• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Tahunan | Semen Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Laporan Tahunan | Semen Indonesia"

Copied!
315
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Tahunan

Annual Report

2008

(2)
(3)

Mengembangkan potensi

Perseroan yang semakin kokoh

di masa depan.

(4)

korporasi secara simultan di

tahun 2008 telah mengantarkan

Perseroan ke arah tatanan baru

yang lebih mapan.

(5)

Kendati menghadapi gejolak ekonomi sejak semester kedua, kami

berhasil memantapkan program konsolidasi internal sekaligus

memaksimalkan potensi pertumbuhan perusahaan dengan mencatat

pertumbuhan pendapatan secara signifikan, sehingga memiliki posisi

keuangan yang kokoh. Mantapnya program konsolidasi internal

tersebut, serta persiapan pranata organisasi dan SDM yang mampu

mengakomodasi tantangan masa depan, menandai kesiapan Perseroan

untuk melangkah ke era baru.

Even though encountering economic volatility since the second

semester, we have been successful in establishing internal consolidation

program while maximizing the Company’s capability to grow by

(6)

PERTUMBUHAN

YANG

BERKELANJUTAN

(7)

Pendapatan dan

EBITDA

(dalam Rp miliar)

Konsumsi Semen

Nasional dan Penjualan

Domestik Perseroan

(dalam juta ton)

Revenue and EBITDA (in Rp billions)

National Cement Consumption and Company’s Domestic Sales Volume (in million tonnes)

KAMI MENCATAT PERTUMBUHAN

EBITDA YANG BERKELANJUTAN

SEIRING DENGAN PENINGKATAN

PENDAPATAN. DALAM TAHUN

TERAKHIR, PERTUMBUHAN EBITDA

MENINGKAT RATA-RATA 28,7%,

SEMENTARA PENDAPATAN KAMI

MENINGKAT RATA-RATA 19,1%.

PADA TAHUN 2008, EBITDA

MENCAPAI RP3,9 TRILIUN, NAIK

3,8% DAN LABA BERSIH 2,1%.

DI SAMPING ITU, PRODUKSI KAMI

MAMPU MENGIMBANGI

TINGKAT PERTUMBUHAN

KEBUTUHAN NASIONAL.

We record continuing growth of

EBITDA in line with the revenue

increase. During the last ive

years, EBITDA growth has been

increasing at an average of

28.7%, while our revenue rises

at an average of 19.1%. In 2008,

EBITDA reached Rp3.9 trillion,

rose by 3.8% and net income

achieved an amount of Rp2.

trillion, or increased 2.1%.

On the other hand, our

production is capable of fulilling

the growth level of national

demand.

Konsumsi Semen Nasional National Cement Consumption

Penjualan Domestik Perseroan Company’s Domestic Sales Volume

200 200 2006 2007 2008

30.2

13.3 31.

1.3 32.1

1.0 3.2

1.2 38.1

16.7

EBITDA

Pendapatan Revenue 1,12

6,068

1,999 7,32

2,23 8,728

2,89 9,601

3,867 12,210

(8)

POSISI KEUANGAN

YANG KOKOH

(9)

PENERAPAN STRATEGI

PENGELOLAAN PENDAPATAN,

KAPASITAS DAN BIAYA SECARA

KONSISTEN TELAH BERHASIL

MEMPERKOKOH POSISI

KEUANGAN. PERSEROAN

MEMILIKI EKSPOSUR HUTANG

YANG RENDAH DAN

FREE

CASH FLOW

YANG KUAT

SEHINGGA PERSEROAN MEMILIKI

KAPABILITAS YANG UNGGUL

UNTUK PENGEMBANGAN USAHA

DI MASA MENDATANG.

Consistent implementation

of revenue management,

capacity management and

cost management has been

successful in strengthening our

inancial position. The Company

possesses low exposure to loan

and owns a stronger free cash

low, which establish a conducive

environment to optimize the

capital structure for future

development of the Company.

Kewajiban

terhadap

Ekuitas

**

Debt to

Equity

**

(

dalam

/

in

%)

200

1.0

22. 23.6

200

200 2006

2007

2008

(3)

1 26.8

16 31.3

20

200

200

2006

2007

2008

21.3

10.0

.1

2. 2.2

Return on

Equity

(

dalam

/

in

%)

ROE Perseroan Company’s ROE

ROE Industri* Industry’s ROE*

*Rata-rata industri adalah rata-rata produsen semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

*Industrial average based on IDX listed cement producer.

**Hutang yang memiliki kewajiban bunga komersial.

(10)

EKSPANSI YANG

TERUKUR

SELURUH FASILITAS PRODUKSI

TELAH BEROPERASI DENGAN

TINGKAT UTILITAS TERTINGGI DI

LINGKUNGAN INDUSTRI SEMEN

DALAM NEGERI. KEBERHASILAN

SERANGKAIAN PROGRAM

OPTIMASI TELAH MEMUNGKINKAN

PENINGKATAN KAPASITAS

PRODUKSI SEHINGGA MELEBIHI

KAPASITAS PRODUKSI AWAL.

SEIRING PENCAPAIAN PROGRAM

OPTIMASI TERSEBUT, KINI KAMI

SIAP MELANGKAH MENUJU

PEMBANGUNAN KAPASITAS BARU.

MEASURED EXPANSION

All of the production facilities

have been operated at their

highest utility rate in domestic

cement industries. Successful

implementation of a series

of optimization programs

has enabled enhancement of

production capacity to exceed

its initial production capacity.

In line with the achievement

of optimization program, we

have geared up to the new

(11)

Kapasitas

Produksi

Perseroan

(dalam juta ton)

Company’s

Production Capacity (in million tonnes)

Utilisasi Kapasitas

(dalam %)

Capacity Utilization (in %)

200 200 2006 2007 2008

83. 93.1

96.2 98.2

100.1

200 200 2006 2007 2008

16.9 16.9 16.9 17.1

(12)

PRUDENT MANAGEMENT

HASIL PERTUMBUHAN KINERJA

YANG BERKELANJUTAN MERUPAKAN

CERMINAN DARI PENERAPAN PRINSIP

KEHATI-HATIAN DAN KEBIJAKSANAAN

DALAM SETIAP LANGKAH

PERENCANAAN DAN OPERASIONAL

PERSEROAN. MANAJEMEN

BERKEYAKINAN SEGALA SESUATU

DAPAT DIBUAT LEBIH BAIK, RISIKO

TIDAK TERHINDARKAN TETAPI

DAPAT DIPERHITUNGKAN.

KAMI TELAH MENYEMPURNAKAN

BUDAYA PERUSAHAAN, KODE

ETIK SERTA MERAMPUNGKAN

DAN MEMPERKUAT PROSEDUR

TATA KELOLA USAHA DAN TATA

LAKSANA SEBAGAI PRANATA BAGI

PENGEMBANGAN KINERJA POSITIF

YANG BERKELANJUTAN.

Achievement of our continuing

growth performance relects

the implementation of prudent

and astute principles in each

step of planning and operation

of the Company. Management

is aware that everything can

be changed to be better, and

that the risk is unavoidable but

can be calculated.

We have improved our

Corporate Culture, Code of

Ethics as well as completed

and strengthened our

business management

procedures and governance

as a prerequisite for

developing positive

(13)
(14)

KESELARASAN

DALAM

PENGELOLAAN

(15)

PERSEROAN MENERAPKAN KEBIJAKAN

TRIPLE BOTTOM LINE

YANG

MENYELARASKAN PENGEMBANGAN

KETIGA ASPEK, YAITU EKONOMI,

SOSIAL DAN LINGKUNGAN. PERHATIAN

TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL

DAN KELESTARIAN LINGKUNGAN SAMA

PENTINGNYA DENGAN PENCAPAIAN

KINERJA EKONOMI.

BERKEMBANGNYA KESEJAHTERAAN

MASYARAKAT DAN MENINGKATNYA

KUALITAS PENGELOLAAN

LINGKUNGAN MERUPAKAN HASIL DARI

PELAKSANAAN KOMITMEN PERSEROAN

ATAS TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN

LINGKUNGAN. PENGHARGAAN DARI

BERBAGAI LEMBAGA INDEPENDEN

ANTARA LAIN INvESTMENT AWARD

DAN PROPER PERINGKAT HIJAU

MERUPAKAN SALAH SATU PENGAKUAN

ATAS KOMITMEN PERSEROAN DALAM

MENERAPKAN PROGRAM TERSEBUT.

