• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 HASIL PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 4 HASIL PEMBAHASAN"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

62

HASIL PEMBAHASAN

4.1Optimasi Produksi Kelapa Sawit

Berdasarkan pembahasan bab sebelumnya mengenai model optimasi produksi, faktor-faktor produksi yang diidentifikasi dapat mempengaruhi produksi kelapa sawit adalah luas lahan (X1), jumlah pokok produktif (X2),

umur pokok (X3), serangan hama penyakit (X4). Untuk menganalisa

pengaruh penggunaan faktor produksi terhadap produksi kelapa sawit digunakan fungsi produksi yang digunakan untuk mengestimasi pengaruh faktor-faktor variabel independen terhadap variabel dependen.

4.1.1Koefisien Determinasi

4. Tabel 4.1 Model Summaryb

Mode l R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .974a .948 .844 364609.782

a. Predictors: (Constant), pokok_sakit, pokok, luas, umur b. Dependent Variable: produksi

Berdasarkan output diatas nilai dari Adjusted R Square adalah .844 atau 0.844 atau 84.4% artinya besarnya kemampuan variasi model X1, X2, X3 dan X4 dapat menjelaskan variabel Y sebesar 84.4%

sedangkan sisanya 15,6% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam analisis ini (penelitian ini).

(2)

4.1.2 Uji Statistik f(simultan)

Tabel 4.2 ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1

Regression 4861346526553.905 4 1215336631638.476 9.142 .101b Residual 265880586773.525 2 132940293386.762

Total 5127227113327.430 6 a. Dependent Variable: produksi

b. Predictors: (Constant), pokok_sakit, pokok, luas, umur

Berdasarkan output diatas nilai dari F 9.142 (lebih dari 4) dalam signifikansi 0.101 maka dapat dikatakan faktor X1, X2, X3 dan X4

berpengaruh secara simultan terhadap y.

4.1.3Uji Statistik t(parsial)

Tabel 4.3 Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) -42978708.244 13381326.199 -3.212 .085 Luas 4100.847 1005.631 1.518 4.078 .055 Pokok 62.402 21.806 3.486 2.862 .103 Umur -2284445.005 801197.724 -4.132 -2.851 .104 pokok_sakit 175.910 84.053 .739 2.093 .171

a. Dependent Variable: produksi

Berdasarkan hasil diatas nilai t luas 4.078 , jumlah pokok 2.862 dan pokok sakit 2.093 menunjukan lebih dari 2 (dalam hal ini df=n-2

(3)

lebih dari 20) dengan signifikansi 0.055 , 0.103 dan 0.171 maka dapat disimpulkan nilai luas (X1) berpengaruh terhadap y sebesar 4.078 ,

jumlah pokok (X2) 2.862, pokok sakit (X4) 2.093. Sedangkan untuk umur

mempunyai nilai t sebesar -2.851 (dibawah 2) sehingga berpengaruh tidak nyata terhadap produksi. Jadi fungsi yang terbentuk adalah

Y= -42978708,24 + 4100,847 X1 + 62,402 X2 – 2284445 X3 + 175,91 X4

4.1.4Perbandingan Significance dengan Korelasi Partial

Tabel 4.4 Correlations

Control Variables luas pokok umur pokok_sakit

produksi luas Correlation 1.000 .459 .710 .357 Significance (2-tailed) . .360 .114 .488 df 0 4 4 4 pokok Correlation .459 1.000 .913 -.040 Significance (2-tailed) .360 . .011 .939 df 4 0 4 4 umur Correlation .710 .913 1.000 .312 Significance (2-tailed) .114 .011 . .547 df 4 4 0 4 pokok_sakit Correlation .357 -.040 .312 1.000 Significance (2-tailed) .488 .939 .547 . df 4 4 4 0

Tabel diatas adalah hasil analisa menggunakan metode Korelasi Partial untuk menentukan masing-masing korelasi dari faktor produksi terhadap hasil produksi. Hasil pada tabel tersebut dibandingan dengan hasil cooficients menggunakan metode regresi linear berganda menunjukan significance menunjukan penggunaan metode regresi linear berganda lebih akurat dibandingkan dengan metode Korelasi Partial.

