• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PERLAKUAN INVIGORASI PADA BENIH YANG BERBEDA TINGKAT MASAK TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH, PERTUMBUHAN TANAMAN, DAN HASIL KACANG BOGOR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH PERLAKUAN INVIGORASI PADA BENIH YANG BERBEDA TINGKAT MASAK TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH, PERTUMBUHAN TANAMAN, DAN HASIL KACANG BOGOR"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Morfologi  tanaman kacang bogor (Vigna subterranea  (L.)  Verdcourt). 1. Sifat pembungaan; 2
Gambar 2. Kecambah normal kacang bogor pada umur 14 HST
Tabel 7. Data iklim bulan Juni sampai Oktober 2010 di Darmaga, Bogor  Bulan  Suhu rata-rata
Gambar 3.  a. Kondisi pertanaman pada 7 MST  b.Tanaman terserang virus pada 7 MST                                 c
+5

Referensi

Dokumen terkait

Pada kondisi sub-optimum semua perlakuan invigorasi tidak mampu meningkatkan viabilitas benih melon berdasarkan semua tolok ukur yang diamati yaitu daya berkecambah, indeks

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Pengaruh Warna Testa dan Perlakuan Invigorasi terhadap Viabilitas dan Vigor Benih serta Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Kacang

Berdasarkan hasil penelitian dengan tolok ukur indeks vigor, daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum, kecepatan tumbuh, dan keserempakan tumbuh benih kecipir pada

Rata-rata Potensi Tumbuh, Daya Berkecambah, Kecepatan Tumbuh, Keserempakan Tumbuh dan Vigor Kecambah Benih Jagung Kadaluarsa pada berbagai Konsentrasi Giberelin. Keterangan :

Parameter penelitian adalah kadar air benih, daya hantar listrik, daya berkecambah, kecepatan tumbuh benih, indeks vigor, potensi tumbuh maksimum, kering kecambah normal

(penusukan).Untuk menggambarkan viabilitas benih kopi maka pengamatan parameter yang diamati meliputi : daya kecambah, potensi tumbuh, kecepatan tumbuh benih, indeks vigor

Pada kondisi sub-optimum semua perlakuan invigorasi tidak mampu meningkatkan viabilitas benih melon berdasarkan semua tolok ukur yang diamati yaitu daya berkecambah, indeks

Penelitian ini menguji pengaruh perlakuan benih menggunakan rizobakteri pemacu pertumbuhan tanaman terhadap viabilitas dan vigor benih tomat