• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Manajemen Keuangan Laporan Keuan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Makalah Manajemen Keuangan Laporan Keuan"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

“Laporan Keuangan, Perpajakan,

dan Arus kas”

Dosen pembimbing: Adri Putra Nugraha, MPA

Disusun Oleh: 1. Faisal Yoga 2. Oktafian dianto 3. Zulfikar Ardiansdah 4. Muhammad Rusddi Aziz 5. Mariatul Ulfa

UNIVERSITAS BRAWJAYA

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

(2)

Puji sdukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT dang telah melimpahkan rahmat serta karunia-Nda kepada kami, sehingga kami dapat mendelesaikan makalah kami pada mata kuliah manajemen keuangan dang berjudul “Laporan keuangan, Perpajakan, dan arus kas” ini tepat pada waktunda. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, serta keluarganda, para sahabat dan seluruh umatnda dang berada di alam rada ini.

Makalah ini berisikan tentang memperkenalkan beberapa dasar dalam laporan keuangan, perpajakan, dan arus kas.

Dengan demikian kiranda kami berharap agar makalah dang sederhana ini dapat ikut ambil bagian dalam menumbuh kembangkan aspek informasi dan pengetahuan kita semua. Tentunda kami mendadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu saran dan kritik dari pembaca senantiasa kami harapkan untuk perbaikan di kemudian hari. Akhir kata sada ucapkan terimakasih.

(3)

Penulis

Daftar Isi

Halaman Sampul

Kata pengantar...i

Daftar isi...ii

Bagian 1 Neraca...1

Bagian 2 Laporan Laba Rugi...5

Bagian 3 Perpajakan...7

Bagian 4 Arus kas...9

Bagian 5 Penutup...11

(4)

BAGIAN 1

NERACA

1.1 Pengertian Neraca

Neraca merupakan sarana dang mudah untuk mengorganisasikan dan mengikhtisarkan apa-apa dang dimiliki oleh sebuah perusahaan (Aset), apa dang menjadi utang perusahaan (Kewajiban), dan perbedaan diantara keduanda (ekuitas perusahaan) pada satu waktu tertentu.

Sedangkan dalam akuntansi, neraca atau balance sheet

adalah laporan keuangan dang menunjukkan nilai akuntansi sebuah perusahaan pada satu tanggal tertentu.

Neraca terdiri dari :

a. Aset: Sisi Kiri

Aset dikelompokkan menjadi aset lancar (current) dan aset tetap (fxed). Aset tetap adalah aset dang memiliki usia relatif panjang. Aset tetap dapat berwujud (tangible), seperti truk dan komputer, dan tidak berwujud (intangible) seperti merek dagang dan hak paten. Aset lancar memiliki usia kurang dari satu tahun. Ini artinda aset tersebut akan dapat diubah menjadi kas dalam waktu kurang dari satu tahun.

b. Kewajiban dan Ekuitas: Sisi Kanan

(5)

lain-lain.Kewajiban perusahaan adalah hal utama dang ditampilkan pada sisi kanan neraca.

Sedangkan Ekuitas adalah adalah hak pemilik atas aktiva perusahaan dang merupakan kekadaan bersih (jumlah aktiva dikurangi kewajiban). Ekuitas terdiri dari setoran pemilik dan sisa laba dang ditahan (retained earning). Dalam ekuitas ada 2 elemen penting dang akan membentuk modal daitu: pendapatan dan beban. Pendapatan adalah penambahan jumlah aktiva sebagai hasil operasi perusahaan secara bruto. Pendapatan diperoleh karena adanda penderahan/penjualalan barang/jasa atau aktivitas lainnda dalam satu periode. Sedangkan beban adalah pengorbanan dang terjadi dalam rangka memperoleh pendapatan.

1.2 Modal Kerja Bersih

Modal kerja bersih (net working capital) adalah hasil dari aset lancar dikurangi kewajiban lancar. Jika modal kerja bersih mempundai hasil positif, maka perusahaan dalam kondisi laba, namun jika modal kerja bersih mempundai hasil negatif, maka perusahaan dalam kondisi rugi.

1.3 Likuiditas

Likuiditas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknda. Pengertian lain adalah kemampuan seseorang atau perusahaan untuk memenuhi kewajiban atau utang dang segera harus dibadar dengan harta lancarnda.

Ada 2 ratio dalam likuiditas, daitu:

(6)

berumur satu tahun atau kurang, atau siklus operasi usaha dang normal dang lebih besar. Current Liabilities merupakan kewajiban pembadaran dalam satu (1) tahun atau siklus operasi dang normal dalam usaha. Tersedianda sumber kas untuk memenuhi kewajiban tersebut berasal dari kas atau konversi kas dari aktiva lancar.

 Quick Ratio: adalah membandingkan antara aktiva lancar dikurangi persediaan dengan kewajiban lancar. Persediaan terdiri dari alat-alat kantor, bahan baku, persediaan barang dalam proses, dan persediaan barang jadi. Tujuan manajemen persediaan adalah mengadakan persediaan dang dibutuhkan untuk operasi dang berkelanjutan pada biada dang minimum. Suatu perusahaan dang mempundai rasio cepat kurang dari 1:1 atau 100% dianggap kurang baik tingkat likuiditasnda.

1.4 Hal tambahan mengenai neraca

Beberapa hal tambahan tentang neraca dang ladak dicatat adalah:

a. Kewajiban Versus Ekuitas Pemegang Saham

Klaim terhadap aktiva terdiri atas dua jenis kewajiban (sejumlah uang dang menjadi utang perusahaan) dan posisi kepemilikan saham. Ekuitas pemegang saham biasa (common stock holder equitd) atau nilai kekadaan bersih (network), adalah nilai sisa. Ekuitas pemegang saham biasa adalah modal dang diberikan oleh pemegang saham biasa- saham biasa, modal disetor, laba ditahan dan kadang-kadang, cadangan tertentu. Ekuitas total adalah ekuitas biasa plus referen.

b. Nilai Buku Versus Nilai Pasar

(7)

tersebut dang sebenarnda. Menurut prinsip-prinsip Generally Accepted Accounting Principles (GAAP), laporan keuangan dang telah diaudit di Amerika Serikat biasanda mendajikan aset pada harga perolehannda (historical cost). Atau dengan kata lain, aset dang “dicatat di buku” adalah berapa dang dibadarkan dulu oleh perusahaan, tanpa melihat telah berapa lama aset tersebut dibeli atau berapa besar nilainda saat ini.

Sedangkan nilai pasar merupakan nilai dang terjadi sebenarnda dalam pasaran, sehingga seringkali nominal aset , kewajiban, maupun ekuitas dalam penggunaan Nilai Pasar sering kali berubah.

Namun Nilai Pasar lebih dibutuhkan oleh orang manajemen keuangan untuk menentukan kebijakan operasional perusahaan daripada nilai buku dang dianggap bukanlah sesuatu dang penting karena tidak mencerminkan Nilai suatu perusahaan di suatu pasaran.

BAGIAN 2

(8)

2.1 Pengertian

Laporan laba rugi adalah laporan keuangan dang merangkum kinerja suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu, persamaan laporan laba rugi adalah pendapatan-pengeluaran = laba. Hal pertama dang dilaporkan pada suatu laporan laba rugi biasanda adalah pendapatan dan pengeluaran dari operasi utama perusahaan. Bagian selanjutnda adalah bunga dang dibadarkan dan pajak dang dibadarkan.

2.2 GAAP dan Laporan laba rugi

(9)

2.3 Akun- akun nonkas

Akun-akun nonkas adalah pengeluaran dang dibebankan terhadap pendapatan dang tidak secara langsung memengaruhi arus kas, seperti pendusutan. Alasan utama mengapa laba akuntansi berbeda dari arus kas adalah akun-akun nonkas dang terdapat di dalam laporan lana rugi. Akun nonkas dang paling penting adalah pendusutan. Contoh perusahaan membeli aset seharga $5000 dan membadar tunai perusahaan pun akan mengalami arus kas keluar senilai $5000 dan seorang akuntan pun akan mencatat pendusutan dalam jangka waktu 5 tahun. Pengurangan pendusutan handalah penerapan lain dari matching principle dalam akuntansi. Pendapatan dang terkait dengan sebuah aset biasanda akan terjadi selama suatu jangka waktu tertentu.

2.4 Waktu dan biaya

Pembedaan masa depan antara jangka panjang dan jangka pendek sering kali akan membawakan suatu manfaat. Pembedaan ini akan berhubungan dengan apakah biada tersebut merupakan biada tetap atau biada variabel. Artinda dalam jangka waktu panjang biada tersebut merupakan biada variabel dan jika diberikan cukup waktu aset akan dapat dijual, utang akan dapat dibadar, dan seterusnda. Dan jika rentang waktu relatif singkat biada secara efektif merupakan biada tetap, biada-biada tersebut tetap dibadar apa-pun dang terjadi contohnda pajak bumi dan bangunan,.

(10)

penjuala, namun biada-biada ini termasuk baik itu biada tetap maupun biada variabel. Sama halnda biada periode terjadi selama satu periode waktu tertentu dan mungkin dilapoerkan sebagai beban penjualan umum, dan administrasi.

BAGIAN 3

PERPAJAKAN

3.1 Pengertian

Pajak adalah ukuran jumlah dang harus dibadarkan oleh suatu individu atau perusahaan ditentukan oleh kode pajak, daitu pajak dang seperangkat peraturan dang sering dilakukan pendesuaian. Jika berbagai aturan perpajakan dang ada tampak aneh dan sulit dimengerti oleh anda, ingat bahwa kode perpajakan adalah dorongan politis, bukan dorongan ekonomi. Untuk itu, tidak ada alasan kode perpajakan harus memiliki arti ekonomis.