(4)

4.1.5Proyeksi Produksi

Berdasarkan fungsi yang terbentuk maka dapat dapat dibuat proyeksi produksi yang ditunjukkan dalam tabel 4.4.

Y= -42978708,24 + 4100,847 X1 + 62,402 X2 – 2284445 X3 + 175,91 X4

Tabel 4.5 Proyeksi Produksi Mulai Tahun 2012-2015

Tahun Luas (X1) Return X1 Jumlah Pokok Produktif (X2) Return (X2) Umur Pokok (X3) Return (X3) Pokok Terserang Hama (X4) Return (X4) Produksi TBS 2005 5,430.38 696,550 8.81 20,478.00 8,650,778 2006 5,796.30 6.7% 696,668 0.0% 9.25 4.9% 26,140.00 27.6% 7,924,005 2007 6,002.28 3.6% 716,350 2.8% 9.70 4.9% 23,635.00 -9.6% 8,051,971 2008 6,257.55 4.3% 716,350 0.0% 10.53 8.5% 25,045.00 6.0% 7,769,851 2009 6,278.06 0.3% 792,395 10.6% 11.50 9.3% 17,322.00 -30.8% 9,213,908 2010 6,286.50 0.1% 805,032 1.6% 12.50 8.7% 22,946.00 32.5% 8,222,377 2011 6,368.83 1.3% 807,095 0.3% 13.19 5.5% 29,291.00 27.7% 6,233,682 2012 6,542.03 2.7% 827,688 2.6% 14.11 7.0% 31,893.73 8.9% 8,868,292 2013 6,676.11 2.0% 852,302 3.0% 15.15 7.3% 33,730.35 5.8% 8,918,251 2014 6,796.21 1.8% 877,860 3.0% 16.31 7.7% 36,535.18 8.3% 8,830,511 2015 6,890.68 1.4% 908,571 3.5% 17.55 7.6% 39,716.34 8.7% 8,869,181

(5)

4.2 Perancangan Hardware 4.2.1Model EIS

Aplikasi EIS yang akan dibangun merupakan sebuah aplikasi yang mendukung sistem yang telah berjalan pada perusahaan. Aplikasi untuk PT Triputra Agro Persada memiliki arsitektur sebagai berikut:

Gambar 4.2 Model EIS Pada PT Triputra Agro Persada

Konfigurasi EIS meliputi beberapa komputer personal (PC) yang dihubungkan dengan mainframe sebagaimana terlihat pada gambar 4.2.

(6)

PC pada workstation eksekutif berfungsi sebagai media penyimpanan sekunder, umumnya dalam bentuk hard disk, yang menyimpan dan mengelola data dari pangkalan data eksekutif.

Pangkalan data eksekutif berisi data dan informasi yang telah diproses sebelumnya oleh komputer sentral perusahaan. Eksekutif memilih dari menu untuk menghasilkan tampilan layar yang telah disusun sebelumnya (preformatted), atau untuk melakukan pemrosesan dalam menyajikan informasi dalam bentuk grafik dan melalui visualisasi peta digital.

EIS memperoleh informasi dari master data blok, afdeling serta aset perusahan seperti Luas Area, Jumlah Pohon, Umur Pohon, dan Peta Spasial. Untuk data transaksi diperoleh dari operasional panen, penimbangan angkutan di pabrik, dan inspeksi lapangan. Selain itu EIS juga memperoleh informasi dari luar perusahaan yaitu penggunaan data hasil penelitian dari PPKS untuk bibit Marihat.

