• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 9.BAB IX-CETAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 9.BAB IX-CETAK"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Indikator  kinerja   adalah   alat  ukur   spesifik   secara  kuantitatif

dan/atau   kualitatif   untuk   masukan,   proses,   keluaran,   hasil,

manfaat,   dan/atau   dampak   yang   menggambarkan   tingkat   capaian

kinerja   suatu   program   atau   kegiatan.   Penetapan   indikator   kinerja

daerah   bertujuan   untuk   memberi   gambaran   mengenai   ukuran

keberhasilan   pencapaian   visi   dan   misi   Kepala   Daerah   dari   sisi

keberhasilan   penyelenggaraan   pemerintahan   daerah,   khususnya

dalam   memenuhi   kinerja   pada   aspek   kesejahteraan,   layanan,   dan

daya saing. Keberhasilan ditunjukan dari pencapaian target indikator

pembangunan   daerah   setiap   tahun   sehingga   kondisi   kinerja   yang

diinginkan pada akhir periode RPJMD dapat dicapai. 

Indikator   kinerja   yang  telah   ditetapkan   merupakan   indikator

keberhasilan dari tujuan dan sasaran pembangunan daerah periode

2013­2018. Keberhasilan indikator kinerja tersebut juga diperlukan

oleh   masyarakat   dalam   rangka   perwujudan   akuntabilitas

penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. 

Indikator  keberhasilan  pembangunan daerah yang termaktub

dalam   Rencana   Pembangunan   Jangka   Menengah   Daerah   (RPJMD)

Kabupaten Banyumas periode 2013­2018 terdiri dari 3 (tiga) aspek,

yaitu   :   Aspek   Kesejahteraan   Masyarakat,   Aspek   Pelayanan   Umum,

dan Aspek Daya Saing Daerah.

(2)

9.1.

Aspek Kesejahteraan Masyarakat

Tabel 9.1.

Indikator Kinerja Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2013­2018

Aspek Kesejahteraan Masyarakat

No. Aspek/Fokus/Bidang Urusan/Indikator KinerjaPembangunan Daerah

Kondisi Kinerja Awal

Tahun Tahun Kinerja AkhirKondisi

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi

1. Pertumbuhan Ekonomi 5,97 6,0 6,05 6,15 6,18 6,20 6,26 6,26

2. Laju inflasi kabupaten 3,40 5,75 5,50 5,20 5,00 4,70 4,50 4,50

3. Indeks Gini 0,490 0,485 0,480 0,475 0,470 0,465 0,460 0,460

4. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 73,33 73,69 74,06 74,43 74,80 75,17 75,54 75,54

5. Indeks ketimpangan Williamson (Indeks

Ketimpangan wilayah) 0,0106 0,0105 0,0104 0,0103 0,0102 0,0101 0,0100 0,0100

6. Angka Kemiskinan (%) 19,44 19,89 19,28 18,67 18,06 17,45 16,84 16,84

7. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,95 7,5 7,0 6,5 6,0 5,5 5,5 5,5

Fokus Kesejahteraan Sosial 1. Pendidikan

1.1. Angka melek huruf (%) 94,24 94,33 94,41 94,49 94,58 94,66 94,74 94,74

1.2. Angka rata-rata lama sekolah (Tahun) 7,79 7,82 7,85 7,89 7,92 7,95 7,98 7,98 1.3. Angka Partisipasi Kasar (APK)

1.3.1. APK PAUD/TK (%) 73,30 74,90 76,51 78,11 79,71 81,32 82,92 82,92

1.3.2. APK SD/MI (%) 102,03 106,03 107,04 107,78 108,52 109,26 110,00 110.00

(3)

