• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PEMROGRAMAN ARSITEKTUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PEMROGRAMAN ARSITEKTUR"

Copied!
62
0
0

Teks penuh

(1)

28

BAB III

PEMROGRAMAN ARSITEKTUR

3.1 Analisa Fungsional

3.1.1 Studi Aktivitas, Sifat dan Kebutuhan Ruang 3.1.1.1 Pengelompokan Pelaku

Pengelompokan pelaku pada perencanaan Pasar Induk di Kabupaten Sleman yaitu sebagai berikut:

Tabel 5. Tabel Pengelompokan Pelaku Pedagang

• Pedagang Dasaran

• Pedagang Lapak

• Pedagang Kios

• Pedagang Ruko

• Pedagang Foodplaza

• Pedagang Kantin

Distributor

• Supir truk distributor barang

• Supir pick-up distributor barang

• Petugas distributor Pengelola

• Kepala Pasar

• Bagian Administrasi

• Bagian Keuangan

• Bagian Humas

• Bagian TR

• Bagian Sarana & Prasarana

• Bagian BAPENGKAR (Badan Pengelola Pekerja Bongkar Muat)

• Bagian KAPABIN (Koperasi Angkutan Barang & Industri)

• Kepala Keamanan

• Kepala Kebersihan

• Kepala Parkir Pengunjung

• Pengunjung

• Pembeli Pekerja

• Asisten Pedagang

• Karyawan Ruko

• Tukang Masak

• Kuli Panggul Karyawan

• Penjaga Customer Service

• Penjaga Penitipan Barang

• Petugas Kebersihan

• Security

Sumber: Analisa Pribadi

Pengelompokan pelaku berdasarkan jenis dagagan pada perencanaan Pasar Induk di Kabupaten Sleman yaitu sebagai berikut :

Tabel 6. Tabel Klasifikasi Pedagang Pedagang basah Pedagang kering 1. Pedagang Buah

2. Pedagang Sayur 3. Pedagang Daging Sapi 4. Pedagang Daging Kambing

1. Pedagang sayur organik 2. Pedagang snack grosir 3. Pedagang Roti/ Kue 4. Pedagang Obat/Jamu 5. Pedagang Kelontong

(2)

29 5. Pedagang Daging Ayam

6. Pedagang Daging Babi 7. Pedagang Ikan Segar 8. Pedagang Ikan Asin 9. Pedagang Ikan Asap 10. Pedagang Tahu, Tempe, Bakso

11. Pedagang Bumbu Dapur

6. Pedagang Bunga 7. Pedagang Gerabah

8. Pedagang Peralatan Rumah Tangga 9. Pedagang Peralatan Dapur

10. Pedagang Pakaian 11. Pedagang Kain/Tekstil 12. Pedagang Kosmetik

13. Pedagang Kebutuhan Sekolah 14. Pedagang Kebutuhan Jahit 15. Pedagang Sandal dan Sepatu 16. Pedagang Plastik dan Kardus 17. Pedagang Cermin dan Lukisan 18. Pedagang Makanan Cepat Saji 19. Pedagang Mainan

20. Pedagang Elektronik 21. Pedagang Handphone 22. Pedagang Jam

23. Pedagang Peralatan Listrik 24. Pedagang Aksesoris 25. Pedagang Perhiasan/Emas 26. Pedagang Majalah/Koran 27. Pedagang/Jasa Duplikat Kunci 28. Pedagang Kaset/ CD

Sumber : Analisa Pribadi

Berikut ini adalah pengelompokan pedagang berdasarkan jenis barang yaitu:

a. Pedagang kelompok Dasaran 1. Pedagang Buah

2. Pedagang Sayur

3. Pedagang Tahu, Tempe, Bakso

4. Pedagang Daging, Ikan, Ayam

5. Pedagang Bumbu Dapur

6. Pedagang Majalah/ Koran

7. Pedagang/Jasa Duplikat Kunci

b. Pedagang kelompok Lapak/Los

(3)

30

Pada ruangan lapak/los akan ditawarkan beberapa barang dagang dengan klasifikasi barang dagang basah dan semi basah, namun jenis barang dagang diserahkan kepada penyewa lapak/los.

Tabel 7. Klasifikasi Pedagang pada Lapak/Los Kategori Basah Kategori Semi Basah - Pedagang Daging Sapi

- Pedagang Daging Kambing - Pedagang Daging Ayam - Pedagang Daging Babi - Pedagang Ikan Segar

- Pedagang Buah - Pedagang Sayur - Pedagang Ikan Asin - Pedagang Ikan Asap

- Pedagang Tahu, Tempe, Bakso - Pedagang Bumbu Dapur

Sumber : Analisa Pribadi

c. Pedagang Kelompok Kios

Pada ruangan kios akan ditawarkan beberapa barang dagang dengan klasifikasi barang dagang kering, namun jenis barang dagang diserahkan kepada pemilk kios. Berikut beberapa jenis dagangan yang terdapat pada kios.

Tabel 8. Klasifikasi Pedagang pada Kios Kios Bahan Pangan

Kering

Kios Non Pangan - Pedagang sayur

organik

- Pedagang snack grosir

- Pedagang Roti/ Kue - Pedagang Obat/Jamu - Pedagang Kelontong

- Pedagang Bunga - Pedagang Gerabah

- Pedagang Peralatan Rumah Tangga - Pedagang Peralatan Dapur

- Pedagang Pakaian - Pedagang Kain/Tekstil - Pedagang Kosmetik

- Pedagang Kebutuhan Sekolah - Pedagang Sandal dan Sepatu - Pedagang Kebutuhan Jahit - Pedagang Plastik dan Kardus - Pedagang Cermin dan Lukisan - Pedagang Mainan

- Pedagang Elektronik - Pedagang Handphone - Pedagang Jam

- Pedagang Peralatan Listrik - Pedagang Aksesoris

- Pedagang Perhiasan/ Emas - Pedagang/Jasa Duplikat Kunci Sumber : Analisa Pribadi

(4)

31

3.1.1.2 Studi Aktivitas

Pengelompokan kegiatan di pasar induk yang dibedakan berdasarkan studi aktivitas pelaku dan kebutuhan ruang, yaitu sebagai berikut:

a. Studi Aktivitas Pedagang

Tabel 9. Tabel Studi Aktivitas Pedagang No

.

Pelaku Wakt u

Aktivitas Kebutu han Ruang

Jenis Ruang

Sifat Kegiat an 1. Pedagang

Dasaran Lapak/Los Kios Ruko

04.00/

12.00 04.00/

14.00 07.00/

17.00 07.00/

21.00

- Datang/ pulang, parkir kendaraan

Area Parkir

Outdoo r

Service - Datang/ pulang

(dijemput)

Area Drop- off

Semi- Outdoo r

Service

22.00- 05.00

- Turun Barang Area Loadin g Dock

Semi- Outdoo r

Service

22.00- 05.00

- Naik Barang Area Loadin g Dock

Semi- Outdoo r

Service

05.00- 12.00 05.00- 14.00 07.00- 17.00 07.00- 21.00

Bekerja - Meletakkan barang dagangan - Menata barang dagangan

- Melayani pembeli - Menawarkan barang

- Melakukan transaksi

- Menerima uang - Memberikan kembalian - Membungkus barang

- Menyerahkan barang kepada pembeli

Dasara n Lapak/

Los Kios Ruko

Indoor Publik

Istirahat, Makan, dan Minum

Dasara n/

Lapak/

Kios/

Ruko/

Indoor Publik

(5)

32

Foodco urt

BAB/BAK Lavator

y

Indoor Privat

Shalat Musholl

a

Indoor Semi- Privat 2. Pedagang

Foodcourt

08.00/

17.00

- Datang/ pulang, parkir kendaraan

Area Parkir

Outdoor Service - Datang/pulang

(dijemput)

Area Drop- off

Semi- Outdoo r

Service

08.00- 17.00

- Berbelanja bahan makanan

Bekerja - Menyiapkan barang dagangan - Menata barang dagangan

- Melayani pembeli - Menawarkan barang

- Melakukan transaksi

- Menerima uang - Memberikan kembalian - Membungkus barang

- Menyerahkan makanan kepada pembeli

- Memasak -Membuat Minuman

Foodco urt

Indoor Publik

Istirahat, Makan, dan Minum

Foodco urt

Indoor Publik

BAB/BAK Lavator

y

Indoor Privat

Shalat Musholl

a

Indoor Semi- Privat Sumber : Analisa Pribadi

b. Studi Aktivitas Pengunjung

Tabel 10. Tabel Studi Aktivitas Pengunjung No. Pelaku Waktu Aktivitas Kebutuhan

Ruang

Jenis Ruang

Sifat Kegiat an 1. Pengunjung 04.30-

21.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir Outdoor Service

(6)