The Company implements triple

bottom line policy aligning

harmonious development of the

three aspects to include economy,

social and environment. Attention

to the social development and

environmental preservation is as

important as the achievement of

our business performance.

The development of community

welfare and improvement on

quality environmental management

demonstrate the realization of the

Company’s commitment in social

and environmental responsibilities.

Appreciation from several

independent institutions encompass

among others the

Investment

Award

and

Proper Green

Rating

signify the acknowledgement of

Company’s commitment in carrying

out the program.

Penghargaan Proper Hijau

1

Proper Green Award

2

Kawasan Pabrik Tuban

2

View of Tuban Plant

1

DI MANA KAMI BERADA DI SITU

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN

LINGKUNGAN KAMI MELEKAT

WE holD oUR SoCIAl

AND ENVIRoNmENTAl

(16)

Ikhtisar Utama highlights

16 Ikhtisar Keuangan Financial Highlights

18 Ikhtisar Saham Stock Highlights

Pembayaran Dividen Dividend Payment

Kronologi Pencatatan Saham Stock Listing History

19 Kinerja Pergerakan Saham 2008 Share Performance Movement 2008

Kinerja Pergerakan Saham 2007 Share Performance Movement 2007

Komposisi Pemegang Saham 2007 & 2008

Shareholders Composition 2007 & 2008

20 Peristiwa Penting 2008 2008 Signiicant Events

22 Penghargaan Awards

Prakata: Kinerja dan Pencapaian Preface: Performance and Achievement

4 Pertumbuhan yang Berkelanjutan Sustainable Growth

6 Posisi Keuangan yang Kokoh Strong Financial Position

8 Ekspansi yang Terukur Measured Expansion

10 Pengelolaan yang Cermat Prudent Management

12 Keselarasan dalam Pembangunan Harmony in Management

Proil Perusahaan Company Proile

41 Sekilas Perseroan Company in Brief

42 visi dan Misi Vision and Mission

43 Kekuatan Perseroan Our Strength

45 Struktur Kepemilikan Saham Share Ownership Structure

46 Struktur Organisasi Organization Structure

48 Proil Manajemen Management Proile

24 Laporan Dewan KomisarisReport from the Board of Commissioners

30 Laporan Direksi Report from the Board of Directors

Produk, Fasilitas dan Distribusi Product, Fasilities and Distribution

57 Jenis Produk Product Type

60 Fasilitas Pendukung Supporting Facilities

62 Distribusi Distribution

Pengembangan Sumber Daya Manusia

human Resources Development

68 Rekrutmen Recruitment

69 Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Competence Training and Development

70 Sistim Remunerasi & Kesejahteraan Pegawai

Employee Remuneration and Beneit System

72 Peningkatan Wawasan Knowledge Management

73 Demograi Pegawai Employee DemographicProile

Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance

78 Pedoman Tata Kelola Corporate Governance Guidelines

79 Organ Perusahaan Corporate Structure

80 RUPS GMS

88 Dewan Komisaris Board of Commissioners

92 Direksi Board of Directors

99 Komite di bawah Dewan Komisaris Committees Under the Board of Commissioners

109 Laporan Komite Committees’ Report

118 Proil Anggota Komite Proile of Committee Members

123 Pengelolaan Perusahaan Corporate Management

126 Ketentuan Perusahaan Terkait Praktek GCGGCG Practices Corporate Regulations

134 Penerapan Prinsip-prinsip Dasar GCG

GCG Basic Principles Implementation

(17)

Analisis dan Pembahasan Manajemen management’s Discussion & Analysis

147 Kondisi Umum Perekonomian Indonesia Indonesian Macro Economic Condition

149 Prospek & Kondisi Pasar Semen Domestik

Domestic Market Prospect & Condition

150 Risiko-risiko Usaha Business Risks

152 Strategi dan Hasil Operasional Tahun 2008Strategic and Operational Results 2008

152 Strategi Operasional Operational Strategy

154 Hasil Operasional Operational Result

154 Bidang Pemasaran dan Distribusi Marketing and Distribution

158 Bidang Produksi Production

163 Pengelolaan Kapasitas Capacity Management

164 Perkembangan Pembangunan Proyek Strategis Strategic Project Development Progress

166 Penelitian dan Pengembangan Research and Development

168 Pengembangan Manajemen ICTICT Management Development

169 Ulasan Kinerja Keuangan Financial Performance Review

176 Anak Perusahaan Konsolidasi Consolidated Subsidiaries

184 Kejadian Penting Setelah Tanggal NeracaSubsequent Events

Informasi Perseroan Corporate Information

210 Data Anak Perusahaan Lainnya OtherSubsidiaries Data

214 Anak Perusahaan dan AiliasiSubsidiaries and Afiliated Companies

216 Informasi Pemegang Saham Shareholders Information

218

Referensi terhadap ketentuan Bapepam-LK mengenai format Laporan Tahunan

Reference to the Bapepam-LK Regulation on the Annual Report Format

220 Pengesahan Pronouncement

223 Laporan Keuangan Konsolidasian 2008Consolidated Financial Statements 2008

202 Tanggung Jawab Sosial Social Responsibility

190

Pengelolaan Lingkungan Serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja

(18)

Aktiva Lancar Current Assets 7,083,422 5,267,912 4,153,263 3,740,623 2,836,339

Investasi pada Perusahaan Asosiasi Investments in Associates

59,566 50,259 43,830 43,725 39,005

Aset Tetap Fixed Assets 3,308,878 3,089,622 3,162,919 3,419,589 3,674,298

Aktiva Tidak Lancar Lainnya Other Non-Current Assets

151,098 107,434 136,407 93,923 116,188

Jumlah Aktiva Total Assets 10,602,964 8,515,227 7,496,419 7,297,860 6,665,830

Kewajiban Lancar Current Liabilities 2,092,099 1,445,874 1,460,083 2,165,374 1,777,388

Kewajiban Tidak Lancar Non-current Liabilities 337,149 349,766 455,160 596,374 1,183,355

Total Kewajiban Total Liabilities 2,429,249 1,795,640 1,915,243 2,761,748 2,960,743

Hak Minoritas Atas Ekuitas Anak Perusahaan Minority Interest in Equity of Subsidiaries

104,129 92,324 81,562 69,179 62,650

Jumlah Ekuitas Total Equity 8,069,586 6,627,263 5,499,614 4,466,932 3,642,437

Pengeluaran modal Capital Expenditures 562,830 357,734 190,297 190,840 125,313

modal Kerja Bersih Net Working Capital 4,991,322 3,822,037 2,693,180 1,575,249 1,058,951

LABA RUGI STATEmENTS oF INComE

Volume Penjualan (Ton) Sales Volume (Tonnes) 17,659,418 16,944,336 16,761,860 16,342,603 15,611,163

Pendapatan Revenue 12,209,846 9,600,801 8,727,858 7,532,208 6,067,558

Beban Pokok Pendapatan Cost of Revenue 6,855,225 5,600,144 5,400,346 4,640,413 4,006,856

laba Kotor Gross Proit 5,354,621 4,000,657 3,327,512 2,891,795 2,060,702

Beban Usaha Operating Expenses 1,967,435 1,603,808 1,548,133 1,352,557 1,095,543

Laba Usaha Operating Income 3,387,186 2,396,848 1,779,379 1,539,238 965,159

laba Bersih Net Income 2,523,544 1,775,408 1,295,520 1,001,772 508,916

EBITDA 3,867,228 2,848,528 2,234,456 1,999,359 1,411,733

Rata-rata Tertimbang Saham Beredar (ribu lembar)* Weighted Average Number Of Shares Outstanding (in thousand of shares)*

5,922,179 5,931,520 5,931,520 5,931,520 5,931,520

Laba Bersih per Saham Dasar (dalam Rupiah)* Basic Earnings per Share (in Rupiah)*

