8
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1.Konsep Dasar Web 2.1.1. Pengertia Internet
Menurut Hidayatullah dan Jauhari Khairul Kawistara (2015:1) menyatakan bahwa “Internet adalah jaringan global yang menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia. Dengan internet, sebuah komputer bisa mengakses data yang terdapat pada komputer lain dibenua yang berbeda”.
Internet dan jaringan komputer adalah hasil evolusi dari ARPANET, sebuah proyek riset tingkat tinggi yang dimiliki oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. DARPA mensponsori perkembangan jaringan yang menggunakan InternetProtocol (IP), TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol).
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan empat situs, yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, dimana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat diseluruh daerah, dan semua unversitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi dua, yaitu “MILNET“
untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan DARPA internet yang disederhanakan menjadi Internet
Pada tahun 1982 istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP atau IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut. Pada tahun 1986 diperkenalkan sistem nama domain yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.
Berikut ini adalah beberapa fasilitas yang disediakan melalui internet : 1. E-mail
Electronic-mail adalah surat atau pesan elektronik yang dikirimkan dan diterima melalui komputer. Dengan e-mail, pesan yang dikirimkan akan sampai kepada penerima saat itu juga. Dibandingkan dengan pengiriman surat melalui jasa pengiriman, e-mail telah memangkas waktu dan pesan yang disampaikan juga up-to-date. E-mail saat ini sudah bisa disertai dengan grafik, gambar foto, suara, animasi, dan bahkan bisa mengirim ke beberapa alamat sekaligus.
2. FTP (File Transfer Protocol)
FTP (File Transfer Protocol) adalah salah satu layanan internet untuk melakukan transfer file. Proses melakukan transfer file dari komputer ke server (file server) disebut dengan istilah unggah (upload). File yang sudah berada di file server, dapat diambil oleh orang lain untuk disimpan di komputer (pc). Proses mengambil file dari file server disebut dengan unduh (download).
3. Telnet (Telecommunication Network)
Telnet (Telecommunication Network) merupakan salah satu protokol jaringan yang digunakan di koneksi internet atau LAN(Local Area Network). Telnet
digunakan untuk melakukan koneksi ke sebuah server dan port tertentu.
Telnet digunakan untuk berinteraksi langsung dengan server. Anda dapat mengetikan perintah langsung dari komputer untuk ditunjukan ke server dan server akan langsung merespon output (keluaran) untuk ditunjukan ke komputer yang mengirimkan perintah.
4. Gopher
Gopher adalah program berbasis teks yang digunakan untuk mem-browser daftar menu internet diberbagai server gopher. Gopher merupakan aplikasi yang dapat mencari informasi di internet dan informasi yang dicari hanya sebatas pada teks. Untuk mendapatkan informasi melalui gopher, diperlukan hubungan dengan server gopher yang ada di internet.
5. World Wide Web (WWW)
World Wide Web merupakan kumpulan dokumen multimedia yang saling terkoneksi menggunakan link hypertext. Hypertext merupakan sebuah link yang digunakan untuk melakukan perpindahan antar dokumen. Web memudahkan kita mengakses berbagai informasi dalam bentuk teks, gambar, video, suara, dan juga animasi.
Internet telah memberikan konstribusi dan andil yang sangat besar bagi perkembangan dunia. Kehadiran internet telah menghapus batas dan jarak terhadap akses informasi. Bagaimanapun juga, perkembangan internet bisa memberikan dampak positif (baik) dan dampak negatif (buruk).
2.1.2. Pengertian Website
Menurut Yuhefizar, dkk (2008:2) menyatakan bahwa “Website adalah keseluruhan halaman-halaman web yang terdapat dalam sebuah domain yang
mengandung sebuah informasi”. Sebuah website biasanya dibangun atas banyak halaman web yang saling berhubungan. Hubungan atara satu halaman web dengan halaman web yang lainnya disebut dengan hyperlink, sedangkan teks yang dijadikan media penghubung disebut hyperteks.
Domain adalah nama unik yang dimiliki institusi sehingga bisa diakses melalui internet, misalnya lintau.com, yahoo.com, google.com, dan lain-lain.
