Peluang Pasar Penganan Manis
di Spanyol
INDONESIAN TRADE PROMOTION CENTER
Calle Aribau 250 Bajos, 08006 Barcelona, Spain
Tel : +34-93 4144662, Fax : +34-93 4146188 Website : www.itpcbcn.come-Mail : [email protected]
2013
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] i
Daftar Isi
I. PROFIL NEGARA SPANYOL ... 1
1.1 Gambaran Umum ... 1
1.1.1 Politik dan Pemerintahan ... 1
1.1.2 Ekonomi ... 3
1.1.3 Sosial ... 5
1.1.4 Energi ... 6
1.2 Geografi dan Kependudukan ... 6
1.3 Sistem Pemerintahan ... 7
1.4 Profil Ekonomi Spanyol ... 9
II. GAMBARAN PASAR PENGANAN MANIS DI SPANYOL ... 12
2.1 Pendahuluan ... 12 2.2 Definisi Pasar ... 13 2.3 Analisa Pasar ... 13 2.4 Data Pasar ... 14 2.4.1 Nilai Pasar ...14 2.4.2 Volume Pasar...15 2.5 Segmentasi Pasar ... 16 2.5.1 Segmentasi Kategori ...16 2.5.2 Segmentasi Geografis ...17 2.6 Pangsa Pasar ... 18 2.7 Distribusi Pasar ... 19
2.8 Prediksi Nilai Pasar ... 20
2.9 Prediksi Volume Pasar ... 21
2.10 Analisis Lima Kekuatan ... 22
2.11 Kekuatan Pembeli ... 23
2.12 Kekuatan Pemasok ... 24
2.13 Pemain Baru... 25
2.14 Ancaman dari Substitusi ... 27
2.15 Tingkat Persaingan ... 28
III. PELUANG PASAR BAHAN BAKU UNTUK INDUSTRIPENGANAN MANIS DI SPANYOL ... 29
3.1 Pasar Uni Eropa yang Menjanjikan... 29
3.1.1 Konsumsi Gula di Uni Eropa ...29
3.1.2 Produksi Gula di Uni Eropa ...30
3.1.3 Perdagangan Gula di Uni Eropa ...30
3.2 Tren dan Segmen... 31
3.2.1 Tren di Pasar Uni Eropa ...31
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] ii
3.3 Struktur Perdagangan... 37
3.4 Harga dan Perkembangan Harga... 39
3.5 Persyaratan Akses Pasar ... 40
3.6 Mencari Rekan Bisnis yang Sesuai ... 41
3.7 Melakukan Bisnis ... 42
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 1
I. PROFIL NEGARA SPANYOL
1.1 Gambaran Umum
1.1.1 Politik dan PemerintahanPemilu Terakhir
Pemilu untuk Kongres Deputi diselenggarakan pada November 2011. Mariano Rajoy menjadi perdana menteri setelah Partai Rakyat-nya meraih kemenangan telak dalam pemilu dan meraih 186 kursi. Partai Sosialis mengambil 110 kursi dan Partai Nasionalis Katalan 16 kursi. Kursi-kursi yang tersisa terbagi-bagi di antara 10 partai minor. Pemilu senat diadakan pada Maret 2008. Partai Rakyat memenangkan 100 kursi, Partai Sosialis mengambil 88 kursi dan sisanya terbagi-bagi di antara partai-partai kecil dan kepentingan daerah.
Stabilitas Politik dan Resiko
Berdasarkan World Governance Indicators tahun 2010, Spanyol memiliki peringkat persentil yang kuat dalam hal suara dan akuntabilitas, yaitu sebesar 85,5. Indikator ini menunjukkan sejauh mana warga negara dapat berpartisipasi dalam pemilihan pemerintah mereka, dan juga kebebasan berpendapat, kebebasan berserikat, dan kebebasan media. Peringkat Spanyol yang kuat ini mengindikasikan efektifnya konstitusi republik. Sementara tahun-tahun pertama demokrasi didominasi oleh Partai Sosialis (Partido Socialista Obrero Español [PSOE]), pada Pemilu November 2011 kekuasaan mereka direbut oleh Partai Rakyat yang memenangkan Pemilu dengan suara mayoritas absolut.
Pada Pemilu lokal Mei 2011, kelompok separatis Basque yang bernama Bildu memenangkan kursi dengan jumlah kedua terbanyak. Propinsi Catalan diperintah oleh CiU (Convergence
and Union), sebuah aliansi yang terdiri dari Democratic Convergence of Catalonia (CDC) dan
lain-lain. CiU mendukung kemerdekaan dari pemerintah federal. Aliansi ini memenangkan 16 kursi di Pemilu 2011, meningkat dari 10 kursi pada Pemilu sebelumnya. Lebih jauh lagi, koalisi separatis garis-kiri yang baru dibentuk pada November 2011 dengan nama Amaiur, yang merupakan sayap politik dari Euskadi Ta Askatasuna. Di luar dugaan Amaiur memenangkan tujuh kursi di pemilihan parlemen tahun 2011.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 2 Tuntutan nasionalis dari daerah Catalonia dan Basque merupakan isu yang memecah-belah. Perubahan pada konstitusi akan dibutuhkan untuk memuaskan daerah bergolak di Spanyol. Berbagai pemogokan telah dilakukan dalam rangka protes terhadap pemotongan anggaran. Ketidaksetaraan pendapatan dan kemiskinan meningkat, terutama di kalangan generasi muda. Pertumbuhan paham regionalisme yang terus berkembang ini merupakan tantangan bagi Spanyol untuk mempertahankan struktur negara federal.
Isu-Isu Internasional
Satu-satunya sengketa teritorial Spanyol di Uni Eropa adalah menyangkut kedaulatan Gibraltar. Pada tahun 2006, negosiator mencapai kesepakatan yang memecahkan berbagai masalah yang belum terselesaikan, walaupun pertanyaan akan kedaulatan Gibraltar masih belum disepakati. Spanyol telah beberapa kali mengalami konflik dengan negara anggota Uni Eropa lainnya mengenai tuduhan penangkapan ikan yang berlebihan di Laut Utara. Madrid juga menghadapi masalah klaim teritorial dari Moroko untuk daerah Ceuta dan Melilla, dan untuk tiga pulau kecil di luar garis pantai yang masih menjadi bagian dari Spanyol.
Keuangan Pemerintah
Pemerintah saat ini telah memperkenalkan setidaknya lima paket anggaran yang berbeda. Akan tetapi usaha-usaha ini tetap tidak berhasil membuat Madrid mencapai target-targetnya di tahun 2011 pada saat terjadinya defisit sebesar 8,9%. Masalah defisit ini menjadi lebih sulit karena ke-17 propinsi di Spanyol mengontrol sekitar 40% dari belanja publik. Beberapa propinsi telah diperingatkan bahwa belanja mereka melampaui anggaran yang telah disetujui. Pada bulan Agustus 2012, daerah-daerah yang menanggung utang di Catalonia meminta tebusan utang sebesar €5 miliar dari pemerintah pusat.
Pada bulan Maret 2012, Madrid mencapai persetujuan dengan Uni Eropa mengenai target defisit anggaran yang baru sebesar 6,3% dari PDB setelah target asalnya dianggap tidak realistis. Akan tetapi, angka akhir untuk defisit 2012 adalah sebesar 7,3% dari PDB. Kelebihan belanja yang dilakukan oleh pemerintah-pemerintah daerah dan sistem keamanan sosial Spanyol yang tegang merupakan alasan dari tidak tercapainya target. Persetujuan terbaru juga menyebutkan defisit anggaran setara dengan 4,5% dari PDB di tahun 2013 (dibandingkan dengan target sebelumnya sebesar 3,0%) dan 2,8% di tahun 2014 (dibandingkan dengan 2,2%).
Pada bulan Juni 2012, Uni Eropa setuju untuk meminjamkan dana sebesar €100 miliar kepada bank-bank Spanyol. Pada September 2012, pemerintah Spanyol mengumumkan
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 3 putaran kelima dari potongan anggarannya dan kenaikan pajak hanya dalam jangka waktu sembilan bulan. Langkah terakhir merupakan bagian dari paket reformasi yang dapat menyiapkan jalan untuk penebusan utang Uni Eropa dan pembelian utang yang berkedaulatan (sovereign debt purchases) oleh Bank Sentral Eropa. Di bawah anggaran yang telah diperbaharui, belanja pemerintah akan dipotong sebesar 8,9% di tahun 2012 dengan lebih banyak potongan lainnya di tahun 2013. Selain itu, penerimaan pajak diharapkan akan meningkat.
Di tahun 2012, utang publik mencapai €959.982 miliar, setara dengan 91,5% dari PDB. Nilai riil dari utang publik meningkat sebesar 27,6% di tahun 2012. Pada saat ini Cina memegang sekitar 12% dari utang publik Spanyol, meningkat 4% dari krisis sebelumnya. Belanja untuk keamanan dan kesejahteraan sosial mengambil 40,4% dari total pengeluaran pemerintah di tahun 2011, diikuti oleh pengeluaran untuk kesehatan (13,9%).
1.1.2 Ekonomi
Gambaran Ekonomi
Spanyol merupakan ekonomi terbesar kelima di Eropa dan telah tumbuh secara stabil selama sepuluh tahun berturut-turut sampai dengan resesi yang terjadi pada tahun 2009. Selama periode pertumbuhan yang panjang ini, ekonomi Spanyol menghasilkan lebih dari setengah lapangan pekerjaan baru di zona euro. Ekonomi mulai memburuk dengan cepat ketika gelembung perumahan negara ini runtuh dan utang fiskal yang besar terakumulasi.