4.2.2Perancangan Hardware Pada Server

Untuk memenuhi kebutuhan aplikasi executive information system agar dapat berjalan dengan baik, maka spesifikasi minimum untuk kebutuhan server adalah seperangkat server yang terdiri dari :

1. Motherboard Asus P7H55-M/USB3

2. Processor Intel ® Core ™ 2 CPU T5200 @ 1.60 GHz 3. Memory 4 Gigabyte.

(7)

4.2.3Perancangan Hardware Pada Client

Untuk memenuhi kebutuhan aplikasi executive information system agar dapat berjalan dengan baik, maka spesifikasi minimum untuk kebutuhan server adalah seperangkat client yang terdiri dari :

1. Seperangkat komputer dengan kelengkapan peripheral. 2. Processor minimal 1 GHz

3. Monitor dengan resolusi 1024 x 768 Pixel. 4. Memory minimal 1 Gigabyte.

5. Harddisk minimal 160 Gigabyte.

(8)

4.3 Perancangan Software

4.3.1Perancangan Software Pada Server

Spesifikasi kebutuhan minimum software yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi executive information system pada server adalah:

1. Sistem operasi : Microsoft Windows Server 2003 2. Database : Oracle 10g for windows

3. Programming langauage : Microsoft Visual Basic 6.0 4. Microsoft Office 2003

4.3.2Perancangan Software Pada Client

Spesifikasi kebutuhan minumum software yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi executive information system pada client adalah:

1. Sistem operasi : Microsoft Windows XP 2. Microsoft Office 2003

4.4 Perancangan Sistem

4.4.1Use Case Diagram

Use Case Diagram adalah gambaran fungsionalitas dari suatu sistem, sehingga eksekutif atau pengguna sistem paham dan mengerti mengenai kegunaan sistem yang akan dibangun. Berikut adalah use case diagram untuk Executive Information System di PT Triputra Agro Persada.

(9)

Menampilkan Pemetaan Afdeling Menampilkan Pemetaan Blok Menampilkan Informasi Luas Blok Menampilkan Infromasi Tahun Tanam Menampilkan Informasi Jumlah Tanaman Managing Director

Executive Information System

PT Triputra Agro Persada

<<uses>> <<uses>> <<uses>> Menampilkan Informasi Kerapatan Tanaman <<uses>> <<uses>>

Menampilkan Waktu dan Jumlah Blok Panen

<<extend>>

Menampilkan Jumlah dan Berat

Hasil Produksi

Managing Director

Menampilkan Lokasi Blok Panen

Perbandingan Aktual dan Potensi Produksi

Menampilkan Inspeksi Hama Penyakit Menampilkan

Lokasi Penyebaran Hama Penyakit <<extend>> <<extend>> <<extend>> <<system>> MIS Submit Data Produksi ke Server Submit Data Inspeksi HPT ke Server Surveyor Submit Peta Digital ke Server Donwload data peta,

produksi, HPT Menampilkan

Trend Hasil Produksi Buah

(10)

4.4.2Class Diagram +getNamaHama() -kodeHPT -namaHPT Hama +getHasilInspeksi() -tanggaInspeksi -samplePokok -pokokTerserang -kategori -luasSerangan Inspeksi +getNamaPerusahaan() -kodePT -namaPT Perusahaan +getJenisAfdeling() -kodeAfdeling -namaAfdeling -jenisAfdeling Afdeling 1 1..* +getJumlahPokokProduktif() +getJumlahLuasProduktif() +getSPH() -kodeBlok -luasArea -luasTanam -kelasTanah -tahunTanam -jumlahPokokTotal -jumlahPokokProduktif -jumlahPokokDatar -jumlahPokokRendahan -jumlahPokokBukit -jumlahPOkokPuso -SPH Blok 1 1..* +getAktfitasProduksi() +sumTotalProduksi() +getSumHK() -tanggalPanen -janjangPanen -janjangPabrik -HK -tonaseAktual Produksi +getPotensiBlok() +getTargetRapim() -tanggalPotensi -tonasePotensi -tonaseRapim -janjangPotensi Potensi 1 1..* 1 0..* 1 0..* +getNamaRegion() -kodeRegion -namaRegion Region mempunyai mempunyai mempunyai menghasilkan mempunyai 0..* 1 dilakukan pengendalian 1..* 1

(11)

4.4.3Rancangan Fisik Database

Berikut ini adalah tabel yang akan digunakan dalam aplikasi executive information system PT Triputra Agro Persada (TAP):

1. Tabel Region

Keterangan: Tabel ini berisi master data region Triputra Agro Persada.