1.3.4. APK SMA/SMK/MA/Paket C (%) 76,24 76,50 77,00 77,25 77,75 80,48 85,94 85,94 1.4. Angka Partisipasi Murni

1.4.1. Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/

Paket A (%) 87,72 91,52 92,91 92,91 93,61 94,31 95,00 95,00

1.4.2. Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/

Paket B (%) 67,73 67,96 71,37 74,78 78,19 81,60 85,00 85,00

1.4.3. Angka Partisipasi Murni (APM))

SMA/SMK/MA/ Paket C (%) 50,49 51,30 52,00 52,30 54,30 56,30 58,00 58,00

2. Kesehatan

2.1. Angka kematian ibu (per 100.000 KH) 112,05 100 95 90 80 70 65 65

2.2. Angka kelangsungan hidup bayi (%) 90 90 91 92 93 94 95 95

2.3. Angka kematian bayi (per 1.000 KH) 9,04 8,40 8,00 7,50 7,40 7,20 7,0 7,0

2.4. Angka Harapan Hidup (tahun) 69,83 69,89 69,94 70,00 70,06 70,12 70,17 70,17

2.5. Persentase balita gizi buruk (%) 0,18 0,16 0,14 0,13 0,12 0,11 0,10 0,10

2.6. Prevalensi gizi kurang (%) 9,53 9,50 9,40 9,20 8,30 7,39 7,0 7,0

2.7. Prevalensi gizi lebih (%) 1,89 1,70 1,46 0,67 0.60 0,50 0,40 0,40

Fokus Seni Budaya dan Olahraga 1. Kebudayaan

1.1. Jumlah grup kesenian (grup) 1.469 1.469 1.470 1.480 1.500 1.515 1.523 1.523

1.2. Jumlah gedung kesenian (unit) 3 3 3 3 4 4 4 4

2. Pemuda dan Olahraga

2.1. Jumlah klub olahraga (klub) 515 515 550 600 650 700 747 747

(4)

9.2.

Aspek Pelayanan Umum

Tabel 9.2.

Indikator Kinerja Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2013­2018

Aspek Pelayanan Umum

No. Aspek/Fokus/Bidang Urusan/Indikator KinerjaPembangunan Daerah

Kondisi Kinerja Awal

Tahun Tahun

Kondisi Kinerja Akhir

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Fokus Layanan Urusan Wajib 1. Pendidikan

1.1. Angka Partisipasi Sekolah (%)

1.1.1. Pendidikan Dasar (%) 110,81 110,85 110,89 110,93 110,97 111,00 111,04 111,04

1.1.2. Pendidikan Menengah (%) 96,21 96,26 96,30 96,35 96,40 96,45 96,50 96,50

1.2. Fasilitas Pendidikan :

1.2.1. Sekolah pendidikan SD/MI kondisi bangunan

baik (%) 65,11 65,90 67,65 69,40 71,15 72,89 74,64 74,64

1.2.2. Sekolah pendidikan SMP/MTs kondisi bangunan

baik (%) 88,16 93,36 96,86 97 98 99 100 100

1.2.3. Sekolah pendidikan SMA/SMK/MA kondisi

bangunan baik (%) 90,25 92,09 93,27 94,46 95,64 96,82 98,00 98,00

1.3. Angka Putus Sekolah (%)

1.3.1. Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI (%) 0,06 0,06 0,03 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

1.3.2 Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs (%) 0,29 0,36 0,33 0,30 0,28 0,25 0,23 0,23

1.3.3. Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK/MA (% ) 1,18 1,58 1,36 1.14 0,93 0,71 0,50 0,50

1.4. Angka Melanjutkan (%)

1.4.1. Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke

(5)

1.4.2. Angka Melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke

SMA/SMK/MA (%) 73,07 79,41 83,33 87,24 91,16 95,08 99,00 99,00

1.5. Guru yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV (%) 68,69 77,34 79,38 81,41 83,44 85.48 87,51 87,51 1.6 Angka Kelulusan (%)

