• Tidak ada hasil yang ditemukan

Polifarmasi Dan Interaksi Obat Pada Pasien Usia Lanjut Rawat Jalan Dengan Penyakit Metabolik Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Polifarmasi Dan Interaksi Obat Pada Pasien Usia Lanjut Rawat Jalan Dengan Penyakit Metabolik Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

POLIFARMASI DAN INTERAKSI OBAT PADA

PASIEN USIA LANJUT RAWAT JALAN DENGAN

PENYAKIT METABOLIK DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT

HAJI ADAM MALIK MEDAN

TESIS

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh Gelar Magister dalam Ilmu Farmasi pada Fakultas farmasi Universitas sumatera Utara

OLEH:

EVA SARTIKA DASOPANG

NIM 107014002

PROGRAM STUDI MAGISTER FARMASI

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

TESIS

POLIFARMASI DAN INTERAKSI OBAT PADA

PASIEN USIA LANJUT RAWAT JALAN DENGAN

PENYAKIT METABOLIK DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT

HAJI ADAM MALIK MEDAN

OLEH:

EVA SARTIKA DASOPANG

NIM 107014002

PROGRAM STUDI MAGISTER FARMASI

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(3)

LEMBAR PERSETUJUAN TESIS

POLIFARMASI DAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN

USIA LANJUT RAWAT JALAN DENGAN PENYAKIT

METABOLIK DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT HAJI ADAM

MALIK MEDAN

Komisi Pembimbing, Komisi Penguji,

Prof. Dr. Urip Harahap, Apt Prof. Dr. Rosidah, M.Si.,Apt

NIP 195301011983031004 NIP 195103261978022001

Dr. dr. Dharma Lindarto, Sp.PD-KEMD Khairunnisa, S.Si., M.Pharm., Ph.D., Apt

NIP 195512221985021001 NIP 197802152008122001

Prof. Dr. Urip Harahap, Apt NIP 195301011983031004

Ketua Program Studi, Wakil Dekan I,

Prof. Dr. Karsono,Apt Prof. Dr. Julia Reveny, M.Si., Apt

(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang tak terhingga sehingga penulis bisa menyelesaikan penelitian dan penulisan tesis dengan judul polifarmasi dan interaksi obat pada pasien usia lanjut dengan penyakit metabolik di rumah sakit umum pusat haji Adam Malik Medan, sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar Magister Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Selama menyelesaikan penelitian dan tesis ini penulis telah banyak mendapatkan bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, baik moril maupun materil. Untuk itu penulis ini ingin menghaturkan penghargaan dan terima kasih yang tiada terhingga kepada:

1. Rektor Universitas Sumatera Utara, Bapak Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTMH&H., M.Sc., (CTM)., Sp.A(K).

2. Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, Bapak Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, Apt., yang telah menyediakan fasilitas dan kesempatan bagi penulis menjadi mahasiswa Program Studi Magister Farmasi Fakultas Farmasi.

3. Ketua Program Studi Magister Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, Bapak Prof. Dr. Karsono, Apt., yang telah menyediakan fasilitas bagi penulis selama menjadi mahasiswa Program Studi Magister Farmasi Fakultas Farmasi.

4. Bapak Prof. Dr. Urip Harahap, Apt., dan Bapak Dr. dr. Dharma Lindarto, Sp.PD-KEMD., selaku pembimbing yang selalu membimbing, mengarahkan, memberi dorongan dan semangat sehingga penulis terpacu untuk menyelesaikan penelitian dan penyelesaian tesis ini.

5. Ibu Prof. Dr. Rosidah, M.Si., Apt., dan Khairunnisa, S.Si., M.Pharm.,Ph.D., Apt., sebagai penguji.

(5)

Penulis juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tiada hentinya kepada keluarga tercinta Iwan Yanuarsi, S.Si., Alifan Zaky, Carissa Azka Aqila dan kedua orang tua Hj. Zahara dan H. Zulkoddah Dasopang serta mertua dr. Yenny Azaniar, yang tiada hentinya berkorban dan mendoakan dengan tulus ikhlas bagi kesuksesan penulis. Serta buat direktur PT. Suryaprana Nutrisindo Bapak Hendra Halim dan rekan saya Heni kesuma, Fahruddin Batubara, Desi, Lia, Elny, Eka dan semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu yang telah banyak membantu dalam penelitian tesis ini. Kiranya Allah SWT memberikan balasan yang berlipat ganda atas kebaikan dan bantuan yang telah diberikan kepada penulis.

