DPR sebagai pembentuk UU diberikan waktu pa
ling lama dua tahun untuk melakukan revisi atau per
baikanperbaikan. Dengan demikian, seluruh peraturan pelaksanaan UU Cipta kerja yang ada saat ini masih tetap berlaku,” kata dia.
Presiden menjamin agen
da reformasi struktural, deregulasi dan
debirokratisasi akan terus
berjalan.
ASN AMBIL PERAN LAWAN KORUPSI
JAKARTA – Perkelahian maupun keributan antara pra
jurit TNI dengan anggota Polri hingga kini masih terus ter
jadi. Seperti bentrokan yang belum lama ini terjadi di Tem
bagapura, Mimika, Papua.
Keributan itu diduga terjadi antara prajurit TNI tergabung dalam Satgas Nanggala Kopassus dan anggota Polri dari Satgas Amole di Kabu
paten Mimika.
Terkait insiden itu, Pangli
ma TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan pra
jurit TNI yang terlibat bentrok dengan anggota Polri akan di proses hukum.
“Pusat Polisi Militer TNI bersamasama dengan Pu
sat Militer TNI Angkatan Darat sedang lakukan pros
es terhadap semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut,” kata
Andika kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/11/2021).
Andika mengatakan, pengusutan kasus dugaan
pelanggaran pidana juga akan dilakukan oleh Polri, terhadap personelnya yang terlibat dalam perselisihan
tersebut.
Mantan Kepala Staf Ang
katan Darat (KSAD) ini men
gaku, sudah berkoordinasi dengan Polri untuk melaku
kan proses hukum terhadap oknum anggota Korps Bhay
angkara itu.
Kapolda Papua, Irjen Pol Marthinus D Fakhiri, menga
takan, insiden perkelahian antara anggota Polri dan TNI di Tembagapura telah disele
saikan secara damai. Ia me
nyebut, insiden tersebut han
ya kesalahpahaman, bukan bentrok atau keributan besar.
Menurut Mathinus, Sat
gas Nanggala dan Satgas Amole, samasama berada di bawah Operasi Satgas Nemangkawi.
Harus siap Hadapi risiko Baru
JAKARTA - Pandemi COV
ID19 membuka celah baru bagi tindakan pidana korupsi.
Penanganan korupsi di masa krisis kesehatan ini tidak dapat dipisahkan dari strategi penanganan korupsi secara umum dan normatif walau perlu memperhatikan ciriciri khusus.
Demikian disampaikan Gu
bernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, dalam Webi
nar “Strategi Pen
anganan Korupsi di Masa Pandemi COVID19” yang diadakan Fakul
tas Hukum Universitas Esa Unggul, Ja
karta, Senin
(29/11/2021).
Agus mengatakan saat ini upaya pencegahan dan pem
berantasan korupsi semakin mendesak untuk dilakukan di era pandemi.
4 ke hal 11 kol. 1 4 ke hal 11 kol.1
Selasa, 30 November 2021
harga koran eceran : Rp.5.000.- langganan :
Rp.55.000,- (Jabodetabek) luar Jabodetabek : Rp. 7.500,-
5
7
10
MENOLAK KARANtINA
INFO OtONOmI
INFO eksekutIF
INFO warNa warNI
4HOtLI NE RE DAKSI: 021 278 123 97 4 WE BSItE: @i nfoi ndonesia.id 4 FAcE BOOK :@i nfoi ndonesia 4 t WIttE R :@_i nfoi ndonesia 4 IG :@i nfo_i ndonesia.id
4HOtLI NE RE DAKSI: 021 278 123 97 4 WE BSItE: @i nfoi ndonesia.id 4 FAcE BOOK :@i nfoi ndonesia 4 t WIttE R :@_i nfoi ndonesia 4 IG :@i nfo_i ndonesia.id
anggota sering Bentrok, TNi-polri Tetap solid
4 Andika Pastikan Proses Hukum Berjalan
seharusnya Tidak selalu represif
JAKARTA - Pemerintah RI masih menunggu kesimpu
lan dari penelitian interna
sional tentang efektivitas vaksin COVID19 terhadap virus corona varian B.1.1.529 yang dinamakan Omicron.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
memperingatkan negarane
gara bahwa varian Omicron kemungkinan akan menye
bar secara internasional dan menimbulkan risiko global yang “sangat tinggi”.
WHO juga tidak menutup kemungkinan akan adanya
“konsekuensi parah” di be
berapa wilayah penyebaran.
Omicron memiliki jumlah mutasi yang belum pernah terjadi sebelumnya sehingga risiko global terkait varian baru ini dinilai sangat tinggi.
Karena itu WHO mende
sak 194 negara anggotanya untuk mempercepat vaksi
nasi kelompok prioritas dan rentan. Negaranegara juga diminta mengantisipasi pen
ingkatan jumlah kasus dan memastikan rencana mitiga
si benarbenar siap memper
tahankan layanan kesehatan penting.
Tentang efektivitas vak
sin yang ada saat ini ter
hadap Omicron, Juru Bic
ara Pemerintah Indonesia untuk COVID19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru,
Reisa Broto Asmoro, men
gakui belum ada data yang konklusif.
“Untuk efektivitas vak
sin, WHO bekerja dengan banyak ilmuwan untuk me
mahami dampak varian ini pada vaksin COVID19. Se
jauh ini belum ada data yang konklusif,” kata Reisa dalam Siaran Sehat Bersama Dok
ter Reisa bertajuk ‘Apakah Vaksin COVID19 Tetap Ampuh’ di 2022 yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.
Reisa menjelaskan saat ini WHO bersama para pihak terkait sedang melakukan kajian lebih lanjut mengenai varian B 1.1.529 dan kaitan
nya dengan vaksinasi yang sedang digencarkan di selu
ruh dunia.
Bila varian baru itu dinya
takan lemah maka vaksin yang tersedia kini masih san
gat efektif dan berguna untuk mencegah terjadinya perbu
rukan gejala akibat berbagai macam varian COVID19.
Sebaliknya, bila kajian atas varian Omicron men
yatakan ia lebih kuat maka pemerintah Indonesia perlu mempertimbangkan pembe
rian vaksin booster kepada seluruh masyarakat.
Reisa juga mengingat
kan bahwa vaksin yang ada saat ini masih terus dikem
bangkan oleh para ahli du
nia sambil memperhatikan perkembangan mutasi virus SARSCoV2.
4 ke hal 11 kol.4 ANTARA FOTO/Aprilia Akbar
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo
4 Dunia Harapharap Cemas
stop spekulasi Efektivitas Vaksin atas omicron
4 ke hal 11 kol.4
JAKARTA - Upaya pemulihan ekono- mi nasional masih dibayangi ketidak- pastian. Pemerintah memprediksi situasi ekonomi pada 2022 akan menghadapi berbagai risiko baru.
4 UU Cipta Kerja
revisi Tetap Jalan, investasi pasti aman
4 ke hal 11 kol.1
SERAPAN ANGGARAN URUtAN KEDELAPAN
Presiden RI, Joko Widodo Menteri Keuangan, Sri Mulyani
N
uansa kompromi putusan MK itu tampak dari kejanggalan putusan yang di satu pihak menyatakan UU CK inkonstitusional, tetapi tetap memberikan napas atau masa berlaku (tamba
han) selama dua tahun sejak
putusan dibacakan.
Bagi saya yang awam hukum tapi kenyang pen
galaman lapangan, sung
guh menyesalkan putusan yang memberikan tambahan masa berlaku dua tahun itu.
Kenapa?
Karena bagi pihak yang nekat, baik pemerintah mau
pun swasta tentu akan men
cari dan mencuri peluang atau kesempatan untuk me
manfaatkan dua tahun masa sebelum direvisi, atau sebe
lum kembali kepada pera
turan perundangundangan lama atau aslinya.
Bila itu yang terjadi, maka kerusakan atau penyimpan
gannya di lapangan sudah semakin banyak, semakin menjadijadi, sudah se
makin parah. Apalagi wasitnya, alias pem
buat UU atau kebi
jakannya diduga juga pemainnya.
Tegasnya, ada konflik kepent
i n g a n ya n g b e r p o te n s i merugikan negara.