33 - Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop- off

Semi- Outdoor

Service

04.30- 21.00

- Menanyakan informasi

Costumer Service

Indoor Publik - Menitipkan

Barang

Tempat penitipan barang

Indoor Semi- Publik - Mengambil

Uang

ATM Center

Indoor Privat - Berjalan-

jalan

Area Pasar Indoor

&

Outdoor

Publik

Istirahat, Makan, dan Minum

Foodcourt Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 2. Pembeli 04.30-

21.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop- off

Semi- Outdoor

Service

04.30- 21.00

- Menanyakan informasi

Costumer Service

Indoor Publik - Menitipkan

Barang

Tempat penitipan barang

Indoor Semi- Publik - Mengambil

Uang

ATM Center

Indoor Privat - Berjalan-

jalan

Area Pasar Indoor

&

Outdoor

Publik

- Membeli Barang (Memilih barang - tawar – menawar - Membayar)

Dasaran/

Lapak/

Kios/

Ruko

Indoor Publik

- Memotong Unggas

Tempat Potong Unggas

Semi- Indoor

Publik

Istirahat, Makan, dan Minum

Foodcourt Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat Sumber : Analisa Pribadi

(7)

34

c. Studi Aktivitas Pengelola

Tabel 11. Tabel Studi Aktivitas Pengelola No

.

Pelaku Wakt u

Aktivitas Kebutuh an Ruang

Jenis Ruang

Sifat Kegiat an 1. Kepala

Pasar

08.00/

17.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir

Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop-off

Semi- Outdoor

Service

Absensi Kantor Pengelola

Indoor Privat 08.00

- 17.00

- Masuk Pasar - Berkeliling - Meninjau - Berinteraksi dengan pedagang dan komunitas pasar

- Pembinaan dan

pemberdayaan pedagang - Mengecek informasi kisaran harga - Mengecek dokumen pedagang - Melakukan peninjauan barang-

mengecek alat ukur

Area Pasar

Indoor &

Outdoor

Publik

- Menerima tamu -

Menandatangan i dokumen - Merencanakan program pasar, promosi - Pembukuan, pelaporan pendapatan pasar

- Pengelolaan dokumen/ arsip

Kantor Pengelola

Indoor Privat

(8)

35 - Rapat pengelola 12.00

- 13.00

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin, Foodcourt

Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 2. Bagian

Administra si

08.00/

17.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir

Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop-off

Semi- Outdoor

Service

Absensi Kantor Pengelola

Indoor Privat 08.00

- 17.00

- Menerima tamu - Meminta retribusi - Memberi informasi - Menangani perijinan - Mengelola Jadwal kunjungan - Pembukuan, pelaporan pendapatan pasar

- Pengelolaan

Kantor Pengelola

Indoor Privat

12.00 - 13.00

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin, Foodcourt

Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 3. Bagian

Keuangan

08.00/

17.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir

Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop-off

Semi- Outdoor

Service

Absensi Kantor Pengelola

Indoor Privat 08.00

- 17.00

- Meminta retribusi - Memberi informasi

Kantor Pengelola

Indoor Privat

(9)

36 - Menentukan anggaran pasar - Pembukuan - Pelaporan pendapatan pasar

- Pengelolaan dokumen/ arsip - Rapat

pengelola 12.00

- 13.00

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin, Foodcourt

Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 4. Bagian TR

(Tenant Relation)

08.00/

17.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir

Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop-off

Semi- Outdoor

Service

Absensi Kantor Pengelola

Indoor Privat 08.00

- 17.00

- Berinteraksi dengan

pedagang pasar (dasaran, lapak, kios, ruko) - Berinteraksi dengan pedagang foodcourt

Area Pasar

Indoor Publik

- Menata pembagian wilayah zonasi pasar

- Mendata jumlah

pedagang pasar - Mendata jumlah dasaran, lapak, kios, ruko,Foodcourt.

- Mendata status

kepemilikan unit pasar

- Mengelola jual sewa unit pasar

Kantor Pengelola

Indoor Privat

(10)

37 - Memberikan informasi ketersediaan unit di pasar - Mengadakan promosi pasar - Mengadakan festival pasar - Pengelolaan dokumen/ arsip - Rapat

pengelola 12.00

- 13.00

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin, Foodcourt

Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 5. Bagian

Sarana &

Prasarana

08.00/

17.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir

Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop-off

Semi- Outdoor

Service

Absensi Kantor Pengelola

Indoor Privat 08.00

- 17.00

- Mengecek keadaan dan kelayakan bangunan pasar - Mengadakan perbaikan pasar (kecil, sedang, besar)

- Mengecek dan melakukan perbaikan sarana

prasarana pasar

Area Pasar

Indoor &

Outdoor

Publik

- Mengatur zonasi pasar - Pengelolaan dokumen/ arsip - Rapat

pengelola

Kantor Pengelola

Indoor Privat

12.00 - 13.00

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin, Foodcourt

Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat

(11)

38

Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 6. Kepala

Keamanan

07.00/

17.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir

Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop-off

Semi- Outdoor

Service

Absensi Kantor Pengelola

Indoor Privat 07.00

- 17.00

- Koordinasi dengan pekerja - Membuat jadwal pekerja - Menentukan wilayah kerja - Menerima laporan - Mengecek keamanan pasar - Memantau keadaan pasar via CCTV - Memberikan laporan harian

Kantor Pengelola

Indoor Privat

12.00 - 13.00

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin, Foodcourt

Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 7. Kepala

Kebersihan

07.00/

17.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir

Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop-off

Semi- Outdoor

Service

Absensi Kantor Pengelola

Indoor Privat 07.00

- 17.00

- Koordinasi dengan pekerja - Membuat jadwal pekerja - Menentukan wilayah kerja - Memberikan laporan harian

Kantor Pengelola

Indoor Privat

14.00 - 17.00

Mengelola sampah

TPS Semi-

Outdor

Semi- Privat

(12)

39 12.00

- 13.00

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin, Foodcourt

Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 8. Kepala

Parkir

07.00/

17.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir

Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop-off

Semi- Outdoor

Service

Absensi Kantor Pengelola

Indoor Privat 07.00

- 17.00

- Koordinasi dengan pekerja - Membuat jadwal pekerja - Menentukan wilayah kerja - Mengelola Parkir

- Memberikan laporan harian

Kantor Pengelola

Indoor Semi- Privat

12.00 - 13.00

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin, Foodcourt

Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat Sumber : Analisa Pribadi

d. Studi Aktivitas Distributor

Tabel 12. Tabel Studi Aktivitas Distributor No. Pelaku Waktu Aktivitas Kebutuhan

Ruang

Jenis Ruang

Sifat Kegiatan 1. Supir truk

(angkutan besar)

22.00- 03.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir Outdoor Service

- Melapor pada petugas BAPENGKAR

Area Drop- off

distribusi

Semi- Outdoor

Service

-

Memarkirkan Kendaraan untuk bongkar muat

Area Loading Dock

Outdoor Service

(13)

40 Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 2. Petugas

distributor barang dagang (angkutan besar)

22.00- 03.00

- Melapor pada petugas BAPENGKAR

Area Drop- off

distribusi

Semi- Outdoor

Service

-

Menyerahkan STB (Surat Tanda Bongkar)

Area Drop- off

distribusi

Semi- Outdoor

Service

- Menuju lokasi turun barang sesuai pedagang tujuan

Area Pasar Outdoor Service

- Turun Barang

Area Loading Dock

Semi- Outdoor

Service

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin Indoor Publik

BAB/BAK Toilet Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 3. Supir

pick-up (angkutan kecil)

03.00- 05.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir Outdoor Service

- Melapor pada petugas BAPENGKAR

Area Drop- off

distribusi

Semi- Outdoor

Service

- Menuju lokasi naik barang sesuai pedagang tujuan

Area Pasar Outdoor Service

- Naik Barang Area Loading Dock

Semi- Outdoor

Service

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat Sumber : Analisa Pribadi

(14)

41

e. Studi Aktivitas Karyawan

Tabel 13. Tabel Studi Aktivitas Karyawan No. Pelaku Waktu Aktivitas Kebutuhan

Ruang

Jenis Ruang

Sifat Kegiatan 1. Customer

Service

07.00/

17.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop- off

Semi- Outdoor

Service

07.00- 17.00

- Absen masuk - Memberikan informasi -

Menyampaikan promosi pasar - Memberikan laporan harian

Ruang Informasi

Indoor Publik

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat 2. Petugas

penitipan barang

07.00/

17.00

- Datang/

pulang, parkir kendaraan

Area Parkir Outdoor Service

- Datang/

pulang (dijemput)