Harga-harga rumah menurun dengan tajam dan beberapa juta properti yang tidak terjual berada di pasar. Sektor perumahan hacur, dan ditambah dengan resesi besar-besaran menjatuhkan ekonomi Spanyol ke dalam resesi. Jutaan pekerjaan hilang dan bank-bank ditinggalkan dengan sejumlah besar kredit bermasalah. PDB riil sedikit terkontraksi pada tahun 2010 dan tumbuh hanya sebesar 0,4% di tahun 2011. Pada tahun 2012, kontraksi ini terus berlanjut.
Perdagangan Luar Negeri
Bagian ekspor pada PDB adalah sebesar 21,2% dari PDB di tahun 2012, meningkat dari 17,4% di tahun 2008. Ekspor (dalam dolar) jatuh sebesar 4,4%. Eropa bertanggung jawab untuk 74,2% dari total ekspor Spanyol di tahun 2012. Pasar ekspor utama Spanyol adalah Perancis, Jerman, dan Portugal.
Produsen permesinan dan peralatan transportasi adalah eksportir utama Spanyol. Di tahun 2012, sektor ini mengklaim 32,6% dari total ekspor. Pada sektor ini, produsen gerbong
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 4 penumpang merupakan yang terpenting, mengambil 18,4% dari total ekspor. Defisit neraca berjalan sebesar 12% dari PDB pada tahun 2012, dan surplus sebesar 1,7% diharapkan terjadi pada tahun 2013.
Spanyol memiliki infrastruktur yang sangat baik, tetapi ekonomi dilanda defisit fiskal yang tinggi dan beban utang
Spanyol memberikan lingkungan yang kondusif untuk melakukan bisnis. Negara ini merupakan ekonomi terbesar ke-13 di dunia dalam hal PDB dan merupakan kelima terbesar di Eropa. Berdasarkan Laporan Investasi Dunia 2012 yang dibuat oleh UNCTAD (United
Nations Conference on Trade and Development), Spanyol memiliki investasi asing langsung
(foreign direct investment - FDI) sebesar $634,53 miliar pada tahun 2011, meningkat dari $156,34 miliar di tahun 2000, yang mengindikasikan bahwa Spanyol adalah salah satu tujuan investasi yang diminati. Terlebih lagi, Spanyol merupakan salah satu investor terbesar di dunia, dengan stok FDI ke luar sebesar $640,31 miliar pada tahun 2011.
Akan tetapi, defisit fiskal yang tinggi ditambah dengan beban utang yang meningkat telah menarik keuangan publik sampai ke tingkat di mana pendapatan pada surat utang negara berkisar di angka 7% pada paruh pertama tahun 2012. Menurut Bank Spanyol, utang publik pada tahun 2011 sebesar 68,5% dari PDB, yang diperkirakan akan meningkat sebesar 80% dari PDB di tahun 2012. Pemerintah daerah perlu melakukan refinance kira-kira sebesar €36 miliar di tahun 2012, dan pemerintah pusat telah menawarkan suntikan dana kira-kira sebesar €35 miliar pada pemerintah daerah melalui pinjaman bank tersindikasi. Pemerintah regional memiliki utang gabungan yang besarnya hampir mencapai €140 miliar.
Evaluasi Potensi Pasar
Pemulihan Spanyol akan terjadi secara perlahan-lahan. Tingkat riil dari pertumbuhan PDB akan negatif atau lemah untuk beberapa tahun ke depan. Performa yang sederhana merefleksikan permintaan untuk mengurai ketidakseimbangan yang terakumulasi dan kondisi finansial yang tetap ketat yang menghadapi ekonomi Spanyol. Tingkat pertumbuhan potensial diperkirakan menurun.
Selama 10 tahun ke depan, kompetisi dari Cina dan Eropa Timur memberikan ancaman yang signifikan terhadap prospek Spanyol. Terus berkembangnya penetrasi produk-produk asing di pasar domestik terjadi pada tingkat yang jauh lebih tinggi daripada produk-produk Spanyol di pasar internasional. Spanyol juga berinvestasi lebih sedikit pada area penelitian dan pengembangan (R&D) dibandingkan dengan negara-negara Uni Eropa lainnya.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 5 1.1.3 Sosial
Populasi
Populasi Spanyol telah tumbuh pada tingkat rata-rata sebesar 0,8% per tahun dan pada tahun 2012 mencapai angka 46,2 juta. Baik angkatan kerja maupun populasinya menua secara cepat. Pada tahun 2012, angka median usia adalah 40,7 tahun, naik dari 30,5 tahun pada tahun 1980. Jumlah populasi yang berusia 40 ke atas diperkirakan akan meningkat secara cepat pada dekade berikutnya. Populasi lansia Spanyol (65+) akan berjumlah lebih dari dua kali lipat dalam periode 1980-2020.
Pemerintah memperkirakan bahwa angka orang asing yang tinggal dan bekerja di Spanyol dapat melebihi 4 juta, walaupun beberapa mungkin telah meninggalkan Spanyol sejak terjadinya resesi. Konstruksi dan pertanian, jasa personal, dan hotel dan restoran adalah industri-industri tempat imigran paling banyak ditemukan karena lowongan yang tersedia sulit untuk diisi oleh masyarakat setempat. Mayoritas dari pekerja asing memasuki Spanyol dengan kontrak temporari dan berpenghasilan kurang dari € 1.200 per bulan.
Orang Moroko merupakan kelompok imigran negara-tunggal terbesar dan jumlah mereka diperkirakan akan tumbuh dengan pesat. PBB memperkirakan bahwa 20% dari orang Maroko yang tiba di Eropa sekarang ini berdomisili di Spanyol. Daerah-daerah dengan konsentrasi tertinggi adalah Catalonia, Madrid, Andalusia, dan Murcia.
Spanyol memiliki sistem edukasi yang maju; akan tetapi populasinya yang menua merupakan tantangan
Spanyol memiliki performa yang baik dalam hal pendidikan tinggi dibandingkan dengan negara-negara Uni Eropa lainnya. Pada tahun 2009, Spanyol memiliki tingkat penerimaan mahasiswa tertiggi, yaitu sebesar 73,2%, dibandingkan dengan 66% di Italia, 54,5% di Perancis, dan 64,9% untuk negara-negara anggota Organisation for Economic Co-operation
and Development (OECD). Pada tahun yang sama, pengeluaran untuk pendidikan tinggi per
siswa sebesar 29% dari PDB, lebih tinggi daripada rata-rata OECD sebesar 27,4%. Sektor pendidikan tinggi yang terkelola dengan baik ini tercermin pada tenaga kerja Spanyol yang sangat terampil. Pada tahun 2008, total tenaga kerja Spanyol dengan kualifikasi pendidikan sebesar 31,7%, lebih tinggi daripada rata-rata OECD sebesar 28,5%. Hal ini merupakan salah satu kekuatan utama dari ekonomi Spanyol.
Walaupun Spanyol memiliki perkembangan yang baik berdasarkan tolak ukur keamanan sosial, negara ini dihadapkan dengan tantangan yang datang dari meningkatnya populasi
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 6 lansia. Angka kelahiran Spanyol telah terus menurun pada beberapa tahun belakangan ini, dan sebagai konsekuensinya jumlah angkatan kerja menurun. Negara ini memiliki tingkat kesuburan kedua terendah di Eropa, yaitu sebesar 1,40 pada tahun 2010. Di samping masalah menurunnya jumlah penduduk yang berkontribusi pada tolok ukur kesejahteraan sosial, tekanan pada keuangan pemerintah akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan keamanan sosial dan pelayanan kesehatan untuk populasi yang menua. Menurut perkiraan OECD, pada tahun 2050 pemerintah Spanyol akan harus mengeluarkan biaya sebesar 7% dari PDB untuk dana pensiun dan 4% untuk kesehatan.
Penghasilan dan Pengeluaran
Rasio tabungan Spanyol berjumlah sebesar 12,8% dari penghasilan yang dapat dibelanjakan pada tahun 2012, dan akan jatuh ke angka 12,2% pada tahun 2013. Pengeluaran konsumen per kapita jatuh sebesar 2,1% pada tahun 2012 dan kejatuhan sebesar 2,3% diramalkan akan terjadi pada 2013. Pengeluaran konsumen per kapita berjumlah sebesar €13.809 (US$17.743) pada 2012. Penghasilan yang dapat dibelanjakan per kapita menurun sebesar 2,5% pada 2012 dan penurunan lainnya sebesar 2,9% diperkirakan akan terjadi pada 2013. Jumlah total penghasilan yang dapat dibelanjakan per kapita pada 2012 adalah sebesar €15.183 (US$19.509).
1.1.4 Energi
Spanyol memiliki sejumlah kecil cadangan minyak yang telah terbukti. Eksplorasi sedang dilakukan untuk minyak dan gas alam di dua daerah lepas pantai, walaupun sejauh ini hasilnya mengecewakan. Rencana energi 10 tahun pemerintah sangat bergantung pada gas alam dan energi terbarukan. Kedua sumber ini diperkirakan mengambil bagian sebesar 22,5% dan 12,0% dari konsumsi energi utama Spanyol.
1.2 Geografi dan Kependudukan
Lokasi : Di barat daya Eropa, berbatasan dengan teluk Biscay, laut Mediterania, Samudra Atlantik Utara, pegunungan Pyrenees, dan barat daya Perancis.