Tabel 4.6 Spesifikasi Tabel Region

Nama Field Tipe Panjang Keterangan kodeRegion Varchar 2 Kode Area Perusahaan

- Primary Key

namaRegion Varchar 20 Deskripsi Region Perusahaan

2. Tabel Perusahaan

Keterangan: Tabel ini berisi master data anak perusahaan Triputra Agro Persada.

Tabel 4.7 Spesifikasi Tabel Perusahaan

Nama Field Tipe Panjang Keterangan

kodePT Varchar 3 Kode anak perusahan TAP - Primary Key

namaPT Varchar 50 Deskripsi nama anak

perusahaan TAP

kodeRegion Varchar 2 Kode Region Perusahaan TAP (Foreign Key)

(12)

3. Tabel Afdeling

Keterangan: Tabel ini berisi data afdeling.

Tabel 4.8 Spesifikasi Tabel Afdeling

Nama Field Tipe Panjang Keterangan

kodeAfdeling Varchar 2 Kode Afdeling

TAP

- Primary Key namaAfdeling Varchar 10 Deskripsi Afdeling jenisAfdeling Varchar 6 Jenis afdeling

(Plasma / Inti)

kodePT Varchar 3 Kode anak

perusahan PT Triputra Agro Persada

- Foreign Key

4. Tabel Blok

Keterangan: Tabel ini berisi data blok perusahaan.

Tabel 4.9 Spesifikasi Tabel Blok

Nama Field Tipe Panjang Keterangan

kodeBlok Varchar 3 Kode Blok

- Primary Key kodeAfdeling Varchar 2 Kode Afdeling

- Foreign Key

(13)

Nama Field Tipe Panjang Keterangan perusahan PT Triputra Agro Persada

- Foreign Key

luasArea Decimal 10,2 Luas

keseluruhan Blok (Ha) luasTanam Decimal 10,2 Luas Area yang

tertanami pohon

kelasTanah Varchar 2 Kelas Tanah

(S1, S2, S3)

tahunTanam Date 4 Rata – rata

tahun tanam pohon

jumlahPokokTotal Integer 4 Total Jumlah Pokok dalam satu blok jumlahPokokProduktif Integer 4 Jumlah Pokok

diatas 4 tahun jumlahPokokDatar Integer 4 Jumlah Pokok

di area dataran jumlahPokokBukit Integer 4 Jumlah Pokok

di area Bukit jumlahPokokRendahan Integer 4 Jumlah Pokok

(14)

Nama Field Tipe Panjang Keterangan

di area

Rendahan jumlahPokokPuso Integer 4 Jumlah Pokok

Puso / Miring

SPH Integer 3 Jumlah pokok

per hektar

5. Tabel Hama

Keterangan: Tabel ini berisi data hama penyakit tanaman master.

Tabel 4.10 Spesifikasi Tabel Hama

Nama Field Tipe Panjang Keterangan

kodeHPT Varchar 5 Kode Hama

Penyakit Tanaman - Primary Key

namaHPT Varchar 20 Nama Hama

Penyakit Tanaman -Foreign Key

6. Tabel Inspeksi

(15)

Tabel 4.11 Spesifikasi Tabel Inpeksi

Nama Field Tipe Panjang Keterangan

kodePT Varchar 3 Kode anak

perusahan PT Triputra Agro Persada

- Primary Key

kodeAfdeling Varchar 2 Afdeling

- Foreign Key

kodeBlok Varchar 3 Blok

- Foreign Key tanggalInspeksi Date 10 Tanggal Inspeksi

dilakukan

kodeHama Varchar 5 Kode jenis hama

samplePokok Integer 4 Jumlah pokok

yang dilakukan sampling

pokokTerserang Integer 4 Jumlah pokok yang terserang HPT

kategori Varchar 6 Kategori

Serangan HPT (Berat, Sedang, Ringan)

(16)

7. Tabel Produksi

Keterangan: Tabel ini berisi data produksi.

