• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIAPAN PENINGKATAN PERKEMBANGAN DEWASA.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KESIAPAN PENINGKATAN PERKEMBANGAN DEWASA.docx"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

KESIAPAN PENINGKATAN PERKEMBANGAN DEWASA KESIAPAN PENINGKATAN PERKEMBANGAN DEWASA

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah :

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah : Intervensi KrisisIntervensi Krisis

Dosen pembimbing ; Puji Lestari S. Kep., M. Dosen pembimbing ; Puji Lestari S. Kep., M. KesKes

Disusun oleh : Disusun oleh :

1.

1. Dwi Astuti RDwi Astuti R 2.

2. Ferdiansyah SirotujaniFerdiansyah Sirotujani 3.

3. Hevi MardianaHevi Mardiana 4.

4. I Ketut Agus Hida PI Ketut Agus Hida P 5.

5. IfadhatulIfadhatul Nafi’ah Nafi’ah 6.

6. Iin Praetyo AIin Praetyo A 7.

7. Laily FarikhatinLaily Farikhatin

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

STIKES NGUDI WALUYO UNGARAN STIKES NGUDI WALUYO UNGARAN

2013 2013

(2)

A. PEMBAGIAN PERKEMBANGAN MASA DEWASA

Pembagian perkembangan masa dewasa ada 3, yaitu: 1. Dewasa Awal (18 tahun –  40 tahun )

Dewasa dianggap kritikal karena disebabkan pada masa ini manusia berada pada tahap awal pembentukan karir dan keluarga. Pada peringkat ini, seseorang perlu membuat pilihan yang tepat demi menjamin masa depannya terhadap pekerjaan dan keluarga. Pada masa ini juga seseorang akan menghadapi dilema antara pekerjaan dan keluarga. Berbagai masalah mulai timbul terutama dalam perkembangan karir dan juga hubungan dalam keluarga.Dan masalah yang timbul tersebut merupakan salah satu bagian dari perkembangan sosio-emosional.

Sosioemosional adalah perubahan yang terjadi pada diri setiap individu dalam warna afektif yang menyertai setiap keadaan atau perilaku individu.

Menurut Teori Erikson, Tahap Dewasa Awal yaitu mereka di dalam lingkungan umur 20 an ke 30 an. Pada tahap ini manusia mulai menerima dan memikul tanggungjawab yang lebih  berat. Pada tahap ini juga hubungan intim mulai berlaku dan berkembang.

Perkembangan pada masa dewasa awal : a. Penyesuaian terhadap perubahan fisik

 Pada periode dewasa awal, penampilan dan kesehatan fisik mencapai puncaknya dan  periode yang sama penurun penampilan, kekuatan dan kesehatan fisik pun mulai menurun. penampilan, kekuatan dan kesehatan fisik dicapai pada periode permulaan dewasa awal dan menurun pada akhir dewasa awal. dan puncak efisiensi fisik biasanya dicapai pada usia pertengahan duapuluhan dan sesudah mana menjadi penurunan lambat laun hingga awal usia 40-an.

 b. Perubahan Kognitif

 Kekhasan tingkah laku kognitif, orang dewasa yang matang perkembangan kognitifnya lebih sistematis dalam memecahkan masalah. Orang dewasa awal mulai berpikir yang lebih liberal dan bijaksana dalam mengambil keputusan tentang cara pemecahan masalah, sehingga peningkatan toleransi terhadap hal –  hal yang tidak diinginkan.

c. Penyesuaian peran seksual

 Penyesuaian pada peran seks pada masa dewasa dini benar –  benar sulit. anak laki –  laki dan perempuan telah menyadari pembagian peran seks yang direstui masyarakat, tetapi  belum tentu mereka mau menerimanya sepenuhnya. banyak gadis remaja ingin berperan

(3)

sebagai seorang ibu dan isteri yang baik kalau mereka dewasa nanti. tetapi setelah dewasa mereka tidak mau menjadi isteri ataupun ibu sesuai pengertian tradisional yaitu alasan mereka ingin menghindari peranan wanita tradisional yang telah dijelaskan oleh Arnott dan Bengslon.