426 299 218 169 86

RASIo - RASIo KEUANGAN FINANCIAl RATIoS

Marjin Laba Kotor Gross Proit Margin 43.9% 41.7% 38.1% 38.4% 34.0%

Marjin Laba Usaha Operating Margin 27.7% 25.0% 20.4% 20.4% 15.9%

Marjin Laba Bersih Net margin 20.7% 18.5% 14.8% 13.3% 8.4%

Marjin EBITDA EBITDA Margin 31.7% 29.7% 25.6% 26.5% 23.3%

Rasio EBITDA terhadap Bunga Interest Coverage Ratio 147.6 X 245.0 X 27.8 X 12.7 X 5.9 X

Rasio Laba terhadap Ekuitas Return to Equity 31.3% 26.8% 23.6% 22.4% 14.0%

Rasio Laba terhadap Total Aktiva Return to Assets 23.8% 20.8% 17.3% 13.7% 7.6%

Rasio Lancar Current Ratio 338.6% 364.3% 284.5% 172.7% 159.6%

Rasio Kewajiban terhadap Ekuitas Debt to Equity 2.2% 2.4% 4.1% 10.0% 21.3%

Rasio Kewajiban terhadap Aktiva Debt to Assets** 1.7% 1.9% 3.0% 6.1% 11.6%

IKHTISAR KEUANGAN

FINANCIAL HIGHLIGHTS

2008

2007 2006 200 200

Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain

(19)

Interest Coverage Ratio (times)

Laba Bersih (dalam Rp miliar)

Net Income (in Rp billions)

Rasio Beban Pokok Terhadap

Pendapatan (%)

Rasio EBITDA Terhadap Bunga (X)

58.3

61.6

56.1 66.0

61.9

2006 2007 COGS to Revenue (%)

2005

2004 2008

volume Penjualan (dalam juta ton) dan

Pendapatan (dalam Rp triliun)

Sales Volume (in million tonnes) and Revenue (in Rp trillions)

Rasio Laba Terhadap Total Aset (%)

20.8

13.7

23.8

7.6

2006 2007 Return on Assets (%)

2005

2004 2008

17.3

2,524

509

1,296

2006 2007 2005

2004 2008

1,002

1,775

4

147.6

5.9

12.7

2006 2007 2005

2004 2008**

8 27.8

11 245.0

86

58 ICR Perseroan*

ICR Industri*

*Rata-rata industri adalah rata-rata produsen semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Rasio Beban Usaha Terhadap

Pendapatan (%)

16.7 18.0

16.1 18.1

17.7

2006 2007 SGA to Revenue (%)

2005

2004 2008

6.1

17.7

15.6 16.2

2006 2007 2005

2004 2008

7.5 16.8

8.7 16.9

9.6

12.2 volume Penjualan

Sales Volume

Pendapatan

(20)

IKHTISAR SAHAM

STOCK HIGHLIGHTS

Periode Period 2008 2007

Tertinggi highest Terendah lowest Tertinggi highest Terendah lowest

Triwulan I 1st Quarter 5,800 4,450 4,240 3,500

Triwulan II 2nd Quarter 4,850 3,975 5,310 3,800

Triwulan III 3rd Quarter 4,100 3,350 5,570 4,175

Triwulan Iv 4th Quarter 4,175 1,850 6,250 5,200

Keterangan

Description Satuan Unit Go Public

Peningkatan Modal Dasar

Increase of Authorized

Capital

Right Issue

Peningkatan Modal Dasar

Increase of Authorized

Capital

Stock Split

Pembelian Kembali Buy Back

Modal dasar Authorized capital

Saham Share 500,000 741,440,000 741,440,000 2,000,000,000 2,000,000,000 2,000,000,000

Modal ditempatkan dan disetor Issued and paid capital

Saham Share 148,288,000 148,288,000 593,152,000 593,152,000 5,931,520,000 5,931,520,000

Modal saham yang diperoleh kembali Treasury stock

Saham Share - - - 68,032,000

Tanggal pencatatan saham di BEI The date of share listing at

- July 8, 1991 - June 2, 1995

August,1995

-August 7, 2007

October 13, 2008 January 9,

2009 HARGA SAHAM PER TRIWULAN DI BURSA EFEK INDONESIA (Rp)

QUARTERLY STOCK PRICE AT INDONESIA STOCK EXCHANGE (Rp)

PEMBAYARAN DIvIDEN DIVIDEND PAYMENT

KRONOLOGI PENCATATAN SAHAM CHRONOLOGY OF SHARE LISTING

Keterangan Description 2007 2006 2005 2004 2003

Laba bersih Net income (Rp) 1,77 miliar billion 1,296 miliarbillion 1,002 miliarbillion 09 miliarbillion 373 miliarbillion

Rasio Dividen Dividend pay out ratio 0% 0% 2.7% 3% %

Dividen dibayarkan Dividend paid (Rp) 887.7 miliar billion

67.76 miliar billion

262.8 miliar billion

182.20 miliar billion

170.0 miliar billion

Dividen per saham Dividend per share

(Rp) 19.66 1,092.06 3.12 307.18 287.1

(21)

HARGA SAHAM SMGR vS IHSG

SMGR SHARE PRICE VS INDONESIA COMPOSITE INDEX

January - December 2007

SMGR

(Rp/share) (per 1,000)Volume

7,000

Jan- Feb- Apr- Jun- Aug- Oct- Des-14,000 Jakarta Composite Index is rebased to Semen Gresik share price

Note: US$ 1 = IDR 11,000 as per Dec 30, 2008

Jakarta Composite Index is rebased to Semen Gresik share price

Note: US$1= IDR 9,393 as per Dec. 28, 2007; Semen Gresik prices adjusted to stock split

KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM

PER 31 DESEMBER 2008

SHAREHOLDERS COMPOSITION AS OF 31 DECEMBER 2008

KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM

PER 31 DESEMBER 2007

SHAREHOLDERS COMPOSITION AS OF 31 DECEMBER 2007 Domestic

(22)

PERISTIWA PENTING 2008

2008 SIGNIFICANT EvENTS

3

(23)

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan menyetujui perubahan susunan Direksi yang baru menjadi: Direktur Utama: Dwi Soetjipto; Wakil Direktur Utama: Heru D. Adhiningrat; Direktur Keuangan: Cholil Hasan; Direktur Pemasaran: Irwan Suarly; Direktur Produksi: Suparni; Direktur Litbang & Operasional: Suharto.

MAY

Resolution of the Annual General Meeting of

Shareholders (AGMS) of the Company for changes in the Board of Directors composition:

President Director: Dwi Soetjipto; Vice President Director: Heru D. Adhiningrat; Finance Director: Cholil Hasan; Marketing Director: Irwan Suarly; Production Director: Suparni; R&D & Operational Director: Suharto.

MEI

Pembelian Kembali Saham Perseroan (share buyback) tanggal 13 Oktober 2008 sampai dengan tanggal 9 Januari 2009 sebanyak 68.032.000 lembar saham atau 1,1 % dari total saham beredar dengan nilai transaksi Rp198,7 miliar yang dananya diambilkan dari Saldo Laba Perseroan.

OCTOBER

Share buyback by the Company dated October 13, 2008 to January 9, 2009 amounted to 68,032,000 shares or 1.1% from total outstanding shares with a transaction value of Rp198.7 billion in which the fund was taken from retained earnings.

OKTOBER

JUNI

Penandatanganan MOU dengan Bank Mandiri sebagai “Loan Arranger” fasilitas sindikasi pembiayaan atas rencana proyek-proyek strategis Perseroan.

DECEMBER

Signing of the MOU with Bank Mandiri as “Loan Arranger” of the inancing syndication facility on the Company’s strategic projects.

DESEMBER

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan, antara lain memutuskan hal-hal sebagai berikut: 1. Penyesuaian terhadap UU No. 0 tahun 2007 yang harus dipenuhi selambat-lambatnya tanggal 16 Agustus 2008. 2. Perubahan susunan Komisaris Perseroan menjadi: Komisaris Utama: D. Aditya Sumanagara; Wakil Komisaris Utama: Darjoto Setyawan; Komisaris: Setia Purwaka; Komisaris Independen: Achmad Jazidie; Arif Arryman; Marwoto Hadi Soesastro.

JUNE

Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) of the Company, which among others, which among others resolute the following:

1. Adjustment to requirements of the Act No. 40 year 2007 to be completed by August 16, 2008.

2. Changes to the composition of the Board of Commissioners: President Commissioner: D. Aditya Sumanagara; Vice President Commissioner: Darjoto Setyawan; Commissioner: Setia Purwaka; Independent Commissioners: Achmad Jazidie; Arif Arryman; Marwoto Hadi Soesastro.