Artinya, p u t u s a n M K i t u sejatinya
banci sebab telah menurunk
an efektivitas dan wibawa dari putusan itu sendiri. Aki
batnya, masa dua tahun itu berpotensi menyulitkan per
baikan atau penyesuaiannya di lapangan baik bagi pemer
intah maupun masyarakat, sebab penerapan UU CK bisa jadi sudah berjalan jauh.
Sudah terlalu dalam. Sehing
ga revisinya akan semakin sulit dan semrawut.
Dalam pandangan saya, karena UU CK sudah dinilai dan dinyatakan inkonstitu
sional, seharusnya langsung dinyatakan tidak berlaku dan kembali ke aturan lama, yaitu sebelum
diberlakukannya UU CK.
Silakan pemerintah dan DPR menyusun UU yang baru tanpa harus ada pembatasan waktu dua tahun.
Toh tidak akan ada keko
songan hukum atau aturan main, sebab MK menyata
kan kembali (dulu) ke aturan lama. Artinya, tidak perlu UU yang inkonstitusional itu dipelihara dulu selama dua tahun. Jadi sebelum UU CK itu menelan lebih “banyak lagi korban” karena dibiarkan berlaku dulu dua tahun.
Sekali lagi, bagi saya yang orang lapangan, putusan
MK itu aneh, kurang logis.
Karena itulah sulit bagi saya untuk tidak menduga bahwa meski majelis hakim yang memutuskan mempunyai semangat dan keinginan untuk menegakkan konstitusi tapi menundanya dua tahun sebagai kompromi.
Mungkinkah itu kompro
mi dengan pemerintah dan kelompok pengusaha tert
entu? Berkompromi dengan oligarki politik dan oligarki bisnis? Atau karena para hakim MK itu sejatinya ada
lah politisi? Wallahualam bisawab.l
iNFOINDONESIA.ID adalah media massa cetak di bawah payung
PT. DUA SATU PRO
lPENDIRI Waherman St. Mangkuto, H. Zainuddin lDIREKTUR Usman Rizal lPEMIMPIN PERUSAHAAN Kiki Ibrahim lKUASA HUKUM M Kamel Fahresy, S.H.
lPEMIMPINREDAKSI/PENANGGUNG JAWAB Aldi Gultom lWAKIL PEMIMPIN REDAKSI Rio Taufiq Adam lREDAKTUR PELAKSANA Widya Victoria
lREDAKTUR Aprilia Rahapit, Rusdiyono, Wahyu Sabda Kuncahyo, Khoirur Rozi lREPORTER Herry Supriyatna lTATA LETAK Kosasih, Djoko Wusono lSEKRETARIS REDAKSI Niken lBISNIS Hesti Dimalia lMARKETING Yudha Putra Alnareza lDIVISI PENGEMBANGAN IT Oemar lDISTRIBUSI Abdul Muhctar
lALAMAT REDAKSI Jalan MPR III No. 5B, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan (12430) lTELP 02127812397 lFAX 02179196786 lEMAIL [email protected] lPERCETAKAN PT Aliansi Temprina Nyata Grafika lALAMAT PERCETAKAN Jalan Benda No.26, Kelurahan Benda, Tangerang, Banten (15125)
lHARGA IKLAN FC : Rp 45.000/mm lBW Rp 40.000/mm lBANK ACCOUNT A/N PT. DUA SATU PRO BCA : No Rek : 5530682121 KCP Otista Jakarta Timur lTWITTER @_infoindonesia lFACEBOOK infoindonesia.id lINSTAGRAM@info_indonesia.id
lKEPALA BIRO INFO SULAWESI Wulandari D lKEPALA BIRO INFO BALI-LOMBOK Anugrah Dani lKEPALA BIRO INFO PAPUA Nurmanto W
lKEPALA BIRO INFO BATAM Abu Bakar lKEPALA BIRO INFO KALIMANTAN Desi lKEPALA BIRO INFO JAWA Adji Sumarno lKEPALA BIRO INFO SUMATERA Raden Mohd Solehin
2
Selasa, 30 November 2021
tajuk OPINI
“Pabrik tempe, akan menghasilkan tempe.
Tak mungkin meng
hasilkan tahu. Meskipun samasama berbahan dasar kedelai”
Sastrawan Politik Ahmad Khozinuddin
P
abrik tempe, akan menghasilkan tempe.Tak mungkin meng
hasilkan tahu. Meski
pun samasama berbahan dasar kedelai, pabrik tempe, tetap tak akan menghasilkan tahu.
Anda bisa dikategorikan orang gila, berharap pabrik tempe menghasilkan tahu.
Meskipun ribuan ton kedelai kualitas super Anda kirim ke pabrik tempe, kedelai itu tidak akan pernah menjadi tahu.
Semua akan berakhir menjadi tempe.
Begitu pula dengan demokra
si. Demokrasi itu pabrik sekuler
isme. Bukan pabrik untuk meng
hasilkan syariat Islam.
Meskipun jutaan orang saleh, ulama, cerdik pandai, dikirim untuk terlibat dalam demokrasi, tetap saja demokrasi mela
hirkan sekulerisme, bukan syariat Islam. Anda juga bisa disebut gila, berharap syariat Islam tegak, tapi menggunakan demokrasi.
Anda berdalih, bukankah demokrasi bergantung suara terbanyak? Bukankah, jika mayoritas dikuasai orang saleh, yang terpilih orang saleh, akan melahirkan aturan yang saleh?
Jawabannya adalah, Anda harus melihat fakta, jangan hanya berlogika. Faktanya, demokrasi itu sistem pemerin
tahan yang menjadikan suara rakyat sebagai sumber ke
daulatan, bukan wahyu Allah SWT. Faktanya, demokrasi akan menjegal suara mayoritas rakyat, jika menghendaki me
nerapkan syariat Islam. Kasus Partai Refah di Turki dan Ha
mas di Palestina, cukuplah menjadi buktinya.
Demokrasi tak akan mau, dan memang bukan didesain untuk menerapkan syariat Is
lam. Demokrasi hanya memberi jalan bagi syariat Islam yang bersifat parsial, bukan integral
(kaffah). Padahal, Allah SWT telah memerintahkan menerap
kan hukum Islam secara kaffah.
Di negeri ini, sudah tak terhi
tung orang saleh menjadi pem
impin. Semua Presiden dan anggota DPR, hingga bupati, wali kota dan gubernur, mayori
tas muslim. Namun, apakah hal itu berkorelasi pada penerapan syariat Islam secara kaffah?
Jawabnya sederhana, tidak.
Kalau terlibat dalam demokra
si akan menjadikan orang saleh berkuasa, boleh jadi benar.
Sebab, saat ini demokrasi me
mang bisa dijadikan jalan agar sampai pada kursi kekuasaan.
Namun, jika demokrasi ditempuh untuk menjadikan
Islam berkuasa, saya tegaskan ini hanya mimpi. Tak ada jalan, bagi Islam untuk tegak meng
gunakan demokrasi.
Faktanya, orang saleh, para ulama hingga Wakil Presiden yang mampu meraih tampuk kekuasaan, ternyata tidak ber
korelasi pada penegakan Islam.
Wakil Presiden yang notabene ulama itu, justru ikut menakut
nakuti umat, dan membuat narasi jahat terhadap ajaran Islam Khilafah.
Pada isuisu keumatan, seperti aksi bela Islam atas penistaan Ahok, yang demo itu, elemen umat Islam non
partai, bukan orang yang telah mendapatkan kekua
saan dalam demokrasi. Orang yang mendapat kekuasaan melalui demokrasi, tak terlihat batang hidungnya membela kepentingan umat. Mereka sibuk menikmati demokrasi.
Lantas, di mana letak kekua
saan demokrasi yang membela Islam?
Kalau Anda muslim, yakin dengan tuntutan Nabi, maka anda semestinya segera men
inggalkan demokrasi yang merupakan tuntunan Mon
tesque. Anda semestinya fokus berdakwah mengikuti thariqah Nabi, hingga Nasrullah tu
run dan Khilafah ala Minhajin Nubuwah tegak di bumi ini.
Itulah, perjuangan yang sahih, bukan terjebak masuk dalam lubang biawak demokrasi, yang merupakan millah orang Ya
hudi. l
demokrasi akan Baik Jika diisi orang Baik
puTusaN BaNci Mk, aTas uu cipTa kErJa
Punya Pemikiran Menarik yang Bisa Diterbitkan di Koran info indonesia Kirim Materi Tulisan Kamu
Tulisan dibuat dalam bentuk Microsoft, minimal 600 kata berserta profil diri
RRC di Balik Vanuatu yang Dukung Papua
Merdeka?