Untuk mendapatkan sebuah domain kita harus melakukan register pada registar- registar yang ditentukan. Istilah lain yang sering ditemui sehubungan dengan website adalah homepage. Homepage adalah halaman awal sebuah domain.
Misalnya, anda membuka websitewww.google.com, halaman pertama yang muncul disebut dengan homepage, jika anda meng-klik menu-menu yang ada dan meloncat ke lokasi yang lainnya, disebut webpage, sedangkan keseluruhan isi atau content domain disebut website.
Berikut adalah jenis-jenis website berdasarkan sifatnya adalah : 1. Website dinamis
Website dinamis merupakan sebuah website yang menyediakan content atau isi yang selalu berubah-ubah setiap saat. Misalnya website berita seperti, www.kompas.com, www.detik.com, www.polinpdg.ac.id,dan lain-lain.
2. Website statis
Website statis merupakan website yang merupakan content-nya sangat jarang diubah. Misalnya webprofile organisasi, dan lain-lain.
2.1.3. Pengertian Web Browser
Menurut Sidik dan Husni Iskandar Pohan (2014:5) mengemukakan bahwa
“Browser web adalah software yang digunakan untuk menampilkan informasi dari
server web”.Software ini kini telah dikembangkan dengan menggunakan user interface grafis, sehingga pemakai dapat dengan melakukan ‘point dan click’
untuk pindah antar dokumen.
Lynx adalah browser web yang masih menggunakan mode teks, yang akibatnya adalah tidak ada gambar yang dapat ditampilkan. Lynxini ada pada lingkungan DOS dan *nix (kekurangan sistem operasi Unix). Akan tetapi perkembangan dari browser mode teks ini tidaklah secepat browserweb dengan GUI.
Dapat dikatakan saat ini hanya ada 2 browser web GUI yang populer : Internet Explorer dan Netscape Navigator. Kedua browser ini bersaing untuk merebut pemakainya, dengan berusaha untuk mendekati standar spesifikasi dokumen HTML yang direkomendasikan oleh W3C.
2.1.4. Pengertian Web Server
Menurut Sidik dan Husni Iskandar Pohan(2014:6) mendefinisikan “Server web adalah komputer yang digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen web, komputer ini akan melayani permintaan dokumen web dari kliennya”.
Browser web seperti Exploreratau Navigator berkomunikasi melalui jaringan (termasuk jaringan Internet) dengan server web, menggunakan HTTP.Browser akan mengirimkan request kepada server untuk meminta dokumen tertentu atau layanan lain yang disediakan oleh server.Server memberikan dokumen atau layanannya jika tersedia juga dengan menggunakan protokol HTTP.
2.1.5. Bahasa Pemrograman JavaScript
Menurut Sidik (2011:1) menjelaskan bahwa “JavaScript adalah bahasa yang digunakan untuk membuat program yang digunakan agar dokumen HTML yang ditampilkan dalam browser menjadi lebih interaktif, tidak sekedar indah saja”. JavaScript memberikan beberapa fungsionalitas ke dalam halaman web.
Sehingga dapat menjadi sebuah program yang disajikan dengan menggunakan antarmuka web.
JavaScript merupakan bahasa Script, bahasa yang tidak memerlukan kompiler untuk menjalankannya, cukup dengan interpreter. Tidak perlu ada proses kompilasi terlebih dahulu agar program dapat dijalankan. Brwoser web NetscapeNavigator dan Internet Explorer adalah salah satu contoh interpreter, karena kedua browser ini telah dilengkapi dengan interpreter JavaScript. Tetapi tidak semua browser web dapat menjadi interpreter JavaScript karena belum tentu browser tersebut dilengkapi dengan interpreter JavaScript.
JavaScript adalah bahasa script yang ringan dan mudah digunakan.
Dengan adanya JavaScript ini, maka ini halaman web tidak sekedar menjadi halaman data dan informasi saja, tetapi juga dapat menjadi suatu program aplikasi dengan antarmuka web.
JavaScript merupakan bahasa pemrograman yang tidak membutuhkan lisensi untuk dapat menggunakannya. Jika browser web yang kita gunakan mendukung (memiliki) JavaScript maka kita dapat langsung membuat aplikasi berbasis webdengan menggunakan JavaScript.