1

3

(24)

PENGHARGAAN 2008

2008 AWARDS

Memperoleh sertiikat Sistim Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001-2007

April

Obtaining OHSAS 18001-2007 Occupational Safety and Health Management System Certiicate.

April

Mendapat penghargaan kategori

Ordinary Excellent pada

International Convention on Quality Control Circle (ICQCC) di Bangladesh.

October 2008

Obtaining award for Ordinary Excellent category at the International Convention on Quality Control Circle (ICQCC) in Bangladesh.

Oktober 2008

Memperoleh penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2006-2007 Peringkat hijau dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup dalam bidang pengendalian pencemaran air, pengendalian pencemaran udara, pegelolaan limbah B3, Amdal, Sistim Manajemen Lingkungan, Konservasi Sumberdaya dan Community Development, Participation and Relation.

July

Obtaining 2006-2007 “PROPER” award Green Rank from the State Ministry of Environment in the ield of water pollution control, air pollution control, B3 waste management, Amdal, Environmental Management System, Resources Conservation and Community Development, Participation and Relation.

Juli

1 2 3

6

7 8 9

10 11 12

1

(25)

Memperoleh penghargaan sebagai The Best Company sektor Industri Kimia Dasar versi majalah Investor

April

Obtaining awards as The Best Company in the sector of Basic Chemical Industry from Investor magazine.

April

Perusahaan terbaik untuk kategori favorit produk semen dan saham blue chip versi majalah Property & Bank (IPA 2008)

May

“The Best Company” award for cement product favorite category and blue chip share from “Property & Bank” magazine (IPA 2008).

Mei

Terpilih sebagai BUMN Terbaik 2008, kategori Bidang Non Keuangan Sektor Industri Semen & Pupuk versi Majalah Investor Business & Capital Markets bekerjasama dengan Globe Media Group, pada acara Investor Award 2008.

December 2008

Chosen as the Best BUMN 2008, for Non Finance Category, Cement & Fertilizer Industry Sector, version Investor Business & Capital Markets magazines in cooperation with Globe Media Group, at the Investor Award 2008 forum.

Desember 2008

Memperoleh Indonesia’s Best Wealth Creators 2008 Awards, penghargaan yang diberikan kepada Perusahaan Publik berdasarkan metode Wealth Added Index (WAI) dari lembaga pemeringkat internasional, Stern Stewart & Co.

September

Obtaining Indonesia’s Best Wealth Creators 2008 Awards, an accolade given to the public companies by using Wealth Added Index (WAI) from international rating company, Stern Stewart & Co.

September

Masuk 10 peringkat BUMN yang memberikan laba terbesar versi majalah BUMN Review

June

Ranked amongst “Ten Biggest SOE” providing biggest income, from “BUMN Review” magazine.

Juni

Memperoleh penghargaan dari Majalah Finance Asia sebagai The Best Companies 2008 kategori Most Committed to a strong Dividend Policy (rank th).

August

Obtaining “The Best Companies 2008” Award (5th Rank) in the category of Most Committed to a Strong Dividend Policy, from Finance Asia magazine.

Agustus

Memperoleh Investment Award 2008 dari BKPM bekerjasama dengan Bisnis Indonesia dan pihak Independen dengan topik utama

Green Economic and Business, kategori Perusahaan PMDN Skala Besar Terbaik. Penghargaan disampaikan oleh Wapres M. Jusuf Kalla.

December 2008

Obtaining Investment Award 2008 from BKPM in cooperation with Bisnis Indonesia and independent parties on “Green Economic and Business”, category Best Big Scale Regional SOE Company. The award was given by the Vice President M.Jusuf Kalla.

Desember 2008

2

3

6

Memperoleh Penghargaan TOP Brand Award 2008, kategori Semen dari Frontier Consulting Group yang bekerjasama dengan Majalah Marketing.

August

Obtaining Top Brand Award 2008 accolade in cement category from Frontier

Consulting Group in cooperation with the Marketing magazine.

Agustus

7

8

Mendapat 2 penghargaan kategori Excellent pada International Quality Convention (IQC) di Bangkok, Thailand.

November 2008

Obtaining two awards for Excellent category at the International Quality Convention (IQC) in Bangkok, Thailand.

November 2008

(26)
(27)

LAPORAN

DEWAN

KOMISARIS

REPORT FROM THE BOARD

OF COMMISSIONERS

Dear Our Respected Shareholders,

Vigor and optimism during the initial year of 2008 as relected in the ever increasing performance of the Company had encountered global inancial crisis since the second semester, which inluenced economy in many countries, including Indonesia. Amid the luctuating crisis and challenges in the whole industry, including cement industry, we are grateful that the Company has been successful in recording a satisfying inancial performance.

Sales volume rose by 4.2%, achieving a total of 17.7 million tonnes, at a value of Rp12.2 trilion, with an increase in operating income by 41.3% to achieve Rp3.4 trillion, while net income rose by 42.1% to a sum of Rp2.5 billion. Such positive performance is followed by 42.4% increase in earning per share to an amount of Rp426 per share. EBITDA also rose by 35.8 % to reach an amount of Rp 3.9 trilion.

Our good operational performance has enhanced the liquidity and at the same time strengthen the Company’s position in national rating at Aa2.id and international rating at Ba2 level from Moody’s and BB rating from Standard & Poor, and the last two with Stable Outlook status. The convincing rating displays high-level trust from investors, which strengthens the Company’s ability in conducting expansion in future years.

Pemegang Saham Yang Terhormat,

Semangat dan optimisme tinggi pada awal

tahun 2008, yang dibuktikan dengan kinerja

usaha Perseroan yang terus meningkat harus

berhadapan dengan krisis inansial global

sejak semester kedua, yang mempengaruhi

perekonomian banyak negara, termasuk

Indonesia. Di tengah gejolak krisis dan

tantangan yang melanda semua industri,

termasuk industri semen tersebut, kami

bersyukur bahwa pada tahun 2008 Perseroan

berhasil membukukan kinerja keuangan yang

membesarkan hati.

Volume penjualan meningkat 4,2%, mencapai

total 17,7 juta ton, senilai Rp12,2 triliun, dengan

laba operasional meningkat 41,3% mencapai

Rp3,4 triliun, sedangkan laba bersih naik 42,1%

mencapai Rp2,5 miliar. Kinerja positif tersebut

diikuti dengan peningkatan laba per saham

sebesar 42,4% menjadi Rp426 per lembar.

EBITDA meningkat hingga 35,8 % mencapai

nilai sebesar Rp 3,9 triliun.

(28)

The Company has prepared its operational steps in anticipating the recurring changes in 2009 and the following years which is unpredictable. The Board of Commissioners continuously motivates the Board of Directors to intensively leverage its corporate operational strategy, which covers revenue, cost and investment management and improve its competitive excellence rendered for over the years. The steps aim at maintaining the market share in accordance with the consumption growth rate, while improving the operation margin, reducing the expenses of fuel, electricity power, transportation and maintenance cost, and at the same time optimizing the capacity.

Continuing the restructuring process, we are conducting intensive measures with the Government as our controlling shareholder, to satisfy the formation plan of the holding company. At the same time, the current functional holding stage is undergoing process and has successfully integrated a number of important functions of the Company, including among others the ields of procurement, marketing and project development, which will further followed by several other strategic functions.

The Extra-ordinary GMS held at December 10, 2007 had mandated the construction plan of cement factory and new power generating plant. However overshadowed by the current economic crisis, based on the results of analysis and recommendation from the related parties, it is deemed necessary for us to conduct a review to the Power Generating Plant Construction Project. Moreover, in line with the volatility of capital market which affecting the plummete of Company’s shares into far below its fundamental value, we had subsequently conducted Share Buy-back program and ended the program on January 9, 2009.

Both the Board of Commissioners and Directors of the Company had completed the formulation of the Company’s Work Plan and Annual Budget (“RKAP”) in 2009, with a higher target than in 2008. Even though facing a condition which is predicted to be full of changes and challenges, however we are sure that in line with simultaneous implementation of the corporate strategy, the Company will be able to reach a higher target as deined.

