• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengertian karya tulis ilmiah. pptx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "pengertian karya tulis ilmiah. pptx"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PENGERTIAN KARYA

ILMIAH

Oleh

(2)

PENDAHULUAN

Karya Ilmiah terbagi atas

(3)

BATASAN

(4)

Karangan Ilmiah

Adalah salah satu jenis karangan

yang berisi serangkaian hasil

(5)

Syarat Karangan Ilmiah

penulisannya berdasarkan hasil penelitian Pembahasan masalahnya objektif sesuai dengan fakta

Karangan mengandung masalah yang sedang dicarikan pemecahannya

Baik dalam penyajian maupun dalam

pemecahan masalah digunakan metode tertentu

Bahasanya harus lengkap, terperinci, teratur dan cermat

Bahasa yang digunakan hendaklah benar, jelas, ringkas, dan tepat sehingga tidak

(6)

Keterampilan dan Pengetahuan

Penulis

Masalah yang diteliti dan dibahasnya Metode Penelitian

(7)

Laporan Ilmiah

Laporan ialah suatu wahana

penyampaian berita, informasi,

pengetahuan atau gagasan dari

seseorang kepada orang lain.

Laporan dapat berbentuk lisan dan

tulisan

Laporan Ilmiah merupakan laporan yang

berisikan serangkaian hasil pemikiran

(8)

Jenis Karangan / Laporan

Ilmiah

Kertas Kerja

Artikel

(9)

Fungsi Laporan

Laporan berfungsi untuk membantu penerima laporan mengambil keputusan berdasarkan fakta dan gagasan ayng dikemukakan penulisnya

Di dalam suatu organisasi yang besar, seorang pimpinan dapat mengetahui dan mengendalikan

perkembangan yang terjadi pada seksi-seksi yang ada dalam organisasinya dengan mempelajari laporan yang diterimanya

Bagi seorang pimpinan, laporan dapat mempersingkat jarang dan waktu

Laporan berfungsi juga sebagai penyimpan ilmu

pengetahuan, di samping sebagai alat penyebarannya Laporan merupakan wahan yang sangat efektif bagi pemikiran yang kreatif

(10)

Penulisan Karya Ilmiah

Mengacu pada

 Pedoman Umum Ejaan Bahasa

Indonesia yang disempurnakan

(EYD)

(11)

Penulisan Kata

1.

Awalan di- dan ke- ditulis serangkai

dengan kata dasarnya.

2.

Gabungan kata yang salah satu

unsurnya merupakan unsur terikat

ditulis serankai.

3.

Bentuk dasar berupa gabungan kata

yang mendapat awalan atau akhiran

ditulis dengan membubuhkan tanda

hubung (-) di antara unsur gabungan

kata itu.

(12)

Penulisan Kata

5. Bentuk terikat yang diikuti oleh kata

yang huruf awalnya huruf kapital, di

antara kedua unsur itu dibubuhkan

tanda hubung (-).

6. Kata ulang dituliskan dengan

menggunakan tanda hubung di antara

kedua unsurnya.

7. Kata depan di dan ke ditulis terpisah

dengan kata yang mengikutinya.

(13)

Penulisan Kata

9.

Partikel per yang berarti “tiap” dan mulai ditulis terpisah dari bagian kalimat yang

mendahului dan mengikutinya. Sebaliknya per pada bilangan pecahan ditulis serangkai

dengan kata yang mengikutinya.

10. Singkatan nama gelar sarjana kesehatan, dokter, seringkali dipermasalahkan. Di dalam lingkungan masyarakat muncul singkatan dr. untuk dokter (kesehatan) dan DR untuk doktor (purnasarjana). Hal ini tentu saja bertentangan dengan kaidah karena singkatan Dr.

(14)

Penulisan Kata

11. Singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf kapital, tidak diikuti tanda titik.

12.Singkatan umum yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik

13. Lambang kimia, singkatan satuan ukuran

timbangan, dan mata uang tidak diikuti tanda titik.

(15)

Penulisan Kata Serapan

Berdasarkan cara masuknya, unsur

pinjaman dalam bahasa Indonesia

dibagi menjadi 2 golongan :

Unsur asing yang belum

sepenuhnya terserap dalam

bahasa Indonesia

Referensi

Dokumen terkait

Singkatan akronim terdapat 2 jenis (1) Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital terdapat 26 singkatan,

atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital (Iwapi, Kowani, Bappenas)..  Akronim yang bukan nama diri yang

huruf, penulisan kata, istilah, kata serapan, kata ulang, kata gabungan, kata depan, partikel, kata ganti, kata berimbuhan, kata bilangan, akronim, kalimat dengan tepat)..

Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf

Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata, huruf awalnya ditulis dengan huruf kapital dan tidak diakhiri

b. Akronim ialah singkatan yang berupa gabungan huruf awal, gabungan suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata. 1) Akronim nama

2) Akronim nama diri yang berupa gabunagn suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital.c. 3) Akronim yang bukan

Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata, huruf awalnya ditulis dengan huruf kapital dan tidak diakhiri