Area Drop- off

Semi- Outdoor

Service

07.00- 17.00

- Menerima Barang - Memberi nomor penitipan barang - Menyimpan Barang

- Menyerahkan Barang

- Memberikan laporan harian

Tempat penitipan barang

Indoor Semi- Privat

12.00- 13.00

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin Indoor Publik

BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi- Privat Sumber : Analisa Pribadi, 2018

(15)

42

f. Studi Aktivitas Pekerja

Tabel 14. Tabel Studi Aktivitas Pekerja No. Pelaku Waktu Aktivitas Kebutuhan

Ruang

Jenis Ruang

Sifat Kegiatan 1. Kuli

Panggul

22.00/

06.00

-Datang/ pulang, parkir kendaraan

Area Parkir Outdoor Service 22.00-

06.00

- Mengambil/

memindahkan barang dari truk distributor - Memindahkan barang ke mobil pick-up

pedagang - Menata barang di kios/lapak

Area Loading Dock

Semi- Outdoor

Service

Istirahat, Makan, dan Minum

Kantin Indoor Publik BAB/BAK Lavatory Indoor Privat Shalat Musholla Indoor Semi-

Privat Sumber : Analisa Pribadi

3.1.1.3 Pengelompokan Fasilitas

Pengelompokan Fasilitas di Pasar Induk dibedakan menjadi 4 berdasarkan kegiatan yang dilakukan, yaitu kelompok kegiatan utama, penunjang, pengelola dan servis.

Tabel 15. Tabel Pengelompokan Fasilitas

UTAMA PENUNJANG PENGELOLA SERVICE

Dasaran Ruang

Informasi Ruang Kepala Pasar Lavatory & Janitor Lapak/Los Ruang

Keamanan

Ruang Divisi

Admnistrasi Lavatory Difabel Kios R. Penitipan

Barang

Ruang Divisi Keuangan

Lavatory & Janitor Pengelola Foodplaza Ruang

Kesehartan Ruang Humas Janitor

Ruko Ruang

Menyusui Ruang Tenant Relation Ruang Loker Staff Area

Promosi Mushala Ruang Bilding

Maintenance Ruang IPAL

Area Potong Unggas

ATM Centre Ruang Sarana &

Prasarana Ruang Mekanikal Area Ukur

Ulang Ruang BAPENGKAR Ruang Genset

(16)

43

Ruang KAPABIN Ruang Pompa Ruang Kepala

Keamanan Loading Dock

Ruang Kepala Kebersihan

Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Ruang Kepala Parkir Pos Satpam Ruang Kepala Teknisi Gudang

Ruang Rapat Area Parkir Pengunjung Ruang Tamu Area Parkir Pengelola Ruang CCTV Area Parkir Distribusi Kantin Pengelola

Ruang Karyawan Ruang Penyimpanan

Ruang Ganti R. Cleaning Service

Ruang Pekerja Ruang Istirahat

Distributor Sumber : Analisa Pribadi

3.1.1.4 Pengelompokan Zona Ruang

Tabel 16. Tabel Pengelompokan Zona Ruang

AREA PUBLIK

Dasaran Lapak/Los Kios Foodplaza Ruko Kantin Pengelola Area Promosi Area Potong Unggas Area Ukur Ulang Area Loading Dock Ruang Informasi Mushola Ruang Tamu

AREA SEMI-PRIVAT

R. Penitipan Barang R. Kesehatan R. Humas R. Tenant Relation R. Building Maintenance R. Sarana Prasarana R.BAPENGKAR R. KAPABIN R. Karyawan R. Cleaning Servie R. Pekerja R. Istirahat Distributor

RUANG PRIVAT

R. Kepala Pasar R.Administrasi

R. Keuangan R. Kepala Keamanan R. Kepala Kebersihan R. Kepala Parkir R. Kepala Teknisi

R.Menyusui ATM Centre R. Rapat

R.Penyimpanan R. Ganti

AREA SERVICE

R. IPAL R. ME R. Genset TPS

Pos Satpam Toilet Janitor Gudang

18 19 5 8

Sumber : Analisa Pribadi

(17)

44

3.1.1.5 Kebutuhan Ruang

a. Pendekatan Jumlah Pelaku 1) Pendekatan Jumlah Pedagang

Tabel 17. Jumlah Pedagang Pasar di Kabupaten Sleman No. Nama dan

Jenis Pasar

Unit (2005) Luas (m2)

Jumlah Pedagang

(2014)

Jumlah Pedagang

(2015)

Jumlah Pedagang

(2016) Kios Los Bango

1 Pasar Prambanan

199 53 209 21.000 2108 2108 2204 2 Pasar

Godean

185 51 215 9.000 1240 1740 1419

3 Pasar Tempel

172 51 80 15.400 1324 1471 1471

4 Pasar Sleman

106 34 97 5.800 1171 1327 1482

5 Pasar Pakem

64 34 115 6.000 910 1085 1129

6 Pasar Gamping

85 37 30 10.150 1085 1220 1130

Jumlah Pedagang 8.538 8.951 8.835

Rata-Rata Pedagang/ Pasar 1.423 1.492 1.472

Sumber : Dinas Pasar Kab. Sleman dan BPS Sleman, 2017

Perhitungan laju peningkatan jumlah rata-rata pedagang pasar di Kabupaten Sleman selama 3 tahun, yaitu dari 2014-2016 :

Rasio Peningkatan (R) = Pedagang tahun A − Pedagang tahun B

Pedagang tahun A 𝑥 100%

2014 − 2015 =

1.492−1.423

1.492

𝑥 100%

2015 − 2016 =

1.472−1.492

1.472

𝑥 100%

Laju Peningkatan = £ Rasio Peningkatan (R) tahun yang dianalisis Laju Peningkatan = 4,6% − 1,3%

2

𝐋𝐚𝐣𝐮 𝐏𝐞𝐧𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭𝐚𝐧 = 𝟏, 𝟔𝟓% (laju peningkatan selalu positif / absolut)

Jadi berdasarkan analisis diatas, angka laju peningkatan jumlah

pedagang pasar di kabupaten Sleman per tahun meningkat 1,65 %.

(18)

45

Perhitungan Asumsi jumlah pedagang pada Pasar Induk di Kabupaten Sleman 10 tahun mendatang dengan rumus sebagai berikut:

𝑃𝑡 = 𝑃𝑜 𝑥 (1 + 𝑟)²

Pt : Jumlah Pedagang pada tahun 2028 Po : Jumlah Pedagang pada tahun 2017 T : Tahun Proyeksi

r : Presentase laju peningkatan pedagang rata-rata 𝑃𝑡 = 𝑃𝑜 𝑥 (1 + 𝑟)

𝑡

𝑃𝑡 = 1.472 𝑥 (1 + 0.016)

10

𝑃𝑡 = 1.472 𝑥 (1.026)

10

𝑷𝒕 = 1.733 pedagang

Jadi, asumsi jumlah pedagang Pasar Induk 10 tahun ke depan yaitu pada tahun 2028 adalah 1.733 pedagang. Maka projek Pasar Induk di Kabupaten Sleman ini akan diasumsikan dapat menampung 1.800 pedagang.

Jumlah pedagang/unit kios, lapak, dasaran = 1800 pedagang.

Dengan jumlah pedagang lebih dari 750, maka pasar ini termasuk golongan pasar rakyat tipe 1. Rasio jumlah pedagang berdasarkan pembagian unit pada pasar yaitu: Dasaran : Lapak : Kios = 45% : 15% : 40%

Tabel 18. Perhitungan Jumlah Pedagang per unit

Jenis Pedagang Perhitungan

Dasaran 45% x 1800 = 810

Los 15% x 1800 = 270

Kios 40% x 1800 = 720

Sumber : Analisa Pribadi

(19)

46

Perhitungan jumlah pedagang dasaran (810) berdasarkan jenis dagangan

Tabel 19. Perhitungan Pedagang Dasaran Sesuai Jenis Barang

Jenis Pedagang Perhitungan

Pedagang Buah 20% x 810 = 162

Pedagang Sayur 20% x 810 = 162

Pedagang Tahu, Tempe, Bakso 15% x 810 = 122 Pedagang Daging, Ikan, Ayam 15% x 810 = 122