Tabel 4.12 Spesifikasi Tabel Produksi

Nama Field Tipe Panjang Keterangan

kodePT Varchar 3 Id produksi-

Primary Key

kodeAfdeling Varchar 2 Afdeling -

Foreign Key

kodeBlok Varchar 3 Blok - Foreign

Key

tanggalPanen Date 10 Tanggal Panen -

Primary Key

JanjangPanen Decimal 5 Jumlah Janjang

Panen

JanjangPabrik Decimal 5 Jumlah Janjang Pabrik

HK Integer 4 Jumlah Pekerja

TonaseAktual Decimal 10,2 Berat Aktual hasil produksi

8. Tabel Potensi Panen

(17)

Tabel 4.13 Spesifikasi Tabel PotensiPanen

Nama Field Tipe Panjang Keterangan

kodePT Varchar 4 Kode

perusahan patungan PT Triputra Agro Persada - Primary Key

kodeAfdeling Varchar 2 Afdeling -

Foreign Key

kodeBlok Varchar 3 Blok - Foreign

Key

tanggalPotensi Date 10 Primary Key

TonasePotensi Decimal 10,2 Tonase Potensi TonaseRapim Decimal 10,2 Tonase Rapim JanjangPotensi Decimal 10,2 Janjang Potensi

(18)

4.5 Perancangan Layout

4.5.1Layar Achievement Produksi Kelapa Sawit Harian

(19)

Keterangan:

a. Layar informasi untuk eksekutif yang menampilkan data pencapaian produksi kelapa sawit anak perusahaan PT. Triputra Agro Persada yaitu PT. First Lamandau Timber International tiap blok-nya per hari. b. Eksekutif dapat mengetahui total jumlah blok (Number of Block),

jumlah janjang (Number of FFB), dan jumlah berat janjang (Total of FFB Received (ton)) yang produksi pada hari tersebut.

c. Eksekutif dapat mengetahui blok mana saja yang produksi pada hari tersebut dengan mudah dari warna yang tampil pada blok di peta spasial.

d. Eksekutif dapat melakukan klik pada salah satu blok dan akan tampil Informasi Blok.

e. Eksekutif dapat melakukan download to excel untuk melakukan print report Achievement Harian.

(20)

4.5.2Layar Achievement Produksi Kelapa Sawit Dari Bulan Ini Sampai Dengan Tanggal Terpilih

4.5.2.1 Layar Achievement Produksi Kelapa Sawit Dari Bulan Ini Sampai Dengan Tanggal Terpilih Dibandingkan Dengan Potensi/Rapim

(21)

Keterangan:

A. Dril down untuk menampilkan chart dari level PT, Afdeling, sampai Blok berdasarkan potensi, rapim, maupun aktual per PT, eksekutif dapat melakukan click pada production chart PT dan click ke area peta spasial. Berikut tampilan production chart:

Gambar 4.8 Layar Informasi Perbandingan Ton Produksi Per PT

Untuk melihat detail achievement produksi berdasarkan potensi, rapim, maupun aktual per afdeling, eksekutif dapat melakukan click pada production chart afdeling dan click ke area peta spasial. Berikut tampilan production chart:

(22)

Gambar 4.9 Layar Informasi Perbandingan Ton Produksi Per Afdeling

Untuk melihat detail achievement produksi berdasarkan potensi, rapim, maupun aktual per blok, eksekutif dapat melakukan click pada production chart block dan click ke area peta spasial. Berikut tampilan production chart:

(23)

B. Drill Accros : Menampilkan informasi lain tentang detil blok

C. Critical Success Factor (CSF) , ukuran pencapaian produksi secara operasional. Eksekutif dapat mengetahui akumulasi aktual ton produksi yang sudah mencapai target potensi maupun Rapim pada periode yang dipilih.