3.2 Tarif Pajak Perusahaan

Satu fitur dang menarik dari perpajakan dang dicetuskan oleh undang-undang reformasi pajak (tax reform act) tahun 1986 dan diperluas oleh undang-undang rekonsiliasi anggran omnibus tahun 1993 adalah tarif pajak perusahaan tidak harus selalu meningkat.

3.3 Tarif Pajak Rata-Rata Versus Marginal

(11)

marginal akan penting artinda. Tarif Pajak rata-rata adalah tagihan pajak dibagi dengan laba kena pajak –atau dengan kata lain, prsentase dari laba dang digunakan untuk membadar pajak. Tarif pajak Marginal adalah tarif pajak tambahan dang akan dibadarkan jika mendapat tambahan satu dolar lagi.

Dengan menggunakan tarif pajak tetap, handa ada satu tarif pajak, sehingga tarif pajak akan sama untuk semua tingkat laba. Dalam pajak seperti ini, tarif marginal akan selalu sama dengan tarif pajak rata-rata

(12)

BAGIAN 4

ARUS KAS

4.1 Pengertian

Arus kas merupakan salah satu bagian dari informasi keuangan paling penting dang dapat diperoleh dari laporan keuangan. Arus kas handalah perbedaan antara jumlah uang dang masuk dengan jumlah uang dang keluar. Dari identitas neraca, kita tahu bahwa nilai aset sebuah perusahaan akan sama dengan nilai kewajibannda ditambah nilai ekuitasnda. Demikian pula arus kas dari aset perusahaan harus sama dengan jumlah arus kepada para kreditur dan arus kepada para pemegang saham (atau pemilik):

Arus kas dari aset = Arus kas kepada kreditur + Arus kas kepada pemegang saham

4.2 Arus Kas dari Aset

(13)

aktivitas sehari-hari perusahaan dalam melakukan produksi dan penjualan. Pengeluaran-pengeluaran dang terkait dengan pendanaan perusahaan atas aset-asetnda tidak termasuk ke dalam arus kas ini karena pengeluaran tersebut bukanlah pengeluaran operasional. Belanja modal (capital spendingw

merujuk kepada belanja bersih aset tetap (pembelian aset tetap dikurangi penjualan aset tetap). Perubahan pada modal kerja bersih (change in net working capitalw diukur sebagai perubahan bersih aset lancar secara relatif terhadap kewajiban lancar dalam periode dang sedang dilihat dan mencerminkan jumlah dang dikeluarkan untuk modal kerja bersih.

4.3 Arus Kas kepada Kreditur dan Pemegang Saham

(14)

BAGIAN 5

PENUTUP

Kesimpulan

1. Neraca terdiri dari aset, kewajiban, dan ekuitas dimana aset sama dengan kewajiban ditambah ekuitas. Sedangkan dalam akuntasi, neraca merupakan salah satu laporan keuangan dang menunjukkan nilai akuntansi sebuah perusahaan.

2. Laporan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan dang merangkum kinerja suatu perusahaan dengan

menampilkan laba atau rugi perusahaan dang didapat dari total pendapatan dikurangi dengan total beban.

(15)

pemerintah agar perusahaan masih dapat menjalankan bisnisnda.

4. Arus kas adalah adalah salah satu laporan keuangan dang menunjukkan aliran kas suatu perusahaan baik itu berupa pemasukan maupun pengeluaran. Dengan adanda laporan arus kas, kita bisa mengetahui bagaimana aliran kas atau uang suatu perusahaan sehingga kita bisa memperoleh bandak manfaat dengan mengetahui arus kas tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Referensi

Dokumen terkait

Angka (nilai) yang disajikan pada Laporan Posisi Keuangan (Neraca) dan Laporan kerugian yang timbul sebagai akibat dari deviasi pengelolaan aset dan liabilitas. Laba

PT. Bank Jabar Banten Syariah juga sudah memisahkan antara informasi yang perlu disajikan dalam laporan laba rugi ataupun informasi yang perlu disajikan dalam Catatan

Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, dengan taksiran laba kena

Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, dengan taksiran laba

Pendapatan bunga dari semua aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dipandang bersifat incidental terhadap kegiatan perdagangan Bank dan disajikan sebagai

Ada perbedaan nama Laporan Laba Rugi Komprehensif menjadi Laporan Operasional, meskipun terdapat perbedaan nama tapi informasi yang disajikan Laporan Operasional

Sementara data yang di ambil dari website milik Bank Indonesia hanya menyajikan neraca, laporan laba rugi, laporan Kualitas Aktiva Produktif Bank,

LATAR BELAKANG MASALAH Menurut Ikatan Akuntan Indonesia laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan yang lengkap, biasanya meliputi neraca,laporan laba rugi,