The Board of Commissioners and Directors have also determined a series of strategic initiatives, to include restructuring and strengthening the Company’s inancial structure, corporate restructuring implementation, restructuring

Perseroan telah mempersiapkan langkah operasional dalam mengantisipasi perubahan kondisi di tahun 2009 dan tahun-tahun berikutnya yang tidak mudah diprediksi. Dewan Komisaris terus memotivasi Direksi untuk secara intensif mempertajam implementasi strategi operasional korporasi, yang mencakup revenue, cost and investment management serta peningkatan keunggulan kompetitif yang telah dijalankan selama ini. Langkah tersebut bertujuan untuk mempertahankan pangsa pasar yang selaras dengan tingkat pertumbuhan konsumsi, sekaligus meningkatkan marjin operasi, menurunkan beban biaya bahan bakar, tenaga listrik, transportasi dan biaya pemeliharaan, serta memaksimalkan optimasi kapasitas. Melanjutkan langkah restrukturisasi, kami tengah menjalankan upaya intensif bersama Pemerintah selaku pemegang saham pengendali, untuk menuntaskan rancangan pembentukan holding company. Sementara itu, pada saat ini telah dilaksanakan tahapan functional holding yang berhasil mengintegrasikan sejumlah fungsi penting Perseroan, termasuk di antaranya bidang pengadaan, pemasaran dan pembangunan proyek, yang selanjutnya akan diikuti oleh berbagai fungsi strategis lainnya.

RUPS Luar Biasa tanggal 10 Desember 2007 telah mengamanatkan pengamanan rencana pembangunan pabrik semen dan pembangkit tenaga listrik baru. Namun di tengah bayang-bayang kondisi krisis perekonomian saat ini, berdasarkan hasil-hasil kajian dan rekomendasi dari pihak-pihak yang terkait, kami memandang perlu untuk melakukan peninjauan kembali Proyek Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik tersebut. Selain itu, berkaitan dengan gejolak pasar modal yang mengakibatkan penurunan harga saham Perseroan hingga jauh di bawah nilai fundamentalnya, kami kemudian melaksanakan program Pembelian Kembali Saham (Share Buy-back) dan mengakhiri program tersebut pada 9 Januari 2009. Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah

merampungkan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2009, dengan sasaran target yang lebih tinggi dari 2008. Kendati kondisi yang dihadapi diprediksi sarat dengan perubahan dan tantangan, namun kami meyakini bahwa seiring dengan penerapan strategi korporasi secara simultan, Perseroan akan mampu meraih target tinggi yang telah dicanangkan.

Dewan Komisaris dan Direksi juga telah menetapkan serangkaian inisiatif strategis, antara lain melakukan

(29)

unit dan anak perusahaan, mengembangkan Human Capital Master Plan di bidang Sumber Daya Manusia, serta memperkuat sistim Informasi dan Teknologi antara lain melalui

Information Communication and Technology Master Plan (ICTMP) dan pengesahan serta pelaksanaan Pedoman Good Corporate Governance.

Selanjutnya untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris didukung oleh sejumlah Komite yang dibentuk untuk memperkuat analisis dan akuntabilitas dari tiap-tiap bidang yang diawasinya, meliputi Komite Audit, Komite Strategi Manajemen Risiko dan Investasi, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Good Corporate Governance dan Oversight Committee.

Kami telah mengamanatkan Direksi untuk terus meningkatkan praktik Tata Kelola dalam menjalankan operasional usaha. Kami meyakini bahwa dengan pelaksanaan best practices, yang dijiwai oleh ruh integritas dalam implementasi Good Corporate Governance, bukan saja mendorong kepercayaan masyarakat yang semakin besar terhadap Perseroan, tetapi juga meningkatkan nilai Perseroan. Itu sebabnya kami memandang positif langkah Direksi untuk memperkuat Code of Conduct dan menerapkannya dalam setiap kegiatan usaha, memperkenalkan dan menggali kembali budaya korporasi, serta menyusun dan melaksanakan Pedoman Tata Kelola Perusahaan.

Sebagai bagian dari lembaga industri nasional terkemuka, kami terus menjaga harmoni antara prestasi kinerja inansial dan operasional, dengan tanggung jawab sosial untuk kesejahteraan masyarakat. Komitmen dalam bidang

Corporate Social Responsibility (CSR) terwujud dalam sebuah

blue-print yang mencakup berbagai aspek kehidupan penting masyarakat, baik dalam segi sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun kesejahteraan pada umumnya. Berbagai program CSR Perseroan telah mendapatkan penghargaan di tingkat nasional.

Kami juga terus mengintensifkan upaya pelestarian lingkungan dengan menjalankan program-program penghijauan, khususnya di kawasan operasi penambangan. Upaya ini menghasilkan tidak sekadar pada keberhasilan program re-vegetasi dan rehabilitasi daerah pasca tambang, tetapi juga apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup, yang meningkatkan peringkat PROPER Perseroan dari Biru

menjadi hijau. Suatu bukti atas perwujudan komitmen

Go Green dari Perseroan. Di samping itu sebagai bentuk partisipasi dalam mengatasi efek pemanasan global (global warming) Perseroan mengimplementasikan program Clean Development Mechanism (CDM) meliputi aktiitas Proyek

Alternative Fuel dan Waste Heat Recovery Power Generator

dengan sasaran menurunkan emisi CO2.

of business unit and subsidiary companies, as well as strengthening the Information and Technololgy system, which among others by way of Information Communication and Technology Master Plan and conirming and implementing the Good Corporate Governance Manual. Furthermore in optimizing its supervisory function, the Board of Commissioners is supported by a number of Committees established to strengthen the analysis and accountability of each supervisory aspect, encompassing the Audit Committee, Risk and Investment Management Strategy Committee, Nomination and Remuneration Committee, Good Corporate Governance Committee and Oversight Committee.

(30)

Jakarta, April 2009

D. Aditya Sumanagara Komisaris Utama

President Commissioner

Pada pertengahan tahun 2008, terjadi perubahan dalam susunan Dewan Komisaris dan Direksi, yaitu penggantian Komisaris Utama Bapak Rizal Ramli yang digantikan oleh saya sendiri, D. Aditya Sumanagara dan penggantian Wakil Direktur Utama Perseroan, Bapak Rudiantara yang digantikan oleh Bapak Heru D. Adhiningrat. Perubahan komposisi ini telah disetujui oleh RUPSLB, yang dilaksanakan pada 27 Juni 2008 dan RUPST yang diselenggarakan pada 7 Mei 2008. Kepada Bapak Rizal Ramli dan Bapak Rudiantara, kami atas nama Perseroan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kontribusi penting yang telah diberikan selama masa jabatannya di Semen Gresik. Akhir kata, mewakili Dewan Komisaris saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Direksi dan pegawai Perseroan atas kerja sama, loyalitas dan kerja kerasnya dalam memaksimalkan peluang di tengah gejolak pasar inansial. Dengan dukungan dari para pihak terkait dan penerapan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik, kami percaya akan pertumbuhan positif Perseroan secara berkelanjutan di masa-masa mendatang.

Fuel Project and Waste Heat Recovery Power Generator aiming at reducing CO2 emission. In the middle of 2008, changes occurred in the composition of both the Board of Commissioners and Directors, with the

replacement of President Commissioner Mr Rizal Ramli, which was replaced by myself, D. Aditya Sumanagara, and replacement of Vice President Director of the Company, Mr. Rudiantara, which was replaced by Mr. Heru D. Adhiningrat. The composition change was approved by the EGMS on June 27, 2008 and AGMS to be held on May 7, 2008. To Mr. Rizal Ramli and Mr. Rudiantara, on behalf of the Company, we extend our gratitude and highest appreciation for major contribution rendered during their tenure with the Company.

(31)

1 2

3

4 5 6

1. D. Aditya Sumanagara Komisaris Utama President Commissioner

2. Darjoto Setyawan Wakil Komisaris Utama Vice President Commissioner

3. Setia Purwaka Komisaris Commissioner

4. marwoto hadi Soesastro Komisaris Independen Independent Commissioner

5. Arif Arryman Komisaris Independen Independent Commissioner

(32)
(33)

Para Pemegang Saham Perseroan Yang Terhormat,

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang

Maha Kuasa, atas nama Direksi, saya dapat

menyampaikan bahwa selama tahun 2008,

Perseroan telah membukukan kinerja usaha

yang menggembirakan meskipun dibayangi

oleh kondisi perekonomian yang menantang.