Luas Wilayah : Total luas wilayah 504.782 km persegi dengan luas darat 499.542 km persegi dan luas perairan 5.240 km persegi. Terdapat 17 wilayah otonomi dan 2 kota otonomi di Afrika Utara yaitu Ceuta dan Melilla
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 7 Perbatasan : Berbatasan dengan Andorra 63,7 km, Perancis 623 km,
Gibraltar 1,2 km, Portugal 1.214 km, Maroko (Ceuta) 6,3 km, dan Maroko (Melilla) 9,6 km.
Total panjang perbatasan: 1.917,8 km
Iklim : Di musim panas, umumnya cerah dan panas di daerah
pedalaman serta lebih moderat dan berawan di sepanjang daerah pesisir. Di musim dingin, umumnya berawan dan dingin di daerah pedalaman serta sebagian berawan dan sejuk di sepanjang daerah pesisir.
Hasil alam : Batu bara, lignite, biji besi, tembaga, timbal, seng, uranium,
tungsten, merkuri, pyrites, magnesium, fluorspar, gipsum, sepiolite, kaolin, potasium, tenaga air, dan lahan subur.
Jumlah penduduk dan struktur usia
kependudukan
: 46,754,784 (July 2011 est.)
0-14 tahun: 15,1% (laki-laki 3.646.614/ perempuan 3.435.311) 15-64 tahun: 67,7% (laki-laki 16.036.556/ perempuan
15.637.090)
65 tahun ke atas: 17,1% (laki-laki 3.389.681/ perempuan 4.609.532) (2011 est.)
Pertumbuhanpenduduk : 0,574% (2011 est.)
Agama : Katolik Roma (94%), lainnya (6%)
Bahasa : Spanyol Castellano 74%, Catalan 17%, Galicia 7%, dan Euskera 2%. Bahasa Spanyol Kastilian merupakan bahasa resmi nasional dan bahasa-bahasa lainnya digunakan secara resmi di daerah masing-masing.
1.3 Sistem Pemerintahan
Sistem Pemerintahan : Kerajaan Parlementer
Hari Nasional : 12 Oktober
Konstitusi : 6 Desember 1978, berlaku 29 December 1978
Ibukota : Madrid
Pembagian administratif
: 17 wilayah otonomi yang terdiri dari: Andalucia, Aragon, Asturias, Baleares (Balearic Islands), Ceuta, Canarias
(CanaryIslands), Cantabria, Castilla-La Mancha, Castilla y Leon, Cataluna, Communidad Valenciana, Extremadura, Galicia,
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 8 LaRioja, Madrid, Melilla, Murcia, Navarra, Pais Vasco (Basque). Catatan: tiga kepulauan kecil milik Spanyol yang terletak di lepas pantai Maroko: Islas Chafarinas, Penon de Alhucemas, dan Penon de Velez de la Gomera; Ceuta dan Melilla di pantai Afrika Utara mendapatkan status kota otonomi terbatas pada tahun 1994
Sistem hukum : Sistem hukum perdata, dengan penerapan tergantung pada masing-masing wilayah; belum menerima klausul yurisdiksi wajib Statuta Mahkamah Internasional.
Pemerintahan Kekuasaan Eksekutif
: Kepala Negara: Raja JUAN CARLOS I (sejak 22 November
1975); Putra Mahkota Pangeran FELIPE
Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri MARIANO RAJOY (sejak
Desember 2011).
Kabinet: Dewan Menteri yang ditentukan oleh Perdana
Menteri. Catatan: juga terdapat Dewan Negara yang
merupakan organ dewan pertimbangan agung pemerintahan.
Pemilihan Umum: Setelah mengadakan pemilihan umum,
pemimpin partai mayoritas atau koalisi mayoritas biasanya ditunjuk sebagai perdana menteri setelah mendapat persetujuan Kongres; Wakil Perdana Menteri diangkat oleh Raja atas usulan Perdana Menteri
Kekuasaan Legislatif : Dua kamar/bikameral; Majelis Nasional yang terdiri dari Senat (259 kursi - 208 anggota dipilih langsung oleh rakyat dan 51 sisanya diangkat oleh anggota DPRD untuk bertugas selama 4 tahun dan Kongres Deputi (350 kursi; anggota-anggotanya dipilih langsung oleh rakyat dengan sistem block list yang mewakili rakyat secara proporsional dengan masa tugas 4 (empat) tahun.
Masa Sidang: Pada dasarnya, setiap tahun, Kongres dan Senat
mempunyai masa sidang dua kali yaitu dari bulan September sampai dengan Desember dan dari bulan Februari sampai dengan bulan Juni.
Dalam hal-hal tertentu, sesuai usul Pemerintah ataupun usul mayoritas anggotanya, baik Kongres maupun Senat dapat mengadakan sidang luar biasa. Dalam hal ini, agenda sidang harus dirumuskan secara jelas dan sidang segera dinyatakan berakhir apabila agenda yang dibahas dinyatakan selesai.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 9 Keputusan diambil di dalam sidang didasarkan pada suara mayoritas. Pemungutan suara harus dilakukan secara langsung oleh anggota Kongres atau Senat dalam arti tidak boleh
diwakilkan.
Kekuasaan Yudikatif : Mahkamah Agung atau Tribunal Supremo Kelompok-kelompok
Kepentingan dan Pemimpinnya
: Bisnis dan kepemilikan tanah; Gereja Katolik; Serikat Pekerja Buruh Bebas; Socialist General Union of Workers atau UGT; Workers Confederation atau CC.OO; Nunca Mais (Bahasa Galisia untuk "Tidak Akan Pernah Lagi"; dibentuk sebagai reaksi dari tumpahnya minyak yang diangkut kapal tanker Prestige.
1.4 Profil Ekonomi Spanyol
PDB : US$1,407 triliun (2012 est.) peringkat ke-15 di dunia catatan: data dalam US dollar tahun 2012
Tingkat Pertumbuhan Riil PDB
: -1,5% (2012 est.) peringkat ke-201 di dunia 0,4% (2011 est.)
PDB-per kapita : $30.400 (2012 est.) peringkat ke-44 di dunia catatan: data dalam US dollar tahun 2012 Komposisi PDB
menurut sektor
: Pertanian 3,3% Industri 24,2%
Jasa 72,6% (2012 est.)
Utang Publik : 83,2% dari PDB (2012 est.) peringkat ke-22 di dunia Tingkat Potongan Bank
Sentral
: 1,5% (31 Desember 2012) peringkat ke-123 di dunia
catatan: ini adalah rate Bank Sentral Eropa untuk fasilitas pinjaman marginal yang menawarkan kredit overnight kepada bank-bank di area euro.
Tingkat suku bunga pinjaman utama bank komersil
: 7,3% (31 Desember 2012) peringkat ke-116 di dunia
Tingkat inflasi (harga-harga konsumen)
: 2,5% (2012 est.) peringkat ke-55 di dunia
Anggaran : pendapatan : $ 485,1 miliar
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 10 Angkatan Kerja : 23,14juta (2012 est.)peringkat ke-28 di dunia
Tingkat Pengangguran : 24,9% (2012 est.) peringkat ke-172 di dunia 21,7% (2011 est.)
Pajak dan Pendapatan Lainnya
: 36,2% dari PDB (2012 est.) peringkat ke-65 di dunia
Surplus (+) atau Defisit (-) Anggaran
: -7,4% dari PDB (2012 est.) peringkat ke-187 di dunia
Investasi (fix bruto) : 20,6% dari PDB (2012 est.) peringkat ke-87 di dunia Neraca Keuangan
Berjalan
: -$18,8 miliar (2012 est.) peringkat ke-181 di dunia -$52,28 miliar (2011 est.)
Produk Pertanian : Gandum, sayuran, olive, minuman anggur, gula bit, sitrus; aneka daging, produk olahan sapi; ikan.
Industri : Tekstil dan pakaian (termasuk alas kaki), makanan dan minuman, logam dan olahan logam, kimia, pembangunan kapal, mobil, alat-alat mesin, pariwisata, keramik, sepatu, obat-obatan dan peralatan medis.
Tingkat Pertumbuhan Produksi Industri
: -1,4% (2011 est.) peringkat ke-154 di dunia
Ekspor : $ 48,02 miliar Periode Januari – Februari 2013 $ 276,26 miliar Periode Januari – Desember 2012
Komoditas Ekspor : Kendaraan bermotor, mesin, bahan bakar minyak, mesin-mesin elektrik, besi dan baja, plastik, produk kimia, buah-buahan dan biji-bijian, kimia organik, sayur-sayuran, kertas dan produk kertas, dan produk kebutuhan konsumen lainnya. Mitra Ekspor : Perancis (16,28%), Jerman (10,68%), Italia (7,06 %), Inggris
Raya (6,73%), Portugal (6,68%), Amerika Serikat (3,51%), Belanda (2,93%), Belgia (2,71%), Maroko (2,33%) dan Turki (2,06%)
(Januari – Februari 2013).
Impor : $ 54,26 miliar Periode Januari – Februari 2013
$ 316,65 miliar Periode Januari – Desember 2012 Produk/komoditas
Impor
: Peralatan dan permesinan, bahan bakar minyak, oli, produk setengah jadi, produk makanan, produk konsumen, peralatan pengukuran dan kontrol medis
Mitra Impor : Prancis (11,20%), Jerman (10,74%), Cina (7,24%), Italia (5,27%), Russia (4,25%), Algeria (4,15%), United States (4,06%), Belanda
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 11 (3,80%), Portugal (3,30%), Inggris Raya (3,35%).
(Januari – Februari 2013). Cadangan Mata Uang
Asing dan Emas
: $47,1 miliar (31 December 2011 est.) peringkat ke-39 di dunia
Utang - eksternal : $2,57 miliar (30 Juni 2011) peringkat ke-8 di dunia
Mata Uang : Euro (EUR)
catatan: diperkenalkan pada 1 Januari 1999 namun baru
digunakan pada 1 Januari 2002.
Ekspor ke Indonesia : Tahun 2012 mencapai nilai sebesar $499,15 juta (GTA) $ 61,82 Juta Januari - Februari 2013
Impor dari Indonesia : Pada tahun 2012 tercatat sebesar $2,44 miliar (GTA) $384,81 juta Januari - Februari 2013
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 12
II. GAMBARAN PASAR PENGANAN MANISDI SPANYOL
2.1 Pendahuluan
Untuk mengekspor ke Uni Eropa, perlu diingat bahwa ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Market brief ini diharapkan dapat membantu industri/pedagang di Indonesia yang berminat untuk mengekspor ke Uni Eropa, khususnya ke Spanyol. Data-data yang dipakai sebagai sumber market brief ini berasal dari data statistik, studi dan survei yang dilakukan oleh CBI Market Information Database, Eurostat,MarketLine Advantage, dan Global Trade Atlas. Informasi yang disediakan dalam market brief ini tidak mencakup seluruh data dan informasi yang dibutuhkan untuk aktivitas ekspor ke negara Uni Eropa, khususnya Spanyol. Maka dari itu, penggunaan data dan informasi yang disediakan di market brief ini perlu dilakukan dengan hati-hati dan dengan pemahaman yang cukup. Pada bagian di bawah ini, akan dijelaskan mengenai pembagian kelompok produk dan data-data yang dipakai sehingga diharapkan dapat membantu dalam pemahaman/interpretasi dari informasi yang diberikan di market brief ini.
Klasifikasi Produk: Combined nomenclature (CN)
Data perdagangan yang digunakan dalam market brief ini berdasarkan
CombinedNomenclature (CN), yaitu klasifikasi produk yang dibuat oleh Uni Eropa untuk data
statistik perdagangan internasional. Data-data ini disediakan oleh Eurostat, badan statistik Uni Eropa. CN adalah klasifikasi 8-digit yang terdiri atas spesifikasi 6-digit lebih lanjut, yang disebut Harmonised System (HS), yang dikembangkan oleh World Customs Organisation. Sistem ini mencakup sekitar 5.000 kelompok komoditas, yang masing-masing diidentifikasikan dengan kode 6-digit, yang dirangkai dalam struktur yang legal dan logis. Lebih dari 179 negara menggunakan sistem ini. Dalam market brief ini, data CN digunakan untuk mengindikasikan impor dan ekspor.
Data Statistik: Limitasi
Data-data perdagangan yang digunakan dalam market brief ini perlu diinterpretasikan dan digunakan dengan sangat hati-hati. Untuk perdagangan intra-UE, survei data statistik hanya diwajibkan untuk perusahaan ekspor impor dengan nilai perdagangan melampaui nilai tahunan tertentu. Ambang batasnya bervariasi untuk masing-masing negara, tetapi kira-kira
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 13 sebesar € 100.000. Sebagai konsekuensinya, walaupun angka-angka perdagangan antara Uni Eropa dan bagian dunia lainnya terlihat dengan jelas, perdagangan antar sesama Uni Eropa secara umum terabaikan.
Mengenai angka-angka impor, perlu dicatat bahwa kadang-kadang impor mayoritas terjadi pada perdagangan intra-UE: beberapa negara Uni Eropa hanya mengimpor dari negara Uni Eropa lainnya (yang mungkin saja mengimpor dari negara berkembang). Mengenai beberapa produk/kelompok produk, negara-negara Uni Eropa terdaftar sebagai pemasok utama, walaupun pada kenyataannya mereka hanya merupakan gerbang masuk penting ke Uni Eropa dan pengeksporan kembali ke Uni Eropa mengambil jumlah yang cukup besar dalam impor negara-negara tersebut.
Seperti telah disebutkan di atas, informasi yang digunakan dalam market brief ini diperoleh dari berbagai sumber, seperti Eurostat, Global Trade Atlas, MarketLine Advantage, dan CBI
Market Information Database. Angka-angka untuk konsumsi dan produksi harus
diinterpretasikan dengan hati-hati, karena angka-angka ini hanyalah perkiraan. Maka dari itu, perhatian yang luar biasa perlu diberikan dalam penggunaan data kualitatif dan interpretasi dari data kuantitatif karena terdapat limitasi-limitasi pada interpretasi mendalam untuk relasi antara konsumsi, produksi, dan angka-angka perdagangan, baik di dalam satu negara maupun antarnegara.
2.2 Definisi Pasar
Pasar penganan manis terdiri atas penjualan ritel daricokelat, permen karet, sereal batangan, dan penganan gula. Pasar ini dinilai berdasarkan harga jual eceran (Retail Selling
Price-RSP) dan termasuk pajak-pajak yang bersangkutan. Konversi kurs mata uang yang
dipakai dalam market brief ini dihitung memakai nilai tukar konstan tahunan rata-rata untuk tahun 2011.
Untuk tujuan dari laporan ini, istilah Eropa yang dipakai mencakup Eropa Barat dan Eropa Timur. Eropa Barat terdiri dari Belgia, Denmark, Perancis, Jerman, Yunani, Italia, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, dan Inggris Raya. Eropa Timur terdiri dari Republik Ceko, Hungaria, Polandia, Romania, Rusia, dan Ukraina.
2.3 Analisa Pasar
Pasar penganan manis Spanyol telah mengalami pertumbuhan moderat selama beberapa tahun belakangan ini. Pasar diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan, walaupun pada tingkat yang lebih lambat, hingga akhir periode yang diramalkan yaitu tahun 2016.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 14 Pasar penganan manis Spanyol memiliki total pendapatan sebesar $2.469,8 juta di tahun 2011, mewakili tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (compound annual growth rate – CAGR) sebesar 3,9% antara tahun 2007 dan 2011. Sebagai perbandingan, pasar Perancis dan Jerman tumbuh dengan CAGR secara berturut-turut sebesar 1,7% dan 1,9% pada periode yang sama, dan mencapai nilai sebesar $6.818,4 juta dan $11.873,4 juta di tahun 2011.
Volume konsumsi pasar meningkat dengan CAGR sebesar 3,1% antara tahun 2007-2011, dan mencapai nilai total sebesar 232,3 juta kg pada tahun 2011. Volume pasar diperkirakan akan meningkat ke angka 259,5 juta kg pada akhir 2016, mewakili CAGR sebesar 2,2% untuk periode 2011-2016.
Segmen cokelat merupakan segmen yang paling menggiurkan di tahun 2011, dengan total pendapatan sebesar $863,6 juta, setara dengan 35% dari total nilai pasar. Segmen penganan gula berkontribusi sebesar $840,2 juta di tahun 2011, setara dengan 34% dari nilai gabungan pasar.
Performa pasar diperkirakan akan mengalami perlambatan, dengan antisipasi CAGR sebesar 2,8% untuk periode lima-tahun 2012-2016, yang diharapkan akan mendorong pasar ke nilai $2.831,8 juta pada akhir tahun 2016. Sebagai perbandingan, pasar Perancis dan Jerman akan tumbuh dengan CAGR sebesar 1,4% dan 1,6% pada periode yang sama, dan mencapai nilai sebesar $7.312,6 juta dan $12.854,7 juta pada tahun 2016.
2.4 Data Pasar
2.4.1 Nilai PasarPasar penganan manis Spanyol tumbuh sebesar 3,8% di tahun 2011 sehingga mencapai nilai $2.469,8 juta. CAGR dari pasar ini untuk periode 2007–11 sebesar 3,9%.
Nilai pasar dan pertumbuhan pasar penganan manis di Spanyol, dalam juta dollar dan juta euro, periode 2007–11
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 15
Grafik nilai pasar dan pertumbuhan pasar penganan manisdi Spanyol, dalam juta dollar,periode 2007–11
Sumber: Marketline (2012)
2.4.2 Volume Pasar
Pasar pengananmanis Spanyol tumbuh sebesar 2,7% di tahun 2011 dan mencapai volume sebesar 232,3 juta kg. CAGR dari pasar ini untuk periode 2007–11 sebesar 3,1%.
Volume pasar dan pertumbuhan pasar penganan manisdi Spanyol, dalam juta unit, periode 2007–11
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 16
Grafik volume pasar dan pertumbuhan pasar penganan manisdi Spanyol, dalam juta kg, periode 2007–11
Sumber: Marketline (2012)
2.5 Segmentasi Pasar
2.5.1 Segmentasi KategoriCokelat adalah segmen terbesar dari pasar penganan manis di Spanyol, bertanggung jawab untuk 35% dari total nilai pasar. Sedangkan segmen penganan gula bertanggung jawab untuk 34% dari pasar.
Segmentasi kategori pasar penganan manisdi Spanyol, berdasarkan nilai, % share, tahun 2007-2011
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 17
Segmentasi kategori pasar penganan manisdi Spanyol, dalam juta dollar, tahun 2007-2011
Sumber: Marketline (2012)
Grafik segmentasi kategori pasar penganan manis di Spanyol, dalam juta dollar, tahun 2007-2011
Sumber: Marketline (2012)
2.5.2 Segmentasi Geografis
Spanyol bertanggung jawab untuk 3,5% dari total nilai pasar penganan manis Eropa. Sedangkan Jerman bertanggung jawab untuk 16,7% dari pasar Eropa.
Segmentasi geografis pasar penganan manisSpanyol,dalam miliar dollar, % share, tahun 2011
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 18
Grafik segmentasi geografis pasar penganan manisSpanyol, berdasarkan nilai, dalam %, tahun 2011
Sumber: Marketline (2012)
2.6 Pangsa Pasar
Kraft Foods, Inc. merupakan pemain terdepan di pasar penganan manis Spanyol, mengambil pangsa 20,4% dari pangsa pasar. Sedangkan Nestle S.A. mengambil 11,7% dari pasar.
Pangsa pasar penganan manisSpanyol,dalam % share, tahun 2011
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 19
Grafik pangsa pasar penganan manisSpanyol, dalam % share, tahun 2011
Sumber: Marketline (2012)
2.7 Distribusi Pasar
Pedagang ritel independen dari jalur jalur distribusi terdepan di pasar penganan manis di Spanyol bertanggung jawab atas 38% dari total nilai pasar. Sedangkan supermarkets/
hypermarkets bertanggung jawab atas 24,1% dari pasar.
Distribusi pasar penganan manisSpanyol, dalam % share, berdasarkan nilai, tahun 2011
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 20
Grafik distribusi pasar penganan manisSpanyol, dalam % share, berdasarkan nilai, tahun 2011
Sumber: Marketline (2012)
2.8 Prediksi Nilai Pasar
Di tahun 2016, pasar penganan manis di Spanyol diprediksikan akan mencapai nilai sebesar $2.831,8 juta, merupakan peningkatan sebesar 14,7% sejak tahun 2011. CAGR pasar pada periode 2011-2016 diperkirakan akan mencapai 2,8%.
Prediksi nilai pasar penganan manisdi Spanyol, dalam juta dollar, periode 2011-2016
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 21
Grafik prediksi nilai pasar penganan manisdi Spanyol, dalam juta dollar, periode 2011-2016
Sumber: Marketline (2012)
2.9 Prediksi Volume Pasar
Di tahun 2016, pasar penganan manis di Spanyol diprediksi akan mencapai volume 259,5 juta kg, merupakan peningkatan sebesar 11,7% sejak tahun 2011. CAGR pasar diperkirakan sebesar 2,2 % pada periode 2011-2016.
Prediksi volume pasar penganan manisdi Spanyol, dalam juta kg, periode 2011-2016
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 22
Grafik prediksi volume pasar penganan manisdi Spanyol, dalam juta kg, periode 2011-2016
Sumber: Marketline (2012)
2.10 Analisis Lima Kekuatan
Pasar penganan manis di Spanyol akan dianalisis berdasarkan pemanufaktur cokelat, permen karet, dan penganan gula sebagai para pemain. Pembeli utama dianalisis berdasarkan pedagang ritel, sedangkan petani cokelat dan produsen bahan baku lainnya sebagai para pemasok utama.
Pasar penganan manis di Spanyol terfragmentasi, dengan empat pemain teratas mengambil 49,4% dari total nilai pasar. Pasar ini memiliki jangkauan produk yang luas, dibedakan berdasarkan karakteristik yang dimiliki dan berdasarkan investasi pada merek. Berbagai jenis merek tersedia dan produk-produk juga dapat dibedakan berdasarkan kualitas dan harga. Sebagai konsekuensinya, kekuatan pembeli dicegah untuk menjadi kuat secara tidak proporsional di pasar ini.
Bahan-bahan utama seperti produk-produk gula dan cokelat dibeli di pasar komoditas, sehingga pemanufaktur memiliki hanya sedikit kontrol atas harga-harga tersebut; meskipun mempertahankan persediaan dan terlibat dalam praktek-praktek seperti hedging, dapat mengurangi efek dari volatilitas harga.
Memasuki pasar ini sangat bergantung pada prospek pertumbuhan dan ukuran dari para pemain yang ada. Produk-produk penganan manis rapuh terhadap ancaman dari produk substitusi seperti penganan asin dan buah-buahan segar sebagai akibat dari rendahnya biaya beralih dan pola konsumsi pada daerah yang berbeda secara geografis.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 23 Persaingan kompetitif tergolong moderat pada pasar ini, dengan kontribusi merek terhadap tingginya tingkat loyalitas konsumen. Elastisitas harga dan diferensiasi produk memainkan peranan yang kecil dalam hal persaingan kompetitif di pasar penganan manis.
Kekuatan yang mengendalikan kompetisi di pasar penganan manis di Spanyol, tahun 2011
Sumber: Marketline (2012)
2.11 Kekuatan Pembeli
Di Spanyol, jalur distribusi utama untuk pasar penganan manis adalah pedagang ritel independen, yang bertanggung jawab atas 38% dari nilai pasar, diikuti oleh supermarketdan
hypermarketyang mengambil bagian sebesar 24,1%.
Jaringan supermarket sering dapat bernegosiasi dengan kuat pada harga dengan produsen penganan manis; hal ini mendorong kekuatan pembeli secara signifikan. Penganan manis meliputi berbagai jenis kategori produk, dan pada masing-masing segmen pemanufaktur memiliki berbagai peluang untuk menciptakan produk-produk yang lebih unggul daripada produk sejenis (sebagai contoh, pemanufaktur mungkin dapat menawarkan sereal batangan bebas gula terutama untuk konsumen yang menderita diabetes). Semakin banyak produk yang telah dikembangkan untuk menciptakan alternatif yang lebih sehat daripada lini produk yang telah ada, dengan versi-versi substitusi yang menawarkan bebas pewarna tambahan, rendah gula, dan juga penambahan berbagai bahan tambahan makanan seperti vitamin.
Pemanufaktur membangun identitas merek baik melalui perbedaan-perbedaan yang terdapat pada produk (contoh: rasa, bahan-bahan, dll), maupun investasi pada iklan. Maka
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 24 dari itu, pedagang ritel perlu merespon permintaan konsumen dan adanya diferensiasi yang kuat dan loyalitas merek di antara konsumen yang berujung pada melemahnya kekuatan pembeli.
Akan tetapi, mayoritas pedagang ritel di pasar ini menawarkan berbagai jenis makanan. Penganan manis hanya merupakan satu bagian kecil dari jangkauan produk yang dimiliki pedagang ritel sehingga kekuatan pembeli meningkat. Pemanufaktur dan pedagang ritel secara umum hadir pada bisnis-bisnis yang sangat berbeda, dengan sangat kecil kemungkinan integrasi vertikal. Secara umum, kekuatan pembeli tergolongpada tingkat menengah.
Faktor-faktor pengendali kekuatan pembeli di pasar penganan manis di Spanyol, tahun 2011
Sumber: Marketline (2012)
2.12 Kekuatan Pemasok
Input utama untuk pasar penganan manis adalah bahan-bahan seperti gula, biji kakao, dan turunan-turunannya (cocoa butter, cocoa liquor, atau cocoa powder). Pemasok di pasar ini adalah petani kakao dan produsen berbagai bahan baku lainnya. Produk-produk kakao dibedakan pada taraf tertentu dan dijual pada kelas-kelas yang berbeda. Banyak bahan baku yang berasal dari kakao berasal dari berbagai negara, antara lain Cote d'Ivoire, Ghana, Indonesia, dan Brasilia.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 25 Lebih jauh lagi, pemasok dari produsen-produsen lain yang berasal dari Timur Jauh, Afrika Barat dan daerah ekuator Amerika Selatan, dan pasokan yang telah ada di negara-negara konsumen, bertindak sebagai penyangga pasokan yang memadai. Pemanufaktur dapat memilih untuk mengadopsi kebijakan 'fair trade', yang memastikan petani menerima harga yang ‘adil’ untuk produk-produk mereka, tergantung pada kebijakan etis organisasi mereka.
Bahan baku seperti ini dibeli di pasar komoditas, dan perusahaan-perusahaan penganan manis kemungkinan besar tidak memiliki banyak kontrol atas harga-harga pemasok. Mereka menggunakan teknik-teknik finansial seperti hedging untuk dapat mengurangi dampak dari meningkatnya harga-harga terhadap margin mereka. Secara keseluruhan, kekuatan pemasok di pasar penganan manis Spanyol tergolong pada tingkat menengah.
Faktor-faktor pengendali kekuatan pemasok di pasar penganan manis di Spanyol, tahun 2011
Sumber: Marketline (2012)
2.13 Pemain Baru
Untuk dapat memulai operasi di pasar ini, secara umum dibutuhkan modal yang tergolong cukup tinggi untuk mendirikan fasilitas produksi karena mayoritas produk penganan manis dipasarkan secara masal dan harus diproduksi pada volume yang signifikan untuk dapat mendatangkan keuntungan. Akan tetapi, dimungkinkan juga untuk memasuki pasar ini dengan cara yang kecil, contohnya dengan memproduksi produk-produk yang bernilai tinggi, bervolume rendah, yang dibuat secara manual, bukan proses mekanis.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 26 Terdapat ancaman pemain baru dari label-label privat, terutama dari
supermarket-supermarket besar, yang menggunakan infrastruktur mereka dan nama merek mereka untuk
menyediakan produk yang mirip dan murah sebagai alternatif untuk nama-nama merek yang telah ada. Akan tetapi, produk-produk ini terbatas pada gerai jaringan supermarket mereka sendiri dan memiliki rekognisi merek yang terbatas di pasar penganan manis.
Banyak merek yang ada memiliki posisi yang kuat dan konsumen mungkin enggan untuk beralih dari favorit mereka – ini berarti bahwa mungkin akan sulit untuk membujuk pedagang ritel untuk menambahkan produk-produk para pemain baru ke rak pajang mereka. Pemain lama memahami pentingnya asosiasi merek dengan pasar penganan manis dan cenderung fokus pada ekspansi merek untuk produk-produk baru daripada melepaskan produk di bawah nama-nama merek baru. Salah satu contohnya adalah Kit Kat, yang menggunakan nama mereknya yang telah dikenal untuk meluncurkan lini-lini produk serupa, seperti Kit Kat Chunky, Kit Kat Cubes, danKit Kat Senses.
Para pemain baru juga harus mempertimbangkan masalah-masalah yang berhubungan dengan membangun rantai pasokan yang baik apabila mereka memilih untuk memanufaktur produk-produk mereka di dalam negara. Regulasi EFSA (European Food Safety Authority) mengharuskan pemanufaktur makanan untuk memastikan penelusuran asal produk-produk mereka dan pre-produk yang digunakan pada proses manufaktur. Faktor-faktor seperti ini mungkin juga bertindak sebagai faktor yang menahan pemain baru di pasar penganan manis Spanyol. Secara keseluruhan, terdapat ancamanpada tingkat menengah dari pemain baru untuk memasuki pasar penganan manis Spanyol.
Faktor-faktor yang mempengaruhi peluang pemain baru di pasar penganan manis di Spanyol, tahun 2011
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 27
2.14 Ancaman dari Substitusi
Mayoritas produk penganan manis dibeli oleh konsumen-akhir sebagai makanan ringan. Maka dari itu, produk substitusi meliputi penganan asin/pedas, buah-buahan segar, dan produk-produk sejenis. Bagi para pembeli eceran, produk-produk substitusi memiliki kelemahan dalam hal penyimpanan: makanan ringan seperti keripik kentang membutuhkan lebih banyak tempat di rak pajagn untuk setiap produknya daripada, misalnya, cokelat batangan; buah-buahan lebih cepat rusak dan mungkin membutuhkan pajangan kabinet berpendingin yang lebih mahal apabila ingin menghindari produk terbuang.
Semakin meningkatnya publisitas bahaya-bahaya makanan, yang berkaitan dengan buruknya diet gaya hidup, yang dihubungkan dengan produk-produk penganan manis, mungkin dapat mempengaruhi keputusan konsumen sehingga mendorong mereka untuk beralih ke alternatif yang lebih sadar kesehatan. Untuk mayoritas pedagang ritel makanan, terdapat biaya beralih yang dapat diabaikan, karena mereka biasanya menjual produk-produk ini setiap waktu.
Lebih jauh lagi, beberapa bentuk penganan manis dibeli oleh konsumen sebagai produk mewah atau produk untuk hadiah, dan bukan makanan ringan cepat untuk konsumsi pribadi – pada kasus ini, terdapat lebih banyak variasi produk substitusi, dan mungkin mencakup produk-produk hadiah tertentu yang bernilai serupa. Secara keseluruhan ancaman dari produk substitusi di pasar in dinilai berada pada tingkat menengah.
Faktor-faktor yang mempengaruhi ancaman dari substitusi di pasar penganan manis di Spanyol, tahun 2011
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 28
2.15 Tingkat Persaingan
Pasar penganan manis Spanyol terfragmentasi, dengan empat pemain memegang 49,4% dari total nilai pasar. Perusahaan terdepan memiliki lini produk yang beragam , walaupun produk-produk makanan dan minuman merupakan pusat bisnis mereka. Faktor-faktor seperti ini melindungi margin mereka terhadap fluktuasi lokal.
Biaya beralih tergolong rendah baik bagi konsumen maupun pedagang ritel. Ancaman dari label privat yang menawarkan alternatif yang lebih murah daripada produk-produk bermerek semakin meningkat selama kemunduran atau perlambatan ekonomi berlangsung karena konsumen semakin peka/sadar harga. Akan tetapi, diferensiasi produk , baik melalui karakteristik yang dikandung maupun melalui merek yang kuat, seharusnya dapat memungkinkan pemain untuk mempertahankan konsumen mereka, sehingga melemahkan persaingan. Pada bisnis yang mengandalkan manufaktur otomatis dan bervolume-tinggi, peningkatan kapasitas mudah untuk diterapkan dan biaya tetap tinggi, sehingga persaingan semakin meruncing. Secara keseluruhan, terdapat persaingan pada tingkat menengah di pasar ini.
Faktor-faktor pengendali tingkat persaingan di pasar penganan manis di Spanyol, tahun 2011
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 29
III. PELUANG PASAR BAHAN BAKU UNTUK INDUSTRI
PENGANAN MANIS DI SPANYOL
3.1 Pasar Uni Eropa yang Menjanjikan
Industri pengolahan makanan di Uni Eropa membutuhkan pasokan dari negara-negara lain untuk memenuhi kebutuhan bahan baku proses produksi mereka. Industri penganan manis membutuhkan berbagai macam bahan yang berbeda untuk masing-masing jenis produknya. Negara berkembang merupakan pemasok besar untuk sebagian dari bahan-bahan tersebut.
Pada bab ini, pembahasan akan difokuskan pada gula karena gula adalah bahan yang sangat esensial dalam pembuatan penganan manis. Pasar gula di Uni Eropa didominasi oleh gula bit dan gula tebu. Akan tetapi, terdapat juga pasar niche seperti gula palem (contohnya gula kelapa). Memasuki pasar niche ini lebih menarik bagi eksportir dari negara berkembang. Di pasar ini, pemasok yang dapat menawarkan nilai tambah pada produk mereka dapat memenangkan persaingan dan meraup keuntungan. Berdasarkan pertimbangan tersebut, fokus pembahasan pada bagian ini akan dikhususkan pada gula kelapa.
3.1.1 Konsumsi Gula di Uni Eropa
Pada tahun 2010, konsumsi gula putih di Uni Eropa mencapai 16,5 juta ton. Gula putih adalah hasil dari pemurnian gula bit atau gula tebu. Antara tahun 2006 dan 2010, konsumsi menurun sebesar 1,3% per tahun dalam hal volume. Meningkatnya harga dan perlambatan ekonomi secara umum merupakan penyebab utama dari menurunnya permintaan. Permintaan dari industria pada khususnya, sangat sensitif terhadap perkembangan ekonomi dan perubahan yang terjadi pada belanja konsumen. Menurut perkiraan dari Eurostat, konsumsi gula putih Uni Eropa akan tetap stabil untuk periode 2012-2020. Meningkatnya harga-harga gula dan perlambatan ekonomi merupakan penghalang besar bagi pertumbuhan.
Jerman, Inggris Raya, Perancis, Italia, dan Polandia merupakan pasar konsumsi besar di Uni Eropa. Secara bersama-sama, kelima negara ini bertanggung jawab untuk kira-kira dua per tiga dari konsumsi Uni Eropa. Konsumsi yang besar di negara-negara ini utamanya disebabkan oleh besarnya populasi mereka.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 30 Konsumsi gula total terutama terdiri dari gula bit yang telah diproses. Produksi gula bit yang kuat di Uni Eropa mendominasi pasar. Gula bit tersedia secara luas, terstandardisasi, dan berbiaya rendah, sehingga menawarkan solusi bagi mayoritas pengguna industri dan juga konsumen individual.
Gula-gula khusus, seperti gula palem atau gula kelapa, digunakan di pasar niche yang mementingkan rasa yang berbeda, citra produk yang alami, dan/atau nilai gizi yang baik. Jenis-jenis pasar niche ini secara umum paling berkembang di pasar yang memiliki industri manufaktur makanan yang besar dengan konsumen yang berkecukupan. Persaingan sengit di pasar-pasar ini mendorong inovasi, sementara konsumen dapat membayar harga premium.
3.1.2 Produksi Gula di Uni Eropa
Pasar gula putih di Uni Eropa hampir seluruhnya dipenuhi oleh produksi Uni Eropa sendiri: produksi mencapai 99% dari konsumsi. Antara tahun 2006 dan 2010, produksi gula Uni Eropa menurun sebesar 4,4% per tahun sehingga kira-kira berjumlah 16,2 juta ton / € 8,6 miliar. Penurunan produksi terutama merupakan dampak dari reformasi rezim gula. Salah satu perubahan utama pada rezim gula adalah pembatasan kuota ekspor. Produksi gula yang berada di luar kuota tidak menguntungkan dan sebagai konsekuensinya mengalami penurunan.
Reformasi rezim gula mengakibatkan konsentrasi produksi gula di mayoritas negara-negara yang bersaing. Sebagai konsekuensinya, Perancis dan Jerman mempertahankan posisi mereka di pasar gula dengan cara meningkatkan produksi pada tingkat tahunan sebesar 1,7% dan 3,7%. Sebaliknya, produsen-produsen besar di negara-negara ini mengalami penurunan produksi: Italia (-7,1% per tahun), Polandia (-3,8% per tahun), Spanyol (-12% per tahun), Yunani (-20% % per tahun), dan Hungaria (-24% per tahun).
Uni Eropa tidak memproduksi gula palem, gula tebu (mentah), dan gula kelapa atau sirup
agave karena iklim yang tidak memungkinkan. Maka dari itu, kompetisi dari produsen Uni
Eropa tidak hadir di pasar ini. Kompetisi bagi eksportir Indonesia datang dari luar Eropa.