1.6.1. AL SD/MI (%) 96,93 100 100 100 100 100 100 100

1.6.2. AL SMP/MTs (%) 94,80 93,33 93,43 93,53 93,63 93,73 93,83 93,83

1.6.3. AL SMA/SMK/MA (%) 99.93 99.96 100 100 100 100 100 100

2. Kesehatan

2.1. Rasio Posyandu per satuan Balita

2.1.1. Posyandu Pratama 7,41 7,20 6,70 6,20 5,80 5,60 5,30 5,30

2.1.2. Posyandu Madya 34,04 30,10 30,10 29,90 29,60 29,30 29,10 29,10

2.1.3. Posyandu Purnama 42,81 46,80 47,10 47,50 47,80 47,90 48,20 48,20

2.1.4. Posyandu Mandiri 15,74 15,90 16,10 16,40 16,80 17,20 17,40 17,40

2.2. Rasio Puskesmas, Poliklinik, Pustu persatuan Penduduk

2.2.1. Rasio Puskesmas persatuan Penduduk 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40

2.2.2. Rasio Poliklinik persatuan Penduduk 0,40 0,41 0,42 0,43 0,44 0,45 0,76 0,76

2.2.3. Rasio Pustu persatuan Penduduk 144,4 144,4 144,4 144,4 144,4 144,4 144,4 144,4

2.3. Rasio Rumah Sakit per satuan Penduduk 0,05 0,06 0,07 0,08 0,09 0,10 0,11 0,11

2.4. Rasio Dokter per satuan Penduduk 0,10 0,10 0,10 0,10 0,11 0,11 0,11 0,11

(6)

No. Aspek/Fokus/Bidang Urusan/Indikator KinerjaPembangunan Daerah

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

2.4.2. Dokter Gigi 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02

2.5. Rasio Tenaga medis persatuan Penduduk 0,76 0,78 0,80 0,82 0,84 0,86 0,88 0,88

2.5.1. Perawat 0,76 0,77 0,78 0,78 0,79 0,80 0,81 0,81

2.5.2. Bidan 0,43 0,43 0,44 0,44 0,45 0,45 0,46 0,46

2.5.3. Kefarmasian 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08

2.5.4. Nutrisionis 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04

2.6. Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani

(%) 90,52 100 100 100 100 100 100 100

2.7. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan (%)

98,11 100 100 100 100 100 100 100

2.8. Cakupan desa/kelurahan Universal Child

Immunization (UCI) (%) 100 100 100 100 100 100 100 100

2.9. Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat perawatan

(%) 100 100 100 100 100 100 100 100

2.10. Cakupan penemuan dan penanganan penderita

penyakit TBC BTA (%) 69 70 70 70 70 70 70 70

2.11. Cakupan penemuan dan penanganan pendeita

penyakit DBD (%) 67 100 100 100 100 100 100 100

2.12. Cakupan kunjungan bayi (%) 103,70 100 100 100 100 100 100 100

2.13. Cakupan Puskesmas 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40

2.14. Cakupan Puskesmas Pembantu 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40 144,40

(7)

3.1. Penegakan hukum lingkungan (%) 100 100 100 100 100 100 100 100

3.2. Pelayanan pencegahan pencemaran air (%) 67,50 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100 100

3.3. Pelayanan pencegahan pencemaran udara dari

sumber tidak bergerak (%) 27,50 33,00 44,00 56,00 67,00 78,00 100 100

3.4. Jumlah dokumen lingkungan yang diterbitkan

(AMDAL, UKL-UPL, SPPL) (dokumen) 60 100 200 300 400 500 600 600

3.5. Pelayanan informasi status kerusakan lahan dan

/tanah untuk produksi biomasa (%) 14 9 10 13 15 18 20 20

3.6. Cakupan penghijauan wilayah kawasan lindung

di luar kawasan hutan dan lahan kritis (Ha) 32,50 64,25 15,00 15,00 32,00 32,00 32,00 32,00 4. Pekerjaan Umum

4.1. Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi

baik (%) 46,66 52,71 52,71 58,77 64,82 70,88 76,93 76,93

4.2. Rasio Jaringan Irigasi 37,69 37,69 37,69 37,69 37,69 37,69 37,69 37,69

4.3. Persentase rumah tinggal bersanitasi (%) 39,00 39,39 39,78 40,17 40,57 40,97 41,37 41,37

4.4. Rasio tempat pembuangan sampah (TPS) per

satuan penduduk 0,48 0,52 0,53 0,54 0,55 0,56 0,57 0,57

4.5. Prosentase rumah layak huni (%) 87,26 87,46 87,66 87,86 88,06 88,26 88,46 88,46

4.6. Panjang jalan kabupaten dalam kondisi baik (%) 59,39 62,50 62,50 65,61 68,71 71,82 74,93 74,93 4.7. Sempadan jalan yang dipakai pedagang kaki

lima atau bangunan rumah liar (%) 3,48 3,42 3,35 3,35 3,21 3,14 3,07 3,07

4.8. Luas irigasi Kabupaten dalam kondisi baik (%) 43,97 56,99 56,99 70,01 73,14 76,27 79,40 79,40

(8)