Penulis menyadari bahwa tesis ini masih jauh dari kesempurnaan, sehingga penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun. Akhir kata semoga tulisan ini dapat menjadi sumbangan yang berarti bagi ilmu pengetahuan khususnya bidang farmasi.

Medan, Januari 2015 Penulis,

(6)

POLIFARMASI DAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN USIA LANJUT RAWAT JALAN DENGAN PENYAKIT METABOLIK DI RUMAH

SAKIT UMUM PUSAT HAJI ADAM MALIK MEDAN

ABSTRAK

Proses penuaan menyebabkan penurunan fungsi organ pada usia lanjut sehingga mudah terserang berbagai penyakit. Penyakit metabolik merupakan penyakit yang berkaitan dengan peningkatan usia seperti hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia dan obesitas. Penyakit-penyakit tersebut ditangani dengan terapi obat yang sifatnya polifarmasi sehingga bisa menyebabkan resiko efek samping obat meningkat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah interaksi obat-obat yang terjadi, pola mekanismenya, tingkat keparahannya, hubungan antara jumlah interaksi dengan jumlah obat, hubungan antara jumlah interaksi dengan jumlah diagnosis.

Penelitian ini dilakukan secara restropektif dengan menggunakan rekam medik pasien usia lanjut dengan penyakit metabolik yang di rawat jalan di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan.

Sebanyak 328 sampel yang termasuk kedalam kriteria inklusi diperoleh data bahwa jumlah interaksi obat-obat yang terjadi cukup tinggi sebesar 78,96%. Pola mekanisme yang terbanyak adalah farmakokinetik (63,6%) dengan tingkat keparahan yang terbanyak adalah moderat (69,8%). Penelitian ini menunjukan

adanya korelasi antara jumlah interaksi dengan jumlah obat (r = 0,728; p = 0,0001), jumlah interaksi dengan jumlah diagnosis (r = 0,264; p = 0,0001).

Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa interaksi yang terjadi pada pasien usia lanjut dengan penyakit metabolik cukup tinggi, pola mekanisme terbanyak adalah farmakokinetik, tingkat keparahan terbanyak adalah moderat, dan ada korelasi yang signifikan antara jumlah interaksi dengan jumlah obat dan jumlah diagnosis.

(7)

POLIPHARMACY AND DRUG INTERACTIONS IN ELDERLY PATIENTS OUTPATIENT WITH METABOLIC DISEASES IN GENERAL

HOSPITAL CENTER HAJI ADAM MALIK MEDAN

ABSTRACT

The aging process causes a decrease in organ function in elderly people so prone to various diseases. Metabolic disease is a disease that is associated with increasing age such as hypertension, diabetes mellitus, dyslipidemia and obesity. Such diseases are treated with drug therapy polypharmacy nature that can cause increased risk of drug side effects.

This study aiims to determine the number of drug-drug interaction that occur, the pattern of the mechanism, its severity, the relationship between the number of interactions with a number of drugs, the relationship between the number of interactions with a number of diagnoses.

This study was conducted using a restropective medical records of elderly patients with metabolic diseases in outpatient RSUP HAM Medan.

A total of 328 samples were included in the inclusion criteria data showed that the number of drug-drug interactions that occur quite high at 78.96%. The pattern is the mechanism that most pharmacokinetic (63.6%) with the highest severity was moderate (69.8%). This study shows a correlation between the number of interactions with a number of drugs (r = 0.728; p = 0.0001), the number of interactions with a number of diagnoses (r = 0.264; p = 0.0001).

It can be concluded that the interaction that occurs in elderly patients with metabolic diseases is high enough, the pattern is most pharmacokinetic mechanisms, most are moderate severity, and no significant correlation between the number of interactions with a number of drugs and the number of diagnoses.

(8)
(9)

2.1.1 Pengertian Usia Lanjut ... 10

2.1.2 Perubahan Fisiologis Pada Pasien Usia Lanjut ... 10

2.1.3 Prevalensi Penyakit Pada Usia Lanjut ... 12

2.2 Polifarmasi ... 12

2.3 Interaksi Obat ... 13

2.4 Mekanisme Interaksi Obat …………..……….. .. 14

2.4.1 Interaksi farmakokinetik …….……….. .. 15

2.4.2 Interaksi farmakodinamik ……...……….. .. 18

(10)

4.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian ………. . 31

4.2 Karakteristik Umum Subjek Penelitian ………. 31

4.3 Gambaran Kejadian Interaksi Obat Pada Pasien ... 33

4.3.1 Gambaran Kejadian Interaksi Obat Berdasarkan Jumlah Obat ... 34

4.3.2 Gambaran Kejadian Interaksi Obat Berdasarkan Jumlah Diagnosis ……… 35

4.3.3 Korelasi Antara Jumlah Interaksi dengan Jumlah Obat dan Diagnosis ... 36

4.3.4 Gambaran Interaksi Obat-Obat Pada Pasien Usia Lanjut yang di Rawat Jalan di RSUPUHAM Berdasarkan Mekanisme dan Tingkat Keparahan .... 37

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 39

5.1 Kesimpulan ... 39

5.2 Saran ……… ... 39

DAFTAR PUSTAKA ……… ... 41

(11)

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 4.1 Karakteristik Subjek Penelitian ………. . 33 Tabel 4.2 Gambaran Kejadian Interaksi Obat pada Pasien ………… .... 34 Tabel 4.3 Gambaran Kejadian Interaksi Obat Berdasarkan Jumlah

Obat ………. ... 35

Tabel 4.4 Gambaran Kejadian Interaksi Obat Berdasarkan Jumlah

Diagnosis ……….. ... 36 Tabel 4.5 Korelasi Antara Jumlah Interaksi dengan Jumlah Obat Dan

Diagnosis ... 37 Tabel 4.6 Mekanisme Interaksi Obat-Obat Pada Pasien Usia Lanjut

Yang di Rawat di RSUPHAM ………. .. 38

Tabel 4.7 Tingkat Keparahan Interaksi Obat-Obat Pada Pasien Usia

(12)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 3.1 Skema Hubungan Variabel Bebas dan Variabel Terikat .. .. 8

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Surat Persetujuan Komite Etik ……….. 47

Lampiran 2. Surat Izin Penelitian di RSUPHAM ………. . 48

Lampiran 3. Surat Telah Selesai Melakukan Penelitian ……… 49

Lampiran 4. Jenis Obat Yang Berpotensi Mengalami Interaksi ... 50

Lampiran 5. Hasil Analisa Data SPSS ………. .. 54

(14)

DAFTAR SINGKATAN

IDF : The International Diabetes Federation INA CBG’s : Indonesia Case Based Groups

INH : Isoniazid

ISDN : Isosorbid dinitrat

MAKP : Metode Asuhan Keperawatan Profesional

NCEP-ATP III : The National Cholesterol Education Program Third Adult Treatment Panel

NKF : Nitrokaf Retard

NHANES : National Health and Nutrition Examination Survey

NSAID : Non Steroid Anti Inflamasi PTU : Propiltiourasil

RSUP HAM : Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

Referensi

Dokumen terkait

Modal Dasar adalah jumlah dan nominal modal Bank Sumedang yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 5 Tahun 2015 tentang Perusahaan Daerah Bank

“Setiap orang yang menjadi korban mati atau cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu-lintas jalan tersebut dalam pasal 1, dana akan

Tempat : Pokja Pengadaan Jasa Konsultasi dan Jasa Lainnya Kantor Bappeda Kabupaten Klaten Jalan Pemuda No 294 Gedung Pemda II Lantai 2 Klaten Persyaratan.. Bagi Penyedia

Bersama ini kami sampaikan ralat atau perbaikan pada Berita Acara Evaluasi Dokumen Penawaran dan Berita Acara Hasil Pelelangan terdapat salah tulis pada tabel evaluasi

Bagi Penyedia Jasa Usaha kecil berbadan hukum/ perorangan, koperasi yang produktif dan memenuhi ketentuan Perundang- undangan yang berlaku 2. Pendaftaran dilaksanakan langsung di

Perkembangan Mikrokontroler mengalami perubahan dari segi rancangan dan aplikasinya, seperti faktor kecepatan pengolah data yang semakin meningkat (cepat) dibanding

43 legalitas lembaga Melakukan bimbingan dan fasilitasi bagi lembaga untuk mendapatkan pemahaman mengenai dokumen legalitas yang harus dimiliki oleh lembaga, berikut

Ø Performance and Fault Management WCC (Wollongong City Council) can increase the performance management with using the Porter’s five forces model to gain a competitive advantage in