10
LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
NOMOR : 185 TAHUN 2017 TENTANG
PETUNJUK PELAKSANAAN
PERKEMAHAN PUTRI TINGKAT NASIONAL III TAHUN 2017 BAB I
PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG
Gerakan Pramuka adalah Gerakan pendidikan yang bertujuan untuk membentuk setiap Pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, Mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup. Gerakan Pramuka menyelenggarakan berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan jiwa peserta didik sebagai upaya pencapaian tujuan akhir proses pembinaan yaitu pembentukan watak. Sesuai dengan tujuan akhir tersebut, maka salah satu kegiatan bagi Pramuka Penegak dan Pandega adalah Perkemahan Pramuka Putri Tingkat Nasional (Perkempinas 2017)
Kepanduan Putri dan kepanduan putera merupakan satu kesatuan yang utuh terikat dalam satu organisasi pendidikan non formal yaitu Gerakan Pramuka. Namun demikian, dalam operasional kegiatan antara Pramuka Putri dan
11
Putera terdapat istilah Satuan Terpisah yang lebih mengarah kepada penciptaan sikap kemandirian dan lebih menuntut adanya kreatifitas yang tinggi oleh masing – masing satuan pandu tersebut dalam menjalankan aktifitas latihan, pembinaan dan pengembagannya.
Pramuka Putri memiliki kedudukan dan kesempatan yang sama dalam melaksanakan aktifitas latihannya maupun dalam memperoleh pembinaan dan pengembagan dirinya di masing–masing satuan (SGTD). Dalam pembinaan tersebut, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega adalah bagian yang tak terpisahkan dari sistem pembinaan Kepramukaan pada prinsipnya dididik dan diarahkan agar Menjadi anggota masyarakat yang berguna, sanggup dan mampu menyelenggarakan pembangunan bangsa dan Negara (tujuan normatif) dan Menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur, tinggi mental, moral budi pekerti dan kuat keyakinan agamanya serta memiliki wawasan yang luas.
Sesuai dengan kelender kegiatan dan keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka tahun 2013, Pelaksanaan Perkemahan Putri Tingkat Nasional III Tahun 2017 bertempat di Buper Pantai Manggar, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Guna memperlancar segala usaha dan persiapan pelaksanaan kegiatan, maka diperlukan Petunjuk Pelaksanaan Perkemahan Putri Tingkat Nasional III Tahun 2017 selanjutnya disingkat Juklak Perkempinas 2017.
B. DASAR KEGIATAN
1. Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010, tentang Gerakan Pramuka; 2. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka;
3. Keputusan MUNAS Gerakan Pramuka No 23/MUNAS/2013, tentang Penyelenggaraan Perkemahan Putri Tingkat Nasional III Tahun 2016;
12
4. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 176 Tahun 2013, tentang Pola Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega;
5. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 005 Tahun 2017, tentang Petunjuk Penyelenggaraan Dewan Kerja;
6. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 167 Tahun 2017, tentang Penyelenggaraan Perkemahan Putri Tingkat Nasional III Tahun 2017;
7. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 174 Tahun 2017, tentang Logo dan Maskot Perkemahan Putri Tingkat Nasional III Tahun 2017; 8. Program Kerja Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2017.
C. MAKSUD
Sebagai wadah pertemuan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri seluruh Indonesia untuk mempererat tali persaudaraan sesama Anggota Pramuka dalam berbagai aktivitas yang inovatif, kreatif, edukatif, rekreatif dan produktif dalam bentuk perkemahan.
D. TUJUAN
Membina dan mengembangkan persaudaraan dan persatuan dikalangan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri serta memberi kepada mereka kegiatan yang inovatif, kreatif, edukatif, rekreatif dan produktif yang mengarah kepada kemampuan untuk mandiri dalam kehidupannya dan dapat menjadi magnet kegiatan anak muda serta menjadi inspirasi dikalangan masyarakat.
E. SASARAN
a. Meningkatnya ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
13
c. Memperkuat tali persaudaraan dan ikut serta mengembangkan jati diri bangsa.
d. Tumbuhnya jiwa kepemimpinan dan kepercayaan diri. e. Memperoleh pengalaman dan keterampilan baru. f. Menjadi Inspirasi dan energi untuk negeri.
g. Menjadi Pramuka Putri yang Tangguh F. SISTEMATIKA
Sistematika Petunjuk Pelaksanaan meliputi : 1. Pendahuluan. 2. Penyelenggaraan. 3. Organisasi Penyelenggaraan 4. Kegiatan 5. Perkemahan 6. Administrasi 7. Sarana Penunjang
8. Waslitev dan Menejemen Resiko 9. Penutup
14 BAB II
PENYELENGGARAAN A. NAMA KEGIATAN
Perkemahan Putri Tingkat Nasional III Tahun 2017, selanjutnya disebut “Perkempinas 2017”
B. WAKTU PELAKSANAAN
Perkempi Nasional 2017 dilaksanakan pada tanggal 19 s.d 24 November 2017.
