• Tidak ada hasil yang ditemukan

Inisiasi Kalus Embriogenik Stroberi (Fragaria sp.) dengan Pemberian IBA (Indolebutyric acid) dan BAP (Benzylaminopurine).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Inisiasi Kalus Embriogenik Stroberi (Fragaria sp.) dengan Pemberian IBA (Indolebutyric acid) dan BAP (Benzylaminopurine)."

Copied!
25
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1. Tanaman Stroberi (Fragaria x ananassa Duch, var. Rosalinda)
Gambar 2.2. Daun Stroberi (Fragaria x ananassa Duch, var. Rosalinda)
Gambar 2.3. Buah Stroberi yang Berbentuk

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu, bibit yang dihasilkan dari kultur in vitro memiliki jumlah banyak, seragam dalam waktu singkat, sifat tanaman sama dengan induknya, bebas penyakit,

Perbanyakan secara vegetatif dengan menggunakan setek batang atau cabang memiliki kelemahan diantaranya akar yang terbentuk pada setek ini jumlahnya sedikit dan

Salah satu teknik pembibitan yang dapat menghasilkan bibit dalam jumlah yang banyak, secara genetik bersifat seragam, serta memiliki perakaran yang kuat adalah melaluiteknik

Salah satu teknik pembibitan yang dapat digunakan untuk menghasilkan bibit kakao dalam jumlah yang banyak dengan sifat genetika yang seragam dan sama dengan

Perbanyakan tanaman vanili dapat dilakukan secara kultur jaringan untuk memperoleh bibit tanaman yang sehat dalam jumlah banyak.. Tujuan percobaan ini adalah

Hal ini diduga karena Lokal Brastagi mampu menghasilkan jumlah daun lebih banyak sehingga semakin banyak daun yang tumbuh maka pertumbuhan tanaman stroberi dalam

Perlakuan 4 ppm 2,4-D + 0,5 ppm BAP merupakan konsentrasi optimum dalam menginduksi kalus krisan ( C. morifolium ) secara in vitro pada kondisi gelap yang memiliki tekstur

Penambahan zat pengatur tumbuh 2,4-D dan BAP pada berbagai konsentrasi berpengaruh terhadap waktu induksi kalus daun tanaman melati ( Jasminum sambac ) pada media MS secara in