Umumnya program JavaScript adalah program yang ditanamkan (disisipkan) ke dalam halaman web, sehingga halaman (dokumen) web menjadi
sebuah aplikasi yang berjalan di dalam browser web. Beberapa sistem operasi menggunakan JavaScript untuk membuat aplikasi non-web, seperti sistem operasi MS.Windows, yang menggunakan istilah Windows Scripting Host (WSH) sebagai interpreter JavaScript dan VBScript, sehingga program yang dibuat dengan JavaScript dan VBScript dapat langsung dijalankan diatas sistem operasi, tanpa harus menggunakan browser web terlebih dahulu.
2.1.6. Bahasa Pemrograman PHP(PHP Hypertext Preprocessor)
PHP singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source. “PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman website yang dinamis”. Di kemukakan oleh Anhar (2010:3).
Pada tahun 1995 PHP pertama kalai dibuat oleh Rasmus Lerdorf, yang di beri nama FI (Form Interpreted) dan digunakan untuk mengelola form dari Web.
Pada perkembanggannya, kode tersebut dirilis ke umum sehingga mulai banyak dikembangkan oleh programmer di seluruh dunia.
Pada tahun 1997 PHP 2.0 dirilis. Pada versi ini sudah terintegrasi dengan bahasa pemograman C dan dilengkapi dengan modulnya sehingga kualitas kerja PHP meningkat secara signifikan. Pada tahun ini juga sebuah perusahaan yang bernama Zend merilis ulang PHP dengan lebih bersih, baik, dan cepat. Pada tahun 1998 PHP 3.0 diluncurkan.
Pada tahun 1999 PHP versi 4.0 dirilis. PHP versi ini paling banyak digunakan pada awal abad 21 karena sudah mampu membangun web komplek dengan stabiltas kecepatan yang tinggi.
Pada tahun 2004 Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreted PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek. Lalu pada versi 6 PHP sudah support untuk Unicode. Juga banyak fitur penting lainnya yang telah ditambahkan ke dalam PHP 6, antara lain :
1. Support Unicode, dukungan terhadap penggunaan Unicodetelah ditambahkan, sehingga mudah dibangun dan memelihara aplikasi.
2. Perbaikan keamanan.
3. Fitur dan konstruksi baru, sejumlah fitur sintaks baru ditambahkan, seperti 64 bit integer type, membangun perulang untuk array multidimensi, serta dukungan untuk labeled breaks.
2.1.7. Bahasa Pemrograman HTML (Hyper Text Markup Language)
Menurut Sidik dan Husni Iskandar Pohan (2014:9) mendefinisikan
“HTML kependekan dari Hyper Text Markup Language. Dokumen HTML adalah file teks murni yang dapat dibuat dengan editor teks sembarang”. Dokumen ini dikenal sebagai web page. Dokumen HTML merupakan dokumen yang disajikan dalam browser web surfer. Dokumen ini umumnya berisi informasi atau interface aplikasi di dalam Internet.
2.1.8. Bahasa Pemrograman JQuery
Menurut Sigit (2011:1) “Jqueryadalah library atau kumpulan kode JavaScript siap pakai”. Keunggulan menggunakan Jquery dibandingkan dengan JavaScript standar, yaitu menyederhanakan kode JavaScriptdengan cara memanggil fungsi-fungsi yang disediakan oleh Jquery.
Jquery pertama kali dirilis tahun 2006 oleh Jhon Resig. Jquery menjadi sangat populer hingga telah digunakan pada banyak website termasuk website kelas dunia seperti Google, Amazon, Twitter, EPSN, dan lain-lain.
Fungsi dari Jquery adalah menyederhanakan kode JavaScrit, plugin Jquery berfungsi menyederhanakan kode Jquery itu sendiri. Karena itu, dengan plugin jquery akan jauh lebih simpel dan ringkas dalam penulisan kode JavaScript.
2.1.9. Pengertian Basis Data
Menurut Fathansyah (2012:2) mengemukakan :
Basis Data terdiri atas 2 kata, yaitu Basis dan Data. Basis kurang lebig dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul. Sedangkan Data adalah respresentasikan fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya yang diwujudkan dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.