d. Penyesuaian perubahan minat

 Remaja umumnya mempertahankan minat  –   minat mereka sewaktu beralih kemasa dewasa tetapi minat pada masa dewasa kemudian akan berubah juga. ini disebabkan karena beberapa minat yang dipertahankan dalam kehidupan dewasa tidak sesuai dengan  peran sebagai orang dewasa, sedangkan yang lain tidak lagi memberikan kepuasan seperti semula. perubahan minat biasanya terjadi amay cepat pada masa remaja seperti  perubahan –  perubahan fisik dan psikologis.

e. Penyesuaian perubahan perkawinan

 Penyesuaian yang lebih cocok dan disukai menjadi sulit begitu juga dengan banyaknya  pertambahan model keluarga menjadikan proses penyesuaian hidup sebagai suami istri sulit. tingkat kesulitan menjadi besar dimana gaya hidupnya berbeda sekali dengan anggota lainnya dalam keluarga. misalnya, seorang wanita dahulu kehidupan masa anak-anaknya dirumah dibesarkan dalam keluarga inti mungkin akan mendapat kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan kondisi baru dan masalah yang timbul ketika ia menikah dengan pria yang berasal dari latar belakang keluarga besar.

f. Penyesuaian pekerjaan

 Penyesuaian pekerjaan makin cocok bakat dan minatnya dengan jenis pekerjaan yang diemban, makin tinggi pula tingkat kepuasan yang diperoleh. pola umum kehidupan mereka bergantung pada beberapa banyak yang mereka peroleh dan bagaimana cara memperolehnya. banyak orang dewasa muda yang tidak atau kurang memiliki keterampilan atau pelatihan untuk suatu bentuk pekerjaan tertentu dalam melamar  berbagai kantor yang sifatnya berbeda dengan yang dilamar, tidak sesuai pula dengan

keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki.

2. Dewasa Madya (40-60 tahun)

Masa Dewasa Madya adalah masa peralihan dewasa yang berawal dari masa dewasa muda yang berusia 40- 60 tahun. Pada masa dewasa madya, ada aspek- aspek tertentu yang

(4)

 berkembang secara normal, aspek-aspek lainnya berjalan lambat atau berhenti. Bahkan ada aspek- aspek yang mulai menunjukkan terjadinya kemunduran- kemunduran.

Aspek jasmaniah mulai berjalan lamban, berhenti dan secara berangsur menurun. Aspek-aspek psikis (intelektual- sosial- emosional- nilai) masih terus berkembang, walaupun tidak dalam bentuk penambahan atau peningkatan kemampuan tetapi berupa perluasan dan  pematangan kualitas. Pada akhir masa dewasa madya (sekitar usia 40 tahun), kekuatan aspek-aspek psikis ini pun secara berangsur ada yang mulai menurun, dan penurunannya cukup drastic  pada akhir usia dewasa. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan disajikan uraian secara lebih rinci

tentang perkembangan fisik, intelektual, moral, dan karier pada masa dewasa.

Menurut Lavinson, Masa Dewasa Madya berusia 40-50 tahun. Masa Dewasa Madya adalah masa peralihan dari masa dewasa awal. Pada usia 40 tahun tercapailah puncak masa dewasa. Setelah itu mulailah peralihan ke masa madya (tengah baya antara usia 40-45 tahun).

Beberapa perkembangan pada masa dewasa madya : a. Penyesuaian terhadap perubahan fisik

 Tugas ini meliputi untuk mau melakukan penerimaan akan dan penyesuaian dengan  berbagai perubahan fisik yang normal terjadi pada usia madya. dari salah satu sekian  banyak penyesuaian yang sulit yang pria dan wanita berusia madya harus lakukan adalah dalam mengubah penampilan. penyesuaian diri terhadap perubahan fisik terasa sulit karena adanya kenyataan bahwa sikap individu yang kurang menguntungkan semakin di intensifkan lagi oleh perilaku sosial yang kurang menyenangkan terhadap perubahan normal yang muncul bersama pada tahun –  tahun selanjutnya.

 b. Perubahan Kognitif

 Pada usia setengah baya kemampuan kognitifnya yang menurun adalah kemampuan mengingat, berpikir, mekanisme yang memerlukan kecepatan dan keakuratan input melalui panca indra agar dapat mengamati gerak, perbedaan, perbandingan dan  pengelompokan atau pengkategorian. tentu saja tidak semua orang dewasa pertengahan

makin meningkat kemampuan kognitif pemecahan masalah. c. Penyesuaian peran seksual

Penyesuaian fisik yang paling sulit dilakukan oleh pria maupun wanita pada usia madya terdapat  pada perubahan, pada kemampuan seksual mereka.