Pedagang Bumbu Dapur 15% x 810 = 122

Pedagang Majalah/ Koran 6% x 810 = 48 Pedagang/Jasa Duplikat Kunci 5% x 810 = 40

Pedagang Kaset/ CD 4% x 810 = 32

Sumber : Analisa Pribadi

Perhitungan jumlah pedagang lapak (270) berdasarkan jenis dagangan

Tabel 20. Perhitungan Pedagang Lapak Sesuai Jenis Barang

Jenis Pedagang Perhitungan

Lapak Basah

Pedagang Daging Sapi 10% x 270 = 27

Pedagang Daging Kambing 10% x 270 = 27

Pedagang Daging Ayam 10% x 270 = 27

Pedagang Daging Babi 10% x 270 = 27

Pedagang Ikan Segar 10% x 270 = 27

Lapak Semi Basah

Pedagang Buah 10% x 270 = 27

Pedagang Sayur 10% x 270 = 27

Pedagang Ikan Asin 5% x 270 = 14

Pedagang Ikan Asap 5% x 270 = 14

Pedagang Tahu, Tempe, Bakso 10% x 270 = 27

Pedagang Bumbu Dapur 10% x 270 = 27

Sumber : Analisa Pribadi

Perhitungan jumlah pedagang kios (720) berdasarkan jenis dagangan

Tabel 21. Perhitungan Pedagang Kios Sesuai Jenis Barang

Jenis Pedagang Perhitungan

Pedagang sayur organik 3% x 720 = 22

Pedagang snack grosir 6% x 720 = 43

Pedagang Roti/ Kue 3% x 720 = 22

Pedagang Obat/Jamu 3% x 720 = 22

Pedagang Kelontong 6% x 720 = 43

Pedagang Bunga 3% x 720 = 22

Pedagang Gerabah 3% x 720 = 22

Pedagang Peralatan Rumah Tangga 6% x 720= 43

Pedagang Peralatan Dapur 5% x 720 = 36

Pedagang Pakaian 12% x 720 = 86

Pedagang Kain/Tekstil 5% x 720 = 36

Pedagang Kosmetik 4% x 720 = 29

Pedagang Kebutuhan Sekolah 5% x 720 = 36

(20)

47

Pedagang Sandal dan Sepatu 6% x 720 = 43

Pedagang Kebutuhan Jahit 4% x 720 = 29

Pedagang Plastik dan Kardus 4% x 720 = 29 Pedagang Cermin dan Lukisan 2% x 720 = 14

Pedagang Mainan 2% x 720 = 14

Pedagang Elektronik 3% x 720 = 22

Pedagang Handphone 3% x 720 = 22

Pedagang Jam 4% x 720 = 29

Pedagang Peralatan Listrik 3% x 720 = 22

Pedagang Aksesoris 4% x 720 = 29

Pedagang Perhiasan/ Emas 1% x 720 = 7

Sumber : Analisa Pribadi

2) Pendekatan Jumlah Pengunjung/ pembeli

Tabel 22. Jumlah Penduduk Kabupaten Sleman Tahun Laki-laki Perempuan Jumlah 2014 539.731 523.071 1.072.802 2015 538.074 537.052 1.075.126 2016 541.577 537.476 1.079.210 Presentase kenaikan/tahun 1,66 % Pertumbuhan rata-rata/tahun 17.856 Sumber : http://www.slemankab.go.id/

Asumsi jumlah pengunjung pasar per hari:

▪ 5% penduduk kabupaten Sleman = 5% dari 1.079.210 = 53.960

▪ Jumlah pengunjung/ pasar = 53.960 : jumlah pasar tradisional tipe A dab B di Kab. Sleman = 5.396 orang/hari

Asumsi jumlah pengunjung 10 tahun kedepan:

▪ Pertumbuhan penduduk 10 th (1,66 % per tahun

9

) = 17.856 x (pertumbuhan 10 tahun kedepan) = 21.365 orang

▪ Pertahun pengunjung meningkat 3% x 21.365 = 641 orang Pengunjung dari Kab. Sleman = 5.396 + 641 = 6037 orang/hari Asumsi Pengunjung dari wilayah diluar Kabupaten Sleman:

5% x jumlah pengunjung Kab. Sleman/hari = 5% x 6.037 = 302 orang

9 http://www.slemankab.go.id/

(21)

48

Jumlah pengunjung total per hari dapat mencapai

= 6.037 + 302 = 6.339 orang/hari Jumlah pengunjung waktu puncak Jam operasional pasar adalah 12 jam

Estimasi pengunjung berbelanja adalah 3 jam Jumlah pengunjung waktu puncak

= jumlah pengunjung : (jam operasional : estimasi belanja)

= 6.339 : (12:3) = 1584 orang/waktu puncak 3) Pendekatan Jumlah Distributor

Pendekatan jumlah kapasitas pelaku distribusi barang dagang akan di proyeksikan dalam jangka waktu 10 tahun kedepan, dasar pengambilan jumlah pelaku distributor yaitu berdasarkan dari pengamatan survey kunjungan proyek sejenis pada pasar induk. Pada hasil pengamatan studi dan analisis pribadi, ditentukan dalam satu hari distributor barang dagang dalam waktu sibuk/ waktu turun barang dapat mencapai 60 truk, dan 30 pick-up/jam untuk mengambil barang.

Sedangkan jumlah lapak bongkar muat sebannyak 138 lapak yang tersedia. Jumlah tersebut merupakan pasar induk ditribusi skala provinsi DIY. Berdasarkan wawancara pengelola pasar, sebanyak 70% termasuk pendistribusian ke luar kabupaten Sleman dan 30%

merupakan pendistribusian di dalam Kabupaten Sleman. Maka

perhitungan kebutuhan jumlah pedagang bongkar-muat untuk 10

tahun kedepan berdasarkan angka laju peningkatan jumlah pedagang

pasar di kabupaten Sleman per tahun meningkat 1,65 % adalah sbb:

(22)

49

▪ Kebutuhan Lapak = 30 % x 138 lapak = 54 lapak.

▪ Jumlah truk distribusi/waktu turun barang

= 30% x 60 = 23 truk/jam sibuk.

▪ Jumlah pick-up pedagang/ waktu naik barang

= 30% x 30 = 12 pick up/jam 4) Pendekatan Jumlah Pengelola

Tabel 23. Asumsi Jumlah Pengelola

Sumber : Analisa Pribadi, 2018

Berdasarkan perhitungan pedagang, pengunjung, distributor dan pengelola diatas maka rekapitulasi pendekatan jumlah pelaku pada Pasar Induk Tradisional di Kabupaten Sleman yaitu :

Tabel 24. Jumlah Pelaku Pasar Induk Kabupaten Sleman

Jenis Pelaku Perhitungan Jumlah

Pelaku Pedagang Dasaran

(@1 unit = 1 orang)

1 x 810 = 810 810 orang Pedagang Los

(@1 unit = 1 orang)

1 x 270 = 270 270 orang

Pedagang Kios 2 x 720 =1400 1400 orang

PELAKU JUMLAH

Kepala Pasar 1 orang

Bagian Administrasi 2 orang

Bagian Keuangan 2 orang

Bagian Humas 1 orang

Bagian TR 3 orang

Bagian Sarana & Prasarana 2 orang Bagian BAPENGKAR (Badan

Pengelola Pekerja Bongkar Muat

4 orang Bagian KAPABIN (Koperasi

Angkutan Barang & Industri)

3 orang

Kepala Keamanan 1 orang

Kepala Kebersihan 1 orang

Kepala Parkir 1 orang

Penjaga Customer Service 2 orang Penjaga Penitipan Barang 4 orang

Petugas Kebersihan 25 orang

Security 20 orang

Jumlah 72 staff pengelola

(23)

50 (@1 unit = 1 orang pedagang, 1 asisten)

Pedagang Lapak

(@1 unit = 1 orang pemilik, 3 pekerja)

4 x 54 lapak 216 orang

Pedagang Ruko

(@1 unit = 1 orang pemilik, 3 asisten)

4 x 10 = 40 40 orang

Pedagang Foodplaza (@1 counter = 1 chef, 1 pramusaji, 1 kasir)

3 x 40 = 120 120 orang

Pengunjung Pasar 6.339 orang/hari 6.037 orang

Pengelola & Karyawan 72 72 orang

Distributor

(@1 unit = 1 supir truk, 1 distributor)

1 supir pick-up

2 x 23 = 46

1 (12x4jam) = 48

94 orang

Total 9.059 orang per hari Sumber : Analisa Pribadi

b. Studi Ruang Khusus

Studi ruang khusus difokuskan terhadap kebutuhan dimensi pengguna dan kegiatan yang spefisik terhadap ruangan. Berikut ini merupakan beberapa ruang dengan kegiatan utama yang dilakukan di pasar induk yaitu :

a. Ruang Dasaran

Merupakan salah satu cara berdagang yang menggunakan suatu tempat yang luas, dan biasanya hanya membutuhkan meja yang bisa dilipat atau menempati tempat yang dapat dipindahkan dengan mudah. Barang yang dijual antara lain ikan asin, tempe, bakso tahu, bumbu dapur, buah-buahan, sayuran, ikan basah, ayam, koran/

majalah, kaset/ CD, duplikat kunci. Ukuran yang disediakan untuk

pembeli adalah 1,5 m x 1.5 m.