C. TEMPAT
Bumi Perkemahan Pantai Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur D. TEMA
“Pramuka Putri Pemimpin Negeri” E. SLOGAN
“ Tangguh, Mandiri, Panutan” F. MOTTO
“ Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan “ G. LOGO KEGIATAN
(Terlampir)
H. RENCANA ANGGARAN
Anggaran Perkempi Nasional 2017 diperoleh secara gotong-royong dari: 1. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
15
3. Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Balikpapan 4. Iuran Peserta.
5. Sponsor dan usaha lain yang tidak bertentangan dengan Peraturan Perundangan yang berlaku.
I. TAHAPAN-TAHAPAN PENYELENGGARAAN 1. Tahap Persiapan
a. Pembentukan Kelompok Kerja
b. Survey awal pengalokasian sumber daya di daerah pelaksanaan c. Rapat Konsultasi dengan Andalan Kwartir Nasional
d. Pembuatan Logo dan Maskot
e. Pembuatan dan Pengesahan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) f. Pembentukan Panitia dan Sangga Kerja
g. Audensi dengan pihak terkait h. Pencarian Sponsor Kegiatan i. Persiapan Sarana Pendukung
j. Perekrutan dan Pelatihan Sangga Kerja k. Promosi Kegiatan
l. Grand Design kegiatan Perkempi Nasional 2017
m. Pembuatan dan Pengesahan Petunjuk Teknis (Juknis) n. Rapat-rapat Persiapan
2. Tahap Pelaksanaan a. Pendaftaran Peserta b. Perkemahan
c. Upacara Adat Bhineka Tunggal Ika d. Upacara Pembukaan
e. Kegiatan Wawasan & Keterampilan f. Kegiatan Bakti
16 g. Kegiatan Wisata h. Kegiatan Petualangan i. Upacara Penutupan 3. Tahap Evaluasi a. Pertemuan Evaluasi b. Penilaian Kegiatan c. Pembuatan Laporan d. Pembubaran Panitia
17 BAB III
ORGANISASI PENYELENGGARAAN A. STRUKTUR ORGANISASI
1. Panitia Penyelenggara
a) Panitia penyelenggara terdiri dari atas unsur Kwartir Nasional, Kwartir Daerah Kalimantan Timur dan Kwartir Cabang Balikpapan
b) Panitia Penyelenggara bertugas Memberikan dukungan dan bantuan moril maupun materil kepada Sangga Kerja atas penyelenggaraan Perkempinas 2017.
c) Keanggotaan, tugas, wewenang dan tanggung jawab Panitia Penyelenggara disesuaikan dengan tugas dan fungsi lembaga, badan dan instansi yang diwakilinya, serta sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan Perkempinas 2017.
2. Sangga Kerja
Sangga Kerja Perkempinas 2017 adalah terdiri dari anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang memiliki kemampuan untuk mengelola kegiatan sesuai dengan bidang yang dibutuhkan, dan bertugas yang melaksanakan secara langsung proses pelaksanaan kegiatan baik secara konsepsional maupun operasional.
a) Sangga Kerja dibentuk untuk melaksanakan kegiatan Perkempinas 2017
b) Sangga Kerja terdiri dari anggota Dewan Kerja Nasional, anggota Dewan Kerja Daerah Kalimantan Timur, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
c) Jumlah dan komposisi Sangga Kerja disesuaikan dengan kebutuhan. d) Sangga Kerja disahkan dengan surat keputusan Kwartir Nasional
18 3. Panitia Pendukung
a) Panitia pendukung dibentuk untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Perkempinas 2017.
b) Panitia pendukung dibentuk ditingkat lokal/setempat, untuk membantu berjalannya pelaksanaan kegiatan Perkempinas 2017. B. URAIAN TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
1. Panitia Penyelengara
a. Bertanggung jawab atas segenap kebijakan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan Perkempinas 2017.
b. Memberikan saran, pendapat, arahan dan petunjuk kepada Panitia pendukung tingkat Daerah serta kepada Sangga Kerja baik diminta maupun tidak diminta.
c. Memberikan dukungan dan bantuan moril serta materil atas terselenggaranya Perkempinas 2017.
d. Mengadakan pengawasan atas jalannya seluruh kegiatan sejak tahap persiapan, pelaksanaan sampai dengan penyelesaian kegiatan Perkempinas 2017.
e. Melakukan koordinasi dengan seluruh instansi terkait di tingkat pusat dan daerah serta memberikan dukungan, bantuan moril, materil serta finansial atas terselenggaranya Perkempinas 2017.
f. Bersama-sama dengan pimpinan Sangga Kerja menentukan teknis pelaksanaan kegiatan terutama kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan pihak-pihak luar yang terkait.
2. Sangga Kerja
a. Mengatur dan melaksanakan tugas kepanitian kegiatan perkemahan sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis dari kegiatan Perkempinas 2017.
19
b. Melaksanakan tugas kepanitiaan dari tahap persiapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian.
c. Melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan Perkempinas 2017 pada seluruh unsur pelaksana dalam Sangga Kerja.
d. Mempertanggungjawabkan segala sesuatu yang berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan Perkempinas 2017 kepada Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
3. Panitia Pendukung
a. Bertanggungjawab atas segenap kebijakan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan Perkempinas 2017 di tingkat daerah. b. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait.
c. Memberikan saran dan pendapat kepada Sangga Kerja
d. Bersama-sama dengan pimpinan Sangga Kerja menentukan teknis pelaksanaan kegiatan terutama kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan pihak-pihak luar yang terkait.
e. Mempertanggungjawabkan segala sesuatu yang berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan Perkempinas 2017 kepada Sangga Kerja.