A
dakah RRC berada di belakang Republik Vanuatu yang selalu serang Indonesia di sidangsidang PBB, bahkan bel4akangan mendukung Papua merdeka?
Pertanyaan ini terlontar saat baca tulisan soal China Dekati Vanuatu dan Karibia, untuk bangun pangkalan militer.
Beberapa waktu lalu juga: tersiar berita Benny Wenda minta dukungan PKC (Partai Kominis China) untuk dukungan gerakan separatismenya. Dan sekarang, China juga menjalin hubungan dengan Republik Vanuatu untuk kepentingan pembangunan pangkalan militernya di Pasifik.
Di satu sisi, Pemerintah Indonesia sangat ber
gantung dengan Pemerintah China, padahal itu langgar konsitusi, hampir dalam segala hal. Bahkan Menko Maratim dan Investasi yang dijuluki mentri
“palugada” sesumbar: “Apa yang kita minta dari China selalu diberi”.
Kehadiran China di Vanuatu sejak 2006, hingga 2021 ini untuk kepentingan pembangunan pang
kalan militernya di Pasifik. Tidakkah ini sangat memberikan kekuatan terhadap Republik Vanuatu:
Negara kecil di Kepulauan Pasifik itu untuk tekan Indonesia soal isuisu Papua, karena merasa didukung China.
China juga beri dukungan atas gerakan Benny Wenda dan kawankawan di Inggris atas isuisu gerakan OPM? Permainan China soal OPM dan Kehadiran nya di Vanuatu itu, tidakkah menusuk NKRI dari belakang?
Di saat yang sama, China bermanis muka seolah Dewa Penyelamat. Sementara di belakang, China menikam kita soal isuisu OPM.
Tidakkah hubungan diplomatik kita dengan Chi
na, ditinjau kembali? Mengingat apa yang dilakukan China itu, sangat berbahaya bagi keutuhan NKRI? l
Meskipun terasa bernuansa kom- promi, pada um- umnya masyara- kat menyambut gembira putusan Mahkamah Kon-
stitusi (MK) ter- hadap UU Cipta Kerja yang penuh kontroversi itu.
Saking kontro- versialnya, UU ini
mempunyai ban- yak nama plese- tan seperti UU Cilaka, UU TikTok (belum diketik sudah diketok).
Oleh: Ahmad Khozinuddin Sastrawan Politik
OLEH: FUAD BAWAzIER Menteri Keuangan 1998 OLEH: MUSLIM ARBI
Direktur Gerakan Perubahan
Toh tidak akan ada keko
songan hukum atau aturan main, sebab MK menyata
kan kembali (dulu) ke aturan lama. Artinya, tidak perlu UU yang inkonstitusional itu
dipelihara dulu selama dua tahun. Jadi sebelum UU CK
itu menelan lebih “banyak lagi korban” karena dibiarkan
berlaku dulu dua tahun.
Konflik dengan KLB Deli Ser
dang yang dinakhodai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moe
ldoko tersebut membuat posisi Partai Demokrat sebagai opo
sisi menjadi kurang terlihat.
Pengamat politik dari Uni
versitas Bung Karno (UBK), Efriza, berpandangan, konflik sengketa Partai Demokrat se
cara tidak langsung berperan dalam membendung kekuatan partai yang diketuai Agus Ha
rimurti Yudhoyono (AHY) itu dalam melawan pemerintah.
“Konsentrasi Demokrat lebih terfokus akan permasalahan
nya dengan Moeldoko. Dia (Demokrat) akan tertekan terus dengan p e r t a r u n
gannya k e Moe
l d o ko,”
k a t a E f r i z a saat di
h u b u n g i Info Indo
nesia, Senin
(29/11/2021).
Efriza menyebut, Pres
iden Joko Widodo juga tidak mencampuri urusan pribadi mantan Panglima TNI itu. Se
hingga, posisi Moeldoko tetap kokoh sebagai Kepala Staf Kepresidenan dan bisa mel
anggengkan pertentangannya dengan kubu AHY.
“Sampai sekarang diterusin terus kan,”
ujar dia.
Selain itu, Efri
za mengatakan Presiden Jokowi tetap mempertahan
kan Moeldoko hing
ga saat ini karena kinerjanya yang ter
bilang baik.
H a l
tersebut tentu berbeda apa
bila Jokowi mereshuffle Moe
ldoko, yang menandakan bah
wa presiden dalam tekanan dan bisa membuat Demokrat kubu AHY jemawa.
“Bisa menang AHY, dia bisa jumawa, bahwa Moeldoko su
dah tidak punya kekuatan, sisi lain jokowi ini sudah tidak ne
tral,” kata dia.
Efriza menjelaskan, Pres
iden Jokowi memiliki strategi dalam menjinakkan para opo
sisi. Selain Demokrat, oposisi lainnya seperti PKS dan Partai Umat perlu dibendung kekua
tan politiknya. Oleh sebab itu, bukan
hal yang mus
tahil apabila kelak PAN masuk dalam
kabinet In
d o n e s i a Maju.
“Demokrat ini su
dah terganjal dengan Moel
doko. Di sisi lain Partai Umat kan berkoarkoar nih, kalau PAN masuk di pemerintahan kan bisa jadi kekuatan untuk melawan. Sementara kalau Gelora sudah bisa menurunk
an suaranya PKS, secara tidak langsung itu bisa dibilang men
jinakkan oposisi,” katanya.
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, juga sebelumnya ber
pendapat, Partai Demokrat dan PKS sebagai kelompok oposisi yang semakin melem
pem menjelang Pemilu 2024.
Yu narto menilai b a h w a
kelom
p o k oposi
si de
w a s a ini han
ya PKS d a n P a r
tai Demokrat. Dia menyayang
kan kedua partai yang dihara
pkan bisa mengkritik kebijakan pemerintah itu tidak dapat ber
suara lantang belakangan ini.
Menurut Yunarto, alasan PKS dan Partai Demokrat melempem karena Presiden Jokowi pintar dalam merang
kul lawan politiknya.
“Oposisi itu kan hari ini ke
cil sekali ya, hanya PKS dan Partai Demokrat. Menurut saya, Presiden Joko Widodo ini pintar merangkul lawannya, sehingga mereka melempem seperti itu,” tuturnya dikutip dari Bisnis, Selasa (9/11/2021).
Menurut Yunarto, melem
pemnya oposisi bisa dilihat usai Rapat Paripurna DPR pada 8 November 2021, di mana PKS langsung meminta maaf kepada PDIP setelah menyampaikan interupsi kepa
da Ketua DPR Puan Maharani.
Ditambah lagi, menurut Yunarto, PKS dan Partai Demokrat juga tidak memiliki
program yang jelas untuk masyarakat dan tidak pu
nya solusi yang ditawarkan untuk membuat negara ini
semakin membaik.
“Karena pada akhirnya mereka itu hanya bisa
teriak saja tanpa me
nawarkan solusi dan semakin tidak ber
wibawa, jadi semakin memble,” katanya.l
dEMokraT HaBis dikuras MoEldoko
JAKARTA – Partai Demokrat sudah sem- bilan bulan terakhir terus disibukkan dengan berbagai upaya yang dilaku- kan oleh kelompok Kong res Luar Biasa (KLB) Deli Serdang untuk mengambil alih partai berlambang mercy.
3
Selasa, 30 November 2021
NASIONAL INFO
“Konsentrasi Demokrat lebih terfokus akan permasalahan
nya dengan Moeldoko.
Dia (Demokrat) akan tertekan terus dengan pertarungannya ke Moeldoko”
Pengamat Politik UBK Efriza
Muluskan cita-cita prabowo capres
JAKARTA - DPP Partai Ger
indra terbuka untuk menjalin kerja sama dengan PDIP di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. Kerja sama tersebut untuk mewujudkan citacita Partai Gerindra menjadikan Prabowo Subianto sebagai presiden.
“Kita samasama bercita
cita membangun Indonesia dan membela kepentingan rakyat, kenapa kita tidak bekerja sama untuk men
capai tujuan itu. Untuk apa kita ‘pengkerengan’ yang membuat kegaduhan, pada
hal bisa bekerja sama,” kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, dalam keterangannya di Ja
karta, Senin (29/11/2021).