(24)

51

Tabel 25. Studi Ruang Khusus Dasaran

Standart Analisa Besaran Sumber

Dasaran

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 1 = 0.8 m2 NAD SV AP Perabot :

Meja = 0.8 x 0.6 = 0.48 m2 Tinggi meja = 40 cm Kursi = 0.3 x 0.3 = 0.09 m2

Gambaran Besaran Ruang

Gambar 8. Gambaran Studi Ruang Khusus Dasaran Sumber : dokumen pribadi, 2018

Sumber : Analisa Pribadi

b. Ruang Los

Tabel 26. Studi Ruang Khusus Los

Standart Analisa Besaran Sumber

Los Ikan

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 1 = 0.8 m2

NAD Perabot :

Meja ikan = 2 x 1.5 = 3 m2 Tinggi meja = 90cm

Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2 Wastafel = 0.6 x 1 = 0.6 m2 Besaran Ruang :

2m x 3m

PERDA Gambaran Besaran Ruang

(25)

52

Gambar 9. Gambaran Studi Ruang Khusus Los Ikan Sumber : dokumen pribadi, 2018

Los Ayam

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 1 = 0.8 m2 NAD Perabot :

Meja = 2 x 1 = 2 m2 Tinggi meja = 90 cm Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2 Wastafel = 0.6 x 1 = 0.6 m2 Besaran Ruang :

2m x 3 m

PERDA

Gambaran Besaran Ruang

Gambar 10. Gambaran Studi Ruang Khusus Los Ayam Sumber : dokumen pribadi, 2018

(26)

53 Los Daging

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 1 = 0.8 m2 NAD Perabot :

Meja = 2 x 1 = 2 m2 Tinggi meja = 90 cm

Tinggi gantungan = 220 cm Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2 Wastafel = 0.6 x 1 = 0.6 m2 Besaran Ruang :

2m x 3 m

PERDA Gambaran Besaran Ruang

Gambar 11. Gambaran Studi Ruang Khusus Los Daging Sumber : dokumen pribadi, 2018

Los Daging Babi

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 1 = 0.8 m2 NAD Perabot :

Meja = 2 x 1 = 2 m2 Tinggi meja = 90 cm

Tinggi gantungan = 220 cm Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2 Wastafel = 0.6 x 1 = 0.6 m2 Besaran Ruang :

2m x 3 m

PERDA Gambaran Besaran Ruang

(27)

54

Gambar 12. Gambaran Studi Ruang Khusus Los Daging Babi Sumber : dokumen pribadi, 2018

Los Buah dan Sayur

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 1 = 0.8 m2 NAD Perabot :

Meja = 2 x 1 = 2 m2

Tinggi meja = 60 dan 90 cm Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2 Besaran Ruang :

2m x 2m

PERDA

Gambaran Besaran Ruang

(28)

55

Gambar 13. Gambaran Studi Ruang Khusus Los Buah dan Sayur Sumber : dokumen pribadi, 2018

Sumber : Analisa Pribadi

c. Kios

Tabel 27. Studi Ruang Khusus Kios

Standart Analisa Besaran Sumber

Kios Bahan Pangan

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 1 = 0.8 m2 NAD HDIS Perabot :

Meja counter = 60cm x 1.5m = 0.9 m2 Tinggi meja = 100 cm

Rak = 2(150x60) = 1.8 m2 Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2 Besaran Ruang :

3m x 3m

PERDA

Lebar sirkulasi dapat dilewati 1 orang, dan 2 orang sedang berktivitas.

Gambaran Besaran Ruang

(29)

56

Gambar 14. Gambaran Studi Ruang Khusus Kios Bahan Pangan Sumber : dokumen pribadi, 2018

Kios Bahan Non Pangan

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 1 = 0.8 m2 NAD Perabot : HDIS

Meja counter = 60cm x 1.5m = 0.9 m2 Tinggi meja = 100 cm

Rak = 2(150x60) = 1.8 m2 Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2 Besaran Ruang :

3m x 4m

PERDA

Lebar sirkulasi dapat dilewati 1 orang, dan 2 orang sedang berktivitas.

Gambaran Besaran Ruang

(30)

57

Gambar 15. Gambaran Studi Ruang Khusus Kios Bahan Non Pangan Sumber : dokumen pribadi, 2018

Sumber : Analisa Pribadi

d. Lapak sortir bongkar muat

Tabel 28. Studi Ruang Khusus Lapak

Standart Analisa Besaran Sumber

Lapak Sortir Bongkar Muat

- Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 5 = 4 m2 SV Perabot : AP

Meja counter = 60cm x 1.2m = 0.72 m2 Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2

Besaran Ruang : 4m x 6m

Gambaran Besaran Ruang

Gambar 16. Gambaran Studi Ruang Khusus Lapak Sumber : dokumen pribadi, 2018

Sumber : Analisa Pribadi

e. Foodplaza

Tabel 29. Studi Ruang Khusus Foodplaza

Standart Analisa Besaran Sumber

Foodplaza

- Orang/m2 = 0.8 m2 SV

AP Perabot :

Meja = 1 x 1 = 1 m2 Tinggi meja = 90 cm Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2

(31)

58 Besaran Ruang :

foodplaza dengan ukuran counter masing- masing 2 m x 3m.

Gambaran Besaran Ruang

Gambar 17. Gambaran Studi Ruang Khusus Foodplaza Sumber : dokumen pribadi 2018

Sumber : Analisa Pribadi

f. Fasilitas Penunjang

Tabel 30. Studi Ruang Khusus Fasilitas Penunjang

Standart Analisa Besaran Sumber

Ruang Informasi

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 2 = 1.6 m2 SV Perabot : AP

Meja = 2 x 1.5 = 3 m2 Tinggi meja = 100cm Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2

Gambaran Besaran Ruang

Gambar 18. Gambaran Studi Ruang Informasi Sumber : dokumen pribadi, 2018

Ruang Penitipan Barang

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 2 = 1.6 m2 SV Perabot : AP

Meja = 2.5 x 1 = 2 m2

(32)

59 Tinggi meja = 90 cm

Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2 Almari = 3 (1 x 0.6) = 1.8 cm

Gambaran Besaran Ruang

Gambar 19. Gambaran Studi Ruang Penitipan Barang Sumber : dokumen pribadi, 2018

Ruang Kesehatan

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 6 = 4.8 m2 SV Perabot : AP

Meja = 2 x 1 = 2 m2 Tinggi meja = 90 cm

Almari = 3 (1 x 0.6) = 1.8 cm Tempat tidur = 2 x 0.8 = 1.6 cm Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2

Gambaran Besaran Ruang

Gambar 20. Gambaran Studi Ruang Kesehatan Sumber : dokumen pribadi, 2018

Mushola

Orang/m2 = 0.8 x 1 = 1 m² =1 x 100=100 m² SV Perabot : AP

Mihrab 3 x 5 =15 m²

Area Wudhu Laki-Laki = 25 m² Area Wudhu Perempuan = 25 m²

Gambaran Besaran Ruang

(33)

60

Gambar 21. Gambaran Studi Ruang Mushola Sumber : dokumen pribadi, 2018

ATM Center

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 6 = 4.8 m2 SV AP Perabot :

Mesin ATM = 6(0.6 x 0.6) = 2.16 m2 Gambaran Besaran Ruang

Gambar 22. Gambaran Studi Ruang ATM Center Sumber : dokumen pribadi, 2018

Sumber : Analisa Pribadi

g. Fasilitas Service

Tabel 31. Studi Ruang Khusus Fasilitas Service

Standart Analisa Besaran Sumber

Ruang Keamanan

Orang/m2 = 0.8 m2 = 0.8 x 2 = 1.6 m2 SV Perabot : AP

Meja = 2.5 x 1 = 2 m2 Tinggi meja = 90 cm Kursi = 0.4 x 0.4 = 0.16 m2 Rak = 3 (1 x 0.6) = 1.8 cm

Gambaran Besaran Ruang

(34)

61

Gambar 23. Gambaran Studi Ruang Keamanan Sumber : dokumen pribadi, 2018

Lavatory

Orang/m2 = 0.8 m2 SV

AP Perabot :

Toilet Wanita 3 unit = 3(2 x 1) = 6 m2 Wastafel toilet wanita 2 unit.