No. Aspek/Fokus/Bidang Urusan/Indikator KinerjaPembangunan Daerah

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

4.10 Persentase Penduduk berakses air minum (%) 55,99 56,55 57,11 57,67 58,24 58,82 59,40 59,40

4.11 Persentase Luas pemukiman yang tertata (%) 5,48 5,98 6,48 6,98 7,48 7,98 8,48 8,48

5. Penataan Ruang

5.1. Prosentase Ruang Terbuka Hijau per Satuan

Luas Wilayah ber HPL/HGB (%) 9,20 9,25 10,00 11,70 13,40 14,10 15,80 15,80

5.2. Bangunan ber- IMB per satuan bangunan (%) 17,72 20,00 23,00 25,00 27,00 30,00 33,00 33,00 6. Perencanaan Pembangunan

6.1. Tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yg

telah ditetapkan dgn PERDA (dokumen) 1 1 1 1 1 1 1 1

6.2. Tersedianya Dokumen Perencanaan : RPJMD yg

telah ditetapkan dgn PERDA (dokumen) 1 1 1 1 1 1 1 1

6.3. Tersedianya Dokumen Perencanaan : RKPD yg

telah ditetapkan dgn PERBUP (dokumen) 1 1 1 1 1 1 1 5

6.4. Penjabaran Program RPJMD kedalam RKPD

(%) 100 100 100 100 100 100 100 100

7. Perumahan

7.1. Rumah tangga pengguna air bersih (%) 54,54 55,08 55,63 56,18 56,73 57,03 57,86 57,86

7.2. Rumah tangga pengguna listrik (%) 81,36 83,00 85,00 86,50 87,50 88,50 90,00 90,00

7.3. Rumah tangga ber-Sanitasi (%) 39,00 39,38 39,78 40,17 40,57 40,97 41,37 41,37

7.4. Lingkungan pemukiman kumuh (%) 7,11 6,98 6,85 6,72 6,59 6,46 6,33 6,33

7.5. Prosentase rumah layak huni (%) 87,26 87,46 87,66 87,86 88,06 88,26 88,46 88,46

8. Kepemudaan dan Olahraga

8.1 Jumlah organisasi pemuda (organisasi) 115 115 115 116 117 119 120 120

(9)

8.3 Gelanggang/balai remaja (selain milik swasta)

(buah) 1 1 1 1 1 1 1 1

8.4 Lapangan olahraga (buah) 515 540 568 600 625 640 662 662

8.5 Peningkatan Prestasi Olahraga :

8.5.1. Tingkat Provinsi (emas) 28 90 115 125 125 130 135 630

8.5.2. Tingkat Nasional (emas) 17 37 15 16 16 17 20 84

8.5.3. Tingkat Internasional (emas) 3 5 4 5 5 6 7 27

8.6 Peningkatan Prestasi Kepemudaan :

8.6.1 Tingkat Provinsi (prestasi) 6 3 4 5 5 6 6 26

8.6.2 Tingkat Nasional (prestasi) 1 3 2 2 3 3 3 10

8.6.3. Tingkat Internasional (prestasi) - 1 1 1 1 1 1 5

9 Penanaman Modal

9.1. Jumlah investor berskala nasional (PMDN/PMA) 538 550 560 570 580 590 600 600

9.2. Jumlah nilai investasi berskala nasional

(PMDN/PMA) (000) 3.100.484 225.000 230.000 235.000 240.000 245.000 250.000 250.000

9.3. Rasio daya serap tenaga kerja 33 9 10 11 11 12 13 13

10. Koperasi Usaha Kecil dan Menengah

10.1. Persentase koperasi aktif (%) 68,34 69,00 70,00 71,00 72,00 73,00 74,00 74,00

10.2. Usaha Mikro dan Kecil (buah) 581.351 581.642 581.932 582.223 582.515 582.806 583.097 583.097 11. Kependudukan dan Catatan Sipil

11.1. Prosentase penduduk ber KTP (%) 80,47 80,52 80,57 80,61 80,66 80,71 80,76 80,76

11.2. Prosentase bayi berakte kelahiran (%) 51,00 56,00 61,00 66,00 71,00 76,00 81,00 81,00

(10)