Didalam sebuah disk, basis data dapat diciptakan dan dapat pula ditiadakan. Di dalam sebuah disk, kita dapat pula menempatkan beberapa (lebih dari satu) basis data. Sementara dalam sebuah basis data, kita dapat menempatkan satu atau lebih tabel. Pada tabel inilah sesungguhanya data disimpan dan ditempatkan. Setiap basis data umumnya dibuat untuk mewakili sebuah semesta data yag spesifik.
Karena itu, operasi-operasi dasar yang dapat kita lakukan berkenaan dengan basis data dapat meliputi :
1. Pembuatan basis data baru (create database), yang identik dengan pembuatan lemari arsip yang baru
2. Penghapusan basis data (drop database), yang identik dengan perusakan lemari arsip (sekaligus beserta isinya, jika ada).
3. Pembuatan tabel baru ke suatu basis data (create tabel), yang identik dengan penambahan map arsip baru kesebuah lemari arsip yang telah ada.
4. Peghapusan tabel dari suatu basis data (drop tabel), yang identik dengan perusahaan map arsip lama yang ada di sebuah lemari arsip.
5. Penambahan atau pengisian data baru ke sebuah tabel di sebuah basis data (insert), yang identik dengan penambahan lembaran arsip ke sebuah map arsip.
6. Pengembalian data dari sebuah tabel (query), yang identik dengan pencarian lembara arsip dari sebuah map arsip.
7. Pengubahan data dari sebuah tabel (update), yang identik dengan perbaikan isi lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.
8. Penghapusan data dari sebuah tabel (delete), yang identik dengan penghapusan sebuah lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.
2.1.10. Pengertian XAMPP
Menurut Madcoms (2016:148) menyatakan bahwa “XAMPPadalah paket kumpulan software yang terdiri dari Apache, MySQL, PhpMyAdmin, PHP, Perl, Filezilla, dan lain-lain”.Fungsinya XAMPP adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis.program Apche HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl.
Gambar II.1 Aplikasi XAMPP 2.1.11. Pengertian PHP My Admin
Menurut Madcoms (2016:148) menyatakan bahwa ”PHPMyAdmin adalah tool open source yang ditulis dalam bahasa PHP untuk menangani administrasi MySQL berbasis World Wide Web”. Fungsi dari halaman ini adalah sebagai pengendali database MySQL sehingga pengguna MySQL tidak perlu repot untuk menggunakan perintah-perintah SQL. Karena dengan adanya halaman ini semua hal tersebut dapat dilakukan hanya dengan mengklik menu fungsi yang ada pada halaman PHPMyAdmin.
2.1.12. Pengertian MySQL
Menurut Anhar (2010:45) menjelaskan “Mysql (My Structure Query Language) adalah salah satu DataBase Management System (DBMS) dari sekian banyak DBMS seperti Oracle, MS SQL, Postagre SQL, dan lainnya”. MySQL berfungsi untuk mengolah database menggunakan bahasa SQL. MySQL bersifat
open source sehinga kita bisa menggunakan secara gratis. Pemrograman PHP juga sangat mendukung atau support dengan database MYSQL.
MySQL merupakan DBMS yang multitheard, multi-user yang bersifat gratis dibawah lisensi GNU General Public Licence (GPL). Tidak seperti Apache yang merupakan software yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulis masing-masing. MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan Swedia, yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang hak cipta kode sumbernya. Adapun beberapa kelebihan MySQL, antara lain :
a. MySQL dapat berjalan dengan stabil pada berbagai sistem operasi, seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, dan masih banyak lagi.
b. Bersifat Open Source, MySQL didistribusikan secaraopen source (gratis), dibawah lisensi GNU General Public Licence (GPL).
c. Bersifat Multiuser, MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah.
d. MySQL memiliki kecepatan yang baik dalam menangani query(perintah SQL). Dengan kata lain, dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
e. Dari segi security atau kamanan data, MySQL memiliki beberapa lapisan sekuriti, seperti level subnet mask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password yang terenkripsi.
f. Selain MySQL bersifat fleksibel dengan berbagai pemrograman, MySQL juga memiliki interface (antarmuka) terhadap berbagai aplikasi dan
bahasapemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
2.1.13. Model Pengembangan Perangkat Lunak
Menurut Sukamto dan M. Shalahuddin (2014:28) menyatakan :
Model SDLC air terjun (waterfall) sering juga disebut model sekuensial linier (sequential linear) atau alur hidup klasik (classic life cycle). Model air terjun meyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain, pengodean, pengujian, dan tahap pendukung (support).