Muzani mengatakan, kerja sama yang dijalin Ger
indra dan PDIP pernah men
galami fase pasangsurut.
Misalnya pada 2009 kedua partai tersebut menjalin ker
ja sama.
Namun, pada 2014 Gerin
dra memilih m e n j a d i oposisi dan saat ini k e m b a l i bersama d a l a m k o a l i s i pemerinta
h a n
Presiden Joko Widodo
Wakil Presiden Maruf Amin.
“Dan ke depan kita ingin bekerja sama lagi untuk membesarkan dan mem
bangun Indonesia,” ujarnya.
Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan, Indonesia se
cara geografis adalah ne
gara besar dengan jumlah penduduk mencapai 270 juta jiwa dan sekitar 17 ribu pulau, sehingga tidak mung
kin satu kekuatan bisa men
jangkau seluruhnya.
Muzani bilang, hal itulah yang menyebabkan se
mua kekuatan politik harus bekerja sama membangun masa depan Indonesia dan menyatukan diri dalam satu kekuatan, karena PDIP dan Gerindra adalah kekuatan besar.
“Kita harus terus merawat kebhinekaan dan keberaga
man bangsa sebagai kekua
tan kita. Maka, kita harus menjadi kekuatan perekat bersama dengan kekua
tan politik lainnya,”
ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum
DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengaku tidak meng
etahui sudah sejauh mana komunikasi yang
dibangun partain
ya dengan PDIP. l
Agus Harimurti Yudhoyono Moeldoko
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani
4
Selasa, 30 November 2021
INFO
OTONOMI ”Vaksinasi masih perlu ditingkatkan dan Korpri harus ambil bagian dalam meningkatkan vaksinasi”
Gubernur Kalbar Sutarmidji
Klik: www.infoindonesia.id
JAMSOSRATU BUAT
50 RIBU RUMAH TANGGA
TANGERANG - Pemerintah Provinsi Banten menyalurkan dana Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu
(Jamsosratu) Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp50 miliar, untuk sebanyak 50.000 Rumah Tangga Sasaran (RTS).
PERESMIAN penyaluran dana Jamsosratu melalui Dinas Sosial Provinsi Banten dilaku
kan oleh Wakil Gubernur Ban
ten, Andika Hazrumy, di Kantor Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Senin (29/11/2021).
Dalam kesempatan itu, Andika meminta para RTS untuk me
miliki komitmen dapat naik level menjadi mandiri dari status se
bagai penerima bantuan saat ini.
“Saya minta kepada Dinsos untuk memberikan pendamp
ingan agar para penerima ini dapat naik level menjadi man
diri,” katanya.
Hal itu mengingat sifat pem
berian bantuan Jamsosratu sebagai stimulan dan meng
ingat masih banyak warga Banten yang juga masuk ka
tegori sebagai calon penerima.
“Jadi, ibuibu di sini harus ingat kalau masih banyak saudara
saudara kita yang juga mem
butuhkan untuk mendapat
bantuan ini,” jelas Andika.
Menurutnya, sebagai sti
mulan, bantuan Jamsosratu dapat digunakan untuk tam
bahan modal membuka usaha kecilkecilan. Di samping juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan seharihari.
“Jadi enggak boleh ya bu kalau misalnya buat beli rokok bapaknya,” Andika berpesan kepada ibuibu penerima yang menghadiri acara tersebut.
Pemprov Banten berusaha berkomitmen untuk tetap meng
anggarkan dana bantuan Jam
sosratu tersebut meski di tengah kondisi pandemi COVID 19.
“Seperti kita tahu di masa pandemi ini hampir semua anggaran pemerintah yang ada dialokasikan untuk pe
nanggulangan pandemi CO
VID19. Namun alhamdulillah rekanrekan di DPRD Banten juga mendukung komitmen Pak Gubernur dan saya untuk
tetap dapat menyalurkan Jam
sosratu,” jelas Andika.
Selain itu, tambah Andika, Pem
prov Banten juga memiliki komit
men dalam pe nanggulang an kemiskinan. Komitmen tersebut dibuktikan dengan kebijakan koordinasi dan anggaran. Salah satunya dukungan anggaran bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat melalui pro
gram Jamsosratu.
Kepala Dinas Sosial Ban
ten, Nurhana, mengatakan,
penyaluran dana Jamsosratu sudah sejak 2017 dilakukan se
cara nontunai melalui ATM se
jumlah bank yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
“Ini untuk menjamin ban
tuan sampai kepada penerima secara tepat sasaran dan tepat jumlah,” katanya.
Dengan demikian, penerima pun tidak perlu berkerumun dan berdesakdesakan untuk mencairkan bantuan tersebut atau bisa diambil kapan saja
dan di mana saja.
“Apalagi kan sekarang kita memang harus menjaga pro
tokol kesehatan,” ujar Nurhana.
Bantuan sosial bersyarat Jam
sosratu Provinsi Banten diberikan kepada keluarga prasejahtera yang tidak terjangkau oleh pro
gram perlindungan sosial lain
nya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Masingmasing RTS menerima sebesar Rp1 juta dengan jumlah total penerima sebanyak 50 ribu RTS. l
SEKAYU - Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, siap menggelar ajang apresiasi pariwisata terbaik di Tanah Air untuk edisi tahun 2021.
Anugerah Pesona Indo
nesia (API) Award rencananya akan dihelat di Stable Ber
kuda Sekayu pada Selasa (30/11/2021) malam.
Plt Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi, mengatakan, ma lam puncak penganugera
han itu antara lain akan di hadiri Menteri Pariwisata dan Eko
nomi Kreatif, Sandiaga Uno.
“Saya sudah cek kesiapan dan pada prinsipnya semua sudah siap,” ujarnya di Se
kayu, Senin (29/11/2021).
Menurut Beni, Kabupaten Musi Banyuasin memanfaatkan momentum ini sebagai kesem
patan untuk memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki, mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, wisata belanja hingga wisata kuliner.
“Kami pastikan para tamu undangan akan nyaman dan betah di Muba. Selain itu, kami juga memastikan acara berjalan sesuai protokol ke
sehatan,” jelasnya.
Setidaknya terdapat 50 per
wakilan dari kabupaten/kota di Indonesia yang akan meng
hadiri API Award 2021. Kegiatan API Award 2021 menjadi cara pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional dari sektor pariwisata di tengah pan
demi COVID19.
Beni menambahkan, dalam kegiatan ini, Kabupaten Musi Banyuasin sebagai tuan rumah akan menggelar pe ragaan bu
sana yang menggunakan bahan dari kain khas Gambo Muba.
Kepala Dinas Pemuda Olah
raga dan Pariwisata Kabupaten Musi Banyuasin, M. Fariz, me
ngatakan, malam puncak API
Award 2021 juga akan dimeriah
kan dengan penampilan se
jumlah artis.
Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan lari pagi pukul 06.0007.00 WIB, bekarang pukul 09.0012.00 WIB di Ta
man Selerai Indah Sekayu, Bincang Santai Bareng Bang Sandi dan dilanjutkan acara puncak malam penganugera
han pukul 19.0021.00 WIB.
“Kami harap dengan men
jadi tuan rumah ajang tingkat nasional ini, Muba semakin dikenal sehingga pariwisata daerah menjadi tumbuh,” kata M. Fariz. l
Kenalkan Potensi di API Award Tanam Pohon Untuk Generasi Penerus
MANGUPURA - Peme rintah Kabupaten Badung, Bali, berkomitmen terus melakukan penanaman pohon di berbagai lokasi, sebagai upaya peng
hijauan lingkungan.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk turut men
jaga lingkungan dan alam, sehingga bisa dirasakan man
faatnya bagi generasi men
datang,” ujar Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, di Mangu
pura, Senin (29/11/2021).
Ia mengatakan, gerakan merawat bumi salah satunya dengan menggalakkan pe
nanaman pohon adalah mo
mentum yang harus terus dilakukan bersamasama. De
ngan mengajak berbagai kom
ponen masyarakat termasuk para generasi milenial. Menurut Giri Prasta, apabila satu pohon yang ditanam dapat memberi
kan banyak manfaat maka jika menanam ratusan pohon akan memberikan jutaan manfaat bagi generasi penerus.
“Pohonpohon hanya diam di tempat saja begitu luar biasa manfaatnya. Jadi, kami se
bagai umat manusia yang bisa
bergerak, yang bisa berbicara, yang bisa ke manamana tidak boleh dikalahkan oleh pohon,”
jelasnya.