No. Aspek/Fokus/Bidang Urusan/Indikator KinerjaPembangunan Daerah

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

11.4. Ketersediaan database kependudukan skala

kabupaten (database) 1 1 1 1 1 1 1 1

11.5. Penerapan KTP Nasional berbasis NIK Sudah Sudah Sudah Sudah Sudah Sudah Sudah Sudah

12. Ketenagakerjaan

12.1. Angka partisipasi angkatan kerja 749.349 780.690 780.690 800.690 800.690 800.690 800.690 800.690

12.2. Angka sengketa pengusaha-pekerja per tahun 0,59 0,58 0,56 0,55 0,54 0,53 0,52 0,52

12.3. Perselisihan buruh dan pengusaha terhadap

kebijakan pemerintah daerah (kasus) 0 0 0 0 0 0 0 0

12.4. Pencari kerja yang ditempatkan (%) 22,02 60,23 61,21 61,87 62,53 63,19 63,85 63,85

12.5. Keselamatan dan perlindungan (%) 36,80 39,05 55,62 67,61 68,21 75,83 77,66 77,66

13. Ketahanan Pangan

13.1. Ketersediaan energi dan protein perkapita (%) 82 82 84 86 88 91 94 94

13.2 Penguatan cadangan pangan (%) 31 41 55 60 65 70 75 75

13.3 Ketersediaan informasi pasokan harga dan

akses pangan di daerah kondisi awal (%) 70 70 85 90 92 95 95 95

13.4 Stabilitas harga dan pasokan pangan (%) 71 71 86 90 92 95 95 95

13.5 Skor pola pangan harapan (%) 83,7 84 85 86 87 88 90 90

13.6 Pengawasan dan pembinaan pangan (%) 50 55 59 60 65 70 75 75

13.7 Penanganan daerah rawanan (%) 57 58 59 59 60 62 64 64

14. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

14.1. Persentase partisipasi perempuan di lembaga

pemerintah (%) 40,55 45,00 46,00 47,00 48,00 49,00 50,00 50,00

(11)

14.3. Partisipasi angkatan kerja perempuan (%) 56,08 60,00 61,00 62,00 63,00 64,00 65,00 65,00 14.4. Penyelesaian pengaduan perlindungan

perempuan dan anak dari tindakan kekerasan (%)

100 100 100 100 100 100 100 100

14.5. Persentase perempuan di lembaga legislatif (%) 17,78 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00

14.6. Rasio kekerasan terhadap anak 49,00 47,00 45,00 43,00 40,00 37,00 35,00 35,00

15. Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera

15.1. Rata-rata Jumlah anak per keluarga (anak) 2,31 2,25 2,20 2,20 2,20 2,20 2,20 2,20

15.2. Rasio akseptor KB 72,43 73,81 73,00 73,00 74,00 74,00 74,00 74,00

15.3. Cakupan peserta KB aktif (orang) 228.160 250.256 273.000 297.000 322.000 347.000 372.000 372.000

15.3. Cakupan peserta KB aktif (%) 73,81 73,81 73,00 73,00 74,00 74,00 74,00 74,00

15.4. Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I

(keluarga) 203.596 203.562 200.000 190.000 180.000 170.000 160.000 160.000

16. Perhubungan

16.1. Rasio ijin trayek 0,044 0,049 0,054 0,059 0,064 0,069 0,074 0,074

16.2. Jumlah Terminal Bis (buah) 3 3 4 4 5 5 6 6

16.3. Kepemilikan KIR angkutan umum (buah) 3.125 3.375 3.625 3.875 3.125 4.250 4.625 4.625

17. Komunikasi dan Informatika

17.1. Jumlah jaringan komunikasi (buah) 10 10 12 12 13 13 13 13

17.2. Web site milik pemerintah daerah (buah) 20 21 24 29 38 47 56 56

17.3. Pameran/expo (kegiatan) 1 1 2 2 2 2 2 10

18. Pertanahan

18.1. Persentase luas lahan bersertifikat (%) 82,06 82,44 82,82 83,20 83,58 83,96 84,34 84,34

(12)

No. Aspek/Fokus/Bidang Urusan/Indikator KinerjaPembangunan Daerah

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

19. Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri 19.1. Kegiatan pembinaan terhadap LSM, Ormas dan