Toilet Pria 2 Unit = 2(2 x 1) = 4 m2 Urinoir 3 unit

Wastafel toilet pria 1 unit.

Toilet difabel 1 unit.

Gambaran Besaran Ruang

Gambar 24. Gambaran Studi Ruang Lavatory Sumber : dokumen pribadi, 2018

Sumber : Analisa Pribadi

h. Sirkulasi dan Loading Dock

Tabel 32. Studi Ruang Khusus Sirkulasi & Loading Dock

Ukuran Sumber

Sirkulasi

Sirkulasi utama : Jarak bersih lebar keseluruhan ± antara 297,2 cm – 304,8 cm.

Sirkulasi bukan utama : Dimensi sikulasi tidak utama ±228,6 cm dengan jarak minimal 192,5 cm

NAD

Standart

(35)

62

Gambar 25. Gambaran Studi Sirkulasi Sumber : Data Arsitek, Neufert

Loading Dock

Loading dock megikuti lebar mobil angkutan.

Lebar max = 6x3 m Lebar min = 5,5x2,5 m Ketinggian min = 0.8 m

NAD

Standart

Gambar 26. Gambaran Studi Loading Dock Sumber : Data Arsitek, Neufert

Sumber : Analisa Pribadi

c. Studi Besaran Ruang

Kapasitas dan besaran ruang yang dibutuhkan pada projek “Pasar Induk Tradisional di Kabupaten Sleman” berdasarkan standart dan analisis sebagai berikut :

- NAD : Neufert Architect Data

- HDIS : Human Dimension & Interior Space

- SV : Survey Projek Sejenis

(36)

63

- AP : Asumsi berdasarkan studi analisis (Antopometrik)

- PERDA : Perda Kabupaten Sleman No. 12 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Pasar Kabupaten

Sedangkan dalam perhitungan besaran ruang digunakan flow area / ruang sirkulasi untuk memperoleh tingkat kenyamanan mengacu pada standar Time Saver Standard for Building Types, yaitu 5 - 10% untuk standar minimun sirkulasi.

Berikut ini merupakan perhitungan besaran ruang berdasarkan studi ruang khusus dari pasar induk di Kabupaten Sleman, yaitu sebagai berikut:

1) Fasilitas Pelengkap Utama a) Dasaran

Tabel 33. Studi Besaran Ruang Dasaran

Sumber : Analisa Pribadi Kebutuhan

Ruang

Kategori Pedagang

Kapa -sitas

Standar ukuran ruang (m)

Luas Ruang

(m²)

Sum ber

Luas Total (m²) Dasaran Buah 162 1.5 x 1.5 2.25 m² SV 364 m²

Sayur 162 1.5 x 1.5 2.25 m² SV 364 m² Tahu, Tempe,

Bakso

122 1.5 x 1.5 2.25 m² SV 274 m² Daging, Ikan,

Ayam

122 1.5 x 1.5 2.25 m² SV 274 m² Bumbu Dapur 122 1.5 x 1.5 2.25 m² SV 274 m² Majalah/

Koran

48 1.5 x 1.5 2.25 m² SV 108 m² Duplikat

Kunci

40 1.5 x 1.5 2.25 m² SV 90 m² Kaset/ CD 32 1.5 x 1.5 2.25 m² SV 72 m²

Total 1820 m²

(37)

64

b) Los

Tabel 34. Studi Besaran Ruang Lapak/ Los

Sumber : Analisa Pribadi

c) Kios

Tabel 35. Studi Besaran Ruang Kios Kebutuhan

Ruang

Kategori Pedagang

Kapa -sitas

Standar ukuran ruang (m)

Luas Ruang

(m²)

Sum ber

Luas Total (m²) Los Basah Daging Sapi 27 3 x 2 6 m² PER

DA

162 m² Daging

Kambing

27 3 x 2 6 m² PER

DA

162 m² Daging Ayam 27 3 x 2 6 m² PER

DA

162 m² Daging Babi 27 3 x 2 6 m² PER

DA

162 m²

Ikan Segar 27 3 x 2 6 m² PER

DA

162 m² Los Semi

Basah

Buah 27 2 x 2 4 m² PER

DA

108 m²

Sayur 27 2 x 2 4 m² PER

DA

108 m²

Ikan Asin 14 2 x 2 4 m² PER

DA

56 m²

Ikan Asap 14 2 x 2 4 m² PER

DA

56 m² Tahu, Tempe,

Bakso

27 2 x 2 4 m² PER

DA

108 m² Bumbu Dapur 27 2 x 2 4 m² PER

DA

108 m² Total 1354 m²

Kebutuhan Ruang

Kategori Pedagang

Kapa -sitas

Standar ukuran ruang (m)

Luas Ruang

(m²)

Sum ber

Luas Total (m²) Kios Bahan

Pangan Kering

Sayur Organik

22 3 x 3 9 m² PER

DA

198 m² Snack Grosir 43 3 x 3 9 m² PER

DA

387 m²

Roti/ Kue 22 3 x 3 9 m² PER

DA

198 m²

Obat/Jamu 22 3 x 3 9 m² PER

DA

198 m²

Kelontong 43 3 x 3 9 m² PER

DA

387 m² Kios Non

Pangan

Bunga 22 3 x 3 9 m² PER

DA

198 m²

(38)

65 Sumber : Analisa Pribadi

d) Ruko

Tabel 36. Studi Besaran Ruang Ruko

Sumber : Analisa Pribadi

Gerabah 22 3 x 4 12 m² PER

DA

264 m² Peralatan

Rumah Tangga

43 3 x 4 12 m² PER DA

516 m²

Peralatan Dapur

36 3 x 4 12 m² PER DA

432 m²

Pakaian 86 3 x 4 12 m² PER

DA

1032 m² Kain/Tekstil 36 3 x 4 12 m² PER

DA

432 m²

Kosmetik 29 3 x 3 9 m² PER

DA

261 m² Kebutuhan

Sekolah

36 3 x 3 9 m² PER

DA

324 m² Sandal dan

Sepatu

43 3 x 3 9 m² PER

DA

516 m² Kebutuhan

Jahit

29 3 x 3 9 m² PER

DA

261 m² Plastik dan

Kardus

29 3 x 3 9 m² PER

DA

261 m² Cermin dan

Lukisan

14 3 x 3 9 m² PER

DA

126 m²

Mainan 14 3 x 4 12 m² PER

DA

168 m² Elektronik 22 3 x 4 12 m² PER

DA

264 m²

Handphone 22 3 x 3 9 m² PER

DA

198 m²

Jam 29 3 x 3 9 m² PER

DA

261 m² Peralatan

Listrik

22 3 x 3 9 m² PER

DA

198 m²

Aksesoris 29 3 x 3 9 m² PER

DA

261 m² Perhiasan/

Emas

7 3 x 4 12 m² PER

DA

84 m² Total 7425 m²

Kebutuhan Ruang

Kapa sitas

Standar luas lantai bangunan

( m²)

Luas Bangu an (m²)

Sum ber

Luas Total (m²) Tipe A (2 lantai) 5 4.5 x 12 = 54 m² 108 m² SV 540 m² Tipe B (2 lantai) 5 8 x 16 = 126 m² 252 m² SV 1260 m²

Total 1800 m²

(39)

66

e) Foodplaza

Tabel 37. Studi Besaran Ruang Foodplaza

Sumber : Analisa Pribadi

2) Fasilitas Pelengkap Utama

Tabel 38. Studi Besaran Ruang Pelengkap Utama

Sumber : Analisa Pribadi

3) Fasilitas Area Distribusi

Tabel 39. Studi Besaran Ruang Area Distributor

Sumber : Analisa Pribadi

4) Fasilitas Pengelola

Tabel 40. Studi Besaran Ruang Fasilitas Pengelola Kebutuhan Ruang Kapasitas Standar

ukuran ruang (m)

Luas Ruang

(m²)

Sum ber

Luas Total (m²)

Counter 40 3 x 3 9 m² SV 360 m²

Area Makan 2 unit 20 x 20 400 m² SV 800 m² Total 1.160 m²

Kebutuhan Ruang Kapasitas Standar ukuran ruang (m)

Luas Ruang

(m²)

Sum ber

Luas Total (m²) Area Potong Unggas 1 unit 6 x 8 48 m² SV 48 m²

Depot Es Batu 1 unit 3 x 3 12 m² SV 9 m²

Area Ukur Ulang 4 unit 2 x 3 6 m² SV 24 m² Total 81 m²

Kebutuhan Ruang Kapasitas Standar ukuran ruang (m)