Pencapaian tersebut membuktikan efektivitas

sinergi operasional sehingga Perseroan mampu

mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan

sekaligus mempertahankan pangsa pasar yang

dominan dalam industri semen nasional.

Dengan memfokuskan seluruh potensi

Perseroan pada empat elemen strategi

operasional, yaitu

Revenue Management,

Cost Management, Capacity Management

dan

Improving Competitive Advantage

,

Perseroan berhasil mencatat pendapatan

sebesar Rp12,2 triliun, meningkat 27,2% dan

menghasilkan laba bersih sebesar Rp2,5 triliun

atau naik sebesar 42,1% serta EBITDA sebesar

Rp3,9 triliun atau meningkat sebesar 35,8%

dibanding tahun sebelumnya. EBITDA margin

pun meningkat menjadi 31,7% dari 29,7%

pada tahun sebelumnya.

Dear Our Respected Shareholders,

By glorifying our praise to God the Almighty, on behalf of the Board of Directors, I can report that during the year 2008, the Company has recorded a satisfying performance even though overshadowed by a challenging economic condition. Such achievement has conirmed the effectiveness of operational strategy to enable Semen Gresik creating a sustainable growth at the same time maintaining its dominant market share in national cement industry.

By focusing our Company’s resources to the four element of operational strategies, that consists of Revenue Management, Cost Management, Capacity Management and Improving Competitive Advantage, the Company has been successful in recording sales of Rp12.2 trillion, increasing 27.2% and resulting in net income of Rp2.5 trillion or rose by 42.1% and EBITDA of Rp3.9 trillion or increasing 35.8% compared to the previous year. EBITDA margin also rose by 31.7% from 29.7% in the preceding year.

LAPORAN

DIREKSI

REPORT FROM THE BOARD

OF DIRECTORS

FoKUS PADA STRATEGI oPERASIoNAl UNTUK

mEmPERKoKoh lANDASAN mENUJU ERA BARU

(34)

Hasil operasional ini membuat kondisi keuangan Perseroan semakin kuat, sebagaimana terlihat dari posisi ROE sebesar 31,3%, dan ROA sebesar 23,8%. Posisi ini lebih besar dari rata-rata industri, yaitu 20% untuk ROE dan 1% untuk ROA. Perseroan memiliki eksposur hutang yang rendah dan free cash flow yang kuat sehingga Perseroan memiliki kapabilitas yang unggul untuk pengembangan usaha di masa mendatang.

lANDASAN yANG KoKoh mENUJU ERA BARU

Penerapan strategi revenue management yang konsisten dan diupayakan melalui sinergi yang intensif mampu menghasilkan kinerja fundamental yang kokoh. Perseroan memprioritaskan pendapatan produk dengan harga yang bersaing dan pada segmen pasar yang memungkinkan penentuan harga dengan

profit optimal. Hasilnya, total volume pendapatan produk di tahun 2008 mencapai jumlah 17,7 juta ton, naik % dari volume penjualan tahun 2007 sebesar 16,9 juta ton. volume penjualan tersebut semakin mengukuhkan posisi Perseroan sebagai market leader

di pasar domestik dengan pangsa pasar 3,7%. Seiring dengan pencapaian tersebut, proitabilitas Perseroan meningkat, sebagaimana ditunjukkan oleh besaran kenaikan pendapatan dan laba bersih sebesar 27% dan 2%.

Peningkatan proitabilitas merupakan buah

keberhasilan Perseroan dalam menekan peningkatan biaya produksi melalui strategi cost management

yang diimplementasikan melalui serangkaian program eisiensi. Kendati menghadapi lonjakan harga BBM dan batubara yang sangat tinggi pada pertengahan tahun, upaya pengendalian biaya berhasil menekan kenaikan Beban Pokok Pendapatan dan Beban Usaha di tahun 2008 pada kisaran Rp6,86 triliun atau meningkat 22,% dan Rp1,97 triliun atau meningkat 22,7%. Hasil tersebut cukup positif, mengingat kenaikan biaya energi sebagai komponen biaya yang dominan dalam proses produksi dapat ditekan sehingga berada di bawah persentase peningkatan pendapatan.

Hasil akhir dari langkah tersebut adalah meningkatnya laba usaha menjadi Rp3,39 triliun, naik 1,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih Perseroan di tahun 2008 mencapai Rp2,2 triliun, naik sebesar 2,1% dari posisi laba bersih tahun 2007 sebesar Rp1,78 triliun.

This operational result created a stronger inancial condition of the Company, as shown by ROE position of 31.3%, and ROA of 23.8%. This position is higher than average industrial rate, which is 20% for ROE and 14% for ROA. The Company possesses low exposure to loan and a strong free cash low that ensures the Company having an excellent capability for future development in business.

STRoNGER FoUNDATIoN ToWARDS A NEW ERA

Consistent implementation of revenue management strategy which has been put forth through intensive synergy has enabled creating a solid fundamental performance. The Company prioritizes on product sales at competitive prices and on market segment which enables price structure with optimum proit. The result, total volume of product sales in 2008 achieved 17.7 million tonnes, rose by 4% from sales volume in 2007 of 16.9 million tonnes. The achievement of sales volume has further strengthened the Company’s position as a market leader in domestic market with market share of 43.7%. In line with the achievement, Company’s proitability increased, as demonstrated by the rising volume of revenue and net income by 27% and 42%.

The growth in proitability is a result of the Company’s accomplishment in controlling the trend of production cost increase, through cost management strategy implemented through a range of eficiency programs. Even though encountering fuel price escalation in the middle of the year, the cost control management had kept the Cost of Revenue and Operating Expenses in 2008 at an average of Rp6.86 trillion or an increase of 22.4% and Rp1.97 trillion or increase of 22.7%. Those igures are positive, considering he increasing cost of energy as a dominant cost component in the production process can be reduced to a lower level under the revenue increase percentage.

The inal result of the measures is the increase in operating proit into a sum of Rp3.39 trillion, rose by 41.3% compared to the previous year. Net income in 2008 achieved Rp2.52 trillion, rose by 42.1% from net income position in 2007 of Rp1.78 trillion.

(35)

Kinerja inansial tersebut diikuti dengan posisi Debt to Equity Ratio (DER) di akhir tahun 2008 yang sebesar 2,2% dan Rasio hutang terhadap EBITDA sebesar 0,0 kali. Dengan demikian Perseroan memiliki tingkat hutang yang rendah serta free cash flow yang cukup besar. Perseroan mendapatkan rating nasional maupun internasional yang baik dari berbagai lembaga independen yang mempunyai reputasi tinggi. Hal ini menunjukkan posisi kas dan neraca dalam kondisi solid, sehingga Perseroan memiliki potensi tinggi untuk mendapatkan dana eksternal, sekaligus menjadi fundamen yang kuat untuk melanjutkan ekspansi usaha. Pada tahun 2008, Perseroan berhasil melakukan

modiikasi atas unit-unit produksinya, sehingga kapasitas produksi total meningkat mencapai angka 18,0 juta ton, atau naik sebesar % dari kapasitas produksi di tahun 2007 yang sebesar 17,1 juta ton. Realisasi produksi semen mencapai 18,2 juta ton yang berarti beroperasi dengan tingkat utilisasi 101%. Kapasitas produksi yang digunakan secara maksimum berdampak pada pengurangan biaya per output produk, sehingga memungkinkan diperolehnya margin yang optimal. Secara keseluruhan, hasil-hasil tersebut telah

menghasilkan pertumbuhan yang tinggi dibandingkan tahun sebelumnya serta melampaui target-target kuantitatif yang telah ditetapkan di awal tahun operasional Perseroan, dalam RKAP seperti ditunjukkan pada tabel berikut.