Giri Prasta mengatakan, pihaknya akan selalu melaku
kan penanaman pohon seperti tanaman penghasil air misalnya pohon pule, lateng dan lainnya.
Selain itu, Pemkab Badung ber
sama masyarakat juga akan menanam tanaman penyerap air seperti pohon bambu.
Pohonpohon yang ditanam di berbagai wilayah tersebut diyakini akan memberikan manfaat pada 10, 25 hingga 100 tahun kemudian dan bisa merawat sumber air yang ber
manfaat bagi masyarakat.
Selain penanaman pohon, Pemkab Badung memiliki pro
gram Gertak atau Gerakan Serentak Badung Bersih yang dilakukan setiap bulan di ming
gu pertama, sebagai upaya lain dalam merawat alam.
“Apa yang kami lakukan ini sangat luar biasa. Mari terus rawat dan jaga alam ini. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu untuk men jaga alam,”
demikian Giri Prasta. l
Wagub Banten, Andika Hazrumy, meresmikan penyaluran dana bantuan Jamsosratu 2021 di Kantor Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. (Antara)
INFO KALIMANTAN
PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meminta Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) untuk membantu percepatan vaksinasi COVID19, yakni tidak hanya ikut ber partisipasi saat vaksin tetapi juga mem
berikan pengetahuan kepada masyarakat tentang manfaat
manfaatnya.
“Vaksinasi masih perlu di
tingkatkan dan Korpri harus ambil bagian dalam me
ningkatkan vaksinasi. Juga kedisiplinan masyarakat ter
hadap protokol ke sehatan di Kalbar,” kata Gubernur Kalbar, Sutarmidji, saat upacara Peringatan HUT Korpri di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Senin (29/11/2021).
Ia mengingatkan bahwa saat ini wabah COVID19 masih ada, karenanya pro
tokol kesehatan harus tetap diutamakan.
“COVID19 masih ada, se
hingga penanganan dan pro
tokol kesehatan masih dijalan
kan, vaksinasi juga diteruskan.
Apalagi sekarang banyak va
rian COVID baru yang semakin kuat,” ujar Sutarmidji.
Menurutnya, saat ini hanya vaksin dan penerapan pro
tokol kesehatan ketat yang bisa mengurangi risiko ter
jangkit virus corona. Sutarmidji
juga menyayangkan beberapa daerah yang lamban dalam penerapan vaksinasi. Tercatat hanya Kota Pontianak dan Singkawang yang mencapai 60 persen vaksinasi.
“Saat ini ada beberapa da
erah yang lamban vak sinasi, pencapaian kita baru 42 per sen, harusnya sudah di atas 60 pers
en. Hanya Pontianak dan Sing
kawang yang mencapai 60 persen untuk vaksinasi satu, dan vaksinasi kedua men
capai 50 persen dan masih perlu ditingkatkan lagi,” jelas Sutarmidji.
Selain itu, ia juga me
nyinggung masyarakat yang ketahuan tidak taat protokol kesehatan saat mengikuti senam massal di Kantor Gubernur Kalbar.
“Saya melihat kita menjadi abai tentang COVID19. Se
perti beberapa waktu lalu saat mengadakan senam mas
sal di sini dan banyak yang berkerumun, padahal ha
laman ini luas,” kata Sutarmidji.
Dengan kondisi tersebut, seharusnya masyarakat menyadari kalau tidak patuh pada protokol kesehatan.
“Harusnya Dinas Ke
sehatan memberhentikan acaranya kalau memang mereka tidak bisa diberitahu.
Ja ngan dibiarkan,” demikian Sutarmidji. l
TAPIN TENGAH - Dinas Perikanan dan Dinas Sosial Kabupaten Tapin bekerja
sama menebar ribuan bibit ikan untuk membantu usaha masyarakat di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah.
“Ikan yang disebar sebanyak 25 ribu ekor bibit dengan rincian bibit ikan gabus 15 ribu ekor dan ikan betok sebanyak 10 ribu ekor,” jelas Kepala Dinas Perikanan Tapin, Parianata, Senin (29/11/2021).
Lokasi penyebaran bibit ikan itu berada di sentra per
ekonomian cabai rawit Hiyung yang saat ini dibangun Pem
kab Tapin. Beberapa kolam ikan nantinya dikelola lang
sung oleh organisasi sosial ke
masyarakatan melalui karang taruna desa setempat.
“Pengelola kolam ikan gabus dan betok ini akan di
lakukan langsung oleh Ka
rang Taruna Pudarta,” kata Parianata.
Ia menjelaskan, wilayah rawa yang dinilai cocok untuk budidaya dua jenis ikan itu akan menjadi percontohan pengembangan ekonomi.
“Setelah enam sampai sembilan bulan nanti akan dilakukan panen perdana oleh Bupati Tapin, Arifin Arpan,” ujar Parianata.
Bupati Tapin mengingin
kan budidaya itu dapat menghasilkan peningkatan ekonomi masyarakat dan terus berkelanjutan serta berkembang dengan baik.
Ia berharap, misi pengem
bangan ekonomi itu berjalan dengan baik dan semangat masyarakat tetap terjaga.
“Dari rakyat untuk rakyat,”
ujarnya. l
Korpri Bantu
Percepatan Vaksinasi
Bibit Ikan Bantu Usaha Rakyat
Tabur ikan di Desa Hiyung, Tapin Tengah, Kabupaten Tapin.
Plt Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi, memantau kesiapan pelaksanaan API Award 2021 di Sekayu. (Humas Pemkab Muba)
5
Selasa, 30 November 2021
OTONOMI INFO
”Insya Allah kita bisa menjaga agar varian baru
tidak masuk karena ini rentan sekali”
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
SERAPAN ANGGARAN SUDAH 72,9 PERSEN MEDAN - Penyerapan anggaran di Provinsi Sumatera Utara hingga
akhir November 2021 diklaim sudah mencapai 72,9 persen dan menempati urutan kedelapan secara nasional.
“SAAT ini Sumut nomor de
lapan dalam penyerapan ang
garan dari 34 provinsi di Indo
nesia. Sudah 72,9 persen,” kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, usai Rapat Asistensi Pengelola
an Keuangan Terkait Per cepatan Penyerapan Anggaran dan Eva luasi PPKM di Kota Medan, Senin (29/11/2021).
Ia mengatakan bahwa se
rapan anggaran belanja Provinsi Sumut hingga November 2021 lebih tinggi daripada realisasi anggaran pada 2020 yang ha
nya mencapai 55 persen.
“Tahun lalu kita di posisi 20 pada akhir tahun dengan serapan 50 persen, sekarang kita meningkat ke posisi de
lapan dengan 72,9 persen.
Ada peningkatan sekitar 22 persen,” jelas Edy.
Untuk itu, ia mendorong masingmasing pemerintah daerah di Provinsi Sumut da
pat menggenjot serapan ang
garan hingga Desember 2021.
“Tahun ini pastinya lebih baik dari tahun kemarin. Kita optimalkan karena kalau di akhir tahun ini tidak diserap berarti uang dikembalikan ke negara,” ujar Edy.
Sementara itu, menurut Kepala Polda Sumut, Irjen Panca Putra Simanjuntak, pe
nyerapan anggaran pemerintah daerah tetap harus sesuai de
ngan aturan yang berlaku. Un
tuk itu, perlu memperkuat peran Satgas Penanganan Ekonomi Nasional (PEN) yang terdiri dari inspektorat, aparat pe negak hukum (APH) dan Badan Pe
ngawasan Keuangan dan Pem
bangunan (BPKP) untuk ak
selerasi penyerapan ang garan serta mencegah terjadinya pe
nyimpangan.
“Bupati atau wali kota per
lu berperan aktif dalam ak
selerasi anggaran. Kita akan dorong itu karena tahun ang
garan 2021 tinggal satu bulan lagi. Dengan begitu kita harap
kan tidak terjadi penyimpangan karena kita mengerjakannya bersamasama,” jelasnya.
Turut hadir dalam rapat ter
sebut Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hasanudin; Ke pala BPK RI Perwakilan Sumut, Eydu Oktain Panjaitan; Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, IBN Wiswantanu; Kepala Perwakilan BPKP Su
mut, Kwinhatmaka, dan Kepala BI Perwakilan Sumut, Soekowardojo.
l
SUMBA - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur me
minta kepala daerah pada empat kabupaten di Pulau
Sumba terus serius dalam menangani ancaman penyakit malaria yang terus meningkat.