3.1.3 Perdagangan Gula di Uni Eropa
Pada tahun 2010, impor gula putih mencapai kira-kira 5,3 juta ton / € 2,7 miliar. Di antara tahun 2006 dan 2010, impor meningkat sebesar 4,6% per tahun. Peningkatan impor ini terutama merupakan akibat dari meningkatnya impor oleh negara-negara yang mengalami penurunan produksi domestik sebagai akibat dari reformasi rezim gula.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 31 Semenjak reformasi ini, Italia secara cepat menjadi importir gula putih terbesar di Uni Eropa. Produksi gula Italia tidak mencukupi dan tidak dapat bersaing di pasar reformasi. Sebagai konsekuensinya, Italia telah mengimpor lebih banyak gula putih untuk memenuhi permintaan. Di sisi lain, impor Belgia, Jerman, dan Spanyol menurun. Belgia dan Jerman memiliki produksi gula yang efisien sehingga hanya perlu mengimpor lebih sedikit gula. Crisis ekonomi di Spanyol mengakibatkan penurunan permintaan yang pada akhirnya mengurangi impor.
3.2 Tren dan Segmen
Mendapatkan akses ke pasar Uni Eropa dengan cara memanfaatkan tren dan menargetkan pada segmen-segmen khusus. ‘Sehat’ dan ‘alami’ adalah tren utama yang paling relevan untuk eksportir gula kelapa. Segmen-segmen pasar untuk produk-produk diabetes, organik, dan Fairtrade menawarkan peluang yang paling besar. Hal ini mengimplikasikan bahwa pasar-pasar yang paling menjanjikan adalah di negara-negara Uni Eropa yang memiliki skala besar untuk segmen-segmen tersebut.
3.2.1 Tren di Pasar Uni Eropa
Memposisikan gula sebagai bahan makanan yang sehat sulit untuk dilakukan
Konsumen Uni Eropa lebih dari sadar akan pentingnya nutrisi yang sehat. Mereka semakin banyak mengadopsi gaya hidup sehat dan mencari makanan yang sehat. Sayangnya bagi producen gula, banyak spesialis kesehatan menganggap gula tidak sehat. Gula telah dihubungkan dengan banyak masalah kesehatan, terutama obesitas. Walaupun demikian, permintaan untuk gula tetap kuat. Tren kesehatan hanya memberikan dorongan bagi pasar alternatif untuk pemanis yang lebih sehat.
Peluang untuk memposisikan gula kelapa sebagai bahan makanan yang sehat tergolong terbatas. Kekhawatiran konsumen mengenai kesehatan bahan pemanis terutama berhubungan dengan nilai kalori dan gula kelapa memiliki kandungan kalori yang tinggi. Manfaat kesehatan dari gula kelapa, dibandingkan dengan jenis-jenis gula lainnya, adalah
Glycemic Index (GI)-nya yang rendah dan kandungan mineralnya yang tinggi. Riset
mengindikasikan bahwa makanan dengan GI rendah dapat membantu mencegah diabetes sehingga menawarkan alternatif yang lebih sehat dibandingkan dengan makanan dengan GI yang tinggi.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 32 Akan tetapi, hanya sekelompok kecil konsumen (terutama terdiri dari penderita diabetes) yang peduli akan GI. Informasi mengenai makanan diabetes akan dibahas lebih lanjut pada bagian di bawah ini. Kandungan mineral yang lebih tinggi pada gula kelapa lebih menarik bagi konsumen secara umum yang memiliki ketertarikan terhadap manfaat-manfaat kesehatan.
Kandungan mineral dalam gula kelapa (mg/1-ppm, kering)
Sumber: CBI (2012)
Manfaat dari permintaan untuk bahan-bahan alami
Berdasarkan daftar inventoris produk-produk baru di supermarket Eropa, terlihat jelas bahwa konsumen Eropa mencari produk-produk alami. Saat ini ‘alami’ sedang menjadi tren. Shelley Balanko dari Hartman Group, sebuah perusahaan riset ethnografi, mengatakan bahwa berdasarkan perspektif konsumen, ‘alami’ adalah simbolis – mereka mencari ‘alami’ yang ideal ynag berarti bahwa makanan dan minuman yang mereka beli sehat, utuh, nyata, dan diproses secara minimal.
Skandal makan yang terjadi baru-baru ini dan riset makanan kritis telah berujung pada citra negatif dari bahan makanan yang dimanufaktur secara sintetis. Konsumen lebih menyukai produk-produk asli. Dalam hal ini, gula kelapa memenuhi tren alami. Proses produksi dari gula kelapa tergolong pendek dan sederhana.
Promosikan gula kelapa sebagai produk alami untuk membedakannya dari gula putih konvensional dan pemanis buatan. Perlu dicatat bahwa hal ini saja tidak cukup untuk dapat memenangkan persaingan dengan gula palem yang lebih murah, yang juga alami. Terlebih
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 33 lagi, gula kelapa akan menghadapi kompetisi dari stevia, yaitu ekstrak tumbuhan yang baru-baru ini mendapatkan akses ke pasar Uni Eropa dan dirancang untuk meraih pangsa yang signifikan dari pasar pemanis alami.
Membawa pihak ketiga untuk sertifikasi produksi organik
Kepedulian konsumen akan kesehatan, keamanan makanan, dan lingkungan telah menstimulasi permintaan untuk produk-produk organik. Untuk beberapa tahun, penjualan produk orgnaik Uni Eropa telah tumbuh pada tingkat 10-15%. Bahkan pada saat crisis ekonomi global, penjualan produk-produk organik tetap kuat.
Pasar untuk makanan organik yang paling mapan berada di negara-negara Eropa Barat seperti Jerman, Perancis, dan Skandinavia (Norwegia, Swedia, dan Denmark). Jerman adalah pasar Uni Eropa terbesar untuk makanan organik, mengambil bagian hampir sepertiga fari nilai penjualan total di Uni Eropa. Denmark, dengan 7,2% dari total pasar makanan pada tahun 2010, menunjukkan pangsa tertinggi untuk penjualan organik (FiBL, 2012). Negara-negara Eropa Selatan dan Timur menyediakan peluang pertumbuhan, walaupun penjualan masih terbilang kecil, terutama di Eropa Timur.
“Konsumen beranggapan bahwa gula organik itu berwarna cokelat”, ungkap Stegmann dari Care Natur, perusahaan importir penting untuk makanan organik di Jerman. Konsekuensinya, terdapat pangsa yang relatif besar untuk permintaan atas gula organik yang terdiri dari gula tebu mentah. Gula kelapa juga dapat mengambil keuntungan dari persepsi konsumen ini.
Sebagai tambahan untuk sertifikasi organik, eksportir gula kelapa dari Indonesia juga dapat merespon permintaan Uni Eropa akan produk-produk sustainable dengan cara mengurangi konsumsi energi selama pengolahan dan dengan mengurangi sampah. Eksportir dapat melaporkan langkah-langkah ini dalam promosi mereka.
Fairtrade
Untuk dapat memperoleh keuntungan dari semakin berkembangnya minat konsumen akan perdagangan etis, produsen Indonesia perlu memperoleh sertifikasi Fairtrade untuk sistem produksi mereka.
Pada tahun 2010, pasar Uni Eropa untuk produk-produk bersertifikasi Fairtrade meningkat lagi sebesar 29%. Konsumsi Uni Eropa untuk produk-produk Fairtrade berjumlah € 2,7 miliar. Inggris Raya merupakan pemimpin di pasar Fairtrade, bertanggung jawab untuk 49% dari
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 34 penjualan Uni Eropa. Tingkat pertumbuhan tertinggi terdaftar di pasar-pasar Eropa Timur: Republik Ceko (+386%), Latvia (+177%), Lithuania (+138%), dan Estonia (+105%). Pertumbuhan absolut di pasar-pasar ini sebenarnya kecil, karena Fairtrade baru akhir-akhir ini diperkenalkan di negara-negara tersebut.
Gula adalah kategori produk terbesar ketiga di pasar Fairtrade. Pada tahun 2010, pasar global untuk gula tebu Fairtrade meningkat sebesar 41% sehingga mencapai 127 ribu ton. Skala yang besar dari pasar gula Fairtrade terutama merupakan hasil dari langkah strategis yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan gula Inggris. Pada tahun 2008, Tate & Lyle memutuskan untuk menjual semua gula mereka di bawah label Fairtrade.
Sertifikasi Fairtrade terutama relevan di segmen psar konvensional daripada di pasar makanan fungsional (contoh: makanan diabetes). Di pasar konvensional, pembedaan dari produk-produk substitusi, dengan cara mengaplikasikan label Fairtrade, menawarkan posisi kompetitif bagi pemasok. Pada saat ini, Fiartrade International belum memiliki standar untuk gula kelapa. Maka dari itu, eksportir perlu meminta standar yang baru kepada
Standards Unit sebelum produk-produk mereka dapat disertifikasi. Formulirnya dapat
diunduh di sini: www.fairtrade.net/setting_the_standards.html.
Perkembangan teknologi terus mengancam gula kelapa
Dalam usaha untuk menemukan pemanis yang lebih murah, mudah, dan sehat, pemanufaktur makanan mengembangkan banyak proses untuk mensintesakan pemanis buatan, seperti aspartam dan sucralose. Perusahaan CJ Toyota Tsu Sho Philippines juga mengembangkan pemanis buatan semacam ini (xylose coco sugar), yang terbuat dari batok kelapa. Maka dari itu, banyak pemanis buatan lebih murah dan mudah untuk digunakan. Terlebih lagi, pemanis buatan menawarkan beberapa manfaat kesehatan yang berkaitan dengan manajemen berat badan, perawatan gigi, dan diabetes.