Luas Ruang

(m²) Su mb er

Luas Total (m²) Lapak Sortir Bongkar

Muat

54 4 x 6 24 m² SV 1296 m²

Loading Dock 54 4 x 5 20 m² SV 1080 m²

Total 2376 m²

Kebutuhan Ruang

Kapasitas Standar ukuran ruang (m)

Luas Ruang

(m²)

Sumb er

Luas Total (m²) Ruang Kepala

Pasar

1 orang 3 x 4 12 m² NAD HDIS AS

12 m²

Ruang Admnistrasi

2 orang 2.5 x 2 5 m² NAD HDIS

10 m²

(40)

67

AS Ruang

Keuangan

2 orang 2.5 x 2 5 m² NAD HDIS AS

10 m²

Ruang Humas 1 orang 2 x 2 4 m² AS 4 m²

Ruang Tenant Relation

3 orang 3 x 2 6 m² AS 18 m²

Ruang Bilding Maintenance

1 orang 3 x 2 6 m² AS 6 m²

Ruang Sarana

& Prasarana

2 orang 3 x 3 9 m² AS 18 m²

Ruang

BAPENGKAR

4 orang 3 x 2 6 m² AS 24 m²

Ruang KAPABIN

2 orang 3 x 2 6 m² AS 12 m²

Ruang Kepala Keamanan

1 orang 2 x 3 6 m² AS 6 m²

Ruang Kepala Kebersihan

1 orang 2 x 3 6 m² AS 6 m²

Ruang Kepala Parkir

1 orang 2 x 3 6 m² AS 6 m²

Ruang Kepala Teknisi

1 orang 2 x 3 6 m² AS 6 m²

Ruang Rapat 1 unit (10 orang) 4 x 10 40 m² AS 40 m² Ruang Tamu 1 unit (4 orang) 3 x 3 9 m² AS 9 m² Ruang

Istrirahat Karyawan

1 unit 3 x 3 9 m² AS 9 m²

Ruang

Penyimpanan

2 unit 2.5 x 3 7.5 m² NAD AS

15 m² Ruang Ganti 2 unit

(6 bilik wanita 6 bilik pria)

1 x 1.5 1.5 m² AS 18 m²

Ruang Cleaning Service

10 orang 2 x 1.5 3 m² AS 30 m²

Ruang Pekerja Loker Pekerja

20 orang 2 unit

1 x 1.5 0.4 x 5

1.5 m² 2 m²

NAD AS

32 m² Ruang

Istirahat Distributor

15 orang 1 x 2 2 m² AS 30 m²

Toilet Pengelola

▪ Toilet Wanita 3 unit

▪ Wastafel toilet wanita 2 unit.

▪ Toilet Pria 2 Unit.

▪ Urinoir 3 unit

▪ Wastafel toilet pria 1 unit.

Toilet wanita

= 18 m2

Toilet Pria

= 12 m2

36 m² NAD AS

36 m²

(41)

68 Sumber : Analisa Pribadi

5) Fasilitas Penunjang

Tabel 41. Studi Besaran Ruang Fasilitas Penunjang

Sumber : Analisa Pribadi

6) Fasilitas Service

Tabel 42. Studi Besaran Ruang Fasilitas Penunjang

▪ Toilet difabel 1 unit.

Toilet difabel

= 6 m2 Kantin

Pengelola

40 orang 8 x 15 120 m² AS 120 m² Total 477 m²

Kebutuhan Ruang

Kapasitas Standar ukuran

ruang (m)

Luas Ruang

(m²)

Sumb er

Luas Total (m²)

Ruang Informasi/

Customer Service

2 unit 2m x 1.5m

3 m² SB HDIS

6 m²

Ruang Penitipan Barang

2 unit 3m x 1m 3 m² SB HDIS

6 m²

Ruang Kesehatan

1 unit 4m x 6m 24 m² AS 24 m² Ruang

Menyusui

2 unit 2m x 1.5m

3 m² AS 6 m²

Mushola 1 unit 16m x

10m

160 m² AS 160 m² ATM Center 4 unit 1.5m x 2

m

3 m² AS 12 m² Total 214 m²

Kebutuhan Ruang

Kapasitas Standar ukuran ruang (m)

Luas Ruang

(m²) Su mb er

Luas Total (m²)

Ruang ME

1 unit 24 m² AS 24 m²

Ruang Genset

1 unit 30 m² AS 30 m²

Ruang Pompa

1 unit 30 m² AS 30 m²

Ruang Ground Tank

1 unit 30 m² AS 30 m²

Ruang STP

1 unit 24 m² AS 24 m²

Ruang MDF

1 unit 24 m² AS 24 m²

Ruang CCTV

1 unit 5m x 3m 15 m² AS 15 m²

(42)

69 Sumber : Analisa Pribadi

Tabel 43. Studi Persyaratan Jumlah Lavatory

Sumber : Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 519/Menkes/Sk/Vi/

2008 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat

Studi kebutuhan lavatory pada pasar induk yang memiliki jumlah pedagang sebanyak 1800 orang yang terdiri dari pedagang dasaran, pedagang lapak/los, pedagang kios, dan pedagang fodcourt. Perhitungan jumlah kebutuhan akan lavatory dihitung berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh Mentri Kesehatan RI, yaitu sebagai berikut:

Tabel 44. Studi Besaran Ruang Lavatory & Janitor Kebutuhan

Ruang

Kapasitas Standar ukuran ruang (m)

Luas Ruang (m²)

Sumber Luas Total (m²) Lavatory

Pengunjung

55 toilet = 10 unit

▪ Toilet Wanita 3/

unit

▪ Wastafel toilet wanita 2/ unit.

▪ Toilet Pria 2 Unit.

▪ Urinoir 3/ unit

▪ Wastafel toilet pria 2/unit.

▪ Toilet difabel 1/

unit.

Toilet wanita

= 18 m2 Toilet Pria

= 14 m2 Toilet difabel

= 6 m2

38 m² AS 380 m²

Ruang Janitor

10 unit 1.5 x 1 1.5 m² AS 15 m² Total 395 m² Sumber : Analisa Pribadi

Tempat Pembuangan Sampah (TPS)

1 unit 3m x 3m 9 m² AS 9 m²

Pos Satpam

2 unit (4 orang) 3m x 2m 6 m² AS 12 m²

Lift Barang

4 unit 2m x 2m 4 m² AS 16 m²

Ruang Janitor

5 unit 1.5 x 1 1.5 m² AS 7.5 m²

Gudang

1 unit 5 x 5 25 m² AS 25 m²

Total 237 m²

(43)

70

d. Studi Luas Bangunan dan Lahan Parkir 1) Perhitungan Jumlah Luas Bangunan

Tabel 45. Rekapitulasi Studi Luas Bangunan

Sumber : Analisa Pribadi

2) Perhitungan Jumlah Kebutuhan Parkir

Studi kebutuhan parkir pada pasar induk terbagi menjadi 3 bagian yaitu pengunjung, distributor dan pengelola. Perhitungan jumlah kebutuhan akan fasilitas parkir dihitung berdasarkan kebutuhan parkir dari masing- masing pelaku, yaitu:

a) Pedagang

Tabel 46. Kebutuhan parkir kendaraan pedagang Jenis Pelaku Jumlah

Pelaku

Mobil Motor Antar- Jemput/

Kendaraan Umum Pedagang Dasaran

Motor = 40%

Kend. Umum = 60%

810 orang - 224 486

Kebutuhan Ruang Luas Total (m²) Kelompok Kegiatan Utama

Dasaran 1.820 m²

Lapak/Los 1.354 m²

Kios 7.425 m²

Ruko 1.800 m²

Food Plaza 1.160 m²

Pelengkap Utama 81 m²

Area Distribusi 2376 m²

Total 16.016 m² Kelompok Kegiatan Pengelola

Fasilitas Pengelola 477 m²

Total 447 m²

Kelompok Kegiatan Penunjang

Fasilitas Penunjang 214 m²

Total 214 m²

Kelompok Kegiatan Service

Fasilitas Service 237 m²

Lavatory & Janitor 395 m²

Total 632 m²

Rekapitulasi Kebutuhan Ruang 17.309 m² Sirkulasi antar ruang 10% 1.731 m²

Total + Surkulasi 10% 19.040 m²

(44)