“Harus ada solusi dalam
penanganan kasus malaria di Pulau Sumba, sehingga tidak terusmenerus mengalami peningkatan kasus,” kata Gu
bernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam pertemuan bertema “Monitoring dan Eva
luasi III Konsorsium Malaria seDaratan Sumba, Senin (29/11/2021).
Catatan Dinas Kesehatan Kependudukan dan Pen
catatan Sipil Provinsi NTT, Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Barat Daya menjadi penyumbang tertinggi kasus malaria di NTT yakni sebesar 80 persen atau 4.389 kasus per 25 November 2021.
Kabupaten Sumba Timur mulai menunjukkan pe
nurunan endemisitas dari tinggi ke sedang dengan me
nyumbang 11 persen atau 458 kasus dan Kabupaten Sumba Tengah telah berhasil keluar dari endemisitas tinggi ma
laria ke endemisitas rendah
dengan jumlah 21 kasus.
Laiskodat mengatakan, pe nanganan malaria harus menjadi perhatian serius peme rintah daerah sePulau Sumba agar bisa menekan peningkatan kasus. Me
nurutnya, program penanga
nan serta bentuk koordinasi harus dirancang secara baik agar berjalan dengan optimal di lapangan dalam penanganan malaria di daerah itu.
Selain itu, harus dirumuskan anggaran dan pelatihan khusus untuk tenaga kesehatan, se
hingga bisa dijalankan secara memadai dan berdampak pada penurunan kasus.
“Jadi semua harus dijalan
kan secara serius sampai selesai dan benarbenar tidak ada lagi malaria di Pulau Sum
ba,” jelas Laiskodat. l
KENDARI - Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengajak semua pihak ber
samasama memerangi pe
nyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, demi menjaga dan menciptakan generasi bangsa yang berkualitas.
“Perang terhadap narkoba ini harus menjadi perhatian kita semua tidak terkecuali, siapapun. Apalagi kita yang ke
mudian punya tanggung jawab, punya peran untuk menyatukan persepsi menyamakan frekuen
si dalam penanganan narkoba ini,” jelas Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, di Kendari, Senin (29/11/2021).
Menurutnya, dalam me
nangani masalah narkoba harus dilakukan dua hal yang menjadi perhatian yakni ke
pada korban atau penyalah
guna dan terhadap pelaku atau pengedar.
“Ini harus berbeda. Ter
hadap korban jangan sam
pai kita kebablasan akhirnya menyebabkan dampak yang justru malah bukan yang ter
baik tapi justru membuat dia terjerumus lebih dalam,” ujar Sulkarnain.
Sementara terhadap pelaku atau orangorang yang mengambil keuntungan dan memanfaatkan situasi harus ditindak tegas dan tidak lagi diberi ruang untuk merusak generasi bangsa.
“Jangan memberi kesem
patan, jangan memberi ruang untuk kemudian mengulang kembali tindakannya. Dan harus memberikan efek jera,”
kata Sulkarnain.
Menurutnya, kedua hal itu harus menjadi atensi semua pihak terkait apalagi daerah tersebut dinilai bakal menjadi sasaran para pengedar atau bandar narkoba.
“Ini yang harus kita sama
kan persepsinya karena Kota Kendari ini kita tahu bersama punya potensi secara eko
nomi ke depan. Tentu ini juga menjadi incaran, sasaran em
puk yang akan dijadikan objek bagi pelaku pelaku kejahatan narkoba,” papar Sulkarnain.
Selain itu, ia juga menekan
kan kepada semua elemen agar memiliki kewaspadaan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba karena penyalah
gunaan narkoba bisa saja me
nyerang keluarga terdekat.
“Kita tahu kan bahaya narkoba bahaya laten yang tidak kelihatan tetapi selalu mengancam kita kapan pun kita lengah. Kadangkadang membuat kita terkejut karena mungkin bisa menyentuh ling
karan terkecil kita yaitu ke
luarga,” jelas Sulkarnain.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Murniaty, menyebut, ratarata penyalahguna narkoba di da
erah setempat merupakan generasi milenial.
“Untuk pe
nyalahgunaan narkoba atau yang terpapar narkoba di Kota Kendari jika dikali 0,8 prevalensi BNN Sul
tra ada sekitar 2.190 orang. Ini rata
rata milenial,” katanya.
Murniaty menyampaikan, dalam memberantas penyalah
gunaan dan peredaran ge
lap narkoba, pihaknya telah menggandeng berbagai pihak, mulai dari Organisasi Perang
kat Daerah (OPD) lingkup Kota Kendari, lintas pendidikan, ketua adat, ketua paguyuban dan to
koh masyarakat. Selain itu juga menggandeng warga khusus
nya di wilayah yang telah di
petakan sebagai rawan narkoba dengan sistem Intervensi Ber
basis Masyarakat (IBM).
“BNN Kendari saat ini me
lakukan rehabilitasi kepada 53 orang pecandu, tujuh di antaranya terpaksa dikirim ke Balai Besar Baddoka Maka
ssar, Sulawesi Selatan, untuk menjalani rawat inap akibat masuk kategori pe
candu berat,”
jelasnya. l SEMARANG - Pemerintah
Provinsi Jawa Tengah meminta masyarakat tidak menyepele
kan varian baru CO VID19 jenis Omicron (B.1.1.529) yang telah muncul di sembilan negara.
“Insya Allah kita bisa men
jaga agar varian baru tidak masuk ke kita karena ini ren
tan sekali. Kita harus siaga dan tidak boleh meremehkan,”
kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Semarang, Senin (19/11/2021).
Orang nomor satu di Jateng itu mengapresiasi pemerintah pusat yang sudah melaku
kan langkah pencegahan masuk nya varian Omicron ke Indonesia dengan tidak me
nerima orang yang berasal dari ne garanegara tertentu.
Menurut Ganjar, pencegahan lain yang harus dilakukan adalah memperketat seluruh pintu masuk dan tidak boleh ada de moralisasi, mulai dari bandara sampai pelabuhan.
Serta akses keluar masuk harus melalui satu pintu yang diawasi dengan ketat.
“Mohon maaf karena ini per
nah terjadi, sehingga jangan sampai ada orang keluar dari airport dan pelabuhan dari pintu belakang, semua harus lewat pintu depan,” ujarnya.
Sebagai antisipasi ma
suk nya varian Omicron di Jateng, Ganjar sudah menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan mengambil
sampel secara acak untuk dilakukan tes.
“Saya minta setiap ambil sampel kita langsung bawa sampelnya untuk dites de
ngan whole genome se
quencing test. Kenapa men
jadi penting, karena ini bisa menjadi deteksi sejak dini.
Alhamdulillah sampai akhir kemarin hasil tes semua va
rian yang ditemukan masih Delta, yang baru belum di
temukan,” jelas Ganjar. l
Harus Serius Tangani Malaria
Sinergi Perangi Narkoba Jangan Sepelekan Omicron
PANGKALAN KERINCI - Pemerintah Kabupaten Pela
lawan, Riau, mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,3 miliar pada Rancangan Per
aturan Daerah APBD Tahun Anggaran 2022 untuk meng
atasi banjir, terutama di ibu kota kabupaten Pangkalan Kerinci.
“Dalam upaya mengatasi banjir maka dana sebesar Rp9,3 miliar itu untuk men
danai pembangunan embung, pembuatan resapan air dan kanal yang disalurkan ke Su
ngai Kerinci ataupun ke Su
ngai Kampar pada titik krusial,”
jelas Wakil Bupati Pelalawan, Nasarudin, di Pangkalan Ke
rinci, Senin (29/11/2021).
Ia mengatakan, untuk pengerjaannya akan me liputi pembebasan lahan serta pembangunan konstruksi drainase primer. Menurut Na
sarudin, besaran anggaran yang telah dialokasikan itu juga mendanai pembangunan box culvert pada ruas jalan guna memperlancar saluran
air di drainase primer ataupun drainase sekunder di Pang
kalan Kerinci.
Alokasi dana tersebut untuk merespons keluhan masyarakat terhadap per
masalahan banjir di Pang kalan Kerinci, guna menekan be
ban penderitaan masyarakat dalam menghadapi berbagai bencana alam.