Walaupun banyak pemanis buatan memiliki manfaat kesehatan, pada saat ini pemanufaktur makanan memformulakan kembali banyak produk mereka untuk menggantikan pemanis buatan. Semakin banyaknya permintaan untuk produk-produk alami mendorong pemanis buatan ke posisi yang kurang menguntungkan.
Sayangnya, pemanufaktur makanan tidak dapat menggunakan gula kelapa sebagai substitusi untuk pemanis buatan untuk berbagai produk mereka. Karakteristik dari konsistensi, rasa, dan pengolahan gula kelapa sangat jauh berbeda dari pemanis buatan, ditambah lagi perbedaan-perbedaan dalam hal manfaat kesehatan.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 35 Industri makanan Uni Eropa merespon permintaan untuk pemanis alami dan persyaratan untuk pemanufaktur makanan dengan cara mengembangkan teknologi untuk produksi pemanis buatan seperti stevia. Pemanufaktur makanan terus memperbaiki teknologi ekstraksi menggunakan air dan etanol.
Para produsen yang terorganisir
Pembeli Uni Eropa semakin banyak mencantumkan konsistensi kualitas dalam persyaratan mereka. Sampel produk tidak cukup untuk menunjukkan kemampuan perusahaan pemasok untuk memasok gula kelapa berkualitas seragam dalam jumlah besar. Maka dari tu, pembeli Uni Eropa semakin membutuhkan informasi mengenai manajemen kualitas. Sertifikasi, contohnya yang menunjukkan ketaatan perusahaan terhadap HACCP, dapat menjadi alat untuk meyakinkan pembeli akan kemampuan perusahaan untuk memberikan konsistensi kualitas.
Pembentukan organisasi produsen (OP) memfasilitasi manajemen kualitas. OP dapat menerapkan standardisasi dan penyeragaman sistem produksi untuk menjamin konsistensi dari pasokan kelompok ini dalam hal kualitas dan kuantitas. Perbaikan semacam ini juga akan memperkuat daya tawar eksportir Indonesia dalam negosiasi dengan pembeli dari Uni Eropa.
Merek
Di pasar Uni Eropa, pencitraan merek individual untuk gula kelapa tidak menawarkan peluang untuk memberikan nilai tambah yang signifikan. Gula kelapa telah dianggap sebagai produk yang eksotis dan unik karena ketersediaannya yang terbatas di pasar Uni Eropa. Maka dari itu, merek sebagai alat pembeda produk tidak dapat diterapkan. Dalam hal ini, merek perusahaan adalah yang paling sesuai bagi eksportir gula kelapa. Merek perusahaan dapat meyakinkan pembeli Uni Eropa akan keandalan pemasok.
3.2.2 Segmentasi
Alami
Pada beberapa dekade terakhir, pemanis buatan dengan cepat meraih pangsa pasar. Permintaan konsumen yang kuat untuk makanan bebas gula dan berkalori rendah merupakan pendorong utama di balik pertumbuhan pangsa pasar pemanis buatan. Pada saat ini, pemanis buatan bertanggung jawab untuk kira-kira 15% dari total pasar pemanis. Pemanis alami mengambil bagian untuk 85% dari pasar. Pertumbuhan untuk pangsa pasar pemanis buatan diperkirakan akan stagnan sehubungan dengan adanya tren ‘alami’.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 36 Akan tetapi, permintaan konsumen untuk makanan rendah kalori tetap kuat. Maka dari itu, pemanis buatan akan terus memegang posisi yang kuat di pasar. Gula kelapa, dengan kandungan kalorinya yang tinggi, tidak dapat menggantikan pemanis buatan rendah kalori. Namun, stevia sepertinya akan menaklukan segmen pasar yang berkembang untuk pemanis alami rendah kalori.
Target diabetes
Gula kelapa memiliki pasar yang paling potensial untuk makanan diabetes. Gula kelapa memiliki glycemic index (GI) 35, dibandingkan dengan gula putih (60). Pasar gula konvensional sangat kompetitif dan terfokus pada produk-produk berbiaya rendah. Eksportir gula kelapa, yang relatif mahal, mungkin sebaiknya mengincar pasar niche untuk makanan diabetes yang memiliki GI rendah.
Permintaan untuk makanan dengan GI rendah datang dari sekelompok kecil konsumen, yang terutama terdiri dari penderita diabetes. Tabel di bawah ini menunjukkan tempat banyak ditemukannya diabetes. Pertumbuhan untuk pasar makanan diabetes terhambat oleh sulitnya formulasi makanan diabetes dengan rasa yang mirip dengan makanan konvensional serupa. Gula kelapa dapat memberikan solusi. Mengganti gula putih menurunkan GI dari makanan sementara karakteristik pengolahannya tetap sama.
Negara-negara Uni Eropa dengan angka diabetes tertinggi
Sumber: CBI (2012)
Fokus pada pedagang ritel khusus
Awalnya, pedagang ritel khusus akan menjual mayoritas gula kelapa. Pedagang ritel khusus, seperti gerai-gerai Fair Trade dan toko-toko makanan kesehatan adalah pengadopsi pertama. Mereka membedakan diri mereka sendiri dari pedagang ritel konvensional dengan cara menjual produk yang unik. Pedagang ritel konvensional fokus pada produk-produk pasar masal. Gula kelapa belum menjadi produk-produk pasar masal karena harganya yang tinggi.
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 37 Pemanufaktur makanan mengadopsi bahan-bahan makanan baru seperti gula kelapa secara lambat. Apabila bahan-bahan selain gula kelapa di produk makanan tidak menawarkan manfaat yang sama, pengikutsertaan gula kelapa tidak akan meyakinkan konsumen untuk membeli produk tersebut. Pada saat yang sama, konsumen juga enggan membayar harga yang tinggi untuk produk-produk komposit yang secara eksklusif terbuat dari bahan-bahan dengan manfaat yang sama. Akan tetapi, pemanufaktur makanan diabetes merupakan niche yang menarik.
3.3 Struktur Perdagangan
Importir dan agen khusus di Uni Eropa adalah jalur masuk perdagangan yang paling sesuai untuk eksportir gula kelapa dari Indonesia. Dukung perkembangan pasar dengan menunjukkan manfaat dan aplikasi potensial kepada mereka.
Jalur perdagangan dan segmen-segmen untuk gula kelapa
Sumber: CBI (2012)
Memasuki pasar Uni Eropa melalui importir khusus
Perdagangan gula di Uni Eropa terkonsentrasi. Di mayoritas negara-negara Uni Eropa, satu atau dua pemanufaktur mendominasi pasar domestik untuk gula putih. Semua petani gula bit di negara-negara yang dibahas di atas memiliki kontrak pasokan dengan para pemanufaktur ini. Harga-harga yang rendah dan jalur langsung logistik membuat kompetisi dengan para petani gula bit ini tidak mungkin dimenangkan oleh para pemasok asing.
Para importir khusus, seperti importir organik dan Fairtrade, berkompetisi di pasar untuk gula palem. Banyak importir membawa produk yang telah bersertifikasi, baik organik maupun Fairtrade. Pemanufaktur makanan diabetes memperoleh bahan-bahan mereka baik
ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Penganan Manis di Spanyol 2013] 38 dari importir konvensional maupun khusus. Importir konvensional tidak diharapkan akan menjadi pengadopsi awal untuk produk-produk baru seperti gula kelapa. Maka dari itu, eksportir dianjurkan untuk fokus pada importir khusus dan menginformasikan mereka mengenai peluang-peluang di pasar untuk makanan diabetes.
Agen dan importir
Eksportir Indonesia memiliki peluang terbaik untuk memasuki pasar Uni Eropa melalui agen atau importir. Agen dapat menggunakan jaringan mereka yang luas di pasar gula Uni Eropa untuk menjual produk-produk mewakili eksportir Indonesia. Mereka juga dapat membantu dengan perkembangan dan implementasi dari strategi pemasaran. Agen biasanya menerima komisi penjualan. Laman Internationally United Commercial Agents and Brokers (www.iucab.com) adalah tempat yang baik untuk mulai mencari agen. Banyak importir juga menyediakan jasa-jasa agensi. Sebaliknyha dari agen, importir mengambil kepemilikan dari produk. Aktivitas mereka terfokus pada mengimpor produk. Sebagai tambahan, banyak importir juga mengemas produk untuk penjualan eceran.
Pemanufaktur makanan
Jangan fokus pada memasok secara langsung ke pemanufaktur makanan karena mereka lebih memilih untuk membeli dari importir yang menawarkan kemudahan pembelian berbagai produk di satu tempat. Pemanufaktur makanan memfokuskan aktivitas mereka pada pengembangan, produksi, dan pemasaran produk.
Toko roti merupakan salah satu segmen industri makanan utama untuk gula kelapa. Toko-toko roti ini menggunakan gula kelapa terutama untuk produk-produk Fairtrade, organik, dan/atau diabetes, yang mereka jual ke toko-toko kesehatan, dan pedagang-pedagang ritel khusus lainnya. Pedagang ritel konvensional hanya merupakan pembeli kecil untuk produk-produk ini sehubungan dengan tingginya harga mayoritas produk-produk yang mengandung gula kelapa.
Pedagang ritel dan penyedia jasa makanan
Eksportir Indonesia tidak dapat memasok secara langsung ke penyedia jasa makanan karena mereka membutuhkan pasokan dalam jumlah kecil tetapi sering dalam kemasan konsumen. Hal ini tidak dapat dilakukan karena tidak efisien secara biaya untuk negara-negara di luar Uni Eropa.