71 Pedagang

Lapak/Los Mobil = 10%

Motor = 40%

Kend. Umum = 50%

270 orang 27 108 135

Pedagang Kios Mobil = 10 % Motor = 40%

Kend. Umum = 50%

1440

orang 144 576 720

Pedagang Ruko Mobil = 20%

Motor = 40%

Kend. Umum = 40%

40 orang 8 16 16

Pedagang Foodplaza Mobil = 5 % Motor = 55 %

Kend. Umum = 40 %

120 orang 6 66 48

2680 orang

185 mobil

990 motor

1405 Antar-jemput Sumber : Analisa Pribadi

b) Pengelola

Tabel 47. Kebutuhan parkir kendaraan pedagang Jenis Pelaku Jumlah

Pelaku

Mobil Motor Antar-Jemput/

Kendaraan Umum Pengelola

Mobil = 40 % Motor = 50%

Kend. Umum = 10%

21 orang 8 11 2

Karyawan Motor = 45%

Kend. Umum = 55%

51 orang - 23 28

72 orang 8 mobil

34 motor

30 Antar-jemput/

kendaraan umum Sumber : Analisa Pribadi

c) Distributor

Tabel 48. Kebutuhan parkir kendaraan distributor Jenis Pelaku Jumlah Pelaku Motor Truk Distributor

Truk Parkir = 30%

Truk Laju = 70%

46 orang - 14 truk 12 pick-up Pekerja

Motor = 10% 162 orang 16

motor - 146 kend.

umum

(45)

72 Kend. Umum =

90%

Sumber : Analisa Pribadi

d) Pengunjung/ waktu puncak

Tabel 49. Kebutuhan parkir kendaraan pengunjung Jenis Pelaku Jumlah

Pelaku

Mobil Motor Antar- Jemput/

Kendaraan Umum Pengunjung

Mobil = 20 % Motor = 50%

Kend. Umum = 30%

1584

orang 315 792 476

1584 orang

315 mobil

792 motor

476 Antar-jemput/

kendaraan umum Sumber : Analisa Pribadi

Total kebutuhan luas parkir pada pasar induk yaitu:

Tabel 50. Kebutuhan parkir kendaraan pengunjung

Jenis Kendaraan Jumlah Total Luas/Kendaraan (m²) Total Luas (m²)

Mobil 520 10 m² 5200 m²

Motor 1832 2 m² 3664 m²

Truk 14 26 m² 364 m²

Total Kebutuhan Ruang Parkir 9.228 m² Sumber : Analisa Pribadi

e. Analisa Relasi dan Keruangan Tapak

Perencanaan Rerancangan Pasar Induk Tradisional yang berada di Kabupaten Sleman menurut Peraturan Bupati Sleman Nomor 21 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Izin Pemanfaatan Ruang, yaitu sebagai berikut:

- KDB (Koefisien Dasar Bangunan) = 40 – 60 %

- KLB (Koefosien Lantai Bangunan) = 1,2-1,8 maksimal 4 lantai

- KTB (Koefisien Tapak Basement) = maksimal 70%

(46)

73

- KDH (Koefisien Dasar Hijau) = minimal 20%

- GSB (Garis Sempadan Bangunan) = Jalan Arteri Primer tidak kurang dari 20m.

Berikut ini merupakan perhitungan kebutuhan kebutuhan luas tapak beserta luas besaran masing-masing keruangan tapak, yaitu:

a. Luas Kebutuhan Tapak

= Luas Total Bangunan : KLB

= 19.040 : 1,8 = 10.578

b. Luas Lantai Dasar

= KDB x Luas Kebutuhan Tapak

= 60% x 10.578 = 6.347

c. Luas Ruang Terbuka

= Luas Kebutuhan Tapak – Luas Lantai Dasar

= 10.578 - 6.347 = 4.231

d. Luas Ruang Terbuka Hijau

= 20% x Luas Ruang Terbuka

= 20% x 4.231 = 846

e. Total Luas Kebutuhan Tapak

= Luas Lantai Dasar + Area Parkir + RTH

= 6.347 +

9.228

+ 846 = 16.421

Jadi, luas tapak pada Pasar Induk di Kabupaten Sleman adalah 1,7 ha.

(47)

74

3.1.2 Persyaratan Ruang

Berikut merupakan persyaratan yang dibutuhkan oleh tiap ruangan yang terdapat di Pasar Induk Tradisional di Kabupaten Sleman, yaitu:

Tabel 51. Persyartan Ruang

NAMA RUANG

ASPEK

Pencahayaan Penghawaan Keamanan Kenyamanan Ketentuan Raung

Alami Buatan Alami Buatan Kebakaran Sekuritas Permukaan lantai kasar Terbuka Semi Terbuka Tertutup

Fasilitas Perdagangan

Dasaran √ √ √ √ √ √ √

Lapak/Los √ √ √ √ √ √ √

Kios √ √ √ √ √ √

Foodplaza √ √ √ √ √ √ √ √

Ruko √ √ √ √ √ √ √

Area Promosi √ √ √ √ √ √ √ √

Area Potong

Unggas √ √ √ √ √ √ √

Area Ukur

Ulang √ √ √ √ √ √ √

Area Loading

Dock √ √ √ √ √ √ √

Fasilitas Penunjang R. Informasi/

Customer Service

√ √ √ √ √ √

R. Penitipan

Barang √ √ √ √ √ √

R. Kesehatan √ √ √ √ √ √

R. Menyusui √ √ √ √ √ √

Mushola √ √ √ √ √ √

ATM Center √ √ √ √ √ √

Fasilitas Pengelola Ruang

Kepala Pasar √ √ √ √ √ √ √

Ruang

Admnistrasi √ √ √ √ √ √ √

(48)

75 Ruang

Keuangan √ √ √ √ √ √ √

Ruang

Humas √ √ √ √ √ √ √

Ruang Tenant Relation

√ √ √ √ √ √ √

Ruang Bilding Maintenance

√ √ √ √ √ √ √ √

Ruang Sarana &

Prasarana

√ √ √ √ √ √ √ √

Ruang BAPENGKA R

√ √ √ √ √ √ √

Ruang

KAPABIN √ √ √ √ √ √ √

Ruang Kepala Keamanan

√ √ √ √ √ √ √

Ruang Kepala Kebersihan

√ √ √ √ √ √ √

Ruang

Kepala Parkir √ √ √ √ √ √ √

Ruang Kepala Teknisi

√ √ √ √ √ √ √

Ruang Rapat √ √ √ √ √ √ √

Ruang Tamu √ √ √ √ √ √ √

Lavatory

Pengelola √ √ √ √ √ √

Kantin

Pengelola √ √ √ √ √ √ √

Fasilitas Karyawan Ruang

Karyawan √ √ √ √ √ √ √

Ruang

Penyimpanan √ √ √ √ √ √ √ √

Ruang Ganti √ √ √ √ √ √ √

Ruang Cleaning Service

√ √ √ √ √ √

Ruang

Pekerja √ √ √ √ √ √ √

Ruang Istirahat Distributor

√ √ √ √ √ √ √

Lavatory √ √ √ √ √ √

Fasilitas Service

Gambar

Tabel 5. Tabel Pengelompokan Pelaku  Pedagang  •  Pedagang Dasaran  •  Pedagang Lapak  •  Pedagang Kios  •  Pedagang Ruko  •  Pedagang Foodplaza  •  Pedagang Kantin  Distributor
Tabel 7. Klasifikasi Pedagang pada Lapak/Los  Kategori Basah  Kategori Semi Basah  - Pedagang Daging Sapi
Tabel 10. Tabel Studi Aktivitas Pengunjung  No.  Pelaku  Waktu  Aktivitas  Kebutuhan
Tabel 12. Tabel Studi Aktivitas Distributor  No.  Pelaku  Waktu  Aktivitas  Kebutuhan
+7

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Berdasarkan pada temuan-temuan selama berlangsungnya penelitian tindakan kelas berupa penerapan metode demontrasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada materi

Dari hasil pengolahan data, diperoleh ragam konsep diri. Ragam konsep diri yang muncul seperti, diri yang besar dan kuat, sehat atau sakit, rapi dan tampan terkait dalam aspek

Tanda ini biasanya merupakan tanda dini dari OMSK tipe bahaya, sedangkan pada kasus yang sudah lanjut dapat terlihat abses atau fistel retro aurikuler (belakang telinga), polip

CAS Layanan Abstrak Kimia (layanan yang memelihara daftar paling komprehensif bahan kimia) CLP Regulasi (EC) No 1272/2008 tentang klasifikasi, pelabelan, dan pengemasan bahan

Kalimat-kalimat pada adjektiva dasar di atas membuktikan bahwa keenam adjektiva dasar dadi, bhala, bhore, ghosa, kee, dan kesa adalah kata-kata yang mangandung polisemi, yaitu

Contoh orang tertarik dengan orang lain dan kemudian menjalin hubungan interpersonal khusus dengan orang lain tersebut dapat dicontohkan dengan orang-orang yang

Data hasil belajar siswa pada kelas eksperimen berupa rata-rata nilai pretest dan posttest pada sub materi teori hibridisasi yang diterapkan menggunakan strategi