“Dalam upaya yang sama Pemerintah Kabupaten Pela
lawan melakukan berbagai kegiatan, misalnya, pengerja
an swakelola membersihkan drainase, membuka aliran baru termasuk normalisasi sungai,” jelas Nasarudin.
Sejumlah kegiatan yang dilakukan sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam upaya penanganan banjir di Pangkalan Kerinci karena pe
nanganan banjir di wilayah itu tidak dapat dilakukan secara sporadis tetapi harus secara konstruktif dan menyeluruh.
Nasarudin menambah
kan, pada 2022 nanti akan dilakukan analisis terhadap penyusunan dokumen peren
canaan yang komprehensif serta tepat sasaran. Di antara
nya adalah penyusunan Detail Desain (DED) drainase dan pe rencanaan pembangunan konstruksi di tahun berikutnya.
DED ini sebagai syarat usulan mengambil dana dari APBN.
“Upaya lainnya adalah te rus menyadarkan masyarakat
untuk peduli menjaga lingkungan, menjaga
parit dan drainase pemukiman. Di
siplin membuang sampah pada
tempat yang s u d a h
d i s e d i a kan se
h i n g g a banjir da
pat diatasi,”
katanya. l
Alokasikan Rp9,3 Miliar Atasi Banjir
Wakil Bupati Pelalawan, Nasarudin
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi
6
Selasa, 30 November 2021
INFO
LEGISLATIF
”Daerah rawan longsor atau rawan bencana hendaknya dilakukan
kawasan tangguh bencana atau diawali dengan Desa Tangguh Bencana atau Kampung Siaga Bencana”
Anggota Komisi VIII DPR RI Umar Bashor
JAKSA AGUNG DITANTANG
SELESAIKAN KASUS HAM BERAT
JAKARTA - Hasil penyelidikan
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terhadap beberapa kasus pelanggaran HAM berat masih menunggu tindak lanjut penyidikan oleh Kejaksaan Agung.
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Taufik Basari, meminta Ke
jaksaan Agung menindaklanjuti hasil penyelidikan Komnas HAM sesuai dengan UU 26/2000 ten
tang Pengadilan HAM.
Menurut dia, tindak lanjut hasil penyelidikan Komnas HAM atas pelanggaran HAM berat masa lalu tidak perlu menunggu keputusan DPR seperti yang disampaikan Men
teri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Men
kopolhukam) Mahfud MD.
“Kejagung dapat menindak
lanjuti dengan melakukan peny
idikan terhadap kasus tersebut sesuai dengan ketentuan UU Pengadilan HAM dan hukum acara yang berlaku. Keputusan DPR untuk membentuk Pe
ngadilan HAM ad hoc dilakukan setelah penyidikan oleh Kejag
ung dilakukan,” katanya kepada wartawan, Senin (29/11/2021).
Ketentuan ini menurut Taufik,
merujuk pada Pasal 43 UU 26/2000 tentang Pengadilan HAM yang menyebutkan:
(1) Pelanggaran hak asasi ma
nusia yang berat yang terjadi se
belum diundangkannya Undang
undang ini, diperiksa dan diputus oleh Pengadilan HAM ad hoc.
(2) Pengadilan HAM ad hoc sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dibentuk atas usul Dewan Perwakilan Rak
yat Republik Indonesia ber
dasarkan peristiwa tertentu dengan Keputusan Presiden.
Kemudian, lanjut Taufik, ber
dasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 18/PUU
V/2007, kata “dugaan” dalam penjelasan Pasal 43 ayat (2) UU Pengadilan HAM tersebut bertentangan dengan UUD Ne
gara Republik Indonesia Tahun 1945 dan dinyatakan batal serta tidak memiliki kekuatan hukum mengikat, karena menimbulkan ketidakpastian hukum.
Penjelasan pasal itu awalnya berbunyi sebagai berikut:
“Dalam hal Dewan Perwaki
lan Rakyat Republik Indone
sia mengusulkan dibentuknya Pengadilan HAM ad hoc, De
wan Perwakilan Rakyat Re
publik Indonesia mendasarkan dugaan telah terjadinya pelang
garan hak asasi manusia yang berat yang dibatasi pada locus dan tempus delicti tertentu yang terjadi sebelum diundan
gkannya Undangundang ini.”
Taufik menjelaskan, ber
dasarkan Putusan MK tahun 2007 tersebut, terkait DPR merekomendasikan pem
bentukan Pengadilan HAM ad hoc, DPR harus mem
perhatikan penyelidikan dan penyidikan dari institusi ber
wenang.
Dia menilai, sebelum DPR mengusulkan pem
bentukan Pengadilan HAM ad hoc, harus ada dasar penyidikan yang dilakukan, sehingga bu
kan DPR yang menduga sendiri terjadinya peristiwa pe
langgaran HAM berat, melain
kan proses hukum yang men
dasari keputusannya.
Menurut dia, kewenang
an DPR yang diberikan
UU adalah dalam hal me
ngusulkan pembentukan Pe
ngadilan HAM ad hoc untuk pelanggaran HAM masa lalu, bukan menentukan hasil pe
nyelidikan Komnas HAM dapat ditingkatkan menjadi pe
nyidikan atau tidak.
“ M e n i n d a k l a n juti hasil penyidikan Komnas HAM men
jadi penyidikan adalah kewenang
an Jaksa Agung.
Karena itu lak
sanakanlah kewenangan pro yustisia itu berdasarkan hu
kum,” ujarnya.
Taufik mendukung perintah Jaksa Agung kepada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) untuk
menyusun lang
kah lan gkah strategis dan membuat tero
bosan progresif untuk menun
taskan pelang
garan HAM masa lalu. l
JAKARTA - Masih rendahnya realisasi penyerapan belanja daerah. Padahal realisasi APBD yang optimal menjadi salah satu penggerak roda perekonomian.
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menyoroti ren
dahnya realisasi belanja dae
rah karena kurangnya komit
men kepala daerah dalam pencarian anggaran. Se
harusnya, setelah dilakukan pengesahan APBD, mestinya pemerintah daerah (pemda) sudah punya perencanaan terhadap bagaimana dan apa yang harus dilakukan dalam pencairan anggaran.
“Kepala daerah harus pu
nya perencanaan dan mel
akukan penataan secara kom
prehensif dan membuat skala prioritas terhadap pencairan anggaran dari program dan kegiatan yang sudah ditetap
kan dalam APBD. Segala hambatan dan kendala sudah harus diantisipasi. Jadi tidak ada alasan terhadap terjadin
ya keterlambatan dalam pen
cairan anggaran,” ujar Gus
pardi, Senin (29/11/2021).
Itu sudah menjadi agenda rutin tiap tahunnya. Karena sudah menjadi kegiatan rutin maka seharusnya sudah tahu dan mengerti akan kendala yang dihadapi dan mengu
payakan agar tidak terulang kembali. Seperti keterlam
batan proses tender yang be
rakibat terjadi penumpukan di bulan akhir tahun dan dikebut di menitmenit akhir sebelum tutup buku.
“Jadi, yang terpenting bagaimana komitmen dari bu
pati, wali kota, dan gubernur untuk segera merealisasikan anggaran dengan efektif dan maksimal,” tutur Guspardi.
Politisi Partai Amanat Na
sional (PAN) ini mengingat
kan agar pemda melakukan perencanaan dengan matang.
Penganggaran harus jelas, dan anggaran yang sudah ditetapkan agar dicairkan se
cara maksimal untuk kegiatan yang produktif, seperti pem
bangunan dan perbaikan in
frastruktur.
Ia mengingatkan, tentu ban
yak yang dirugikan jika sudah lewat bulan Desember dan sisa lebih perhitungan ang
garan (Silpa) lebih dari 50 persen.
Jika sudah menjadi silpa, dana tersebut masuk kas dae
rah. “Silpa harus diserahkan Pemda menjadi anggaran ta
hun berikutnya. Kalau pencar
ian dana tidak maksimal, yang dirugikan adalah masyarakat.
Sebab, kegiatan dan pro
gram yang sudah diren
canakan tidak bisa dinikmati masyarakat dan sisa angga
ran tentunya tidak bisa diman
faatkan pada tahun anggaran berikutnya,” ujar legislator dapil Sumatera Barat II terse
but.Oleh karena itu, sambung Guspardi, Kemendagari se
bagai pembina kepala daerah diharapkan dapat melakukan supervisi pendampingan, mengawasi, dan menggenjot APBD untuk percepatan real
isasi belanja daerah di setiap
OPD (Organisasi Perangkat Daerah).