Aktual/ Actual

Production (Tonnes) 16,786,271 18,171,559 17,803,000 108.3 102.1

volume Penjualan (Ton)

Sales Volume (Tonnes) 16,944,336 17,659,418 17,775,500 104.2 99.3

Pendapatan (Rp miliar)

Revenue (Rp billion) 9,601 12,210 10,764 127.2 113.4

EBITDA

(Rp miliar/billion) 2,849 3,867 3,501 135.8 110.4

Pencapaian Kinerja Utama:

its national of international rating from several high reputation independent institutions. The achievement indicates position of cash and balance sheet in solid condition that makes the Company has a high potential in obtaining external fund, and at the same time strong fundamental to continue its business expansion. In 2008, the Company has been successful in conducting modiication to the production units, that made its total production capacity increased into 18.0 million tonnes, or increased by 5% from production capacity level of 17.1 million tonnes in 2007. Realization of cement production achieved 18.2 million tonnes which meant operating at utility rate of 101%. Maximum utilization of production capacity has a fruitful result of cost reduction per product output that enables reaching optimum margin. Overall those results have led to higher level of growth compared to the preceding year and exceed the quantitative targets as deined at the initial year of Company operation, in the Work Plan and Annual Budget (“RKAP”), as described on the following table.

(36)

Selain pencapaian kinerja operasional dan peningkatan kapasitas, dapat kami laporkan bahwa pada tahun 2008 Perseroan telah menyelesaikan tahap awal dari upaya peningkatan Human Capital dan Information Capital. Penyelesaian program tahap awal ini kian memperkokoh landasan Perseroan dari sisi sistim informasi dan

komunikasi serta sumber daya manusia untuk melangkah ke era baru yang lebih cerah.

TANGGUNG JAWAB SoSIAl PERUSAhAAN

Konsisten dengan prinsip triple bottom lines, yaitu harmoni antara Profit (laba usaha), Planet (lingkungan) dan People (kesejahteraan masyarakat), Perseroan telah melakukan berbagai aktiitas Corporate Social Responsibility (CSR) serta berkomitmen untuk meningkatkan program tersebut. Kepedulian Perseroan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar diarahkan untuk menggali dan merangsang potensi masyarakat agar mampu tumbuh dan berkembang bersama Perseroan. Program CSR diwujudkan dalam berbagai bidang kehidupan penting dalam masyarakat.

Perseroan sebagai aset bangsa mengutamakan pertumbuhan bersama masyarakat dan terus menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar. Iklim yang kondusif dari masyarakat sekitar lingkungan pabrik dan kawasan operasional sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran kegiatan usaha. Oleh karena itu, sebagai perwujudan kepedulian atas perkembangan dan dinamika masyarakat di sekitar kawasan usahanya, Perseroan melaksanakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Perseroan telah menentukan dua sasaran strategis dari pelaksanaan CSR, yaitu untuk meningkatkan pembinaan sosial ekonomi masyarakat dan lingkungan. Di bidang sosial, program yang dilaksanakan meliputi (i) penyediaan sarana umum seperti jalan, penerangan,sanitasi,

pavingisasi dan perbaikan fasum, (ii) program peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME, (iii) program bantuan pendidikan, (iv) program bantuan bencana alam, (v) program bantuan kesehatan, pengembangan keolahragaan, dan pengembangan karya seni budaya.

Di bidang ekonomi, program yang dilaksanakan meliputi pengembangan pola kemitraan usaha kecil dan koperasi, yang mengedepankan aspek kemandirian, profesionalisme dan etika. Pengembangan pola kemitraan tersebut diharapkan akan menjadi fasilitator dan akselerator

and communication system, and human resources aspects to step forward into a brighter new era.

CoRPoRATE SoCIAl RESPoNSIBIlITy (CSR)

(37)

bagi pertumbuhan usaha kecil yang membawa dampak berganda (multiplier effect) terhadap kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di sekitar lingkungan Perseroan.

KomITmEN TERhADAP PElESTARIAN lINGKUNGAN

Sedangkan di bidang lingkungan, Perseroan secara komprehensif menerapkan falsafah “Go Green” yang mencakup tujuh aspek, mulai dari penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan hingga pengendalian lingkungan hidup. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan yang meliputi kegiatan penghijauan, bantuan pembuatan sumur, pembuatan sarana wisata air serta pembuatan real estat dan kawasan industri di kawasan pasca tambang.

Di samping itu, Perseroan memiliki fasilitas pengelolaan air bersih (water treatment) dan penampungan air hujan berupa waduk serba guna untuk berbagai keperluan. Komitmen penggunaan teknologi ramah lingkungan diwujudkan antara lain melalui penggunaan sarana-sarana pengendalian polusi berteknologi mutakhir. Program rehabilitasi lingkungan pasca tambang dan lingkungan sekitar fasilitas produksi dirancang bersama konsultan independen bertaraf internasional. Semua upaya tersebut sekaligus merupakan jawaban terhadap meningkatnya tuntutan masyarakat dunia akan terciptanya lingkungan hidup yang lebih baik untuk kehidupan mendatang. Hasil nyata di tahun 2008 adalah meningkatnya peringkat PROPER Perseroan dari Kementerian Lingkunga Hidup, dari

Biru menjadi hijau.

PENINGKATAN ImPlEmENTASI BEST PRACTICES - GCG

Kepercayaan publik merupakan amanah yang selalu dijunjung tinggi oleh Perseroan. Melalui penerapan azas keterbukaan, kemandirian, akuntabilitas, pertanggung-jawaban dan kewajaran yang merupakan prinsip dasar GCG, Perseroan menerapkan nilai integritas dalam setiap perilaku organisasi maupun individu, karena meyakini bahwa elemen tersebut akan meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang. Langkah tersebut diawali dengan menggali dan membangun kembali nilai-nilai budaya perusahaan dengan menetapkan suatu standar nilai, etika dan budaya sebagaimana tertuang dalam Kode Etik serta Buku Budaya Perusahaan. Seluruh pranata terkait dengan etika perilaku yang sebelumnya telah tertanam pada setiap insan perusahaan digali lagi, diperkaya dan disosialisasikan kepada seluruh pegawai.

CommITmENT To ThE NATURAl PRESERVATIoN

While in environmental aspect, the Company has comprehensively implemented the “Go Green” philosophy covering seven aspects, starting from arrangement, utilization, development, maintenance, rehabilitiation, supervision to the control in living environment. Several activities have been carried out to include regreeining activities, contribution to artesian well construction, developing water tourism facilities as well as real estate preparation and industrial estate in the post mining areas.

Apart from that, the Company possesses water treatment management facilities and rain water reservoir in the form of multipurpose basin for many uses. The commitment in using environmental-friendly technology is realized among others by the use of advanced technology pollution control instruments. Rehabilitation program for post mining environment as well as production facilities surrounding areas is jointly planned with an international level independent consultant. All of these efforts are corresponding to the increasing demand of global community on the creation of a better environment for future living. The real evident in 2008 is the increasing level of “PROPER” rating from the Ministry of Living Environment, from Blue into Green.

GCG BEST PRACTICES ImPlEmENTATIoN ENChANCEmENT

(38)

Upaya pembenahan tata organisasi, tata nilai dan tata kelola tersebut dilakukan sebagai kelanjutan dari program konsolidasi internal perusahaan yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir. Dengan hasil yang baik dari sisi kuantitatif yaitu berupa landasan inansial dan operasional yang makin kokoh, manajemen berpendapat sudah saatnya memperkuat kembali sisi kualitatif, yang berarti pembenahan personil, sistim dan tata kelola maupun tata nilai organisasi. Program peningkatan kualitas implementasi atau best practices - GCG ini akan terus diterapkan di masa-masa mendatang seiring dengan perkembangan usaha Perseroan dan tuntutan industri di masa mendatang.

Selama tahun 2008 Perseroan telah memperoleh beberapa penghargaan yang merupakan pengakuan pihak luar kepada Perseroan. Penghargaan tersebut antara lain: • Indonesian Quality Award 2008

• Best Corporate Governance & Most Committed to A Strong Dividend Policy

• Best BUMN Award 2008 • Indonesia’s Best Wealth Creators

• “Entrepreneurship Development Centre” Program.

PERKEmBANGAN lAINNyA

Perseroan masih terus melakukan usaha-usaha dalam rangka membentuk Strategic Holding guna mengantisipasi tantangan persaingan dan upaya pengembangan

Perseroan di masa mendatang. Sambil menunggu opsi terbaik untuk pembentukan Strategic Holding, Perseroan mengembangkan model Fungsional Holding dalam membangun sinergi fungsi-fungsi bisnis Perseroan dan anak perusahaannya. Fungsi holding telah berlangsung untuk tiga bidang, yakni Pengadaan, Pemasaran dan Pembangunan Proyek. Untuk bidang strategic lainnya, seperti Keuangan, Akuntansi, IT dan SDM sedang dalam proses persiapan untuk dilaksanakan dalam pola

fungsional holding ini.

Pembelian kembali saham Perseroan

Sehubungan perubahan kondisi pasar inansial yang bergejolak selama tahun 2008, yang berdampak pada penurunan harga saham Perseroan hingga jauh di bawah harga wajarnya, Perseroan melakukan program ” buy-back” untuk membeli kembali saham Perseroan selama periode 13 Oktober 2008 sampai dengan tanggal 9 Januari 2009. Program ini telah selesai dilaksanakan dan berhasil membeli kembali saham Perseroan sejumlah

experienced during the last several years. With a good result from quantitative aspect, which is a stronger inancial and operational foundation, the management has come into a decision to re-strengthen the qualitative aspect, which means consolidation measures in terms of personnel, system and governance or organizational values. Enhancement program in quality implementation or best GCG practices will be consistently upheld in the coming years,in matching up with the Company’s business development and industrial demand in the future.

In 2008, the Company has obtained several awards signifying acknowledgement from external parties to the Company. The awards include among others:

• Indonesian Quality Award 2008 • Best Corporate Governance & Most

Committed to A Strong Dividend Policy • Best BUMN Award 2008

• Indonesia’s Best Wealth Creators • “Entrepreneurship Development Centre”

Program.

oThER DEVEloPmENTS

The Company will continuously make effort in establishing a Strategic Holding to anticipate the competition challenge and Company development plan in the coming years. While inalizing the best option in Strategic Holding establishment, the Company has developed a Functional Holding model in developing synergy between the business functions of the Company and its subsidiaries. The holding function has been conducted in three aspects, that is Procurement, Marketing and Project Development. For other strategic aspects, such as Finance, Accountancy, IT and Human Resources, are undergoing preparatory stages for implementation in this functional holding. Share Buy-back

(39)

68.032.000 lembar saham. Dana yang digunakan mencapai Rp 198,7 miliar yang di ambil dari Saldo Laba Perseroan.

PRoSPEK TAhUN 2009 DAN RENCANA JANGKA PANJANG

Perseroan memandang prospek usaha ke depan, khususnya di tahun 2009, dengan kewaspadaan yang meningkat, mengingat situasi perekonomian global yang memburuk sejak semester kedua 2008. Kondisi tersebut terkait dengan krisis subprime mortgage di Amerika Serikat tahun 2007 yang berlanjut dengan krisis energi yang diikuti krisis inansial di tahun berikutnya. Di pihak lain, agenda politik nasional yaitu penyelenggaraan PEMILU 2009, biasanya menimbulkan peningkatan kewaspadaan akan instabilitas keamanan.

Perseroan menyikapi kondisi tersebut dengan penajaman lebih lanjut atas implementasi empat strategi operasional yang terbukti menunjukkan hasil lebih baik dalam beberapa tahun terakhir. Kami melihat adanya peluang yang baik mengingat kondisi inansial yang kokoh dan mantapnya tahapan konsolidasi internal, untuk mendukung rencana dan posisi Perseroan sebagai perusahaan semen terkemuka di Indonesia maupun di kawasan regional.

Untuk mengantisipasi peluang dan tantangan di tahun 2009 dan di masa-masa mendatang, Perseroan akan menerapkan langkah-langkah antisipatif dan proaktif berupa program utama berikut:

• Melanjutkan dan menajamkan empat strategic initiatives unggulan, yakni Revenue Management, Cost Management, Capacity Management dan Improving Competitive Advantage.

• Mengevaluasi secara periodik rencana pengeluaran modal secara prudent.

• Memulai pembangunan unit pabrik baru. • Memperkuat Human Capital Management dan

Pengembangan Information Communication Technology.

PENUTUP

Demikian laporan hasil operasional tahun 2008. Selanjutnya dimohon kepada para Pemegang Saham untuk menyetujui Laporan Tahunan dan jalannya Perseroan selama tahun 2008 serta mengesahkan

billion from the Company’s Retained Earnings.

PRoSPECT oF 2009 AND oUR loNG-TERm PlAN

The Company observes ahead of its business prospect, especially in 2009, with an improved alert, considering the adverse condition of global economy since second semester of 2008. Te condition related to subprime mortgage crisis in the United States in 2007 that continued into energy crisis, to be followed by inancial crisis in the following year. On the other hand, there will be a national agenda in politics which is the General Election in 2009, that used to call for increased vigilant on instability in security. The Company responded to the condition by further conduct of sharpening the implementation of the four operational strategies which have been proven to be effective during the last several years. We observe of the good opportunity abound, given a more solid inancial condition and the accomplishment of internal consolidation stages, in supports of Company’s plan and position to become a leading cement company both in Indonesia and at the regional level. To anticipate the opportunities and challenges in 2009 and beyond, the Company will implement anticipative and proactive steps as marked in the main programs:

• Continuing and sharpening the four excellent strategic initiatives, covering Revenue Management, Cost Management, Capacity Management and Improving Competitive Advantage.

• Conducting prudent evaluation on capital expenditure plan periodically.

• Commencing the construction of new plants. • Strengthening its Human Capital

Management and Information

Communication Technology Development.

CloSING mARKS

Here is our operating result in 2008. Subsequently, shareholders are requested to give approval to the Financial Statements as well as releasing and discharging the responsibilities from their conduct of management and supervision to the Board of Directors and the Board of Commissioners during the iscal year of 2008.

(40)

Laporan Keuangan sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab atas kepengurusan dan pengawasan kepada Direksi dan Dewan Komisaris selama tahun buku 2008.

Mewakili Direksi Perseroan, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada pemegang saham, Dewan Komisaris, pelanggan dan mitra usaha atas dukungan dan kerjasamanya. Begitu pula kepada seluruh pegawai yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, yang memungkinkan Perseroan meraih kinerja usaha yang menggembirakan di tengah kondisi yang penuh tantangan.

Kami yakin dengan dukungan lebih lanjut dari seluruh pemangku kepentingan, Perseroan akan mampu meningkatkan kinerjanya menuju sasaran menjadi perusahaan semen yang unggul.

and business partners on their supports and cooperation.The same token goes to the whole employees who have been working with full of dedication, that enables the Company achieving a rewarding performance in the middle of challenging condition.

We are conident that with the continuing support from all the stakeholders, the Company will be able to improve its performance toward becoming an excellent cement company.

Gresik, April 2009

(41)

1 2

3

4 5

6

1. Dwi Soetjipto Direktur Utama President Director

2. heru D. Adhiningrat Wakil Direktur Utama Vice President Director

3. Cholil hasan Direktur Keuangan Finance Director

4. Suharto

Direktur Penelitian & Pengembangan dan Operasional

R&D and Operational Director

5. Irwan Suarly Direktur Pemasaran Marketing Director

(42)

PERUSAHAAN

Gambar

Tabel berikut merupakan ringkasan dari kinerja arus
Tabel berikut menunjukkan distribusi dari aktivakonsolidasian,pengeluaranmodaldanpendapatan Perseroan dan anak perusahaanberdasarkan segmen geografis:

Referensi

Dokumen terkait

Pada hari ini PT MNC Kapital Indonesia Tbk (“Perseroan”) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa

Direksi Perseroan dengan ini mengundang para Pemegang Saham Perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar

Total volume penjualan semen Perseroan tahun 2012, termasuk penjualan keluar negeri adalah sebesar 22,6juta ton atau meningkat 14,2% dari tahun 2011 yang sebesar 19,8 juta

Sesuai data yang didapat dari Badan Administrasi Efek, PT Datindo Entrycom No DE/I/2011-0011 mengenai laporan bulanan kepemilikan saham Perseroan, di tahun 2011 tidak

Berdasarkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang telah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei 2016, dimana Perseroan berencana melakukan PMTHMETD

Berdasarkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang telah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei 2016, dimana Perseroan berencana melakukan PMTHMETD

Berdasarkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang telah diselenggarakan pada tanggal 23 Mei 2016, dimana Perseroan berencana melakukan PMTHMETD

PEMANGGILAN kepada para pemegang saham Perseroan, sehubungan dengan pelaksanaan Rapat Ketiga Atas Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang telah diumumkan pada situs website