20 BAB IV KEGIATAN A. UMUM
1. Latar Belakang
Secara keseluruhan kegiatan yang dikembangkan dalam Perkempinas 2017 dititikberatkan kepada bidang-bidang pengembangan diri Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan sesosif sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat.
Penyelenggaraan kegiatan dalam Perkempinas 2017 menggunakan metode yang beragam, sehingga peserta lebih dapat merasakan, mempelajari, menghayati dan mendalami materi-materi yang telah disampaikan. Kegiatan dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan muatan materi yang terkandung di dalamnya, dengan harapan peserta Perkempinas 2017 mendapatkan beragam kegiatan sebagai penambah bekal dalam proses pembentukan jatidirinya dan mempersiapkan diri menjadi ibu bangsa.
2. Arah Kegiatan :
Kegiatan Perkempinas 2017, mengarah pada tujuan Gerakan Pramuka melalui :
a. Pembinaan Mental dan spiritual
b. Aksi kepedulian terhadap masyarakat c. Persaudaraan dan kekerabatan
d. Peningkatan Keterampilan e. Pengenalan Budaya kePutrian f. Peningkatan wawasan kePutrian
21 3. Sifat Kegiatan a. Aktif b. Edukatif c. Produktif d. Inovatif e. Kreatif f. Rekreatif g. Eksploratif h. Progresif 4. Metode Kegiatan a. Diskusi b. Ceramah c. Demonstrasi d. Simulasi e. Partisipatif f. Penugasan g. Perkemahan h. Permainan
i. Seminar dan lokakarya 5. Strategi Kegiatan
a. Aktifitas di dalam Perkemahan ( Main Camp Activities ) = 60% b. Aktifitas di luar Perkemahan ( Sub Camp Activities ) = 40%
22 6. Sistem Kegiatan
a. Sistem Terpusat ( Sentralisasi )
Kegiatan perkemahan terpusat di Bumi Perkemahan yang menjadi sentral pengendali (koordinasi, instruksi, informasi dan evaluasi) seluruh kegiatan di Perkemahan.
b. Sistem Tersebar ( Desentralisasi )
Tempat kegiatan tersebar di Areal Perkemahan yakni lokasi kegiatan permainan dan bakti yang dilakukan di sekitar bumi perkemahan dan di luar Bumi Perkemahan dimana peserta nantinya akan disebar.
c. Sistem Partisipasi
Berupa kegiatan yang dilaksanakan secara bersamaan dan peserta memilih untuk kegiatan yang diinginkan.
B. JENIS KEGIATAN
Jenis-jenis kegiatan dalam Perkempinas 2017 memberikan porsi yang cukup besar pada kegiatan-kegiatan yang dapat menunjukkan pada potensi wawasan, keterampilan kePutrian dan permasalahan nasionalisme terhadap kaum perempuan.
Diharapkan setelah mengikuti Perkempinas 2017, para peserta mendapatkan wawasan, pengetahuan dan pengalaman serta meningkatkan rasa percaya diri untuk turut serta membangun masyarakat.
Kegiatan dalam Perkempinas 2017 dibagi ke dalam 8 kelompok kegiatan yaitu :
1. Kegiatan Umum & Persaudaraan a. Ibadah Keagamaan
b. Upacara Adat Bhinneka Tunggal Ika c. Upacara Pembukaan
d. Apel Pagi e. Apel Sore
23 f. Giat Waktu Luang
g. Pembersihan Kelurahan di Buper dan Bersih Pantai h. Olahraga
i. Korve Tenda
j. Malam Bhinneka Tunggal Ika k. Upacara Penutupan
2. Kegiatan Khusus
a. Malam Selamat Datang Pinkon dan Bindamping b. Wisata Pinkon dan Bindamping
c. Kegiatan Pimpinan Kontingen Daerah dan Bindamping d. Rapat Pinkon
e. Rapat Bindamping
3. Global Development Village & Science a. Zona Kewirausahaan
b. Zona Komunitas
c. Zona Teknologi dan Informasi d. Zona Sejarah
e. Zona Kecantikan f. Zona Kesehatan
g. Zona Kepemimpinan Putri h. Zona Kebudayaan 4. Tur Edukasi a. Budaya b. Keterampilan c. Teknologi d. Wawasan
24 e. Adventure land 5. Keterampilan Putri a. Keterampilan E-commerce b. Keterampilan Kecantikan c. Keterampilan Memasak d. Keterampilan Daur Ulang e. Keterampilan Desain
f. Keterampilan Pembentukan Karakter Anak 6. Kegiatan Bakti
a. Bakti Pembuatan Tabulapot b. Sosialisasi
c. Penanaman Pohon 7. Seni dan Budaya
a. Pentas Seni Daerah
b. Variety Show 8. Festival Perkempinas 2017 a. Karnaval Nusantara b. Masak Besar c. Kuliner Nusantara C. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan yang diadakan pada Perkempinas 2017, diselenggarakan dengan pola pergerakan yang didasarkan pada jumlah Peserta, jumlah kegiatan dan waktu pelaksanaan kegiatan. Pola pergerakan yang digunakan dalam bentuk Matriks Pergerakan Peserta pada Petunjuk Teknis (Juknis).
25 D. Mekanisme Mengikuti Kegiatan
Peserta Perkempinas 2017 akan mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Sangga Kerja dengan sistem pilihan kegiatan yang dibagi oleh seluruh peserta dan terpola dengan baik yang berdasar data peserta, beserta kegiatan yang diikutinya. Adapun mekanismenya sebagai Berikut :
a. Setiap Umpi bermusyawarah dengan anggotanya mengenai kegiatan yang akan diikuti berdasarkan matriks yang telah dibagikan.
b. Setiap Peserta mendaftarkan diri dengan mengisi Formulir Kegiatan non-rotasi pilihan pada saat pendaftaran peserta
c. Sekretariat bidang kegiatan akan merekap data peserta yang sudah mendaftarkan diri melalui formulir pendaftaran peserta lalu membagikan data tersebut kepada pemerintahan
d. Peserta yang akan mengikuti kegiatan pilihan akan diberitahukan 1 hari sebelumnya oleh pemerintahan
e. Peserta mengikuti kegiatan sampai dengan selesai
f. Peserta kembali ke Perkemahan dan melaporkannya kepada Umpi masing-masing.
26 E. JADWALKEGIAN
17 BAB V PERKEMAHAN A. Kehidupan Perkemahan
Tatanan Pemerintahan sebagai landasan kehidupan Peserta Perkempinas 2017 diperlukan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis selama pelaksanaan Perkempinas 2017. Tata kehidupan perkemahan dituangkan dalam satu sistem pemerintahan seperti layaknya kehidupan masyarakat. Warga Perkempinas 2017 diibaratkan sebagai penduduk provinsi yang seluruh pola kehidupanya disesuaikan dengan aspirasi warganya. Dikelola oleh Gubernur perkemahan dibantu oleh para aparat pemerintahan mulai tingkat kabupaten hingga ke tingkat kelurahan.
B. Areal Perkemahan
1. Warga Peserta Perkempinas 2017 menempati areal areal perkemahan Putri.
2. Untuk menunjang aktivitas dalam pelaksanaan tugas-tugasnya selama kegiatan berlangsung, Pinkonda bertempat tinggal di tenda peserta. C. Pemukiman Peserta
Pemukiman Peserta terdiri dari Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, dan Umpi. Di istilahkan dalam nama Suku Dayak di Kalimantan Timur yaitu Kabupaten dan Kecamatan tetap menggunakan istilah yang sama.
1. Provinsi
a. Provinsi dipimpin oleh Ketua Sangga Kerja sebagai Gubernur Perkemahan
b. Warga perkemahan bermukim dalam satu wilayah Provinsi yang dinamakan Provinsi ”BHINNEKA TUNGGAL IKA”
18 2. Kabupaten/Kota
a. Provinsi dibagi menjadi dua wilayah Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten ”APOKAYAN” dan Kota ”PUNAN”
b. Kabupaten/Kota dipimpin oleh seorang Bupati/Walikota, sekretaris Bupati/Walikota dan seorang staf Kabupaten/Kota.
c. Masing-masing Kabupaten/Kota membawahi 2 (dua) Kecamatan. 3. Kecamatan
a. Kecamatan dipimpin oleh seorang camat, sekretaris camat dan seorang staf kecamatan
b. Kabupaten Apokayan dibagi menjadi 2 (dua) Kecamatan, yaitu: 1 Kecamatan I Kenyah
2 Kecamatan II Bahau
c. Kota Punan dibagi menjadi 2 (dua) Kecamatan, yaitu: 1 Kecamatan III Basap
2 Kecamatan IV Penihing
d. Masing-masing Kecamatan membawahi 4 (empat) Kelurahan 4. Kelurahan
a. Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah, sekretaris kelurahan dan seorang staf
b. Masing-masing Kelurahan terdiri dari 10 Umpi 5. Umpi
a. Umpi dipimpin oleh seorang Ketua Umpi
b. Umpi adalah satuan terkecil peserta Peserta Perkempinas 2017 yang terdiri dari 8 orang Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
19 6. Dewan Adat
a. Dewan Adat adalah tempat berkumpulnya Pemangku Adat selaku penyelenggara dan pengawas pelaksanaan ketentuan adat perkemahan.
b. Dewan Adat bertanggungjawab atas kelancaran dan ketertiban pelaksanaan Peserta Perkempinas 2017 secara umum serta menyelesaikan masalah kehormatan perorangan/ kontingen peserta yang tidak dapat diselesaikan oleh bidang pemerintahan dan seksi keamanan, dengan tugas sebagai berikut :
c. Dewan Adat memiliki tugas dan wewenang memutuskan sanksi dari berbagai jenis pelanggaran yang dilakukan oleh warga perkemahan selama mengikuti Peserta Perkempinas 2017.
d. Dewan Adat beranggotakan para Pemangku Adat yang berasal dari unsur Dewan Kerja Nasional, dan unsur Dewan Kerja Daerah seluruh Indonesia yang bertugas sebagai pimpinan kontingen daerah
e. Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Adat dibantu oleh unsur petugas keamanan dan unsur aparat pemerintahan.
f. Pemangku Adat adalah pelaksana pengawas ketentuan/tata adat perkemahan, terdiri atas ketua Dewan Kerja Nasional, Ketua Dewan Kerja Daerah seluruh Indonesia,
g. Penyelesaian suatu masalah diselesaikan dalam sidang Dewan Adat di tingkat Kelurahan yang dilaksanakan secara terbatas dan hanya dihadiri oleh Pemangku Adat dan warga perkemahan yang tersangkut.
h. Dewan Adat Tinggi melaksanakan tugas pengawasan di tingkat kecamatan dan melaksanakan sidang adat bila Dewan Adat tidak dapat menyelesaikan permasalahan di tingkat Provinsi.
i. Dewan Adat Agung di tingkat kabupaten dipimpin oleh salah satu Pimpinan Dewan Kerja Nasional, melaksanakan sidangnya bila
20
permasalahan yang timbul menyangkut hajat hidup warga perkemahan secara umum atau menyelesaikan permasalahan pelik yang tidak dapat diselesaikan oleh Dewan Adat Tinggi
j. Permasalahan Adat Perkemahan pada Peserta Perkempinas 2017 dikelompokkan menjadi 3 (tiga) jenis permasalahan, yaitu :
1. Permasalahan warga perkemahan (peserta dengan peserta, peserta dengan aparat perkemahan/ Sangga Kerja).
2. Permasalahan penduduk dengan aparat perkemahan/Sangga Kerja
3. Permasalahan peserta dengan penduduk.
k. Penyelesaian permasalahan/perkara adat perkemahan dilakukan secara bertahap, yaitu: penyelesaian dilakukan di tingkat
Kelurahan, apabila ditingkat Kelurahan tidak dapat diselesaikan maka penyelesaiannya dibawa ke tingkat Kecamatan, kemudian pada tingkat Kabupaten, dan sampai pada tingkat Provinsi.
22 BAB VI ADMINISTRASI A. Umum
Penyelenggaraan administrasi dan keuangan secara umum meliputi perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pelaporan administrasi. Kegiatan administrasi ini berkaitan dengan pendaftaran, penyelesaian administrasi dari peserta, pinkonda, panitia penyelenggara dan Sangga Kerja, penyediaan kebutuhan administrasi dan keuangan bagi semua unsur yang terlibat.
B. Peserta
1. Komposisi Peserta Perkempinas 2017 terdiri atas : a. Peserta utusan Kwartir Daerah
Setiap Kwarda berhak mengirimkan 4 umpi Putri yang masing-masing umpi terdiri dari anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri yang berjumlah 8 (delapan). Apabila ada kwarda yang tidak bisa berpartisipasi maka dialihkan ke Kwarda yang akan menambah kuota.
b. Peserta utusan Kwartir Cabang se-Kalimantan Timur
Setiap Kwarcab berhak mengirimkan 2 umpi Putri yang masing-masing umpi terdiri dari anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri yang berjumlah 8 (delapan). Apabila ada kwarcab yang tidak bisa berpartisipasi maka dialihkan ke kwarcab yang akan menambah kuota.
2. Persyaratan Peserta a. Umum
1) Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri yang Aktif digugus depan.
23
2) Memiliki syarat kecakapan umum minimal Penegak Bantara bagi golongan Penegak
3) Memiliki syarat kecakapan umum minimal Pramuka Pandega bagi golongan Pandega
4) Berusia 17-24 tahun.
5) Sehat jasmani dan rohani .
6) Sanggup mematuhi aturan dalam Perkempinas 2017. b. Administrasi
1) Membawa Kartu Tanda Anggota (KTA).
2) Membawa Kartu BPJS Kesehatan atau Asuransi kecelakaan diri/jiwa yang masih berlaku.
3) Mengisi formulir pendaftaran via online dengan menyertakan KTA, Surat Sehat dari Dokter dan Pas Photo di unggah dalam bentuk scan.
4) Wajib memiliki Kartu BPJS Kesehatan atau Asuransi kecelakaan diri/jiwa
5) Melampirkan surat mandat dari Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang.
6) Untuk Peserta membayar biaya kegiatan sebesar Rp 650.000,-/orang
- KIT peserta (Kaos, Scarf, Topi, Tas, id card, dan buku panduan) - Paket Wisata
- Konsumsi Natura selama Kegiatan c. Perlengkapan Pribadi dan Perkemahan
1) Membawa Seragam Pramuka. 2) Membawa Kaos Kontingen Daerah.
3) Membawa perlengkapan kegiatan pilihan. 4) Membawa Perlengkapan Memasak.
24
5) Membawa perlengkapan kegiatan lapangan (kantong tidur, matras, pakaian tahan dingin, pakaian olah raga, pakaian lapangan,jas hujan dll).
6) Membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan. 7) Membawa Alat Tulis.
8) Membawa Perlengkapan Ibadah. 9) Membawa Pakaian Adat Daerah. C. Pimpinan Kontingen
1. Pimpinan Kontingen (Pinkon) berjumlah 2 orang Putri. 2. Persyaratan Pinkonda
a. Umum
1) Anggota Dewan Kerja Daerah (DKD) 2) Berusia 17 – 25 Tahun.
3) Sehat Jasmani dan Rohani.
4) Sanggup mematuhi aturan dalam Perkempinas 2017. b. Administrasi
1) Membawa Kartu Tanda Anggota (KTA).
2) Membawa Kartu BPJS Kesehatan atau Asuransi kecelakaan diri/jiwa yang masih berlaku.
3) Mengisi formulir pendaftaran via online dengan menyertakan KTA, Surat Sehat dari Dokter dan Pas Photo di unggah dalam bentuk scan.
4) Wajib memiliki Kartu BPJS Kesehatan atau Asuransi kecelakaan diri/jiwa
5) Menyerahkan surat mandat dari Kwartir Daerah.
6) Pinkon dari Indonesia membayar biaya kegiatan sebesar Rp 650.000,-/orang
25
a) KIT Pinkonda (Kaos, Scarf, Topi, Tas, id card, dan buku panduan).
b) Konsumsi siap santap selama kegiatan. c) Paket Kegiatan.
c. Perlengkapan Pribadi dan berkemah 1) Membawa Seragam Pramuka.
2) Membawa Perlengkapan perkemahan.
3) Membawa perlengkapan kegiatan lapangan (kantong tidur, matras, pakaian tahan dingin, pakaian olah raga, pakaian lapangan,jas hujan dll).
4) Membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan. 5) Membawa Alat Tulis.
6) Membawa Perlengkapan Ibadah. D. Pembina Pendamping
1. Pembina Pendamping berjumlah 1 orang Putri setiap Kwarda 2. Persyaratan Pembina Pendamping
a. Umum
1) Andalan Daerah. 2) Berusia 26 – 70 Tahun. 3) Sehat Jasmani dan Rohani.
4) Sanggup mematuhi aturan dalam Perkempinas 2017. b. Administrasi
1) Membawa Kartu Tanda Anggota (KTA).
2) Membawa Kartu BPJS Kesehatan atau Asuransi kecelakaan diri/jiwa yang masih berlaku.
26
3) Mengisi formulir pendaftaran via online dengan menyertakan KTA, Surat Sehat dari Dokter dan Pas Photo di unggah dalam bentuk scan.
4) Wajib memiliki Kartu BPJS Kesehatan atau Asuransi kecelakaan diri/jiwa
5) Menyerahkan surat mandat dari Kwartir Daerah.
6) Pinkon dari Indonesia membayar biaya kegiatan sebesar Rp 650.000,-/orang
a) KIT Pinkonda (Kaos, Scarf, Topi, Tas, id card, dan buku panduan).
b) Konsumsi siap santap selama kegiatan. c) Paket Kegiatan.
d. Perlengkapan Pribadi dan berkemah 1) Membawa Seragam Pramuka.
2) Membawa Perlengkapan perkemahan.
3) Membawa perlengkapan kegiatan lapangan (kantong tidur, matras, pakaian tahan dingin, pakaian olah raga, pakaian lapangan,jas hujan dll).
4) Membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan. 5) Membawa Alat Tulis
6) Membawa Perlengkapan Ibadah. E. Petugas Pendukung Kontingen
1. Komposisi Petugas Pendukung Kontingen Perkempinas 2017 berjumlah 2 (dua) orang terdiri atas:
a. Humas Kontingen b. Dokter Kontingen
27 a. Umum
1) Anggota Dewan Kerja Daerah (DKD) sebagai humas kontingen. 2) Berusia 17 – 25 Tahun.
3) Sehat Jasmani dan Rohani.
4) Sanggup mematuhi aturan dalam Perkempinas 2017. b. Administrasi
1) Membawa Kartu Tanda Anggota (KTA).
2) Membawa Kartu BPJS Kesehatan atau Asuransi kecelakaan diri/jiwa yang masih berlaku.
3) Mengisi formulir pendaftaran via online dengan menyertakan KTA, Surat Sehat dari Dokter dan Pas Photo di unggah dalam bentuk scan.
4) Wajib memiliki Kartu BPJS Kesehatan atau Asuransi kecelakaan diri/jiwa
5) Menyerahkan surat mandat dari Kwartir Daerah.
6) Pinkon dari Indonesia membayar biaya kegiatan sebesar Rp 650.000,-/orang
a) KIT Pinkonda (Kaos, Scarf, Topi, Tas, id card, dan buku panduan).
b) Konsumsi siap santap selama kegiatan. c) Paket Kegiatan.
F. Sistem Administrasi
1. Pelayanan Administrasi
Pelayanan administrasi dilaksanakan untuk mendukung pelaksanaan Perkempinas 2017 dibidang administrasi, ditujukan kepada:
a. Kontingen Daerah
b. Panitia Penyelenggara dan Sangga Kerja 2. Kodifikasi Administrasi
28
Kodifikasi formulir administrasi disusun berdasarkan pengelompokan unsur yang terlibat dalam kegiatan Perkempinas 2017 yang meliputi: Kode A untuk Peserta
Kode B untuk Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang
Kode C untuk Panitia Penyelenggara, Sangga Kerja dan Panitia Pendukung Kodifikasi formulir administrasi selengkapnya adalah sebagai berikut:
A : Biodata Peserta
B.01 : Kesediaan Kwarda Mengikuti Perkempinas 2017
B.02 : Kesediaan Kwarcab Mengikuti Kegiata Perkempinas 2017 B.03 : Biodata Pinkonda
B.04 : Biodata Pembina Pendamping B.05 : Biodata Humas Kontingen B.06 : Dokter Kontingen
B.07 : Informasi Kedatangan dan Kepulangan B.08 : Formulir Pentas Seni
C.01 : Biodata Panitia Penyelenggara C.02 : Biodata Sangga Kerja
C.03 : Biodata Panitia Pendukung (Formulir Terlampir)
3. Tanda-tanda Pengenal
Tanda pengenal kelompok dibedakan dengan warna pita dan tanda pengenal yang diatur sebagai berikut:
a. Peserta : Kuning
b. Penita : Ungu
29 G. Mekanisme Pendaftaran
1. Umum
Kwarda mendaftarkan kontingen daerah dengan menyerahkan form: Kodifikasi formulir administrasi selengkapnya adalah sebagai berikut:
a. A : Biodata Peserta
b. B.01 : Kesediaan Kwarda Mengikuti Kegiatan Perkempinas 2017 c. B.02 : Kesediaan Kwarcab Mengikuti Kegiatan Perkempinas 2017 d. B.03 : Biodata Pinkonda
e. B.04 : Biodata Pembina Pendamping f. B.05 : Biodata Humas Kontingen g. B.06 : Dokter Kontingen
h. B.07 : Informasi Kedatangan dan Kepulangan 2. Tahap Pendaftaran
a. Tahap I
Pernyataan kesediaan Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang untuk mengikuti Perkempinas 2017 dengan menyerahkan form B.01, B.03 dan B.09. Form-form ini selambat- lambatnya 06 Oktober 2017.
Sekretariat Perkemahan Putri Nasional Tahun 2017 Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Jl. Medan Merdeka Timur No. 6 Jakarta 10110 Indonesia Telepon : (021) 3507645 Fax : (021) 3507647
Narahubung :
Kak Sinta Ayu Lentari : 082226305912 Kak Dini Hapsari : 085386349134 Email : [email protected] Homepage : www.dkn.pramuka.or.id b. Tahap II
Registrasi online pada dkn.pramuka.or.id pada tanggal 06 s.d 30 Oktober 2017.
30
1. Peserta mendaftarkan diri ke U-Report untuk mendapatkan Unik ID dengan cara mengirimkan SMS secara GRATIS ke 94567 dengan isi pesan PRAMUKA atau melalui Facebook Messanger ke www.facebook.com/UReportIndonesia kemudain ikuti petunjuknya.
2. Setelah mendapatkan Unik ID, peserta menyerahkan data kepada Pimpinan Kontingan Daerah yang berisikan:
- Unik ID
- Kodefikasi (Sesuai dengan kodefikasi form pendaftaran) - Nama
- Nomor Tanda Anggota - Kwartir Ranting
- Kwartir Cabang - Kwartir Daerah
- Tempat Tanggal Lahir - Jenis Kelamin - Agama - Golongan Darah - Riwayat Kesehatan - Alamat - Email - Nomor Telepon - Kepramukaan - Kursus/Pelatihan Kepramukaan
3. Setelah data terkumpul semua, Pimpinan Kontingen Daerah menguploud data excel ke Web pramuka.or.id/perkempi/ pada halaman dashboard
- Pada bagian uploud data tekan Choose File. - Pilih file Excel data Peserta Perkempinas 2017.
31
- Setelah uploud data, kakak akan dapat melakukan print bukti pengiriman data.
4. Uploud data peserta
- Untuk melakukan uploud Foto, KTA, Surat Kesehatan dan Asuransi kakak dapat membuka halaman Form, pilih Uploud Image.
- Masukkan Unik ID/Nama peserta, kemudian tekan enter. - Kakak dapat melakukan uploud Foto, KTA, Surat Kesehatan
dan Asuransi. Untuk dapat mengirimkan berkas-berkas tersebut, kakak dapat tekan tombol Choose File , kemudian pilih gambar dari komputer kakak.
- Berkas yang diuploud dalam format JPG. c. Tahap III
1. Kontingen daerah dapat menyelesaikan adminstrasi keuangan paling lambat tanggal 13 November 2017.
2. Pembayaran dilakukan dengan sistem setor tunai pada teller bank.
3. Sangga Kerja tidak menerima pembayaran tunai secara langsung saat daftar ulang.
4. Bukti pembayaran dapat diserahkan di loket pendaftaran dan akan dtukarkan dengan kwitansi pembayaran Camp Fee Kegiatan Perkemahan Putri Nasional III Tahun 2017.
d. Tahap IV
Pendaftaran ulang dilaksanakan pada tanggal 17 s.d 18 November 2017 di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan, melalui Pinkonda.
1. Menyerahkan:
Bukti kelengkapan persyaratan yang dikirimkan oleh Panitia Perkempinas 2017 melalui email.
32 2. Menerima:
a) Kelengkapan peserta b) Kelengkapan kontingen c) Administrasi kegiatan peserta
3. Menjalani pemeriksaan ulang seluruh administrasi & kebutuhan peserta serta kontingen
H. Lain-lain
1. Sangga Kerja hanya menerima pendaftaran melalui kontingen daerah
2. Perlengkapan peserta dan lain-lain diserahkan setelah proses pendaftaran dengan menggunakan form bukti pengambilan barang kepada pinkonda.
3. File Excel dapat di download dkn.pramuka.or.id BAB VII
SARANA PENDUKUNG
A. Untuk mendukung pelaksanaan Perkempinas 2017 diusahakan penyediaan kebutuhan- kebutuhan yang berhubungan dengan sarana pendukung, antara lain sebagai berikut:
1. Fasilitas Tempat
a. Areal Perkemahan Pantai Manggar, Balikpapan, yang dapat menampung peserta Perkempi Nasional 2017
b. Panggung Utama untuk pertunjukan c. Kantor Gubernur Bhinneka Tunggal Ika d. Lapangan Utama e. Kantor Kabupaten f. Kantor Kecamatan g. Tenda Informasi h. Tenda Materi i. Pasar Rakyat
33
j. Kantor Bidang Administrasi dan Pusat Informasi k. Rumah Sakit Lapangan
l. Posko-posko Pelayanan m. Lapangan Parkir
2. Fasilitas Pelayanan a. Kesehatan b. Listrik
c. Komunikasi dan media Informasi d. Transportasi
e. Perbekalan dan Peralatan Kegiatan f. Konsumsi
g. Keamanan h. Kebersihan
i. Air Bersih dan MCK 3. Fasilitas Transportasi
a. Gerobak Motor
34 BAB VIII
PENGAWASAN, PENELITIAN, EVALUASI DAN MANAJEMEN RESIKO A. UMUM
Bidang Waslitev dan Manajemen Risiko merupakan organ fungsional dalam Sangga Kerja Perkempinas 2017 yang independen dalam melaksanakan tugasnya-tugasnya. Kedudukan Bidang Waslitev dan Manajemen Risiko merupakan bagian dari Sangga Kerja Perkempinas 2017 sehingga memiliki hak untuk memberikan saran, pendapat, dan usul baik diminta ataupun tidak.
Bidang Waslitev dan Manajemen Risiko memiliki hak untuk mengawasi persiapan dan pelaksanaan kegiatan Perkempinas 2017 serta memberikan laporan perkembangan hasil kerja secara berkala kepada Sangga Kerja dan Panitia Penyelenggara kegiatan Perkempinas 2017.
Proses Pengawasan, Penelitian dan Evaluasi tersebut menghasilkan masukan kepada panitia untuk diberikan penilaian pencapaian serta melihat kelemahan penyelenggaraan sehingga harus ditingkatkan pada hari berikutnya. Aspek – aspek yang diawasi, selanjutnya diteliti dan dievaluasi terdiri atas kepanitiaan, kegiatan, administrasi, logistik, keuangan, kehumasan, pelayanan umum dan perkemahan.
Manajemen Risiko dalam Perkempinas 2017 adalah aplikasi yang sistematis dan menyeluruh proses mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi, dan memberikan intervensi pada risiko untuk memastikan bahwa tidak ada orang, barang, dan lingkungan yang rusak.
35
Manajemen Risiko memberikan masukan kepada panitia dalam proses penanggulangan berbagai akibat negatif baik secara moril maupun materil dalam pelaksanaan Perkempinas 2017. Manajemen Risiko juga menjelaskan tindakan apa yang harus di ambil untuk mencegah risiko tersebut terjadi. B. MAKSUD DAN TUJUAN
Petunjuk teknis ini disusun dengan maksud sebagai pedoman bagi Sangga Kerja Bidang Waslitev dan Manajemen Risiko agar pelaksanaan tugas – tugas Bidang Waslitev dan Manajemen Risiko dapat dilakukan secara efisien dan efektif.
C. TUGAS POKOK
Bidang Waslitev dan Manajemen Risiko mempunyai tugas pokok melaksanakan dan mengawasi segala kegiatan yang berhubungan dengan dukungan Waslitev dan Manajemen Risiko Perkempinas 2017.
D. FUNGSI
Bidang Waslitev dan Manajemen Risiko berfungsi sebagai pendukung kegiatan pelaksanaan Perkempinas 2017, Pelaksanaan Pengawasan, Penelitian, Evaluasi dan Manajemen Risiko dilakukan oleh Tim Waslitev dan Manajemen Risiko semenjak dibentuknya kepanitiaan hingga penyusunan laporan Perkempinas 2017. Dalam kurun waktu tertentu, Tim akan memberikan rekomendasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan, sebagai bahan penilaian pelaksanaan program.
36 BAB IX PENUTUP
Demikian Petunjuk Pelaksanaan Perkempinas 2017 ini dibuat sebagai acuan dan pedoman dalam menentukan kebijakan-kebijakan penyelenggaraan selanjutnya. Kesuksesan besar yang melatar belakangi penyelenggaraan kegiatan ini harus didukung baik secara moril maupun materil dan semua pihak dalam pelaksanaanya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati dan meridhoi langkah-langkah kita semua. Amin
Ditetapkan di : Jakarta
Pada Tanggal : 28 Oktober 2017 Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Ketua,