“Pencairan ABPD harus di
lakukan secara efektif dan op
timal. Bagi daerah yang sera
pannya tinggi dapat diberikan penghargaan dan yang ren
dah diberikan hukuman. Hal itu penting agar pemda serius dalam merealisasiakan pen
cairan anggaran di masing
masing daerahnya,” pung
kasnya.
Dalam rakor mingguan pertama analisis dan evalu
asi pada Senin (22/11/2021) lalu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong gubernur, bupati, dan wali kota agar menggenjot be
lanja daerah yang men
jadi faktor pengungkit pertumbuhan ekono
mi. Dalam rapat terbatas kabi
net pada 17 November 2 0 2 1 , Pr e s i d e n
Joko Widodo juga memberi arahan dan memerintahkan Mendagri Tito untuk memper
cepat realisasi belanja APBD, khususnya di daerah dengan serapan belanja rendah. l
JAKARTA - RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dibutuhkan sebagai bentuk per
lindungan terhadap korban.
Sebab, UU yang ada saat ini seperti KUHP, UU Pemberan
tasan Tindak Pidana Perdagan
gan Orang, UU Perkawinan, UU
Informasi dan Transaksi Elek
tronik, hingga UU Pornografi belum bisa menjadi payung hukum untuk melindungi warga negara yang menjadi korban kekerasan seksual.
“RUU TPKS dibutuhkan dalam dua ranah. Pertama bagaimana korban mendapat keadilan dan perlindungan, agar aparat pen
egak hukum, khususnya polisi dan jaksa punya legal standing dalam menindak,” kata Ketua Panja RUU TPKS DPR RI, Willy
Aditya, dalam keter
angan tertulis, Senin (29/11/2021).
Legal standing tersebut, kata Willy,
penting mengin
gat penegak hu
kum bekerja ber
dasarkan hukum positif. Belum lagi banyak korban
kekerasan seksual tidak melapor karena faktanya di lapangan, sek
sualitas masih dianggap sebagai aib atau hal yang tabu.
“Korban kekerasan seksual itu sudah jatuh, tertimpa tang
ga, ditimpuk batu, disorakin lagi. Mereka berbicara tapi ke
mudian disalahkan karena pa
kai rok kependekan. Kejadian seperti ini bukan satu atau dua kali,” ungkap Willy.
“Jadi nggak ada tempat di mana mereka mencari keadilan.
Maka RUU TPKS ini yang kita butuhkan,” sambungnya.
Willy menambahkan, ranah kedua yang perlu diatur lewat RUU TPKS adalah soal memi
sahkan antara urusan publik dan urusan privat. Hal yang menjadi penting adalah bagaimana kebe
basan seksual, penyimpangan seksual dan kekerasan seksual dapat diatur melalui regulasi.
“Memisahkan di mana res publica (urusan publik) dan res privata (urusan privat). Nah kita ingin atur res publicanya. Hanya kebetulan saja objeknya seksu
alitas,” terang Willy.
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini mengatakan, poinpoin krusial pada RUU TPKS sebenarnya sudah disepakati.
Dua merinci, poinpoin krusial itu meliputi judul UU, sistematika, per
lindungan kepada korban, hingga metodologi persidangan kasus kekerasan seksual.
“Metodologi persidangan apa kah tertutup atau terbatas.
Di Panja dipilih tertutup untuk melindungi korban. Dan yang paling utama adalah hukum acaranya, kalau di KUHP butuh tiga alat bukti. Di RUU TPKS, kesaksian korban sudah bisa jadi alat bukti.
Jadi ini UU yang progresif terha
dap keadilan,” paparnya.l
Pemda Tak Serius Serap Anggaran
UU TPKS yang Kita Butuhkan
JAKARTA - Daerahdaerah rawan bencana menjadi soro
tan Komisi VIII DPR RI, salah satunya di Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, Ka
bupaten Jember, Jawa Timur, yang barubaru ini terjadi long
sor di Dusun Poreng.
Anggota Komisi VIII dari Fraksi PDI Perjuangan, Umar Bashor menilai, jika bencana tidak ditan
gani secara serius, maka akan mengancam keselamatan jiwa masyarakat yang tinggal.
Umar meminta warga yang berada di daerah kantong
kantong bencana agar selalu terkoneksi dengan instansi pemerintah terkait utamanya BPBD, guna mempercepat informasi kondisi cuaca yang berpeluang terjadi bencana.
“Daerah rawan longsor atau rawan bencana hendaknya dilakukan kawasan tangguh bencana atau diawali dengan Desa Tangguh Bencana atau Kampung Siaga Bencana,”
kata Umar dalam keterangan pers, Senin (29/11/2021).
Legislator asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur tersebut berharap daerah rawan benca
na untuk dilakukan mitigasi, ke
siapsiagaan dan ketangguhan masyarakatnya. Untuk mewu
judkan hal tersebut, dibutuhkan sinergi antara masyarakat den
gan BPBD setempat, hingga benarbenar terjalin hubungan yang kuat dan baik.
“Wujudkan ketangguhan menghadapi bencana itu di
perlukan sinergitas penta
helix,” pesan Umar.
Lebih lanjut, Umar menya
takan, pihaknya akan men
dorong penguatan sistem dan perangkat penanggulangan penanganan kebencanaan melalui BNPB, sebagai mitra kerja Komisi Vlll. Bila daerah itu tidak terkoneksi seluler atau internet, maka harus dilakukan lewat hand talking (HT).
“Kami dorong penguatan sistem kebencanaan di dae
rah rawan melalui BNPB agar terbentuk ketangguhan ke
bencanaan,” pungkasnya. l
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meng
ingatkan, semua pihak harus tetap waspada wa
laupun tingkat positivity rate Indonesia senantiasa stabil di bawah 1 persen dengan rasio angka kesembuhan mencapai lebih dari 96 persen.
Hal ini mengingat banyak negara dunia masih berjiba
ku menghadapi gelombang ketiga, bahkan gelombang kelima, pandemi COVID19.
Tercatat pada 24 No
vember 2021, dalam se
hari lebih dari 30 ribu kasus baru ditemukan di Perancis dan lebih dari 40 ribu di Ing
gris. Kondisi di Jerman lebih mengkhawatirkan dengan angka kematian mencapai lebih dari 100 ribu kasus, dan perkiraan jumlah kasus har
ian mencapai 50 ribu kasus.
Organisasi Kesehatan Du
nia/WHO telah mengumum
kan varian baru SARSCoV2 B.1.1.529, yang dikenal den
gan Omicron, pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 No
vember 2021. WHO meng
golongkannya sebagai var
ian yang harus diwaspadai karena memiliki banyak mu
tasi yang di antaranya bisa memicu infeksi ulang.
“Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah ter
jadinya gelom
bang ketiga pandemi COV
ID19 di Indone
sia, sebagai ba
gian dari
bela negara, antara lain membatasi mobilitas WNA dan WNI yang datang ke Indonesia, terutama dari negara yang sedang men
galami lonjakan kasus.
Membatasi PPKM mikro secara selektif, berdasarkan tingkat resiko zonasi. Me
neruskan program vaksinasi, dan tidak boleh bosan men
taati protokol kesehatan ser
ta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),”
urai Bamsoet dalam Sosial
isasi Empat Pilar MPR RI bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, secara virtual dari Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Senin (29/11/2021).
Ia menjelaskan, pande
mi COVID19 tidak hanya membuat rentan terpapar virus yang merusak imuni
tas jasmani, tetapi juga jati diri dan karakter kebang
saan. Karenanya, selain vaksinasi COVID19, MPR bersama pemerintah juga menggencarkan vaksinasi ideologi melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.
Empat Pilar MPR tersebut adalah Pancasila sebagai dasar negara, landasan ide
ologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa;
UUD NRI Tahun 1945 se
bagai landasan konsti
tusional; NKRI sebagai konsensus yang harus dijunjung tinggi serta semboyan Bhinne
ka Tunggal Ika seba
gai semangat peme
rsatu bangsa. l
Vaksinasi Ideologi Juga Penting Saat Pandemi
Mitigasi Daerah Rawan Bencana
Ketua Panja RUU TPKS DPR RI, Willy Aditya
Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari
Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo