• Tidak ada hasil yang ditemukan

Modul PKB Bahasa Indonesia SMP 2017 | Info Ops 02 PROFESIONAL A

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Modul PKB Bahasa Indonesia SMP 2017 | Info Ops 02 PROFESIONAL A"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

A

(2)

PROFESIONAL:

(3)

Brainstorming

Nilai-nilai karakter apa yang Bapak/Ibu peroleh setelah membahas

materi pemerolehan bahasa?

Nilai-nilai karakter apa yang Bapak/Ibu peroleh setelah membahas

materi pemerolehan bahasa?

Pengalaman penting apa yang Bapak/Ibuperoleh setelah mempelajari

materi dalam modul ini?

Apakah Bapak/Ibu mengalami kesulitan mengkuti kegiatan

(4)

PEMBELAJARAN 1

(5)

Tujuan

(6)

Indikator Pencapaian Kompetensi

1.Menjelaskan konsep hakikat bahasa

(7)

Materi Hakikat Bahasa

(8)
(9)

Materi Hakikat Bahasa

Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang dipakai

untuk berkomunikasi oleh masyarakat pemakaianya.

Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer

(10)
(11)

Materi Ciri-ciri Bahasa

Bahasa itu sistem

Bahasa itu unik

Bahasa itu lambing

Bahasa itu universal

Bahasa itu bunyi

Bahasa itu produktif

Bahasa itu arbitrer

Bahasa itu bervariasi

Bahasa itu bermakna

Bahasa itu dinamis

(12)
(13)

Aktivitas Pembelajaran

Kegiatan 1: Pendahuluan

Kegiatan 2: Curah Pendapat tentang hakikat dan

pemerolehan bahasa LK 1.1 halaman 17

Kegiatan 3: Diskusi tentang hakikat bahasa dan ciri-ciri

(14)
(15)

Latihan Soal

(16)

PEMBELAJARAN 2

(17)

Tujuan

(18)

Materi Pemerolehan Bahasa

1. Pemerolehan Bahasa

(19)
(20)

Materi Pemerolehan Bahasa

Pemeroleh bahasa meliputi:Hakikat pemerolehan bahasaTeori pemerolehan bahasa anakHakikat pemerolehan bahasa

Pemerolehan bahasa (  language acquisition) atau akuisisi bahasa

adalah suatu proses penguasaan bahasa yang dilakukan oleh seseorang secara tidak sadar, implisit, dan informal (Maksan, 1993:20).

Pemerolehan bahasa anak melibatkan dua kemampuan, yaitu

(21)

Materi Pemerolehan Bahasa

Teori pemerolehan bahasa anak

Teori Behaviorisme

Teori Nativisme

Teori Kognitivisme

(22)
(23)

Materi Fase-fase Pemerolehan

Bahasa

Tarigan (1988) membagi fase perolehan bahasa anak menjadi

empat

1. Fase pertama

adalah tahap pralinguistik (usia 0-12 bulan)

2. Fase kedua

adalah tahap satu kata (12-18 bulan)

3. Fase ketiga

adalah tahap dua kata (18-24 bulan)

(24)

Materi Fase-fase Pemerolehan

Bahasa

Perkiraan Umur Fase Pemerolehan Bahasa Kemampuan Anak

0-2 tahun Fase fonologis

Anak bermain dengan bunyi-bunyi bahasa, mulai mengoceh sampai mengucapkan kata-kata yang sederhana.

2-7 tahun Fase sintaksis Anak menunjukkan kesadaran gramatis, berbicara menggunakan kalimat.

7-11 tahun Fase semantik Anak dapat membedakan kata sebagai simbol dan konsep yang terkandung dalam kata.

(25)
(26)

Materi Tataran Pemerolehan Bahasa

(27)
(28)

Aktivitas Pembelajaran

Kegiatan 1: Pendahuluan

Kegiatan 2: Tugas Mandiri Pemerolehan Bahasa LK 2.1 halaman 35

Kegiatan 3: Mendiskusikan Fase-fase Pemerolehan Bahasa LK 2.2

halaman 36

(29)
(30)

Latihan Soal

(31)

Penguatan

(32)

Referensi

Dokumen terkait

Leuwih écésna Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Basa Sunda Kelompok Kompeténsi Gngawengku 4 matéri poko, nu ngawengku: (1) Stratégi Komunikasi dina

Ieu modul diwangun ku sababaraha matéri, kayaning: kumaha cara mikawanoh karakteristik (tatakrama) siswa enggoning diajar basa Sunda; kumaha cara ngamalirkeun

Pada kegiatan mengkaji materi modul KK A Pedagogi, fasilitator memberi kesempatan kepada guru sebagai peserta untuk mempelajari materi yang diuraikan

Berikut adalah lembar kerja 07 (LK-07) yang harus Saudara selesaikan pada pembelajaran lanjutan jika pelatihan dilakukan dengan model tatap muka penuh atau On

Pilihlah KD pembelajaran pengembangan budaya hidup sehat dari kelas 1 sampai dengan 6, kemudian lakukan analisis materi tersebut.. Tuliskanlah hasil analisis

Buatlah bahan ajar sesuai dengan materi yang sudah dipilih. Mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam

b.Mengelompokkan materi pembelajaran sesuai dengan pengembangan budaya hidup sehat (penyakit menular dan tidak menular) pada peserta didik di Sekolah

Tujuan umum modul ini disusun guna mendukung pelaksanaan diklat pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui Peningkatan Kompetensi bagi guru Seni Budaya dan Prakarya