Berikut adalah gambar model air terjun :
Sumber : Sukamto dan M. Shalahuddin (2014:29)
Gambar II.2 Model Pengembangan Perangkat Lunak Waterfall 1. Analisa kebutuhan perangkat lunak
Pada tahap ini penulis melakukan proses pengumpulan kebutuhan secara intensif untuk mespesifikasikan kebutuhan perangkat lunak yang agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan.
2. Desain
Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur
perangkat lunak, representasi antarmuka, dalam prosedur pengodean. Tahap ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke respresentasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasikan.
3. Pembuatan kode program
Desain harus ditranslasikan ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain.
4. Pegujian
Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.
5. Pendukung (support) atau pemeliharaan (maintenance)
Tidak menutup kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah dikirmkan ke user. Perubahan bisa terjadi karena adanya kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian saat perangkat lunak harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Tahap pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak membuat perangkat lunak baru.
2.1.14. Pengertian Sistem
Menurut Hutahaean (2014:2) mengemukakan bahwa “Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau untuk melakukan sasaran yang tertentu”. Supaya sistem itu dikatakan sistem yang baik memiliki karakteristik yaitu :
1. Komponen
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan.
Komponen sistem terdiri dari komponen yang berupa subsistem atau bagian- bagian dari sistem.
2. Batasan sistem (boundary)
Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batasan sistem menunjukan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.
3. Lingkungan luar sistem (environment)
Lingkungan luar sistem (environment) adalah diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan dapat bersifat menguntungkan yang harus tetap dijada dan yang merugikan yang harus dijaga dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
4. Penghubung sistem (interface)
Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-
sumber daya mengalir dari subsistem ke subsistem lain keluaran (output) dari subsistem akan jadi masukan (intput) untuk subsistem lain melalui penghubung.
5. Masukan sistem (input)
Masukan adalah energi yang dimasukan kedalam sistem, yang dapat berupa perawatan (maintenance input), dan masukan sinyal (signal input).
Maintenance input adalah energi yang di masukan agar sistem dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Contoh dalam sistem computer program adalah maintenance input sedangkan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.
6. Keluaran sistem (output)
Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Contoh komputer menghasilkan panas yang merupakan sisa pembuangan, sedangkan informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.
7. Pengelola sistem
Suatu sistem menjadi bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran. Sistem produksi akan mengolah bahan baku menjadi bahan jadi, system akuntansi akan mengolah data menjadi laporan-laporan keuangan.
8. Sasaran sistem
Suatu sistem pasti mempuanyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Sasaran dari sitem sangat menentukan input yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.
2.1.15. PengertianSistemInformasi
Menurut Hutahaean (2014:13) Sistem Informasi adalah suatu system didalam suatuorganisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukungoperasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan,
Sistem informa terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan (bulding block) yaitu :
1. Blok Masukan(Input Block)
Input mewakili data yang masuk kedalam system informasi. Input disini termasuk metode-metode dan media yang digunakan untuk menangkap data yang akan dimasukan, yang dapat berupa dokumen dasar.
2. Blok Model (Model Block)
Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan metod ematematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang sudah diingin kan.
3. Blok Keluaran (Output Block)
Produk dari system informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
4. Blok Teknologi (Technologi Block)
Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan, dan mengakses data, menghasilkan dan mengirim keluaran dan
membantu pengendalian diri secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari unsu rutama :
a. Teknisi (human ware atau brain ware) b. Perngkat lunak (software)
c. Perangkat keras (hardware) 5. Blok Basis Data (Data Base Block)
Merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras computer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.
