• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ketidaksantunan linguistik dan pragmatik dalam ranah keluarga di lingkungan Kadipaten Pakualaman Yogyakarta.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Ketidaksantunan linguistik dan pragmatik dalam ranah keluarga di lingkungan Kadipaten Pakualaman Yogyakarta."

Copied!
300
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4. Data Tuturan Kategori Ketidaksantunan Mengancam Muka
Tabel 1. Jumlah Data Tuturan berdasarkan Kategori Ketidaksantunan
Tabel 2. Persentase Jumlah Data Tuturan berdasarkan Subkategori
Tabel 3. Data Tuturan Kategori Ketidaksantunan Melanggar Norma
+4

Referensi

Dokumen terkait

Tindakan-tindakan yang ditampilkan melalui tuturan biasanya disebut tindak tutur. Tindakan yang ditampilkan dengan menghasilkan suatu tuturan akan mengandung tiga tindak

Bungin (2006:49–50) mengemukakan bahwa kelas sosial ini terjadi pada lingkungan-lingkungan khusus pada bidang tertentu sehingga content varian strata sosial sangat

Simpulan dari hasil penelitian ini ialah: Pertama, wujud ketidaksantunan linguistik dapat dilihat berdasarkan tuturan lisan yang tidak santun antara guru dan siswa yang berupa tuturan

Simpulan dari hasil penelitian ini ialah: Pertama, wujud ketidaksantunan linguistik dapat dilihat berdasarkan tuturan lisan yang tidak santun antara guru dan siswa yang berupa tuturan

Tuturan terlihat dari santun tidaknya akan tampak dari wujud tuturannya itu sendiri. Wujud ketidaksantunan suatu tuturan dapat dilihat dari tuturan lisan yang dianalisis

(Konteks tuturan: Tuturan terjadi pada saat khotbah sholat Jum’at. Khotbah diikuti oleh para jamaah dan dipimpin oleh seorang ustadz. Para jamaah menyimak khotbah

struktur kontruksi bahasa atau bentuk dan relasi gramatikal, tetapi mengkaji alasan penutur dan pendengar yang membuat korelasi wujud kalimat dengan proposisi Topik

Kebalikannya teori-teori pragmatik tidak menjelaskan struktur kontruksi bahasa atau bentuk dan relasi gramatikal, tetapi mengkaji alasan penutur dan pendengar