OKP (kegiatan) 7 22

37 39 42 44 47 47

19.2. Kegiatan pembinaan politik daerah (kegiatan) 79 81 90 90 90 90 90 90

20. Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian 20.1 Rasio jumlah Polisi Pamong Praja per 10.000

penduduk

1 1 1,1 1,2 1,26 1,3 1,4 1,4

20.2 Jumlah Linmas per Jumlah 10.000 Penduduk 65 65 65 65 65 65 65 65

20.3 Rasio Pos Siskamling per jumlah desa/kelurahan 6,4 6,4 6,4 6,4 6,4 6,4 6,4 6,4

20.4 Sistem informasi Pelayanan Perijinan dan

adiministrasi pemerintah (sistem) 1 1 1 1 1 1 1 1

20.5 Penegakan PERDA (%) 66 70 75 80 85 90 95 95

20.6 Cakupan pelayanan bencana kebakaran

kabupaten 82 90 95 100 100 100 100 100

20.7 Tingkat waktu tanggap (response time rate) daerah layanan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK)

57 80 90 90 90 90 90 90

20.8 Cakupan sarana prasarana perkantoran pemerintahan desa yang baik (%)

74 75 80 85 90 95 100 100

20.9 Indeks Kepuasan Layanan Masyarakat 2 2 2 2 2 2 2 2

20.10 Tersedianya laporan asset yg mendukung

(13)

20.11 Jumlah Pegawai Pemda yang mengikuti diklat

(orang) 761 622 520 520 520 520 520 520

20.12. Jumlah Pegawai Pemda yang lulus diklat (orang) 761 622 520 520 520 520 520 520

20.13 Rasio pejabat struktural yang mengikuti Diklat

PIM 886 1.019 96 80 93 98 119 119

20.14 Prosentase PNS lulusan S1 (%) 51,5 52,68 70,00 70,00 70,00 70,00 70,00 70.00 20.15 Jumlah pegawai (orang) 16.095 15.853 15.700 15.300 15.000 15.000 16.000 16.000

21. Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 21.1. Rata-rata jumlah kelompok binaan lembaga

pemberdayaan masyarakat (LPM) (%) 36,81 36,94 37,07 37,20 37,33 37,46 37,59 37,59

21.2. Rata-rata jumlah kelompok binaan PKK

(kelompok) 114 116 118 120 123 125 127 127

21.3. Jumlah LSM (LSM) 82 91 100 109 118 127 136 136

21.4. LPM Berprestasi (%) 0,91 0,30 0,91 0,91 1,20 1,20 1,20 1,20

21.5. PKK aktif (%) 68,19 68,29 68,39 68,85 68,82 69,99 70,28 70,28

21.6. Posyandu aktif (%) 100 100 100 100 100 100 100 100

21.7. Swadaya Masyarakat terhadap Program

pemberdayaan masyarakat (Juta rupiah) 880 928 1.000 1.142 1.286 1.428 1.571 1.571

21.8. Pemeliharaan Pasca Program pemberdayaan

masyarakat (%) 42,86 42,86 57,14 57,14 57,14 57,14 57,14 57,14

21.9. Prosentase Bencana yang tertangani dengan

baik (%) 100 100 100 100 100 100 100 100

21.10. Jumlah titik rawan bencana yang telah dipantau

(14)

No. Aspek/Fokus/Bidang Urusan/Indikator KinerjaPembangunan Daerah

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

22. Sosial

22.1. Sarana sosial seperti panti asuhan, panti jompo

dan panti rehabilitasi (buah) 15 15 15 16 16 16 16 16

23. Kebudayaan

23.1. Sarana penyelenggaraan seni dan budaya

(buah) 3 3 5 7 7 9 9 9

23.2. Benda, Situs dan Kawasan Cagar Budaya yang

dilestarikan (buah) 60 60 65 67 70 75 80 80

24. Statistik

24.1. Buku ”Kabupaten Banyumas Dalam Angka”

(dokumen) 1 1 1 1 1 1 1 5

24.2. Buku ”PDRB Kabupaten Banyumas” (dokumen) 1 1 1 1 1 1 1 5

24.3. Buku "Kecamatan Dalam Angka" (dokumen) 27 27 27 27 27 27 27 135

24.4. Buku Analisis Situasi Pembangunan Manusian

(ASPM) (dokumen) 1 1 1 1 1 1 1 5

24.5. Buku "Indeks Harga konsumen Triwulanan" 1 1 1 1 1 1 1 1

24.6. Buku Laporan Program Penanggulangan

Kemiskinan Daerah (LP2KD) (dokumen) 1

1 1 1 1 1 1 5

24.7. Buku "Nilai Tukar Petani" (dokumen) 1 1 1 1 1 1 1 5

25. Kearsipan

25.1. Pengelolaan arsip secara baku (%) 75 80 85 87 90 96 100 100

25.2. Peningkatan SDM pengelola kearsipan (orang) 215 295 350 400 450 500 550 550

26. Perpustakaan

(15)