D. Status Access, status pencapaian produksi secara keseluruhan PT dari bulan ini sampai dengan tanggal yang dipilih dibandingkan dengan Potensi/Rapim.

E. Personalized Analysis, dapat melihat data lain yang memliki kemungkinan mempengaruhi produksi dan digunakan sebagai alat analisis secara pribadi oleh eksekutif.

F. Execption Reporting, fokus masalah pada Achievement Actual terhadap Plan. Eksekutif dapat juga melakukan exception reporting yaitu mengetahui blok yang tidak mencapai target potensi/Rapim dengan mudah dari warna yang terdapat pada blok di peta spasial. G. Communication, fasilitas untuk mengirimkan report ke excel atau

send email dari gambar peta

H. Information Navigation, navigasi untuk memudahkan akses informasi I. Use Coloring and Audio, untuk menampilkan keadaan hasil panen

(24)

4.5.2.2 Layar Achievement Produksi Kelapa Sawit Dari Bulan Ini Sampai Dengan Tanggal Terpilih Disajikan Dalam Bentuk Tabel

(25)

Keterangan:

a. Layar informasi untuk eksekutif yang menampilkan data pencapaian produksi kelapa sawit anak perusahaan PT. Triputra Agro Persada yaitu PT. First Lamandau Timber International tiap blok-nya dari awal tahun ini sampai dengan tanggal yang dipilih dibandingkan dengan Potensi/Rapim.

b. Eksekutif dapat mengetahui akumulasi aktual ton produksi yang sudah mencapai target potensi maupun Rapim pada periode yang dipilih.

c. Eksekutif dapat melakukan exception reporting yaitu mengetahui blok yang tidak mencapai target potensi/Rapim dengan mudah dari warna yang terdapat pada blok di peta spasial.

d. Untuk melihat detail produksi dari blok tersebut, eksekutif dapat melakukan drill down dengan cara double click blok maka akan tampil Informasi Blok dan click tab Tabel untuk mendapatkan informasi dalam bentuk tabel.

e. Eksekutif dapat melakukan download to excel untuk melakukan print report Achievement produksi dari bulan Ini sampai dengan tanggal terpilih.

(26)

4.5.3Layar Layar Achievement Produksi Kelapa Sawit Dari Awal Tahun Ini Sampai Dengan Tanggal Terpilih

4.5.3.1 Layar Achievement Produksi Kelapa Sawit Dari Awal Tahun Ini Sampai Dengan Tanggal Terpilih Dibandingkan Dengan Potensi/Rapim

(27)

Gambar 4.13 Layar Drill Down Achievement Produksi Year To Date

Keterangan:

a. Layar informasi untuk eksekutif yang menampilkan data pencapaian produksi kelapa sawit anak perusahaan PT. Triputra Agro Persada yaitu PT. First Lamandau Timber International dari tahun ini sampai dengan tanggal yang dipilih (status access) dibandingkan dengan

(28)

Potensi/Rapim yang disajikan dalam bentuk peta spasial dan diagram pie dimana hasil produksinya ditandai dengan warna (Use of Coloring and Audio).

b. Eksekutif dapat memilih region atau company atau category atau periode yang ingin dianalisa atau dilihat hasil produksinya (Personalized Analysis).

c. Eksekutif dapat mengetahui achievement produksi kelapa sawit dari semua anak perusahaan PT Triputra Agro Persada di semua region yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Jika ingin mengetahui achievement per perusahaan, eksekutif dapat melakukan drill down dan akan tampil peta dari perusahan tersebut.

d. Eksekutif dapat mengetahui akumulasi aktual ton produksi yang sudah mencapai target potensi maupun Rapim (drill accross) pada periode yang dipilih (information navigation).