6. Blok Kendali (control Block)
Banyak faktor yang dapat merusak sistem informasi, misalnya bencana alam, api, termperatur tinggi, air, debu, kecurangan-kecurangan, kejanggalan system itu sendiri, kesalahan-kesalahan tidak efisienan, sabotase dan sebagainya. Beberapa pengendalian perlu di rancang dan di terapkan untuk meyakinkan bahwah al-hal yang dapat merusak system dapat dicegah atau bila terlanjur terjadi kesalahan dapatlangsung diatasi.
2.1.16. PengertianPerpustakaan
Menurut Darmono (2008:3) Perpustakaan adalah satu unit kerja yang berupatempt untuk mengumpulakan, menyimpan, mengelola, dan mengatur koleksi bahan pustaka secara sistematis untuk digunakan oleh pemakai sebagai sumber informasi sekaligus sebagai sarana belajar yang menyenangkan.
2.2.Teori Pendukung
2.2.1. Pengertian Stuktur Navigasi
Menurut Suyanto (2008:62) “Struktur navigasi dalam situs web melibatkan sistem navigasi situs web secara keseluruhan dan desain interface situs web tersebut, navigasi memudahkan jalan yang mudah ketika menjelajahi situs web”. Struktur navigasi juga dapat diartikan sebagai struktur alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan dan rantai kerja dari beberapa area yang berbeda dan dapat membantu mengorganisasikan seluruh elemen pembuatan website. Ada empat macam bentuk dasar yaitu :
1. Struktur Navigasi Linear
Pengguna akan melakukan navigasi secara berurutan, dalam frame atau byte informasi satu ke yang lainnya.
Sumber : Binanto, (2010:269)
Gambar II.3. Struktur Navigasi Linear 2. Struktur Navigasi Hierarkis
Struktur dasar ini disebut juga struktur “lineardengan percabangan” karena pengguna melakukan navigasi disepanjang cabang pohon struktur yang terbentuk oleh logika isi.
Sumber : Binanto (2010:269)
Gambar II.4. Struktur Navigasi Hierarkis 3. Struktur Navigasi Non-Linear
Pengguna akan melakukan navigasi dengan bebas melalui isi proyek dengan tidak terikat dengan jalur yang sudah ditentukan sebelumnya.
Sumber : Binanto (2010:270)
Gambar II.5. Struktur Navigasi Non-Linier 4. Struktur Navigasi Komposit
Pengguna akan melakukan navigasi dengan bebas (secara non-linear), tetapi terkadang dibatasi presentasi linear film atau informasi penting dan atau pada data yang paling terorganisasi secara logis pada suatu hierarki.
Sumber : Binanto (2010:270)
Gambar II.6. Struktur Navigasi Komposit 2.2.2. Pengertian ERD (Entity Relationship Diagram)
Menurut Fatansyah (2012:81) menyimpulkan bahwa :
Model Entity Realtionship yang berisi komponen-komponen Himpunan Entitas dan Himpunan Relasi yang masing-masing dilegkapi dengan atribut-atribut yang mempersentasikan seluruh fakta dari ‘dunia nyata’
yang kita tinjau, dapat digambarkan dengan lebih sistematis dengan menggunakan Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R).
Notasi-notasi simbolik di dalam Diagram E-R yang dapat kita gunakan adalah :
1. Persegi panjang menyatakan himpunan Entitas.
2. Lingkaran atau Elip, menyatakan Atribut (Atribut yang befungsi sebagai key digarisbawahi).
3. Belah Ketupat, menyatakan Himpunan Relasi.
4. Garis, sebagai penghubung antara Himpunan Relasi dengan Himpunan Entitas dan Himpunan Entitas dengan Atributnya.
5. Kardinalitas Relasi dapat dinyatakan dengan banyaknya garis cabang atau dengan pemakaian angka (1 dan 1 untuk relasi satu-ke-satu, dan N untuk relasai satu-ke-banyak, atau N dan N untuk relasi banyak-ke-banyak).