26.1.1. Perpustakaan Daerah (buah) 1 1 1 1 1 1 1 1

26.2. Jumlah pengunjung perpustakaan per tahun (orang)

39.877 42.000 45.000 48.500 52.000 55.500 58.000 58.500

26.3. Koleksi buku yang tersedia di perpustakaan daerah (buku)

45.980 46.500 48.500 50.586 52.762 55.031 57.398 57.398

26.4. Jumlah peminjam buku perpustakaan pertahun (orang)

23.500 24.500 25.700 27.300 29.000 31.500 34.500 34.500

26.5. Jumlah Anggota Perpustakaan Daerah (orang) 3.039 1.303 1.433 1.577 1.734 1.908 2.098 2.098 Fokus Layanan Urusan Pilihan

1 Kelautan dan Perikanan

1.1. Produksi perikanan (ton) 7.856,00 8.038,75 8.199,52 8.384,01 8.593,61 8.829,93 9.094,83 9.094,83

1.2. Konsumsi Ikan (kg/Kpt/th.) 13,55 13,60 13,65 13,70 13,75 13,80 13,85 13,85

1.3. Penebaran Ikan di perairan umum (ekor/th.) 264.000 300.000 400.000 400.000 400.000 400.000 400.000 2.000.000 2. Pertanian

2.1. Produktivitas padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar

(16)

No. Aspek/Fokus/Bidang Urusan/Indikator KinerjaPembangunan Daerah

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

2.1.1.1. Produktivitas Padi Sawah (Ton/Ha) 5,94 5,99 6,04 6,09 6,14 6,19 6,24 6,24

2.1.1.2. Produktivitas Padi Gogo (Ton/Ha) 4,20 4,25 4,30 4,35 4,40 4,45 4,50 4,50

2.1.2. Produktivitas jagung (ton/ha ) 5,77 6,00 6,20 6,40 6,70 7,10 7,50 7,50

2.1.3. Produktivitas kedelai (ton/ha ) 1,25 1,28 1,31 1,34 1,37 1,40 1,43 1,43

2.2. Produksi Hortikultura

2.2.1. Durian (kuintal) 12.887 13.107 31.659 32.005 32.870 33.235 34.600 34.600

2.2.2. Pisang (kuintal) 148.381 164.463 187.500 188.250 189.000 189.750 190.500 190.500

2.2.3. Cabe besar (kuintal) 1.051 3.121 5.665 7.629 9.715 11.921 13.140 13.140

2.3. Produksi Tanaman Perkebunan

2.3.1. Cengkeh (ton) 202,95 232,95 262,95 292,95 322,95 352,95 382,95 382,95

2.3.2. Kelapa Dalam (ton) 12.892,41 13.192,41 13.492,41 13.792,41 14.092,41 14.392,41 14.962,41 14.962,41 2.3.3. Kelapa Deres (ton) 52.114,56 52.164,56 53.114,56 53.614,56 54.114,56 54.614,56 55.114,56 55.114,56

2.4. Cakupan bina kelompok tani 32,80 36,14 41,78 41,78 41,78 41,78 41,78 41,78

2.5. Jumlah Produksi Peternakan

- Daging (kg) 14.676.832 14.823.092 14.971.323 15.158.465 15.385.842 15.655.094 15.968.196 15.968.196 - Telur (kg) 15.719.752 15.876.950 16.035.719 16.236.166 16.479.708 16.768.103 17.103.465 17.103.465 - Susu (liter) 2.336.529 2.365.736 2.401.222 2.443.243 2.492.108 2.548.180 2.611.885 2.611.885 3. Kehutanan