e. Eksekutif dapat melakukan exception reporting yaitu mengetahui blok yang tidak mencapai target potensi/Rapim dengan mudah dari warna yang terdapat pada blok di peta spasial.

f. Untuk melihat detail produksi dari blok tersebut, eksekutif dapat melakukan drill down dengan cara double click blok maka akan tampil Informasi Blok.

g. Untuk melihat detail achievement produksi berdasarkan potensi, rapim, maupun aktual per PT, eksekutif dapat melakukan click pada production chart PT dan click ke area peta spasial. Berikut tampilan production chart:

(29)

Gambar 4.14 Layar Perbandingan Ton Produksi Per PT Dari Awal Tahun

h. Untuk melihat detail achievement produksi berdasarkan potensi, rapim, maupun aktual per afdeling, eksekutif dapat melakukan click pada production chart afdeling dan click ke area peta spasial. Berikut tampilan production chart:

Gambar 4.15 Layar Perbandingan Ton Produksi Per Afdeling Dari Awal Tahun

i. Untuk melihat detail achievement produksi berdasarkan potensi, rapim, maupun aktual per blok, eksekutif dapat melakukan click pada

(30)

production chart block dan click ke area peta spasial. Berikut tampilan production chart:

(31)

4.5.3.2 Layar Achievement Produksi Kelapa Sawit Dari Awal Tahun Ini Sampai Dengan Tanggal Terpilih Disajikan Dalam Bentuk Tabel

(32)

Keterangan:

a. Layar informasi untuk eksekutif yang menampilkan data pencapaian produksi kelapa sawit anak perusahaan PT. Triputra Agro Persada yaitu PT. First Lamandau Timber International tiap blok-nya dari awal tahun ini sampai dengan tanggal yang dipilih dibandingkan dengan Potensi/Rapim.

b. Eksekutif dapat mengetahui akumulasi aktual ton produksi yang sudah mencapai target potensi maupun Rapim pada periode yang dipilih.

c. Eksekutif dapat melakukan exception reporting yaitu mengetahui blok yang tidak mencapai target potensi/Rapim dengan mudah dari warna yang terdapat pada blok di peta spasial.

d. Untuk melihat detail produksi dari blok tersebut, eksekutif dapat melakukan drill down dengan cara double click blok maka akan tampil Informasi Blok dan click tab Tabel untuk mendapatkan informasi dalam bentuk tabel.

e. Eksekutif dapat melakukan download to excel untuk melakukan print report Achievement produksi dari tahun ini sampai dengan tanggal terpilih.

(33)

4.5.4Layar Pest and Diseases Perkebunan Kelapa Sawit 4.5.4.1 Layar Pest and Diseases

(34)

Keterangan:

a. Layar informasi untuk eksekutif yang menampilkan informasi pokok yang terserang hama dan penyakit berdasarkan periode yang terjadi di perkebunan kelapa sawit anak perusahaan PT. Triputra Agro Persada yaitu PT. First Lamandau Timber International.

b. Dari peta tematik, eksekutif dapat mengetahui afdeling yang terkena hama dan penyakit dengan mudah melalui warna yang ditampilkan. Warna merah menyatakan bahwa minimal ada 1 pohon didalam area yang terkena hama dan penyakit baik sakit ringan maupun sakit berat. Warna hijau menyatakan sehat atau tidak ada pokok yang terserang hama dan penyakit.

c. Dari line chart ‘Pest & Diseases’, eksekutif dapat mengetahui bulan yang paling tinggi yang terkena hama dan penyakit dalam 1 tahun. d. Dari diagram bar ‘Pokok Terserang’, eksekutif dapat mengetahui

afdeling yang paling tinggi yang terkena hama dan penyakit berdasarkan periode yang dipilih.

e. Eksekutif dapat melakukan klik pada salah satu blok dan akan tampil Informasi Blok.

f. Untuk melihat detail yang terkena hama dan penyakit dari blok tersebut, eksekutif dapat melakukan drill down dengan cara double click blok maka akan tampil Layar Health Condition Perkebunan Kelapa Sawit.