(5)

 Perubahan seksual pada wanita; perubahan tubuh dan emosi secara umum terjadi pada

saat menopause, tetapi tidak selalu disebabkan atau berhubungan dengan keadaan tersebut. berhentinya menstruasi hanya merupakan salah satu aspek dari menopause.

 Perubahan seksual pada pria klimakterik pada pria sangat berbeda dengan menopause

 pada wanita. klimakterik dating kemudian, biasanya pada usia 60 atau 70 tahunan dan  berjalan sangat lambat.

d. Penyesuaian perubahan minat

 Perubahan minat selama usia madya perubahan –  perubahan tersebut jauh kurang kentara daripada perubahan  –   perubahan yang terjadi pada tahun  –   tahun awal kehidupan.  perubahan minat yang ada perubahan tugas, tanggungjawab, kesehatan dari peran dalam

hidup, konsentrasi pria pada bidang pengembangan kerja pada umumnya memainkan  peran penting dalam menekan keinginan mereka disbanding pada masa yang relative

masih muda.

e. Penyesuaian perubahan perkawinan

Pola kehidupan keluarga yang dijalani banyak mengalami perubahan selama periode usia madya seperti diungkapkan cavan “perubahan yang paling besar adalah penarikan diri dari anak –  anak dari keluarga, meninggalkan bapak dan ibunya. sebagai unit keluarga” penyesuaian terhadap  perubahan ini biasanya lebih sulit bagi wanita daripada pria karena kehidupan wanita berpusat  pada rumah dan anggota keluarga selama tahun –  tahun usia dini.

Kondisi yang merumitkan penyesuaian diri terhadap perubahan pola keluarga pada usia madya :

 Perubahan fisik

 Hilangnya peran sebagai orangtua  Kurangnya persiapan

 Perasaan kegagalan

 Merasa tidak berguna lagi

 Kekecewaan terhadap perkawinan

 Merawat anggota keluarga berusia lanjut.

f. Penyesuaian pekerjaan

 Dewasa ini dengan semakin bertambahnya jumlah wanita yang memasuki dunia kerja usia madya, maka masalah pengalaman menyesuaikan diri dengan pekerjaan buka

(6)

monopoli pria saja. wanita juga mempunyai banyak masalah yang sama dengan pria dan  bahkan banyak wanita menganggapnya sebagai masalah yang unik bagi mereka.

3. Dewasa Akhir

Masa dewasa lanjut usia merupakan masa lanjutan atau masa dewasa akhir (60 ke atas). Perlu memperhatikan khusus bagi orangtuanya yang sudah menginjak lansia dan anaknya yang butuh dukungan juga untuk menjadi seorang dewasa yang bertanggungjawab. Di samping itu  permasalahan dari diri sendiri dengan perubahan fisik, mulai tanda penuaan yang cukup menyita  perhatian.

Saat individu memasuki dewasa akhir, mulai terlihat gejala penurunan fisik dan psikologis,  perkembangan intelektual dalam lambatnya gerak motorik, pencarian makna hidup selanjutnya.

Menurut erikson tahap dewasa akhir memasuki tahap integrity vs despair yaitu kemampuan  perkembangan lansia mengatasi krisis psikososialnya. Banyak stereotip positif dan negatif yang