Pemakaian istilah ‘Model Keterhubungan-Entitas’ dalam bahasa indonesia dapat digunakan sebagai padanan dari istilah asing : Entity Relationship Model (E-R Model). Akan tetapi, istilah Model Entity Relationship telah demikian populer/umum digunakan dalam berbagai pembahasan tentang analisis/perancangan Basis Data. Karena itu, agar tidak menimbulkan kebingungan yang tidak perlu, di dalam pembahasan berikutnya kita gunakan saja istilah asing tersebut.
Pada Model Entity-Relationship, semesta data yang ada di ‘dunia nyata diterjemahkan dengan memanfaatkan sejumlah perangkat konseptual menjadi sebuah diagram data, yang umum disebut sebagai Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R). Sebelum kita membahas lebih jauh tentang bagaimana Diagram E-R tersebut dapat kita gambarkan, maka yang harus lebih dulu diketahui adalah komponen-komponen pembentuk Model Entity-Relationship. Sesuai namanya, ada 2 (dua) komponen utama pembentuk Model Entity-Relationship, yaitu Entitas (Entity) dan Relasi (Relation). Kedua komponen ini dideskripsikan lebih jauh melalui sejumlah Atribut/Properti.
1. Entitas (Entity) dan Himpunan Entitas (Entity Set)
Entitas merupakan individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Sebuah kursi yang kita duduki, seseorang yang menjadi pegawai di sebuah perusahaan dan sebuah mobil yang melintas di depan kita adalah Entitas. Sekelompok Entitas yang sejenis dan berada dalam lingkup yang sama membentuk sebuah Himpunan Entitas (Entity Set).
2. Atribut (Attributesl Properties)
Setiap Entitas pasti memiliki Atribut yang mendeskripsikan karakteristik (properti) dari Entitas tersebut.
3. Relasi (Relationship) dan Himpunan Relasi (Relationship Sets)
Relasi menunjukan adanya hubungan d antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.
4. Kardinalitas/Derajat Relasi
Kardinalitas Relasi menunjukan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas yang lain. Kardinalitas Relasi yang terjadi di antara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dapat berupa :
a. Satu ke Satu (One to One),
Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, dan begitu juga sebaliknya setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
b. Satu ke Banyak (One to Many),
Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, di mana setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
c. Banyak ke Satu (Many to One),
Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak
sebaliknya, di mana setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B.
d. Banyak ke Banyak (Many to Many),
Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, dan demikian juga sebaliknya, di mana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas A.
2.2.3. Pengertian LRS (Logical Relationship Structure)
Menurut Frieyadie (2007:13) “LRS merupakan hasil dari pemodelan Entity Relational Ship (ER) beserta atributnya sehingga bisa terlihat hubungan- hubungan antar entitas”.
Dalam pembuatan LRS terdapat 3 hal yang dapat mempengaruhi (Frieyadie, 2007:13) yaitu :
A. Jika tingkat hubungan (cardinality) satu pada satu (one-to-one), maka di gabungkan dengan entitas yang lebih kuat (strong entity), atau digabungkan dengan entitas yang memiliki atribut yang lebih sedikit.
B. Jika tingkat hubungan (cardinality) satu pada banyak (one-to-many), maka hubungan relasi atau digabungkan dengan entitas yang tingkat hubungannya banyak.
C. Jika tingkat hubungan (cardinality) banyak pada banyak (many-to-many), maka hubungan relasi tidak akan digabungkan dengan entitas manapun, melainkan menjadi sebuah LRS.
2.2.4. Pengujian Web Black-Box Testing
Menurut Sukamto dan M. Shalahuddin (2014:275) menyatakan “Black- Box Testing adalah perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program. Penguji dimaksudkan untuk mengetahui apakah fungsi- fungsi, masukan, dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan”.
Pengujian kotak hitam dilakukan dengan membuat kasus uji yang bersifat mencoba semua fungsi dengan memakai perangkat lunak apakah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Kasus uji yang dibuat untuk melakukan pengujian kotak hitam harus dibuat dengan kasus benar dan kasus salah, misalkan untuk kasus proses login maka kasus uji yang dibuat adalah :
a. Jika user memasukan nama pemakai (username) dan kata sandi (password) yang benar.
b. Jika user memasukan nama pemakai (username) dan kata sandi (password) yang salah, misalnya nama pemakai benar tapi kata sandi salah, atau sebaliknya, atau keduanya salah.