(35)

4.5.4.2 Layar Health Condition Perkebunan PT Triputra Agro Persada

(36)

Keterangan:

a. Layar informasi untuk eksekutif yang menampilkan kondisi kesehatan yang terjadi di perkebunan kelapa sawit anak perusahaan PT. Triputra Agro Persada yaitu PT. First Lamandau Timber International tiap blok-nya.

b. Eksekutif dapat mengetahui perbandingan total jumlah blok yang mengalami sakit berat, sakit ringan, dan sehat pada bulan tersebut melalui diagram pie.

c. Eksekutif dapat melakukan exception reporting yaitu mengetahui blok yang mengalami sakit berat dengan mudah dari warna yang terdapat pada blok di peta spasial. Warna merah menyatakan bahwa minimal ada 1 pokok didalam area yang mengalami sakit berat. Warna kuning menyatakan bahwa minimal ada 1 pokok didalam area yang mengalami sakit ringan. Warna hijau menyatakan sehat.

d. Eksekutif dapat melakukan klik pada salah satu blok dan akan tampil Informasi Blok.

e. Eksekutif dapat melakukan download to excel untuk melakukan print report Health Condition.

(37)

4.5.4.3 Layar InspectionPerkebunan PT Triputra Agro Persada

(38)

Keterangan:

a. Layar informasi untuk eksekutif yang menampilkan inspection yang dilakukan terhadap penanganan hama dan penyakit yang terjadi di perkebunan kelapa sawit anak perusahaan PT. Triputra Agro Persada yaitu PT. First Lamandau Timber International tiap blok-nya.

b. Eksekutif dapat mengetahui total jumlah blok dan luas areanya yang telah diinspeksi baik yang mengalami sakit berat maupun sakit ringan. Blok yang sehat tidak diinspeksi. Warna merah menyatakan bahwa minimal ada 1 pokok didalam area yang mengalami sakit berat. Warna kuning menyatakan bahwa minimal ada 1 pokok didalam area yang mengalami sakit ringan. Warna hijau menyatakan sehat.

c. Eksekutif dapat melakukan exception reporting yaitu mengetahui blok yang mengalami sakit berat dengan mudah dari warna yang terdapat pada blok di peta tematik.

d. Eksekutif dapat melakukan klik pada salah satu blok dan akan tampil Informasi Blok.

e. Eksekutif dapat melakukan download to excel untuk melakukan print report Inspection.

Gambar

Tabel 4.2 ANOVA a
Tabel 4.4 Correlations
Tabel 4.5 Proyeksi Produksi Mulai Tahun 2012-2015
Gambar 4.2 Model EIS Pada PT Triputra Agro Persada
+7

Referensi

Dokumen terkait

• Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) • Kondisi UMKM pada Masa Pandemi Covid-19.. • Upaya Meningkatkan Kinerja UMKM pada Masa Kebiasaan

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah

5.3 Persentase Wanita Berumur 15-49 Tahun Yang Pernah Kawin Menurut Umur Perkawinan Pertama dan Penolong Proses Kelahiran Terakhir di Kabupaten Kulon Progo,

Lansia sakit adalah penurunan fungsi biologis yang terjadi pada lansia dan mengalami kemunduran fisik, mental, dan sosial sehingga tidak dapat melakukan tugas

The act of running the Program is not restricted, and the output from the Program is covered only if its contents constitute a work based on the Program (independent of having

• Pemeriksaan slit lamp pada pasien yang kooperatif bisa menunjukkan kelainan yang berhubungan dengan seperti defek transiluminasi iris (red reflex gelap karena

Tipe penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu memberikan gambaran tentang masalah yang diteliti, menyangkut apa yang menyebabkan terjadinya

Identifikasi masalah dan tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui strategi Public Relations PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dalam membangun brand