mampu mempengaruhi kepribadian lansia. Integritas ego penting dalam menghadapi kehidupan dengan puas dan bahagia. Hal ini berdampak pada hub.sosial dan produktivitasnya yang puas. Lawannya adalah despair yaitu rasa takut mati dan hidup terlalu singkat, rasa kekecewaan. Beberapa cara hadapi krisis dimasa lansia adalah tetap produktif dalam peran sosial, gaya hidup sehat, dan kesehatan fisik. Akibat perubahan Fisik yang semakin menua maka perubahan ini akan sangat berpengaruh terhadap peran dan hubungan dirinya dengan lingkunganya. Dengan semakin lanjut usia seseorang secara berangsur-angsur ia mulai melepaskan diri dari kehidupan sosialnya karena berbagai keterbatasan yang dimilikinya. Keadaan ini mengakibatkan interaksi sosial para lansia menurun, baik secara kualitas maupun kuantitasnya sehingga hal ini secara  perlahan mengakibatkan terjadinya kehilangan dalam berbagai hal yaitu: kehilangan peran

ditengah masyarakat, hambatan kontak fisik dan berkurangnya komitmen.Menurut Erikson,  perkembangan psikososial masa dewasa akhir ditandai dengan tiga gejala penting, yaitu

keintiman, generatif, dan integritas. Menurut Erikson, perkembangan psikososial masa dewasa akhir ditandai dengan tiga gejala penting, yaitu keintiman, generatif, dan integritas.

1. Perkembangan Keintiman

Keintiman dapat diartikan sebagai suatu kemampuan memperhatikan orang lain dan membagi  pengalaman dengan mereka. Orang-orang yang tidak dapat menjalin hubungan intim dengan

(7)

orang lainakan terisolasi. Menurut Erikson, pembentukan hubungan intim ini merupakan tantangan utama yang dihadapi oleh orang yang memasuki masa dewasa akhir.

2. Perkembangan Generatif

Generativitas adalah tahap perkembangan psikososial ketujuh yang dialami individu selama masa pertengahan masa dewasa. Ketika seseorang mendekati usia dewasa akhir, pandangan mereka mengenai jarak kehidupan cenderung berubah. Mereka tidak lagi memandang kehidupan dalam pengertian waktu masa anak-anak, seperti cara anak muda memandang kehidupan, tetapi mereka mulai memikirkan mengenai tahun yang tersisa untuk hidup. Pada masa ini, banyak orang yang membangun kembali kehidupan mereka dalam pengertian prioritas, menentukan apa yang penting untuk dilakukan dalam waktu yang masih tersisa.

3. Perkembangan Integritas

Integritas merupakan tahap perkembangan psikososial Erikson yang terakhir. Integritas paling tepat dilukiskan sebagai suatu keadaan yang dicapai seseorang setelah memelihara benda-benda, orang-orang, produk-produk dan ide-ide, serta setelah berhasil melakukan penyesuaian diri dengan bebrbagai keberhasilan dan kegagalan dalam kehidupannya. Lawan dari integritas adalah keputusan tertentu dalam menghadapi perubahan-perubahan siklus kehidupan individu, terhadap kondisi-kondisi sosial dan historis, ditambah dengan kefanaan hidup menjelang kematian.

Referensi

Dokumen terkait

Para wanita madya yang belum menikah untuk meningkatkan self-esteem nya sehingga wanita dewasa madya yang belum menikah memiliki kemampuan untuk mempengaruhi dan

Saran bagi Pegawai Negeri Sipil wanita dewasa madya yang memiliki citra tubuh (body image) positif hendaknya lebih siap dalam menghadapi perubahan fisik pada dewasa

Namun, body image negatif yang dimiliki oleh para wanita dewasa madya membuat mereka terlalu berfokus pada diri sendiri, terutama penampilan fisik, sehingga penyesuaian diri

upaya penyesuaian diri yang dilakukan oleh mahasiswa usia dewasa. madya pada

Individu lanjut usia harus melakukan penyesuaian diri terhadap beberapa perubahan dalam dirinya, yaitu perubahan fisik, kemampuan motorik, kemampuan mental, dan minat.

mantap. Cara ini tidak selalu dapat dilakukan baik oleh pria maupun wanita untuk berpindah pekerjaan. Bagaimanapun juga kalau perubahan jenis pekerjaan sebagai

Perubahan-perubahan yang umum terlihat pada masa usia lanjut adalah ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis tertentu. Baik pria maupun wanita, pada usia lanjut mereka

Khususnya individu pada usia dewasa madya, usia ini memiliki karakter yang menonjol yaitu terjadinya perubahan dalam hal fisik dan psikis, Perkembangan zaman yang semakin