3.1. Luas lahan kritis (ha) 7.770 7.270 6.770 6.270 5.770 5.270 4.770 4.770

3.2. Luas Areal Hutan Rakyat (ha) 19.492 19.942 20.392 20.842 21.292 21.742 22.192 22.192

4. Energi dan Sumber Daya Mineral

4.1. Pertambangan tanpa ijin (%) 29 19 15 13 10 7 5 5

(17)

4.3. Rasio Elektrifikasi Rumah Tangga (%) 81,36 83 85 86,5 87,5 88,5 90 90

4.4. Rasio Penerangan Jalan Umum (%) 50,5 57 60,5 61 61,5 62 62,5 62,5

4.5. Pengelolaan kerusakan lingkungan pasca

tambang (%) 10 15 20 22,5 25 27,5 30 30

4.6. Pemanfaatan energi baru terbarukan (unit) 758 800 825 850 875 900 925 925

4.7. Penanganan mitigasi bencana geologi (%) 25 30 47,1 52,7 58,4 64,1 71,1 71,1

4.8. Penertiban distribusi BBM dan gas (agen) 375 400 450 500 550 600 650 650

4.9. Pemahaman masyarakat terhadap usaha panas

bumi (%) 15 20 62,9 71,4 80 88,6 100 100

5. Pariwisata

5.1. Jumlah kunjungan wisata (orang) 953.359 1.000.000 1.050.000 1.100.000 1.150.000 1.200.000 1.250.000 5.750.000 6. Perindustrian

6.1. Pertumbuhan Industri kecil (buah) 2.076 2.085 2.091 2.097 2.103 2.109 2.115 2.115

6.2. Cakupan bina kelompok pengrajin 493 523 554 587 622 660 699 699

7. Perdagangan

7.1. Ekspor Bersih Perdagangan (ribu US $) 19.350.608 19.500.000 19.600.000 19.700.000 19.800.000 19.900.000 19.900.000 20.000.000 7.2. Cakupan bina kelompok pedagang/usaha

informal 2.326 2.058 1.890 1.522 1.254 986 718 718

8. Ketransmigrasian

(18)

3. Aspek  Daya Saing Daerah

Tabel 9.3.

Indikator Kinerja Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2013­2018

Aspek Daya Saing  Daerah

No. Aspek/Fokus/Bidang Urusan/IndikatorKinerja Pembangunan Daerah

Kondisi Kinerja Awal

Tahun Tahun Kondisi

Kinerja Akhir

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

1. Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah

1.1. Nilai Tukar Petani 104,11 105,05 105,55 106,05 106,55 107,05 107,55 107,55

1.2. Pengeluaran per kapita (jutaan rupiah)

642,00 645,71 649,20 653,07 656,72 660,35 663,96 663,96

2. Fokus Fasilitas Wilayah Infrastruktur 2.1. Terminal

2.2.2. Jumlah bus AKDP (buah) 675 675 675 675 675 675 675 675

2.3. Sarana Pengujian Kendaraan Bermotor (unit) 1 1 2 2 2 2 2 2

3. Fokus Iklim Berinvestasi

3.1. Angka kriminalitas (kasus) 235 202 188 170 153 138 125 125

3.2. Jumlah unjuk rasa (kasus) 84 60 54 42 36 24 12 12

3.3. Lama proses perijinan (hari) 14 14 14 14 14 14 14 14

(19)

Gambar

Tabel 9.1.Indikator Kinerja Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2013­2018
Tabel 9.2.Indikator Kinerja Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2013­2018
Tabel 9.3.Indikator Kinerja Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2013­2018

Referensi

Dokumen terkait

 Tugas manajemen pemasaran di sector jasa berbeda dengan tugas di sector manufaktur.  Delapan perbedaan umum antara jasa dan barang walaupun tidak dapat digeneralisir untuk

Kegiatan pembangunan yang semakin meningkat mengandung resiko untuk menimbulkan pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup sehingga fungsi ekosistem menjadi terganggu

If there is an error, according to some experts, the teacher should immediately make the correction because the instant correction proves to be the most efficient and can

[r]

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah penulis kemukakan diatas maka penulis membuat sebuah aplikasi yang dapat memberikan hasil berupa perpustakaan yang

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti perilaku struktur rangka baja berpengaku eksentrik dengan menggunakan ketiga model link geser tersebut di bawah pembebanan

Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor : 13 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah dan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota

dalam Urusan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera pada tahun 2013. sebesar